University of Bangka Belitung Repository
Not a member yet
8735 research outputs found
Sort by
Distribusi Perjalanan Penumpang di Bandar Udara Depati Amir Menggunakan Metode Furness
Bandar Udara Depati Amir merupakan satu-satunya moda transportasi udara yang sangat penting di Pulau Bangka untuk memenuhi kebutuhan perjalanan antar Provinsi yang mengalami peningkatan jumlah penumpang. Oleh karena itu perlu dilakukan pemodelan distribusi perjalanan penumpang di Bandar Udara Depati Amir. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan karakteristik penumpang dan memodelkan distribusi perjalanan penumpang di masa 5 tahun mendatang di Bandar Udara Depati Amir. Metode yang digunakan untuk memodelkan distribusi perjalanan penumpang adalah metode Furness. Jumlah responden sebesar 400 orang yang tersebar di terminal keberangkatan dan kedatangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pelaku perjalanan dan karakteristik perjalanan pada terminal keberangkatan dan kedatangan penumpang di Bandar Udara Depati Amir Pangkalpinang yaitu penumpang yang berasal dari Bandar Udara Depati Amir didominasi oleh pekerja dengan persentase 59% dengan maksud perjalanan untuk kerja/bisnis dengan persentase 46% dan penumpang yang menuju ke Bandar Udara Depati Amir didominasi oleh pekerja dengan persentase 66% dengan maksud perjalanan untuk kerja/bisnis dengan persentase 63%. Hasil perhitungan distribusi perjalanan penumpang menggunakan metode Furness untuk masa 5 tahun yang akan datang didapatkan perjalanan terbanyak yaitu perjalanan dari zona 1 (Pangkalpinang) menuju zona 4 (Jakarta) sebanyak 91 perjalanan dan perjalanan dari zona 4 (Jakarta) menuju zona 1 (Pangkalpinang) sebanyak 102 perjalanan
Model Tarikan Pada Kawasan Terminal Penumpang Pelabuhan Pangkal Balam Kota Pangkalpinang
Pelabuhan Pangkal Balam merupakan salah satu pelabuhan yang ada di Kota Pangkalpinang, yang memiliki terminal penumpang dan terminal kargo barang.Oleh karena itu perlu dilakukan pemodelan tarikan pada kawasan terminal penumpang pelabuhan Pangkal Balam di Kota Pangkalpinang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalilsis karakteristik pergerakan yang mempengaruhi tarikan pada kawasan terminal penumpang pelabuhan Pangkalbalam dan memodelkan tarikan pergerakan pada kawasan terminal penumpang pelabuhan Pangkalbalam. Data Primer diperoleh dengan cara menyebarkan kuisioner kepada responden berdasarkan pertanyaan kuisioner yang telah disiapkan. Data sekunder dapat diperoleh dari instansi terkait yang ada di sekitar lokasi penelitian kawasan pelabuhan Pangkalbalam Kota Pangkal Pinang yang didapatkan untuk melengkapi kebutuhan data dalam penelitian. Data sekunder pada penelitian ini adalah Jumlah Penduduk Kota Pangkalpinang pada tiap kecamatan. Jumlah responden berasal dari populasi penduduk di pulau Bangka statistika sebanyak 400 orang yang diperoleh dari hasil rumus slovin. Metode yang digunakan yaitu metode analisis regresi linear berganda yang meliputi uji korelasi, uji t, uji f dan uji determinasi yang diolah menggunakan aplikasi SPSS versi 24. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah karakteristik pergerakan yang mempengaruhi tarikan pada kawasan terminal penumpang pelabuhan Pangkalbalam kota Pangkalpinang yaitu, penumpang Pelabuhan Pangkal Balam (X1), pendapatan (X2), jarak tempuh (X3), waktu tempuh (X4), jumlah kendaraan (X5), transportaasi yang digunakan (X6), kualitas pelayanan (X7), harga tiket (X8), kondisi dan luas lahan parkir (X9), kenyamanan ruang tunggu penumpang (X10), ketersediaan fasilitas (X11), aksesibiblitas (X12), waktu menunggu (X13), keamanan (X14). Model tarikan pada terminal penumpang Pelabuhan Pangkal Balam yang didapatkan dari penelitian ini yaitu Y = – 0,31 (Y) – 0,091 (X1) – 0,078 (X2) + 0,096 (X3) + 0,075 (X5) + 0,163 (X6) + 0,418 (X7) + 0,107 (X8) + 0,177 (X9) + 0,191 (X10) – 0,114 (X11) – 0,408 (X12) + 0,194 (X13) + 0,138 (X14). Nilai hasil uji f adalah 43,481 dan Nilai uji determinasi adalah 0,613 atau 61,3%
Uji daya hasil 10 varietas padi sawah di Desa Rias, Kabupaten Bangka Selatan
Varietas padi mempunyai potensi hasil dan daya adaptasi yang berbeda-beda. Upaya untuk mengetahui potensi hasil suatu varietas pada lokasi tertentu dapat dilakukan dengan uji daya hasil. Varietas yang memiliki daya hasil tinggi pada suatu daerah menunjukkan bahwa varietas tersebut mampu beradaptasi dengan baik.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hasil 10 varietas padi sawah dan menentukan varietas yang memiliki daya hasil dan produksi tertinggi di lahan sawah Desa Rias, Kabupaten Bangka Selatan. Penelitian dilaksanakan bulan Juli 2023 sampai Februari 2024. Tempat penelitian di Desa Rias, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penelitian menggunakan metode eksperimen, rancangan acak kelompok (RAK) dengan 4blok. Perlakuan terdiri dari 10 varietas padi sawah (Inpari 49, Inpari 42 Agritan, Inpari 32, Inpari 33, Ciherang, Padjajaran Agritan, Cakrabuana Agritan, Siliwangi Agritan, Mapan dan Bridantara). Data dianalisis menggunakan uji Fisher(ANOVA) dan duncan’s multiple range test (DMRT). Daya hasil 10 varietas padi sawah yang dibudidayakan di lahan persawahan Desa Rias yaitu berkisar antara2,20 ton/ha hingga 6,35 ton/ha. Varietas Padjajaran Agritan memiliki produksi tertinggi dibandingkan dengan varietas lainnya yaitu 6,35 ton/ha. Varietas yang direkomdasikan untuk ditanam di Desa Rias yaitu varietas Padjajaran Agritan, Cakrabuana Agritan dan Inpari 42 Agritan
Pelaksanaan asas iktikad baik dalam perjanjian pinjam meminjam uang tanpa mengatur batas waktu pengembalian
Kasus pada Penelitian ini berkaitan dengan Putusan No.19/Pdt.G/2016/PN.Sgl yang menyatakan Gugatan Penggugat tidak dapat diterima (Niet van onvantkelijk verklaard) Gugatan Wanprestasi Penggugat Nyunk Ing Alias A Ing terhadap Kheng Hui Alias Akheng berkaitan Surat Perjanjian Pinjaman uang disertakan dengan Surat Jaminan Tanah dengan dalam isi Perjanjian tidak menyebutkan batas waktu kapan pengembalian uang pinjaman tersebut, hanya ada klausul Apabila dalam waktu yang cukup pihak kedua belum melunasi pihak yang berutang siap untuk menjual rumah dan fisik bidang tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keabsahan perjanjian pinjam meminjam uang yang tidak mengatur batas waktu pengembalian, akibat hukum perjanjian pinjam meminjam uang yang tidak mengatur batas waktu pengembalian, pelaksanaan asas iktikad baik dalam perjanjian pinjam meminjam uang yang tidak mengatur batas waktu pengembalian. Metode Penelitian yang digunakan adalah peneltian yuridis normatif dengan menggunakan pendekatan kasus dan mengumpulkan data dengan wawancara, dokumen resmi, buku-buku, hasil-hasil penelitian yang berwujud laporan. Klausul batas waktu jika tidak dimuat dalam perjanjian ini sah karena semua syarat sahnya perjanjian sudah terpenuhi semua, Akibat hukum dalam perkara perjanjian pinjam meminjam dalam kasus penelitian ini tidak ada akibat hukumnya karena perjanjian itu sah Cuma didalam pelaksanaannya perjanjian ini bermasalah sehingga pihak kreditur merasa sangat dirugikan dan pihak debitur banyak mendapatkan keuntungan dari pinjaman uang tersebut, Dalam perjanjian ini tergugat tidak melaksanakan asas iktikad baik didalam sebuah perjanjian pinjam meminjam uang yang tidak mengatur batas waktu pengembalian
Analisis kesuburan perairan di Sungai Desa Kotawaringin Kabupaten Bangka berdasarkan indeks nygaard
Sungai Kotawaringin merupakan sungai yang sering imanfaatkan dengan berbagai aktivitas antropogenik, yang dapat menyebabkan perubahan pada faktor-faktor fisika, kimia dan biologis suatu perairan. Salah satu parameter biologi yang
berfungsi sebagai indikator kualitas air adalah fitoplankton. Komposisi dan kelimpahan fitoplankton di perairan menentukan kesuburan dengan perhitungan
indeks Nygaard. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas perairan, komposisi dan kelimpahan fitoplankton, hubungan kelimpahan fitoplankton dengan kualitas air, dan tingkat kesuburan perairan berdasarkan Indeks Nygaard.
Metode yang di gunakan adalah metode purposive sampling, dengan pengambilan sampel fitoplankton, pengambilan parameter lingkungan, identifikasi fitoplankton
dan analisis data fitoplankton dan kualitas air. Kualitas perairan yang di dapatkan pada stasiun I, II, dan III adalah Rata-rata suhu 26,8-27,6˚C, pH 5-6,7, DO 4-6,5 mg/L, TSS 15,5-33,5 mg/L, Kecepatan arus 0,03-0,14 m/s, kedalaman 7,73-12,8 m, kecerahan 59-85 %, nitrat 0,400-0,700 mg/L, dan fosfat <0,0214-0,247 mg/L. Komposisi fitoplankton keseluruhan sebanyak 34 jenis dari 9 kelas. Fitoplankton
stasiun I, II dan III secara berturut-turut dengan komposisi 24 jenis dan kelimpahan 6.486 – 10.261 ind/L, komposisi 20 jenis dan kelimpahan 4.063-5.874 ind/L, serta komposisi 20 jenis dan kelimpahan 4.466-7.667 ind/L. Kesuburan
perairan menggunakan Indeks Nygaard (In) menunjukkan kesuburan yang sangat ringan atau mesotrofik yaitu pada stasiun I, II dan III berkisar 2,25-2,7, 1,67-2,33,
dan 2,0-2,33
The Representation of Magic Realism in The Great Reclamation 2023 By Rachel Heng
This research is an analysis of the magical realism elements in Rachel Heng's novel The Great Reclamation. This research aims to identify and analyze the five characteristics of magical realism proposed by Wendy B. Faris, namely irreducible elements, phenomenal world, unsettling doubts, merging realms, and disruptions of time, space, and identity. In addition, this research also explores the socio-cultural context behind the emergence of magical realism in the novel, which is set in Singapore during a time of significant social and political change. The results showed that all five elements of magical realism were found in the novel. The irreducible elements are the most dominant, reflecting the acceptance of magical events as an integral part of the characters' reality. The phenomenal world is represented through detailed descriptions of real-world locations and historical events, while unsettling doubts arise from the conflict between the rational and the supernatural. The merging realms and the disruption of time, space, and identity further enhance the magical realism aesthetic. The magical elements serve as metaphors for the characters' struggles with identity, loss, and the search for meaning in a rapidly changing world. In conclusion, this research contributes to a deeper understanding of magical realism in literature and its connection to socio-cultural contexts
Analisis kinerja circuit breaker 20 kv pada kubikel outgoing dengan uji statistik di unit layanan transmisi dan dan Gardu Induk Bangka
Circuit Breaker 20 kV memiliki peranan penting dalam menjaga keandalan dan keamanan penyaluran energi listrik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kinerja CB 20 kV dan melihat pengaruh nilai tahanan kontak pada circuit breaker terhadap rugi daya pada penyulang, susut energi listrik dan biaya listrik. Hasil dari analisis yang dilakukan pada perhitungan arus bocor yaitu sebesar 0,297 mA. Pada perhitungan rugi daya CB berdasarkan arus injeksi rugi daya terbesar terdapat pada penyulang Gandaria Tahun 2021 sebesar 17,89 W, rugi daya terkecil terdapat pada penyulang Parit 3 sebesar 0,991 W. Pada perhitungan rugi daya CB berdasarkan arus beban penyulang rugi daya tertinggi terdapat pada penyulang Depati Hamzah sebesar 69,87 W, rugi daya terkecil terdapat pada penyulang Eks Transmart sebesar 0,376 W. Pada perhitungan susut energi listrik penyulang yang mengalami susut energi listrik terbesar terdapat pada penyulang Depati Hamzah sebesar 48,317 kWh, penyulang yang mengalami susut energi listrik terkecil terdapat pada penyulang Eks Transmart sebessar 0,278 kWh. Pada perhitungan biaya listrik yang harus dikeluarkan untuk bulan Desember Tahun 2023, penyulang dengan biaya Listrik yang paling besar terdapat pada penyulang Depati Hamzah sebesar Rp. 88.344,95, penyulang dengan biaya listrik paling kecil terdapat pada penyulang Eks Transmart sebesar Rp. 472,45. Pada perhitungan selisih waktu kondisi open dan close nilai selisih waktu tertinggi terdapat pada penyulang Kacang Pedang kondisi open tahun 2021 dan penyulang pelangas kondisi close tahun 2023 yaitu (31,7 ms dan 10,25 ms
Kajian kelayakan ekonomi pada penambangan timah dengan metode ponton isap produksi di CV Timah Indo Nagari di Perairan Jelitik Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka
Tahun 2022 dan 2023, CV Timah Indo Nagari menargetkan produksi penambangan timah sebesar 6 ton per tahun tetapi produksi yang terealisasi hanya sebesar 4,4 dan 4,5 ton. Tahun 2024, perusahaan menetapkan target produksi sebesar 6 ton. Perusahaan menambah jumlah ponton isap produksi menjadi 3 unit dari sebelumnya 2 unit untuk mencapai target tersebut. Kondisi ini memerlukan dilakukan analisis kelayakan ekonomi tambang secara rinci agar dapat diketahui keuntungan yang didapatkan investor, mengurangi resiko kerugian dan mengantisipasi faktor-faktor yang membuat target produksi tidak tercapai. Metode penelitian yang digunakan berupa metode kuantitatif. Pengambilan data dilakukan selama 1 bulan berupa data produksi, aliran keuangan perusahaan, pengeluaran dan pemasukan serta mengetahui faktor-faktor yang menghambat atau menghentikan proses penambangan. Analisis kelayakan ekonomi tambang dilakukan menggunakan metode discounted cash flow berdasarkan investasi awal, cash in flow dan cash out flow sehingga dapat diketahui parameter kelayakan ekonomi berupa Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Rate of Return (ROR) dan analisis sensitivitas 3,5% dan 4,1% pada kenaikan dan penurunan biaya produksi serta kenaikan dan penurunan harga timah. Tahun 2022 dan 2023, total cash in flow Rp 1.553.960.000 dan cash out flow sebesar Rp 938.403.162. NPV sebesar Rp 70.059.421, IRR sebesar 19,51% dan ROR sebesar 103,81%. Kelayakan ekonomi perusahaan pada tahun 2022 dan 2023 dalam kategori layak. Tahun 2024 diperkirakan perusahaan telah mencapai total cash in flow sebesar Rp 2.453.960.000 dan cash out fow Rp 1.700.263.456. NPV sebesar Rp 449.317.644, IRR sebesar 58,13%, ROR sebesar 149,55% dan analisis sensitivitas menunjukkan semua parameter bernilai layak. Kelayakan ekonomi perusahaan pada tahun 2024 masuk ketegori layak. Faktor cuaca dan faktor teknis produksi telah menghambat realisasi target produksi dengan kerugian sebesar Rp 776.980.000 atau 50% dari total pendatapan perusahaan di tahun 2022 dan 2023
The Portrayal of Orientalism as seen in Nicholas Young in Kevin Kwan's Crazy Rich Asians Novel
Edward W. Said’s Orientalism approach focuses on how the West views the East in terms of stereotype construction. This research aimed to find out how intrinsic extrinsic elements in the Crazy Rich Asians novel, examine how the West perpetuates stereotypes about the Eastern world, and find out the portrayal of the main character, Nicholas Young, towards Edward W. Said’s Orientalism approach in Crazy Rich Asians novel by Kevin Kwan (2013). This study used a descriptive-qualitative method to analyze the data. The results demonstrated a clear depiction of Orientalism in Nicholas Young’s character. According to the findings presented in this study, Eastern individuals are portrayed in a stereotypical and inferior manner, whereas Western individuals are seen as superior. This study gathered 38 (thirty-eight) data for the first problem formulation, which pertains to the narrative structure of the Crazy Rich Asians novel, using Stanton’s (2012) theory. These data include 22 Intrinsic Elements and 16 Extrinsic Elements. Furthermore, the data related to the second problem formulation centers on Nicholas Young, a main character in the Crazy Rich Asians novel, who portrays Western stereotypes using Said’s theory, which consists of: 3 instances of Dependent, 5 instances of Inferior, 3 instances of Subordinate Education, and 3 instances of Traditional. Whereas the description portrayal of Orientalism using Said’s theory (2003) consists of 15 Cultural data, 5 Economic data, and 4 Religious data. This research concludes that the Crazy Rich Asians novel has intrinsic and extrinsic elements that pertain to concerns about Orientalism and Western Stereotypes. These elements are evident in the portrayal of the main character, Nicholas Young
An Ecocriticism Analysis of Environmental Issues as Portrayed in Migrations by Charlotte McConaghy
Ecocriticism is a study that examines the relationship between literature and natural environment. This study chose novel as the object of the study because novels has the power to convey someone's thoughts. This study aims to analyze the elements of ecocriticism in overcoming environmental issues as well as conflict resolution strategies over these issues. By applying descriptive qualitative research methods, this study analyzes elements of ecocriticism and conflict resolution in the form of words, phrases and sentences spoken by characters in the novel. This study uses the theory by Greg Garrard (2004) to determine the elements of ecocriticism. This study also uses the theory by Thomas and Killmann (2008) to find out what conflict resolution is reflected in the novel and how it correlates with environmental issues. There are thirty-three data in this study. The results show that this study identified all types of ecocritical elements contained in the data, namelyfour data of pollution,four data of wilderness, five data of apocalypse,seven dataof dwelling or house, nine data of animals and four data of earth. The results of this study indicate that the novel Migrations is intended to inform about environmental issues and their problem resolution. This study also identified five types of conflict resolution strategies, namelyone data of competing, six data of avoiding, eleven data of accommodating, eight data of collaborating, and seven data of compromising. The ecocritical elements found in the novel require problem-solving strategies so that the correlation for both of problem could work properly