Repository Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang
Not a member yet
    5701 research outputs found

    PERAN OWNER SURVEYOR DALAM PELAKSANAAN DOCKING TB KSA 24 DI PT DUTABAHARI MENARA LINE DOCKYARD

    Get PDF
    ABSTRAK Anwar, Orieza Sativa. 2024. “Peran Owner Surveyor Dalam Pelaksanaan Docking TB KSA 24 di PT. Dutabahari Menara Line Dockyard”. Skripsi Diploma IV, Program Studi Tatalaksana Angkutan Laut dan Kepelabuhan, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing 1 : Dr. Latifa Ika Sari, S.Psi, M.Pd. Pembimbing 2 : Fitri Zuhriyah, S.Psi.,M.Sc. PT. Kartika Samudra Adijaya melaksanakan Docking TB KSA 24 untuk melakukan perawatan dan perbaikan agar operasional kapal dapat berjalan dengan lancar. Dalam pelaksanaan Docking kapal PT. Kartika Samudra Adijaya menunjuk owner surveyor sebagai perwakilan pemilik kapal, mengawasi perbaikan kapal di dock kapal, dan memastikan kapal dapat beroperasi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran owner surveyor dalam pelaksanaan Docking, kendala yang dihadapi owner surveyor selama proses Docking, dan upaya yang dilakukan owner surveyor untuk mengatasi kendala yang dihadapi selama proses Docking. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian diperoleh melalui data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan tiga informan yaitu owner surveyor, staff maintenance, dan staff dock observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran owner surveyor adalah bertanggung jawab penuh pada pelaksanaan docking TB KSA 24. Kendala yang dihadapi owner surveyor yaitu masalah teknis kerusakan bagian propeller, keterlambatan material, serta kondisi cuaca yang buruk. Upaya yang dilakukan owner surveyor adalah melakukan perbaikan ulang, mencari pemasok material yang lain dan mengganti jadwal perbaikan agar pelaksanakan Docking dapat berjalan dengan lancar

    OPTIMALISASI PENGGUNAAN PERALATAN HARBOUR MOBILE CRANE (HMC) DALAM KEGIATAN BONGKAR MUAT PETI KEMAS DI PT. PELABUHAN TANJUNG PRIOK

    No full text
    Abstrak - Harbour Mobile Crane (HMC) mengalami kerusakan atau harus masuk perawatan, dapat mengakibatkan dampak serius terhadap operasional pelabuhan, terutama dalam kegiatan bongkar muat (B/M) dan pengaturan rencana waktu tambat kapal. Gangguan pada Harbour Mobile Crane (HMC) mengakibatkan kegiatan bongkar muat peti kemas tidak dapat dilaksanakan sesuai jadwal yang direncanakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan data primer dari observasi dan wawancara langsung di PT. Pelabuhan Tanjung Priok, wilayah 1 dermaga cade 005, 006, dan 007, melibatkan Supervisor Assistant Departemen Operasional, operator crane, dan mekanik crane. Data sekunder berasal dari dokumentasi pihak lain, termasuk Manual Book. Faktor utama permasalahan diidentifikasi sebagai tulang utama dalam diagram fishbone. Analisis data melibatkan proses pencarian dan penyusunan sistematis data yang diperoleh dari wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Hambatan pada Harbour Mobile Crane (HMC) mencakup kerusakan motor cooling fan radiator karena running hour berlebihan, ban bocor akibat kondisi lapangan berat, dan jarak pandang terbatas saat hujan lebat yang mengganggu operasi. Optimalisasi dilakukan dengan perawatan pencegahan terjadwal, operasi sesuai SOP, dan evaluasi kinerja melalui monitoring berkelanjutan serta analisis kegagalan untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan. Hasil penelitian yang dilakukan ditemukan bahwa kendala HMC dalam kegiatan bongkar muat peti kemas yaitu kerusakan mesin, roda ban bocor, dan jarak pandang terbatas saat hujan deras. Upaya optimalisasi meliputi peningkatan koordinasi operasional, perawatan rutin, monitoring kinerja, serta pelatihan operator crane dan mekanik crane untuk meningkatkan keterampilan dan pemahaman teknis

    Efektifitas Proses Pergantian Awak Kapal Dengan Menggunakan Sistem ERP di PT. Sinarmas LDA Maritime

    No full text
    Abstrak - Hadirnya Revolusi Industri 4.0, akan bermunculan sejumlah teknologi yang akan membantu perusahaan meningkatkan produktivitas manusia, mempercepat tahapan kerja, dan menaikkan waktu kerja. PT. Sinarmas LDA Maritime telah mengembangkan sebuah aplikasi bernama Enterprise Resource Planning (ERP) yang dapat menunjang pekerjaan karyawannya. Aplikasi ini mengurangi beban kerja karyawan dengan memanfaatkan layanan digital. Selama penelitian, peneliti menjumpai masalah dalam sistem pergantian kru kapal. Kegagalan ini terjadi saat proses perekrutan kru kapal baru yang tidak menggunakan sistem yang telah dibuat atau ditetapkan oleh perusahaan. Dalam proses perekrutan ini, cara memasukkan rincian awak kapal masih dilakukan melalui proses manual atau formulir kertas, yang tentu memerlukan banyak waktu. Tujuan penelitian ini guna mengetahui faktor penyebab dan dampak dari tidak efektifnya proses pergantian awak kapal dengan menggunakan sistem ERP di PT. Sinarmas LDA Maritime. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis data pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Responden pada penelitian ini adalah manager crewing PT. Sinarmas LDA Maritime, staff crewing PT. Sinarmas LDA Maritime, dan Nakhoda KR. Baruna Jaya III. Penelitian ini menyatakan bahwa tidak efektifnya proses pergantian awak kapal dengan menggunakan sistem ERP di PT. Sinarmas LDA Maritime dikarenakan belum terbiasanya karyawan menggunakan aplikasi ERP sehingga perekrutan masih menggunakan sistem manual dan kurangnya pemahaman terhadap aplikasi ERP bagi calon awak kapal. Dampak dari tidak efektifnya proses pergantian awak kapal dengan mengguanakan sistem aplikasi ERP di PT. Sinarmas LDA Maritime adalah memerlukan waktu yang lama ketika proses penginputan data dan meningkatnya resiko kesalahan dalam penginputan data kru. Untuk itu perusahaan dapat mengadakan kegiatan sosialisasi terhadap pemahaman aplikasi ERP secara rutin untuk karyawan dan awak kapal serta karyawan dapat melakukan penerapan dan penggunaan aplikasi ERP secara berkala dan berkelanjutan

    ANALISIS OLAH GERAK TB. MBP 3228 DI PERAIRAN HULU SUNGAI BARITO

    Get PDF
    ABSTRAKSI Ramadhan, Ilham Hanif. 2024. “ANALISIS OLAH GERAK TB. MBP 3228 DI PERAIRAN HULU SUNGAI BARITO”. Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Dr. Yustina Sapan., S.Si.T.,M.M Pembimbing II: Hartoyo., S.ST.,M.M Transportasi laut merupakan suatu kebutuhan pokok, sehingga diperlukan suatu pelayaran yang aman dan nyaman. Sungai Barito merupakan sungai terpanjang di Kalimantan Tengah dan dikenal memiliki beberapa titik dangkal yang rawan membuat kapal tongkang (Barge) bermuatan batubara kandas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab kandasnya Barge MBP 1510 dan mengetahui olah gerak TB MBP 3228 agar tidak mengalami kandas di Hulu Sungai Barito. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan melalui penelitian dan pemahaman dari metodologi yang menyelidiki kejadian di lapangan. Penelitian dilakukan dengan dua teknik pengumpulan data, yaitu metode lapangan dan tinjauan kepustakaan. Pengujian data dilakukan dengan metode trianggulasi sumber, yaitu dengan membandingkan hasil wawancara antara satu informan dengan informan lain dan mencocokkannya untuk mendapatkan validitas, dan trianggulasi metode, yaitu membandingkan data observasi dengan hasil wawancara yang kemudian dianalisis untuk memperoleh kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa penyebab kandasnya Barge MBP 1510 di Perairan Hulu Sungai Barito adalah karena faktor internal seperti lambatnya mualim jaga mendeteksi dan memprediksi arah gerak kapal ferry penyeberangan, kurangnya alat komunikasi dan mualim jaga ferry penyebrangan yang tidak memahami peraturan P2TL, selain itu keputusan nahkoda yang tidak tepat juga membuat kapal bergerak dengan arah yang tidak tepat. Faktor eksternal seperti hujan lebat, tiupan angin dan arus pasang juga mengakibatkan Barge MBP 1510 kandas. Berdasarkan hal tersebut, olah gerak TB MBP 3228 agar tidak kandas dapat dilakukan dengan waypoint untuk turun dari hulu menuju hilir yang saat ini aman untuk dipakai adalah 01° 20.153' S/114° 51.867' E dan 01° 20.461' S/114° 52.784' E

    ANALISIS TERJADINYA HIGH PRESSURE TANK PADA SAAT LOADING DI KAPAL LPG/C CIPTA DIAMOND

    Get PDF
    ABSTRAKSI Romadhon, Adhi Rahmat, 012361150008. “Analisis terjadinya High Pressure Tank Pada Saat Loading Di Kapal LPG/C Cipta Diamond”. Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang. Pembimbing I : Capt. Wahju Wibowo,S,Sos.,M.Psi.,M.Mar Pembimbing II: Wahyu Anggrahini.S.Si.,M.T LPG/C Cipta Diamond merupakan salah satu jenis kapal fully pressrurized yang membawa muatan LPG MIX yang mana didesain dengan tangki tipe C untuk tekanan kerja kurang dari 5-7 bar. Pada saat proses memuat memperhatikan kondisi tekanan dan suhu pada tangki sangat diperlukan dikarenakan kenaikan temperatur berlebih saat proses memuat dapat menjadi faktor penghambat pelaksanaan pemuatan, sehingga diperlukan penanganan khusus dari crew deck yang bertugas dalam penanganan muatan guna menghindari terjadinya bahaya seperti ledakan yang disebabkan dari terlepasnya relieve valve, terjadinya pencemaran polusi, serta ancaman keselamatan jiwa di kapal. Terdapat rumusan masalah penelitian meliputi faktor yang menyebabkan terjadinya high pressure tank pada saat loading dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi high pressure tank pada saat loading. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang dijelaskan secara deskriptif. Sumber data penelitian diperoleh melalui data primer dan data sekunder, yang dimana didapatkan data dari Kapal LPG/C Cipta Diamond melalui observasi secara langsung di atas kapal, wawancara dengan Chief Officer & Bosun juga didukung dengan studi pustaka selama penelitian di LPG/C Cipta Diamond. Faktor yang menyebabkan terjadinya high pressure tank pada saat loading di kapal LPG/C Cipta Diamond adalah karena faktor cuaca di sekitar kapal yang panas dan proses pemuatan yang terlalu cepat. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi high pressure tank pada saat loading di kapal LPG/C Cipta Diamond adalah dengan menerapkan cara cooling tank dan sirkulasi vapour menggunakan compressor. Serta menerapkan loading plan sehingga nantinya tidak terjadi kekeliruan dan dengan cepat melaporkan kepada perwira jaga yang memiliki tanggung jawab bilamana terjadi permasalahan di cargo tank

    Pengembangan Aplikasi Simulasi Operation of thermal oil boiler Untuk Menjadi Media Pembelajaran

    No full text
    Abstrak- Pada penelitian ini penulis merumuskan masalah penelitian meliputi apakah aplikasi simulasi operation of thermal oil boiler dapat membantu pengguna sebagai media pembelajaran, bagaimana perancangan aplikasi simulasi operation of thermal oil boiler untuk menjadi media pembelajaran, dan bagaimana aplikasi simulasi operation of thermal oil boiler dapat digunakan untuk menjadi media pembelajaran? Penelitian dan pengembangan aplikasi thermal oil boiler dilakukan dengan menggunakan metode Mantap (Model Lima Tahap). Tahap pertama melibatkan penelitian dan pendahuluan, di mana dilakukan analisis temuan masalah. Selanjutnya, dalam tahap pengembangan model, dilakukan pembuatan sketsa dan konsep dasar aplikasi menggunakan Adobe Animate oleh seorang software developer sebagai kontributor kedua yang membantu dalam proses realisasi visual dan mekanis. Setelah itu, dilakukan uji validasi kepada validator ahli materi dan desain dengan menggunakan kuisioner dan lembar validasi ahli. Selanjutnya, dilakukan perbaikan dan penyempurnaan aplikasi berdasarkan hasil uji validasi. Tahap selanjutnya melibatkan uji efektivitas dengan melibatkan taruna/i teknika PIP Semarang sebagai subjek penelitian melalui kuisioner. Tahap terakhir adalah diseminasi melalui sidang pengujian skripsi. Pada penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa aplikasi thermal oil boiler merupakan inovasi pembelajaran yang responsif terhadap era digitalisasi, memberikan solusi adaptif terhadap perkembangan zaman. Melalui materi yang terdapat pada empat bab utama. Bab-bab tersebut mencakup basic knowledge, piping diagram, system operation, dan quiz. Masing-masing bagian memiliki peran penting dalam membantu pengguna memahami mekanisme system secara menyeluruh

    KEBOCORAN TONGKANG AKIBAT MUATAN LONGSOR DI PELABUHAN TANJUNG INTAN CILACAP OLEH PT. TRANS POWER MARINE

    Get PDF
    ABSTRAKSI Adam, Sava. 2024, 561911337449 K “Kebocoran Tongkang Akibat Muatan Longsor di Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap oleh PT. Trans Power Marine”. Skripsi, Program Diploma IV, Program Studi Tatalaksana Angkutan Laut dan Kepelabuhan, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Fajar Transelasi, S.Tr., M.A.P., Pembimbing II: Fitri Zuhriyah, S.Psi., M.Sc. Kapal tongkang, juga dikenal sebagai Barge, adalah jenis kapal yang memiliki lambung datar atau kotak besar yang mengapung. Kapal tongkang yang membawa muatan harus memiliki performa yang baik, termasuk daya angkut yang optimal, kekuatan geladak, dan stabilitas yang baik. Tingginya jumlah kecelakaan kapal setiap tahun, terutama pada kapal tongkang, seringkali disebabkan oleh kebocoran pada void tank tongkang itu sendiri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang mempegaruhi kebocoran tongkang, proses penanganan, dan upaya mengatasi kebocoran tongkang di PT. Trans Power Marine. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode deskriptif kualitatif. Peneliti menggunakan observasi, wawancara serta dokumentasi dalam pengumpulan data. Peneliti mengumpulkan data sekaligus menguji keabsahan data dengan mengecek melalui beberapa sumber data seperti melakukan wawancara dengan tiga narasumber yaitu kepala crew kapal. Peneliti melakukan teknis analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Faktor yang mempengaruhi kebocoran tongkang di PT. Trans Power Marine antara lain: Umur tongkang, muatan kapal, terjadi penipisan plat dinding, banyak lekukan pada plat dinding tongkang, dan kurang terampilnya operator crame. Proses penanganan tongkang bocor di PT. Trans Power Marine antara lain dilakukan dengan penyumbatan, transfer air, pengelasan. Upaya mengatasi kebocoran tongkang di PT. Trans Power Marine antara lain melakukan briefing dengan kru tongkang, melapor kepada pihak penjaga, melakukan dpengawasan berkala, melakukan penilaian kinerja karyawan, dan pengembangan kompetensi

    TERJADINYA TUBRUKAN MV. SELILI BARU DENGAN TB. MTS 39 DI ALUR SUNGAI SIAK

    No full text
    Abstrak- Pada saat memasuki alur pelayaran sempit terutama ketika memasuki alur sungai diperlukan pemahaman aturan pencegahan tubrukan dilaut (P2TL 1972). Hal ini pernah peneliti alami ketika melaksanakan praktek laut di kapal MV. Selili Baru. Kapal MV. Selili Baru pada saat olah gerak memasuki alur Sungai Siak mengalami tubrukan dengan TB. MTS 39 yang sedang tender dengan tongkang di dermaga. Hal tersebut mengakibatkan kerusakan pada lambung buritan kanan MV. Selili Baru dan kerusakan dibagian bulwark kiri TB. MTS 39. Tujuan penelitian untuk menganalisis dan mengidentifikasi penyebab terjadinya tubrukan dan untuk mengetahui cara mencegah terjadi tubrukan saat memasuki alur sungai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan disajikan secara deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan USG (Urgency, Seriousness, Growth) untuk menentukan prioritas permasalahan yang dialami oleh peneliti dan mempermudah peneliti dalam melakukan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tubrukan MV. Selili Baru dengan TB. MTS 39 di alur Sungai yaitu tidak terlaksana persiapan sesuai dengan prosedur yang ada, sarana dan prasana yang kurang mendukung, kurangnya koordinasi antar kru, pemahaman kru terhadap P2TL 1972, serta pengaruh arus yang kuat. Adapun upaya yang dilakukan agar kejadian seperti yang dialami MV. Selili Baru tidak terulang adalah dengan melakukan safety meeting/briefing sebelum memasuki alur, melakukan familiarisasi mengenai tugas dan tanggung jawab kru di atas kapal,melaksanakan dinas jaga sesuai dengan aturan 5 P2TL, melakukan familiarisasi terhadap kondisi alur Sungai Siak, memperhatikan kondisi arus pasang surut dan cuaca di Sungai Siak. Kesimpulan yang di dapat adalah faktor yang menyebabkan tubrukan adalah prosedur yang tidak dilaksanakan, serta upaya yang dilakukan agar tidak terjadi kembali adalah dengan melaksanakan safety meeting sebelum memasuki alur sungai

    PROTOTYPE OPEN-LOOP EXHAUST GAS CLEANING SYSTEM (EGCS) SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DI POLITEKNIK ILMU PELAYARAN SEMARANG

    Get PDF
    ABSTRAKSI Kartini, Dwi. NIT. 572011217625 T, 2024, “Prototype Open-Loop Exhaust Gas Cleaning System (EGCS) Sebagai Media Pembelajaran di Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang”, Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi Teknika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Dr. Andy Wahyu Hermanto, ST,. M.T. Pembimbing II: Mohammad Sapta Heriyawan, S.Kom., M.SI. Penelitian dan pengembangan (R&D) dengan judul Prototype Open-Loop Exhaust Gas Cleaning System (EGCS) Sebagai Media Pembelajaran di Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang merupakan perancangan dan pembuatan Sistem Pembersihan Gas Buang yang dibuat dalam skala kecil sebagai alat bantu pembelajaran bagi taruna dan taruni di Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang. Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya inovasi baru dalam upaya mengurangi kandungan emisi gas buang di kapal sejak dikeluarkan peraturan terbaru mengenai pembatasan kandungan sulfur dalam gas buang. Berdasarkan hasil survei Sebagian besar responden belum mengetahui adanya EGCS dan responden setuju bahwa rancang bangun EGCS akan mempermudah taruna-taruni memahami sistem kerja dan manfaat EGCS. Penelitian ini menggunakan metode research and development dalam proses pembuatan alat peraga (Prototype)yang dilaksanakan pada saat peneliti melaksanakan praktek laut di BW Triton dan Hafnia pride selama kurang lebih satu tahun dan dilanjutkan saat penulis kembali ke kampus. Pada penelitian ini, penulis menggunakan beberapa teknik pengumpulan data yaitu: observasi, kuisioner dan dokumentasi. Penelitian ini berhasil membuat alat peraga open-loop exhaust gas cleaning system (EGCS) sebagai media pembelajaran di Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang. Alat peraga ini mengadopsi prinsip kerja EGCS kapal yang sebenarnya, di mana gas buang bercampur dengan air laut di dalam scrubber untuk mengurangi polutan. Proses pembuatan melibatkan perancangan desain, pemilihan material, perakitan, pengujian dan validasi. Setelah dilakukan 3 kali uji coba dan revisi, Hasil proses validasi menunjukkan bahwa alat peraga dapat berfungsi dengan baik dan memenuhi tujuan sebagai media pembelajaran. Alat peraga ini dilengkapi dengan sensor untuk mengukur tingkat keberhasilan proses pembersihan dan dapat membantu taruna/i memahami komponen-komponen utama EGCS serta prinsip kerjanya

    ANALISIS KINERJA GAS BUANG PADA MESIN DIESEL PENGGERAK GENERATOR MT.MERAUKE

    No full text
    Genset adalah perangkat yang menggabungkan generator dan motor penggerak untuk menghasilkan energi listrik. Mesinnya bisa berupa diesel atau bensin. Mesin diesel dibagi menjadi dua: dua langkah dan empat langkah. Mesin diesel dapat mengalami gangguan seperti yang terjadi pada kapal MT Merauke, di mana ledakan pada silinder nomor 5 menyebabkan blackout. Perbaikan menyebabkan kerugian waktu dan biaya.Penelitian kualitatif adalah metode deskriptif non-statistik yang menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berlandaskan teori, penelitian ini dilakukan dalam setting alami dengan fokus pada detail. Peneliti perlu kreatif dan luas wawasannya untuk menganalisis peristiwa sosial. Tujuannya adalah memberikan uraian sistematis dan akurat tentang fakta dan hubungan yang dipelajari, dengan sumber data berupa transkrip, catatan lapangan, dan foto. Teknik ini mendukung penulisan tesis atau penelitian lainnya.Kelancaran operasi mesin diesel generator di kapal bergantung pada perawatan katup hisap dan buang serta kinerja pengabutan bahan bakar. Dibutuhkan keahlian kru, perawatan rutin sesuai jadwal PMS, dan pengawasan superintender. Pemeliharaan katup dengan manual book dan pola perawatan terencana diperlukan. Kesimpulan dari evaluasi menunjukkan kebutuhan strategi S-O untuk optimalisasi operasi kapal. Kesimpulan dari pembahasan adalah bahwa kelancaran operasi mesin diesel generator di kapal sangat dipengaruhi oleh perawatan yang tepat terhadap katup hisap dan buang serta pengabutan bahan bakar. Untuk mengoptimalkan operasi kapal, diperlukan keahlian kru, perawatan rutin sesuai jadwal, dan pengawasan oleh superintender. Saran yang diberikan adalah untuk terus memperhatikan perawatan rutin sesuai manual book dan melakukan pengawasan secara berkala guna mencegah gangguan yang tidak diinginkan pada operasi kapal

    3,148

    full texts

    5,701

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇