Majapahit Islamic University Institutional Repository
Not a member yet
2454 research outputs found
Sort by
PENGARUH BRAND IMAGE DAN PRODUCT DIVERSITY TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA JILBAB UMAMA DI KECAMATAN JETIS
Perkembangan bisnis fashion muslim di Indonesia sangatlah meningkat pesat terutama dalam trend jilbab. Persaingan di dunia usaha saat ini cukup ketat, perusahaan jilbab berupaya melakukan perubahan senantiasa meningkatkan pangsa pasar dan untuk menarik para konsumen. Masyarakat yang menginginkan berpenampilan kekinian, trendy, serta modern. Produk yang bertemakan agama adalah salah satu peluang bisnis yang sedang berkembang dengan cepat pada saat ini. Perusahaan jilbab harus mengerti keinginan dan kebutuhan konsumen yang trend di pasaran. Citra merek dan keragaman produk dalam keputusan pembelian ini sangatlah penting diantaranya untuk menjadikan kepercayaan pada suatu merek dan agar para konsumen tidak berganti ke produk atau merek lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh citra merek dan keragamaan produk terhadap keputusan pembelian pada produk jilbab umama di kecamatan jetis. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan penyebaran kuisioner secara online kepada konsumen. Populasi dalam penelitian ini adalah tidak di ketahui. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 dengan teknik probability sampling. Teknik analisis data menggunakan dengan bantuan program SPSS 25. Hasil uji penelitian menunjukkan bahwa variabel citra merek dan keragaman produk memiliki pengaruh secara simultan terhadap keputusan pembelian. Hal tersebut ditunjukkan oleh nilai signifikansi yang lebih kecil dari dan nilai Fhitung=28,045 yang lebih besar dari Ftabel= 3, 09. Dari variabel citra merek mampu menjadi perantara variabel keragaman produk pada konsumen Jilbab Umama di Kecamatan Jetis
PENGARUH STORE ATMOSPHERE DAN CUSTOMER EXPERIENCE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN ULANG MELALUI WORD OF MOUTH SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Kasus Pada Konsumen Ria Swalayan Pungging Mojokerto)
Ritel adalah jenis usaha yang menyediakan barang untuk kebutuhan konsumen. Seiring bertambahnya penduduk ritel semakin berkembang pesat untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Di mojokerto, banyak jenis usaha ritel yang menyediakan barang untuk keperluan konsumen dengan tingkat persaingan yang ketat. Ada beberapa hal yang membuat konsumen melakukan pembelian ulang diantaranya store atmosphere, customer experience dan word of mouth. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suasana toko dan pengalaman konsumen terhadap keputusan pembelian ulang melalui penyebaran informasi dari mulut ke mulut sebagai variabel intervening pada konsumen Ria Swalayan, Pungging Mojokerto. Penelitian dilakukan melalui penyebaran kuesioner (daring) kepada konsumen. Populasi dalam penelitian ini konsumen yang melakukan pembelian di Ria Swalayan pada bulan Mei 2020. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 orang dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis jalur dengan bantuan SPSS 25. Hasil statistik menunjukkan bahwa store atmosphere dan customer experience memiliki nilai signifikansi masing-masing sebesar 0,020 dan 0,000 <0,05 terhadap word of mouth. Store atmosphere, customer experience dan word of mouth memiliki nilai signifikansi masing-masing sebesar 0,003, 0,036 dan 0,001 < 0,05 terhadap keputusan pembelian ulang. Analisis jalur menunjukkan bahwa store atmosphere dan customer experience memiliki pengaruh tidak langsung masing-masing sebesar 0,076 dan 0,126 yang dimediasi oleh word of mouth
ANALISIS KESESUAIAN PENERAPAN STANDART AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS TANPA AKUNTABILITAS PUBLIK (SAK ETAP) PADA LAPORAN KEUANGAN KOPERASI ( Studi Kasus pada Laporan Keuangan Koperasi Wira Karya Kota Mojokerto Tahun 2018 )
Laporan keuangan berisi tentang kondisi keuangan yang bertujuan untuk membantu entitas tanpa akuntabilitas publik dalam pengambilan keputusan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kesesuaian bentuk penyajian laporan keuangan Koperasi Wira Karya dengan SAK ETAP. Jenis penelitian ini adalah studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif komparatif. Hasil analisis data dan pembahasan menunjukkan bahwa penyajian laporan keuangan Koperasi Wira Karya belum sepenuhnya sesuai dengan SAK ETAP. Karena dari 10 kategori, terdapat empat kategori yang tidak sesuai dengan ketentuan SAK ETAP, yaitu dasar pencatatan neraca menggunakan dasar cash basis, koperasi tidak mencantumkan kewajiban imbalan pasca kerja, tidak adanya akun aset dan kewajiban pajak, koperasi menyajikan klasifikasi aset dengan nama “penyertaan” dibawah aset lancar dan diatas aset tetap dan pada laporan perubahan ekuitas koperasi menunjukkan jumlah ekuitas
PENGARUH REFERENCE GROUP DAN PRODUCT VARIATIONS TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN HELM INK DI KOTA MOJOKERTO
ABSTRAK
Olivia, S.R.E, 2020. Pengaruh Reference Group, Product Variations Terhadap Keputusan Pembelian Helm INK di Kota Mojokerto. Skripsi/ tugas akhir, Program Studi Manajemen Pemasaran, Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Majapahit (UNIM).
Pembimbing I : Eny Setyariningsih, SE., MM
Pembimbing II : M. Syamsul Hidayat, SE., MM
Helm merupakan kebutuhan setiap pengendara motor yang bertujuan untuk melindungi dari kecelakaan dan sinar matahari khususnya dikota besar termasuk di Kota Mojokerto agar tidak terkena tilang. Keanekaragaman produk helm saat ini mendorong ntuk melakukan identifikasi melalui teman, saudara, ataupun lingkungan sekitar dalam pengambilan keputusan pembelian saat menentukan suatu merk yang menurut konsumen memenuhi kriteria sebuah produk helm yang ideal. Kondisi tersebut menyebabkan perusahaan harus berhadapan dengan ketatnya bismis. Seluruh perusahaan helm ingin membuat produknya menjadi unggul dan dapat bersaing dalam merebutkan pangsa pasar dengan berbagai macam trobosan dan variasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh reference group dan product variations terhadap keputusan pembelian helm INK di Kota Mojokerto. Penelitian dilakukan dengan penyebaran kuisioner (online) kepada konsumen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengendara motor yang memakai helm INK di Kota Mojokerto. Sampel pada penelitian ini sebanyak 100 orang menggunakan teknik nonprobability sampling yaitu dengan purposive sampling. Hasil penelitian menujukkan bahwa variabel reference group dan product variations memiliki pengaruh negatif yang artinya berbanding terbalik dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Hasil penelitian menunjukkan reference group dan product variations berpengaruh negatif signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan koefisien determinasi sebesar 45,3 persen dan sisanya sebesar 54,7 dijelaskan oleh faktor lain.
Kata Kunci : Reference Group, Product Variations, Keputusan Pembelia
PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia. S) DAN STROBERI (Fragaria x ananassa) PADA PERMEN JELLY DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP WARNA, KADAR AIR DAN KANDUNGAN VITAMIN C
Permen jelly daun kelor merupakan salah satu jenis permen yang memiliki tekstur kenyal. Kombinasi ekstrak jeruk nipis dan ekstrak stroberi untuk meningkatkan cita rasa. Upaya inovasi kombinasi dua ekstrak buah terhadap permen jelly belum dilakukan. Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui pengaruh ekstrak jeruk nipis dan ekstrak stroberi pada permen jelly daun kelor terhadap warna, kadar air dan kadar vitamin C. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan variable bebas yaitu penambahan kombinasi ekstrak jeruk nipis (20%, 30%) dan ekstrak stroberi (20%, 30%). Parameter yang diamati meiliputi warna (L, a*, Hue°), kadar air, kadar vitamin C. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan ekstrak jeruk nipis dan ekstrak stroberi tidak berpengaruh nyata pada warna, kadar air dan kadar vitamin C. Hasil uji warna (L) berkisar 29,7-32,92; nilai (a*) berkisar -3,34 - -4,39; nilai (b*) berkisar antara 3,33-3,65; nilai hue berkisar 127,06 - 136,38; nilai chroma berkisar antara 5,03-5,57. Hasil uji vitamin C berkisar 15mg/100g-35mg/100g. Hasil uji kadar air 7,62-12,57% pada A1 (Kontrol) jika dibandingkan dengan sampel dengan penambahan esktrak buah (A2,A3,A4) secara statistik ada perbedaan
Studi Literatur Model Pembelajaran Kooperatif tipe Rotating Trio Exchange Mendukung Minat Belajar Matematika Siswa
Pramiftha Widy Novelia.2020. Studi Literatur Model Pembelajaran kooperatif tipe Rotating/ Trio Exchange mendukung Minat Belajar Siswa. Skripsi, Program Studi Pendidikan Matematika, Program Sarjana Universitas Islam Majapahit. Pembimbing: (I) Deka Anjariyah, S.Si, M.Pd., dan (II) Rizky Oktaviana E.P, M.Pd.
Kata kunci : Model pembelajaran kooperatif tipe rotating trio exchange, Minat belajar siswa
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model pembelajaran kooperatif tipe rotating trio exchange pada pembelajaran matematika yang mendukung minat belajar siswa.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi keperpustakaan (Library Researh), penelitian ini menggunakan data sekunder yang diambil dari peneliti terdahulu untuk dilakukan analisis kembali. Dalam penelitian ini terdapat 4 sumber data yang akan dianalisis kembali oleh peneliti.
Berdasakan hasil analisis data diperoleh hasil sebagai berikut : Model pembelajaran kooperatif tipe rotating trio exchange yang mendukung minat belajar siswa adalah pada kegiatan pendahuluan guru membagi siswa dalam kelas menjadi beberapa kelompok kecil yang beranggotakan 3 orang siswa, setelah selesai berilah nomor atau tanda untuk setiap anggota trio tersebut, contohnya 0,1,2.Pada kegiatan inti, guru membimbing siswa melakukan perputaran sesuai dengan ketentuan yang dibuat oleh guru, contoh dengan kelompok trio dengan penggunaan tanda nomor 0,1,2, yaitu untuk nomor 1 memutar searah jarum jam, nomr 2 melakukan sebaliknya (memutar berlawanan jarum jam), sedangkan nomor 0 tetap berada ditempat. Kemudian guru memberikan siswa diberikan permasalahan (soal) untuk dikerjakan dalam tingkatan yang berbeda dalam setiap putaran. Setelah melakukan putaran, siswa mengerjakan permasalahan (soal) sebanyak permasalahan yang dibuat oleh guru.Pada kegiatan penutup, guru mengisntruksikan siswa melakukan presentasi untuk menunjukkan hasil pekerjaan dengan kelompoknya didepan kelas. Tahapan pada model pembelajaran kooperatif tipe rotating trio exchange yang mendukung minat belajar siswa yaitu pada tahapan siswa dibagi menjadi bebrapa kelompok kecilyang beranggotakan 3 orang siswa, setelah selesai berilah nomor atau tanda untuk setiap anggota trio tersebut, contohnya 0,1,2, tahap selanjutnya adalah saat guru membimbing siswa melakukan perputaran sesuai dengan ketentuan yang dibuat oleh guru, contoh dengan kelompok trio dengan penggunaan tanda nomor 0,1,2, yaitu untuk nomor 1 memutar searah jarum jam, nomr 2 melakukan sebaliknya (memutar berlawanan jarum jam), sedangkan nomor 0 tetap berada ditempat, tahap berikutnya adalah guru memberikan siswa diberikan permasalahan (soal) untuk dikerjakan dalam tingkatan yang berbeda dalam setiap putaran, kemudian melakukan putaran, siswa mengerjakan permasalahan (soal) sebanyak permasalahan yang dibuat oleh guru, dan yang terakhir adalah saat guru mengisntruksikan siswa melakukan presentasi untuk menunjukkan hasil pekerjaan dengan kelompoknya didepan kelas. Dan untuk Minat belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Rotating Trio Exchange adalah terdapat 4 indikator minat belajar siswa yaitu, indikator persaaan senang, indikator perhatian, indikator keinginan yang kuat,indikator ketekunan dan partisipasi. Berdasarkan analisis data minat belajar siswa dengan rata-rata presentasi kemunculan tertinggi adalah indikator perasaan senang, indikator perhatian, indikator ketekuanan dan partisispasi, dan yang paling rendah adalah indikator keinginan yang kuat
KAJIAN SEMANTIK: TEMBANG MACAPAT KINANTHI SERAT WULANGREH KARYA SUNAN PAKU BUWANA IV SERTA RELEVANSI DALAM PEMEBERLAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP)
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kandungan makna (denotatif, konotatif, kontekstual) dalam tembang Kinanthi serat Wulangreh karya Sunan Paku Buwana IV dan mendiskripsikan relevansi pembelajaran di SMP kelas VIII semester genap. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan simak dan catat teks tembang Kinanthi dan wawancara narasumber. Analisis data menggunakan teknIk analisis dokumen. Bersadarkan hasil penelitian data tembang Kinanthi serat Wulangreh karya Sunan Paku Buwana IV beberapa kata di dalamnya mengandung makna denotatif dan makna konotatif. Kandungan makna berisikan nasihat, tuntunan dan anjuran pada anak muda untuk dapat mengendalikan dirinya. Menurut makna kontekstual makna yang ada dalam setiap baris dapat digunakan untuk melambangkan nilai pendidikan karakter sebagai tuntunan dalam menjalani kehidupan. Makna kandungan tembang akan direlevasnikan dengan RPP teks Persuasif yang diajarkan di kelas VIII SMP. Berfokus pada relevansi makna tembang Kinanthi dalam materi pembelajaran teks Persuasif serta nilai pendidikan dalam makna tembang yang dapat diterapkan pada pesertadidik
PENGARUH PELATIHAN KERJA DAN KNOWLEDGE SHARING TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI CV MUSTIKA MOJOKERTO
Wiguno, Suryo Adi, 2020. Pengaruh Pelatihan Kerja Dan Knowledge Sharing Terhadap Kinerja Karyawan Di Cv Mustika Mojokerto. Skripsi/ tugas akhir, Program Studi Manajemen Sumber Daya Manusia, Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Majapahit (UNIM).
Pembimbing I : M. Syamsul Hidayat, SE., MM
Pembimbing II : Kasnowo, S.Sos.I., MM
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pelatihan kerja dan knowledge sharing untuk menambah pengetahuan karena itu sangat penting untuk mendorong kinerja karyawan CV. Mustika Mojokerto karena bekerja dengan kinerja yang tinggi dapat menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan kerja dan knowledge sharing terhadap kinerja. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan CV. Mustika Mojokerto yang berjumlah 40 responden. Uji analisis yang digunakan uji validitas, realibilitas, dan uji asumsi klasik. Analisis yang digunakan adalah pengujian hipotesis dan regresi linier berganda. Berdasarkan hasil penelitian dengan taraf signifikansi 5% diperoleh kesimpulan : (1) Variabel Pelatihan kerja berpengaruh positif dan sig terhadap kinerja karyawan hal itu dapat dilihat dari nilai t hitung 3,330 > t tabel 2,024 dan 0,002 t tabel 2,024 dan 0,008 Ftabel (3,25) dan sig (0,000 < 0,050).
Kata Kunci : Pelatihan Kerja, knowledge sharing dan Kinerja karyawan
PERAMALAN PERENCANAAN KEBUTUHAN BAHAN BAKU SNACK UNTUK PEMILIHAN SUPPLIER DI PT. XYZ
Perencanaan bahan baku sangat penting bagi perusahaan besar maupun
kecil karena dengan adanya perencanaan maka untuk mengatasi masalah
kekurangan ataupun kelebihan bahan baku dan pemilihan supplier yang terbaik
juga sangat berpengaruh dengan hasil dari produksi tersebut. Dengan
mengantisipasi kekurangan kelebihan bahan baku dan penentuan supplier
terbaik untuk bahan baku sereal diharapkan untuk mencapai titik optimal agar
total biaya bisa minimum. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan model
peramalan dengan regresi linear yang untuk memprediksi permintaan produk
sereal di PT.XYZ pada periode selanjutnya dengan menghitung persediaan
bahan baku dari snack serta untuk menentukan supplier terbaik dari jagung dan
gula. Metode penelitian ini menggunakan peramalan Regresi linear, persediaan
menggunakan EOQ (Economic Order Quantity), dan pemilihan supplier dengan
AHP(Analitycal heirarki process). Hasil penelitian ini terdapat model peramalan
regresi linea
STUDI LITERATUR MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MENURUT TAHAPAN POLYA
Kurniawan, Okta. W. 2020. Studi Literatur Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Menurut Tahapan Polya. Skripsi, Program Studi Pendidikan Matematika, Program Sarjana Universitas Islam Majapahit. Pembimbing : (I) Deka Anjariyah,S.Si., M.Pd dan (II) Rizky Oktaviana E.P, M. Pd
Kata Kunci : Model pembelajaran Problem Based Learning, kemampuan pemecahan masalah
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dan kemampuaan masalah setelah diberikan penerapan model pembelajaran Probem Based Learning.
Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan sumber-sumber sekunder berupa skripsi, jurnal ilmiah. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi. Setelah data terkumpul maka dilakukan tahap analisis denga mneggunakan tiga tahapan yaitu organize, syinthesize, identify.
Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil sebagai berikut : (1) Tahapan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning yang mendukung kemampuan pemecahan masalah adalah tahapan membimbing penyelidikan. Pada tahapan ini siswa siswa setelah diberikan LKS yang berisikan masalah akan dituntut untuk menyelesaikan masalah tersebut. Kegiatan pertama yang dilakukan siswa adalah mengumpulkan informasi dari berbagai sumber. Setelah informasi terkumpul siswa akan melakukan perencanaan strategi dari hasil pengumpulan informasi untuk menyelesaiakan masalah. Jika perencanaan strategi sudah dilakukan, siswa mengaplikasikan strategi untuk melakukan penyelesaian. Setelah melakukan penyelesaian, siswa memeriksa kembali proses pemecahan masalah yang telah dilakukan. (2) Kemampuan pemecahan setelah diberikan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning yaitu kemampuan siswa dalam memahami masalah berada pada kategori baik dengan mengidentifikasi informasi yang diketahui dan informasi yang ditanyakan dengan lengkap dan tepat. Kemampuan pemecahan masalah pada tahapan merencanakan penyelesaian berada pada kategori baik karena siswa membuat strategi yang akan digunakan untuk menyelesaikan masalah dengan tepat dan benar. Kemampuan pemecahan masalah pada tahapan melakukan penyelesaian berada pada kategori baik karena siswa mengaplikasikan strategi yang digunakan dengan tepat dan sesuai dengan langkah – langkah strategi. Kemampuan pemecahan masalah pada tahapan memeriksa kembali berada pada kategori sedang karena siswa membuat kesimpulan dari proses pemecahan masalah dengan tepat dan lengkap