University of Bangka Belitung Repository
Not a member yet
    8735 research outputs found

    Isolasi Senyawa Piperin dari Lada Putih (Piper nigrum L) Menggunakan Metode Microwave Asissted Extraction (MAE)

    No full text
    Indonesia merupakan salah satu negara penghasil lada terbesar di dunia, hal ini didukung dengan penghasilan lada indonesia sebesar 87,991 ton pada tahun 2017, salah satu provinsi penyumbang penghasilan lada indonesia adalah Bangka Belitung dengan jumlah 38,9% dari total produksi lada nasional. Senyawa piperin sendiri termasuk senyawa metabolit sekunder dalam golongan alkaloid, yang mana biasanya terdapat pada buah lada. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik senyawa piperin pada lada putih dengan menggunakan metode ekstraksi MAE dengan variasi suhu, waktu, dan power. Berdasarkan hasil uji 66karakteristik diperoleh titik leleh diperoleh suhu 125˚C-128˚C, dengan serapan panjang gelombang maksimum 342,8 nm, nilai retention factor sebesar 0,5 cm. Senyawa piperin memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri propionibacterium acnes dan bakteri staphylococcus aureus

    Strategi Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dalam menekan angka putus sekolah

    No full text
    Kabupaten Bangka Tengah merupakan salah satu kabupaten dengan tingkat kasus angka putus yang cukup tinggi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan angka partisipasi kasar sekolah yang terus menurun. Penelitian ini bertujuan untuk memahami strategi pemerintah melalui political will yang telah diterapkan oleh pemerintah daerah, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan strategi tersebut guna menurunkan angka putus sekolah di Kabupaten Bangka Tengah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan Teori Political will oleh Brinkerhoff (2010). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi sebagai political will yang dilakukan berupa inisiatif pemerintah, program prioritas, mobilisasi dukungan politik, dan penegakan hukum, serta keberlanjutan usaha. Akan tetapi terdapat beberapa faktor penghambat yang menjadi hambatan pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dalam melaksanakan political will dalam menurunkan angka putus sekolah. Salah satu yang menjadi faktor penghambat yang sifatnya mendasar yakni, kondisi dan keadaan geografis Kabupaten Bangka Tengah yang kurang mendukung dalam upaya menekan angka putus sekolah. Rekomendasi yang diajukan meliputi kepemimpinan kepala daerah yang aktif menyuarakan pentingnya pendidikan, kolaborasi formal dengan desa dan dunia usaha melalui kemitraan pendidikan, serta meningkatkan transparansi dan monitoring data anak putus sekolah. Dengan langkah- langka ini diharapkan dapat memberikan dampak penurunan angka putus sekolah

    Peran Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dalam pemberdayaan masyarakat nelayan pesisir (studi di Desa Lubuk Besar, Kecamatan Lubuk Besar)

    No full text
    Masyarakat nelayan adalah masyarakat yang hidup, tumbuh, dan berkembang di kawasan pesisir yakni suatu kawasan transisi antara wilayah darat dan wilayah laut. Pengelolaan wilayah pesisir pantai termasuk pengkoordinasian, perencanaan, pemanfaatan, pengawasan, dan pengendalian sumberdaya pesisir dilakukan oleh pemerintah khususnya pemerintah daerah. Pemerintah daerah berperan dalam memberdayakan masyarakat pesisir dalam meningkatkan kesejahteraan dan mendorong kegiatan usaha masyarakat pesisir melalui peningkatan kapasitas, pemberian akses teknologi dan informasi, permodalan dan infrastruktur dan asset ekonomi produktif lainnya. Pemberdayaan merupakan suatu proses yang diupayakan atau serangkaian kegiatan yang dilakukan dalam upaya untuk memperkuat dan mengoptimalkan keberdayaan, dalam artian yaitu keunggulan dan kemampuan bersaing kelompok dalam masyarakat. Pemberdayaan masyarakat nelayan pesisir adalah salah satu upaya yang dilakukan pemerintah daerah Bangka Tengah terhadap Desa Lubuk Besar yang beerfokus pada bidang perikanan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peran pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat dan untuk mengetahui hambatan dalam melaksanakan program pemberdayaan tersebut. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang terdapat sumber data primer dari wawancara mendalam dengan informan. Penelitian ini mengambil infoman sebanyak 6 orang dengan teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan teori Pemberdayaan dari Edi Suharto. Hasil penelitian menunjukkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah daerah telah berupaya membuka akses terhadap sumber daya melalui pemberian alat tangkap dan subsidi BBM, namun distribusinya belum merata . Dalam hal partisipasi, keterlibatan masyarakat nelayan dalam forum perencanaan dan kelembagaan masih bersifat pasif. Sementara itu, program peningkatan kapasitas seperti pelatihan dan pendampingan masih terbatas, tidak berkelanjutan, dan belum sepenuhnya menjawab kebutuhan nelayan, Sedangkan hambatannya yaitu 1) Pola hidup atau kebiasaan nelayan, 2) Sumber daya manusia yang kurang mumpuni, 3) Anggaran yang kurang memadai

    Pengaruh sikap, norma subyektif, dan persepsi kontrol perilaku terhadap niat whistleblowing di Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang

    No full text
    Whistleblowing merupakan sebuah tindakan untuk melaporkan kecurangan atau pelanggaran yang dilakukan oleh pihak internal atau ekternal organisasi. Pelaporan pelanggaran (whistleblowing) adalah pengungkapan tindakan pelanggaran atau pengungkapan perbuatan yang melawan hukum, perbuatan tidak etis/tidak bermoral atau perbuatan lain yang dapat merugikan organisasi maupun pemangku kepentingan, yang dilakukan oleh karyawan atau pimpinan organisasi kepada pimpinan organisasi atau lembaga lainyang dapat mengambil tindakan atas pelanggaran tersebut. Pengungkapan ini umumnya dilakukan secara rahasia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sikap, norma subyektif, dan persepsi kontrol perilaku terhadap niat whistleblowing di Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang. Studi ini dilakukan pada karyawan Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang. Dengan metode pengambilan sample simple random sampling. Sampel yang diperoleh berjumlah 90 karyawan. Hasil dari studi ini menunjukkan bahwa individu memiliki kesadaran, tanggung jawab dan sikap yang positif terhadap whistleblowing serta memiliki dukungan yang baik dalam pelaksanaan whistleblowing. Sedangkan untuk persepsi kontrol perilaku tidak berpenngaruh terhadap niat whistleblowing¸ hal ini berarti individu memiliki persepsi yang rendah dalam mengendalikan suatu niat whistleblowing

    Kajian Kesesuaian Parameter Alpha Hidrograf Satuan Sintetik Nakayasu Pada DAS di Pulau Bangka

    No full text
    Kasus banjir besar yang melanda Pulau Bangka pada Februari 2016 silam menunjukkan perlunya upaya perencanaan dan pengendalian banjir agar tidak terulang di kemudian hari dan menimbulkan kerugian kepada banyak pihak. Dalam kegiatan perencanaan infrastruktur keairan, data hidrologi sangat diperlukan sebagai dasar dalam perhitungannya, salah satunya data debit banjir. Salah satu metode yang sering digunakan dalam analisis banjir pada DAS yang tidak terukur ialah Hidrograf Satuan Sintetik (HSS) Nakayasu. Namun, keberhasilan metode ini sangat dipengaruhi oleh ketepatan dalam menentukan parameter alpha, yang mencerminkan karakteristik DAS. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai parameter alpha yang sesuai untuk Hidrograf Satuan Sintetik (HSS) Nakayasu pada DAS di Pulau Bangka serta mengevaluasi tingkat ketelitiannya. Simulasi banjir dilakukan dengan bantuan software HEC-RAS 6.5 pada DAS Air Bara dan Sub DAS Pedindang dengan metode validasi yang digunakan ialah Root Mean Square Error (RMSE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai parameter alpha yang sesuai untuk DAS Air Bara dengan karakterisktik bentuk DAS besar melebar adalah sebesar 2,429 dan untuk Sub DAS Pedindang dengan karakteristik bentuk DAS kecil memanjang sebesar 1,413, dengan nilai RMSE masing-masing sebesar 0,04 dan 0,088

    Valuasi Ekonomi Ekosistem Mangrove di Desa Kayu Arang Kabupaten Bangka Barat

    No full text
    Ekosistem mangrove di Desa Kayu Arang dalam kondisi yang masih relatif alami dan baik, serta memiliki potensi penting dari segi ekologi dan ekonomi. Mengingat pentingnya menjaga kelestarian ekosistem mangrove, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah menentukan nilai ekonomi sumber daya tersebut melalui pendekatan valuasi ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai guna dan non guna dari ekosistem mangrove, serta mengestimasi nilai total ekonomi ekosistem mangrove yang ada di Desa Kayu Arang Kabupaten Bangka Barat. Waktu dan tempat penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2024 di Desa Kayu Arang Kabupaten Bangka Barat. Metode penentuan responden menggunakan snowball sampling, stratified sampling, dan purposive sampling, sehingga jumlah responden sebanyak 50 orang. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang bersifat deskriptif kuantitatif. Data primer diperoleh secara langsung melalui wawancara, kuesioner, dan observasi lapangan. Data sekunder diperoleh dari kantor Desa Kayu Arang, studi pustaka, dan data citra Sentinel-2A. Metode analisis data yang digunakan adalah metode market price, benefit transfer, dan CVM. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai ekonomi total (NET) ekosistem mangrove di Desa Kayu Arang diestimasikan sebesar Rp52.527.558.664,-/tahun dengan luas mangrove mencapai 600 hektar. Nilai tersebut diperoleh dari nilai guna sebesar Rp52.307.424.490,-/tahun dan nilai non-guna sebesar Rp220.134.174,-/tahun. Jenis manfaat ekosistem mangrove didominasi oleh nilai manfaat tidak langsung sebesar 95,2%, sedangkan nilai terkecil terdapat pada manfaat warisan dengan persentase 0,2%

    Kajian Teknis Flyrock dan Jarak Aman Minimum Peledakan di Jobsite PT Unggul Dinamika Utama – PT Indexim Coalindo Kabupaten Kutai Timur Kalimantan Timur

    No full text
    Penelitian ini mengkaji flyrock dan jarak aman peledakan di jobsite PT Unggul Dinamika Utama-PT Indexim Coalindo di Kutai Timur, Kalimantan Timur. Adapun permasalahan pada penelitian mengenai waktu perpindahan alat berat seperti PC 2600, PC 2000 dan mesin drilling ke jarak aman peledakan yang mengakibatkan hilangnya produksi dan peningkatan konsumsi bahan bakar. Penelitian dilakukan di Pit Tempudo 6 dengan mengumpulkan data geometri peledakan dan titik flyrock aktual menggunakan GPS sebanyak 30. Metode penelitian yang digunakan adalah melakukan perhitungan aktual jarak lemparan flyrock menggunakan phytagoras serta perhitungan prediksi jarak lemparan flyrock menggunakan teori Richard and Moore dan Ebrahim Ghasemi yang selanjutnya dilakukan kajian teknis flyrock dan jarak aman minimum peledakan. Hasil menunjukkan penggunaan geometri peledakan rata-rata dengan nilai burden 7,86m, spasi 8,96m, stemming 3,64m, kedalaman lubang ledak 7,05m, powder colomn 81,64kg dengan jarak aktual flyrock terjauh 90,3m. Hasil perhitungan pengaruh parameter geometri peledakan didapatkan nilai burden 0,01%, spasi 0,86%, Stemming 18,09%, kedalaman lubang ledak 6,38%, powder colomn 2,21%. Berdasarkan perhitungan korelasi dapat diketahui bahwa stemming memiliki pengaruh yang tinggi terhadap flyrock dengan persentase nilai 18,09%. Faktor tambahan seperti persiapan lokasi yang kurang bersih, dan stemming yang kurang padat juga berkontribusi pada flyrock. Prediksi teoritis setelah data hasil perhitungan ditransformasi menunjukkan metode Richard and Moore faktor cratering memiliki hasil yang paling mendekati yaitu 24% dibandingkan dengan Ebrahim Ghasemi yaitu 29%. Berdasarkan kajian teknis, radius aman direkomendasikan menjadi 181 meter untuk alat berat sedangkan untuk manusia tetap di 500 meter

    Analisis kondisi transformator distribusi penyulang bangka di UP3 Belitung

    No full text
    Ketidakseimbangan beban listrik merupakan kondisi ketika arus atau tegangan pada tiap fasa sistem tiga fasa tidak seimbang, yang dapat menyebabkan peningkatan arus netral, pemanasan berlebih pada transformator, serta penurunan efisiensi dan keandalan sistem distribusi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi transformator pada Penyulang Bangka di UP3 Belitung berdasarkan beberapa parameter, yaitu persentase pembebanan arus terhadap Kapasitas Hantar Arus (KHA), ketidakseimbangan arus antar fasa, arus netral, dan tingkat pembebanan transformator. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara umum parameter-parameter tersebut masih berada dalam batas aman sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh PLN, sehingga tidak mengganggu keandalan sistem distribusi secara keseluruhan. Namun demikian, ditemukan delapan transformator dengan ketidakseimbangan arus yang memiliki indeks kesehatan dalam kategori buruk, serta lima unit transformator lainnya menunjukkan arus netral tinggi yang juga masuk dalam kategori buruk. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan berupa penyeimbangan beban antar fasa dan penambahan kapasitas transformator guna menjaga keandalan dan kestabilan sistem distribusi listrik

    Perbandingan kinerja pasar BUMN antara era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Joko Widodo

    No full text
    BUMN memainkan peran vital dalam ekonomi nasional baik sebagai pendorong pembangunan maupun sebagai sumber pendapatan negara. Peristiwa pemilihan umum presiden berkaitan erat dengan kinerja BUMN sebab BUMN memiliki hubungan erat dengan pemerintah. Pemerintah sebagai pemegang saham berhak untuk memilih direksi BUMN yang akan mengelola jalannya kepemimpinan perusahaan. Ini mengindikasikan bahwa siapapun yang terpilih dalam peristiwa pergantian pemerintahan berpengaruh pada kinerja BUMN di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kinerja pasar BUMN yang diukur dengan indikator Return Saham, Price Earning Ratio, Price to Book Value, Price to Sales Ratio dan Trading Volume antara era pemerintahan presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Joko Widodo. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif metode komparatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan non probability sampling dengan metode purposive sampling dan melibatkan sampel sebanyak 4 perusahaan dengan tahun pengamatan mulai 2005-2024. Teknik analisis data yang diterapkan meliputi Uji Statistik Deskriptif, Uji Normalitas, Uji Hipotesis berupa Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kinerja pasar BUMN yang diukur dengan indikator Price Earning Ratio, Price to Book Value dan Trading Volume antara era pemerintahan presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Joko Widodo. Sementara itu, untuk indikator Return Saham dan Price to Sales Ratio tidak ditemukan adanya perbedaan antara era pemerintahan kedua presiden tersebut

    Analisis Kuat Tekan Beton Menggunakan Abu Cangkang Kerang Lokan Dengan Perawatan Air Laut

    No full text
    Perkembangan infrastuktur beton di Indonesia yang semakin pesat akan meningkatkan produksi semen sebagai bahan perekat beton. Produksi semen yang berkepanjangan akan berakibat meningkatnya polusi karbon dioksida (CO2). Beton menjadi pilihan terbaik untuk digunakan di wilayah laut. Namun, tak bisa dipungkiri bahwa air laut laut yang agresif dapat menurunkan kuat tekan beton. Penelitian ini meninjau penggunaan abu cangkang kerang lokan sebagai substitusi atau pengganti sebagian semen karena cangkang kerang lokan memiliki bahan penyusun yang sama dengan semen. Penelitian ini juga meninjau perawatan beton (curing) menggunakan air laut guna melihat pengaruh nilai kuat tekan beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan abu cangkang kerang lokan sebagai susbtitusi semen dan perawatan beton (curing) menggunakan air laut terhadap kuat tekan beton. Variasi abu cangkang kerang lokan yang digunakan pada penelitian ini yaitu 0%, 4%, 6% dan 8%. Perawatan beton (curing) menggunakan air tawar dan air laut. Beton yang digunakan berbentuk silinder dengan tinggi 15 cm dan diameter 30 cm. Umur beton yang digunakan adalah 14 hari. Hasil penelitian dengan kuat tekan tertinggi yaitu pada beton normal dengan perawatan air tawar. Nilai kuat tekan tertinggi dengan penggunaan abu cangkang kerang kerang lokan yaitu pada variasi 6% dengan perawatan air tawar. Penggunaan abu cangkang kerang lokan menurunkan persentase penurunan nilai kuat tekan beton dan perawatan beton dengan air laut memiliki kuat tekan lebih rendah dibandingkan perawatan beton dengan air tawar. Namun, penggunaan abu cangkang kerang lokan dapat menstabilkan kuat tekan beton di air laut

    3,607

    full texts

    8,735

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    University of Bangka Belitung Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇