University of Bangka Belitung Repository
Not a member yet
    8735 research outputs found

    Thrifting online sebagai tren fashion anak muda di media sosial tiktok

    No full text
    Fenomena thrifting online di TikTok berkembang pesat sebagai tren fashion anak muda di Indonesia. Pergeseran gaya konsumsi dari fast fashion ke thrifting dipengaruhi oleh faktor ekonomi dan kebutuhan tampil modis dengan biaya terjangkau. Penelitian ini berfokus pada dua rumusan masalah yaitu konstruksi sosial thrifting online sebagai tren fashion anak muda di TikTok, dan dampak sosialnya. Tujuan penelitian adalah menganalisis proses konstruksi sosial thrifting dengan teori Peter L. Berger dan Thomas Luckmann, serta mendeskripsikan dampak sosial yang ditimbulkan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan netnografi. Informan dipilih melalui teknik purposive sampling, terdiri atas tiga pemilik thrift shop online yang aktif melakukan live streaming di TikTok dan sepuluh informan pembeli yaitu anak muda. Data dikumpulkan melalui observasi saat live streaming penjual, wawancara terhadap penjual dan pembeli, dan dokumentasi dari media sosial TikTok. Hasil penelitian menunjukkan proses konstruksi berlangsung melalui tiga tahap. Pertama, eksternalisasi, yaitu pengenalan thrifting melalui TikTok dan strategi promosi penjual. Kedua, objektivasi, ketika thrifting dipandang sah sebagai gaya hidup kekinian dan modis. Ketiga, internalisasi, saat nilai thrifting diadopsi sebagai identitas diri anak muda. Dampak dari konstruksi sosial thrifting online menjdi tren fashion akhirnya meningkatkan prilaku konsumtif anak muda untuk selalu berbelanja secara implusif. Menyumbang permasalahan limbah tekstil karena overconsumption yang nanti akan membuat berkurangnya kemampuan anak muda dalam membedakan kebutuhan dengan keinginan. Kesimpulannya, thrifting online di TikTok bukan sekadar aktivitas ekonomi, tetapi konstruksi sosial yang membentuk gaya hidup anak muda meski demikian, praktik berlebihan berpotensi menimbulkan prilaku konsumtif yang tidak sehat

    Analisis perbandingan eksekusi jaminan fidusia melalui pengadilan dan tanpa pengadilan pasca putusan Mahkamah Konstitusi momor 18/Puu-Xvii/2019

    No full text
    Penelitian ini mengkaji terkait Analisis Perbandingan Eksekusi Jaminan Fidusia Melalui Pengadilan Dan Tanpa Pengadilan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 18/Puu-Xvii/2019. Hal ini didasarkan karena melemahnya kepastian hukum pasca keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 18/PUU-XVII/2019. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis kepastian hukum eksekusi jaminan fidusia pasca Mahkamah Konstitusi Nomor 18/PUU-XVII/2019, membandingkan efektivitas dan perlindungan hukum antara eksekusi melalui pengadilan dan tanpa pengadilan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian hukum normatif, dengan mengkaji undang-undang dan bahan hukum lainnya. setelah keluarnya Putusan Mahkamah Konsitusi masih belum memberikan kepastian hukum bagi kreditur dan debitur. Putusan tersebut melemahkan kewenangan kreditur yang seharusnya bisa melakukan eksekusi langsung dengan litle eksekutorial Efektivitas perbandingan melalui pengadilan dan tanpa melalui pengadilan memiliki perbedaan. Tanpa melalui Pengadilan lebih efektif dengan flat eksekutorial (eksekusi langsung) yang dilakukan oleh kreditur. Tanpa melalui pengadilan adalah cara yang cepat daan efektif. Proses eksekusi tersebut juga tidak memerlukan waktu yang lama dan dapat meminimalisir biaya yang diperlukan oleh kedua belah pihak

    Kandungan Mikroplastik Pada Kerang Darah (Anadara Granosa) Di Bangka Tengah

    No full text
    Informasi yang minim terkait kandungan mikroplastik yang terakumulasi pada kerang di wilayah Bangka Tengah terutama pada jenis kerang konsumsi Anadara granosa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis mikroplastik, kelimpahan mikroplastik, ukuran mikroplastik dan jenis polimer dari mikroplastik. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2024 pada 4 lokasi di Bangka Tengah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan menjelaskan kejadian yang disebabkan limbah sampah plastik. Identifikasi mikroplastik dengan mikroskop dan uji polimer menggunakan FTIR (Fourier Tranform Infrared). Hasil penelitian menunjukan terdapat 4 jenis mikroplastik yang teridentifikasi dari kerang darah (Anadara granosa) yaitu jenis film, fragmen, fiber dan foam. Kelimpahan mikroplastik tertinggi terdapat pada jenis foam dengan kelimpahan rata-rata 11,2 partikel/ 3 individu, film 6,53 partikel/ 3 individu, fragmen 5,53 partikel/ 3 individu, dan fiber 2,86 partikel/ 3 individu. Ukuran mikroplastik yang ditemukan memiliki ukuran rata-rata 168,7 μm-40,45 μm. Jenis polimer yang terdapat pada mikroplastik kerang darah (Anadara granosa) yaitu jenis Polystrene (PS), Polypropylene (PP), Polyetylene (PE), (LDPE) Nylon. Hal ini dikarenakan tingginya nilai kelimpahan mikroplastik disebabkan masuknya sampah ke perairan Pantai yang berasal dari limbah rumah tangga, sampah wisatawan yang dibuang sengaja maupun tidak sengaja, serta aktivitas nelayan dan masyarakat pesisir setempat

    Uji Antagonis Jamur Trichoderma harzianum dan Trichoderma viride terhadap Pyricularia oryzae Penyebab Penyakit Blas pada Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Secara In Vitro

    No full text
    Tanaman padi (Oryza sativa L.) merupakan komoditas pangan utama yang sangat penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Namun, produktivitas padi sering terancam oleh penyakit blas yang disebabkan oleh Pyricularia oryzae dengan potensi kehilangan hasil mencapai 90%. Penggunaan fungisida sintetis yang berlebihan berisiko menimbulkan pencemaran lingkungan dan resistensi patogen, sehingga diperlukan strategi pengendalian ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan menguji aktivitas antagonis Trichoderma harzianum dan Trichoderma viride terhadap P. oryzae secara in vitro. Metode penelitian menggunakan uji biakan ganda (dual culture) pada medium Potato Dextrose Agar (PDA) dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 7 perlakuan dan 5 ulangan, sehingga diperoleh 35 unit percobaan. Parameter pengamatan meliputi laju pertumbuhan miselium, kerapatan spora, persentase daya hambat, serta mekanisme antagonisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan miselium jamur T. harzianum dan T. viride (9 cm). T. harzianum memiliki kerapatan spora tertinggi (6,75 × 1010 spora/ml) dan daya hambat mencapai 83,69% terhadap P. oryzae, dengan mekanisme kompetisi ruang, antibiosis, serta mikoparasitisme berupa pelilitan dan pelisisan hifa patogen. Sedangkan T. viride menghasilkan kerapatan spora lebih rendah (5,75 × 1010 spora/ml) dan daya hambat 70,13% dengan mekanisme kompetisi dan mikoparasitisme berintensitas rendah. Dengan demikian, T. harzianum berpotensi dibandingkan T. viride sebagai agen biokontrol ramah lingkungan dalam pengendalian penyakit blas pada tanaman padi

    Analisis putusan KPU Kota Pangkalpinang nomor 184 tahun 2024 terkait penetapan calon terpilih dengan jumlah suara yang sama pada pemilu DPRD Kota Pangkalpinang tahun 2024

    No full text
    Pasca pemungutan suara dilakukan, KPU akan menetapkan calon terpilih anggota DPRD berdasarkan perolehan suara tertinggi. Dalam pemilu DPRD Kota Pangkalpinang Dapil IV Kecamatan Gerunggang, terdapat dua calon yang memiliki perolehan suara sah sama yaitu sebanyak 1.198 suara. Penelitian ini berfokus pada putusan KPU Kota Pangkalpinang dalam menetapkan calon terpilih anggota DPRD apabila terdapat jumlah suara sah yang sama. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu pertimbangan yang digunakan oleh KPU Kota Pangkalpinang dalam menetapkan calon terpilih anggota DPRD Kota Pangkalpinang apabila terdapat jumlah suara sah yang sama dan mekanisme penentuan calon terpilih anggota DPRD menurut PKPU Nomor 6 Tahun 2024. Metode penelitiannya yaitu empiris. Tujuan penelitian ini agar mengetahui mengenai bahan pertimbangan yang digunakan oleh KPU Kota Pangkalpinang serta mekanisme berdasarkan PKPU Nomor 6 Tahun 2024 terkait jumlah suara yang sama. KPU Kota Pangkalpinang menetapkan calon terpilih anggota DPRD Kota Pangkalpinang berdasarkan perolehan suara di TPS, sedangkan apabila mengacu pada Pasal 29 PKPU Nomor 6 Tahun 2024 disebutkan bahwa pemenang ditetapkan berdasarkan perolehan suara pada persebaran wilayah secara berjenjang tanpa menyebutkan apa saja bagian dari wilayah tersebut sehingga terdapat multitafsir terkait frasa wilayah berjenjang, ada yang menganggap bahwa wilayah berjenjang terendah yaitu Kelurahan dan ada pula yang menganggap TPS

    Pengaruh variasi jumlah bilah pengaduk pada mesin pengaduk bahan baku pembuat sabun cuci pakaian terhadap karakteristik hasil adukan

    No full text
    Proses pembuatan sabun cair di kalangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) umumnya masih mengandalkan metode manual, terutama dalam tahap pencampuran bahan. Cara ini membutuhkan waktu yang lama dan tenaga kerja yang cukup besar, serta menghasilkan campuran yang kurang merata, sehingga mempengaruhi kualitas produk akhir. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh variasi jumlah bilah pengaduk pada mesin pengaduk bahan baku pembuat sabun cuci pakaian terhadap karakteristik hasil adukan, meliputi viskositas, tinggi busa, pH, waktu pengadukan, dan keseragaman campuran. Mesin pengaduk dirancang dengan tiga konfigurasi bilah, yaitu 2, 3, dan 4 bilah, dan setiap variasi diuji tiga kali dengan volume 15 liter. Hasil menunjukkan bahwa semakin banyak bilah pengaduk, waktu pengadukan menjadi lebih singkat dari 21 menit (2 bilah) menjadi 16 menit (4 bilah) dan pencampuran lebih homogen. Viskositas meningkat dari 2772 cPs menjadi 2805 cPs, tinggi busa dari 91 mm menjadi 96,3 mm, serta pH tetap stabil di angka 6, sesuai standar mutu. Kapasitas produksi juga meningkat dari 47,552 liter/jam menjadi 62,043 liter/jam. Temuan ini menunjukkan bahwa penambahan bilah pengaduk mampu meningkatkan kapasitas produksi serta kualitas sabun cuci pakaian yang dihasilkan

    Analisis Hubungan Geometrik Jalan Dengan Jarak Pandang Terhadap Tingkat Kecelakaan (Studi Kasus: Simpang Tugu Garuda Kelapa, Kecamatan Kelapa)

    No full text
    Simpang Tugu Garuda Kelapa merupakan simpang yang berada di ruas jalan Kelapa. Jalur ini merupakan jalan arteri yang menghubungkan beberapa kabupaten dengan kabupaten lainnya. Dengan LHR yang cukup tinggi, tidak jarang juga di ruas jalan tersebut sering terjadi kecelakaan, terutama pada Simpang Tugu Garuda Kelapa. Oleh karena itu perlu dilakukan peninjauan terhadap geometrik dan kelengkapan jalan di Simpang Tugu Garuda Kelapa, apakah sesuai dengan spesifikasi pedomanan jalan yang berlaku. Data yang diperlukan yaitu data primer dan data sekunder. Untuk pengambilan data primer dilakukan dengan pengamatan langsung di lokasi penelitian dengan bantuan alat. Data primer yang di ambil adalah data kecepatan kendaraan, data geometrik jalan, dana data kelengkapan jalan. Sedangkan data sekunder diperoleh dari instansti/pihak yang berwewenang, data sekunder yang dibutuhkan adalah data kecelakaan lalu lintas yang diperoleh dari Kepala Satuan Lalu Lintas Bangka Barat (KASATLANTAS BABAR), data volume lalu lintas harian dan data geometrik jalan yang diperoleh dari Balai Pengerasan Jalan Nasional Bangka Belitung (BPJN BABEL). Analisis geometrik jalan didasarkan dengan pedoman Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota 1997 (TPGJAK, 1997). Pada hasil analisis geometrik jalan didapatkan nilai jari-jari tikungan sebesar 84,69 m dengan kecepatan rencana 60 km/jam, kecepatan rata-rata sebesar 49,26 km/jam (memenuhi syarat) dengan standar kecepatan rencana 60 km/jam, jarak pandang henti didapatkan nilai sebesar 55,76 m (tidak memenuhi syarat) dengan jarak pandang henti minimum sebesar 75 m, jarak pandang mendahului didapatkan nilai sebesar 269,54 m (tidak memenuhi syarat) dengan jarak pandang mendahului minimum sebesar 350 m, derajat kelengkungan didapatkan nilai sebesar 16,91o (tidak memenuhi syarat) dengan derajat lengkung maksimal sebesar 12,79o. Hasil analisis geometrik jalan didapatkan beberapa aspek pada desain geometrik jalan tidak memenuhi syarat dan dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas. Dari hasil analisis geometrik jalan upaya penanganan yang dapat dilakukan adalah menganalisa ulang desai geometrik jalan sesuai dengan spesifikasi pedoman yang berlaku. Selain itu jga penanganan preventif lainnya, seperti pengaturan, pengawasan dan memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang kecelakaan lalu lintas

    Asuhan Keperawatan Pasien Skizofrenia Paranoid Melalui Intervensi Terapi Okupasi Menggambar Dengan Masalah Keperawatan Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran

    No full text
    Skizofrenia adalah gangguan psikotik yang ditandai dengan gejala salah satunya berhalusinasi. Halusinasi adalah suatu bentuk persepsi sensorik yang salah yang melibatkan salah satu dari kelima panca indera. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penerapan Asuhan Keperawatan Pasien Skizofrenia Paranoid Melalui Intervensi Terapi Okupasi Menggambar Dengan Masalah Keperawatan Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran di Rumah Sakit Jiwa dr. Samsi Jacobalis Bangka Belitung. Rancangan penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan rancangan studi kasus yang meliputi pengkajian, diagnosa, perencanaan, implementasi dan evaluasi yang dilakukan selama 3 hari pada masing-masing pasien. Hasil penelitian yang didapatkan pada kedua pasien dengan keluhan utama yaitu mendengar suara bisikan yang tidak nyata. Maka dapat dirumuskan diagnosis keperawatan utama yaitu gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran. Hasil penelitian yang didapatkan setelah dilakukan asuhan keperawatan pada kedua pasien yaitu menunjukkan tanda gejala halusinasi menurun. Pada kedua pasien menunjukkan sudah mampu mengalihkan dan mengontrol halusinasi dengan baik

    Asuhan Keperawatan Keluarga Pada Anak Untuk Mencegah Prediabetes Melalui Intervensi Edukasi Phbs: Bahaya Mengkonsumsi Minuman Manis Berkemasan Dengan Masalah Keperawatan Defisit Pengetahuan

    No full text
    Prediabtes merupakan kondisi glukos darah yang melebihi batas normal namun belum mencapai kriteria Diabetes Mellitus, dan bersifat reversibel sehingga dapat kembali ke kadar normal atau berlanjut menjadi diabetes mellitus. Faktor risiko jika terjadi diabetes adalah yang tidak dapat diubah yaitu keturunan dan usia, sedangkan faktor yang dapat diubah yaitu seperti obesitas, kurang aktivitas, serta pola makan tinggi gula dan cepat saji melalui gaya hidup. Perubahan pola hidup masyarakat modern khususnya anak sekolah dengan pola makan tinggi gula seperti minuman manis berkemasan yang menjadi tran di kalangan anak sekolah turut mendorong peningkatan prevalensi prediabetes. Keluarga berperan penting lewat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di rumah untuk membentuk kebiasaan sehat. Pemahaman PHBS dan intervensi dini serta dukungan keluarga diharapkan dapat mencegah perkembangan prediabetes menjadi diabetes mellitu

    Magical Realism in Toshikazu Kawaguchi’s Novel Before The Coffee Gets Cold: Tales From The Cafe

    No full text
    Peculiarities sometimes occur in life, and from these peculiarities, life lessons are sometimes gained. This study analyzes the presence of magical realism and how it helps individuals move toward acceptance of the regrets they have made. The characteristics of magical realism, according to Wendy B. Faris in her book Ordinary Enchantments: Magical Realism and the Remystification of Narrative (2004), along with the concept of absurdity according to Albert Camus in his book The Myth of Sisyphus & Other Essays (1955), particularly in the section titled The Myth of Sisyphus, are analyzed in this study in the novel Before the Coffee Gets Cold: Tales from the Cafe (2020) by Toshikazu Kawaguchi. This study employs a qualitative descriptive method. The results of the study show that the object fulfills the characteristics of magical realism, which can be seen from the 22 data discussed, consisting of 5 data on Irreducible Elements, 3 data on the Phenomenal World, 3 data on Unsettling Doubts, 5 data on Merging Realms, and 6 data on Disruptions of Time, Space, and Identity. In addition, the results of the study also show that the characteristics of magical realism, namely Irreducible Elements in the research object, can serve as a bridge for someone who wants to go through the process of moving from regret to acceptance, which is related to the concept of absurdity. This study concludes that the novel Before the Coffee Gets Cold: Tales from the Cafe is a work of magical realism that fully meets the five characteristics according to Wendy B. Faris, and is related to absurdity in the process of moving from regret to acceptance. There are many things that humans desire, but sometimes the world is unable to provide what is desired. In the end, it takes courage to face challenges and move toward acceptance and happiness

    3,607

    full texts

    8,735

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    University of Bangka Belitung Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇