University of Bangka Belitung Repository
Not a member yet
8735 research outputs found
Sort by
Pengaruh kesadaran membayar pajak, pengetahuan, dan pemahaman tentang peraturan perpajakan serta persepsi yang baik atas efektivitas sistem perpajakan terhadap kemauan membayar pajak (studi kasus wajib pajak orang pribadi pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kota Pangkalpinang)
Pajak merupakan iuran rakyat kepada kas Negara berdasarkan Undangundang yang dapat dipaksakan tanpa mendapatkan rasa tumbal balik yang digunakan untuk membayar pengeluaran umum Negara. Pajak merupakan sumber penerimaan Negara yang berperan besar terhadap sumber pemasukan Negara. Oleh karena itu, peran Pemerintah sangat penting dalam meningkatkan kemauan Wajib Pajak dalam membayar pajak. Saat ini Kemauan Wajib Pajak dalam membayar pajak di Kota Pangkalpinang dapat dikatakan stabil walaupun terdapat naik turunnya pelaporan pajak di setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar pengaruh kesadaran membayar pajak, pengetahuan dan pemahaman tentang peraturan perpajakan serta persepsi yang baik atas efektivitas sistem perpajakan terhadap kemauan membayar pajak. Popukasi pada penelitian ini adalah seluruh Wajib Pajak Orang Pribadi yang terdaftar pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kota Pangkalpinang. Data pada penelitian ini diperoleh menggunakan kuesioner dengan memakai teknik purposive sampling dengan sampel yang digunakan yaitu sebanyak 98 responden. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan program SPSS versi 21. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan variabel kesadaran membayar pajak, pengetahuan dan pemahaman tentang peraturan perpajakan serta persepsi yang baik atas efektivitas sistem perpajakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemauan membayar pajak. Kesimpulannya adalah dalam objek penelitian ini di KPP Pratama Pangkalpinang pada ketiga variabel tersebut mempengaruhi variabel kemauan membayar pajak
Analisis perbandingan sistem pemberian kredit pada Bank Mandiri di Kota Pangkalpinang
Perkreditan adalah salah satu kegiatan yang penting bagi dunia perbankan serta dari perkreditan akan memberikan sumbangan pendapatan yang cukup besar. Dalam aktivitas pemberian kredit bank akan mengalami masalah dan penyimpangan seperti penyalahgunaan kredit, kemacetan pembayaran angsuran yang disebabkan oleh nasabah. Oleh karena itu dibutuhkan ketelitian dalam menganalisa kelayakan kredit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem pemberian kredit KUR dan KUM, pembayaran angsuran kredit KUR dan KUM dan cara menganalisis kelayakan calon debitur dalam menerima kredit KUR dan KUM. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bank dapat melakukan analisis permohonan kredit apabila calon deitur telah memenuhi persyaratan yang telah ditentukan, bank juga melakukan penilaian kelengkapan dan kebenaran informasi dari calon debitur melalui wawancara dan kunjungan ke tempat usaha debitur. Bentuk perbedaan pemberian kredit KUR dan KUM terletak pada penetapan suku bunga dan syarat jangka waktu pada tahapan pemberian kredit
Analisis technology acceptance model (TAM) terhadap sikap pekerja dalam menggunakan digital payment quick response indonesia standard (QRIS) di Kota Pangkalpinang
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti secara empiris mengenai analisis Technology Acceptance Model (TAM) terhadap sikap pekerja dalam menggunakan digital payment Quick Response Indonesia Standard (QRIS) di kota Pangkalpinang. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja yang bekerja di perusahaan formal maupun nonformal di Pangkalpinang yang sudah menggunakan QRIS. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebesar 97 responden pekerja pengguna QRIS di Pangkalpinang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Penghitungan analisis data menggunakan Partial Least Square-Structural Equation Model (PLS-SEM). Hasil analisis data yang telah dilakukan didapatkan empat hipotesis diterima yaitu Subjective Norm berpengaruh positif terhadap Usefulness, Ease of Use berpengaruh positif terhadap Usefulness, Ease of Use berpengaruh positif terhadap Intention to Use, dan Intention to Use berpengaruh positif terhadap Usage Behavior. Sedangkan enam hipotesis lainnya ditolak, diantaranya Subjective Norm berpengaruh positif terhadap Intention to Use, Image berpengaruh positif terhadap Usefulness, Job Relevance berpengaruh positif terhadap Usefulness, Output Quality berpengaruh positif terhadap Usefulness, Result Demonstrability berpengaruh positif terhadap Usefulness, dan Usefulness berpengaruh positif terhadap Intention to Use
Analisis pengaruh foreign direct investment, domestic direct investment dan inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi indonesia periode 2012-2022
Pertumbuhan ekonomi menjadi hal yang selalu diprioritaskan sebab dengan adanya pertumbuhan ekonomi mampu mengindikasikan adanya pendapatan perkapita. Permasalahan yang dihadapi Indonesia untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yaitu dihadapkan dengan keterbatasan modal untuk pembiayaan investasi pembangunan juga laju inflasi yang relatif tinggi dan tidak stabil sehingga menyebabkan ketidakstabilan dalam perekonomian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh foreign direct investment, domestic direct investment dan inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Penelitian ini menerapkan metode estimasi random effect model terhadap data panel 34 provinsi di Indonesia dalam kurun waktu 2012-2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa foreign direct investment mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, domestic direct investment memiliki pengaruh negatif namun signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan inflasi memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi
Pengaruh social media, online advertising dan paylater service terhadap impulse buying pengguna Shopee pada mahasiswa di perguruan tinggi Kota Pangkalpinang
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena perkembangan pemasaran online melalui aplikasi digital e-commerce yang mengubah pandangan dan membentuk pola belanja impulsif masyarakat khususnya pada kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis mengenai pengaruh social media, online advertising, dan paylater service terhadap impulse buying pengguna Shopee pada mahasiswa di perguruan tinggi Kota Pangkalpinang.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 170 responden, yang ditentukan dengan menggunakan metode probability sampling dengan teknik proportional random sampling. Model analisis yang digunakan yaitu model analisis regresi linear berganda.Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa social media, online advertising dan paylater service berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying pengguna Shopee pada mahasiswa di perguruan tinggi Kota Pangkalpinang. Hasil penelitian secara simultan menunjukkan bahwa social media, online advertising dan paylater service berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying pengguna Shopee pada mahasiswa di perguruan tinggi Kota Pangkalpinang
Pola sebaran prevalensi balita stunting menggunakan gstar-kriging di Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
World Health Organization (WHO) menetapkan prevalensi balita stunting di setiap negara hanya sebesar 20%. Selain itu, pada tahun 2024 pemerintah Indonesia menargetkan prevalensi balita stunting turun menjadi 14%. Sedangkan, pada tahun 2023, prevalensi balita stunting di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih sebesar 18,5%. Berdasarkan kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih terdapat desa-desa yang memiliki prevalensi balita stunting diatas 20%, salah satunya Kabupaten Bangka Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola sebaran prevalensi balita stunting di tingkat desa/kelurahan Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan Model Generalized Space Autoregressive-Kriging (GSTAR-Kriging). Model GSTAR digunakan untuk peramalan di lokasi sampel dengan kondisi heterogen. Sedangkan, Model Kriging merupakan teknik interpolasi yang digunakan untuk lokasi tidak teramati. Sehingga kombinasi keduanya dianggap sangat cocok dalam analisis spasial karena diasumsikan sangat baik dengan tingkat akurasi yang tinggi. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa GSTAR (11)I(0) dengan pembobot lokasi invers jarak secara signifikan menjadi model terbaik dalam memprediksi input kriging. Selain itu, identifikasi model semivariogram terbaik adalah model gaussian dengan partial sill sebesar 10,7. Sehingga GSTAR (11)I(0)-Kriging menggunakan model Ordinary Kriging dikatakan reliabel. Berdasarkan contour hasil prediksi prevalensi balita stunting di Kabupaten Bangka Barat belum mencapai target SDGs Indonesia dilihat dari desa/kelurahan
Deteksi dan Prediksi Perubahan Garis Pantai Kawasan Pesisir Kelurahan Arung Dalam Menggunakan Citra Satelit Multitemporal.
Kelurahan Arung Dalam merupakan salah satu kelurahan di Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah yang memiliki panjang garis pantai sepanjang 4,7 km dan memiliki bangunan pengaman pantai (seawall) sepanjang 1,8 km. Pentingnya melakukan pengukuran garis pantai di Kelurahan Arung Dalam karena topografi pantai yang landai dan berada tepat di pinggir jalan raya serta dekat dengan pemukiman penduduk ini mengakibatkan terjadinya permasalahan dan ancaman bagi Kelurahan Arung Dalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi perubahan garis pantai pada Tahun 2013 dan Tahun 2022 sebelum adanya bangunan pengaman pantai (seawall) serta mengetahui prediksi perubahan garis pantai pada tahun 2045. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode MNDWI dan Digital Shoreline Analysis System. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pantai Kelurahan Arung Dalam mengalami perubahan penambahan (akresi) dan pengurangan (abrasi). Hasil deteksi menunjukkan bahwa 2013-2022 pantai Kelurahan Arung Dalam mengalami perubahan penambahan (akresi) maksimum 8,56 m dengan laju 0,53 m/tahun dan pengurangan (abrasi) maksimum -28,53 m dengan laju -1,75 m/tahun. Prediksi yang dilakukan Pada tahun 2045 pada Zona B menggunakan Metode LRR terjadi perubahan abrasi yang dominan sebesar -35,32 m dengan laju -0,917 m/tahun sedangkan menggunakan metode EPR pengurangan (abrasi) maksimum sebesar -47,72 m dengan laju -1,03 m/tahun. Oleh karena itu, pada zona B perlu adanya Upaya untuk mengantisipasi perubahan yang akan terjadi dimasa yang akan datang
Pertumbuhan dan hasil kedelai edamame (Glycine max (L) Merill) terhadap pemberian kombinasi legin dan kompos di media tailing pasir pasca tambang timah
Lahan pasca penambangan timah di Bangka Belitung masih dapat dimanfaatkan sebagai lahan pertanian dengan aplikasi berbagai bahan pembenah tanah diantaranya adalah kombinasi kompos dan legin. Kompos menyediakan bahan organik bagi tanah dan legin menyediakan rhizobium sehingga penyerapan nitrogen ditanah lebih maksimal. Lahan bekas tambang timah yang diperbaiki dengan menggunakan legin dan kompos dapat menjadi salah satu potensi untuk pengembangan komoditas kedelai edamame yang diketahui mampu hidup dilahan suboptimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis kompos, dosis legin dan kombinasi terbaik kompos dan legin terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai edamame di media tailing pasir pasca tambang timah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari-Agustus 2023 di Kebun Percobaan dan Penelitian (KP2) Fakultas Pertanian, Perikanan dan Kelautan Universitas Bangka Belitung. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan Faktor pertama, dosis legin terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu: L0: Tanpa perlakuan (Kontrol), L1: legin 10 g, L2: legin 12 g. Faktor kedua, jenis kompos yang terdiri 3 taraf perlakuan yaitu:P1: Kompos kotoran sapi, P2: Kompos sekam padi, P3: Kompos komersil. Terdapat 9 kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak 4 kali. Setiap satu unit percobaan terdapat 6 tanaman sehingga diperoleh 216 popullasi tanaman dan didapatkan 144 tanaman sampel. Hasil penelitian menunjukan bahwa dosis legin tidak memberikan pengaruh terhadap hasil edamame. Kompos sekam padi memberikan pengaruh terhadap hasil edamame. Kombinasi Kompos sekam padi dan 10 g legin merupakan kombinasi perlakuan yang menunjukkan pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai edamame terbaik di media tailing pasir pasca tamban
Analisis kualitas gambar sebagai data training dalam pembuatan machine learning identifikasi pola pertumbuhan (life form) terumbu karang
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki aset perairan yang melimpah berupa terumbu karang, khususnya di Pulau Panjang. Terumbu karang di wilayah ini merupakan salah satu spot snorkeling favorit dan memiliki kondisi yang baik.
Pemantauan efektif terhadap terumbu karang sangat penting untuk konservasi dan keberlanjutannya. Namun, metode pemantauan tradisional seringkali tidak efisien dan rentan terhadap kesalahan manusia, sehingga diperlukan pendekatan baru yang lebih akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan pola pertumbuhan (life form) terumbu karang di Pulau Panjang menggunakan metode Machine Learning, khususnya Convolutional Neural Network (CNN). Metode ini melibatkan pengumpulan gambar-gambar terumbu karang, pengolahan data, dan pembentukan model CNN. Lima jenis life form terumbu karang berhasil diidentifikasi, yaitu: Acropora branching, Acropora
digitate, Acropora tabulate, Coral massive, dan Coral foliose. Proses pembentukan model dimulai dari pengambilan gambar hingga evaluasi akurasi data training. Berdasarkan proses training machine learning yang telah dilakukan,
diperoleh akurasi tertinggi sebesar 80% pada epoch 50. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Machine Learning dapat diimplementasikan secara efektif untuk identifikasi life form terumbu karang, dengan penekanan pada ekstraksi ciri visual dari gambar-gambar terumbu karang. Temuan ini diharapkan dapat berkontribusi pada pemahaman dan perlindungan ekosistem terumbu karang di Pulau Panjang serta membuka potensi pengembangan software untuk identifikasi jenis terumbu karang secara real-time. Saran untuk penelitian mendatang adalah mengeksplorasi lebih lanjut efek perubahan lingkungan terhadap pertumbuhan terumbu karang dan penggunaan teknologi baru dalam identifikas
Analisis financial performance di Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Periode 2020 - 2022
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Financial Performance Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2020-2022 yang ditinjau dari: (1) Rasio Efektivitas PAD, (2) Rasio Keserasian, (3) Rasio Pertumbuhan, (4) Rasio Derajat Kemandirian Fiskal, (5) Rasio Derajat Ketergantungan, dan (6) Rasio Derajat Desentralisasi Fiskal. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di Provinsi Bangka Belitung yang datanya diambil dari website Badan Keuangan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dengan melibatkan perhitungan rasio keuangan seperti Rasio Efektivitas PAD, Rasio Keserasian, Rasio Pertumbuhan, Rasio Derajat Kemandirian Fiskal, Rasio Derajat Ketergantungan, dan Rasio Derajat Desentralisasi Fiskal. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kinerja Keuangan (Financial Performance) di Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung jika ditinjau dari Rasio Efektivitas PAD adalah sangat efektif. Jika ditinjau dari Rasio Keserasian adalah belum serasi, karena mayoritas anggaran Pemerintah Provinsi Bangka Belitung masih difokuskan pada belanja operasi, sehingga proporsi belanja modal relatif kecil. Jika ditinjau dari Rasio Pertumbuhan, pertumbuhan pendapatan pada tahun 2020 itu bernilai negatif (-10.72%), tahun 2021 dan 2022 bernilai positif (12.63% dan 6.37%). Kemudian, untuk pertumbuhan belanja pada tahun 2020, 2021, dan 2022 semuanya bernilai negatif (-2.67%, -3.98%, dan -8.03%). Hal tersebut menunjukkan bahwa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung belum mampu meningkatkan pertumbuhannya. Jika ditinjau dari Rasio Derajat Kemandirian Fiskal, Provinsi Bangka Belitung selama tiga periode (2020-2022) tergolong sedang dan dalam pola hubungan partisipatif. Jika ditinjau dari Rasio Derajat Ketergantungan tergolong sangat tinggi. Jika ditinjau dari Rasio Derajat Desentralisasi Fiskal masuk dalam kategori cukup, dimana Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah menunjukkan kemajuan dalam meningkatkan derajat desentralisasi fiskal