Majapahit Islamic University Institutional Repository
Not a member yet
2454 research outputs found
Sort by
Kajian Pemanfaatan Air Embung Untuk Kebutuhan Air Bersih Pada Desa Pucuk Kecamatan Dawarblandong Kabupaten Mojokerto
ABSTRAK
Rozikin, Qoirur, 2018. Kajian Pemanfaatan Air Embung Untuk Kebutuhan Air
Bersih Pada Desa Pucuk Kecamatan Dawarblandong Kabupaten
Mojokerto. Tugas Akhir, Program Studi Teknik Sipil, Fakultas
Teknik, Universitas Islam Majapahit (UNIM).
Pembimbing I
: Diah Sarasanty, ST. MT
Pembimbing II
: Erna Tri Asmorowati, ST. MT
Air merupakan sumber daya alam yang sangat berperan penting dalam
kehidupan manusia. Seiring jumlah pertumbuhan manusia yang bertambah, maka
kebutuhan akan air otomatis semakin meningkat, sedangkan di bumi ini
persediaan air adalah tetap. Melihat hal tersebut pada daerah kering dengan curah
hujan yang relatif rendah sering terjadi permasalahan kekurangan air, terutama
pada musim kemarau. Salah satunya yaitu Desa Pucuk Kecamatan
Dawarblandong Kabupaten Mojokerto merupakan salah satu desa yang sering
terjadi kekurangan air bersih ketika musim kemarau. Menampung air hujan dengan
embung adalah salah satu alternatif yang cukup baik dalam mengatasi hal
tersebut.
Penelitian ini didasarkan pada kebutuhan air baku, dengan menganalisis
data sekunder berupa data jumlah penduduk dan data curah hujan. Analisis
dimulai dengan menghitung debit inflow yang masuk embung. Kemudian, analisis
kebutuhan air baku di peroleh dengan cara menghitung proyeksi jumlah penduduk
dan fasilitas-fasilitas umum yang ada. Serta analisis perhitungan water balance.
Selain itu dilakukan perhitungan dimensi sistem saringan pasir lambat.
Dari hasil analisa yang dilakukan didapat debit inflow terbesar pada bulan
Desember 0,017 m
3
/detik dan pada pertengahan bulan Mei sampai awal bulan
Nopember tidak ada debit inflow, kebutuhan air baku pada tahun 2027 sebesar
0,005 m
3
/detik. Menurut hasil tersebut water balance pada embung Desa Pucuk
masih belum seimbang. Berdasarkan hasil perhitungan kebutuhan air baku,
dimensi sistem saringan pasir lambat adalah lebar 7m, panjang 14 m dan
kedalaman 2,5 m. Dengan hasil tersebut dapat memberikan solusi dengan
menambah volume tampungan embung dan sebagai bahan rekomendasi agar
kebutuhan air bersih penduduk di Desa Pucuk dapat tersedia dengan baik.
Kata kunci : Air Embung, Water Balance, Saringan Pasir Lamba
OPTIMASI PERSEDIAAN BATU BARA DENGAN MEMPERTIMBANGKAN KENAIKAN HARGA PADA LPC COGEN POWER PLANT PT. TJIWI KIMIA,tbk
ABSTRAK
Najib, Aynun, 2018. “optimasi persediaan batu bara dengan
mempertimbangkan kenaikan harga pada LPC COGEN Power Plant PT. Tjiwi
Kimia,tbk”.Skrispsi/tugas akhir, program studi Teknik Industri, Fakutlas
Teknik, Universitas Islam Majapahit (UNIM).
Low Pressure Coal (LPC) ialah salah satu mesin ketel (boiler) pada COGEN
Power Plant di perusahaan PT. Tjiwi Kimia,tbk. Ketel Uap merupakan alat untuk
menghasilkan uap air, yang akan digunakan untuk pemanasan atau tenaga
gerak pada proses pembuatan kertas. Bahan bakar pembakaran bermacammacam
dari yang populer batu bara dan minyak bakar, sampai listrik, gas,
biomasa, nuklir dan lain-lain. Pada COGEN Power Plant, Boiler pada COGEN
Power Plant menggunakan bahan bakar Batu bara. Mengoptimalkan persedian
mrupakan salah satu tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan. Karena
pembelian persediaan bahan baku sangat berpengaruh penting pada keuangan
perusahaan. Apalagi dipengaruhi dengan ketidak stabilan harga bahan baku,
ketidak stabilan harga bahan baku mendorong setiap perusahaan untuk
menetapkan pengendalian terhadap persediaan bahan baku secara tepat
sehingga perusahaan dapat tetap eksis untuk dapat mencapai tujuan yang
diinginkannya.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode
EOQ dengan mempertimbangkan segi kenaikan harga. Dalam metode ini akan
dibandingkan dengan perhitungan perusahaan, dan dilakukan peramalan ketika
terjadi kenaikan harga, jadi ketika terjadi kenaikan apa yang harus dilakukan
perusahaan sehingga tidaak menimbulkan pembengkakan pada biaya
pemesanan. Perhitungan penelitian ini menggunakan Microsoft Excel.
Berdasarkan perhitungan menggunakan EOQ, Pemesanan atau pembelian
batu bara yang optimal sebelum kenaikan harga ialah berjumlah
dengan frekuensi pemesanan sebanyak 5 kali pemesanan. Total biaya dari hasil
perhitungan ialah untuk ROP (ReOrder Point) atau titik
pemesanan kembali ialah sebesar .
Sebelum terjadi kenaikan harga, perusahaan disarankan untuk melakukan
pembelian atau pemesanan kusus. Jumlah persediaan batu bara ketika belum
terjadi kenaikan harga. jumlah unit pembelian sebelum kenaikan harga tersebut
ialah sebesar , dan jumlah tersebut akan habis dalam waktu
( /9.957,03) = 10,03 minggu. Penghematan biaya dengan melakukan
pemesanan kusus tersebut adalah ,-. Setelah itu jumlah
pemesanan batu bara menjadi dengan frekuensi pembelian selama
82 kali dalam satu tahun. Semakin tinggi kenaikan harga, semakin rendah
pemesnan kusus yang dilakukan dan semakin rendah pula total penghematan
biayanya
ANALISIS LAJU KOROSI PIPA BAJA KARBON ST 30 DAN PIPA STAINLESS STEEL TERHADAP ASAM LIMBAH AEROBIC
ABSTRAK
Septian, Septian Ade Chandra, 2018. Analisis Laju Korosi Baja Karbon St 30 Dan Stainless steel Terhadap Asam limbah aerobic. tugas akhir, Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik Mesin, Universitas Islam Majapahit (UNIM).
Pembimbing I : Achmad Rijanto, ST.,MT
Pembimbing II : Dicki Nizar Z, ST., MT.
Korosi merupakan kerusakan material logam yang disebabkan reaksi antara logam dengan lingkungannya yang menghasilkan oksida logam, sulfida logam atau hasil reaksi lainnya yang lebih dikenal sebagai pengkaratan. Baja adalah logam paduan dengan besi sebagai unsur dasar dan karbon sebagai unsur paduan utamanya. Kandungan karbon dalam baja berkisar antara 0.2% hingga 2.1% berat sesuai ukurannya. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Objek penelitian menggunakan pipa baja karbon st 30 dengan ukuran spesimen 2,5 cm x 1,8 cm x 0,4 cm dan pipa stainless steel dengan ukuran spesimen 2,8 cm x 1,8 cm x 0,4 cm. Spesimen yang diujikan dalam penelitian ini ada 6 spesimen yang akan mendapatkan perlakuan berbeda yaitu berbeda variasi waktu. Menggunakan metode perendaman spesimen dalam wadah uji dengan volume 150 ml dari setiap wadah uji. Dilakukan uji fisik untuk mengetahui perbedaan dari baja karbon yang belum terkorosi dengan baja karbon yang terkorosi dan stainles steel yang belum terkorosi dengan stainless steel yang terkorosi, dan uji berat untuk mengetahui perbandingan berat spesimen awal dan spesimen akhir. Untuk perendaman pipa baja karbon st 30 dalam cairan limbah dengan pH 4 laju korosi terbesarnya adalah 3,6 mmpy. Sedangkan untuk perendaman pipa stianless steel dalam cairan limbah dengan pH 4 laju korosi terbesarnya adalah 0,07 mmpy. Waktu dan pH berpengaruh terhadap laju korosi. Laju korosi terbesar terjadi pada pH asam.
Kata kunci : Korosi, Baja ST 30,Stainless steel, cairan limbah.
ABSTRACT
Septian, Septian Ade Chandra, 2018. Analysis of Corrosion Rates of St 60 Carbon Steels and tainless steel Against waste of aerobic. final project, Mechanical Engineering Study Program, Faculty of Mechanical Engineering, Majapahit Islamic University (UNIM).
Counselor I : Achmad Rijanto, ST.,MT
Counselor II : Dicki Nizar Z, ST., MT.
Corrosion is the damage of metal material caused by a reaction between metal and its environment which produces metal oxides, metal sulfides or other reactions which are better known as rusting. Steel is a metal alloy with iron as a basic element and carbon as its main alloying element. The carbon content in steel ranges from 0.2% to 2.1% by weight according to size. This research is using experimental method. The object of the research was using carbon steel pipe st 30 with specimen size 2.5 cm x 1.8 cm x 0.4 cm and stainless steel pipe with specimen size 2.8 cm x 1.8 cm x 0.4 cm. The specimens tested in this study were 6 specimens that would get different treatments, namely different time variations. Using the specimen immersion method in a test container with a volume of 150 ml from each test container. Physical tests were carried out to determine the differences of carbon steel which had not been corroded with corroded carbon steel and stainless steel which had not been corroded with corroded stainless steel, and a weight test to determine the weight ratio of the initial specimens and final specimens. For soaking the st 30 carbon steel pipe in liquid waste with pH 4 the biggest corrosion rate is 3.6 mmpy. Where as for soaking the stianless steel pipe in liquid waste with pH 4 the biggest corrosion rate is 0.07 mmpy . Time and pH affect the corrosion rate. The greatest corrosion rate occurs at acidic pH.
Keywords: Corrosion, Steel ST 30, Stainless steel, liquid waste
PENGEMBANGAN WEBSITE PENGELOLAAN MANAJEMEN BANK SAMPAH DI BANK SAMPAH ROSELLA KOTA MOJOKERTO
ABSTRAK
Muhamad Eghi Prasetyo. 2018. Pengembangan Website Pengelolaan
Manajemen Bank Sampah di Bank Sampah Rosella Kota Mojokerto.
Skripsi/Tugas Akhir, Program Studi Teknik Informatika, Fakultas
Teknik, Universitas Islam Majapahit (UNIM).
Pembimbing I : Yesy Diah Rosita, S.Kom., M.Kom.
Pembimbing II : Joko Ristono, S.Pd., M.Kom.
Bank Sampah Rosella merupakan salah satu perwujudan dari
kesadaran masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mengatasi
beberapa permasalahan pengelolaan sampah yang masih saja terus
bermunculan hingga saat ini. Konsep bank sampah pada dasarnya
mengadopsi konsep bank konvensional pada umumnya. Terdapat transaksi
menabung dan menarik dana dari sebuah bank. Hanya saja objek yang
ditabung atau disetorkan bukanlah uang yang melainkan sampah yang
dikumpulkan oleh warga sekitar. Banyaknya jumlah nasabah dan transaksi
yang terjadi mengakibatkan kesulitan dalam memantau kinerja dan
transaksi yang berjalan secara realtime, Maka dari itu perlu dibuatkan
sistem pengelolaan manajemen bank sampah untuk menyelesaikan
masalah tersebut. Perancangan sistem ini meliputi tahap Analisis dan
desain sistem dengan menggunakan metode waterfall sebagai metode
pengembangan sistem, berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa
kebutuhan dari Bank Sampah Rosella ialah sistem input data master,
transaksi dan laporan yang semuanya telah terotomatisasi dalam sebuah
sistem aplikasi komputer. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa
penggunaan sistem pengembangan website pengelolaan manajemen bank
sampah rosella dapat mempermudah dalam mengolah data nasabah,
sampah, pengepul dan menginput data transaksi serta mencetak laporan
sehingga mengurangi terjadinya human error.
Kata kunci: Website, Manajemen, Bank Sampah, Bank Sampah Rosella
PENERAPAN METODE MULTILAYER PERCEPTRON (BACKPROPAGATION) DALAM PENENTUAN KESIAPAN CALON TRANSMIGRAN
ABSTRAK
Sumiatin, 2018. Penerapan Metode Multilayer Perceptron (Backpropagation)
dalam Penentuan Kesiapan Calon Transmigran.
Skripsi/Tugas Akhir, Program Studi Teknik Informatika,
Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit (UNIM).
Pembimbing I : Yesy Diah Rosita, S.Kom., M.Kom.
Pembimbing II : Joko Ristono, S.Pd., M.Kom.
Pada saat sekarang ini, negara-negara sedang mengalami kritis keuangan.
Dampak dari krisis itu akan banyak orang yang akan kehilangan pekerjaan dan
dampak keseluruhan dari kondisi tersebut adalah menurunnya tingkat
kesejahteraan di sektor kehidupan tertentu masyarakat Indonesia. Menanggulangi
krisis ini salah satunya program pemerintah yaitu Transmigrasi Umum, masalah
tidak tepatnya sasaran dalam penentuan kesiapan calon transmigran seringkali
terjadi di daerah-daerah di Indonesia, tidak terkecuali di Dinas Tenaga Kerja
Kabupaten Mojokerto. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk
membantu Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Mojokerto dalam hal penentuan
kesiapan calon transmigran.
Sistem ini akan diimplementasikan menggunakan Matlab dan menggunakan
metode backpropagation sebagai metode untuk tolak ukur keakurasian serta
menggunakan metode wawancara untuk mengumpulkan data-data dalam
menentukan kriteria kesiapan calon transmigran. Hasil penelitian menunjukan
bahwa penerapan metode backpropagation dalam penentuan kesiapan calon
transmigran dengan hasil yang sangat baik. Penerapan metode backpropagation
dapat mempermudah serta memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi dalam
penentuan kesiapan calon transmigran di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten
Mojokerto.
Dari beberapa ujicoba yang dilakukan terdapat tingkat akurasi 100% dan
mencapai Mean Square Error (MSE) menunjukkan pada arsitektur sistem ke-2
dengan menggunakan hidden layer 2 unit neuron dan laju pemahaman α sebesar
0,1.
Dengan menggunakan metode multilayer perceptron (backpropagation)
adalah salah satu metode Jaringan Syaraf Tiruan (JST). Kelebihan metode
backpropagation ini memiliki beberapa unit yang ada dalam satu atau lebih layar
tersembunyi dibandingkan dengan metode perceptron yang terdiri dari layar
tunggal.
Kata Kunci : Transmigrasi, Transmigran, Kawasan Transmigrasi, Multilayer
Perceptron (Backpropagation)
SISTEM PENGONTROLAN LAMPU MENGGUNAKAN ARDUINO BERBASIS ANDROID
ABSTRAK
Wahyu Andrianto,2018, Sistem Pengontrolan Lampu Menggunakan Arduino
Berbasis Android. Skripsi/tugas akhir, Program Studi Teknik,
Fakultas Informatika, Universitas Islam Majapahit (UNIM).
Pembimbing I : Mimin F. Rohmah, S.T., M.S.i.
Pembimbing II : Sugianto, S.kom.,M.kom.
Perkembangan pesat kemajuan teknologi komunikasi seluler dan
pengurangan biaya memungkinkan untuk menggabungkan teknologi seluler ke
dalam sistem rumah pintar untuk pengontrolan lampu. Kami mengusulkan sistem
smart home mobile dan berbasis internet yang terdiri dari ponsel dengan android,
aplikasi berbasis Internet, dan server blynk. Peralatan rumah dapat dikontrol oleh
Arduino yang menerima perintah dari komputer server, yang beroperasi sesuai
dengan perintah yang diterima dari aplikasi seluler melalui jaringan wifi atau
internet. Dalam sistem yang diusulkan, server rumah dibuat menggunakan
teknologi Wi-Fi yang menerima pesanan dari klien dan pesanan akan diproses
melalui Nodemcu, yang memungkinkan pengguna untuk mengontrol dan
memantau semua parameter yang terkait dengan rumah menggunakan ponsel
pintar Andriod atau melalui internet . Studi ini menyajikan desain kontrol inovatif
dan otomatis biaya rendah berdasarkan kondisi cuaca, aparat kontrol, dan
keamanan rumah bersama dengan aplikasi android untuk memungkinkan ponsel
pintar mengirim perintah menggunakan blynk.
Kata kunci : Smart home, Nodemcu, Andoid, Blynk,Lampu
x
ABSTRACT
Wahyu Andrianto,2018, Lamp Control Uses Android-based Arduino. Thesis /
final project, Technical Studies Program, Faculty of Informatics,
Majapahit Islamic University (UNIM).
Supervisor I : Mimin F. Rohmah, S.T., M.S.i.
Supervisor II : Sugianto, S.kom.,M.kom.
The rapid development of mobile communication technology advances
and cost reductions possible to incorporate mobile technology into the smart home
system. We proposed a system of mobile and internetbased for a lamp control of
smart home consisting of a mobile phone with android, Internet-based
applications, and server blynk. Home appliances can be controlled by an Arduino
that receives commands from the server computer, which operates in accordance
with commands received from the mobile application via a wifi network or the
internet. In the proposed system, a home server is made using Wi-Fi technology
that receives order from clients and orders will be processed through the Nodemcu,
which allows users to control and monitor all the parameters associated with home
using Andriod smart phone or via the internet. This study present the design of a
low cost innovative and automated control based on weather conditions, the
control apparatus, and home security together with android application to allow
smart phones to send commands using blynk.
Keywords : Smart Home, Nodemcu, Wi-Fi, blynk,Lamp
APLIKASI ABSENSI SISWA MENGGUNAKAN FINGERPRINT DAN PENJADWALAN MATA PELAJARAN DI SEKOLAH DASAR NEGERI SUMBERNONGKO JOMBANG
Wahyu Arif Siswanto
Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik
Universitas Islam Majapahit
ABSTRAK
Arif Siswanto, Wahyu. 2018. Aplikasi Absensi Siswa Menggunakan Fingerprint
Dan Penjadwalan Mata Pelajaran Studi Kasus Sekolah dasar Negeri
Sumbernngko Jombang. Tugas Akhir, Program Studi Teknik Informatika,
Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit (UNIM).
Pembimbing I
: Ir. Luki Ardiantoro, M.T.
Pembimbing II
: Sugianto, S.Kom., M.Kom.
Absensi siswa dan jadwal mata pelajaran merupakan salah satu elemen
penting dalam kegiatan belajar mengajar. Buku absensi merupakan bukti bahwa
siswa tersebut telah hadir dalam suatu pelajaran. Dengan sistem absensi yang
masih menggunakan sistem manual, proses pencatatan absensi siswa dapat
menimbulkan beberapa masalah. Salah satunya seringkali siswa memanfaatkan
celah dan bekerjasama dengan temannya untuk melakukan bolos sekolah. Tujuan
dari penelitian ini ada untuk menagatasi masalah tersebut dengan membuat
sebuah aplikasi absensi siswa mengunakan fingerprint dan penjadwalan mata
pelajaran.penelitian ini menggunakan pedekatan metode waterfall. Peneliti disini
menggunakan Laravel. Tahapan yang akan dilakukan pada penelitian ini meliputi
: analisis kebutuhan, perancangan system, pembuatan aplikasi dana analisisnya.
Hasil implementasi sistem yang dibuat menunjukkan bahawa sistem dapat
digunakan dengan mudah dan dapat membantu pekerjaan administrasi sekolah.
Kata kunci : Absensi, fingerprint, laravel dan Sekolah Dasar Negeri
Sumbernongko Jombang.
ABSTRACT
Arif Siswanto, Wahyu. 2018. Student Attendance Application Using Fingerprint
and Scheduling Subjects Case Study of Negeri Elementary School Sumbernngko
Jombang. Final Project, Informatics Engineering Study Program, Faculty of
Engineering, Islamic University of Majapahit (UNIM).
Preceptor I
: Ir. Luki Ardiantoro, M.T.
Preceptor II : Sugianto, S.Kom., M.Kom.
Student absences and subject schedules are one of the important elements
in teaching and learning activities. The attendance book is proof that the student
has been present in a lesson. With an attendance system that still uses a manual
system, the process of recording student attendance can cause some problems.
One of them is that students often take advantage of the gap and work with their
friends to skip school. The purpose of this study is to overcome this problem by
creating a student attendance application using fingerprint and scheduling
subjects. This study uses the approach of the waterfall method. Researchers here
use Laravel. The stages that will be carried out in this research include: needs
analysis, system design, making an analysis fund application. The results of the
system implementation made indicate that the system can be used easily and can
help with school administration work.
Keywords
: Attendance, fingerprint, laravel and Sumbernongko Jombang
Public Elementary School
ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI PEMBELIAN MESIN CETAK OFFSET PADA PERCETAKAN N3 GRAFIKA
ABSTRAK
Al Badrotus Saniyah, 2018. Analisis Kelayakan Investasi Pembelian Mesin
Cetak Offset Pada Percetakan N3 Grafika. Skripsi, Program Studi Akuntansi,
Fakultas Ekonomi Universitas Islam Majapahit (UNIM).
Pembimbing I : Tatas Ridho Nugroho, S.Pd., M.Pd
Pembimbing II : Toto Heru Dwihandoko., SE., MM., Ak., CA
Penelitian ini membahas mengenai analisis investasi pembelian mesin
offset pada Percetakan N3 Grafika ditinjau dari aspek keuangan. Tujuan
Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah rencana pembelian mesin offset
yang dilakukan Percetakan N3 Grafika layak dijalankan atau tidak. Data yang
digunakan adalah data primer (Teknik wawancara dengan pihak yang
memberikan informasi untuk penelitian ini) dan data sekunder yang diperoleh dari
studi kepustakaan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Metode
analisis yang digunakan adalah kriteria kelayakan Investasi yang terdiri dari
Payback Period ( PP ) dan Net Present Value ( NPV ). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pada perhitugan Payback Period pada investasi mesin baru
menghasilkan Payback Period 1 tahun 5 hari. Hal ini menunjukkan investasi
mesin baru layak dilakukan. Net Present Value dari investasi mesin baru positif
sebesar Rp. 2.323.378.263 dan Net Present Value dari investasi lama sebesar
Rp. 890.146.980, yang artinya jika dilihat dari nilai NPV itu sendiri maka nilai NPV
dari mesin baru positif lebih besar dari investasi mesin lama. Maka, secara
keseluruhan perhitungan penilaian kelayakan investasi tersebut, dapat ditarik
kesimpulan bahwa investasi baru yang akan diakukan oleh perusahaan tersebut
layak untuk dilakukan.
Kata Kunci : Kelayakan Investasi, Payback Period, Net Present Value.
ABSTRACT
Al Badrotus Saniyah, 2018. Investment Feasibility Analysis of Purchasing Offset
Printing Machines in Percetakan N3 Grafika. Descripion / Final project,
Accounting Departemen, Faculty of Economics, Majapahit Islamic
University (UNIM).
Advitor I : Tatas Ridho Nugroho, S.Pd., M.Pd
Advitor II : Toto Heru Dwihandoko., SE., MM., Ak., CA
This study discusses the investment analysis of the purchase of offset
machines in Printing N3 Grafika in terms of financial aspects. The purpose of this
study was to determine whether the planned purchase of offset machines made
by N3 Graphic Printing was feasible or not. The data used is primary data
(Technique of interviews with parties who provide information for this study) and
secondary data obtained from literature studies. This type of research is
quantitative descriptive. The analytical method used is the investment feasibility
criteria consisting of Payback Period (PP) and Net Present Value (NPV). The
results showed that at the payback period the investment in new machines
resulted in a 1-year 5-day payback period. This shows the investment of new
machines is feasible. The Net Present Value of the new positive engine
investment is Rp. 2,323,378,263 and the Net Present Value of the old investment
of Rp. 890,146,980, which means that when viewed from the NPV value itself the
NPV value of the new positive machine is greater than the investment of the old
machine. So, as a whole the calculation of the investment feasibility assessment,
it can be concluded that the new investment that will be carried out by the
company is feasible.
Keywords: Investment Feasibility, Payback Period, Net Present Value
PERLAKUAN AKUNTANSI AKTIVA TETAP MENURUT STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NO 16 DAN PENGARUHNYA TERHADAP LABA PERUSAHAAN (STUDI KASUS PADA KSP “MITRA SENTOSA” KREMBUNG)
Abstract
Maulida,Elvania, 2018. Treatment of depreciation of fixed assets according to
financial accounting standards number 16 and its effect on companyprofits of
study casein savings and loan cooperatives KSP “Mitra Sentosa” Krembung.
Thesis or final assignment, accounting study program, faculty of
economics, Islamic University of Majapahit (UNIM).
Mentor I : Hari Setiono, SE., M.Si
Mentor II : Toto Heru Dwihandoko., SE., MM., Ak., CA
A business entity engaged in services or trade requires fixed assets to run its
operasional activities. Depreciation of property and equipment is due to the
reduced usefulness of fixed assets caused by the use of the fixed assets.
Therefore, the calculation of depreciation cost is very important to know the
causes of changes that occur both beneficial and adverse so that appropiate
action can be taken.
Saving and loan cooperatives (KSP) Mitra Sentosa Krembung uses the
straight-line method in calculating inventory depreciation and fixed assets,
observations made by the author of the effect of depreciation methods on
operating income in the financial statements, by comparing financial statements
before and after adjustments. This adjustments is carried out because of the
difference in costs contained in the depreciation expense, namely the financial
statements before and after adjustments.
Based on the results of the discussion on inventory depreciation and fixed
assets in 2017, there is a difference in office inventory depreciation costs of Rp.
2,035,426, - and office buildings amounting to Rp 7,527,711, - therefore
adjustments were made to retained earnings of Rp. 9,563,197. This difference
occurs due to inventory depreciation accounting treatment and buildings that are
not in accordance with financial accounting standards, thus affecting the
company's financial statements, therefore, the company must consider many
things in making policies on recording the acquisition price of fixed assets,
depreciation of fixed assets, and the presentation of fixed assets in the financial
statements. Because this will also have an impact on determining the taxes that
must be paid and net income that does not describe the actual state of a
company and the decision taken by a company in the future.
Keywords: fixed assets, depreciation of fixed assets, financial statement