Sekolah Tinggi Theologia Jaffray Repository
Not a member yet
    294 research outputs found

    Makna Kata Kharis Berdasarkan Surat Efesus 2:8 Dan Implementasinya Dalam Kehidupan Orang Percaya Masa Kini

    No full text
    Sesuai dengan permasalahan yang ada, maka tujuan penulisan karya ilmiah iniadalah: Pertama, untuk menganalisis dan menafsirkan makna di Balik kata kharisberdasarkan Efesus 2:8. Kedua, untuk membahas bagaimana mengimplementasikankharis dalam kehidupan orang-orang percaya masa kini.Dalam penulisan penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian naskahAlkitab, yaitu dengan kajian eksegesis Alkitab untuk menemukan makna teks yangsesuai dengan konsep yang ada dalam surat Efesus 2: 8. Penulis mengadakanpenelitian literatur (library research), terhadap berbagai sumber atau naskah-naskahyang memiliki korelasi dengan judul, antara lain: buku tafsiran-tafsiran kitab Efesusdan buku-buku yang berhubungan dengan kata kasih karunia yang disusun secaraeksposisi untuk mencapai maksud, sasaran dan tujuan penulisan.Berdasarkan hasil uraian penulis dalam karya ilmiah tentang makna katakharis berdasarkan Efesus 2:8 dan implementasinya dalam kehidupan orang percayamasa kini, maka penulis dapat menarik kesimpulan sebagai berikut: Pertama, kasihkarunia adalah kehadiran Allah melalui Yesus Kristus ke dalam dunia, mati untukmenyelamatkan manusia, Ia bangkit dari kematian untuk memberi kemenangan bagiorang percaya dan Ia menyediakan tempat di sorga bagi orang yang percaya kepada-Nya. Kedua, kasih karunia merupakan anugerah keselamatan yang dianugerahkanoleh Allah secara cuma-cuma kepada manusia berdosa yang seharusnya dihukum dandimurkai oleh Allah. Ketiga, kasih karunia merupakan kemerdekaan yang Allahberikan bagi manusia atas dosa, melepaskan dari kuasa iblis, memulihkan manusiauntuk kembali bersekutu dengan Allah. Keempat, kasih karunia Allah merupakanpengampunan-Nya bagi orang berdosa yang datang bertobat kepada-Nya dengansungguh-sungguh. Kelima, kasih karunia adalah kuasa Allah melalui kehadiran RohKudus yang memberdayakan setiap orang percaya untuk melawan godaan dosa,melakukan kehendak Allah, hidup dalam kekudusan dan memberi kemampuanmelayani Tuhan serta menghadapi setiap masalah

    Membangun Spiritual Remaja Masa Kini Berdasarkan Amsal 22 : 6

    No full text
    Adapun tujuan penulis menulis karya ilmiah ini ialah: Pertama, Memberikanpenjelasan mengenai pentingnya membangun kerohanian spiritual remaja masa kini.Kedua, Memberikan panduan kepada para pembina remaja dalam membangunspiritual remaja masa kini berdasarkan kitab Amsal 22:6. Ketiga, Sebagai salah satusyarat untuk memenuhi tuntutan akademik dalam mencapai gelar Sarjana Teologi diSekolah Tinggi Teologia Jaffray Makassar.Metode yang penulis gunakan untuk menyelesaikan karya ilmiah ini adalahdengan metode pengumpulan data melalui: Alkitab, buku-buku, majalah, diktat,renungan, internet, dan artikel-artikel lainnya yang sehubungan dengan penulisankarya ilmiah ini.Dalam penelitian ini diberikan kesimpulan, Pertama membangun spiritualremaja ialah suatu upaya yang terus menerus untuk mendemonstrasikan hidup yangberarti atau bermakna dengan menjaga dan memelihara iman remaja serta faktoryang berkaitan supaya dapat mengambil sikap dan keputusan dalam realitas hidup ditengah-tengah kesempatan dan tantangan kehidupan. Kedua, masa remaja adalahmasa transisi dari dunia kanak–kanak yang telah ditinggalkan, tetapi masakedewasaan belum dijalani dengan sungguh–sungguh. Itu sebabnya dalammembangun spiritualitas remaja diperlukan orang-orang dewasa yang kompetenseperti orang tua dan gereja. Orang tua dan gereja berperan untuk menjaga danmemelihara kehidupan mereka dari awal sehingga mereka mengetahui jalankebenaran melalui firman Tuhan setiap hari, supaya di masa yang akan datangmereka akan menjadi seorang pribadi yang kuat, kokoh dalam imannya dan takutkepada Tuhan, sehingga hidupnya menjadi berkat atau berarti bagi sesama

    Mengapa Allah Memakai Dwight Lyman Moody? Kisah Hidup Seorang Pelayan Sekolah Minggu

    No full text
    Dalam pemeliharaan Allah yang kekal dan berdaulat, Allah telahmemilih untuk memakai orang-orang biasa, yang diberi kuasa RohKudus yang luar biasa, sebagai sarana utama yang melaluinya Diamenyebarkan kebenaran firman-Nya. Melalui perjalanan hidup DwightLyman Moody, penulis mengajak pembaca untuk mempelajari kuncikeberhasilan pelayanan dan kehidupan rumah tangga bersama anakanaknyayang dapat berjalan seimbang ditengah-tengah kesibukanmelayani Tuhan.Seorang pelayan Sekolah Minggu yang terus mengundang orangberdosa untuk datang kepada Kristus sampai akhir hidupnya adalahsesuatu yang menarik untuk diketahui bagaimana falsafah pelayanannyayang menyebabkan Allah memakai D.L. Moody dengan sangat luar biasa.Untuk hal tersebut maka penulis menuliskan suatu riwayat hidup D.L.Moody, seorang pelayan Sekolah Minggu

    Evaluasi Kritis Terhadap Teologi Sukses

    No full text
    Evaluasi kritis terhadap teologi sukses ditinjau dari perspektif Alkitab dan implikasinya dalam jehidupan bergereja dan bagaimana melihat sisi positif da negatif dari pengajaran teologi sukses

    Tinjauan Teologis Tentang Takut Akan Tuhan Berdasarkan Kitab Amsal Dan Implementasinya Dalam Hidup Kekristenan

    No full text
    Sebagai tujuan penelitian adalah Untuk memaparkan konsep Takut akanTUHAN berdasarkan kitab Amsal, Untuk menjelaskan manfaat dari TakutakanTUHAN. Dan Untuk menjelaskan implementasinya dalam kehidupan Kekristenansetiap hari.Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatifyaitu metode penelitian Kepustakaan (library research), terhadap berbagai sumberdata antara lain: Alkitab, tafsiran-tafsiran kitab Amsal dan buku-buku yangmembahas tentang Takut akan TUHAN serta penulis menggunakan metode eksegesis.Yang disusun secara deskriptif untuk mencapai sasaran dan tujuan penulisan.Dalam penelitian ini, ditemukan hasil bahwa Kekristenan seharusnya hidupberdasarkan takut akan TUHAN dengan menyadari akan kemahakuasaan-Nya,kekudusan-Nya, kemahahadiran-Nya dan kemahatahuanNya dalam setiap aspekkehidupan manusia lewat tindakan dan perilaku manusia. Banyak hal dalam duniaini yang akan membuat manusia merasa takut dan gentar, baik itu ketakutanterhadap sesamanya manusia maupun ketakutan terhadap hal-hal yang lainnya.Takutakan TUHAN merupakan suatu perasaan takut yang positif bukan negatif.Takutakan TUHAN bukan seperti perasaan takut yang dialami oleh manusiaterhadap hal-hal yang biasa, tetapi takutakan TUHAN merupakan penghormatanmanusia terhadap TUHAN

    Model Penginjilan Dalam Yohanes 4:4-42 Dan Implementasinya Pada Masa Kini

    No full text
    Sesuai dengan permasalahan yang ada, maka tujuan penulisan karya ilmiah iniadalah: Pertama, untuk mengetahui model penginjilan dalam Yohanes 4:4-42 dapatditerapkan. Kedua, untuk mengetahui implementasi model penginjilan pada masa kini.Adapun metode penulisan yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah iniuntuk mendapatkan data yang diperlukan adalah: Metode yang dipakai oleh penulisdalam penelitian ini adalah metode hermeneutik Alkitab, yaitu metode penelitiankepustakaan (library research) terhadap berbagai sumber data atau naskah-naskahyang mendukung serta memiliki korelasi dengan judul, di mana Alkitab merupakansumber utama serta menggunakan metode eksigesis yang disusun secara deskriptifuntuk mencapai sasaran dan tujuan penulisan.Berdasarkan uraian penulis dalam penulisan karya ilmiah tentang modelpenginjilan dalam Yohanes 4:4-42 dan implementasinya pada masa kini, maka penulisdapat menarik kesimpulan sebagai berikut: Pertama, penginjilan adalah tugas utamabagi setiap gereja dan orang percaya secara pribadi yang telah menerima keselamatandari Allah. Kedua, penginjilan adalah wujud kasih orang percaya kepada Allah dankepada sesama manusia. Ketiga, penginjilan adalah pekerjaan yang mulia, sebabmembawa setiap manusia mengenali akan dosanya lalu bertobat menerima Yesussebagai juruselamat, dan percaya dengan sungguh bahwa di dalam Yesus adakeselamatan, pengharapan dan kepastian hidup yang kekal. Keempat, Penginjilanmerupakan pelayanan yang memiliki kekuatan Kuasa Allah, dan hal ini hanya dapatdilakukan oleh Roh Kudus (Lukas 24:49). Kelima, Sebelum memulai pemberitaanInjil terlebih dahulu haruslah menerima kuasa Roh Kudus. Keenam, Penginjil harusmengalami perjumpaan dengan Kristus terlebih dahulu sebelum menjadi saksi bagiKristus dan menjadi berkat bagi hidup sesama

    Pemimpin Yang Memiliki Integritas Menurut 2 Timotius Pasal 2

    No full text
    Penulisan ini bertujuan untuk merumuskan suatu konsep mengenai pemimpin yangmemiliki integritas yang diperlukan pada masa kini. Dalam penulisan penulisan inisebagai suatu karya ilmiah dibutuhkan suatu metode penelitian yang tepat gunamendapatkan data yang konkret.Kaitannya dengan itulah maka di sini penulis akan menguraikan sumber data danteknik pengumpulan data yang dipakai dalam penyusunan penulisan ini sebagai berikut:Pertama, yaitu pengambilan data melalui eksposisi Alkitab yang dijabarkan secaradeskriptif. Kedua, yaitu pengambilan data melalui buku-buku perpustakaan yang adakaitannya dengan pokok penulisan ini sebagai penunjang eksposisi Alkitab. Alkitabmenjadi sumber utama dalam penulisan penulisan ini. Ketiga, yaitu pengambilan datamelalui penelitian lapangan yaitu melalui wawancara dengan tujuan menunjang eksposisiAlkitab.Setelah pembahasan yang relatif panjang tentang pemimpin yang memilikiintegritas, maka dapat disimpulkan bahwa integritas sungguh sangat penting bagiseorang pemimpin. Integritas perlu bagi para pemimpin supaya pilar-pilarnya menjadisuperstruktur. Integritas adalah kekuatan konstruksi kepemimpinan.Bahwa dalam kehidupan seorang pemimpin tidak hanya harus memiliki suatukehidupan kerohanian yang tinggi tetapi juga harus ditunjang oleh integritas diri dalamkepemimpinannya. Bobot kepemimpinan tidak ditentukan oleh tingginya pendidikansemata atau banyaknya jam terbang dalam pelayanan, melainkan oleh integritas diri.Pecahnya Kerajaan Israel, hancurnya Kerajaan Yehuda adalah karena rapuhnyaintegritas para pemimpinnya. Keruntuhan masyarakat juga diawali dengan pemimpinyang kehilangan integritasnya, yang berakibat runtuhnya sendi-sendi normamasyarakat, seperti ayah tidak menjadi teladan, anak-anak mencari figur dari film,televisi dan media lainnya.Bahwa pemimpin yang berintegritas adalah pemimpin yang selalu mematutkanhidupnya dengan Firman Tuhan, bergantung penuh pada pimpinan Roh Kudus,mengusahakan karakter yang baik, dan selalu menunjukkan sikap kerendahan hati

    Pemulihan Gambar Diri Bagi Pekerja Seks Komersial Di Pusat Pelayanan Satuan Karya Wanita Mattiro Deceng Makassar

    No full text
    Adapun tujuan penulisan yang hendak dicapai sebagai berikut: Pertama, melaluiupaya pemulihan gambar diri baik lewat penerimaan masa lalu, iman, dan cinta kasihdiharapkan para wanita tuna susila dapat diterima di lingkungan masyarakat. Kedua,melalui upaya pemulihan gambar diri baik lewat penerimaan masa lalu, iman, dan cintakasih diharapkan gereja dapat menerapkannya kepada para wanita tuna susila sehinggalebih menumbuhkan lagi iman mereka.Adapun metode dalam penulisan ini, penulis menguraikan metode penelitian yangdipakai dalam hal penyusunan karya ilmiah. Pertama, mengumpulkan data-data denganmelakukan wawancara langsung dengan pihak-pihak terkait. Kedua, melalui studipustaka dimana penulis akan meneliti buku-buku yang ada kaitannya dengan materiyang dibahas dalam karya ilmiah. Ketiga, mengutip beberapa artikel lewat pemanfaatanmedia internet yang kesemuanya diharapkan dapat saling melengkapi serta berkaitanerat dengan penulisan ini. Keempat, melalui seminar-seminar yang secara langsungmembahas sesuai dengan penulisan. Kelima, menggunakan angket untuk memperolehinfomasi jelas dari PSK.Menerima masa lalu memerlukan waktu yang relatif lama untuk diterapkandalam praktek kehidupan sehari-hari seorang PSK. Dapat disadari karenamenghilangkan bekas mendalam dalam diri seseorang tidak dapat dengan mudah untukdihilangkan. Dalam membentuk gambar diri yang baik bagi seorang PSK diperlukaniman yang berdasarkan pada Kristus. Seorang PSK harus percaya dan menerima bahwaYesus adalah Tuhan dan Juruselamat, Pribadi yang sungguh-sungguh mengasihinya.Dapat dikatakan iman adalah pembentuk karakter dan gambar diri seorang Kristensehingga seseorang dapat menghargai diri dan tubuh serta menganggap bahwa tubuhnyaadalah tempat kediaman Allah itu sendir

    Studi Alkitab Terhadap Sunat Dalam Roma 2:25-29; 3:1 Dan Implikasinya Bagi Kehidupan Kristen Masa Kini

    No full text
    Dalam penulisan ini ada beberapa tujuan yang ditetapkan dan yang ingin dicapaiserta merupakan dasar materi ini yaitu: Pertama, untuk menggali pandangan RasulPaulus tentang sunat dalam Roma 2:25-29; 3:1. Kedua, untuk menjawab implikasikebenaran sunat bagi kehidupan Kristen masa kini menurut teologi Perjanjian Baru.Adapun metode yang dipakai dalam penulisan ini: Pertama, penelitian kualitatifatau mencari makna sunat berdasarkan Surat Roma 2:25-29; 3:1. Sistematikapenulisannya ialah, literatur tentang surat Roma, literatur tentang sunat, teologi RasulPaulus. Kedua, eksegesis hermeneutika tentang sunat berdasarkan Roma 2:25-29; 3:1.Teknik pengumpulan data ialah inventarisasi, evaluasi kritis. Teknik analisis data ialahinterpretasi, dan komparasi serta menulis hasilnya secara deskriptif.Berdasarkan uraian tentang studi Alkitab terhadap sunat dalam Roma 2:25-29 ;3:1 dan implikasi bagi kehidupan Kristen masa kini, maka dengan ini penulismengemukakan secara praktis beberapa hasil sebagai kesimpulanya: Pertama, sunatlahiriah tidak berfaedah ketika seseorang masih hidup dalam dosa dan tidak menaatiFirman Tuhan. Kedua, sunat lahiriah hanya sebatas simbolis, sedangkan sunat hatisangat perlu dalam hidup kekristenan. Ketiga, Sunat yang dilakukan secara lahiriah(sarx) yakni pada tubuh atau daging hanya sebatas aturan atau tradisi. Keempat, sunathati ialah sebuah situasi di mana seseorang yang sebelumnya hidup dalam dosa namunatas dasar kesadaran akan dosa atau pelanggaran, mempersilahkan Allah untuk masukdalam hatinya, membersihkan hidupnya dari segala dosa (mengerat/menyunatkanhatinya) bagi Allah sehingga dapat menjalin intimasi dengan Allah yang kudus. Kelima,sunat sangat bermanfaat bagi kesehatan. Tuhan memakai para tenaga medis untukmenyingkapkan kebenaran. Allah tidak merancang sunat sebagai alasan medis, tetapisunat sangat bermanfaat secara medis

    Kepemimpinan Yesus Kristus Menurut Injil Sinoptik Dan Relevansinya Terhadap Kepemimpinan Rohani Masa Kini

    No full text
    Adapun yang menjadi tujuan penulisan ini adalah sebagai berikut: Pertama, untukmemperoleh pengertian yang benar mengenai kepemimpinan rohani berdasarkan petunjukAlkitab. Kedua, untuk menyelidiki dan mengungkapkan prinsip – prinsip kepemimpinanYesus berdasarkan Injil Sinopsis dan bagaimana relevansinya bagi kepemimpinan rohanimasa kini.Metode yang penulis gunakan untuk mengumpulkan dan memperoleh data adalahstudi kepustakaan (library research) yaitu penelitian terhadap buku – buku yangmendukung dan yang berkaitan dengan materi – materi yang dibahas dalam karya ini.Penelitian ini juga bersifat eksigesis yaitu menafsirkan suatu bagian Alkitab yangmenjadi bahan penulisan karya ilmiah ini.Seorang pemimpin rohani harus mencontoh dan meneladani kehidupan danketeladanan Tuhan semasa hidup dan pelayanan-Nya. Setiap pengajaran-pengajaranyang diberikan kepada setiap orang yang mendengar, haruslah dapat merubah hiduporang yang mendengarkan berita keselamatan itu dan menjadikan mereka ciptaan baruseperti yang Tuhan Yesus ajarkan. Dalam bidang organisasi gereja, haruslah terdapatpembaruan, terutama dalam sikap dan perilaku seorang pemimpin kepada bawahan.Tuhan Yesus adalah Allah dan Tuhan, rela untuk melayani sebagai seorang hamba agardapat menyelamatkan seluruh umat manusia

    73

    full texts

    294

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Sekolah Tinggi Theologia Jaffray Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇