University of Bangka Belitung Repository
Not a member yet
    8735 research outputs found

    The Depiction Of Liberal Feminism As Reflected In The Main Character Of Bad Moms Movie (2016)

    No full text
    This research provides an in-depth analysis of the depiction of liberal feminism in the main character Amy Mitchell from the 2016 film Bad Moms, utilizing a qualitative descriptive approach grounded in John Stuart Mill’s feminist theory. Through a systematic examination of 39 data points derived from Amy’s dialogues, external actions, and internal reflections, the study reveals that Amy undergoes a transformative journey from an overwhelmed and compliant mother to an empowered woman who challenges the rigid norms of motherhood and professional life. The findings indicate that characterization through dialogue is the most dominant method conveying the liberal feminism value of challenging social norms, illustrating Amy’s active resistance against oppressive standards. The data show that Amy’s character arc represents a struggle for autonomy, equality, and social reform, as she navigates the complexities of modern motherhood and confronts the unrealistic expectations placed upon her. The research highlights how Bad Moms critically portrays the pressures modern mothers face while promoting themes of autonomy, equality, social reform, and empowerment, thus contributing to feminist film studies by illustrating the film’s role in fostering dialogue about women’s rights, identity, and social justice within contemporary culture. By examining the ways in which Bad Moms reflects and challenges societal norms, this study demonstrates the ongoing relevance of liberal feminism in promoting women’s rights and social justice today

    The Representation of Beauty Myth In The School For Good and Evil Movie (2022)

    No full text
    Beauty myths are always constructed and tied to women's bodies and lives, forming standards and expectations that often limit them. This research analyzes how fantasy films about beauty, often inspired by fairy tales, can feature female characters who defy traditional beauty stereotypes through physical diversity, rejection of excessive focus on appearance, and emphasis on internal qualities. This research uses a descriptive qualitative method to analyze the representation of beauty myths in The School for Good and Evil movie based on Naomi Wolf's beauty myth theory in her book The Beauty Myth: How Images of Beauty Are Used Against Women (2002). This research also specifically identifies how female characters in the movie defy stereotypes related to beauty myths. The analysis found a total of 20 data, consisting of 10 data that represent five aspects beauty myth (beauty myth in work, beauty myth in culture, beauty myth in religion, beauty myth in sex, and beauty myth in violence) and 10 data that show defiance to five aspects of beauty myth (beauty myth in work, beauty myth in culture, beauty myth in religion, beauty myth in sex, and beauty myth in violence) through female characters. This research concludes that there is a rejection by female characters in The School for Good and Evil movie of external appearance expectations and a discovery of strength in their uniqueness. This not only reflects an effort to break down beauty stereotypes in fantasy narratives rooted in fairy tales but also implicitly resists the ever-evolving and often unrealistic beauty standards in contemporary society. Appreciation for beauty diversity empowers women to resist narrow stereotypes, recognizing that beauty emanates from internal qualities and individual uniqueness, thereby building self-confidence and rejecting pressure from unrealistic standards

    Translation Of Intellectual Property Rights Terms In The Indonesia-United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement (Iuae-Cepa): A Process-Oriented Study

    No full text
    Penerjemahan bukan sekadar memindahkan makna dari satu bahasa ke bahasa lain, tetapi juga melibatkan proses kognitif yang kompleks, khususnya dalam penerjemahan istilah pada ranah Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang bersifat teknis dan legal. Dalam konteks Perjanjian Kerjasama Ekonomi yang Komprehensif antara Indonesia–Uni Emirat Arab (IUAE-CEPA), terdapat berbagai istilah yang memerlukan strategi penerjemahan khusus agar makna tetap terjaga dan sesuai dengan konteks hukum di bahasa sasaran. Penelitian ini berfokus pada istilah Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dalam Bab 12 IUAE-CEPA serta proses dan teknik yang digunakan oleh penerjemah untuk mengalihbahasakan istilah tersebut dari bahasa Inggris (bahasa sumber) ke dalam bahasa Indonesia (bahasa sasaran). Penelitian ini menggunakan pendekatan berorientasi proses, yang lebih menekankan pada tahapan yang dilalui penerjemah daripada sekadar hasil akhir terjemahan. Model proses penerjemahan yang digunakan adalah teori Nida dan Taber (1982) yang membagi proses ke dalam tiga tahap: analisis, transfer, dan restrukturisasi. Selain itu, teori teknik penerjemahan dari Molina dan Albir (2002) digunakan untuk mengidentifikasi teknik yang dipakai dalam menerjemahkan istilah-istilah tersebut. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan teknik analisis dokumen dan wawancara sebagai metode pengumpulan data. Peneliti berhasil mengumpulkan 24 data istilah-istilah hak kekayaan intelektual (HKI), yang terdiri atas 7 kata dan 17 frasa. Berdasarkan hasil analisis, teknik penerjemahan yang paling dominan digunakan adalah padanan lazim, diikuti oleh beberapa teknik lain seperti penerjemahan harfiah, peminjaman yang dinaturalisasi, serta kombinasi beberapa teknik lainnya. Temuan ini menegaskan pentingnya pemahaman penerjemah resmi yang ditunjuk oleh institusi pemerintahan terhadap konteks legal dan terminologi teknis yang terkait dalam menerjemahkan dokumen negara, serta memberikan penekanan bahwa dalam konteks penerjemahan dokumen negara penerjemah tidak memiliki wewenang untuk memfinalisasi hasil terjemahan karena masih ada proses harmonisasi lintas kementerian dan lembaga terkait. Proses ini mencakup penyelarasan istilah hukum, penyesuaian dengan sistem hukum nasional, serta pemastian bahwa terjemahan tersebut sesuai dengan kebijakan dan kepentingan negara, sebelum akhirnya disahkan secara resmi

    Pengaruh penghargaan finansial, pertimbangan pasar kerja, dan magang industri terhadap pemilihan karier sebagai akuntan publik (studi pada mahasiswa magang Program Studi Akuntansi Universitas Bangka Belitung)

    No full text
    Indonesia adalah Negara dengan jumlah lulusan sarjana Akuntansi terbanyak di ASEAN. Namun, hanya 1.591 orang yang terdaftar sebagai Akuntan Publik. Sehingga terjadi kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan Akuntan Publik. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh penghargaan finansial, pertimbangan pasar kerja, dan magang industri terhadap pemilihan karier sebagai Akuntan Publik melalui Social Cognitive Career Theory (SCCT). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, yang melibatkan 74 mahasiswa Akuntansi di Universitas Bangka Belitung, angkatan 2021, yang telah menjalani magang industri. Alat untuk pengumpulan data adalah kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghargaan finansial dan pertimbangan pasar kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap pemilihan karier sebagai Akuntan Publik. Meskipun profesi Akuntan Publik mampu memberikan penghargaan finansial yang layak, namun karena beban kerja yang tinggi, tingkat kesulitan pekerjaan dan tekanan waktu membuat mahasiswa tidak memilih karier di bidang ini. Demikian pula, peluang pasar kerja yang luas tidak cukup meyakinkan mahasiswa karena adanya persaingan dan tuntutan profesional yang tinggi. Sebaliknya, magang industri terbukti berpengaruh signifikan karena memberikan pengalaman langsung yang membentuk learning experience, memperkuat self-efficacy, dan menumbuhkan harapan hasil yang realistis. Kontribusi teori SCCT terlihat dari pengalaman nyata selama magang yang mendorong mahasiswa menentukan tujuan karier yang lebih terarah, termasuk memilih profesi Akuntan Publik

    Tindak pidana penistaan agama oleh Lina Lutfiawati ditinjau dari asas kepastian hukum studi putusan nomor : 726/Pid.Sus/2023/PN Plg

    No full text
    Tindak pidana penistaan agama di Indonesia diatur dalam beberapa peraturan perundang-undangan, baik yang bersifat umum (KUHP) maupun khusus ( UU ITE). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan ketentuan pidana dan interpretasi hukum dalam penjatuhan pidana terhadap Lina Lutfiawati sebagai pelaku tindak pidana penistaan agama berdasarkan Putusan Nomor: 726/Pid.Sus/2023/PN Plg. Tindak Pidana penistaan agama yang dilakukan di media sosial telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Oleh karena itu, rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana penerapan ketentuan pidana terhadap Lina Lutfiawati sebagai pelaku tindak pidana penistaan agama berdasarkan Putusan Nomor: 726/Pid.Sus/2023/PN Plg, serta bagaimana interpretasi hukum dalam penjatuhan pidana terhadap Lina Lutfiawati. Dalam putusan tersebut, terdakwa dijatuhi hukuman 2 tahun penjara dan denda sebesar Rp250.000.000,- (dua ratus lima puluh juta rupiah) dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan 3 bulan kurungan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan pendekatan Undang-Undang dan Konseptual. Hasil penelitian ini adalah satu, penerapan ketentuan pidana oleh hakim secara normatif telah sesuai dengan kerangka hukum positif, namun unsur yang berifat subjektif dan keadaan yang meringankan masih perlu dipertimbangkan. Kedua, dalam penjatuhan pidana terhadap terdakwa hakim menggunakan interpretasi gramatikal dan sistematis secara sempit, tanpa memperluas penafsiran ke arah interpretasi sosiologis yang mempertimbangkan konteks sosial, motif perbuatan, serta akibat yang ditimbulkan

    Analisis faktor-faktor yang memengaruhi financial behavior pada pengguna e-wallet di kalangan Generasi Z di Bangka Belitung

    No full text
    Perkembangan teknologi keuangan digital telah mendorong peningkatan penggunaan e-wallet, khususnya di kalangan Generasi Z yang dikenal adaptif terhadap inovasi digital. Di Bangka Belitung, tren penggunaan e-wallet meningkat signifikan, namun belum sepenuhnya diiringi dengan perilaku keuangan yang bijak. Fenomena ini mendorong perlunya penelitian untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi perilaku keuangan (financial behavior) pengguna e-wallet, khususnya pada Generasi Z yang berpotensi menjadi penggerak ekonomi digital di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh financial attitude, financial knowledge, dan lifestyle terhadap financial behavior pengguna e-wallet di kalangan Generasi Z di Bangka Belitung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 100 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus slovin. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah financial attitude, financial knowledge, dan lifestyle. Sedangkan variabel terikat yaitu financial behavior pengguna e-wallet di kalangan Generasi Z di Bangka Belitung. Metode analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial attitude tidak berpengaruh signifikan terhadap financial behavior pengguna e-wallet di kalangan Generasi Z di Bangka Belitung. Sedangkan, financial knowledge dan lifestyle berpengaruh positif signifikan terhadap financial behavior pengguna e-wallet di kalangan Generasi Z di Bangka Belitung

    Lokasi Strategis, Suasana dan Desain Interior : Pengaruh Terhadap Minat Beli Konsumen Photobox Selfiegisini di Kota Pangkalpinang

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lokasi, suasana, dan desain interior terhadap minat beli konsumen pada layanan Photobox Selfiegisini di Kota Pangkalpinang. Photobox sebagai salah satu bentuk hiburan visual berbasis pengalaman konsumen semakin diminati, khususnya di kalangan generasi muda. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, serta analisis data dilakukan menggunakan aplikasi SmartPLS 3.0. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 236 responden yang merupakan pengguna layanan Photobox Selfiegisini. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan penyebaran kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel lokasi, suasana, dan desain interior berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin strategis lokasi, semakin nyaman suasana, dan semakin menarik desain interior yang ditawarkan, maka semakin tinggi pula minat beli konsumen terhadap layanan Photobox. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pelaku usaha untuk lebih memperhatikan faktor lingkungan fisik sebagai strategi dalam meningkatkan daya tarik konsumen

    An Analysis Of Register Words Used In Video Blogging Of Juicyjas’ Youtube Channel

    No full text
    Videos with variety of contents can be found on the YouTube website. YouTube videos can serve as a resource for researching the evolution of sociolinguistics by examining the syntax, vocabulary, and speech patterns of the users. The purpose of this study is to demonstrate the existence of registers, which are then subdivided into several kinds of monologues from 12 Juicyjas video blogs in 2022. The material in 12 video blogs was analysed in this study using a descriptive qualitative method using text, transcripts, and images as research objects. This study employed Halliday’s Language Function theory and Martin Joos’ Register theory. According to the study’s findings, 39 registers were identified, their data categorized into several categories and language function. The findings demonstrated that every piece of information fell within the casual register category. Three regulatory functions, one interactional function, nineteen personal functions, twelve representational functions, one heuristic function, one imaginative function, and two instrumental functions were among the 39 data in the register under the Casual category. According to this study, Juicyjas, a YouTube content creator, contributed to language development. The results of the register and language function analyses that were acquired by looking at every utterance that Juicyjas spoke serve as evidence for this. Juicyjas is implicitly encouraged and given the chance to learn a new language that can be examined using linguistics-in this case, sociolinguistics-by virtue of the content creator’s background

    Perbandingan simulasi monte carlo dan holt winters exponential smoothing dalam memprediksi jumlah penumpang di bandara Depati Amir

    No full text
    Transportasi memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas manusia dan barang serta mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah. Transportasi udara menjadi pilihan utama masyarakat dalam perjalanan jarak jauh. Bandar Udara Depati Amir merupakan salah satu bandara utama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang menunjukkan fluktuasi jumlah kedatangan penumpang setiap tahunnya. Fluktuasi ini di pengaruhi oleh berbagai faktor seperti hari raya, kebijakan pemerintah serta dampak pandemi Covid-19 yang menyebabkan penurunan signifikan pada tahun 2020. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi jumlah kedatangan penumpang pada periode Januari hingga Desember 2025 dengan membandingkan dua metode peramalan, yaitu Simulasi Monte Carlo dan Holt Winters Exponential Smoothing (HWES). Data yang digunakan berupa data historis bulanan dari tahun 2013 hingga 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Simulasi Monte Carlo menghasilkan nilai MAPE sebesar 30,98%, sedangkan metode HWES dengan pendekatan additive menghasilkan MAPE sebesar 60,44%. Nilai MAPE yang lebih kecil pada Simulasi Monte Carlo menunjukkan bahwa simulasi ini memiliki tingkat akurasi prediksi yang lebih tinggi dibandingkan HWES. Simulasi Monte Carlo dinilai sebagai metode terbaik dalam penelitian ini berdasarkan tingkat akurasi prediksi. Hasil prediksi diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi PT Angkasa Pura II dan Kementerian Perhubungan dalam merumuskan kebijakan terkait pengembangan infrastruktur Bandar Udara Depati Amir di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

    Analisis Kinerja Persimpangan Bersinyal di Simpang Kampung Keramat Pangkalpinang

    No full text
    Simpang Kampung Keramat yang terletak di Kota Pangkalpinang sering kali menyebabkan konflik lalu lintas tidak terkendali, seperti kemacetan, keterlambatan, dan antrian kendaraan. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja persimpangan bersinyal di Simpang Kampung Keramat Pangkalpinang menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997) dan Software SIDRA Intersection, serta membandingkan kinerja persimpangan bersinyal di Simpang Kampung Keramat Pangkalpinang menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 dan Software SIDRA Intersection. Analisis data menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 dan Software SIDRA Intersection. Analisis dilakukan berdasarkan data hasil survey yang diketahui jam puncaknya terjadi pada pukul 16.00-17.00 WIB. Hasil analisis metode MKJI 1997 pada hari kerja (weekday) menunjukkan bahwa lengan Jl. Pahlawan 12 (Utara) dan Jl. Mentok berada pada tingkat pelayanan D, Jl. Pahlawan 12 (Selatan) pada kategori E, dan Jl. Depati Amir pada tingkat pelayanan F. Sementara itu, hasil analisis menggunakan SIDRA intersection menunjukkan bahwa lengan Jl. Pahlawan 12 (Utara) dan Jl. Mentok berada pada tingkat pelayanan D, sedangkan Jl. Pahlawan 12 (Selatan) dan Jl. Depati Amir berada pada tingkat E. Pada hari libur (weekend), metode MKJI 1997 menunjukkan seluruh lengan berada pada tingkat pelayanan D, begitu pula hasil dari SIDRA intersection yang menunjukkan tingkat pelayanan D untuk semua lengan. Hasil uji Paired T-Test terhadap parameter panjang antrian, derajat kejenuhan, dan tundaan rata-rata menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signfikan antara kedua metode pada hari kerja yang menunjukkan nilai (p ≥ 0,05), namun terdapat perbedaan signfikan pada hari libur (p ≤ 0,05). Berdasarkan hasil yang didapatkan, diketahui bahwa pelayanan simpang tergolong kurang baik. Oleh karena itu, perbaikan kinerja simpang disarankan dilakukan melalui penyesuaian waktu siklu serta pelebaran lajur kritis

    3,607

    full texts

    8,735

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    University of Bangka Belitung Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇