Repository Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang
Not a member yet
5701 research outputs found
Sort by
Analisis Kenaikan Suhu Gas Buang Mesin Induk Diesel Sulzer Type 6RTA48T di MV. DK 02
Abstrak - Kenaikan suhu gas buang berdampak pada
kegagalan mesin induk. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui dan menganalisis penyebab kenaikan suhu gas
buang mesin induk, untuk memahami dan mengevaluasi
dampak kenaikan suhu gas buang mesin induk, serta
menganalisis cara mengatasi kenaikan suhu gas buang mesin
induk di MV. DK 02.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara
dan studi dokumentasi. Fishbone analysis digunakan untuk
mengidentifikasi penyebab kenaikan suhu gas buang pada
mesin induk kemuidan data dianalisis menggunakan analisis
data kualitatif. Teknik pengambilan sampel penelitian
melalui teknik purpossiv sampling.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan suhu gas
buang disebabkan kru mesin lalai dalam pemantauan dan
pengecekan pada control panel, kerusakan pada injector dan
intercooler berdampak pada kenaikan suhu gas buang mesin
induk, kualitas bahan bakar buruk, kotornya sudu-sudu
turbine pada turbocharge, ketidaksesuaian pelaksanaan
perawatan injector dan intercooler pada plan maintenance
system, koordinasi kru mesin kurang harmonis. Dampak
kenaikan suhu gas buang tersebut menyebabkan kerusakan
pada komponen mesin induk. Cara mengatasi kenaikan suhu
gas buang pada mesin induk adalah pelatihan bagi kru mesin
pada perawatan dan kebersihan injector, intercooler dan
turbocharge semua mengenai pentingnya perawatan rutin
dan prosedur yang benar dan terapkan aturan yang ketat
untuk memastikan prosedur perawatan diikuti dengan
disiplin, gunakan bahan bakar berkualitas tinggi sesuai
dengan spesifikasi mesin, melakukan perawatan dan
pembersihan secara berkala pada semua komponen mesin
induk sesuai dengan plan maintenance system
UPAYA PENCEGAHAN KECELAKAAN KERJA AWAK KAPAL PADA SAAT PENGGANTIAN CYLINDER HEAD MESIN INDUK DENGAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS (JSA) DI KM.GUNUNG DEMPO
Abstrak- Keselamatan adalah suatu keadaan aman,
dalam suatu kondisi yang aman secara fisik, sosial, spiritual,
finansial, politis, emosional, pekerjaan, psikologis, ataupun
pendidikan dan terhindar dari ancaman terhadap faktor-
faktor tersebut.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana
prosedur keselamatan dan teknis, potensi bahaya dan
langkah - langkah pencegahan kecelakaan kerja awak kapal
pada saat penggantian cylinder head mesin induk di
KM.Gunung Dempo. Menggunakan metode penelitian
kualitatif, yaitu metode penelitian yang menghasilkan data
dalam bentuk bukan angka, digunakan untuk meneliti
kondisi obyek yang alamiah, dimana peneliti adalah sebagai
instrumen kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara
triangulasi (gabungan observasi, wawancara, studi pustaka).
Teknik analisis data yang digunakan yaitu
menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA) karena
sangat tepat untuk mencari potensi bahaya dari suatu
pekerjaan. Metode JSA merupakan sebuah cara dalam
mengidentifikasi bahaya di tempat kerja serta menemukan
sebuah upaya pengendalian agar mencegah terjadinya
kecelakaan kerja.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa
prosedur keselamatan dan teknis yang digunakan untuk
melakukan pengerjaan penggantian cylinder head mesin
induk di KM.Gunung Dempo sudah sesuai dengan Standart
Operating Procedure (SOP) dan manual book tetapi masih
banyak dari awak kapal yang menyepelekan dan kurang
sadar terhadap penggunaan alat pelindung diri, tidak
layaknya alat pelindung diri untuk digunakan oleh awak
kapal, dan perlu sering dilakukannya penyuluhan dari
Perusahaan atas betapa pentingnya keselamatan kerja serta
untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja dapat
dilakukan beberapa upaya seperti melakukan pengarahan
atau toolbox meeting sebelum memulai suatu pekerjaan,
menggunakan alat pelindung diri yang sesuai standar serta
memastikan semua peralatan kerja berfungsi dan dalam
kondisi baik
OPTIMALISASI PERAWATAN LOADING PIPE DI DALAM CARGO TANK GUNA KELANCARAN PROSES MUAT DI KAPAL MT. JANESIA ASPHALT IV
ABSTRAKSI
Ellian Adi Candra NIT 561911127092 N, 2024, “Optimalisasi perawatan
loading pipe di dalam cargo tank guna kelancaran proses muat di
kapal MT. Janesia Asphalt IV”, Skripsi Program Studi Nautika,
Program Diploma IV, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang,
Pembimbing I: Capt. Anugrah Nur Prasetyo, M.Si, dan
Pembimbing II: Pranyoto, S.Pi., M.AP.
Loading pipe mempunyai peranan yang sangat penting terhadap
kelancaran proses muat (loading) di kapal. Kasus yang terjadi di kapal MT.
Janesia Asphalt IV yaitu adanya pressure di manifold pada saat sedang
melakukan proses muat di pelabuhan hal tersebut disebabkan oleh loading
pipe yang tersumbat oleh sisa muatan aspal yang membeku dan kejadian
tersebut menyebabkan kegiatan muat (loading) di pelabuhan menjadi
terganggu. Rumusan masalah dalam penelitian ini terkait faktor yang
menyebabkan adanya pressure di manifold pada saat proses muat sedang
berjalan serta dampak yang ditimbulkan jika loading pipe memiliki lubang
yang kurang maksimal akibat tersumbat. Berdasarkan hal tersebut, peneliti
mengambil judul optimalisasi perawatan loading pipe di dalam cargo tank,
yang bertujuan untuk mengetahui sistem perawatan loading pipe dan
mengetahui apa yang harus dilakukan pada perawatan loading pipe di dalam
cargo tank guna kelancaran proses muat di kapal MT. Janesia Asphalt IV.
Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan
metode pendekatan kualitatif dan desain penelitian deskriptif. Sumber data
penelitian menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi,
wawancara, dan dokumentasi yang diperoleh ketika peneliti melakukan
penelitian di MT. Janesia Asphalt IV, sehingga didapatkan teknik keabsahan
data triangulasi.
Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penyebab adanya
pressure di manifold sehingga mengganggu berjalannya proses muat di
pelabuhan dikarenakan kurang maksimalnya perawatan pada loading pipe
tersebut, serta kurang maksimalnya pada cargo heating dan proses air
blowing di atas kapal. Kurang optimalnya penyusunan jadwal perawatan
pada loading pipe menjadi faktor utama sehingga membuat kurang
maksimalnya kinerja pada loading pipe
OPTIMALISASI DRILL DAN EDUKASI UNTUK MEMINIMALISIR KECELAKAAN KERJA DI KAPAL MV. GLOVIS DIAMOND
ABSTRAK
Dhiyaul Haq, Aulia Hilmi 2024. “Judul Optimalisasi Drill dan Edukasi untuk
Meminimalisir Kecelakaan Kerja di Kapal MV. Glovis Diamond”. Skripsi. Program
Diploma IV, Program Studi Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang,
Pembimbing I: Capt. Karolus Geleuk Sengadji.,MM. , Pembimbing II: Fatimah.,
S.Pd., M.Pd
Kecelakaan kerja merupakan kejadian yang tidak terduga dan tidak
diharapkan yang dapat mengakibatkan kerugian bagi diri sendiri maupun kapal dan
muatannya. Pada saat peneliti menjalani praktek laut, peneliti menemukan adanya
insiden kecelakaan di atas kapal yang seharusnya bisa diminimalisir dengan adanya
pelatihan. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui faktor-faktor penyebab kecelakaan kerja, akibat dari kecelakaan kerja,
dan upaya yang bisa dilakukan untuk meminimalisir kecelakan kerja di atas kapal
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan langkah-langkah
observasi partisipatif selama peneliti melaksanakan praktek laut, wawancara
dengan narasumber di atas kapal, dan melaui studi dokumentasi dari gambar yang
diambil di atas kapal yang diolah menggunakan teknik analisis data kualitatif yang
meliputi reduksi data dengan merangkum pokok substansi, penyajian data dalam
uraian teks naratif, dan penarikan kesimpulan & verifikasi. Pengujian keabsahan
yang mencakup uji credibility (validitas internal), uji transferability (validitas
eksternal), uji dependability (reliabilitas), dan uji comfirmability (obyektivitas)
yang menggunakan metode triangulasi untuk menilai keakuratan data yang
digunakan.
Penelitian mengenai optimalisasi drill dan edukasi untuk meminimalisir
kecelakaan kerja di kapal MV. Glovis Diamond mendapatkan hasil kesimpulan
bahwa kecelakaan kerja yang terjadi di atas kapal terjadi karena beberapa faktor
antara lain sumber daya manusia, kondisi lingkungan kerja, kondisi sarana
prasarana kerja, dan komitmen dari perusahaan yang kurang baik. Hal ini dapat
menimbulkan kerugian fisik dan harta benda baik untuk kru, muatan, kapal,
maupun perusahaan. Permasalahan tersebut dapat diminimalisir dengan
memperbaiki sumber daya manusia kru kapal, familiarisasi yang cukup terhadap
lingkungan dan tempat kerja, manajemen sarana prasarana yang baik, dan juga
komitmen perusahaan yang perlu diperbaiki dalam memberikan evaluasi dan
penilaian terhadap kinerja kru di kapal untuk menambah safety awareness menjadi
lebih baik
ANALISIS TERJADINYA WIRE LOSS SAAT ABANDON SHIP DRILL DI KM DOBONSOLO
ABSTRAKSI
Wardani, Diah Rahma. 2024. “Analisis Terjadinya Wire Loss Saat Abandon Ship
Drill di KM Dobonsolo”. Skripsi.Program Diploma IV, Program Studi
Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Capt.
Anugrah Nur Prasetyo, M.Si., Pembimbing II: Aryanti Fitrianingsih, S.T.,
M.T.
Pencegahan terhadap besarnya jumlah korban jiwa saat terjadi keadaan
bahaya bisa diminimalisasi apabila sekoci dan alat peluncurnya yang ada di
kapal dapat berfungsi dengan baik. Untuk memastikan sekoci dan alat
peluncurnya dapat beroperasi secara maksimal, maka harus dilakukan
perawatan terhadap alat-alat tersebut. Kesiapsiagaan anak buah kapal dalam
pengoperasian alat keselamatan saat situasi darurat harus memadahi, guna
mencegah terjadinya kerugian bagi semua pihak. Seperti wire loss yang terjadi
di KM Dobonsolo pada tanggal 10 Oktober 2022 di Laut Jawa.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif
deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, studi pustaka dan
dokumentasi. Dalam pengujian keabsahan data, peneliti menggunakan metode
triangulasi teknik pengumpulan data.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, didapatkan hasil bahwa wire
loss pada sekoci di KM Dobonsolo terjadi karena perawatan yang dilakukan
tidak optimal sehingga limit switch pada sekoci tidak berfungsi. Ketelitian kru
kapal dinilai kurang dalam mengoperasikan sekoci karena pelaksanaan latihan
darurat tidak sesuai jadwal. Adapun upaya yang dilakukan untuk
menanggulangi masalah dalam penelitian ini yaitu dengan melakukan
penggantian limit switch dan perbaikan komponen pada winch sekoci yang
rusak, melakukan perawatan sesuai aturan SOLAS Bab 3 Aturan 20,
melaksanakan latihan darurat sesuai jadwal yang telah dibuat serta melakukan
safety meeting secara rutin
ANALISIS PENCEGAHAN PENYELUNDUPAN MUATAN BARANG ILEGAL DI KAPAL PENUMPANG KM. LABOBAR
ABSTRAKSI
Rahmadhani, Naval Andi. 2024, “Analisis Pencegahan Muatan Barang Ilegal di
Kapal Penumpang KM Labobar”. Skripsi, Program Diploma IV, Program
Studi Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I : Capt.
Karolus Geleuk Sengadji.,M.M.,M.H. Pembimbing II : Ria Hermina Sari.,
S.S., M.Sc.
Embarkasi merupakan kegiatan yang sering dilakukan di kapal penumpang
ketika kapal sandar di pelabuhan saat penumpang mulai memasuki dan naik ke
dalam kapal untuk memulai perjalanan. Proses ini sering melibatkan pemeriksaan
tiket, identifikasi, dan pemeriksaan keamanan sebelum keberangkatan Pada saat
kapal KM. Labobar berlayar, khusus nya di wilayah timur sering mengalami
keterlambatan yang disebabkan karena pemeriksaan tiket. Pemeriksaan tiket
dilakukan karena adanya penumpang yang tidak sesuai dengan seat pada tiket.
Dalam kegiatan pemeriksaan tiket di temukan barang minuman keras merk cap
tikus yang diselundupkan di kapal penumpang yang marak terjadi di wilayah timur
Indonesia. Keterlambatan yang dialami menyebabkan efek domino keterlambatan
di pelabuhan berikutnya.
Penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif yang
menjelaskan mengenai adanya temuan muatan barang ilegal yang ditemukan ketika
proses sweeping pemeriksaan tiket di atas kapal. Teknik pengumpulan data
triangulasi pada penelitian ini bersumber dari hasil observasi, wawancara, dan studi
dokumentasi. Kemudian, data dianalisis melalui proses reduksi data, penyajian
data, dan penarikan kesimpulan. Dokumentasi digunakan sebagai bukti dan sebagai
alat untuk menjawab pertanyaan terkait topik yang dibahas.
Penelitian yang dilakukan mendapatkan bahwa kurangnya pengawasan
terhadap kru kapal saat embarkasi dan debarkasi penumpang, adanya pengantar
pengunjung naik di kapal tanpa berkepentingan ketika kapal sandar, masih
minimnya pemeriksaan keamanan barang bagasi penumpang di pelabuhan wilayah
timur dan adanya buruh bagasi atau porter yang bebas keluar masuk kapal saat
proses embarkasi debarkasi penumpang. Upaya-upaya yang perlu dilakukan untuk
pencegahan penyelundupan muatan barang ilegal di kapal yaitu dengan melakukan
pemeriksaan keamanan yang ketat sesuai aturan standar operasional prosedur
mengenai proses embarkasi debarkasi penumpang, prosedur penandaan dan
pengawalan barang, melakukan pelatihan untuk petugas keamanan, penambahan
jumlah pemasangan kamera pengawas, serta penegakan hukum dan peningkatan
koordinasi dengan otoritas
OPTIMALISASI MANUVER KAPAL KETIKA CUACA BURUK SAAT MELINTASI ALUR PELAYARAN SEMPIT (NARROW CHANNEL) SUNGAI BARITO DI SPB. LAIS
ABSTRAKSI
Ferdinan Saputra, Fiagiv, 2024, NIT: 572011127813 N “Optimalisasi manuver
kapal ketika cuaca buruk saat melintasi alur pelayaran sempit (Narrow
Channel) Sungai Barito di SPB. LAIS”, Program Diploma IV, Program Studi
Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Wahju Wibowo.,
S.Sos., M.Psi., M.Mar. Pembimbing II: Indah Nurhidayati., M.Si.
Tujuan penelitian ini adalah untuk membahas pengoptimalan manuver kapal
ketika cuaca buruk saat melintasi alur pelayaran sempit (narrow channel) Sungai
Barito. Ketika melintasi alur sempit Sungai Barito khususnya saat cuaca buruk
sering terjadi bahaya atau hal-hal yang tidak diinginkan seperti yang dialami
peneliti ketika kapal akan berbelok melewati tikungan, karena mualim jaga lalai
dalam memperhatikan arah dan kekuatan arus menyebabkan buritan kapal terbawa
arus dan menyebabkan kapal melintang dan hampir menutup alur, hal ini
diakibatkan kesalahan manuver oleh mualim jaga diatas kapal.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif
kualitatif yang kemudian menghasilkan data langsung dari tempat penelitian serta
berdasarkan fakta-fakta yang telah dialami oleh peneliti di atas kapal. Dalam hal ini
mengumpulkan data berupa pendekatan terhadap obyek melalui observasi,
wawancara langsung terhadap subjek penelitian dan studi pustaka serta
dokumentasi.
Berdasarkan hasil penelitian ini menghasilkan optimalisasi manuver kapal
ketika cuaca buruk saat melintasi alur pelayaran sempit (narrow channel) Sungai
Barito di SPB. LAIS. Penyebab utama sulitnya manuver kapal yaitu karena
kesalahan manuver yang disebabkan oleh kelalaian saat manuver kapal oleh
mualim jaga. Dari pembahasan masalah peneliti menyarankan kepada mualim jaga
sebaiknya lebih teliti ketika dinas jaga dan menguasai manuver yang tepat saat akan
melintasi Sungai Barito untuk menghindari bahaya navigasi sehingga pelayaran
dapat berjalan dengan aman, efisien dan efektif
OPTIMALISASI PROSES BONGKAR MUAT CRUIDE OIL DAN LONG RESIDUE DI MT. ETERNAL OIL I
ABSTRAKSI
Laode Fardhan Fatariz. 2024, NIT. 572011137877 N, 2024, ”Optimalisasi Proses
Bongkar Muat Cruide Oil Dan Long Residue Di MT. Eternal Oil I” Skripsi.
Program Diploma IV, Program Studi Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran
Semarang, Pembimbing I: Capt. Anugrah Nur Prasetyo., M.Si Pembimbing
II: Pranyoto., S,PI ., M.AP.
Dalam kegiatan bongkar muat di atas kapal MT. Eternal Oil I dan
pelaksanaannya beberapa masalah terjadi yang diakibatkan oleh banyak
faktor, untuk itu awak kapal diharuskan mampu melaksanakan proses
bongkar muat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Peneliti melihat
adanya kondisi dimana yang menjadi perhatian di atas kapal MT. Eternal
Oil I yaitu keterlambatan dalam proses bongkar muat yang di sebabkan oleh
tersendatnya line oleh Long Residue. Dari latar belakang peneliti hal ini
menjelaskan proses bongkar muat cruide oil dan long residue dan penelitian
ini bertujuan untuk memberikan pemahaman bagaimana cara
pengoptimalan proses bongkar muat.
Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode
kualiatif. Sumber data primer yang di dapat melalui hasil wawancara dengan
Chief Officer, AB lalu data sekunder di peroleh dari ship particular dan
dokumen kapal. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi,
wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Teknik analisis data kualitatif
menggunakan metode fishbone. Penelitian ini dilaksanakan dan bertempat
di MT. Eternal Oil I sebagai tempat peneliti melaksanakan praktik laut
selama 12 bulan.
Pada penelitian ini dapat di simpulkan bahwa faktor alat pendukung
yang sering mengalami kerusakan, dan pompa yang digunakan tidak dapat
digunakan secara maksimal. Muatan membeku pada suhu tertentu. Oleh
karena itu mualim harus memberikan pengarahan dan pelatihan kepada
seluruh crew mengenai proses bongkar muat yang sesuai dengan prosedur
serta memaksimalkan peralatan yang ada di atas kapal, dan melakukan
perawatan terhadap alat-alat bongkat muat secara ruti
ANALISIS TIDAK OPTIMALNYA KERJA STEERING GEAR DI MT. NARPATISUTA
viii
ABSTRAKSI
Pangestu, Arfianda Rizki 2024, NIT: 572011217620 T, “Analisis Tidak
Optimalnya Kerja Steering Gear di MT. Narpatisuta”, Program Studi
Teknika Diploma IV, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing
I: Amad Narto, M.Pd, M.Mar.E. Pembimbing II: Yozar Firdaus
Amrullah, S.S., M.Hum.
Steering gear merupakan salah satu permesinan bantu di atas kapal yang
berguna untuk menggerakkan rudder (daun kemudi) kapal sehingga kapal dapat
berbelok ke kanan atau ke kiri. Permesinan ini menggunakan sistem electro-
hydraulic yang dimana sistem tersebut menggabungkan teknologi elektrik dan
hidrolik untuk mengendalikan arah kemudi kapal. Penelitian berfokus pada analisis
tidak optimalnya kerja steering gear di MT. Narpatisuta. Tujuan dari penelitian
untuk mengetahui faktor-faktor penyebab tidak optimalnya kerja steering gear,
dampak apa saja yang diakibatkan tidak optimalnya kerja steering gear, serta untuk
mengetahui upaya apa saja yang dilakukan untuk mengatasi tidak optimalnya kerja
steering gear di MT. Narpatisuta.
Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif, triangulasi hasil dari
observasi, wawancara dan studi pustaka. Dengan tekik analisis data SHEL, peneliti
mengidentifikasi faktor penyebab, dampak dari faktor tersebut dan upaya yang
dilakukan terkait penyebab tidak optimalnya kerja steering gear.
Hasil yang didapat dari penelitian ini menunjukkan bahwan penyebab dari
tidak optimalnya kerja steering gear disebabkan karena adanya kebocoran pada
pipa hydraulic, menurunnya kualitas minyak hydraulic serta kerusakan pada
komponen seal dan o-ring yang menyebabkan menurunnya kinerja steering gear
yang dimana pergerakkan rudder kurang cepat dan dapat mengganggu operasional
kapal dan dapat membahayakan keselamatan kru kapal dan muatan kapal. Upaya
yang dapat dilaksanakan untuk memperbaiki hal tersebut adalah secara rutin
melakukan pengecekan dan perawatan steering gear beserta komponennya
ANALISIS TERHAMBATNYA AKTIVITAS STEVEDORING AKIBAT BANJIR ROB DI PELABUHAN TANJUNG EMAS SEMARANG
ABSTRAK
ix
Rory, Imanuel Eben Heazer. 2024, NIT: 572011317502, “Analisis
Terhambatnya Aktivitas Stevedoring Akibat Banjir Rob di Pelabuhan
Tanjung Emas Semarang”, Skripsi Tatalaksana Angkutan Laut dan
Kepelabuhanan, ProgramDiploma IV, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang,
Pembimbing I : KRISTIN ANITA INDRIYANI, S.ST, MM. Pembimbing II
: TARUGA RUNADI, M.Si.
Aktivitas stevedoring di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang merupakan
salah satu kegiatan yang ramai dan padat namun disamping itu terdapat
masalah yang menghambat jalanya aktivitas tersebut yaitu banjir rob yang
terjadi di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, oleh karena itu untuk
meminimalisir terjadinya banjir rob maka pihak pengelola membutuhkan
Infrastrukur Pelabuhan yang berperan penting dalam mengatasi hambatan
proses stevedoring akibat banjir rob. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui
penanganan infrastruktur dalam menangani hambatan yang terjadi dan
memberikan upaya untuk mengatasi hambatan dalam proses stevedoring
akibat banjit di pelabuhan Tanjung Emas Semarang.
Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan
menjelaskan secara sistematis peranan infrastruktur dalam menghadapi
hambatan yang terjadi akibat banjir rob dalam aktivitas stevedoring dan
upaya dalam mengatasi hambatan tersebut. Sumber data didapatkan dengan
cara dengan wawancara tidak berstruktur, observasi yang dijelaskan dan
diperkuat dengan dokumentasi, serta studi kepustakaan terkait infrastruktur
dipelabuhan.
Hasil penelitian ini menunjukkan peran infrastruktur dalam menghadapi
banjir rob pada kegiatan stevedoring yaitu dengan pintu air dan tanggul
Pelabuhan, evaluasi dan penyusunan area dalam perencanaan infrastruktur,
sistem monitoring cuaca dan tinggi air sangat penting untuk infrastruktur
pelabuhan untuk mencegah banjir rob selama aktivitas stevedoring, hambatan
yang dihadapi TPKS yaitu keterlambatan operasi di pelabuhan, kerusakan
pada barang muatan dan pada infrastruktur stevedoring dan upaya yang
diberikan oleh pihak TPKS unutk menanggulangi hambatan diatas yaitu
memberikan peringatan dini melalui aplikasidan pengalihan pemindahan
barang dan Penguatan kontruksi perawatan alat dan penigkatan drainase
banjir