University of Bangka Belitung Repository
Not a member yet
8735 research outputs found
Sort by
Pengaruh Persepsi manfaat, persepsi kemudahan, dan literasi keuangan terhadap keputusan Generasi Z dalam memanfaatkan layanan pinjaman peer-to-peer lending yang dimediasi kepercayaan di Kota Pangkalpinang
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Persepsi Manfaat, Persepsi Kemudahan, dan Literasi Keuangan terhadap Keputusan Memanfaatkan Layanan P2P Lending dengan Kepercayaan sebagai variabel mediasi. Penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 393 responden yang merupakan Generasi Z berusia 18–23 tahun di Kota Pangkalpinang. Data dianalisis menggunakan uji convergen validity, composite reliability, discriminant validity, multikolinearitas, hipotesis, f square, serta uji mediasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Persepsi Manfaat, Persepsi Kemudahan, Literasi Keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Memanfaatkan Layanan Pinjaman P2P Lending yang dimediasi Kepercayaan Generasi Z di Kota Pangkalpinang. Temuan ini di dukung teori diffusion of innovation, khususnya pada faktor relative advantage, compatibility, complexity, trialability, dan observability, yang menunjukan bahwa Persepsi Manfaat, Persepsi Kemudahan, dan Literasi Keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Memanfaatkan Layanan Pinjaman Peer-to-Peer Lending dan Kepercayaan terbukti memediasi secara positif dan signifikan hubungan antar variabel tersebut. Temuan ini memberikan kontribusi pada pengembangan literasi keuangan, penyusunan kebijakan fintech, dan strategi edukasi keuangan digital yang lebih efektif bagi Generasi Z di Kota Pangkalpinang
Asuhan Keperawatan Pasien Skizofrenia Paranoid Melalui Intervensi Terapi Psikoreligius Dzikir Dengan Masalah Keperawatan Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran
Skizofrenia mempengaruhi sekitar 24 juta jiwa di seluruh dunia. tujuan penelitian ini adalah mengetahui penerapan Asuhan Keperawatan Pada Pasien Skizofrenia Paranoid Melalui Intervensi Teknik Okupasi Psikoreligius Dzikir Dengan Masalah Keperawatan Halusinasi Pendengaran. Rancangan studi kasus yang dipakai adalah deskriptif yang meliputi pengkajian, diagnosa, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi yang dilakukan selama enam hari pada dua pasien yang sama. Hasil penelitian yang didapatkan pada kedua pasien dengan keluhan utama yaitu mendengar suara bisikan tidak nyata. Maka dapat dirumuskan diagnosis keperawatan utama yang muncul yaitu gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran. Perencanaan pada kedua pasien yaitu monitor perilaku yang mengidentifikasi halusinasi, monitor isi halusinasi, pertahankan lingkungan yang aman, diskusikan perasaan dan respons terhadap halusinasi dan anjurkan melakukan distraksi(berdzikir). Pada tahap implementasi dengan melakukan tindakan keperawatan yang sudah terencana untuk mengatasi masalah gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran. Dalam catatan evaluasi, penulis menyesuaikan hasil yang didapat dengan tujuan dan kriteria hasil yang telah dibuat untuk menilai keberhasilan rencana tindakan yang dilakukan. Dari masalah utama yang diangkat pada kedua pasien didapatkan pasien sudah mampu berdzikir saat mengalamihalusinasi
Evaluasi Kapasitas Apron Pesawat di Bandara Depati Amir Kota Pangkalpinang
Bandara Depati Amir di Kota Pangkalpinang merupakan simpul transportasi udara utama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang terus mengalami peningkatan signifikan dalam jumlah penumpang dan pergerakan pesawat setiap tahunnya. Peningkatan ini menimbulkan kebutuhan akan pengembangan infrastruktur, khususnya fasilitas sisi udara berupa landasan parkir pesawat (apron) yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kapasitas apron eksisting dan memproyeksikan kebutuhan apron hingga tahun 2045. Pengumpulan data penelitian ini meliputi pengumpulan data sekunder berupa jumlah pergerakan penumpang dan pesawat tahun 2021–2024 serta data primer mengenai kondisi eksisting apron. Prediksi jumlah pergerakan penumpang dan pesawat dilakukan dengan menggunakan metode regresi linear, eksponensial, dan logaritma, dibantu dengan software SPSS untuk memperoleh nilai konstanta, koefisien regresi, dan koefisien korelasi. Berdasarkan hasil proyeksi, ditentukan pesawat rencana yaitu Boeing B737-900, Airbus A330-200, dan Airbus A330-300 sebagai acuan perhitungan dimensi apron. Analisis dilakukan menggunakan standar perhitungan ICAO dengan konfigurasi parkir tipe nose-in. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas apron eksisting berukuran 410 m x 98 m tidak lagi mencukupi untuk menampung pergerakan pesawat hingga tahun 2045 pada kondisi puncak. Oleh karena itu, direkomendasikan pengembangan apron menjadi 410 m x 132 m guna menjamin efisiensi dan keselamatan operasional di masa mendatang. Selain itu, penelitian ini menghasilkan layout konfigurasi parkir pesawat yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional di tahun rencana
Asuhan Keperawatan pada Bayi Hiperbilirubinemia Melalui Intervensi Perawatan Fototerapi dengan Masalah Keperawatan Ikterus Neonatorum
Hiperbilirubinemia adalah suatu keadaan ketika bayi baru lahir memiliki kadar bilirubin dalam tubuh mencapai lebih dari 10 mg% dan akan ditandai dengan ikterus yang dikenal dengan ikterus neonatorum patologis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan asuhan keperawatan pada bayi hiperbilirubunemia melalui intervensi perawatan fototerapi dengan masalah keperawatan ikterus neonatorum di Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang pada tanggal 23 mei - 26 mei 2025. Rencana studi kasus yang dipakai adalah rancangan kuantitatif dengan desain deskriptif untuk menggambarkan Asuhan Keperawatan pada Bayi Hiperbilirubinemia melalui intervensi fototerapi dengan masalah keperawatan Ikterus Neonatorum. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnose keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Fokus penelitian yang diambil adalah bayi dengan hyperbilirubinemia. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, dan metode dokumentasi instrument pengkajian keperawatan pada bayi. Hasil penelitian setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3x24 jam pada kedua pasien dengan masalah ikterus neonatorum yaitu bayi kuning menurun, kulit kuning bayi pada seluruh tubuh menurun, bilirubin menurun. Dapat disimpulkan bahwa dengan perawatan fototerapi pada By. Ny. R dan By. G dengan masalah ikterus neonates berpengaruh terhadap penurunan bilirubin pada bayi hiperbilirubin
Isolasi Dan Karakterisasi Bakteri Asam Laktat Asal Madu Dan Propolis Kelulut (Heterotrigona Itama) Sebagai Agen Probiotik
Madu dan propolis kelulut diketahui mengandung berbagai mikroorganisme, termasuk bakteri asam laktat (BAL) yang berpotensi dikembangkan sebagai probiotik alami non-susu. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi, mengkarakterisasi, serta menguji potensi probiotik dari isolat BAL yang diperoleh dari madu dan propolis kelulut (Heterotrigona itama). Metode penelitian meliputi isolasi menggunakan media MRSA yang diperkaya CaCO₃ 1%, karakterisasi morfologi koloni dan sel, pewarnaan Gram, pewarnaan endospora, uji biokimia (katalase, motilitas, MR, TSIA), uji hemolisis, uji fisiologis (ketahanan suhu dan pH), uji adhesi, sensitivitas antibiotik, serta uji aktivitas antimikroba terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Hasil isolasi menunjukkan terdapat 21 isolat BAL, terdiri atas 8 isolat dari madu dan 13 dari propolis. Sebanyak 15 isolat teridentifikasi sebagai BAL berdasarkan karakter Gram positif, katalase negatif, dan tidak membentuk spora. Dari hasil analisis dendogram menggunakan program Multi Variate Statistical Package (MVSP), diperoleh enam isolat terpilih yaitu MD3, MD6, MD7, PR4, PR6, dan PR11 sebagai representasi dari lima klaster utama. Isolat MD3 tidak diuji lebih lanjut pada tahap pengujian potensi probiotik hingga antimikroba karena menunjukkan pertumbuhan yang rendah dan lambat pada media MRS selama proses pemurnian dan subkultur serta pertumbuhan koloni yang tampak lebih kecil. Hasil pengujian lanjutan terhadap lima isolat lainnya menunjukkan bahwa seluruh isolat uji memiliki potensi probiotik yang baik dengan kemampuan adhesi tinggi, toleransi terhadap pH rendah dan suhu tinggi, serta menghasilkan aktivitas antimikroba yang kuat. Isolat yang paling berpotensi sebagai probiotik yaitu MD6, MD7, dan PR4. Identifikasi berdasarkan karakter fenotipik menunjukkan isolat MD6, MD7, PR4, dan PR6 termasuk ke dalam genus Enterococcus, sedangkan isolat PR11 termasuk ke dalam genus Lactobacillus
Pengaruh audit report lag dan kebijakan dividen terhadap return saham dengan nilai perusahaan sebagai variabel moderasi pada Perusahaan LQ45 Tahun 2019-2021
Dalam pasar modal, ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan menjadi salah satu faktor penting yang dipertimbangkan investor dalam pengambilan keputusan investasi. Keterlambatan penyampaian laporan keuangan atau Audit Report Lag (ARL) dapat menimbulkan asimetri informasi yang berdampak pada kepercayaan dan ekspektasi investor terhadap kinerja perusahaan. Di sisi lain, kebijakan dividen juga menjadi sinyal penting yang dipertimbangkan investor, karena dividen mencerminkan prospek dan kesehatan keuangan perusahaan. Namun, dampak ARL dan kebijakan dividen terhadap return saham dapat berbeda-beda tergantung pada bagaimana pasar menilai nilai perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh audit reprot lag dan kebijakan dividen secara simultan dan parsial terhadap return saham dengan nilai perusahaan sebagai variabel moderasi. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan di Bursa Efek Indonesia periode yang terdaftar dalam kategori LQ45 selama periode tahun 2019-2021. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 45 perusahaan. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan didapatkan sampel sebanyak 22 perusahaan dengan 3 tahun pengamatan sehingga diperoleh 66 pengamatan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) audit report lag (ARL) tidak berpengaruh terhadap return saham, 2) kebijakan dividen (DPR) tidak berpengaruh terhadap return saham, 3) nilai perusahaan (PBV) tidak mampu memoderasi pengaruh audit report lag (ARL) terhadap return saham perusahaan, 4) Nilai perusahaan tidak memoderasi pengaruh kebijakan dividen terhadap return saha
Peningkatan mutu benih padi aksesi lokal yang sudah disimpan menggunakan berbagai bahan invigorasi
Padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman yang stategis karena berupa sumber pangan masyarakat Indonesia. Penurunan viabilitas benih menyebabkan pertumbuhan serta produksi tanaman menjadi tidak optimal. Invigorasi dilakukan untuk meningkatkan mutu benih. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui metode invigorasi terbaik untuk meningkatkan mutu benih padi lokal Bangka yang sudah disimpan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-Mei 2025 di Laboratorium Benih Fakultas Pertanian, Perikanan dan Kelautan Universitas Bangka Belitung. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Perlakuan invigorasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu Air Kelapa 10%, Air Kelapa 20%, PEG 4000 10%, PEG 4000 20%, KNO3 10% dan KNO3 20%. Benih padi yang digunakan pada penelitian ini yaitu benih padi lokal Bangka aksesi Jawa dan Mayang Hutan. Perlakuan invigorasi menggunakan air kelapa dan kalium nitrat menunjukkan rata-rata nilai tertinggi meskipun berpengaruh tidak nyata terhadap vigor dan viabilitas benih padi lokal Bangka aksesi Jawa. Perlakuan invigorasi menggunakan kalium nitrat pada benih padi lokal Bangka aksesi Mayang Hutan memberikan pengaruh terbaik terhadap viabilitas dan vigor
Studi Perencanaan Bangunan Jetty di Muara Sungai Kurau
Muara Sungai Kurau yang terletak di Kabupaten Bangka Tengah merupakan kawasan strategis yang mendukung berbagai sektor seperti perikanan tangkap, transportasi laut, dan pariwisata. Namun, kawasan ini mengalami permasalahan pendangkalan alur akibat proses sedimentasi yang terus berlangsung. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk merencanakan bangunan jetty sebagai upaya mengurangi laju sedimentasi dan menjaga kelancaran fungsi muara tersebut. Analisis dilakukan menggunakan pemodelan hidrodinamika dengan perangkat lunak MIKE 21, yang mencakup simulasi arus, gelombang, dan transport sedimen. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa pola arus dominan saat pasang mengalir dari timur laut ke barat daya, sedangkan saat surut mengalir sebaliknya. Gelombang dominan juga bergerak dari timur laut menuju barat daya, menghasilkan transport sedimen yang cenderung masuk ke muara. Penelitian menghasilkan tiga alternatif desain jetty, jetty tipe 1 dirancang dengan panjang jetty utara 916 m dan jetty selatan 569 m, terbukti paling efektif berdasarkan hasil simulasi selama 12 bulan. Jetty tipe 1 berhasil mengurangi akumulasi sedimen dengan selisih elevasi dasar rata-rata sebesar 2,182 m di mulut muara (Area A) dan 2,474 m di depan muara (Area B) dibanding kondisi eksisting. Perencanaan dimensi jetty memiliki elevasi puncak sebesar 5,248 meter dan variasi tinggi jetty berdasarkan elevasi dasar laut antara 6,30 hingga 9,30 meter. Lebar puncak jetty ditetapkan sebesar 2,40 meter. Struktur perlindungan terdiri atas tiga lapisan, yakni primary layer setebal 1,60 meter, secondary layer setebal 0,75 meter, dan core layer. Berat batu pelindung bervariasi dari 927 kg untuk primary layer, 92,7 kg untuk secondary layer, dan 4,635 kg untuk core layer. Untuk setiap 10 m², jumlah batu pada lapisan primary sebanyak 28 butir, secondary 133 butir, dan core layer 985 butir
Tindak bunuh diri di Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan (sebuah kajian sosiologis melalui Teori Le Suicide Emile Durkheim)
Penelitian ini membahas tentang keterkaitan aspek sosiologis terhadap tindak bunuh diri. Penelitian ini bertujuan untuk memahami faktor-faktor sosial yang melatarbelakangi terjadinya tindakan bunuh diri di Kecamatan Payung serta menganalisisnya melalui perspektif sosiologi Emile Durkheim. Durkheim dalam karyanya Le Suicide mengklasifika-sikan bunuh diri ke dalam empat tipe utama: egoistik, altruistik, anomik, dan fatalistik. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pihak terdekat korban, pihak kepolisian dan pihak kecamatan. Hasil penelitian diperoleh angka bunuh diri yang terjadi sebanyak 7 kasus , sebagian besar korban berada pada usia produktif, metode meminum racun menjadi metode yang paling banyak dijumpai, mengindikasikan adanya tekanan pada kondisi ekonomi serta adanya imitasi metode bunuh diri, temuan penelitian menunjukkan bahwa tindakan bunuh diri di Kecamatan Payung didorong oleh faktor sosial seperti tekanan sosial ekonomi, konflik keluarga, dan lemahnya ikatan sosial antar individu. Tipe bunuh diri yang paling menonjol adalah tipe anomik. Temuan ini mengindikasikan bahwa tindakan bunuh diri bukan semata-mata akibat gangguan psikologis individu, melainkan juga cerminan dari kondisi sosial masyarakat yang tidak stabil. Oleh karena itu, setiap bagian dari masyarakat harus saling mengambil peran dalam tindak pencegahan bunuh diri. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman tentang pentingnya struktur sosial dalam mencegah tindak bunuh diri di masyarakat pedesaan, serta dapat menjadi referensi dalam upaya pencegahan tindak bunuh diri berbasis pendekatan sosiologis
Asuhan Keperawatan pada Bayi Hiperbilirubin Melalui Intervensi Perawatan Fototerapi Menggunakan Kelambu dengan Masalah Keperawatan Ikterus Neonatus
Hiperbilirubinemia merupakan kondisi yang sering terjadi pada bayi baru lahir, ditandai dengan meningkatnya kadar bilirubin dalam darah dan manifestasi klinis berupa ikterus atau kulit dan sklera berwarna kuning. Salah satu intervensi keperawatan yang digunakan untuk menangani kondisi ini adalah fototerapi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran asuhan keperawatan pada bayi dengan hiperbilirubin melalui intervensi fototerapi menggunakan kelambu warna putih sebagai upaya mendukung efektivitas terapi. Metode yang digunakan adalah pendekatan studi kasus dengan proses keperawatan yang mencakup pengkajian, penetapan diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan fototerapi dengan kelambu warna putih berkontribusi dalam menurunkan kadar bilirubin pada bayi, meskipun efektivitasnya relatif lebih rendah dibandingkan dengan kelambu warna pink. Intervensi keperawatan yang dilakukan termasuk pemantauan tanda vital, keseimbangan cairan, manajemen suhu tubuh, dan dukungan nutrisi. Kesimpulannya, fototerapi dengan kelambu warna putih tetap merupakan salah satu pilihan intervensi yang efektif dan aman untuk mengatasi ikterus neonatorum pada bayi dengan hiperbilirubin, dengan catatan perawatan dilakukan secara tepat dan menyeluruh