Repository Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang
Not a member yet
    5701 research outputs found

    PENERAPAN ISPS CODE DI MT.B OCEAN SAAT KAPAL MELEWATI AREA FREETOWN AFRIKA

    No full text
    Pembajakan menjadi ancaman serius bagi pengiriman muatan melalui kapal di perairan luas, khususnya di kawasan seperti Freetown, Afrika, yang merupakan jalur jalur maritim penting. Aksi pembajakan dapat menimbulkan kerugian besar bagi crew dan perusahaan pengiriman, serta mengancam keselamatan dan keamanan seluruh awak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran penting ISPS Code dalam mencegah pembajakan, terutama pada kapal MT B Ocean saat beroperasi di perairan Freetown. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode triangulasi untuk pengumpulan data, yang meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis untuk mengevaluasi implementasi ISPS Code pada kapal MT B Ocean, termasuk penerapan Ship Security Plan (SSP) dan peran Ship Security Officer (SSO) dalam upaya pencegahan pembajakan. Hasil pembahasan penelitian ini yaitu International Ship and Port Facility Security Code (ISPS Code) dapat mengurangi resiko pembajakan di kapal MT B Ocean dengan menerapkan prosedur keamanan yang sesuai dengan Ship Security Plan (SSP) yang dikembangkan oleh Ship Security Officer (SSO). Kapal yang mengikuti prosedur keamanan sesuai dengan ISPS Code dapat menurunkan risiko pembajakan dan memperkecil kemungkinan terjadinya pembajakan. Upaya pencegahan pembajakan mencakup penambahan personel keamanan di kapal, peningkatan kesadaran dan latihan pencegahan pembajakan, serta pemantauan dan pengawasan rutin. Selain itu, kemampuan komunikasi darurat ditingkatkan, dan perlindungan fisik diperkuat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dengan meningkatkan pemahaman dan pengetahuan mengenai pencegahan pembajakan, baik bagi awak kapal, pelaut, maupun masyarakat umum, khususnya saat kapal beroperasi di Freetown Afrika

    ANALISIS PROSES DE-BALLASTING TERHADAP PERSIAPAN LOADING CARGO DI MV C VISION

    Get PDF
    ABSTRAKSI Viky Tata, Sunjaya. NIT. 572011137900 N, 2024, “Analisi Pengaruh Proses De- Ballasting Terhadap Persiapan Loading Cargo Di MV C VISION”, Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Capt. Dian Kurnianing Sari, S.ST., M.M., Pembimbing II: Fatimah, S.Pd., M.Pd Pengoperasian sistem ballast merupakan suatu proses dimana air laut dimasukkan ke dalam kapal atau air laut dikeluarkan dari kapal. Pada saat melaksanakan praktek laut di MV C VISION pada tanggal 29 Juli 2023 saat di Laut Solomon, peneliti menemukan beberapa masalah yang menjadi perhatian khusus peneliti. Masalah tersebut adalah pada saat MV C VISION melaksanakan kegiatan pengoperasian ballast, yaitu proses de-ballasting. Pada saat proses de-ballasting berlangsung komponen actuator valve DST No.6 dan DBT No. 9 Portside mengalami kendala berupa bocornya hydraulic oil pada badan actuator yang mengakibatkan driving shaft tidak berputar karena kurangnya tekanan pada piston sehingga menyebabkan tidak optimalnya proses pengoperasian ballast. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menentukan faktor yang menyebabkan terhambatnya proses de-ballasting. Mengetahui dampak yang ditimbulkan oleh terhambatnya proses de-ballasting, dan upaya untuk mengatasi dan mencegah faktor-faktor yang menghambat proses de- ballasting. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang memberikan gambaran menyeluruh tentang hal yang diteliti. Pendekatan yang melibatkan pengumpulan data yang telah dikumpulkan dan diperiksa, yang kemudian dihubungkan dengan ide-ide yang ada untuk menghasilkan kesimpulan yang logis. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yakni menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini, diketahui faktor terhabatnya proses de-ballasting yaitu rusaknya actuator valve DST No.6 dan DBT No.9 Portside di MV C VISION. Dampak dari terhambatnya proses de-ballasting terhadap persiapan loading cargo yaitu proses de-ballasting tidak optimal, perubahan pre-stowage plan, berkurangnya jumlah muatan yang seharusnya dikirim (cargo shortage), dan pemberhentian tugas Chief Officer. Upaya untuk mengatasi dan mencegah terhambatnya proses de-ballasting yaitu menggunakan portable hand pump, dan melepas actuator valve

    ANALISIS PENYEBAB KETERLAMBATAN PROSES BONGKAR PADA MUATAN MADURA CRUDE OIL JENIS CONDENSATE DI MT. PROJECT LINK

    Get PDF
    ABSTRAKSI Skripsi ini membahas analisis penyebab keterlambatan proses bongkar pada muatan madura crude oil jenis condensate Di MT. Project Link. Proses bongkar pada muatan kapal menjadi krusial, terutama pada muatan minyak mentah. Keterlambatan bongkar pada muatan dapat terjadi karena berbagai faktor, seperti prosedur bongkar, cargo pump, karakteristik muatan, dan konstruksi kapal. Selain itu, keterlambatan bongkar pada muatan juga menimbulkan dampak, yaitu sisa muatan yang tidak dapat dibongkar. Sehingga hal ini mengakibatkan kerugian terhadap Perusahaan pemilik kapal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokus pada prosedur yang dilakukan untuk kegiatan proses bongkar pada muatan madura crude oil jenis condensate, penyebab dari keterlambatan bongkar, dampak selain keterlambatan bongkar, dan Upaya yang dilakukan agar tidak terjadi keterlambatan bongkar. Melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini menganalisis penyebab keterlambatan proses bongkar pada muatan madura crude oil jenis condensate dan dampak yang ditimbulkan selain keterlambatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang menyebabkan keterlambatan proses bongkar pada muatan Madura Crude oil Jenis Condensate, dampak apa yang ditimbulkan selain keterlambatan, dan upaya yang dapat dilakukan untuk proses bongkar muatan tersebut agar berjalan lebih baik. Hasil penelitian diharapkan dapat memperkaya konsep keilmuan di industri pelayaran dan memberikan masukan praktis bagi perusahaan pelayaran, khususnya kapal tanker crude oil yang memuat muatan crude oil jenis condensate. Disamping itu, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memahami prosedur bongkar pada muatan madura crude oil jenis condensate

    ANALISIS TERJADINYA HIGH PRESSURE TANK PADA SAAT LOADING DI KAPAL LPG/C CIPTA DIAMOND

    No full text
    Abstraksi - LPG/C Cipta Diamond merupakan salah satu jenis kapal fully pressrurized yang membawa muatan LPG MIX yang mana didesain dengan tangki tipe C untuk tekanan kerja kurang dari 5-7 bar. Pada saat proses memuat memperhatikan kondisi tekanan dan suhu pada tangki sangat diperlukan dikarenakan kenaikan temperatur berlebih saat proses memuat dapat menjadi faktor penghambat pelaksanaan pemuatan, sehingga diperlukan penanganan khusus dari crew deck yang bertugas dalam penanganan muatan guna menghindari terjadinya bahaya seperti ledakan yang disebabkan dari terlepasnya relieve valve, terjadinya pencemaran polusi, serta ancaman keselamatan jiwa di kapal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang menyebabkan terjadinya high pressure tank pada saat loading dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi high pressure tank pada saat loading. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang dijelaskan secara deskriptif. Sumber data penelitian diperoleh melalui data primer dan data sekunder, yang dimana didapatkan data dari Kapal LPG/C Cipta Diamond melalui observasi secara langsung di atas kapal, wawancara dengan Chief Officer & Bosun juga didukung dengan studi pustaka selama penelitian di LPG/C Cipta Diamond. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang menyebabkan terjadinya high pressure tank pada saat loading di kapal LPG/C Cipta Diamond adalah karena faktor cuaca di sekitar kapal yang panas dan proses pemuatan yang terlalu cepat. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi high pressure tank pada saat loading di kapal LPG/C Cipta Diamond adalah dengan menerapkan cara cooling tank dan sirkulasi vapour menggunakan compressor. Serta menerapkan loading plan sehingga nantinya tidak terjadi kekeliruan dan dengan cepat melaporkan kepada perwira jaga yang memiliki tanggung jawab bilamana terjadi permasalahan di cargo tank

    Penanganan Over Heat Pada Tangki Muatan Saat Cargo Operation di MT. Cipta Diamond

    No full text
    Abstrak - Penanganan muatan membutuhkan perhatian dan keahlian khusus dari kru kapal guna mencegah kemungkinan hambatan selama proses bongkar muatan. Selain resiko meledak, high pressure juga menimbulkan hambatan pada proses bongkar muat. Selama peneliti melaksanakan praktik laut, penanganan pelaksanaan bongkar muat di kapal MT CIPTA DIAMOND sering mengalami masalah tekanan tangki yang naik secara drastis atau biasa disebut high pressure.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi faktor yang menyebabkan over heat pada tangki muatan saat cargo operation, Untuk mengetahui dampak apabila terjadi over heat pada tangki muatan, dan Untuk mengetahui upaya yang dilakukan dalam penanganan over heat pada tangki muatan saat cargo operation. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang dijelaskan secara deskriptif. Sumber data penelitian diperoleh melalui observasi secara langsung di atas kapal, wawancara dengan beberapa kru kapal juga didukung dengan studi dokumentasi dan studi pustaka selama melakukan penelitian di MT Cipta Diamond. Data yang terkumpul lalu dianalisis secara kualitatif untuk menjadi rumusan masalah. Faktor yang menyebabkan terjadinya over heat pada tangki muatan saat cargo operation di MT Cipta Diamond adalah pengaruh suhu pada lingkungan tempat pelaksanaan cargo operation,dan tingginya loadig rate hour pada saat pelaksanaan cargo operation. Dampak apabila terjadi over heat pada tangki muatan yaitu penyusutan muatan VCM, dan dapat menimbulkan resiko ledakan Upaya penanganan yang dilakukan untuk mengatasi over heat pada tangki muatan saat cargo operation adalah menurunkan suhu tangki muatan menggunakan sea water sprinkler dan menggunakan cargo compressor

    ANALISIS RENDAHNYA TEKANAN UDARA SEWAGE TREATMENT PLANT YANG MENGHAMBAT PROSES PENGURAIAN DI MT SEA SENOR

    Get PDF
    ABSTRAKSI Yuliano, Achsya Fadhil. 2024. “ANALISIS RENDAHNYA TEKANAN UDARA SEWAGE TREATMENT PLANT YANG MENGHAMBAT PROSES PENGURAIAN DI MT SEA SENOR”. Skripsi Program Diploma IV, Program Studi Teknika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Dr. Darul Prayogo, M.Pd, Pembimbing II: Imam Safi’i, S.Si.T., M.Si Sewage treatment plant adalah permesinan atau instalasi yang berfungsi untuk mengolah limbah dimana proses penguraiannya tersebut dibantu dengan supply udara bertekanan yang dihasilkan oleh blower. Berdasarkan pengalaman peneliti pada saat melakukan praktek laut, terjadi masalah ketika tekanan udara yang memasok udara ke aeration tank mengalami penurunan dibawah tekanan normal, atau hanya sebesar 0,2 bar, yang seharusnya tekanannya adalah sebesar 0,6 bar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab, dampak serta upaya untuk mengatasi rendahnya tekanan udara pada aeration blower tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis data menggunakan fishbone diagram analysis untuk menemukan akar penyebab dari permasalahan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tekanan udara yang rendah disebabkan oleh carbon blade yang telah aus sehingga blower tidak dapat menghisap dan mendorong udara dengan kuat. Faktor lain yang menyebabkan ialah kebocoran pada sistem saluran udara yang menuju ke tangki karena fitting yang bocor. Dampak yang ditimbulkan adalah terhambatnya proses penguraian pada sewage treatment plant. Upaya penanganan yang dilakukan terhadap rendahnya tekanan udara pada sewage treatment plant adalah dengan mengganti carbon blade dengan suku cadang baru dan penggantian dan perbaikan fitting saluran udara

    OPTIMALISASI SISTEM KERJA PENDINGIN (RELIQUEFACTION) SAAT PROSES PEMUATAN UNTUK MENGURANGI TEKANAN PADA MT. GAS KOMODO

    Get PDF
    ABSTRAKSI Widagda, Gede Agansa Pradnya. 2024. “OPTIMALISASI SISTEM KERJA PENDINGIN (RELIQUEFACTION) SAAT PROSES PEMUATAN UNTUK MENGURANGI TEKANAN PADA MT. GAS KOMODO”. Skripsi Program Diploma IV, Program Studi Teknika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Dr. Yustina Sapan, S.Si.T, M.M, Pembimbing II: Pranyoto, S.pi, M.AP LPG merupakan gas cair yang komponen utamanya adalah propana (C3H8) dan butana (C4H10), diperoleh dengan cara mengolah gas alam atau minyak bumi. Setiap muatan diatas kapal memiliki kapasitas 22.000 metrik ton. Dalam penelitian ini peneliti membahas tentang faktor faktor yang dapat mengurangi tekanan pada tangki kapal. Agar menghindari tekanan tangki mencapai titik maksimum selama proses pemuatan kapal LPG/C bermuatan LPG wajib menjalankan reliquefaction system. Untuk memastikan tekanan tangki tetap berada pada batas yang diterima, sebaiknya untuk menurunkan ke tingkat dibawah maksimum sekitar 0,4 bar. Penelitian berikut bertujuan untuk mengoptimalisasi faktor dan upaya yang dapat menyebabkan meningkatnya tekanan tangki pada saat proses pemuatan diatas kapal LPG/C Gas Komodo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan yang dijelaskan secara desktiptif. Sumber data pada penelitian ini diperoleh dari data primer dan data sekunder, yang dimana beberapa data diambil dari data kapal LPG/C Gas Komodo dengan melaksanakan observasi langsung pada saat pelaksanaan praktek laut diatas kapal dan melaksanakan wawancara langsung dengan Mualim 1, dan Gas Engineer yang memberikan gambaran tentang hal yang akan diteliti. Penelitian kali ini juga didukung dengan studi pustaka selama penelitian diatas kapal LPG/C Gas Komodo. Kesimpulan yang diambil dari penelitian ini adalah muatan yang diberikan terminal memiliki suhu yang tinggi dan menyebabkan muatan di dalam tangki menguap dengan cepat, dan berdampak dengan tidak stabilnya suhu muatan dan tekanan yang ada di dalam tangki, reliquefaction system diatas kapal yang seharusnya digunakan untuk mengstabilkan suhu dan tekanan tangki diatas kapal tidak berfungsi dengan baik karena banyak masalah, memberikan sosialisasi dan pengetahuan kepada crew, peningkatan efisiensi operasional selama proses pemuatan LPG, peningkatan protocol keselamatan, upaya apa yang dapat dilakukan untuk mengurangi peningkatan tekanan tangki saat proses pemuatan diatas kapal sebelum dan selama proses pemuatan, sangat penting untuk memastikan bahwa tangki dalam kondisi yang dingin. Mendinginkan tangki sebelum proses pemuatan berfungsi agar mengurangi tekanan da suhu tangki ke tingkat tertentu, agar saat proses pemuatan tangki dalam keadaan siap menerima muatan

    ANALISA BLIND SECTOR RADAR UNTUK KESELAMATAN BERNAVIGASI DI MV AL LUQTA

    Get PDF
    ABSTRAK Ibrahim, Ahamed Daud 012361150010. N, 2024, “Analisa Blind Sector Radar untuk Keselamatan Bernavigasi di MV Al Luqta", “Skripsi, Program Diploma IV, Program Studi Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Capt. Dian Kurnianing Sari., S.Si.T., M.M. M.Mar, Pembimbing II: Desy Yuli Aryani, S.Si.T., M.T. Sistem navigasi merupakan komponen vital dalam operasi kapal yang memungkinkan deteksi objek di sekitarnya. Tantangan muncul dengan adanya Blind Sector Radar, yaitu area di mana radar tidak dapat mendeteksi objek akibat terhalang oleh struktur kapal. Hal ini terjadi pada MV Al Luqta yang dapat meningkatkan risiko tabrakan dan mengurangi efektivitas navigasi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya blind sector radar, mengetahui dampak yang diakibatkan oleh blind sector radar, serta mengidentifikasi upaya yang dilakukan untuk meminimalisir blind sector radar guna meningkatkan keselamatan bernavigasi di MV Al Luqta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang bertujuan untuk menjelaskan fenomena serta mengumpulkan data secara mendalam. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan tiga komponen utama: reduksi data, penyajian data, kemudian perbandingan dengan metode USG serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data dalam penelitian ini dijamin melalui metode triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa blind sector radar di kapal MV Al Luqta disebabkan oleh posisi antena radar yang terhalang oleh struktur kapal, cuaca buruk, konstruksi kapal, ketrampilan mualim, kondisi magnetron radar, serta gangguan elektromagnetik. Dampak dari blind sector ini meningkatkan risiko tabrakan karena area yang tidak terpantau dan memaksa mualim untuk lebih mengandalkan pengamatan visual, yang menambah beban kerja serta mengurangi efisiensi operasional kapal. Upaya untuk mengatasi masalah ini meliputi penyesuaian posisi antena, penggunaan radar tambahan, familiarisasi mualim, serta penerapan teknologi anti-interferensi guna meningkatkan keselamatan navigasi. Simpulan dari hasil penelitian menunjukan bahwa blind sector radar menimbulkan dampak signifikan dalam operasional kapal terutama karena adanya area yang tidak terpantau sehingga menimbulkan bahaya navigasi, upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah ini yaitu melakukan pelatihan intensif bagi mualim, menyesuaikan posisi antenna radar, serta penerapan teknologi anti-interferensi untuk meningkatkan kinerja radar dan meningkatkan keselamatan navigasi

    ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KURANG OPTIMALNYA PENGABUTAN INJECTOR PADA MESIN INDUK MV. TELUK BERAU

    Get PDF
    ABSTRAKSI Nugroho, Asep Setyawan, NIT. 572011217622 T, 2024, “Analisis Faktor Penyebab Kurang Optimalnya Pengabutan Injector Pada Mesin Induk Mv. Teluk Berau”, Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi Teknika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Dr. Muh. Harliman Saleh, M.Pd, Pembimbing II: Kresno Yuntoro, S.ST,M.M. Injektor aldallalh sallalh saltu komponen utalmal dallalm system balhaln balkal r diesel. Injektor berfungsi untuk menghalntalrkaln balhaln balkalr diesel dal ri injection pump ke dallalm silinder paldal setialp alkhir lalngkalh kompresi dimalnal toralk (piston) mendekalti posisi TMAL. Injektor diralncal ng untuk menerimal tekal naln balhaln balkalr dalri injection pump yalng bertekalnaln tinggi untuk membentuk kalbut yalng bertekalnaln, Tekalnaln ini mengal kibaltkaln peningkaltaln suhu pembalkalraln di dallalm silinder. Penulis dalam melakukan penelitian ini mendapatkan dua rumusan masalah yang berhubungan dengan judul tersebut, yang pertama “Falktor alpal saljal yalng menyebalbkaln kuralng optimallnyal pengalbutaln balhaln balkalr paldal injector?” yang kedua “Dalmpalk alpal saljal yalng ditimbulkaln oleh kerjal injector yalng tidalk optimall?”. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif dan SHEL, sumber data yang diperoleh dari pengumpulan data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Penguji keabsahan data dengan menggunakan metode triangulasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa faktor penyebab kurang optimalnya kinerja pada injector adalah ditemukannya keralk paldal ujung nozzle, Running hourse paldal injector sudalh melewalti bal tals, Kuralngnyal spa lre pa lrt dialtals kalpall, ALdalnyal kaldungaln kotoran paldal balhaln balkalr, Tekalnaln pompal injeksi turun. Dalmpalk yang ditimbulkan akibat kuralng optimallnyal injector paldal mesin induk yaitu aLsalp menjadi hitalm, Mesin susalh hidup salalt pertalmal kalli sta lrt, Suhu gals bualng tinggi. Upaya perawatan yang dilakukan pergalntialn segeral paldal nozzle daln spring yalng rusalk, Melalkukaln peralwaltaln daln perbalikaln injector mesin induk secalral berkallal sesuali jalm kerjal, Lalkukaln penceraltaln paldal talnki settling malupun service untuk mengural ngi kalndungaln kotoran

    IDENTIFIKASI KEGAGALAN PEMBUKAAN KATUP EXHAUST VALVE PADA MAIN ENGINE MAN B&W DI MV. EVER CLEAR

    Get PDF
    ABSTRAKSI Muarif, Rizal Nurdin, 2024, 572011237705 T, “Identifikasi Kegagalan Pembukaan Katup Exhaust Valve Pada Main Engine MAN B&W Di MV. Ever Clear”, Skripsi Program Diploma IV, Program Studi Teknika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Amad Narto, M.Pd, M.Mar.E Pembimbing II: Ir.Fitri Kensiwi, M.Pd Exhaust valve merupakan komponen dari mesin induk yang berfungsi sebagai jalur keluarnya gas atau karbon yang didorong oleh torak dari dalam ruang bakar. Berdasarkan pengalaman peneliti selama praktik laut, terjadi masalah ketika exhaust valve pada main engine tidak dapat membuka secara normal yang disebabkan oleh menurunya tekanan oli pada exhaust valve tersebut. Pada pembukaan exhaust valve, tekanan oli sangat berpengaruh dalam proses tersebut sehingga harus dijaga tekanannya. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data pada penelitian ini diperoleh dari data primer dan data sekunder dengan melakukan wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka kepada informan yang berpengalaman dan terlibat langsung dalam proses penelitian. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis fishbone diagram yang berfungsi untuk mengidentifikasi dan menganalisis penyebab dari suatu permasalahan. Tahapan analisis data dapat dilakukan dengan mengelompokkan penyebab permasalahan yang ada lalu mengelompokkannya ke dalam faktor faktor seperti Method dan Machine. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, pembukaan exhaust valve yang tidak normal disebabkan oleh kurangnya tekanan oli pada hidrolik cylinder pada exhaust valve dikarenakan keausan o-ring pada bagian hidrolik cylinder tersebut. Faktor lain yang menyebabkan tidak normalnya pembukaan exhaust valve adalah pelumasan yang tidak memadai pada sistem hidrolik di exhaust valve. Dampak yang disebabkan dari tidak normalnya pembukaan exhaust valve pada main engine adalah penumpukan sisa gas buang dari pembakaran sehingga kinerja dari mesin induk menurun. Upaya penanganan yang dilakukan terhadap tidak normalnya pembukaan exhaust valve ialah dengan mengganti hidrolik cylinder pada exhaust valve dan juga melakukan evaluasi terhadap sistem hidrolik pada exhaust valve

    3,148

    full texts

    5,701

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇