Majapahit Islamic University Institutional Repository
Not a member yet
    2454 research outputs found

    PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA DENGAN PENDEKATAN RME UNTUK MENDUKUNG PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA DALAM MATERI BANGUN RUANG BERBANTU SOFTWARE CABRI 3D DI MA AL-MUSTHOFA CANGGU-JETIS

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) dengan pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) untuk membelajarkan materi bangun ruang jarak titik ke garis berbantu dengan Software Cabri 3D guna mendukung kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas XII IPA MA Al-Musthofa Canggu-Jetis Mojokerto. Dalam penelitian ini terdapat empat jenis instrument yang digunakan yaitu lembar validasi, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar soal tes dan lembar angket respon siswa. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan prosedur penelitian pengembangan ADDIE menurut Purwanto (2004) yang terdiri dari lima tahapan, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluations. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII IPA MA Al-Musthofa Canggu-Jetis. Hasil pengembangan dari penelitian ini adalah berupa LKS dengan pendekatan RME untuk mendukung pemahaman konsep matematis siswa yang berbantu Software Cabri 3D yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Lembar Kerja Siswa (LKS) yang dikembangkan dikatakan valid, apabila rata-rata validator menilai valid atau sangat valid menurut aspek-aspek yang telah ditentukan. Lembar Kerja Siswa (LKS) dikatakan praktis jika hasil pengamatan keterlaksanaan pembelajaran di kelas menunjukkan kategori baik atau sangat baik. Dan Lembar Kerja Siswa (LKS) yang dikembangkan dikatakan praktis jika validator yang menyatakan bahwa LKS dapat digunakan di lapangan dengan revisi kecil atau tanpa revisi. Sedangakn Lembar Kerja Siswa (LKS) yang dikembangkan dinyatakan efektif, dengan kriteria keefektifan berdasarkan ketuntasan indikator pembelajaran setelah melakukan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan LKS, apabila memperoleh presentase ketuntasan secara keseluruhan dengan kriteria ketuntasan baik atau sangat baik dan angket respon siswa bernilai positif

    KARAKTERISTIK JELLY NATA DARI TOMAT DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK KECAMBAH KACANG HIJAU

    Get PDF
    Arif Julianto, Program Studi Teknik Hasil Pertanian, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit.Karakteristik Jelly dari Tomat Dengan Penambahan Ekstrak Kecambah Kacang Hijau. Dosen Pembimbing I : Eko Sutrisno, S.si dan Dosen Pembimbing II : Nur Habibatus S, S.ST., M.Kes ABSTRAK Peningkatan produksi tomat menjadi kebijakan pemerintah daerah di wilayah Kabupaten Mojokerto khususnya daerah Pacet, survei yang dilakukan di Desa Claket, Pacet kepada kelompok petani penangkar tomat UD. Merdeka Seed. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui variabel dan memahami proses pembuatan produk jelly nata dari tomat dari hasil limbah buah tomat secara fermentasi dengan penambahan konsentrasi ekstrak kecambah kacang hijau. Hasil analisis menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor konsentrasi ekstrak kecambah kacang hijau (3%, 5% dan 7%). Masing-masing perlakuan dilakukan 1 kali ulangan sampel. Data hasil penelitian dianalisis dengan software SPSS 25.0 for windows. Hasil analisis menunjukkan konsentrasi 5% ekstrak kecambah kacang hijau 5% kadar air tertinggi, yaitu 94,92% dan kadar air terendah pada perlakuan penambahan ekstrak kecambah kedelai 7 %, yaitu 92,77 %. Nilai serat kasar tertinggi pada konsentrasi 7% yaitu 6,95%, serat kasar terendah 3%. Metode pengukuran warna L*a*b jelly nata dari tomat dengan konsentrasi 3% adalah 350 (Red) terang kemerahan, 5% 130 (Green) hijau keputihan dan 5% 330 (Red) terang kemerahan. Parameter overall diketahui konsentrasi3% dan 7% paling disukai panelis, terendah konsentrasi 5%. Nilai kesukaan terhadap parameter overall lebih dipengaruhi oleh tingkat penerimaan terhadap parameter tekstur. Kata kunci : jelly nata dari tomat, fermentasi, Acetobacter Xylinum

    PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, NET PROFIT MARGIN (NPM), DAN RETURN ON EQUITY (ROE) TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERTANIAN DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN PERIODE 2013-2018

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh antara Ukuran Perusahaan dengan Harga Saham, pengaruh antara Net Profit Margin (NPM) dengan dengan Harga Saham, pengaruh Return On Equity (ROE) dengan Harga Saham, dan pengaruh antara Ukuran Perusahaan, Net Profit Margin (NPM), Return On Equity (ROE) secara simultan dengan Harga Saham. populasi dalam penelitian ini adalah Perusahaan sektor pertanian yangterdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2013-2018 sebesar 21 sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 5 perusahaan. Uji persyaratan analisis data menggunakan uji normalitas, multikolinieritas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Pengujian hipotesis pertama dan kedua menggunakan analisis regresi sederhana, untuk pengujian hipotesis ke tiga menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian dengan analisis regresi sederhana pada taraf signifikansi 5% menunjukkan bahwa: (1) Terdapat tidak berpengaruh Positif Ukuran Perusahaan terhadap Harga Saham, dengan THitung sebesar 1.613 lebih kecil dari Ttabel yaitu adalah 0.0000000001979 dan besarnya hubungan diketahui dengan nilai Rhitung sebesar 0.15. (2) Terdapat tidak berpengaruh Positif Net Profit Margin (NPM) terhadap Harga Saham dengan Thitung sebesar -494 lebih besar dari Ttabel yaitu -84.657 dan besarnya hubungan diketahui dengan nilai Rhitung sebesar 0.121. (3) Terdapat Pengaruh Positif Return On Equity (ROE) terhadap Harga Saham dengan Thitung sebesar 3.741 lebih besar dari Ttabel yaitu 671.006 dan besarnya hubungan diketahui dengan nilai Rhitung sebesar 0.369. Hasil regresi berganda menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif Ukuran Perusahaan, Net Profit Margin (NPM), dan Return On Equity (ROE) Terhadap Harga Saham. Ditunjukkan dengan harga uji F dengan nilai Fhitung sebesar 6.541 dan nilai sig sebesar 0.002 lebih kecil dari 0.5.Harga koefisien korelasi Ry sebesar 1.

    PENGARUH KESEJAHTERAAN DAN SEMANGAT KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI BANK PEMBIAYAAN RAKYAT SYARIAH (BPRS) KOTA MOJOKERTO

    Get PDF
    Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 91 responden. Adapun pengambilan sampel dengan menggunakan non probablity sampling dengan teknik Purposive Sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas, uji F, koefisien determinasi, uji t dan analisis regresi berganda.Dengan menggunakan metode regresi berganda dapat disimpulkan bahwa Secara simultan kesejahteraan dan semangat kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan F hitung sebesar 127,873 dengan angka signifikansi sebesar 0,000<0,05.Variabel kesejahteraan berpengaruh secara parsial dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai dengan nilai signifikansi sebesar 0,000<0,05 dengan nilai Thitung sebesar 2,230. Sedangkan kesejahteraan berpengaruh secara parsial dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai dengan nilai signifikansi sebesar 0,000<0,05, sedangkan Variabel semangat kerja berpengaruh secara parsial dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai dengan nilai signifikansi sebesar 0,000<0,05 dengan nilai Thitung sebesar 2,871. Sedangkan semangat kerja berpengaruh secara parsial dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai dengan nilai signifikansi sebesar 0,000<0,05.Variabel semangat kerja (X2) merupakan variabel bebas yang dominan mempengaruhi variabel terikat yaitu kinerja pegawai (Y) yang ditunjukkan dengan nilai beta sebesar 0,338. Koefisien determinasi yang dihasilkan adalah sebesar 0,805 yang berarti 80,5% berpengaruh secara kuat antara variabel kesejahteraan dan semangat kerja terhadap kinerja pegawai, sedangkan sisanya sebesar 19,5% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini

    Pemodelan dan Simulasi Sistem

    No full text
    oai:repository.unim.ac.id:3Mata kuliah ini mempelajari tentang teknik-teknik dasar pemodelan matematika seperti analisis dimensi, penskalaan, aproksimasi dan validasi. Setiap mahasiswa akan bekerja dalam kelompok untuk memodelkan masalah nyata dalam kehidupan sehari-hari seperti masalah persediaan, antrian, dan lain sebagainya

    ANALISA PERBANDINGAN SISTEM HALF SLAB DAN PLAT KONVENSIONAL DITINJAU DARI SEGI WAKTU DAN BIAYA PADA PROYEK APARTEMEN GUNAWANGSA TIDAR SURABAYA

    No full text
    Ada beberapa metode konstruksi struktur pelat lantai diantaranya yaitu metode konvensional dan metode half slab. Adapun pelaksanaan yang menggunakan metode konvensional terdapat beberapa kekurangan diantaranya yaitu membutuhkan waktu yang lebih lama, jumlah pekerjanya dan material yang lebih banyak serta mutu pekerjaan tidak sebaik pracetak, sedangkan pada sistem pracetak dapat mengurangi jumlah pekerja, material dan peralatan. Berdasarkan latar belakang tersebut maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa perbandingan antara sistem half slab dengan sistem konvensional pada struktur pelat lantai proyek Gunawangsa Tidar Surabaya ditinjau dari segi biaya dan waktu. Pada tower C telah dihalfslab dan dianalisa perbandingan biaya dari kedua metode, tetapi perhitungan hanya sebatas satu lantai dan perhitungan waktu juga belum dianalisa, sehingga pada tugas akhir ini dilakukan analisa perbandingan biaya dan waktu pada struktur lantai apartemen tower C dari lantai 10 dan lantai 15 . Data sekunder yang diperlukan untuk perbandingan kedua sistem ini yaitu RAB (Rencana Anggaran Biaya), Kurva S, Shop Drawing. Metode perencanaan waktu yang dilakukan di proyek tersebut adalah metode kurva S, sehingga pada penelitian ini akan dianalisa menggunakan metode PDM (Precedence Diagram Method). Analisa biaya pada penelitian ini menggunakan acuan SNI 7832-2012 dan HSPK Kota Surabaya Tahun 2018. Hasil analisa pelat lantai 10 didapatkan selisih dari kedua metode sebesar Rp118.802.203 dengan selisih waktu 25,77 hari. Sedangkan pada lantai 15 selisih analisa biayanya per metode sebesar Rp116.147.636 dengan selisih waktu pengerjaan selama 25,62 hari. Kata Kunci : pelat, half slab, sistem konvensional, PDM (Precedence Diagram Method), RAB(Rencana Anggaran Biaya

    ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH DESA MOJOKUMPUL KECAMATAN KEMLAGI KABUPATEN MOJOKERTO PADA TAHUN 2028

    No full text
    Desa Mojokumpul memiliki sumber air sumur bor yang cukup memadai tetapi kurangnnya memanfaatkan sumber air untuk 1 desa,karena sumber air sumur bor tersebut hanya digunakan di 1 dusun saja. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis tingkat kebutuhan air Untuk mengetahui berapakah debit kebutuhan air di desa Mojokumpul pada tahun 2028 dan mengetahui perencanaan air bersih dari sumber air,tandon sampai ke pipa jaringan utama. Metode yang digunakan dalam perhitungan proyeksi jumlah penduduk menggunakan metode aritmatik dan geometrik,standart analisis,analisis sektor domestik dan analisa kebutuhan air bersih. Hasil proyeksi jumlah penduduk tahun 2018 adalah 2875 dengan 10 tahun kedepan 2028 adalah 3050. Total kebutuhan air bersih di desa Mojokumpul adalah 1,64 liter/detik dan pada tahun 2028 proyeksi 10 tahun di dapat 1,74 liter/detik.kebutuhan air maksimum dengan mengalikan 1,15 di dapat pada tahun 2018 sebesar 1,89 liter per/detik dan pada tahun 2028 proyeksi 10 tahun didapat 2,00 liter/detik, sedangkan kebutuhan pada jam puncak dengan mengalikan faktor 1,75, pada tahun 2018 sebesar 2,87 liter perdetik dan pada tahun 2028 proyeksi 10 tahun didapat 3,05 liter/detik, berdasarkan diagram pemilihan pompa standart , pompa yang dipilih adalah 40 x 32 B2,-5 1,5. 4. Perencanaan perpipaan menggunakan pipa PVC 1 inch sepanjang 3304 m dan mengambil dari sumber air sumur bor dengan menggunakan satu tandon berukuran 4 m x 3.5 m x 2.5 m

    KAJIAN PEMANFAATAN AIR EMBUNG UNTUK KEBUTUHAN AIR BAKU PADA DESA PUCUK KECAMATAN DAWARBLANDONG KABUPATEN MOJOKERTO

    No full text
    Air merupakan sumber daya alam yang sangat berperan penting dalam kehidupan manusia. Seiring jumlah pertumbuhan manusia yang bertambah, maka kebutuhan akan air otomatis semakin meningkat, sedangkan di bumi ini persediaan air adalah tetap. Melihat hal tersebut pada daerah kering dengan curah hujan yang relatif rendah sering terjadi permasalahan kekurangan air, terutama pada musim kemarau. Salah satunya yaitu Desa Pucuk Kecamatan Dawarblandong Kabupaten Mojokerto merupakan salah satu desa yang sering terjadi kekurangan air bersih ketika musim kemarau. Menampung air hujan dengan embung adalah salah satu alternatif yang cukup baik dalam mengatasi hal tersebut. Penelitian ini didasarkan pada kebutuhan air baku, dengan menganalisis data sekunder berupa data jumlah penduduk dan data curah hujan. Analisis dimulai dengan menghitung debit inflow yang masuk embung. Kemudian, analisis kebutuhan air baku di peroleh dengan cara menghitung proyeksi jumlah penduduk dan fasilitas-fasilitas umum yang ada. Serta analisis perhitungan water balance. Selain itu dilakukan perhitungan dimensi sistem saringan pasir lambat. Dari hasil analisa yang dilakukan didapat debit inflow terbesar pada bulan Desember 0,017 m3/detik dan pada pertengahan bulan Mei sampai awal bulan Nopember tidak ada debit inflow, kebutuhan air baku pada tahun 2027 sebesar 0,005 m3/detik. Menurut hasil tersebut water balance pada embung Desa Pucuk masih belum seimbang. Berdasarkan hasil perhitungan kebutuhan air baku, dimensi sistem saringan pasir lambat adalah lebar 7m, panjang 14 m dan kedalaman 2,5 m. Dengan hasil tersebut dapat memberikan solusi dengan menambah volume tampungan embung dan sebagai bahan rekomendasi agar kebutuhan air bersih penduduk di Desa Pucuk dapat tersedia dengan baik. Kata kunci : Air Embung, Water Balance, Saringan Pasir Lamba

    PROFIL INTUISI SISWA SMP DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA DI TINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIKA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendekripsikan profil intuisi siswa SMP dengan kemampuan matematika dalam memecahkan masalah matematika. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu pemilihan subjek penelitian yang dilakukan dengan cara memberi tes kemampuan matematika di kelas IX-B SMP Negeri 1 Mojoanyar. Sehingga terpilih tiga orang subjek dengan kemampuan yang berbeda yaitu dengan subjek siswa berkemampuan matematika tinggi, sedang dan rendah. Tahap selanjutnya yaitu memberikan soal tes pemecahan masalah terhadap materi lingkaran yang sudah diajarkan sebelumnya, tes dilakukan bersamaan dengan wawancara yang merupakan tahap ketiga dalam pengambilan data. Untuk menguji kredibilitas data maka peneliti menggunakan triangulasi waktu yaitu memberi subjek soal tes pemecahan masalah yang ke dua pada waktu yang berbeda dengan soal tes pertama. Data hasil penelitian yang diperoleh adalah hasil tes pemecahan masalah dan wawancara pertama dan kedua. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil sebagai berikut: Subjek dengan kemampuan matematika tinggi; dalam memahami masalah, menggunakan Klasifikasi Arifmatori, indikator yang digunakan adalah extrapolativeness, coerciveness, dan implicitness. Klasifikasi Antisipatori dengan Indikator pada tahap membuat rencana pemecahan masalah adalah Perseverance dan globality. Klasifikasi Antisipatori dengan Indikator tahap melaksanakan rencana pemecahan masalah adalah theory status dan globality. Subjek dengan kemampuan matematika sedang; Klasifikasi Arifmatori, indikator dalam tahap memahami masalah adalah self evidance, intrinsic centainty, extrapolativeness, coerciveness, dan implicitness. Klasifikasi Antisipatori dengan Indikator pada tahap membuat rencana pemecahan masalah adalah Perseverance dan globality. Klasifikasi Antisipatori dengan Indikator pada tahap melaksanakan rencana pemecahan masalah adalah theory status dan globality. Subjek dengan kemampuan matematika rendah; berdasarkan Klasifikasi Arifmatori, indikator yang muncul dalam tahap memahami masalah adalah self evidance, intrinsic centainty, extrapolativeness, coerciveness, dan implicitness. Klasifikasi Antisipatori dengan Indikator pada tahap membuat rencana pemecahan masalah adalah Perseverance dan globality. Klasifikasi Antisipatori dengan Indikator yang muncul pada tahap melaksanakan rencana pemecahan masalah adalah theory status dan globality. klasifikasi pada tahap memeriksa kembali pemecahan masalah adalah klasifikasi konklusi

    2,285

    full texts

    2,454

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Majapahit Islamic University Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇