University of Bangka Belitung Repository
Not a member yet
8735 research outputs found
Sort by
Pengaruh Ukuran Perusahaan dan Profitabilitas dengan Kebijakan Dividen sebagai Variabel Intervening Terhadap Nilai Perusahaan Sektor Teknologi
Perubahan yang terus mengalami keberlanjutan hingga saat ini membuat dunia masuk ke dalam zaman di era digitalisasi teknologi yang moderen. Kemajuan digitalisasi teknologi memiliki peran pada perusahaan yang ada di Indonesia. Pertumbuhan perusahaan sektor teknologi di Indonesia terus mengalami kepesatan yang signifikan. Perusahaan sebagai entitas ekonomi memiliki tujuan untuk meningkatkan nilai perusahaannya guna mendapatkan modal tambahan dari investor, dan investor bersedia menempatkan modalnya pada perusahaan yang dianggap baik.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji terkait pengaruh langsung maupun tidak langsung diantara ukuran perusahaan, profitabilitas, dan kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan, serta menempatkan kebijakan dividen sebagai variabel intervening pada perusahaan sektor teknologi di Bursa Efek Indonesia Tahun 2015-2022. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan purposive sampling. Jumlah sampel yang diperoleh berdasarkan kriteria unbalanced yakni 31. Metode analisis data yang digunakan adalah path analysis.
Hasil temuan pada penelitian ini menunjukkan bahwa, ukuran perusahaan tidak mempengaruhi kebijakan dividen secara signifikan positif. Sedangkan profitabilitas mempengaruhi kebijakan dividen secara signifikan positif. Ukuran perusahaan dan profitabilitas tidak mempunyai pengaruh terhadap nilai perusahaan secara signifikan positif. Namun, kebijakan dividen mempengaruhi nilai perusahaan secara signifikan positif. Kebijakan dividen mampu mempengaruhi secara tidak langsung ukuran perusahaan dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan
Dasar pertimbangan hakim dalam penjatuhan pidana terhadap anak sebagai pelaku membujuk dan melakukan persetubuhan (studi kasus putusan nomor 00/PID.SUS-Anak/2022/PTBBL)
Dasar pertimbangan hakim Putusan Nomor 00/PID.SUS-ANAK/2022/PT BBL dalam penjatuhan pidana terhadap pelaku merupakan pidana kurang dari separuh ancaman pidana,pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap anak sebagai pelaku disusun berdasarkan pertimbangan yuridis maupun nonyuridis memuat fakta-fakta yuridis dalam persidangan, sedang secara nonyuridis dilihat dari bagaimana latar belakang terdakwa dan akibat dari perbuatan terdakwa. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim dalam penjatuhan pidana terhadap anak sebagai pelaku membujuk dan melakukan persetubuhan dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pertimbangan hakim dalam penjatuhan pidana terhadap anak sebagai pelaku membujuk dan melakukan persetubuhan. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan kasus. Hasil dari penelitian ini dasar pertimbangan hakim dalam penjatuhan pidana secara yuridis bahwa putusan hakim dianggap bertentangan dengan Asas Legaitas dan secara nonyuridis akibat dari perbuatan pelaku menimbulkan trauma pada diri korban, bahkan kerugian pada korban. Faktor yang mempengaruhi menurut penegak hukum dalam putusan 00/PID.SUS-Anak/2022/PT BBL kurang setuju apabila pidana dibebankan sepenuhnya kepada Anak. Jadi tidaklah sesuai jika pidananya tidak mencapai rasa keadilan seharusnya Penegak hukum berpegang teguh pada keputusan-keputusan yang diambil atas dasar penalaran dan perhitungan yang profesionalisme
Pengaruh leverage, kepemilikan manajerial dan kualitas audit terhadap kualitas laporan keuangan (studi pada perusahaan manufaktur sektor makanan dan minuman yang terdaftar di bursa efek indonesia tahun 2020-2022)
Pada umumnya hampir seluruh perusahaan di dunia ini memerlukan adanya laporan keuangan, karena para pengguna membutuhkan informasi yang berkualitas guna pengambilan keputusan. Kualitas laporan keuangan harus disajikan secara wajar yang sesuai dengan keadaan sebenarnya berdasarkan data dan fakta serta mengandung informasi yang tidak bias. Khususnya, pada perusahaan manufaktur sektor makanan dan minuman yang sering terdapat permasalahan akan kualitas laporan keuangannya karena adanya rekayasa dalam laporan keuangan perusahaannya. Hal ini akan dapat berdampak pada leverage (penggunaan hutang perusahaan), kepemilikan manajerial (manajeman yang memiliki saham di perusahaan) dan kualitas audit (laporan keuangan yang diaudit oleh auditor big four). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Leverage, Kepemilikan Manajerial dan Kualitas Audit terhadap Kualitas Laporan Keuangan pada Perusahaan Manufaktur sektor Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2020-2022. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Perusahaan Manufaktur sektor Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2020-2022. Sampel yang gunakan pada penelitian ini didasarkan pada teknik purposive sampling yang sebanyak 24 Perusahaan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan teknik analisis uji model regresi data panel, uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik dan uji hipotesis dengan menggunakan alat analisis yaitu Eviews ver 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial leverage berpengaruh negatif signifkan terhadap kualitas laporan keuangan. Kepemilikan manajerial berpengaruh negatif signifkan terhadap kualitas laporan keuangan. Dan kualitas audit berpengaruh negatif signifkan terhadap kualitas laporan keuangan
Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi niat penggunaan sistem pembayaran cashless (shopeepay) pada aplikasi shopee (studi kasus Mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bangka Belitung)
Perkembangan era industri 4.0 menunjukkan teknologi yang semakin berkembang dan maju. Hal tersebut sangat mempengaruhi kehidupan seseorang. Salah satu perubahan yang dapat dilihat yaitu terjadi pada sistem pembayaran yang semula menggunakan sistem pembayaran tunai, kini sebagian masyarakat mulai menggunakan sistem pembayaran non tunai yang dinilai lebih efisien dan ekonomis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis apakah perceived ease of use, perceived usefulness, dan promosi cashback berpengaruh terhadap niat penggunaan sistiem pembayaran cashless (ShopeePay) pada aplikasi Shopee. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh mahasiswa aktif Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bangka Belitung. Sampel pada penelitian ini didasarkan pada teknik purposive sampling sehingga dengan jumlah 208 mahasiswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perceived ease of use, perceived usefullnes, promosi cashback masing-masing berpengaruh positif terhadap niat penggunaan sistem pembayaran cashless (shopeepay) pada aplikasi shopee
Pelaksanaan pembinaan warga binaan residivis di lembaga pemasyarakatan kelas IIB Bukit Semut Sungailiat
Pembinaan merupakan kegiatan yang diselenggarakan untuk meningkatkan kualitas kepribadian dan kemandirian warga binaan. Pembinaan tersebut dapat ditujukan supaya warga binaan menyadari kesalahan, memperbaiki diri, dan tidak mengulangi tindak pidana kembali. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan pembinaan warga binaan residivis di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bukit Semut Sungailiat serta untuk mengetahui dan menganalisis hambatan pelaksanaan pembinaan warga binaan residivis di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bukit Semut Sungailiat. Jenis penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan mengunakan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian membuktikan bahwa: pertama, pelaksanaan pembinaan warga binaan residivis di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bukit Semut Sungailiat tidak ada perbedaan pembinaan dari warga binaan residivis dengan warga binaan lainnya. Pelaksanaan pembinaan kepribadian dan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bukit Semut Sungailiat masih belum efektif dalam memberikan perubahan sikap dan perilaku warga binaan (reformasi). Kedua, hambatan yang berpengaruh dalam pelaksanaan pembinaan warga binaan residivis di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bukit Semut Sungailiat ialah disebabkan oleh pendanaan, sumber daya, dan kurangnya fasilitas pembinaan
Pengaruh konsentrasi kitosan terhadap karakteristik bioplastik dari selulosa batang pisang dengan plasticizer gliserol
Keterbatasan bahan baku, tidak ramah lingkungan dan lamanya penguraian menjadi permasalahan plastik konvensional. Salah satu alternatif pengganti plastik konvensional yaitu bioplastik. Selulosa merupakan salah satu bahan alam yang dapat digunakan sebagai bahan baku bioplastik. Bioplastik berbahan hanya selulosa memiliki sifat mekanik yang kurang stabil dan bersifat kaku, sehingga diperlukan bahan tambahan seperti kitosan dan gliserol. Penelitian dilakukan untuk mengetahui kandungan dan gugus fungsi selulosa batang pisang serta pengaruh konsentrasi kitosan terhadap ketebalan, sifat mekanik, dan laju degradasi bioplastik berbasis selulosa batang pisang, kitosan, dan gliserol. Sintesis bioplastik dilakukan dengan memvariasikan kitosan sebanyak 1%, 2%, 3%, dan 4%. Hasil penelitian menunjukkan kandungan selulosa batang pisang sebesar 93% dengan gugus fungsi -OH, -CH, dan -CO. Penambahan konsentrasi kitosan mempengaruhi ketebalan, kuat tarik, elongasi, dan laju degradasi. Konsentrasi kitosan yang tinggi mengakibatkan nilai ketebalan dan elongasi menurun. Sedangkan nilai kuat tarik dan laju degradasi meningkat seiring dengan meningkatnya konsentrasi kitosan
Pengaruh Frekuensi Penyiraman terhadap Pertumbuhan Tanaman Hoya coronaria Blume Berbunga Merah
Hoya coronaria merupakan tanaman hias yang berpotensi karena memiliki nilai ekonomis tinggi. Budidaya tanaman H. coronaria sebagai tanaman hias belum banyak dilakukan dan belum ada penelitian mengenai kebutuhan air tanaman H. coronaria. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh frekuensi penyiraman terhadap pertumbuhan dan perkembangan serta adaptasi fisiologis tanaman H. coronaria. Hoya ditanam di polibag dengan media tanam kokopit dan akar pakis (1:5) dirawat di bawah naungan plastik UV dan paranet 70% selama 60 hari perlakuan. Perlakuan yang diberikan adalah penyiraman sehari sekali, dua hari sekali, tiga hari sekali, empat hari sekali, dan lima hari sekali. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan nyata pada lima parameter, yaitu rata-rata bobot basah akar pada tanaman kontrol (disiram 1 hari sekali) yaitu 18,88 g berbeda nyata dengan perlakuan penyiraman 5 hari sekali yaitu 35,22 g. Rata-rata diameter tangkai daun pada tanaman kontrol yaitu 2,21 mm berbeda nyata dengan perlakuan penyiraman 2 hari sekali yaitu 2,58 mm. Rata-rata luas daun pada perlakuan penyiraman 4 hari sekali yaitu 15,92cm2 berbeda nyata dengan perlakuan penyiraman 5 hari sekali yaitu 23,72 cm2. Rata-rata kandungan klorofil total pada tanaman kontrol 3,32 mg/L berbeda nyata dengan perlakuan penyiraman 3 hari sekali 0,99 mg/L. Rata-rata kandungan prolin pada perlakuan penyiraman 3 hari sekali dan 4 hari sekali yaitu 0,04 µ mol/g berbeda nyata dengan tanaman kontrol yaitu 0,12 µ mol/g. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa frekuensi penyiraman yang paling optimal untuk pertumbuhan H. coronaria adalah penyiraman 4 hari sekali
Analisis sosialisasi sex education oleh pengasuh pada anak di panti asuhan Aisyiyah Kota Pangkalpinang
Panti Asuhan Aisyiyah merupakan panti asuhan yang ada di Kota Pangkalpinang yang berperan khusus untuk menampung anak-anak perempuan. Anak-anak di Panti Asuhan Aisyiyah adalah anak-anak yang dititipkan oleh keluarga dengan berbagai alasan. Hal ini tentunya mengakibatkan anak kehilangan momen untuk mendapatkan perhatian dan kesempatan pendidikan yang ideal yang seharusnya dilakukan oleh orang tua. Peran-peran pendidik itu diambil alih oleh para pengasuh Panti Asuhan Aisyiyah yang mungkin saja tidak mampu seutuhnya memberikan waktu dan perhatian terhadap tumbuh kembang anak-anak di panti asuhan.
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dampak positif dari sosialisasi sex education terhadap perilaku seksual anak di Panti Asuhan Aisyiyah Kota Pangkalpinang. Pendidikan seks penting diberikan kepada anak bertujuan untuk menerangkan tentang aspek anatomis dan biologis, aspek psikologis dan moral, serta mencegah anak dari pelecehan seksual.Untuk menganalisis data peneliti menggunakan teori tahap perkembengan manusia dari George Herbert Mead. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan pada penelitian ini sebanyak delapan belas orang.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi yang diberikan oleh pengasuh kepada anak-anak dapat dilihat melalui cara, peran, media, dan nilai. Dampak positif sosisalisasi sex education pada anak di Panti Asuhan Aisyiyah yaitu anak memiliki pengetahuan tentang sex education, anak memahami pentingnya menjaga organ reproduksi, dan terhindar dari kekerasan atau pelecehan seksual
Respon pertumbuhan dan produksi tanaman melon (Cucumis melo L.) terhadap pemupukan N, P, dan K berimbang pada media tanam tanah oxisol
Defisiensi hara fosfor dan kalium merupakan faktor pembatas tanah oxisol sebagai media tanam sehingga diperlukan penerapan pemupukan berimbang untuk mengoptimalkan hasil pertumbuhan dan produksi tanaman melon. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui komposisi dosis pupuk N, P, dan K yang seimbang bagi pertumbuhan dan produksi tanaman melon pada media tanam tanah oxisol. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) tunggal dengan 5 taraf perlakuan yaitu D0= (Urea 2g/polybag, SP-36 1g/polybag, KCl 3g/polybag), D1= (Urea 7g/polybag, SP-36 1g/polybag, KCl 3g/polybag), D2= (Urea 2g/polybag, SP-36 6g/polybag, KCl 3g/polybag), D3= (Urea 2g/polybag, SP36 1g/polybag, KCl 8g/polybag), dan D4= (Urea 7g/polybag, SP-36 6g/polybag, KCl 8g/polybag). Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan analisis varian (ANOVA) dengan tingkat kepercayaan 95% dan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi dosis pupuk N, P, dan K berpengaruh nyata terhadap peubah diameter batang, jumlah daun, dan berat kering daun, namun tidak berpengaruh nyata terhadap peubah hasil tanaman. Komposisi dosis pupuk Urea 2g/polybag, SP-36 6g/polybag, dan KCl 3g/polybag menghasilkan pertumbuhan tanaman melon terbaik
Pengaruh Penambahan Abu Daun Bambu terhadap Kuat Geser dan Penurunan Konsolidasi Tanah Lempung
Tanah lempung dalam bidang teknik sipil dikategorikan sebagai tanah yang memiliki daya dukung yang buruk. Oleh karena itu, perlu dilakukan stabilisasi tanah untuk meningkatkan daya dukungnya. Abu daun bambu adalah salah satu bahan alternatif yang bisa digunakan sebagai bahan stabilisasi tanah. Kandungan silika yang terdapat dalam abu daun bambu bersifat mengikat dan mudah meyerap air. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk menganalisis pengaruh penambahan abu daun bambu sebagai bahan tambah terhadap kuat geser dan penurunan konsolidasi tanah lempung, serta mengetahui komposisi campuran abu daun bambu yang digunakan untuk mencapai kekuatan kuat geser maksimum dan meminimalisir penurunan konsolidasi. Dalam penelitian ini terdapat 39 sampel benda uji, meliputi pengujian kadar air, analisis saringan, berat jenis, batas-batas Atterberg, pemadatan, kuat geser, dan penurunan konsolidasi tanah. Bahan stabilisasi yang digunakan yaitu abu daun bambu dengan variasi penambahan 5%, 10%, dan 15%. Dari hasil pengujian kuat geser, didapatkan nilai kuat geser tanah lempung mengalami peningkatan. Pada tanah lempung asli didapat nilai kuat geser sebesar 28,487 kN/m2, kemudian setelah dicampurkan abu daun bambu dengan variasi 5%, 10% dan 15% masing-masing mendapatkan nilai kuat geser tanah sebesar 40,788 kN/m2, 46,616 kN/m2 dan 51,795 kN/m2. Pada pengujian konsolidasi menunjukkan nilai penurunan konsolidasi tanah semakin menurun. Nilai penurunan konsolidasi pada tanah lempung asli diperoleh sebesar 1,538cm, kemudian setelah dicampurkan abu daun bambu dengan variasi 5%, 10% dan 15% masing-masing mendapatkan nilai penurunan kosolidasi tanah sebesar 1,314cm, 1,284cm, dan 1,251cm. Persentase komposisi campuran abu daun bambu yang digunakan untuk mencapai kekuatan kuat geser maksimum diperoleh pada variasi penambahan 15%, mengalami peningkatan sebesar 81,820% terhadap nilai kuat geser tanah lempung asli. Pada penambahan 15% abu daun bambu dapat meminimalisir penurunan konsolidasi, mengalami penurunan sebesar 18,661 % terhadap nilai penurunan konsolidasi tanah lempung asli