Repository Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang
Not a member yet
5701 research outputs found
Sort by
OPTIMALISASI INERT GAS SISTEM PADA PROSES PENANGANAN MUATAN DI MT. NUSA MERDEKA
ABSTRAKSI
Pratama, Alfian Yoga, 561911117062 N, 2024, “Optimalisasi Inert Gas Sistem
Pada Proses Penanganan Muatan Di MT. Nusa Merdeka”, Skripsi, Program
Diploma IV, Program Studi Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang,
Pembimbing I: Capt. Dian Kurnianing Sari, S.ST., MM., M.Mar, Pembimbing
II: Fajar Transelasi, STr., MAP
Inert gas sistem merupakan suatu alat penting bagi kapal tanker sebagai alat
untuk mencegah bahaya ledakan didalam tangki dengan cara menghilangkan salah
satu segitiga api yaitu oksigen. Inert gas sistem merupakan salah satu sistem yang
sangat jarang ditemui bahkan pada jenis kapal tanker sekalipun. Penggunaan inert
gas ini sering ditemui beberapa kendala. Kendala yang terjadi adalah pada saat
proses penanganan muatan inert gas sistem yang tidak bekerja secara optimal,
sehingga harus menunda proses bongkar bahkan dapat menyebabkan kebakaran di
atas kapal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui beberapa faktor yang
menyebabkan inert gas sistem tidak bekerja secara optimal serta untuk mengetahui
berbagai upaya yang harus dilakukan untuk mengatasi inert gas sistem yang tidak
bekerja secara optimal.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data
penelitian didapatkan dari data primer yang diperoleh melalui observasi langsung
dengan perwira diatas kapal, sedangkan data sekunder diperoleh melalui dokumen
kapal dan data kepustakaan tentang inert gas system. Penelitian ini menggunakan
teknik analisis data SWOT yang digunakan untuk mengetahui kuadran hasil
penelitian. Hasil dari analisis SWOT didapatkan dari jawaban kuisioner yang
dikirimkan kepada beberapa narasumber.
Hasil dari penelitian tersebut bahwa, faktor yang menyebabkan inert gas sistem
tidak bekerja secara optimal adalah kurangnya perawatan pada komponen inert gas
sistem. Hasil penelitian juga menyimpulkan bahwa upaya agar inert gas bekerja
secara optimal adalah dengan melakukan perawatan terhadap komponen inert gas
sistem secara berkala
ANALISIS KEBOCORAN KATUP PADA PIPA MUATAN DI MT. BULL DAMAI 1
ABSTRAKSI
Pramono, Ongky Akbar 561911127125 N, 2023, “Analisis Kebocoran Katup
Pada Pipa Muatan di MT. Bull Damai 1”. Skripsi Program Diploma IV,
Program Studi Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I:
Arya Widiatmaja, S.ST., M.Si., Pembimbing II: Purwantono, S. Psi, M. Pd.
Kebutuhan minyak bumi di Indonesia sangat banyak disetiap tahunnya.
Tentunya dalam proses pemerarataan distribusinya ke seluruh wilayah di Indonesia
diperlukan transportasi yang efektif dan efisien, yaitu kapal tanker. Kondisi dari
suatu kapal sangat mempengaruhi kelancaran dalam pengangkutan minyak bumi.
Pada saat peneliti melaksanakan praktik laut di kapal MT. Bull Damai 1, peneliti
menemukan muatan crude oil yang tidak dapat dihisap oleh cargo oil pump.
Ternyata hal tersebut dipengaruhi oleh rusaknya katup yang terdapat pada pipa
muatan didalam tangki. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor
penyebab kerusakan katup pada pipa muatan dan mengetahui pemeliharaan katup
pada pipa muatan agar hasil bongkaran muatan akan lebih maksimal.
Dalam melaksanakan penelitian, peneliti menggunakan metode deskriptif
kualitatif. Observasi, wawancara, studi pustaka, dan studi dokumentasi dilakukan
untuk mengumpulkan data. Untuk menguji keabsahan data, penulis melakukan
triangulasi sumber dan teknik. Hasil data yang sudah teruji keabsahannya akan
dianalisis menggunakan fishbone diagram dan interactive analysis models.
Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa pemeliharaan yang kurang
terhadap katup pada pipa muatan dapat mengakibatkan katup menjadi rusak. Pada
penelitian ini, salah satu bagian dari katup yaitu seat ring robek yang pada akhirnya
menyebabkan katup tidak kedap dan menjadikan udara dapat masuk ke dalam
sistem cargo oil pump, sehingga cargo oil pump tidak dapat menghisap muatan
sampai habis (kering). Faktor yang menyebabkan katup pada pipa muatan rusak
adalah kurangnya pemeliharaan dari kru kapal, pengoperasian katup yang kurang
baik yang mengakibatkan terjadinya cavitation dan water hammering, over running
hours, dan katup yang tidak dapat menutup sempurna. Pemeliharaan dilaksanakan
dengan mengacu pada PMS (Planned Maintenance System) dan buku manual kapal,
mengoperasikan sesuai dengan manual book, serta memperhatikan efek water
hammering dan cavitation
PENYEBAB TERJADINYA KENAIKAN TEKANAN DAN TEMPERATUR PADA TANGKI MUATAN DENGAN METODE RELIQUEFACTION PLANT DI KAPAL MT.GAS KOMODO
ABSTRAKSI
Ramadhan, Ilham, 2024. “Penyebab Terjadinya Kenaikan Tekanan dan
Temperatur Pada Tangki Muatan Dengan Metode Reliquefaction plant di
Kapal MT. Gas Komodo”. Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi
Teknika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang. Pembimbing I : Wahju
Wibowo,S,Sos.,MPsi.,M.Mar, Pembimbing II : Dr. Latifa Ika Sari, S.Psi,
M.Pd.
LPG (Liquified Petroleum Gas) merupakan bahan bakar berupa gas yang
dicairkan diperoleh dari proses distilade bertekanan tinggi, Komponen utama LPG
terdiri dari hidrokarbon ringan berupa propane dan butane. LPG (Liquefied
Petroleum Gas) mempunyai berat jenis spesifik yang rendah, tekanan yang tinggi,
high pressure dalam tangki saat proses pemuatan adalah hal yang tidak diaharapkan
pada transpotasi laut pengangkut gas, sebab bisa menyebabkan resiko berbahaya
yaitu memungkinkan terjadinya discharging ship atau tekanan balik dari pipa kapal
menuju terminal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab
yang menghambat sistem kerja reliquefaction pada saat proses bongkar muat di
kapal MT. Gas Komodo, dan untuk mengetahui bagaimana awak kapal menangani
terjadinya kenaikan tekanan dan temperatur pada tangki muatan.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus, dengan
menerapkan model analisis SHEL (Software, Hardware, Environment, Liveware),
Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi berupa
foto dan data-data mengenai penyebab terjadinya kenaikan tekanan dan temperatur
pada tangki muatan dengan metode reliquefaction plant. Wawancara melibatkan 3
narasumber yaitu chief officer, gas engineer, dan second officer.
Hasil penelitian menyatakan bahwa faktor penyebab terjadinya kenaikan
tekanan dan temperatur pada tangki muatan di kapal MT. Gas Komodo adalah
faktor tenaga, cargo condenser yang kotor, faktor air laut, kurangnya perawatan
dan pembersihan. Penanganan guna mengatasi kenaikan tekanan dan temperatur di
kapal MT. Gas Komodo adalah dengan melaksanakan perawatan berdasarkan pada
instruksi manual book dan standar operasional prosedur, Melakukan koordinasi
dengan perusahaan untuk penyusunan jadwal proses bongkar muat
ANALISIS JATUHNYA ROLLER HOISTING CRANEPADA MV. AMANAH HALMAHERA AMC
ABSTRAKSI
Hadi, Alvian Pangestu, 561911127087 N, 2024. “Analisis Jatuhnya Roller
Hoisting Crane Pada MV. AMANAH HALMAHERA AMC”. Skripsi.
Program Diploma IV, Program Studi Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran
Semarang. Pembimbing I: Janny Adriani Djari, S.ST., M. Pembimbing II:
Purwantono, S.Psi, M.Pd.
Analisis jatuhnya roller hoisting crane no.1 di palka no.1 saat proses muat
batu bara di Bunati anchorage yang akan dibawa ke IMIP di atas kapal. Hal ini
mengakibatkan keterlambatan dalam operasi bongkar muat sehingga perusahaan
dan pihak charter mengalami kerugian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
faktor penyebab jatuhnya roller hoisting crane dan mengetahui bagaimana cara
mengatasi kerusakan akibat jatuhnya roller hoisting crane.
Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode
kualitatif. Sumber data primer yang didapat melalui hasil wawancara dengan Chief
officer, Second officer, dan Bosun. Selanjutnya data sekunder didapat dari dokumen
perusahaan, berita acara, manual book crane kapal MV. AMANAH
HALMAHERA AMC dan lain sebagainya. Teknik pengumpulan data
menggunakan teknik triangulasi yang merupakan gabungan dari proses observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Teknik Analisis data kualitatifmenggunakan metode
reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan.
Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa penyebab jatuhnya roller
hoisting crane pada crane no 1 di MV. AMANAH HALMAHERA AMC
disebabkan oleh perawatan crane yang tidak maksimal, penggunaan crane terus
menerus ketika digunakan memuat muatan coal, rusaknya selang grease pump yang
menyababkan greasing kurang maksimal, dan penyebab utama yaitu tertundanya
waktu docking kapal sehingga perawatan tahunan yang seharusnya dilakukan tidak
dapat dilakukan (tertunda). Tertundanya docking megakibatkan kejadian serupa
terulang kembali pada crane no 3 pada bulan Desember 2022 yaitu putusnya wire
hoisting crane no 3 dan patah batang pemuat
ANALISIS PROSES GAS FREEING PADA TANGKI MUATAN DI KAPAL GAS ARJUNA UNTUK PERSIAPAN DRY DOCK
ABSTRAKSI
Racmawati, Diana, NIT. 561911137137 N, 2024, “Analisis Proses Gas Freeing
Pada Tangki Muatan Di Kapal Gas Arjuna Untuk Persiapann Dry
Dock”. Skripsi, Program Diploma IV, Program Studi Nautika,
Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Yustina Sapan,
S.Si.T,M.M Pembimbing II: Yozar Firdaus Amrullah, S.S.,M.Hum.
Kapal Gas Arjuna mengalami hambatan dan keterlambatan pada
proses Gas Freeing saat persiapan Dry Dock pada 18 Maret 2022. Proses tersebut
memiliki peran penting dalam menghilangkan hidrokarbon pada tangki, yang dapat
menyebabkan ledakan. Keterlambatan ini mengakibatkan gangguan dan kurang
optimalnya proses persiapan Dry Dock berikutnya, hal ini memotivasi penulis untuk
menganalisis dan menyajikan implementasi Gas Freeing sesuai dengan IGC Code,
Cargo Manual Book, dan SIGTTO.
Rumusan masalah yang penulis angkat meliputi bagaimana proses
kegiatan Gas Freeing yang dilakukan di kapal Gas Arjuna untuk persiapan Dry
Dock, faktor apa saja yang menjadi penyebab terhambatnya proses Gas Freeing di
kapal Gas Arjuna dan upaya apa saja yang dapat dilakukan untuk mencegah
terhambatnya proses Gas Freeing di kapal Gas Arjuna. Penelitian ini menggunakan
metode deskriptif kualitatif dengan wawancara kru kapal khususnya Chief Officer,
Boatswain dan Second Engineer sebagai sumber primer dan buku, pustaka serta
dokumen sebagai sumber sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan
metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data kualitatif
menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan
dengan menggunakan teknik fishbone analysis. Penelitian ini dilaksanakan dan
bertempat di Kapal Gas Arjuna sebagai tempat peneliti melaksanakan praktik laut
selama 12 bulan.
Pada penelitian ini dapat ditarik kesimpulan proses kegiatan gas
freeing pada kapal gas Arjuna dijalankan melalui empat tahapan, yaitu liquid
freeing, warm up, inerting, dan aeration/purging, kapal dapat dipersiapkan untuk
masuk dry dock. Namun, terhambatnya proses tersebut disebabkan oleh waktu yang
singkat, perbedaan metode, kurangnya flexible hose, dan kesulitan dalam
menjalankan N2 generator sehingga upaya yang dapat dilakukan meliputi Upaya
mencegah terhambatnya proses Gas Freeing di kapal Gas Arjuna melibatkan
permintaan peralatan yang cukup sebelumnya, seperti flexible hose, kepada
perusahaan. Penambahan waktu dari perusahaan juga diperlukan agar Chief Officer
dapat melakukan proses dengan lebih tepat dan aman. Selain itu, pengetesan
peralatan, seperti N2 generator, sebelum pelaksanaan operasi gas freeing perlu
diperhatikan untuk memastikan kelancaran proses tersebut
Strategi Optimalisasi Kinerja Pendingin Air Tawar Pada Mesin Induk di MT. Success Victory XXXIV
Abstrak - Pengoperasian mesin yang melebihi jam
kerja, proses perpindahan panas pada FWC yang tidak
maksimal, serta lingkungan laut yang tidak stabil dapat
menyebabkan tersumbatnya saluran pada mesin dan
mengakibatkan kenaikan suhu pada pendingin air tawar,
permasalahan ini perlu adanya solusi yang relevan, sehingga
permasalahan dapat diatasi. Jenis penelitian ini adalah
penelitian kualitatif dengan memanfaatkan metode SWOT
dan AHP, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
permasalahan dan menentukan solusi terkait kenaikan suhu
pada pendingin air tawar terhadap mesin induk kapal MT.
SUCCESS VICTORY XXXIV. Dalam metode SWOT peneliti
mengumpulkan data menggunakan kuisioner dengan
responden sebanyak 73 taruna dari populasi sebanyak 83
taruna semester VII PIP Semarang, dan dalam metode AHP
peneliti menggunakan kuisioner dengan 3 responden ahli
mesin. Sehingga mendapat hasil penelitian sebagai berikut :
1) mengetahui penyebab kenaikan suhu pada pendingin air
tawar, yaitu Fresh Water Cooler yang tersumbat dengan
kotoran-kotoran, sehingga menyebabkan mesin tidak bekerja
secara optimal, 2) penentuan keputusan metode SWOT
memberikan solusi dengan melakukan pengecekan dan
perawatan mesin secara berkala, serta melakukan
komunikasi yang baik dengan tim, 3) hasil perhitungan
dengan metode AHP menunjukan, prioritas pertama pada
kriteria adalah Fresh Water Tube dengan nilai 0,273,
kemudian alternatif solusi yang diberikan untuk mengatasi
permasalahan ini yaitu dengan strategi Renew. Pada
perhitungan global priority menunjukkan hasil bahwa, nilai
strategi Renew sebesar 0,494
ANALISIS MACETNYA AIR STARTING VALVE GUNA KELANCARAN PENGOPERASIAN MESIN INDUK DI KM. AKASHIA
Abstrak : Air starting valve adalah komponen utama
dalam mesin kapal yang menggerakkan piston sesuai
urutan pembakaran. Ini menggunakan udara
bertekanan sebagai media penggerak karena mesin
kapal biasanya besar. Udara bertekanan disuntikkan
ke dalam silinder sesuai urutan yang benar untuk
memulai putaran, disimpan dalam tabung udara
kompresor.
Metode penelitian kualitatif dengan sumber data dari
data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data
melibatkan observasi, wawancara, studi pustaka, dan
dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan
metode Root Cause Analysis, dengan pengujian
keabsahan data melalui metode triangulasi.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penyebab
utama kerusakan pada air starting valve di kapal
KM. Akashia adalah adanya endapan kotoran di
dalamnya, yang menyebabkan plunger menempel
pada case valve sehingga katup tidak dapat terbuka.
Dampak dari kerusakan ini adalah kegagalan dalam
memulai mesin utama. Sebagai saran, peneliti
merekomendasikan pembersihan botol angin setiap 4
jam untuk mencegah akumulasi kotoran
UPAYA PENCEGAHAN KECELAKAAN KERJA PADA KEGIATAN PENANGANAN MUATAN HCL DI KAPAL MT CIPTA ANYER
Abstraksi - Dalam setiap kegiatan dan pekerjaan
memiliki potensi dan kemungkinan terjadinya kecelakaan
kerja. Setiap jenis kapal memiliki standar keamanan dan SOP
nya masing-masing sesuai dengan muatan yang dibawanya.
Selama pengangkutan barang melalui laut, selain crew yang
ada di kapal tersebut perusahaan pelayaran juga bertanggung
jawab untuk menjaga dan menjamin keamanan dan
keselamatan muatan selama perjalanan sampai kegiatan
bongkar muat di pelabuhan. Jika terjadi kecelakaan di laut,
khususnya yang melibatkan muatan barang berbahaya, maka
hal tersebut akan sangat berbahaya untuk crew diatas kapal
dan juga akan merugikan pemilik kapal dan pemilik muatan.
Tujuan penelitian ini guna mengetahui crew sudah
melaksanakan kegiatan bongkar muat dengan benar serta
mengetahui penyebab dan upaya yang dapat dilakukan untuk
mencegah terjadinya kecelakaan kerja pada kapal MT Cipta
Anyer. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif
kualitatif dengan teknik analisis data menggunakan reduksi
data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang
mempengaruhi terjadinya kecelakaan kerja di atas Kapal MT
Cipta Anyer dikarenakan kelalaian dari salah satu crew kapal
(human error) yang tidak melakukan komunikasi yang baik
dengan crew kapal yang lain, dan tidak menjalankan SOP
dengan baik Upaya untuk mencegah terjadinya kecelakaan
kerja yaitu selalu mengutamakan keselamatan para
pekerjanya, dengan menerapkan standar keamanan yang
sesuai dengan prosedur. Untuk itu perwira jaga dan jurumudi
harus lebih teliti dalam menjalankan tugasnya sesuai dengan
SOP. Perawatan dan pengecekan seluruh bagian kapal yang
dilakukan secara rutin agar tidak terjadi masalah pada saat
bongkar mua
PENANGANAN KETERLAMBATAN PROSES BONGKAR BATU BARA PADA KAPAL CURAH YANG DIAGENI OLEH PT ANDHIKA LINES CABANG CILEGON BANTEN
Abstraksi - Ketersediaan fasilitas dermaga sangat
penting untuk kelancaran bongkar muat batu bara. Dermaga
PLTU Indonesia Power Suralaya memiliki crane yang
berfungsi memindahkan batu bara dari kapal ke darat. Crane
memerlukan maintenance rutin agar beroperasi lancar.
Namun, sering terjadi kendala, seperti kerusakan crane dan
faktor alam, yang menghambat proses bongkar muat. PT
Andhika Lines Cilegon Banten berupaya mencari solusi agar
kegiatan bongkar muat batu bara berjalan lancar sesuai target
tanpa hambatan.
Peneliti menggunakan metodologi sistematis untuk
penelitian kualitatif, meneliti makna yang mempengaruhi
perilaku. Studi dilakukan di latar alamiah, bukan hasil
perlakuan. Di dermaga PLTU Indonesia Power Suralaya,
peneliti menggunakan snowball sampling untuk pengambilan
data. Wawancara langsung dengan asisten jetty master
digunakan sebagai data primer, sedangkan jurnal, buku, dan
artikel sebagai data sekunder. Triangulasi metode digunakan
untuk membandingkan informasi yang diperoleh.Faktor
keterlambatan bongkar batu bara oleh PT Andhika Lines
meliputi kerusakan crane di dermaga dan keterbatasan kapal
pandu. Kerusakan crane di jetty PLTU Indonesia Power
Suralaya memperpanjang waktu bongkar dari 4 hari menjadi
7 hari. Keterbatasan kapal pandu Pelindo menyebabkan kapal
sering menunggu lama untuk sandar. Dampaknya, antrian
kapal meningkat dan trip kapal tidak sesuai target, merugikan
perusahaan.
Penelitian di PT Andhika Lines Cilegon menyimpulkan
bahwa keterlambatan bongkar batu bara disebabkan oleh
rusaknya crane di dermaga dan keterbatasan kapal pandu.
Dampaknya adalah antrian kapal dan trip kapal tidak sesuai
target. Upaya mengatasinya meliputi koordinasi shifting kapal
dan koordinasi awal dengan pihak pandu
ANALISIS TERJADINYA KLAIM ATAS DEADFREIGHT DALAM PROSES PEMUATAN BATU BARA DI KAPAL MV QING HUA SHAN
ABSTRAKSI
Putra, Agil Arwoe. NIT. 572011337569 T, 2024, “Analisis Terjadinya
Deadfreight Claim Dalam Proses Pemuatan Batu bara di Kapal MV
Qing Hua Shan”, Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi
Tatalaksana Angkutan Laut Dan Kepelabuhanan, Politeknik Ilmu
Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Okvita Wahyuni, S.ST., M.M.,
Pembimbing II: Purwantono, S.Psi., M.Pd.
Dalam kegiatan ekspor batu bara, proses pengangkutan dari jetty ke area
labuh dilakukan menggunakan tongkang. Selama proses bongkar muat /
transhipment dilakukan, sering terdapat kendala yang dapat menyebabkan
deadfreight yang menyebabkan kerugian bagi pemilik barang. Penelitian ini
dilakukan selama peneliti melaksanakan magang pada bulan Juli 2022-Agustus
2023. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab
terjadinya deadfreight claim dalam proses pemuatan batu bara di kapal MV Qing
Hua Shan beserta upaya yang dilakukan untuk menguranginya. PT. Bahari Laju
Anugerah Cabang Banjarmasin merupakan sebuah perusahaan pelayaran yang
menangani dan melakukan jasa pelayanan keagenan kapal di Banjarmasin,
Kalimantan Selatan. Kapal-kapal yang singgah di Banjarmasin sebagian besar
merupakan kapal yang akan mengangkut batu bara untuk diekspor ke berbagai
negara.
Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif
kualitatif. Peneliti menggunakan observasi, wawancara serta dokumentasi
(triangulasi) dalam pengumpulan data. Peneliti mengumpulkan data sekaligus
menguji keabsahan data dengan mengecek melalui beberapa sumber data seperti
melakukan wawancara dengan tiga narasumber yang berbeda yaitu Shipper on
Board, Foreman on Board dan Foreman jetty.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyebab terjadinyadeadfreight
claim dalam proses pemuatan batu bara di kapal MV Qing Hua Shan yaitu kendala
selama proses pemuatan, tumpahnya muatan batu bara ketika proses pemuatan,
serta pencurian muatan batu bara dari dalam tongkang. Untuk menguranginya
dilakukan beberapa upaya yang dilakukan oleh PT Cahaya Kencana Lestari selaku
pemilik muatan diantaranya melakukan koordinasi dan komunikasi yang efektif
dan efisien. Selain itu dengan melakukan pengawalan muatan yang dibawa
tongkang agar jumlah muatan tetap utuh