University of Bangka Belitung Repository
Not a member yet
8735 research outputs found
Sort by
Model pengembangan ekonomi kreatif melalui peningkatan inovasi dan kinerja serta dampaknya terhadap daya saing di Kabupaten Bangka Selatan
Penelitian ini merupakan model pengembangan ekonomi kreatif melalui peningkatan inovasi dan kinerja dan dampaknya terhadap daya saing di Kabupaten Bangka Selatan. Analisis ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kreativitas, kompetensi, akses pemerintah (permodalan), infrastruktur dan daya saing terhadap inovasi dan kinerja ekonomi kreatif. Selanjutnya menganalisis pengaruh inovasi terhadap kinerja ekonomi kreatif, dan pengaruh kinerja terhadap daya saing. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sampel responden sebanyak 95 orang pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Bangka Selatan. Analisis multivariate yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan Stuctural Equation Modeling dengan teknik Partial Least Square (SEM-PLS). Dari penelitian ini ditemukan hasil bahwa hanya dua variabel eksogen yang berpengaruh signifikan terhadap variabel inovasi, yaitu variabel infrastruktur dan variabel akses pasar. Sementara itu, variabel kreativitas, kompetensi, dan akses pemerintah (permodalan) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel inovasi. Untuk variabel kinerja, hanya satu variabel prediktor yang ditemukan memiliki pengaruh langsung yang signifikan, yaitu variabel kreativitas. Di sisi lain, variabel inovasi ditemukan memiliki pengaruh terbesar terhadap variabel kinerja, dan variabel prediktor lainnya tidak memberikan pengaruh langsung yang signifikan terhadap variabel kinerja. Sesuai dengan hipotesis, variabel daya saing diasumsikan hanya dipengaruhi oleh kinerja. Selain memberikan pengaruh langsung, prediktor juga memiliki pengaruh tidak langsung terhadap kinerja melalui inovasi, serta pengaruh tidak langsung terhadap daya saing melalui inovasi dan kinerja. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel kreativitas berpengaruh tidak langsung terhadap daya saing melalui variabel kinerja.Variabel infrastruktur dan akses pasar juga memiliki pengaruh tidak langsung terhadap variabel melalui variabel kinerja, serta secara tidak langsung terhadap daya saing melalui variabel inovasi dan kinerja
Identifikasi mineral logam tanah jarang pada SHP PT Mitra Stania Kemingking Desa Kemingking Kabupaten Bangka Tengah
PT Mitra Stania Kemingking merupakan perusahaan yang bergerak pada penambangan timah alluvial di Provinsi Bangka Belitung. PT Mitra Stania Kemingking sejauh ini belum melakukan pengolahan lebih lanjut terkait logam tanah jarang dikarenakan memerlukan pendataan jenis, kadar dan sebaran mineral yang ada di area penambangan. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi jenis serta mengetahui mineral-mineral berharga yang masih terkandung pada SHP PT Mitra Stania Kemingking sehingga dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan pengolahan logam tanah jarang nantinya. Identifikasi logam tanah jarang dilakukan dengan metode Grain Counting Analysis dan uji X-Ray Flourenscence. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan sampel dari area stockpile SHP PT Mitra Stania Kemingking dominan tertahan pada mesh -100 dan mineral terbanyak ditemukan pada mesh -100 dikarenakan sampel memiliki karakteristik feed berupa pasir kasar hingga pasir halus dengan ukuran pasir 1 mm-0.125 mm, berwarna bening keputihan, kilap kaca dan bentuk memanjang hingga membundar pada titik sampel T1 sampai T13 serta feed berukuran 1 mm sampai <0,125 mm tergolong pasir kasar ke halus dengan warna putih kekuningan dan bentuk memanjang hingga membundar pada titik T14 sampai T20.Hasil uji GCA keterdapatan beberapa mineral diantaranya mineral kasiterit (SnO2) dengan kadar 2,56%, ilmenit (FeTiO3) dengan kadar 3,24%, monasit ((Ce, La, Nd, Th) PO4) dengan kadar 0,38%, pirit (FeS2) dengan kadar 2,42%, zirkon (ZrSiO4) dengan kadar 4,36% dan kuarsa (SiO2) dengan kadar 8,38% serta unsur logam tanah jarang dari hasil XRF yaitu Thorium (Th) dengan kadar 0,002%, Itrium (Y) dengan kadar 0,008% dan Cerium (Ce) dengan kadar unsur 0,043%. Keterdapatan memiliki potensi kehadirannya terhadap mineral zirkon dan mineral monasit yaitu serium, dengan persentase 0,98% pada zirkon dan persentase 11,31% pada mineral monasit
The Portrayal of Hegemony in The Politician Series Season 2 (2020)
In social life, there is a phenomenon called hegemony. Hegemony is an effort and strategy carried out by a social group with great desire to be the dominant group using its intellect and leadership over subordinate group to achieve its goals. This research aims to discuss the overall depiction of hegemony and types of hegemony found in the television series entitled The Politician Season 2 using Antonio Gramsci's theory of hegemony, including the negotiation process and three types of hegemony: integral hegemony, decadent hegemony and minimum hegemony. By using descriptive qualitative research methods, this research shows that there are 23 negotiation process data that describe hegemony in public and private areas directed by dominant group who have an environmentalism ideology towards subordinate group who have a conservatism ideology. In addition, this research shows that overall data produces a type of integral hegemony carried out by dominant group over subordinate group. The dominant group succeeded in achieving its goal of becoming a senator and making the subordinate group consciously accepts the ideology and negotiations of the dominant group. In the context of social life, there is often a process of hegemony carried out by a social group which is not directly realized. Therefore, it is important to pay attention to certain matters that occur around social life in order to understand social phenomena related to hegemony.
Keywords: Conservatism; Environmentalism; hegemony; television series; The Politician season 2
Evaluasi kinerja kapal keruk 22 kundur 1 terhadap laju pemindahan tanah pada penggalian di laut penganak Kabupaten Bangka Barat
Penelitian ini dilatar belakangi tidak tercapainya target laju pemindahan tanah sebesar 450 m3 /jam, dikarenakan sering terjadi kerusakan pada instrumen penggalian berupa gearbox pompa tanah, kompartemen pompa tanah serta faktor nonteknis berupa cuaca buruk. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor pengoperasian kapal keruk, meningkatkan laju pemindahan tanah dan optimalisasi efisiensi kinerja alat. Metode penelitian melibatkan pengumpulan data primer seperti kemajuan penggalian, trap dan snee penggalian, kendala dan waktu hambatan. Data sekunder mencakup spesifikasi alat, peta rencana kerja dan profil bor, pasang surut air laut, diagram windrose, serta laporan evaluasi penggalian dan produksi. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif untuk mendapatkan nilai laju pemindahan tanah yang sesuai target dan meningkatkan efisiensi kinerja alat. Selama kegiatan penggalian, angin dominan berasal dari tenggara menuju barat laut. Kecepatan angin rata-rata 5,71 m/s, tinggi pasang surut 1,6 m, curah hujan rendah-sedang rata-rata 4,7 mm dan curah hujan ekstrim sebesar 888 mm atau data error. Penggalian dilakukan dengan short face atau membagi kolong kerja selebar 150 meter menjadi 5 snee dengan lebar masing-masing 30 meter, dengan sistem kombinasi tekan dan maju. Upaya untuk meningkatkan laju pemindahan tanah oleh kapal keruk dilakukan dengan mengurangi waktu berhenti, bukan dengan meningkatkan laju pemindahan per jam. Waktu kerja efektif meningkat dari 252 jam menjadi 297,4 jam per bulan dengan peningkatan nilai ketersediaan alat mechanical availability (MA) menjadi 48,5%, physical availability (PA) menjadi 49,5% dan effective utilization (EU) menjadi 95,2% dan efisiensi kerja menjadi 47%. Peningkatan waktu kerja ini meningkatkan volume pemindahan tanah menjadi 105.130 m³, meskipun laju pemindahan tanah tetap 353,5 m³/jam. Hal ini menekankan pentingnya pengelolaan waktu kerja untuk meningkatkan total volume pemindahan tanah tanpa perlu menambah laju pemindahan per jam
Pengaruh inflasi, nilai tukar, tingkat suku bunga, dan indeks harga saham gabungan (IHSG) terhadap foreign portfolio investment di Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh Inflasi, Nilai Tukar, Tingkat Suku Bunga, dan Indeks Harga Saham Gabungan terhadap Foreign Portfolio Investment di Indonesia Tahun 2014-2023. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Inflasi memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Foreign Portfolio Investment di Indonesia. Nilai Tukar memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap Foreign Portfolio Investment di Indonesia. Tingkat Suku Bunga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Foreign Portfolio Investment di Indonesia. Sementara itu Indeks Harga Saham Gabungan memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Foreign Portfolio Investment di Indonesia. Hasil penelitian secara simultan menunjukkan bahwa Inflasi, Nilai Tukar, Tingkat Suku Bunga, dan Indeks Harga Saham Gabungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Foreign Portfolio Investment di Indonesia
Women’s Language Analysis Used By Female Characters In Mulan Movie
Women’s language and its features have been a subject of linguistic study for decades. This research explores the women's language features used by female characters in the 2020 movie "Mulan," directed by Niki Caro. Utilizing Robin Lakoff's (1975) framework of women's language features and Judy Pearson's (1985) theory on the functions of these features. The purposes of this study are to identify the specific women's language features in the Mulan movie and to examine the functions of women's language features. The study employs a descriptive qualitative method, analyzing the film's script and dialogues to extract relevant data. The results indicate that there are 8 women's language features which are hedges and fillers, intensifiers, tag questions, super polite forms, emphatic stress, empty adjectives, hypercorrect grammar and rising intonation on decralative. The functional analysis revealed 5 functions of women's language features which are expressing uncertainty, getting responses, softening utterances, initiating discussions, and expressing feelings and opinions. This study contributes to the understanding of women's language in contemporary media, highlighting how female characters in "Mulan" use specific linguistic features to navigate their interactions and express themselves
Pengaruh komposisi media perkecambahan terhadap benih aren lokal Bangka
Produksi aren di Bangka Belitung tergolong masih rendah. Salah satu penyebabnya yaitu banyaknya konversi lahan hutan menyebabkan populasi arendi Bangka Belitung menjadi menurun setiap tahunnya. Proses pekecambahan biji aren yang cukup lama juga menjadi masalah dalam pembudiayaannya sehingga diperlukan usaha pengembangan dalam mempercepat pembibitannya terutama dalam proses perkecambahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui media terbaik yang dapat mempercepat perkecambahan aren lokal Bangka. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen rancangan acak kelompok (RAK) dengan 7 perlakuan dan 4 kali ulangan. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis varian (ANOVA) dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi berbagai media perkecambahan berpengaruh tidak nyata terhadap perkecambahan biji aren lokal Bangka. Komposisi top soil + serbuk gergaji (M7) cenderung menghasilkan daya kecambah, kecepatan tumbuh dan berat kering kecambah normal tertinggi pada perkecambahan aren lokal Bangka. Media arang sekam (M3) cenderung menghasilkan potensi tumbuh maksimal tertinggi pada perkecambahan aren lokal Bangka. Media top soil + pasir (M5) cenderung menghasilkan panjang apokol tertinggi pada biji aren lokal Bangk
Kajian kominusi batu granit pada hammer mill skala laboratorium untuk mendapatkan produk pada mesh 10
Batu granit ditemukan dibeberapa daerah di Indonesia, termasuk di Kepulauan Bangka Belitung. TB Paku, PT. Tanjung Bukit Nungggal dan PT. Aditya Buana Inter adalah perusahaan yang menambang batu granit. TB Paku berlokasi di Kecamatan Payung, Bangka Selatan. PT. Tanjung Bukit Nunggal berlokasi di Desa Air Mesu, Kabupaten Bangka Tengah dan PT. Aditya Buana Inter di Desa Kenanga, Kabupaten Bangka. Ketiga lokasi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik batu granit di lokasi TB Paku, PT. Aditya Buana Inter, PT. Tanjung Bukit Nunggal dengan mengimplementasikan pengolahan batu granit menggunakan Hammer Mill di laboratorium Universitas Bangka Belitung yang saat ini belum memiliki standar baku untuk membandingkan persentase produk abu batu pada skala laboratorium (0-0,2cm) dan memberikan pedoman untuk penelitian mendatang. Karakteristik feed batu granit TB Paku, PT. TBN dan PT. ABI memiliki karakteristik holokristalin, tekstur equigranular, dengan komposisi mineral penyusun berupa mineral kuarsa 35%-45%, Feldspar 35%-45%, biotit 15%, dan mineral opak 1%-5% dan mineral ubahan klorit 2%-7% dan serisit 2%-5%. Karakteristik feed batu granit TB Paku, PT. TBN dan PT. ABI memiliki pengaruh terhadap berat produk hasil penggerusan dengan hammer mill di TB Paku dengan rata-rata berat produk akhir 3,73 kg. Berat produk PT. TBN dengan rata-rata berat produk akhir 3,23 kg. Berat produk PT. ABI dengan rata-rata berat produk akhir 2,66 kg. Hasil penggerusan menggunakan hammer mill produk PT. ABI menghasilkan produk paling sedikit dan produk TB Paku menghasilkan produk paling banyak. Hal ini dipengaruhi oleh adanya kandungan mineral kuarsa sebagai bagian dari penyusun komposisi batuan. Semakin banyak kandungan kuarsa semakin keras batuan sehingga hasil penggerusan lebih sedikit dan losses materialnya lebih banyak
Strategi Inhutani V dalam pengembangan perhutanan sosial skema kemitraan kehutanan sebagai resolusi konflik tenurial di Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung
Seluruh areal Inhutani V selaku Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan di Register 18 Kabupaten Pesawaran seluas 1.390 Ha di okupasi masyarakat. Kemitraan kehutanan merupakan salah satu skema dalam Perhutanan Sosial yang dapat digunakan sebagai upaya penyelesaian konflik penguasaan lahan di kawasan hutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dan parameter keberhasilan Inhutani V dalam mengatasi konflik tenurial di Kabupaten Pesawaran melalui Perhutanan Sosial skema Kemitraan Kehutanan, Urgensi pengembangan Perhutanan Sosial Skema Kemitraan, dan model penyelesaian konflik di wilayah Inhutani V Kabupaten Pesawaran. Jenis penelitian adalah penelitian yuridis empiris. Hasil penelitian menunjukan keberhasilan Inhutani V mengatasi konflik dapat dilihat dari a) Keberhasilan dari segi kepastian hukum yang artinya Persetujuan Kemitraan Kehutanan dari Menteri Kehutanan mengenai perjanjian kerja sama kemitraan kehutanan antara KTH Register 18 dengan Inhutani V telah menentukan bagian-bagian yang menjadi hak dan kewajiban kedua belah pihak termasuk kewenangan organ pemerintah di dalamnya. b) Keberhasilan dari segi kuantitas yaitu penurunan gangguan keamanan sebesar 23,27%, meningkatnya jumlah masyarakat yang mengikuti kemitraan kehutanan sebanyak 10 KTH dengan jumlah 259 Kepala Keluarga, tutupan lahan pohon seluas 82,37 ha atau 12.643 batang dengan jenis Alpukat Siger 18 serta branding yang semakin baik. Kuadran strategi Kemitraan Kehutanan dengan analisa SWOT menunjukkan bahwa posisi program kemitraan kehutanan berada di kuadran satu yang menunjukkan bahwa situasi sangat menguntungkan karena memiliki peluang dan kekuatan, sehingga strategi yang digunakan adalah strategi agresif. Kemitraan kehutanan bisa berjalan dengan baik dan dapat mengurangi konflik tenurial di Register 18 dengan pelibatan masyarakat dalam kelembagaan dengan komoditi pilihan Masyarakat yaitu Alpukat Siger 18
pengaruh konservatisme akuntansi, corporate social responsibility dan leverage terhadap earning response coeffiecient pada perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2018 – 2021
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konservatisme akuntansi, corporate social responsibility dan leverage terhadap earning response coefficient pada perusahaan property dan real estate yang terdaftar di BEI tahun 2018 – 2021. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Data sekunder dalam penelitian ini berupa annual report perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di BEI dengan sumber data berasal dari www.idx.co.id. Berdasarkan hasil uji statistik t yang dilakukan menunjukkan hasil bahwa variabel konservatisme dan corporatesocial responsibility berpengaruh negatif dan signifikan terhadap earning response coefficient sedangkan leverage berpengaruh positif dan signifikan. Uji simultan yang dilakukan juga menunjukkan bahwa nilai Adjusted R Square sebesar 0,985 nilai ini menunjukkan bahwa variabel dependen yaitu earning response coefficient dapat dijelaskan sebesar 98,5 % oleh variabel independent yaitu konservatisme akuntansi, CSR, dan leverage