University of Bangka Belitung Repository
Not a member yet
    8735 research outputs found

    Struktur komunitas dan status konservasi ikan hasil tangkapan dengan alat tangkap sero di Desa Tanjung Binga Kabupaten Belitung

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi jenis, keanekaragaman, keseragaman dan dominansi serta status konservasi ikan hasil tangkapan dengan alat tangkap Sero. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2024 di Pantai Secupak Desa Tanjung Binga, Kabupaten Belitung. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, pada 3 alat tangkap sero. Komposisi jenis ikan per stasiun tertinggi di Stasiun 1 dengan nilai sebesar 8,73% terdiri dari Selar crumenophthalmus, Sardinella albella, dan Apogonichthyoides melas. Stasiun 2 dengan nilai 10,87% yaitu Selar crumenophthalmus dan Stasiun 3 dengan nilai sebesar 19,41% yaitu Siganus canaliculatus. Hasil penelitian komposisi jenis ikan secara keseluruhan yang tertangkap dengan Sero yaitu 2.257 individu yang terdiri dari 53 spesies. Komposisi jenis tertinggi yaitu Siganus canaliculatus dengan nilai sebesar 13,07% dan 295 individu. Sedangkan komposisi jenis ikan terendah dengan nilai 0,27% dan 6 individu, yaitu Echeneis naucrates dan Carangoides malabaricus. Keanekaragaman ikan yang didapatkan kategori Sedang, keseragaman ikan kategori Rendah dan dominasi kategori Rendah. Status konservasi ikan hasil tangkapan Sero yaitu kategori IUCN Redlist secara keseluruhan berada pada status LC (Least Concern) atau risiko rendah, DD (Data Deficient) atau data kurang dan NE (Not Evaluated) Tidak dievaluasi. Berdasarkan CITES seluruh jenis ikan berada pada status NE (Not Evaluated) atau Tidak Dievaluasi dan Menurut Permen KP No 1 Tahun 2021 seluruh jenis ikan berada pada status Tidak dievaluasi

    Pembuatan Paving Block Menggunakan Limbah Flue Gas Desulfurization Gypsum Sebagai Substitusi Sebagian Semen

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan limbah flue gas desulfurization gypsum sebagai substitusi sebagian semen untuk pembuatan paving block. Limbah ini merupakan limbah hasil dari proses pengolahan timah yaitu proses pengolahan gas buang dari timah sehingga didapatkan flue gas desulfurization gypsum. Flue gas desulfurization gypsum dikategorikan ke dalam limbah padat yang tidak terolah dan hanya menumpuk di dump pile pada Unit Metalurgi Muntok, Kabupaten Bangka Barat. Penelitian mengenai limbah flue gas desulfurization gypsum agar bisa diterapkan reuse dan recycle yaitu dengan menjadikannya sebagai substitusi sebagian semen. Penelitian ini menggunakan komposisi limbah flue gas desulfurization gypsum sebesar 0%, 35%, 40%. 45%, dan 50% dari berat semen. Ukuran benda uji yaitu 20 cm x 10 cm x 6 cm dengan nilai fas 0,4 dimana pembuatan paving block menggunakan cetakan konvensional dengan jumlah sampel sebanyak 75 buah. Hasil penelitian berdasarkan SNI 03-0691-1996 menunjukkan penggunaan limbah flue gas desulfurization gypsum maksimum yaitu pada persentase campuran sebesar 35% dengan hasil pengujian daya serap air rata-rata sebesar 8,750% yang masih berada pada kategori mutu D dan hasil pengujian kuat tekan rata-rata sebesar 8,622 MPa yang masih berada pada kategori mutu D

    Studi Etnobotani Tanaman Nanas (Ananas comosus (L.) Merr.) Oleh Masyarakat di Desa Bikang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan

    No full text
    Nanas (Ananas comosus (L.) Merr) merupakan tanaman buah-buahan yang banyak dibudidayakan di daerah tropis dan subtropis, khususnya di Desa Bikang Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan. Pemanfaatan buah nanas oleh masyarakat sudah dilakukan secara turun temurun yang dikenal dengan nama local nanas bikang yang dianggap memiliki keunikan dan kekhasan oleh masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasikan pengetahuan botani local serta upaya pengelolaan dan pemanfaatan nanas bikang (A. comosus) yang dilakukan masyarakat di Desa Bikang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan etnobotani melalui observasi dan wawancara mendalam kepada 35 informan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif dengan mentabulasi data penelitian untuk menjelaskan pemanfaatan dan pengelolaan A. comosus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 44% informan berprofesi sebagai petani nanas, 37% petani sekaligus pedagang dan 19% petani sekaligus penambang timah. Masyarakat memanfaatkan A. comosus bagian batang, daun, dan buahnya. Fungsi sebagai obat ditujukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh, menurunkan kolesterol dan mengurangi peradangan dalam tubuh. Penggunaan A. comosus dibuat dalam bentuk sirup, kue, selai atau dikonsumsi langsung

    Evaluasi kesesuaian lahan untuk tanaman lada (Piper nigrum L.) di Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka

    No full text
    Tanaman lada merupakan salah satu tanaman unggulan dan memiliki produksi tertinggi di Kecamatan Mendo Barat pada tahun 2021 namun, terjadi penurunan pada tahun 2022 dan 2023. Pengembangan tanaman lada dapat dilakukan dengan cara memanfaatkan lahan kering yang luas di Kecamatan Mendo Barat. Perlu dilakukan evaluasi kesesuaian lahan agar lahan yang dikaji sesuai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelas dan sebaran kesesuaian lahan aktual dan potensial pada tingkat ordo, kelas dan subkelas di Kecamatan Mendo Barat untuk budidaya tanaman lada serta mengetahui rekomendasi perbaikan lahannya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai September 2023 di Kecamatan Mendo Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan teknik composite sampling. Pengolahan data dengan cara sistem pencocokkan (matching). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas kesesuaian lahan aktual tanaman lada di Kecamatan Mendo Barat, yaitu S3. Lahan seluas 811,3 ha termasuk S3-na, kemudian lahan seluas 18.948,1 ha termasuk S3-oa, lahan seluas 4.757,1 ha termasuk S3-oana, lahan seluas 1.429,0 ha termasuk S3-rceh dan lahan seluas 1.585,6 ha termasuk S3-rcnaeh. Kelas kesesuaian lahan potensial tanaman lada di Kecamatan Mendo Barat, yaitu S2. Lahan seluas 811,3 ha termasuk S2-wa dan lahan seluas 26.719,8 ha termasuk S2-warc. Rekomendasi perbaikan lahan yang diberikan untuk faktor pembatas yang memiliki kelas lebih rendah, yaitu N-Total dan K2O dengan pemupukan anorganik dan organik, kedalaman efektif dengan membongkar lapisan penghambat, drainase tanah dengan penambahan bahan organik dan kemiringan lereng dengan pembuatan terasasering

    Analisis CPUE dan faktor produksi hasil tangkapan ikan bawal hitam (parastromateus niger) yang didaratkan di Pantai Batu Perahu

    No full text
    Pantai Batu Perahu merupakan salah satu tempat kegiatan perikanan yang ada di Kabupaten Bangka Selatan. Kegiatan perikanan tangkap di Pantai Batu Perahu memerlukan faktor-faktor produksi untuk menghasilkan tangkapan Ikan Bawal Hitam yang optimal dengan menggunakan alat tangkap jaring insang hanyut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai CPUE, menganalisis faktor-faktor produksi Ikan Bawal Hitam, menganalisis konstruksi alat tangkap dan mengetahui daerah tangkapan Ikan Bawal Hitam yang didaratkan di Pantai Batu Perahu. Metode penelitian ini yaitu deskriptif dengan pengambilan sampel secara sampling jenuh. Analisis data yang digunakan yaitu analisis CPUE, uji asumsi klasik dan fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil penelitian menunjukkan nilai CPUE tertinggi sebesar 97,286 kg/trip pada bulan Februari. Hubungan CPUE dengan effort dalam persamaan Y = -0,3283x + 144,49 dengan R² sebesar 64,76%. Persamaan regresi yang diperoleh dapat dipersentasikan dalam model fungsi produksi Cobb-Douglas yaitu Ln Y = -3,928 + 0,206 Ln X3 + 0,506 Ln X4 + 0,815 Ln X5. Faktor yang berpengaruh nyata terhadap produksi hasil tangkapan Ikan Bawal Hitam yaitu ukuran kapal (X3), banyak BBM (X4) dan panjang jaring (X5). Konstruksi alat tangkap yang digunakan nelayan terdiri dari tali ris atas, badan jaring, pemberat, pelampung jaring, pelampung tambahan dan pelampung tanda. Daerah penangkapan Ikan Bawal Hitam yang didaratkan di Pantai Batu Perahu berada di WPPNRI 711 yaitu di daerah sekitar Pulau Dapur, Labun, Tikung dan Karang Yanto

    Yurisdiksi negara dalam asas resiprositas hukum diplomatik tentang pengibaran rainbow flag di Kedutaan Besar Inggris di Indonesia

    No full text
    Dalam hukum internasional terdapat asas timbal balik atau asas resiprositas, asas ini menyatakan bahwa jika suatu negara menginginkan suatu perlakuan yang baik dari negara lain, maka negara tersebut juga harus memberikan perlakuan yang sama kepada negara lain tersebut. bagaimana jika gedung perwakilan asing melakukan kegiatan yang sah bagi yurisdiksi dan norma yang dianut oleh negara pengirim namun tindakan tersebut dianggap tidak menghormati yurisdiksi dan norma yang dianut oleh negara penerima. Sehingga, bagaimana yurisdiksi negara dalam asas resiprositas hukum diplomatik tentang pengibaran rainbow flag di kedutaan besar Inggris di Indonesia, dan bagaimana pengaturan asas resiprositas dalam hukum diplomatik tentang pengibaran rainbow flag di kedutaan besar Inggris di Indonesia. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian yuridis normatif dengan melakukan penelitian terhadap bahan sekunder atau bahan pustaka yang diolah menjadi satu kesimpulan terhadap yurisdiksi negara dalam hukum diplomatik dan pengaturan asas resiprositas terkait pengibaran rainbow flag di kedutaan besar Inggris di Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian, jika perwakilan diplomatik melakukan pelanggaran atau bertentangan dengan Vienna Convention On Diplomatic relation 1961 (VCDR 1961) dan norma hukum negara penerima sehingga menimbulkan kekacauan dan sikap tidak menghargai negara penerima seperti yang dilakukan oleh Kedutaan Besar Inggris di Indonesia yang mengibarkan rainbow flag di wilayah gedung perwakilan mereka, maka berdasarkan Undang-Undang Nomor 37 tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri menyatakan jika terjadi penyimpangan dan permasalahan dalam politik luar negeri atau hubungan diplomatik maka Presiden dapat melimpahkan kepada Menteri Luar Negeri untuk mengambil langkahlangkah yang dianggap perlu, sehingga berkenaan dengan permasalahan ini Menteri Luar Negeri berperan untuk mengambil langkah penyelesaian permasalahan dengan upaya damai melalui perundingan yang berlandaskan asas resiprositas

    Pengaruh Price, Process, dan Physical Evidence terhadap Kepuasan Konsumen pada Zik Makeup di Kecamatan Jebus Bangka Barat

    No full text
    Penelitian ini di latar belakangi oleh kurangnya para MUA dengan pengelolaan jasa menggunkan bauran pemasaran atau marketing mix yang dilakukan oleh beberapa MUA salah satunya di ZIK Makeup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menegtahui tentang pengaruh price,process, dan physical evidence terhadap kepuasan konsumen pada ZIK Makeup di Kecamatan Jebus Bangka Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sample sebanyak 65 responden, sedangkan teknik pengambilan sample dengan teknik sample jenuh. Model analisis yang digunakan adalah analisis linear berganda dengan uji t,uji f, dan R2 Hasil penelitian ini menunjukkan price,process,dan physical evidence secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen pada ZIK Makeup di Kecamatan Jebus Bangka Barat. Sedangkan uji secara simultan diketahui price,process,da physical evidence secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen pada ZIK Makeup di Kecamatan Jebus Bangka Barat

    Analisis Kebisingan Akibat Lalu Lintas Pada Ruas Jalan Sudirman di Kota Pangkalpinang

    No full text
    Jalan Sudirman Kota Pangkalpinang merupakan jalan kolektor primer I, yakni jalan yang menghubungkan ibu kota provinsi dengan ibu kota kabupaten sehingga melayani lalu lintas yang cukup padat. Akibat adanya lalu lintas yang cukup padat tersebut menimbulkan kebisingan lalu lintas yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat sekitar. Kebisingan merupakan bunyi yang tidak diinginkan dari usaha atau kegiatan dalam tingkat dan waktu tertentu yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan manusia dan kenyamanan lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebisingan yang terjadi akibat lalu lintas, dan menentukan pemodelan matematis tingkat kebisingan akibat lalu lintas dengan volume dan kecepatan kendaraan pada ruas Jalan Sudirman di Kota Pangkalpinang. Penelitian ini dilakukan pada 4 segmen di ruas Jalan Sudirman Kota Pangkalpinang, dengan menggunakan metode penelitian yaitu pengumpulan data primer (observasi) dan data sekunder, serta analisis regresi linier berganda dengan bantuan Software SPSS (Statistical Package of the Social Sciences). Dari hasil analisa diperoleh, bahwa tingkat kebisingan yang terjadi pada ruas Jalan Sudirman Kota Pangkalpinang melewati ambang batas yang telah ditetapkan pemerintah berdasarkan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 48 Tahun 1996 tentang Baku Tingkat Kebisingan, dengan tingkat kebisingan Segmen I sebesar 82 dB, tingkat kebisingan Segmen II dan Segmen III sebesar 84 dB, dan tingkat kebisingan Segmen IV sebesar 83 dB, serta ada 8 model tingkat kebisingan yang dihasilkan pada ruas Jalan Sudirman Kota Pangkalpinang

    Pengaruh variasi beban terhadap kinerja gas turbine generator PLTG PT. Pusri Palembang

    No full text
    Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) dikenal dengan turbin gas menghasilkan listrik dengan menggunakan gas alam sebagai bahan bakar utama. PLTG bisa menjadi solusi yang efisien dan fleksibel dalam memenuhi kebutuhan energi listrik. Tujuan penelitian ini untuk melakukan pengujian kinerja turbin gas dengan memberikan variasi beban terhadap performa Gas Turbine Generator (GTG) dan beban kerja yang mempunyai efisiensi tertinggi, sehingga akan diketahui performa GTG dengan mengetahui heat rate terendah, specific fuel consumption (SFC) terendah, dan efisiensi siklus tertinggi berguna untuk rekomendasi dalam memilih beban kerja yang efisien. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental (pengujian) dan kajian literatur. Variasi beban pengujian adalah 4,28 MW, 6,00 MW, 8,01 MW, dan 10,00 MW. Hasil pengujian pada Gas Turbine Generator (GTG) 4006-J di PT Pupuk Sriwidjaja Palembang menunjukkan bahwa efisiensi siklus meningkat seiring dengan peningkatan beban, disertai dengan penurunan specific fuel consumption dan heat rate. Efisiensi tertinggi pada beban 10,00 MW dengan efisiensi siklus sebesar 29,32 %, specific fuel consumption (SFC) sebesar 0,276 kg/kwh, dan heat rate sebesar 3263,25 kcal/kwh. Performa GTG 4006-J semakin efisien pada variasi beban yang lebih tinggi (10,00 MW)

    Analisis Usahatani Sayuran Pada Kelompok Wanita Tani Asparagus Di Desa Lubuk Pabrik Kecamatan Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah

    No full text
    Desa Lubuk Pabrik merupakan desa yang masyarakat didominasi sebagai petani dengan jumlah sebanyak 1.570 jiwa. Karena didominasi pekerjaan sebagai petani maka dari itulah dibentuk kelompok tani sehingga pertanian di Desa Lubuk Pabrik lebih terarah. Salah satu kelompok tani yang ada di Desa Lubuk pabrik adalah KWT Asparagus. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kegiatan usahatani dan menganalisis pendapat dari kegiatan usahatani sayuran sawi, kangkung, dan bayam yang dilakukan oleh Kelompok Wanita Tani Asparagus Di Desa Lubuk Pabrik Kecamatan Lubuk Besar. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif, biaya usahatani, penerimaan usahatani dan pendapatan usahatani. Hasil penelitian pendapatan dari usahatani sayuran sawi, kangkung dan bayam yang diterima oleh KWT Asparagus, yaitu (1) untuk sayuran sawi sebesar Rp. 1.420.780 per luas garapan per satu kali musim tanam (2) untuk sayuran kangkung sebesar Rp. 635.435 per luas garapan per satu kali musim tanam (3) dan untuk sayuran bayam sebesar Rp. 1.065.835 per luas garapan per satu kali musim tanam

    3,607

    full texts

    8,735

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    University of Bangka Belitung Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇