Majapahit Islamic University Institutional Repository
Not a member yet
    2454 research outputs found

    PERAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM PEMBENTUKAN INDENTITAS DIRI STUDI KASUS KOMUNITAS SKENA DI SURABAYA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana komunikasi interpersonal berperan dalam proses pembentukan identitas diri di dalam komunitas skena “Jemuah Keos” di Surabaya. Komunitas ini merupakan ruang sosial alternatif yang dihuni oleh individu dari berbagai latar belakang, seperti musisi, builder motor, seniman visual, hingga penikmat budaya subkultur. Dalam komunitas ini, identitas diri tidak hanya dibentuk secara individual, tetapi juga melalui interaksi sosial yang intens, reflektif, dan penuh makna simbolik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur terhadap sembilan informan, serta dokumentasi dan analisis artefak visual komunitas. Proses analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kerangka teori utama yang digunakan adalah teori komunikasi interpersonal dari Joseph A. DeVito, yang mencakup empat elemen utama, yakni keterbukaan diri, empati dan dukungan emosional, pertukaran simbolik dan nilai sosial, serta interaksi reflektif dan negosiasi peran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal berfungsi sebagai sarana utama dalam membentuk identitas diri anggota komunitas. Simbol-simbol budaya seperti gaya berpakaian, modifikasi motor, bahasa visual, dan interaksi sehari-hari menjadi medium ekspresi dan negosiasi identitas. Komunitas ini juga memperlihatkan karakter yang inklusif, egaliter, dan resisten terhadap budaya dominan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam kajian komunikasi interpersonal, khususnya dalam konteks budaya alternatif dan komunitas subkultur urban, serta membuka ruang baru untuk memahami dinamika identitas di luar institusi formal

    IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH DALAM MENDORONG DIGITALISASI UMKM MELALUI APLIKASI TUMBAS DI DESA SIMONGAGROK KECAMATAN DAWARBLANDONG KABUPATEN MOJOKERTO

    Full text link
    Implementasi kebijakan pemerintah daerah dalam medorong digtalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui aplikasi TUMBAS di Desa Simongagrok, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Tudi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi TUMBAS memberikan dampak positif terhadap peningkatan akses pasar, efisiensi transaksi, dan pendapatan pelaku UMKM. Keberhasilan implementasi kebijakan ini di dukung oleh kolaborasi anatara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan pelaku UMKM, serta adanya program sosialisasi, pelatihan dan inoavsi fitur aplikasi. Namun, tantangan masih ditemukan pada aspek literasi digital dan keterbatasan sumber daya manusia, khususnya di kalangan pelaku UMKM usia lanjut. Secara keseluruhan, aplikasi TUMBAS berperan sebagau instrumen strategis dalam transformasi ekonomi lokal berbasis teknologi, meskipun optimalisasi infrastruktur dan peningkatan kapasitas digital masyarakat masih diperlukan untuk memastikan keberlanjutan program

    ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN PELANGGAN DALAM BERBELANJA PADA TOKO BATIK BENANG RAJA DI MOJOKERTO

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pelanggan di Toko Batik Benang Raja Mojokerto dalam konteks ritel fashion berbasis budaya lokal. Dalam menghadapi persaingan bisnis yang ketat, kepuasan pelanggan menjadi kunci keberhasilan perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis faktor eksploratori menggunakan SPSS 22 melalui kuesioner terhadap 135 responden yang pernah berbelanja pada toko Batik Benang Raja lebih dari satu kali. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, reliabilitas, dan analisis faktor dengan KMO dan BTS. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tujuh faktor utama yang mempengaruhi kepuasan pelanggan, yaitu faktor pelayanan dan kenyamanan, faktor harga, faktor aksesibilitas dan strategi promosi, faktor tempat, faktor promosi, faktor keawetan produk, faktor variasi produk. Temuan ini menunjukkan bahwa kepuasan pelanggan tidak hanya dipengaruhi oleh kualitas produk, tetapi juga pelayanan, promosi, dan pengalaman pelanggan secara keseluruhan, selaras dengan konsep bauran pemasaran 7P dan teori kepuasan pelanggan. Temuan ini juga menjadi referensi bagi toko Batik Benang Raja lainnya untuk merancang strategi peningkatan layanan yang efektif dan berkelanjutan

    TATA KELOLA PEMERINTAH MEWUJUDKAN INKLUSI SOSIAL DALAM PEMBANGUNAN INFRATRUKTUR DESA SUMBER GEDE WRINGINANOM GRESIK TAHUN 2024

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata kelola pemerintah desa dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif di Desa Sumbergede serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam penerapannya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip tata kelola desa yang mencakup transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas telah mulai diterapkan, terutama melalui forum musyawarah desa dan mekanisme perencanaan serta pengawasan pembangunan infrastruktur. Namun, partisipasi masyarakat masih rendah, khususnya dari kelompok rentan seperti perempuan, lansia, dan penyandang disabilitas yang belum sepenuhnya dilibatkan dalam proses perencanaan. Hambatan lain yang ditemukan adalah keterbatasan akses informasi, dominasi budaya patrimonial, serta keterlambatan dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur. Meskipun demikian, pembangunan infrastruktur desa tahun 2024 tetap membawa dampak positif terhadap peningkatan aksesibilitas dan pelayanan publik, meskipun belum sepenuhnya inklusif. Kesimpulannya, tata kelola pemerintah desa di Desa Sumbergede masih menghadapi tantangan serius dalam mewujudkan pembangunan yang benar-benar inklusif, sehingga diperlukan strategi penguatan partisipasi masyarakat dan pemberdayaan kelompok rentan agar prinsip good governance dapat berjalan secara optimal. Kata Kunci: tata kelola desa, pembangunan inklusif, partisipasi masyarakat, hambatan pembangunan. DAFTAR ISI HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING..........................ii LEMBAR PENGESAHAN.......................................iii HALAMAN PERNYATAAN KEASILAN PENULISAN SKRIPSI............v LEMBAR MOTTO............................................vi KATA PENGANTAR..........................................vii ABSTRAK.................................................viii ABSTRACT.................................................ix DAFTAR ISI................................................x BAB 1 PENDAHULUAN.........................................17 1.1 Latar Belakang....................................17 1.2 Rumusan Masalah...................................23 1.3 Tujuan Penelitian.................................23 1.4 Manfaat Penelitian................................23 1.5 Batasan Penelitian................................24 1.6 Sistematika Pembahasan............................24 BAB 2 KAJIAN PUSTAKA......................................26 2.1 Penelitian Terdahulu..............................26 2.2 Konsep Teori......................................30 2.3 Definisi Konseptual...............................43 2.4 Kerangka Berpikir.................................45 BAB 3 METODE PENELITIAN...................................47 3.1 Pendekatan dan jenis penelitian...................47 3.2 Fokus penelitian..................................48 3.3 Lokasi penelitian.................................49 3.4 Penentuan Informan................................50 3.5 Data dan sumber data..............................52 3.6 Teknik Pengumpulan Data...........................54 3.7 Teknik Analisis Data..............................56 BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN................................58 4.1 Gambaran Umum Lokasi Penelitian...................58 4.2 Tata Kelola Pemerintah Desa Dalam Pembangunan Infrastruktur.............................................62 4.3 Inklusi Sosial Dalam Pembangunan Infratsruktur....67 4.4 Tantangan dan Hambatan Tata Kelola Inklusi Sosial....................................................79 4.5 Analisis dan Hasil Pembahasan Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Tahun 2024......................85 BAB 5 PENUTUP.............................................89 5.1 Kesimpulan........................................89 5.2 Saran.............................................90 DAFTAR PUSTAKA............................................92 LAMPIRAN..................................................95 DAFTAR TABEL Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu..........................26 Tabel 4.1 Struktural Perangkat Desa Sumber Gede.........61 DAFTAR GAMBAR Gambar 2.1 Kerangka Berfikir............................45 Gambar 4.1 Peta Wilayah Desa Sumber Gede................6

    PEMBINAAN PERILAKU TOXIC FRIENDSHIP DI KALANGAN PELAJAR (STUDI FENOMENOLOGI SISWA SMPT DARUL DAKWAH)

    Full text link
    Fenomena toxic friendship atau pertemanan tidak sehat marak terjadi di lingkungan sekolah, khususnya di kalangan remaja SMP yang sedang berada dalam masa pencarian jati diri. Hubungan pertemanan yang seharusnya menjadi ruang dukungan emosional justru berkembang menjadi interaksi penuh tekanan, manipulasi, dan perilaku negatif. Hal ini menjadi alasan utama peneliti untuk mengkaji lebih dalam mengenai pola pembinaan perilaku toxic friendship di SMPT Darul Dakwah. Penelitian ini berfokus pada tiga hal: (1) bentuk atau karakteristik toxic friendship yang terjadi di kalangan siswa, (2) faktor-faktor yang memengaruhinya, serta (3) pola pembinaan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengatasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan subjek penelitian yang terdiri dari siswa kelas VIII, guru PAI, dan guru BK SMPT Darul Dakwah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa toxic friendship muncul dalam bentuk eksklusivitas kelompok (circle), pengucilan sosial, perundungan verbal, dan manipulasi emosional. Faktor penyebabnya meliputi pola asuh keluarga, pengaruh kelompok sebaya, serta intensitas penggunaan media sosial. Adapun guru PAI menerapkan pola pembinaan preventif (penanaman nilai agama), kuratif (konseling Islami), dan rehabilitatif (pembiasaan sikap saling menghargai dan kerja sama positif). Temuan ini menegaskan peran strategis guru PAI dalam membangun iklim pertemanan sehat, serta merekomendasikan adanya kolaborasi lebih lanjut dengan guru BK dan pihak sekolah untuk mencegah dan menanggulangi toxic friendship

    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENINGKATAN PENJUALAN SHOPEE SELLER CENTER DI ANE STORE OFFICIAL

    Full text link
    Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia perdagangan elektronik (e-commerce). Gaya hidup modern yang mobile, tuntutan ekonomi, serta fleksibilitas kerja yang didorong oleh kemajuan teknologi menjadi faktor pendorong meningkatnya aktivitas belanja online. Shopee sebagai salah satu platform e-commerce terbesar di Indonesia menyediakan berbagai fitur unggulan seperti Shopee Seller Center, yang memudahkan pelaku usaha dalam mengelola toko dan menerapkan strategi pemasaran digital secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan penjualan di Toko AnE Store Official pada platform Shopee tahun 2024. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, dengan menganalisis variabel-variabel seperti strategi pemasaran digital, manajemen stok, kualitas produk, dan tren pasar. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategis bagi pelaku usaha e-commerce dalam meningkatkan penjualan serta memanfaatkan fitur Shopee Seller Center secara optimal. Penelitian ini juga memberikan kontribusi praktis bagi peneliti, perusahaan, dan institusi pendidikan sebagai sumber referensi dan pengembangan pengetahuan di bidang pemasaran digital. kata kunci (keyword) : E-commerce, Strategi Pemasaran Digital, Shopee Seller Cente

    PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, LINGKUNGAN KERJA, DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN MOTIVASI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA UD. RESTU BUMI

    Full text link
    Penelitian ini menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, dan kompensasi terhadap kinerja karyawan dengan motivasi sebagai variabel intervening di UD. Restu Bumi. Menggunakan pendekatan kuantitatif, survei dilakukan pada 39 karyawan, dan data dianalisis dengan Structural Equation Modeling (SEM) melalui SmartPLS. Hasil menunjukkan: (1) gaya kepemimpinan tidak signifikan memengaruhi motivasi, menandakan pendekatan kepemimpinan belum efektif; (2) lingkungan kerja tidak signifikan terhadap motivasi, karena kondisi fisik dan kenyamanan belum memadai; (3) kompensasi tidak signifikan terhadap motivasi, karena dianggap di bawah harapan; (4) motivasi tidak signifikan terhadap kinerja, bukan pendorong utama produktivitas; (5) gaya kepemimpinan partisipatif berpengaruh signifikan terhadap kinerja, meningkatkan disiplin dan tanggung jawab; (6) lingkungan kerja dan (7) kompensasi tidak signifikan terhadap kinerja; (8) motivasi tidak memediasi hubungan antara variabel independen dan kinerja. Peningkatan kinerja lebih dipengaruhi gaya kepemimpinan langsung. Perbaikan kompensasi dan kondisi kerja diperlukan untuk meningkatkan motivasi dan kinerja

    PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN WORD OF MOUTH TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DENGAN CITRA MEREK SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA ROTI DAPUR DINDA DAWARBLANDONG MOJOKERTO

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan Word of Mouth terhadap keputusan pembelian dengan citra merek sebagai variabel intervening pada Roti Dapur Dinda. Dalam konteks industri kuliner yang semakin kompetitif, kualitas produk dan rekomendasi dari mulut ke mulut (Word of Mouth) menjadi faktor penting yang memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan eksplanatori, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 200 responden. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan software SmartPLS. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Kualitas produk tidak berpengaruh secara langsung terhadap keputusan pembelian. 2) Kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap citra merek. 3) Word of Mouth berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. 4) Word of Mouth juga berpengaruh signifikan terhadap citra merek. 5) Citra merek memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian. 6) Citra merek tidak mampu memediasi pengaruh kualitas produk terhadap keputusan pembelian secara signifikan. 7) Citra merek terbukti memediasi secara signifikan hubungan antara Word of Mouth dan keputusan pembelian. Kata Kunci : Kualitas Produk, Word of Mouth, Keputusan Pembelian,Citra Mere

    IMPLEMENTASI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) UNTUK MENINGKATKAN ETIKA LINGKUNGAN SISWA DI SMP TERPADU DARUL DAKWAH

    Full text link
    ABSTRAK Wahyudi, Anggi Dwi, 2025. Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Untuk Meningkatkan Etika Lingkungan Siswa di SMP Terpadu Darul Dakwah Skripsi, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Islam Majapahit (UNIM). Pembimbing I: Dr. H. Saifuddin, S.Pd. I., MA Pembimbing II: Dr. H. Muhammad Ali Rohmad, M.Pd.I Isu kerusakan lingkungan yang semakin kompleks menuntut peran aktif dunia pendidikan dalam menanamkan kesadaran ekologis sejak dini. Salah satu upaya strategis yang dilakukan adalah melalui penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka, yang tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada pembentukan karakter peduli lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi P5 dalam meningkatkan etika lingkungan siswa, strategi pelaksanaannya, serta faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus di SMP Terpadu Darul Dakwah Mojokerto. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan P5 dengan tema “Gaya Hidup Berkelanjutan” efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kepedulian siswa terhadap lingkungan, melalui kegiatan pengelolaan sampah plastik menjadi produk daur ulang yang bernilai guna. Strategi yang digunakan meliputi pendekatan kontekstual, kolaboratif, dan berbasis pengalaman nyata. Faktor pendukung utama berasal dari keterlibatan aktif guru sebagai fasilitator serta dukungan dari pihak sekolah, sedangkan hambatan yang dihadapi antara lain keterbatasan waktu pelaksanaan dan tingkat pemahaman siswa yang masih beragam. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan karakter melalui P5 dapat menjadi alternatif pendidikan etika lingkungan yang efektif, apabila diintegrasikan secara tepat dalam kurikulum serta didukung oleh lingkungan sekolah yang kondusif. Kata kunci: etika lingkungan, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, Kurikulum Merdeka, pendidikan karakter, studi kasu

    PENGARUH CITRA MEREK, KUALITAS PRODUK, DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN ULANG PRODUK SKINCARE SKIN1004 (SKIN CHEONSA)

    Full text link
    Industry skincare di Indonesia mengalami pertumbuhan yang sangat pesat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya perawatan kulit. Salah satu merek luar negeri yang mulai mendapat perhatian adalah SKIN1004 (Skin Cheonsa), brand asal Korea Selatan dengan konsep clean beauty. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh citra merek, kualitass produk, dan harga terhadap keputusan pembelian ulang produk skincare SKIN1004. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan teknik purposive sampling. Sampel sebanyak 100 responden diperoleh dari pengguna aktif SKIN1004 yang berdomisili di Mojokerto dan sekitarnya. Instrument pengumpulan data berupa kuesioner dengan skala likert, dan data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, dan uji f. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra merek, kualitas produk, dan harga berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian ulang, baik secara parsial maupun simultan. Variabel kualitas produk memberikan pengaruh paling dominan terhadap keputusan pembelian ulang. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa perusahaan perlu memperkuat kualitas produk, memperjelas segmentasi harga yang kompetitif untuk meningkatkan loyalitas konsumen

    2,285

    full texts

    2,454

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Majapahit Islamic University Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇