26174 research outputs found
Sort by
Developing Teacher’s Book Based on Inquiry Learning Model of Inviting Someone to Do Something, Giving Instruction, and Asking for Permission Unit for the Eighth Grade Students of Islamic Boarding School Abnaul Amir Gowa
Finally, validation of the teacher's book was conducted based on the
three Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) textbook eligibility criteria.
The validators assessed the Teacher's book as valid in Content Feasibility
(3.82), Presentation Feasibility (3.81), and Language Feasibility (3.86).
Through a series of evaluations and enhancements, the final results indicate
the teacher's book is valid and eligible
Developing Suggested ELT Material Based on Religious Moderation for The Eleventh Grade Students at MAS Madani Alauddin Pao-Pao
At the analysis stage, the teacher of class XI of MAS Madani Alauddin
Pao Pao was interviewed and analyzed the needs of 30 students of class XI MAS
Madani Alauddin Pao-pao to determine the learning objectives and needs of
students. After that, the researcher made a syllabus design, that integrates the
important elements of the module created. At the development stage,
textbooks based on the four indicators of religious moderation were
developed. The textbook was validated based on four aspects of textbook
eligibility proposed by BNSP (National Education Standards Agency). The
textbook scored 3.91 for content feasibility, 3.89 for presentation feasibility, 4
for language feasibility, and 4.16 for graphical feasibility from the validators
Analisis Miskonsepsi Mahasiswa Pendidikan Biologi Angkatan 2021 pada Materi Sistem Pernapasan dengan Menggunakan Tes Diagnostik Three-Tier Multiple Choice di UIN Alauddin Makassar
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa Pendidikan Biologi
angkatan 2021 Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar teridentifikasi
mengalami miskonsepsi. Miskonsepsi pada mahasiswa secara keseluruhan
didapatkan hasil sebanyak 41,05%. Mahasiswa dengan kategori miskonsepsi
rendah sebesar 46,51%, mahasiswa dengan kategori miskonsepsi sedang
sebesar 30,23% dan mahasiswa dengan kategori miskonsepsi tinggi sebesar
23,26%. Miskonsepsi tertinggi pada soal terdapat pada nomor 4 dan pada
nomor 18 sebesar 69,77% termasuk dalam kategori tinggi
Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Spiritual Al-Qur'an dalam Pembentukan Akhlak Siswa Program Tahfizh di Azhari Islamic Boarding School Rusuna
Implementasi Ice Breaking dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SD Telkom Makassar
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ice breaking secara efektif membantu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menyenangkan, interaktif, dan bermakna. Ice breaking yang dikemas melalui media digital seperti Wordwall, kuis interaktif, dan video Islami mampu
meningkatkan perhatian, fokus, serta kepercayaan diri peserta didik dalam mengikuti pelajaran. Faktor pendukung keberhasilan kegiatan ini antara lain kreativitas guru, dukungan teknologi, antusiasme peserta didik, dan
lingkungan belajar yang kondusif. Adapun faktor penghambat mencakup keterbatasan waktu, perbedaan karakteristik kelas, gangguan teknis, serta kelelahan peserta didik. Secara keseluruhan, ice breaking memberikan dampak positif dalam empat aspek utama, yaitu meningkatkan perhatian
(attention), membangun relevansi (relevance), menumbuhkan kepercayaan diri (confidence), dan menciptakan kepuasan belajar (satisfaction). Dengan demikian, ice breaking terbukti menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI dan Budi Pekerti di tingkat sekolah
dasar. Implikasi dari penelitian ini yaitu bagi sekolah temuan ini menegaskan perlunya dukungan kelembagaan yang lebih kuat dalam mendorong inovasi pembelajaran yang menyenangkan dan adaptif seperti ice breaking. Bagi guru,
penelitian ini mengimplikasikan pentingnya peningkatan kompetensi pedagogik dan digital dalam merancang kegiatan pembelajaran yang kreatif dan kontekstual. Bagi peserta didik, implementasi ice breaking yang tepat dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif, menyenangkan,
dan bermakna. Bagi peneliti selanjutnya, hasil penelitian ini dapat menjadi referensi awal dalam mengembangkan kajian lanjutan mengenai implementasi ice breaking dalam pembelajaran PAI dan Budi Pekerti
Pengaruh Money Ethics dan Machiavellian Terhadap Perilaku Kepatuhan Pajak dengan Religiusitas sebagai Variabel Moderasi (Studi pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Makassar Selatan)
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan
kausal komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Wajib Pajak Orang
Pribadi (WPOP), dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Jenis
data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh memalui kuesioner,
baik dalam cetak maupun digital (Google Form).
Teknik analisis data yang digunakan meliputi regresi linier berganda dan
Moderating Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa money ethics dan machiavellian memiliki pengaruh negatif terhadap
perilaku kepatuhan pajak. Religiusitas tidak dapat memperlemah pengaruh
money ethics terhadap perilaku kepatuhan pajak. Selain itu, religiusitas juga
tidak dapat memperlemah pengaruh machiavellian terhadap perilaku
kepatuhan pajak
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Terintegrasi Nilai-Nilai Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan lil alamin di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Bontoboddia Kabupaten Gowa
Hasil penelitian menunjukkan di antarannya: 1) Perencanaan
pembelajaran berbasis PBL dirancang secara sistematis dengan memperhatikan tujuan pembelajaran dan pengembangan modul ajar. Guru merancang skenario masalah berbasis kehidupan nyata yang relevan dengan
konteks peserta didik. Selain itu, Model ini berhasil meningkatkan aktivitas diskusi kelompok yang melatih kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi. 2) Pelaksanaan model PBL yang terintegrasi dengan nilai-nilai
PPRA dalam pembelajaran ini berhasil menanamkan berbagai karakter penting pada peserta didik. Nilai-Nilai Profil Pelajar Pancasila yang terkandung dalam proses pelaksanaan pembelajaran tersebut, di antarannya: nilai beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, nilai gotong royong, nilai
mandiri, nilai bernalar kritis. Sedangkan, nilai-nilai rahmatan lil alamin yang terkandung yaitu nilai berkeadaban dan nilai keteladanan. 3) Dampak penerapan model PBL yang terintegrasi dengan PPRA tersebut, memberikan
pengaruh positif terhadap pemahaman dan karakter peserta didik. Peserta didik kelas V menunjukkan peningkatan pemahaman yang lebih mendalam, terlihat dari partisipasi aktif dalam diskusi, kemampuan memecahkan
masalah yang terkait dengan nilai-nilai keislaman, serta keterampilan reflektif dalam menghubungkan konsep dengan kehidupan sehari-hari. Selain itu, pendekatan ini meningkatkan sikap religius dan tanggung jawab peserta
didik dalam menerapkan nilai-nilai akidah akhlak dalam kehidupan nyata. Berdasarkan hasil tersebut, integrasi model PBL dengan nilai-nilai PPRA terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran akidah akhlak serta membentuk karakter religius peserta didik. Oleh karena itu, pendekatan ini direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran inovatif yang dapat diterapkan secara luas dalam pendidikan dasar Islam. Implikasinya tidak hanya pada peningkatan capaian kognitif, tetapi juga pada
penguatan karakter dan spiritualitas siswa yang selaras dengan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin
Pertimbangan Hukum Hakim Pengadilan Agama Sungguminasa Kelas I A Terhadap Perkara Pembagian Harta Bersama Perspektif Maṣlaḥah mursalah
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) gambaran perkara pada tahun 2023-2024 menunjukkan tren penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. (2) Dasar pertimbangan hakim mempertimbangkan tidak hanya
ketentuan dalam UU No. 1 Tahun 1974, Kompilasi Hukum Islam, dan KUHPerdata, melainkan juga aspek kontribusi masing-masing pihak dalam memperoleh harta selama perkawinan. (3) Penerapan perspektif maṣlaḥah
mursalah, keputusan hakim diarahkan pada upaya melindungi pihak yang lebih rentan secara ekonomi maupun sosial, dengan tujuan menghindari kemudaratan dan mencapai keadilan yang proporsional. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam memahami peran hakim sebagai penegak keadilan substantif
dalam penyelesaian sengketa harta bersama pasca perceraian dan dapat dijadikan rujukan oleh mahasiswa, peneliti, dan akademisi lainnya terkait mengkaji dinamika peradilan agama dalam konteks integrasi hukum positif dan hukum Islam seperti maṣlaḥah mursalah
Efektivitas Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Moderasi Beragama di UPT SMP Negeri 12 Sinjai
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran pendidikan agama Islam di UPT SMP Negeri 12 Sinjai cukup signifikan dalam meningkatkan moderasi beragama Islam dikalangan peserta didik. Hal ini juga menunjukkan bahwa proses pembelajaran pendidikan agama Islam cukup
mampu menginternalisasikan nilai-nilai moderasi beragama seperti toleransi, penghargaan terhadap perbedaan, dan keseimbangan dalam berpendapat. Dengan demikian pembelajaran pendidikan agama Islam di sekolah memiliki
kontribusi yang cukup signifikan dalam membentuk peserta didik yang moderat dalam menghadapi keberagaman kehidupan beragama sesuai dengan prinsip Islam rahmatan lil ‘alamin. Implikasi dari penelitian ini adalah: 1) Hasil penelitian dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori dalam bidang pendidikan Islam, khususnya terkait moderasi beragama. penelitian ini dapat memperkaya literatur tentang pendekatan dan metode pembelajaran yang cukup signifikan dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama. 2)
Penelitian ini dapat menjadi panduan bagi guru dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk menanamkan njlai-nilai moderasi beragama kepada peserta didik. Guru dapat menerapkan metode atau pendekatan yang terbukti berhasil dari hasil penelitian. Sekolah dapat
mengintegrasikan hasil penelitian ke dalam kebijakan pendidikan, seperti pengembangan kurikulum, pelatihan guru, atau kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung moderasi beragama. Penelitian ini dapat membantu peserta didik memahami pentingnya moderasi beragama, sehingga mereka dapat lebih toleran dan inklusif dalam kehidupan sehari-hari. 3) Hasil penelitian dapat dijadikan dasar bagi pengambil kebijakan di tingkat sekolah atau pemerintah daerah unuk memperkuat pendidikan moderasi beragama melalui kurikulum yang lebih terarah dan relevan. 4) Penelitian ini dapat menjadi pijakan untuk penelitian lebih lanjut, misalnya: menguji efektivitas pembelajaran pendidikan agama Islam dalam konteks yang berbeda, mengeksplorasi hubungan antara moderasi beragama dan faktor lain seperti peran keluarga atau lingkungan sosial, dan mengembangkan model pembelajaran pendidikan agama Islam yang lebih inovatif untuk meningkatkan moderasi beragama
Pengaruh Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti terhadap Pembentukan Karakter dan Kesehatan Mental Generasi Z di SMA Negeri 4 Takalar
Hasil penelitian ini yaitu pembelajaran pendidikan Agama Islam dan budi pekerti berada pada kategori sedang dengan persentase 64,236%, pembentukan karakter generasi Z berada pada kategori sedang dengan persentase 65,972%, begitupula dengan kesehatan mental generasi Z di SMA Negeri 4 Takalar yang berada pada kategori sedang dengan persentase 72,917%. Adapun besarnya pengaruh pembelajaran pendidikan Agama Islam dan budi pekerti terhadap pembentukan karakter dan kesehatan mental gereasi Z secara simultan yaitu 62,7% yang dibuktikan dengan yang dibuktikan dengan nila