University of Bangka Belitung Repository
Not a member yet
    8735 research outputs found

    Kinerja Reproduksi Seluang (Brevibora dorsiocellata) dengan Suplemetasi Vitamin E dalam Pakan

    No full text
    Ikan Seluang (Brevibora dorsiocellata) memiliki bercak hitam (Eyespot) pada sirip punggungnya dan memiliki warna yang menarik. Ikan ini merupakan salah satu ikan alam yang berpotensi sebagai ikan hias air tawar lokal dengan nilai jual cukup tinggi, sehingga perlu dilakukannya domestikasi. Pematangan gonad dengan upaya suplementasi vitamin E untuk perbaikan nutrisi pada pakan induk. Vitamin E adalah mikronutrien yang sangat penting dan berperan penting dalam pertumbuhan, reproduksi, dan kesehatan ikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas suplementasi vitamin E terhadap pematangan gonad dan mendapatkan dosis terbaik yang dapat diterapkan pada budidaya B. dorsiocellata. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2023 sampai dengan Januari 2024, di Hatchery Akuakultur dan Laboratorium Akuakultur, Fakultas Pertanian Perikanan dan Biologi, Universitas Bangka Belitung. Penelitian ini menggunakan 4 perlakuan dan 3 ulangan, yaitu kontrol tanpa suplementasi vitamin E (P1), suplementasi vitamin E 250 mg/kg pakan (P2), 375 mg/kg pakan (P3) dan 500 mg/kg pakan (P4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi vitamin E pada pakan memberikan hasil tertinggi pada P4 di akhir pengamatan dengan nilai Gonado Somatic Index (GSI) sebesar 4,94±0,23%, nilai Hepato Somatic Index (HSI) 4,12 ± 0,26% dan fekunditas 86 butir telur pada hari ke 30. Pertumbuhan panjang mutlak nilai tertinggi pada P3 dengan nilai 0,49±0,16 cm dan pertumbuhan bobot mutlak terdapat pada P2 dengan nilai 0,26±0,09 g. Kualitas air selama pemeliharaan pH 6,3-6,7, suhu 26-28 ˚C, dan DO 6,2-6,6 ppm. Suplementasi vitamin E dalam pakan dapat meningkatkan pematangan gonad pada ikan seluang

    Pemodelan Transpor Sedimen di Muara Kulong Baru Kabupaten Bangka Menggunakan Mike 21

    No full text
    Muara Kulong Baru mengalami sedimentasi yang sangat berpengaruh terhadap aktivitas di sekitar muara tersebut. Oleh karena itu, perlu dilakukan pemodelan transpor sedimen di Muara Kulong Baru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kondisi arus, gelombang, dan transpor sedimen serta menentukan perencanaan panjang dan tata letak bangunan pengendali sedimen. Data sekunder yang digunakan adalah peta geografi, data bathimetri, data pasang surut, data angin, dan data sedimen. Pemodelan transpor sedimen menggunakan MIKE 21. Hasil analisis menunjukkan bahwa terjadi pola arus dan gelombang yang sama baik pada musim barat maupun musim timur. Pergerakan arus dominan pada saat kondisi pasang terjadi dari arah barat laut menuju arah tenggara. Pada saat kondisi surut, pergerakan arus dominan terjadi dari arah tenggara menuju arah barat laut. Sedimentasi yang terjadi di Muara Kulong Baru diakibatkan oleh arah transpor sedimen yang sejajar dengan garis pantai. Perencanaan jetty dibuat dalam tiga skenario berdasarkan variasi panjang dan bentuk jetty yaitu alternatif 1 dengan panjang jetty sebesar 900 m dan 690 m tanpa tambahan lengkungan, alternatif 2 dengan panjang jetty 900 m dan 690 m dengan tambahan lengkungan pada kedua jetty, dan alternatif 3 dengan panjang jetty sebesar 900 m dan 345 m dengan tambahan lengkungan pada salah satu jetty. Hasil pemodelan pada zona A menunjukkan persentase selisih elevasi dasar rata-rata setelah adanya jetty selama 12 bulan pada alternatif 1 sebesar 23,177 %, pada alternatif 2 sebesar 12,586 %, dan pada alternatif 3 sebesar 37,591 %. Hasil pemodelan pada zona B menunjukkan persentase selisih elevasi dasar rata-rata setelah adanya jetty selama 12 bulan pada alternatif 1 sebesar 16,503 %, pada alternatif 2 sebesar 9,561 %, dan pada alternatif 3 sebesar 53,766 %. Indikator dalam menentukan skenario yang paling efektif dalam mengatasi sedimentasi adalah nilai persentase dari selisih elevasi dasar pada zona A dan zona B. Hasil pemodelan transpor sedimen yang paling baik dalam mengatasi sedimentasi yaitu pada alternatif 3 karena memiliki nilai persentase selisih rata-rata elevasi dasar yang paling besar pada kedua zona

    Analisis peningkatan performa panel surya dengan sistem pendingin evaporatif

    No full text
    Performa panel surya merupakan aspek penting dalam penerapan sistem pembangkit tenaga surya, dimana efisiensi konversi energi menjadi indikator utama. Berbagai faktor seperti intensitas cahaya, suhu, debu, kotoran, bayangan, dan degradasi material dapat mempengaruhi performa panel surya. Penelitian ini sendiri berfokus pada faktor suhu yang mempengaruhi performa panel surya dan menggunakan sistem pendingin evaporatif untuk mengurangi faktor suhu tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan performa panel surya menggunakan sistem pendingin evaporatif. Metode yang digunakan adalah dengan mengukur energi dan suhu pada panel surya dengan dan tanpa sistem pendingin, kemudian menghitung rata-rata suhu, energi, dan daya. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode analisis statistik. Berdasarkan uji Two Paired Sample T test, hasil penelitian menunjukkan bahwa panel surya dengan sistem pendingin menghasilkan energi yang lebih baik dibandingkan panel surya tanpa sistem pendingin dan menggunakan teori perhitungan estimasi selang sistem pendingin mampu menurunkan suhu panel surya mulau 3,08°C sampai dengan 4,34°C serta meningkatkan daya keluaran mulai 1,23 W sampai dengan 1,71 W dan prsentase kenaikan daya mulai 10,29 % sampai dengan 15,09 %. Dapat disimpulkan sistem pendingin evaporatif mampu meningkatkan performa panel surya dan disarankan untuk penelitian selanjutnya agar sistem pendingin panel surya dapat dikembangkan supaya pendingannya lebih merata ke seluruh permukaan panel surya serta menurunkan suhu mendekati 25°C untuk hasil performa yang lebih optimal

    Pengaruh tekanan pada kompor kompresi dengan bahan bakar minyak jelantah terhadap karakteristik api

    No full text
    Ketergantungan manusia terhadap penggunaan energi dalam beraktivitas saat ini semakin meningkat dikarenakan meningkatnya populasi manusia dan semakin banyak industri yang memerlukan energi. Oleh karenanya berbagai upaya telah dilakukan untuk mencari bahan bakar alternatif yang memiliki sifat dapat diperbaharui dan ramah lingkungan. Minyak goreng adalah minyak yang berasal dari lemak tumbuhan atau hewan yang dimurnikan dan berbentuk cair pada suhu kamar dan biasanya digunakan untuk menggoreng. Penggunaan minyak goreng yang secara berulang inilah yang menyebabkan terbentuknya minyak jelantah. Pemanfaatan minyak jelantah salah satunya dapat digunakan menjadi bahan bakar kompor. Kompor kompresi digunakan pada penelitian ini. Tekanan kompresi yang digunakan pada penelitian ini adalah 4-3,5 bar, 3,5-3 bar, dan 3-2,5 bar. Metode penelitian yang digunakan adalah kombinasi kajian eksperimental dan studi literatur. Bahan uji yang digunakan berupa minyak jelantah dengan volume 350 ml pada setiap pengujian. Hasil penelitian diperoleh waktu nyala api terbaik terjadi pada tekanan 3-2,5 bar dengan waktu 143 detik. Ketinggian nyala api terbaik terjadi pada tekanan 4-3,5 bar dengan ketinggian 3,9 cm. Warna nyala api terbaik terjadi pada tekanan 4-3,5 bar dengan warna nyala api merah kebiruan. Dari hasil penelitian diperoleh tekanan terbaik 4-3,5 bar karena ada 2 karakteristik api terbaik pada tekanan tersebut

    Rancang bangun aplikasi klasifikasi citra tingkat kesegaran daging ayam berbasis android

    No full text
    Kesegaran daging ayam memainkan peran penting dalam menentukan nilai gizi, cita rasa, dan keamanan bagi konsumen. Ketidakmampuan untuk secara cepat dan akurat menentukan kesegaran daging ayam dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius akibat konsumsi daging yang tidak segar. Teknik tradisional yang digunakan untuk menilai kesegaran daging, seperti pemeriksaan visual dan penciuman, sering kali subyektif dan kurang akurat, sehingga diperlukan metode yang lebih baik. Penelitian ini mengembangkan aplikasi berbasis Android yang memanfaatkan teknologi pengolahan citra dan machine learning dengan model MobileNetV2. Aplikasi ini dirancang untuk menguji kesegaran daging ayam secara real-time di lapangan, menggunakan arsitektur REST API, React Native, dan FAST API. Tiga pengujian dilakukan untuk mengevaluasi performa aplikasi: pertama, pengujian menggunakan empat jenis smartphone menunjukkan akurasi rata-rata 43%; kedua, pengujian terhadap data citra bukan daging ayam mentah menghasilkan akurasi 99%; ketiga, pengujian langsung di pasar terhadap daging ayam segar mencatatkan akurasi 80%. Kata kunci: MobileNetV2, Android, REST API, React Native, FastAP

    Evaluasi Kinerja Sistem Drainase Linggarjati Menggunakan Program EPA SWMM 5.1

    No full text
    Banjir merupakan bencana yang sering terjadi ketika musim hujan khususnya di saluran Linggarjati, Kota Pangkalpinang. Faktor penyebab terjadinya banjir salah satunya ialah menurunnya kapasitas saluran drainase. Penurunan kapasitas saluran dapat menyebabkan kelebihan limpasan air meluap ke daerah sekitarnya dan menyebabkan banjir. Oleh karena itu, upaya pencegahan banjir seperti mengidentifikasi genangan banjir akibat luapan saluran drainase perlu dilakukan. Akan tetapi, kegiatan tersebut tidak dapat dilakukan secara langsung, sehingga memerlukan proses simulasi menggunakan perangkat tertentu, seperti software SWMM (Storm Water Management Model) 5.1. Proses simulasi dimulai dengan memodelkan sistem drainase di lokasi penelitian menjadi beberapa objek, seperti Rain Gage, Subcatchment, Junction, Conduit, dan Outfall. Data pendukung yang diperlukan seperti data intensitas hujan jam-jaman, peta jenis penutup lahan, peta tata guna lahan, dan peta jenis tanah, serta data cross dan long section saluran drainase. Dari pengolahan data tersebut, dihasilkan model simulasi dengan 1 unit Rain Gage, 21 Subcatchment, 32 Junction, 46 Conduit, 6 Culvert, dan 32 Outfall. Model sistem drainase disimulasikan dengan skenario simulasi berupa kondisi eksisting. Hasil simulasi kondisi eksisting menunjukkan debit banjir sebesar 2,21 m3/s pada kala ulang 5 tahun dan 2,37 m3/s pada kala ulang 10 tahun yang mengakibatkan luapan pada 4 Junction, 19 Conduit, dan 6 Culvert. Hal ini menunjukkan bahwa kinerja saluran drainase tidak maksimal sehingga diperlukan penanganan khusus agar kinerja saluran bekerja secara maksimal

    Pengaruh Pengalaman Magang, Efikasi Diri, dan Motivasi Kerja terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa Universitas Bangka Belitung

    No full text
    Seiring pesatnya perkembangan komunikasi dan teknologi, kesiapan kerja mahasiswa menjadi kunci penting dalam memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif. Penelitian ini mengarah pada faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan kerja mahasiswa yaitu pengalaman magang, efikasi diri, dan motivasi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengalaman magang, efikasi diri, dan motivasi kerja terhadap kesiapan kerja mahasiswa Universitas Bangka Belitung. Pendekatan penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif kuantitatif dengan sampel mahasiswa angkatan 2020 Universitas Bangka Belitung sebanyak 193 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling dengan metode cluster sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pengalaman magang, efikasi diri, dan motivasi kerja, sedangkan variabel terikat yaitu kesiapan kerja. Metode analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian pengalaman magang dan efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja mahasiswa, sedangkan motivasi kerja berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kesiapan kerja pada mahasiswa angkatan 2020 Universitas Bangka Belitung. Hasil uji secara simultan pengalaman magang, efikasi diri, dan motivasi kerja secara bersamasama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja mahasiswa angkatan 2020 Universitas Bangka Belitung

    Pengaruh jumlah mata pisau pada mesin pencacah akar bajakah terhadap kapasitas produksi

    No full text
    Kekayaan alam yang dimiliki Indonesia sangat beragam,khususnya di kepulauan Bangka Belitung yang memiliki kekayaan tumbuhan herbal. Akar Bajakah (spatholobus littoralis hassk) merupakan salah satu tanaman yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat Bangka Belitung sebagai pengobatan tradisional, terutama pengobatan kanker payudara. Metode pengolahan akar bajakah dapat menggunakan sebuah mesin pencacah untuk menggubah akar tersebut menjadi serbuk teh dan kemudian dijadikan minuman obat. Meskipun begitu, banyak sekali faktor yang dapat mempengaruhi hasil cacahan akar bajakah, salah satunya adalah jumlah mata pisau pencacah. Jumlah mata pisau yang digunakan pada penelitian ini yaitu 21 mata pisau dan 24 mata pisau, sudut potong mata pisau adalah 30 derajat. Hasil penelitian menunjukan bahwa pencacah berjumlah 21 dan 24 mata pisau memiliki kapasitas produksi sebesar 10,39 kg/jam dan 10,41 kg/jam, secara berurutan. Dari hasil penelitian tersebut, jumlah mata pisau 24 tinggkat kapasitas produksi lebih baik dari jumlah mata pisau 21 meskipun perbedaan yang tidak signifikan

    Analisis Kontribusi Sektor Pariwisata dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Bangk Selatan Tahun 2018-2022

    No full text
    Penelitian yang berjudul Analisis Kontribusi Sektor Pariwisata Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Bangka Selatan Tahun 2018-2022 bertujuan untuk mengetahui apakah Kontribusi Sektor Pariwisata, dan Trend Pendapatan Sektor Pariwisata dapat memberikan dampak terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bangka Selatan. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Bangka Selatan dan Badan Keuangan Daerah Kabupaten Bangka Selatan dengan menggunakan time series selama lima tahun yaitu dari tahun 2018-2022. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian adalah analisis proporsionalitas dana analisis trend. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa kontribusi sektor pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bangka Selatan Tahun 2018-2022 selama kurun waktu 5 tahun yaitu dari dikategorikan sangat kurang, kurang dan Sedang. Hasil Analisis trend ini menunjukan bahwa trend Pendapatan Sektor Pariwisata Kabupaten Bangka Selatan termasuk trend positif

    A Pragmatic Analysis of Deixis in Durex Advertisement

    No full text
    This study aims to identify the types deixis by applying Levinson’s theory which is renowned into five types namely: person deixis (first, second, and third person deixis), time deixis, place deixis, social deixis, and discourse deixis. The object of this research is an advertisement entitled “That’s What She Wants” directed by Durex collaborated with VICE Asia because of the object sensitivity which leads to misinterpretation from audiences. The data were taken from the sentences in Durex advertisement. This research applied descriptive qualitative method to analyze deixis that contains in the Durex advertisement sentences. The result showed there are 20 data identified as deixis. Five deixis types are used in the sentences. The most frequently type of deixis used in the Durex advertisement sentences is discourse deixis. Meanwhile, time, place, and social deixis are the least frequently used. Furthermore, deixis also has its own functions, specifically, referential function of deixis refers to specific entities, place, or time, while identificational function of deixis identifies conversation participants, social function of deixis reflects power dynamics, and conversational function of deixis that used to signaling shifts in conversation. Additionally, deixis expressive function conveys emotion that related to the referents in the context. This study showed that there are only 4 functions of deixis used in the sentences, which are referential, identificational, social, and expressive function

    3,607

    full texts

    8,735

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    University of Bangka Belitung Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇