University of Bangka Belitung Repository
Not a member yet
8735 research outputs found
Sort by
Analisis Kualitas Air dengan Penggunaan Suplemen pada Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) di PT. Shrimpi Daya Lestari Desa Penyak Kecamatan Koba Bangka Tengah
Udang Vaname (Litopeneaus vannamei) merupakan jenis udang yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Suplemen yang digunakan dalam penelitian ini yakni Stimune dan Magma Shrimp 104. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas air tambak budidaya Udang Vaname dengan penggunaan suplemen dan
untuk mengetahui pemberian suplemen terbaik pada perairan tambak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey deskripsif. Jenis data dalam penelitian ini adalah data sekunder dan primer. Penelitian ini menggunakan
2 kolam budidaya yaitu kolam C5 (Stimune) dan kolam D5 (Magma Shrimp 104) dengan masing-masing luas kolam 2.500 m
. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Kisaran nilai kualitas air pada kolam C5 (Stimune) adalah kecerahan 35-
120 cm, suhu 27,1-29 ºC, salinitas 24-29 ppt, pH 7,4-8,5, DO 4,34-5,17 ppm, alkalinitas 101-124 ppm, TOM 38-105 ppm, nitrit 0,028-2,439 ppm, plankton 535.000-2.440.000 Sel/ml dan total vibrio 10-1.910 CFU/ml. Sedangkan kolam
D5 (Magma Shrimp 104) nilai kecerahan 40-110 cm, suhu 27,2-29 ºC, salinitas 24-29 ppt, pH 7,4- 8,7, DO 4,39-5,01 ppm, alkalinitas 95-120 ppm, TOM 47-107 ppm, nitrit 0,026-2,235 ppm, Plankton 595.000-2.860.000 Sel/ml, total vibrio 10-
2.360 CFU/ml. Sebagian besar parameter kualitas air juga masih berada dalam kisaran yang optimal dan masih layak untuk pertumbuhan udang vaname. Suplemen yang terbaik yaitu suplemen Stimune dilihat dari hasil produksinya lebih tinggi dibandingkan dengan suplemen Magma Shrimp 104. Nilai biomassa 6.122 kg, SR 80%, FCR 1,28 dan MBW 16,28 gr kolam C5 (Stimune) sedangkan kolam D5 (Magma Shrimp 104) biomassa 5.343 kg, SR 80%, FCR 1,43 dan MBW 14,19 gr
Implementasi kebijakan pembelajaran daring di masa pandemi COVID-19 (studi pada sekolah dasar di Kabupaten Bangka)
Penelitian ini berfokus pada implementasi kebijakan pembelajaran daring sekolah dasar yang ada dikabupaten bangka yang memiliki beberapa tahapan dan penelitian ini dilakukan untuk mengkaji implementasi kebijakan pembelajaran daring pada sekolah dasar di Kabupaten Bangka selama masa pandemi COVID19. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan implementasi kebijakan pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19 disekolah dasar di Kabupaten Bangka Adapun teori dalam penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan Merilee S. Grindle. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan cara analisis kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan penelitian ini mengidentifikasi beberapa tahapan dalam implementasi kebijakan pembelajaran daring di sekolah dasar Kabupaten Bangka. Tahapan tersebut meliputi pelaksanaan kebijakan, tantangan dan adaptasi guru, ketersediaan infrastruktur teknologi, peran orang tua, serta implikasi dan rekomendasi untuk peningkatan pembelajaran daring. Pelaksanaan kebijakan dipengaruhi oleh kesiapan sekolah, adaptasi guru, dukungan orang tua, serta infrastruktur dan aksesibilitas. Guru menghadapi tantangan dalam mengembangkan keterampilan teknologi baru dan beradaptasi dengan peran ganda. Ketersediaan infrastruktur teknologi dan akses internet yang tidak merata menjadi tantangan utama. Peran orang tua memiliki dampak signifikan dalam keberhasilan pembelajaran daring. Implikasi dari hasil penelitian ini meliputi rekomendasi terkait infrastruktur teknologi, pelatihan berkelanjutan untuk guru, kerjasama antara sekolah dan orang tua, serta pelaksanaan workshop dan sesi interaktif. Langkah-langkah ini penting untuk meningkatkan pembelajaran daring di masa mendatang
pengaruh penyaluran zakat terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Bangka Belitung
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penyaluran dana zakat terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh data publikasi dana zakat berdasarkan BAZNAS periode tahun 2012-2022. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 11 data. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu analisis regresi linear sederhana, uji asumsi klasik (uji normalitas, uji koefisien determinasi (R2), serta uji t). Sementara itu, untuk metode pengumpulan datanya berupa studi kepustakaan dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengujian yang dilakukan dengan menggunakan koefisien determinasi (R2) menjelaskan zakat variabel independen mampu menjelaskan variabel dependen pertumbuhan ekonomi ke arah yang positif. Sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model ini, dalam arti lain masih ada variabel independen lain yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Dalam pengujian dengan menggunakan ujitmenunjukkan bahwa variabel zakat berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung secara parsial. Selanjutnya dalam pengujian uji F menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti bahwa hanya zakat secara simultan memengaruhi pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang mempunyai pengaruh. Sedangkan, dalam pengujian yang dilakukan menggunakan analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa variabel zakat terhadap pertumbuhan ekonomi menunjukkan angka yang positif yang artinya setiap peningkatan penerimaan dana zakat, maka akan terjadi peningkatan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
The Portrayal of Masculinities in Cruella Movie by Craig Gillespie
Studi ini merupakan analisis sastra berbasis gender terhadap film Cruella. Film yang disutradarai dan dirilis pada tahun 2021 oleh Craig Gillespie ini berfokus pada perkembangan karakter seorang wanita bernama Cruella De Vil. Penelitian ini menganalisis penggambaran maskulinitas dan dampaknya terhadap perkembangan karakter Cruella De Vil sebagai tokoh utama. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan untuk menganalisis transkrip percakapan dan elemen visual dari film, yang dijadikan objek penelitian. Untuk menganalisis data, studi ini menggunakan teori karakterisasi dari Joseph M. Boggs dan Dennis W. Petrie serta teori maskulinitas dari Raewyn Connell. Analisis ini mengidentifikasi 26 data poin, menemukan (1) empat jenis hierarki maskulinitas dalam film Cruella dan (2) dampak hierarki maskulinitas terhadap karakter Cruella De Vil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film tersebut menggambarkan empat hierarki maskulin yang diperankan oleh karakter pria dan wanita. Nilai-nilai maskulinitas ini secara signifikan memengaruhi transformasi Cruella De Vil dari Estella menjadi persona Cruella-nya
Keanekaragaman dan Status Konservasi Jenis Ikan Yang di Daratkan di Pelabuhan Perikanan Pantai Muara Sungai Baturusa Kota Pangkal Pinang
Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Muara Sungai Baturusa Kota Pangkalpinang merupakan pelabuhan perikanan di Kota Pangkalpinang. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi jenis ikan yang didaratkan di PPP Muara Sungai Batu Rusa, mengklasifikasikan alat tangkap yang digunakan nelayan dan mengetahui status konservasi jenis ikan yang didaratkan. Berdasarkan hasil dari penelitian terdapat 27 spesies ikan yang terdiri dari 18 famili yaitu Carangidae, Clupeidae, Sphyraenidae, Chirocentridae, Scombridae, Caesionidae, Scombridae, Lutjanidae, Serranidae,
Ariidae, Haemulidae, Balistidae, Nemipteridae, Dasyatidae, Rhinidae, Hemigaleidae, dan Hemiscylliidae. Klasifikasi alat tangkap yang digunakan nelayan Pelabuhan Perikanan Pantai Muara Sungai Batu Rusa yaitu terdiri empat yaitu Jaring Insang Hanyut, Jaring Lingkar, Payang, Pancing Ulur. Status
Konservasi jenis ikan yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Pantai Muara Sungai Batu Rusa berdasarkan IUCN yaitu terdapat lima kriteria antara lain tujuh belas spesies ikan tergolong Least Concern (LC), dua spesies ikan tergolong Near Threatened (NT), satu spesies tergolong Data Deficient (DD), empat spesies tergolong Not Evaluated (NE), dua spesies ikan tergolong Endangered (EN), dan satu spesies tergolong Critically Endangered (CR). Sedangkan berdasarkan CITES terdapat satu spesies ikan tergolong Appendix II dan juga spesies yang belum terdata di CITES
Pengaruh Human Relation, Disiplin Kerja dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Pegawai Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pencapaian target kinerja yang belum maksimal, yang disebabkan oleh kemampuan pegawai dalam melaksanakan pencapaian target organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan
menganalisis Pengaruh Human Relation, Disiplin kerja dan budaya Organisasi terhadap kinerja pegawai Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif. Metode yang digunakan yaitu
penelitian kuantitatif. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 92 responden dengan menggunakan teknik sampel jenuh. Model analisis yang digunakan adalah analisis linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa human relation, disiplin kerja dan budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Hasil uji secara stimultan human relation, disiplin kerja dan budaya organisasi secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan
terhadap kinerja pegawai Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Efektifitas Fortifikasi Minyak Maggot dalam Pakan Komersil terhadap Pertumbuhan Ikan Lele Sangkuriang (Clarias gariepinus)
Lele Sangkuriang (Clarias gariepinus) merupakan jenis ikan konsumsi yang memiliki prospek menjanjikan dan mulai merebut perhatian pelaku usaha budidaya. Pakan salah satu faktor utama dalam menentukan keberhasilan budidaya Ikan Lele Sangkuriang. Salah satu kandungan yang penting dalam pakan adalah lemak kasar. Penambahan suplemen berupa minyak menjadi alternatif untuk meningkatkan kandungan asam lemak kasar dalam pakan. Bahan baku yang dapat menambahkan sumber asam lemak kasar adalah minyak maggot. Penelitian ini bertujuan untuk menguji fortifikasi minyak maggot dalam pakan komersil dan menentukan dosis terbaik fortifikasi minyak maggot dalam pakan komersil terhadap performa pertumbuhan Ikan Lele Sangkuriang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai Juni Tahun 2024. Metode penelitian yang akan digunakan adalah metode eksperimental dengan melakukan percobaan fortifikasi minyak maggot pada pakan komersil untuk mengetahui pertumbuhan Ikan Lele Sangkuriang. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan 3 kali ulangan, P1 (Dosis 1,5ml/kg minyak maggot), P2 (Dosis 2ml/kg minyak maggot), P3 (Dosis 2,5ml/kg minyak maggot) dan Perlakuan Kontrol (Pakan komersil). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fortifikasi minyak maggot dalam pakan komersil berpengaruh terhadap pertumbuhan Ikan Lele Sangkuriang. Laju pertumbuhan ikan meliputi Pertumbuhan Bobot Ikan, Pertumbuhan Panjang Ikan, Pertumbuhan Bobot Mutlak, Pertumbuhan Panjang Mutlak, SGR, FCR, dan SR. Dosis terbaik pada fortifikasi menggunakan minyak maggot adalah P3 (Dosis 2,5ml/kg minyak maggot). Perlakuan dengan dosis 2,5ml minyak maggot ini mampu menghasilkan nilai Pertumbuhan Bobot Mutlak sebesar (9,15gram), Pertumbuhan Panjang Mutlak sebesar (7,16cm), Laju Pertumbuhan Spesifik sebesar (21,80%/hari) Rasio Konversi Pakan sebesar (0,99), dan Kelangsungan Hidup (100±0,00%)
Karakteristik Truss Morfometrik Ikan Gabus (Chana striata) Dengan Perairan Kolong Yang Berbeda di Desa Rias, Bangka Selatan
Ikan Gabus (Chana Striata) merupakan salah satu jenis ikan konsumsi yang banyak dikenal oleh masyarakat luas, terkenal dari daging maupun dari kandungan albumin yang terkandung didalamnya. Semua jenis-jenis Channa dapat dibedakan, salah satunya melalui morfologi atau pengelompokan bentuk tubuh. Karakteristik perairan yang berbeda dapat mempengaruhi karakteristik morfologi ikan. Salah satu pembeda dari jenis-jenis ikan marga Channa dapat dilihat dari data morfometrik. Tujuan dari penelitian ini ingin mengetahui karakteritik Ikan Gabus dari perairan kolong yang berbeda. Metode penelitian ini dilakukan dengan cara eksploratif dengan sampel penelitian sebanyak 15 ekor pada tiap lokasi dengan ukuran >10 cm. Metode analisis penelitian ini menggunakan deskriptif mengunakan Tpsutility dan Tpsdig dan analisis Kruskal-Wallis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Bagian A (Kepala) nilai dari koefisien keragaman tertinggi terdapat pada A5 dan terendah terdapat pada A1. Karakter bagian B nilai koefisien keragaman tertinggi terdapat pada B4 dan nilai karakter terendah terdapat pada bagian B5. Karakter bagian C nilai koefisien keragaman tertinggi terdapat pada C4 dan nilai karakter terendah terdapat pada bagian C3. Karakter bagian D nilai koefisien keragaman tertinggi terdapat pada D6 dan nilai karakter terendah terdapat pada bagian D3. Nilai koefisien keragaman tertinggi pada karakter truss morfometrik yang telah diukur terdapat pada bagian B (Tengah badan) dan C (Badan bagian belakang). Tingginya nilai koefisien dari 2 karakter ini dikarenakan perbedaan makanan dengan usia kolong yang berbeda sehingga ketersediaan makanan juga berbeda
Sistem pengisian air galon dan pemantauan jumlah galon berbasis internet of things
Proses pengisian air ke galon di depot air minum umumnya masih dilakukan secara konvensional. Pegawai harus selalu memperhatikan tingkat kepenuhan air pada galon agar tidak terjadi pengisian air yang kurang ataupun sebaliknya. Selain itu, depot air minum tidak memiliki pemantauan jumlah galon pada penjualan air minum sehingga tidak menutup kemungkinan terjadi kesalahan perhitungan yang berasal dari kesalahan manusia. Berdasarkan hal–hal tersebut, dibuat sistem pengisian air galon dan pemantauan jumlah galon berbasis internet of things (IoT) yang mampu melakukan pengisian air ke galon dan pemantauan jumlah galon pada penjualan air minum secara otomatis. Pengisian air ke galon menggunakan sistem tersebut memperoleh perbandingan rata–rata selisih hasil pengukuran berat galon terisi dengan alat ukur acuan sebesar 0,01 kg. Sistem ini juga mampu melakukan fungsi pemantauan jumlah galon pada penjualan air minum dengan menampilkan hasil perhitungan jumlah galon pada penjualan air minum secara otomatis maupun diberikan perintah pada ruang obrolan bot di aplikasi Telegram. Rata–rata waktu tunda pengiriman informasi dan respons bot tersebut selama 7,2 detik
Analisis Kebutuhan Ruang Parkir Pada Masjid Kubah Timah Kota Pangkalpinang
Keterbatasan ruang parkir merupakan permasalahan yang sedang dihadapi oleh Masjid Kubah Timah Kota Pangkalpinang. Permasalahan ini mengakibatkan penumpukan kendaraan parkir di badan jalan Jenderal Sudirman yang mengakibatkan kemacetan dan mengganggu aktivitas pengguna jalan, oleh karena itu, penelitian terkait analisis kebutuhan ruang parkir diperlukan untuk mengetahui berapa kebutuhan ruang parkir yang ideal pada Masjid Kubah Timah Kota Pangkalpinang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik parkir, menghitung kebutuhan ruang parkir, serta mendesain penataan parkir pada Masjid Kubah Timah. Data yang diperlukan diantaranya yaitu data luas lahan parkir, data waktu parkir kendaraan, data layout, serta data jumlah daya tampung masjid. Metode analisa dan pengolahan data berpedoman pada peraturan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. Berdasarkan hasil analisia didapatkan berupa nilai akumulasi parkir tertinggi sepeda motor yaitu 151 kendaraan dan mobil penumpang yaitu 65 kendaraan. Nilai volume parkir tertinggi sepeda motor yaitu 329 kendaraan dan mobil penumpang yaitu 193 kendaraan. Nilai angka pergantian parkir sepeda motor hari Jumat yaitu 0,748 kend/SRP/jam dan hari Minggu yaitu 0,580 kend/SRP/jam. Nilai angka pergantian parkir mobil penumpang hari Jumat yaitu 0,471 kend/SRP/jam dan hari Minggu yaitu 0,451 kend/SRP/jam. Nilai durasi parkir rata-rata sepeda motor hari Jumat yaitu 0,910 jam (52,6 menit) dan hari Minggu yaitu 0,586 jam (35,2 menit). Nilai durasi parkir rata-rata mobil penumpang hari Jumat yaitu 0,858 jam (51,5 menit) dan hari Minggu yaitu 0,702 jam (42,1 menit). Nilai indeks parkir tertinggi untuk sepeda motor yaitu 343,2% dan untuk mobil penumpang yaitu 158,5%. Nilai kebutuhan ruang parkir yang dibutuhkan berdasarkan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat yaitu sebanyak 237 SRP mobil penumpang dengan luas ruang parkir sebesar 2962,5 m². Desain penataan parkir yang disarankan untuk digunakan pada Masjid Kubah Timah adalah desain bangunan gedung parkir bertingkat