University of Bangka Belitung Repository
Not a member yet
8735 research outputs found
Sort by
Analisis Tingkat Kepuasan Pengguna Jalan Terhadap Kinerja Jalan Tanjung Api-Api
Jalan Tanjung Api-Api merupakan jalan nasional penghubung Kabupaten Banyuasin dengan Kota Palembang, memiliki panjang jalan 63 kilometer dan lebar jalan 7 meter. Jalan Tanjung Api-Api dilewati oleh banyak kendaraan berat, sehingga ditemukan kerusakan pada beberapa titik jalan. Oleh karena itu, dilakukan penelitian yang bertujuan menjelaskan karakteristik pengguna jalan, serta menganalisis hubungan tingkat kepuasan dan tingkat kepentingan pada kinerja Jalan Tanjung Api-Api. Karakteristik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, usia, jenis kelamin, jenis pekerjaan, tempat tinggal, jenis kendaraan, tujuan penggunaan jalan, dan tingkat keseringan penggunaan jalan. Penelitian ini menggunakan data primer (data penilaian dan tanggapan pengguna Jalan Tanjung Api-Api) dan data sekunder (data jumlah penumpang Pelabuhan Tanjung Api-Api tahun 2022 dari Dinas Perhubungan Sumatera Selatan dan BPTD Sumatera Selatan, dan data STA geometri Tanjung Api-Api dari B2PJN Sumatera Selatan tahun 2021). Data primer penelitian ini menggunakan 400 responden dengan cara peneliti memberikan kuesioner kepada responden, kemudian diberikan kembali kepada peneliti untuk di analisis. Analisis yang digunakan yaitu metode IPA (Importance Performance Analysis). Hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat kepuasan dan tingkat kepentingan dengan memperhatikan aksesibilitas menuju Jalan Tanjung Api-Api, kesadaran berkendara, kondisi kendaraan, kondisi jalan, dan penanganan kerusakan jalan secara cepat. Nilai tingkat kepuasan dan nilai tingkat kepentingan secara berurutan diperoleh 3,46 dan 4,84
Pemanfaatan Hewan sebagai Obat Tradisional Masyarakat di Kawasan Taman Wisata Alam Gunung Permisan - Studi Etnozoologi
Kearifan lokal obat tradisional perlu didokumentasi dengan baik untuk generasi mendatang dan bisa diteliti lebih lanjut untuk dikembangkan dan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Hewan obat didapatkan dari lingkungan sekitar dan digunakan masyarakat TWA Gunung Permisan untuk menjaga kesehatan mereka. Penelitian ini bertujuan mendata jenis-jenis hewan obat, bagian tubuh hewan, cara penggunaan dan pengolahan hewan obat, serta jenis penyakit yang bisa diobati. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dengan metode purposive sampling (battra) dan snowball sampling (responden). Data disajikan secara deskriptif dalam bentuk tabulasi data. Hasil penelitian didapatkan 9 kelompok hewan yang terdiri dari 28 jenis hewan, 27 genus dan 27 famili. Jenis hewan obat paling banyak digunakan adalah ular sabak sebesar 22,2% dan kelompok hewan paling banyak digunakan adalah mamalia. Bagian seluruh tubuh yang paling banyak digunakan sebesar 34%. Cara penggunaan hewan obat paling banyak digunakan sebagai obat dalam sebanyak 68% dan cara pengolahannya yang paling banyak digunakan adalah dengan cara dimasak. Penyakit yang paling banyak disebutkan adalah penyakit kulit sebanyak 26,7%. Beberapa hewan merupakan hewan dilindungi berdasarkan CITES dan IUCN. Kearifan lokal mengenai pemanfaatan hewan sebagai obat masih digunakan oleh masyarakat TWA Gunung Permisan, namun diperkirakan mulai ditinggalkan karena masyarakat lebih nyaman menggunakan pengobatan modern
Kondisi kesehatan ekosistem lamun di pesisir Sijuk Pulau Belitung
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekayaan jenis lamun, menganalisis tutupan per jenis, menganalisis tutupan makroalga dan epifit dan menganalisis indeks kesehatan ekosistem lamun di Pesisir Sijuk Pulau Belitung. Penelitian ini dilakukan pada bulan September - Desember di Kecamatan Sijuk Pulau Belitung. Metode yang digunakan untuk penentuan titik stasiun adalah purposive sampling dan penentuan kondisi lamun menggunakan metode transek kuadrat di 3 stasiun yaitu Tanjung Binga, Tanjung Kelayang, Tanjung Tinggi. Jenis yang ditemukan berjumlah 7 jenis antara lain Enhalus acoroides (Ea), Thalassia hemprichii (Th),
Cymodocea rotundata (Cr), Halodule uninervis (Hu), Oseana Serrulata (Os), Syringodium isoetifolium (Si), Halophila ovalis (Ho). Tutupan lamun terendah di Tanjung Binga dan Tanjung Tinggi, serta tutupan kategori baik di Tanjung
Kelayang. Persentase tutupan makroalga dan epifit tertinggi di Tanjung Tinggi serta tutupan makroalga terendah di Tanjung Kelayang dan epifit terendah di Tanjung Bingak. Indeks Kesehatan Ekosistem Lamun di dapat 0.58-0,63 yang kategori baik
Analisis pengukuran kinerja, pengaruh perspektif keuangan, debitur, proses bisnis internal dan pertumbuhan dan pembelajaran terhadap kinerja serta strategi penyaluran kredit usaha rakyat dengan pendekatan balanced scorecard
Dapot Hamonangan Hutagalung, 3052221004, “Analisis Pengukuran Kinerja, Pengaruh Perspektif Keuangan, Debitur, Proses Bisnis Internal dan Pertumbuhan Pembelajaran terhadap Kinerja serta Strategi Penyaluran Kredit Usaha Rakyat dengan Pendekatan Balanced Scorecard.” Balanced Scorecard mengukur kinerja keseluruhan organisasi melalui empat perspektif: Keuangan, Pelanggan, Proses Bisnis Internal dan Pertumbuhan dan Pembelajaran. Penelitian ini mengukur kinerja penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan pendekatan Balanced Scorecard, kemudian menganalisis pengaruh keempat perspektif Balanced Scorecard terhadap kinerja. Objek penelitian ini adalah kantor cabang Bank Sumsel Babel yang ada di wilayah Babel. Data primer dan sekunder digunakan untuk mengumpulkan data penelitian. Data primer diperoleh melalui kuesioner dan data sekunder diperoleh melalui laporan keuangan Bank Sumsel Babel. Berdasarkan hasil analisis kinerja dan analisis pengaruh disimpulkan strategi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), dimana corporate strategy yang dapat diambil adalah Delay/Stability Strategy dengan business strategy yang diterapkan adalah competitive strategy dengan cost leadership yang kemudian dijabarkan ke dalam beberapa functional strategy
Analisis sistem penerangan ruang masjid jamik kota Pangkal Pinang
Masjid sebagai salah satu fasilitas umum bertujuan sebagai tempat ibadah umat muslim. Selain sebagai tempat untuk menjalankan kegiatan beribadah, masjid juga berfungsi sebagai tempat untuk menutut ilmu, pada beberapa kondisi masjid juga dapat berfungsi sebagai tempat sosial. Penerangan merupakan salah satu faktor penting dalam perancangan ruang. Ruang yang telah dirancang tidak dapat memenuhi fungsinya dengan baik apabila tidak disediakan akses pencahayaan. Penerangan di dalam ruang memungkinkan orang yang menempatinya dapat berkegiatan secara efektif. Penelitian dilakukan di bangunan Masjid Jamik kota Pangkal Pinang. penerangan yang terdapat pada ruang shalat masjid jamik sangatlah minim dengan rata-rata penerangan yang masih dibawah nilai stadar iluminasi penerangan. Nilai penerangan yang masih sangat jauh dari penerangan yang di anjurkan sebesar 200 Lux. Dalam penelitian ini dilakukan perhitungan dengan menggunakan beberapa rumus yang sudah dilakukan pada penelitian sebelumnya. Dari hasil perhitungan ini didapatkan nilai rata-rata iluminasi penerangan di area ruang imam sebesar 235 lux, area 1 sebesar 234 lux, area 2 sebesar 228 lux, area selasar kanan dan kiri 62 lux dan area selasar depan 62 lux. Adapun perhitungan biaya listrik yang didapatkan dari keselurahan penggunaan lampu listrik selama 12 jam yang digunakan dalam 30 hari lamanya sebesar Rp. 956,954.32. serta perhitungan nilai KHA (kuat hantar arus) yang bertujuan untuk menentukan jenis kabel yang akan digunakan, didapatkan kabel NYM 1.5 mm² yang mampu menahan arus sampai 14,5 A.
Kata Kunci: Masjid, Penerangan, Iluminas
Kemampuan Sonneratia alba dan Rhizophora apiculata dalam Mengakumulasi Logam Berat Pb, Cu di Pesisir Belo Laut Muntok Bangka Barat
Tumbuhan mangrove mempunyai kemampuan untuk menyerap logam berat baik itu logam berat esensial maupun non esensial. Logam berat yang masuk ke dalam jaringan mangrove, akan diserap oleh tumbuhan melalui akar. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui kemampuan akar dan daun mangrove Sonneratia alba dan Rhizophora apiculata dalam mengakumulasi logam berat Pb serta Cu di wilayah pesisir Mangrove Desa Belo Laut. Waktu dan tempat penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2023 di Pesisir Belo Laut Muntok Bangka Barat. Metode penelitian yang digunakan yaitu purposive sampling dan pengambilan sampel dilakukan pada 6 titik sampling. Metode analisis untuk mengukur konsentrasi logam berat Pb dan Cu pada sedimen, akar, dan daun mangrove menggunakan Inductively Coupled Plasma Mass Spectrometry (ICP-MS). Hasil analisis menunjukkan kemampuan Sonneratia alba dan Rhizophora apiculata dalam menyerap logam berat Pb dan Cu di akar kedua stasiun masuk ke dalam kategori rendah, dengan nilai rata-rata BCF logam berat Pb stasiun 1 yaitu 0.207 sedangkan stasiun 2 yaitu 0.380. Nilai rata-rata BCF logam berat Cu pada stasiun 1 yaitu 0.379 sedangkan stasiun 2 yaitu 0.713. Pada daun Sonneratia alba dan Rhizophora apiculata didapatkan nilai rata-rata BCF Pb stasiun 1 yaitu 0.176 sedangkan stasiun 2 yaitu 0.252. Nilai rata-rata BCF Cu pada daun stasiun 1 yaitu 1.123 dan stasiun 2 yaitu 1.270. Hasil menunjukkan kemampuan Sonneratia alba dan Rhizophora apiculata dalam menyerap logam berat Pb dan Cu pada pesisir Belo Laut Muntok Bangka Barat berdasarkan nilai rata-rata dikategorikan ke dalam akumulatif rendah
Pengaruh Pemberian Tepung Maggot (Hermetia illucens) terhadap Laju Pertumbuhan Benih Ikan Patin (Pangasianodon hypophthalmus)
Larva Black Soldier Fly (BSF) atau maggot dengan kandungan proteinnya yang tinggi adalah bahan baku alternatif sebagai sumber protein yang dapat digunakan sebagai pakan benih ikan patin ( Pangasinodon hypophthalmus ). Penelitian ini dilakukan selama 42 hari yang bertujuan untuk mengetahui laju pertumbuhan dan kelulushidupan benih ikan patin yang diberi pakan dengan tambahan tepung maggot dengan berbagai perlakuan yaitu. Perlakuan P1 pakan komersial 100%, perlakuan P2 yaitu 75% pakan komersial dan 25% tepung maggot, perlakuan P3 yaitu 50% pakan komersial dan 50% tepung maggot, perlakuan P4 yaitu 75% pakan komersial dan 25% tepung maggot dan perlakuan P5 yaitu 100% tepung maggot. Hasil pengamatan menunjukkan penambahan tepung maggot menghasilkan pertumbuhan bobot tertinggi pada perlakuan P3 sebesar 7,07 ± 2,11 g, pertumbuhan panjang tertinggi terdapat pada perlakuan P3 sebesar 9,50 ± 1 cm sedangkan laju pertumbuhan spesifik tertinggi terdapat pada perlakuan P3 sebesar 0,16 ± 0,04% untuk kelulushidupan benih ikan patin yang memberikan nilai tertinggi sebesar 100 % pada semua perlakuan
Pengaruh Harga Produk, Kualitas Produk, dan Desain Kemasan terhadap Keputusan Pembelian dengan Kepuasan Pelanggan sebagai Variabel Mediasi pada Produk UMKM SBS Snack di Kecamatan Mentok Kabupaten Bangka Barat
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Harga Produk, Kualitas Produk, dan Desain Kemasan terhadap Keputusan Pembelian dengan Kepuasan Pelanggan sebagai mediator pada produk UMKM SBS SNACK di Kecamatan Mentok Kabupaten Bangka Barat. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan populasi pelanggan UMKM SBS SNACK di Kecamatan Mentok Kabupaten Bangka Barat dan sampel sebanyak 200 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner/angket dan dianalisis dengan statistik deskriptif serta Partial Least Square (PLS) menggunakan software SmartPLS Versi 4.1.0.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Harga Produk, Kualitas Produk, dan Desain Kemasan memiliki pengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Selain itu, Harga Produk, Kualitas Produk, dan Desain Kemasan juga berpengaruh secara langsung terhadap Kepuasan Pelanggan. Keputusan Pembelian juga memiliki pengaruh signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan. Lebih lanjut, Harga Produk, Kualitas Produk, dan Desain Kemasan juga berpengaruh secara tidak langsung terhadap Kepuasan Pelanggan melalui Keputusan Pembelian
Pengaruh Risiko Bank terhadap Kinerja Keuangan Bank Umum Syariah di Indonesia Periode 2020-2022
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh risiko bank terhadap kinerja keuangan bank. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Capital Adequancy Ratio (CAR), Biaya Operasional Terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Non Performing Financing (NPF), dan Financing to Deposit Ratio (FDR). Variabel dependenya yaitu kinerja keuangan yang dipropoksikan dengan Return On Asset (ROA). Populasi dalam penelitian ini yaitu Bank Umum Syariah di Indonesia yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan tahun 2020-2022, dengan jumlah sampel sebanyak 12 Bank Umum Syariah, yaang di amati selama 3 tahun. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian dengan metode kuantitatif dan teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi data panel dengan perangkat program Eviews 9. Berdasarkan hasil regresi data panel dari penenlitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel independen (CAR, BOPO, NPF,dan FDR) berpengaruh positif signifikan terhadap variabel dependen (ROA). Secara parsial, CAR, NPF berpengaruh positif tidak signifikan terhadap ROA. Variabel BOPO berpengaruh positif dan signifikan terhadapa ROA. Variabel FDR berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap ROA. Uji koefisien determinasi (R2 ) variabel independen dalam model regresi mampu menjelaskan sebesar 83,23% terhadap variabel dependen, dan 16,77% dipengaruhi oleh faktor lain diluar variabel dalam penenlitian ini
Analisis Tingkat Kepuasan Pengguna Jasa Konstruksi Terhadap Kinerja Penyedia Jasa Konstruksi di Kota Pangkalpinang
Pembangunan konstruksi di Kota Pangkalpinang mengalami peningkatan. Hal ini juga berpengaruh terhadap kinerja penyedia dan pengguna jasa konstruksi di Kota Pangkalpinang. Oleh karena itu, perlu dilakukan kajian tingkat kepuasan pengguna jasa konstruksi terhadap kinerja penyedia jasa konstruksi di Kota Pangkalpinang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik serta menganalisis tingkat kepuasan pengguna jasa konstruksi di Kota Pangkalpinang. Data sekunder penelitian ini berupa data jumlah pengguna jasa konstruksi pada instansi teknis di Kota Pangkalpinang. Data primer berupa penilaian kinerja penyedia jasa melalui pengisian kuesioner. Indikator kinerja yang dinilai terdiri dari 5 aspek yaitu kualitas, kuantitas, waktu, biaya, dan layanan yang diuraikan ke dalam 34 variabel. Acuan penilaian kinerja penyedia jasa konstruksi berdasarkan Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2021, Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017, dan Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2020. Analisis data dilakukan menggunakan metode CSI (Customer Satisfaction Index) dan metode IPA (Importance Performance Analysis). Hasil analisis data menunjukkan bahwa karakteristik pengguna jasa konstruksi di Kota Pangkalpinang didominasi oleh jabatan PPK, dengan pengalaman mengelola proyek konstruksi lebih dari 50 paket kegiatan. Hasil analisis menggunakan metode CSI menunjukkan bahwa kinerja penyedia jasa sangat memuaskan dengan nilai sebesar 80,796%. Hasil analisis menggunakan metode IPA menunjukkan bahwa perlunya peningkatan kinerja penyedia jasa konstruksi dalam hal ketepatan waktu dalam menyelesaikan proyek konstruksi, kelengkapan peralatan APD untuk tenaga kerja, dan kelengkapan rambu-rambu K3 untuk pekerjaan konstruksi