26174 research outputs found
Sort by
Usaha Peternakan Sapi Perah dan olahan susu ‘Nursi’ di Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang Melalui Pemanfaatan Limbah Pertanian
Karya tulis ini merupakan ringkasan laporan kegiatan lapangan pada peternakan sapi perah di Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang. Usaha peternakan ini menjadi contoh bagi pengusaha ternak lainnya di daerah tersebut, karena memanfaatkan limbah pertanian berupa ampas tahu dan jerami jagung. Ampas tahu dan dedak digunakan sebagai konsentrat, lalu jerami jagung sebagai pakan alternatif pengganti pakan basal saat persediaan hijauan tidak mencukupi. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemanfaatan limbah pertanian dapat menjamin keberlangsungan usaha ternak perah dan meningkatkan produksi susunya. Pada peternakan ‘Nursi’ ini terdapat 12 ekor sapi perah Fries Holland (FH), 8 ekor laktasi dan 4 ekor kering kandang dengan bobot badan rata-rata 350kg. Rata-rata produksi susu 14L/ekor/hari, produksi dangke 15 buah/hari dan krupuk dangke 59 bungkus/hari, dengan rata-rata jumlah pendapatan bersih total perbulannya sekitar 20 juta rupiah. Dengan melakukan kombinasi pemberian pakan asal limbah pertanian/industri tersebut dengan pakan basal rumput gajah, usaha peternakan sapi perah dan olahan susu Nursi ini sangat berpotensi untuk menjamin kesejahteraan keluarga peternak khususnya. Informasi ini akan sangat bermanfaat bagi keberlangsungan usaha peternakan sapi perah dan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang pada umumnya
Characteristics of Some Potential Forages in Indonesia in Reducing Methane (Ch4) Emission From Ruminants: Benefits and Limitations
Animal production can be more efficient and also sustainable if we reduce CH4 production from ruminal fermentation. One option is to find alternative forages that modify rumen fermentation. CH4 is not only harmful the environment but also means loss to the animals. All of the aspects of the issue is related to the condition of ruminant’s farm in Indonesia. Some other forages that are mainly fed as protein source to ruminants, are: cassava leaves, sweet potato leaves, soya bean leaves, tofu waste, leaves of Artocarpus heterophyllus, Musa paradisiaca L, Ipomea batatas. Roughage sources are hays of Panicum maximum, Pennisetum purpureum, and Setaria sphacelata and the concentrate sources mainly corn, rice bran and cassava waste, and corn cobs. However, there are very limited studies in finding alternative forages that can both increase animals productivity and also reduce CH4 production. Only forages relevant to Indonesia that have been studied in vitro is reviewed in this article, about its potential in reducing CH4 production from rumen fermentation. Even though some forages reduce CH4, it could negatively influence digestibility, hence less productivity. Some studies indicated that it was due to the fat content of the forage while others indicated that the concentration of the bioactive compounds such as condensed tannin influence the side effect of low CH4 ruminal production