Repository Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang
Not a member yet
    5701 research outputs found

    OPTIMALISASI TANK CLEANING PROCESS DALAM MENUNJANG KELANCARAN PEMUATAN CPO DI MT. VEGA 1

    No full text
    Salah satu muatan yang sering diangkut MT. Vega 1 adalah Crude Palm Oil (CPO). Muatan CPO yang telah selesai dibongkar, dilakukan pembersihan tangki agar kualitas muatan selanjutnya tetap terjaga. Namun seringkali ditemukan hambatan saat proses tank cleaning, karena CPO mudah membeku pada suhu ruangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab terhambatnya proses tank cleaning muatan CPO dan menentukan upaya pencegahan hambatan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan diagram fishbone. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa: (1) Penyebab terhambatnya proses tank cleaning dipengaruhi oleh faktor man karena kurangnya pengawasan crew, faktor machine karena kerusakan alat, faktor material karena keterbatasan bahan, dan faktor method karena ketidaksesuaian prosedur; (2) Upaya pencegahan yang dilakukan yaitu meningkatkan pengawasan kinerja crew, melakukan perbaikan dan perawatan alat, melakukan permintaan supply material kepada perusahaan, serta memberikan pengetahuan kepada crew mengenai prosedur pelaksanaan tank cleaning

    ANALISIS TERJADINYA KEBOCORAN EXPANSION JOINT PADA SAAT BONGKAR MUAT ASPAL DI MT. HANYU VICTORIA

    Get PDF
    ABSTRAK Haryanto, Fulcanandra Athallah. 2024. “Analisis Terjadinya Kebocoran Expansion Joint Pada Saat Bongkar Muat Aspal di MT. Hanyu Victoria”. Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Dr. Iskandar, SH, MT., Pembimbing II: M. Choeroni, S.ST.Pel, M.T. Kebocoran expansion joint pada saat bongkar muat aspal di MT. Hanyu Victoria, Dalam penelitian ini objek yang digunakan adalah expansion joint no.3. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab kebocoran aspal serta untuk mengetahui upaya yang dilakukan crew untuk meminimalkan kebocoran pada expansion joint di kapal MT. Hanyu Victoria pada saat proses bongkar muat di Chiba, Japan. Metode penelitian dengan penyajian deskriptif kualitatif dalam studi ini, digunakan untuk menggambarkan objek penelitian di kapal MT. Hanyu VIctoria. Penelitian ini mengumpulkan data primer melalui wawancara dengan informan utama seperti Master, Chief Officer, dan Bosun, serta data sekunder dari literatur dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang diolah menggunakan analisis kualitatif dan Root Cause Analysis (RCA) untuk memahami masalah dalam perawatan Expansion Joint. Keabsahan data diuji melalui triangulasi, memastikan validitas dan reliabilitas informasi yang diperoleh, dengan tujuan menjelaskan optimalisasi perawatan Expansion Joint secara komprehensif. Dari hasil penelitian didapatkan faktor yang menyebabkan kebocoran expansiont joint adalah kurangnya pemahaman crew kapal akan pentingnya perawatan peralatan dan pengawasan pada saat operasi bongkar muat di kapal. Upaya meminimalkan kebocoran pada expansion joint yaitu untuk penanganan sementara dilakukan pengencangan pada baut expansion joint yang longgar dan penggantian pada baut expansion joint yang rusak

    “OPTIMALISASI FINAL LASHING SAAT LOADING LOG DI MV. PAN OPTIMUM”

    Get PDF
    ABTRAKSI Yasin, Fikri Maulana, 2024, 572011137839 N, “Optimalisasi Final lashing Saat Loading Log di MV. Pan Optimum”, Skripsi Program Diploma IV, Program Studi Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Dr. Yustina Sapan, S.SiT., M.M., Pembimbing II: Retno Hariyanti, S.Pd., M.M. Kapal curah yang didesain mampu mengangkut muatan kayu (log) yang dalam proses pemuatannya terdapat pelaksanaan final lashing yang dilakukan oleh awak kapal. Kapal tersebut mengalami hambatan dalam pelaksanaan final lashing. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi permasalahan yang muncul dalam proses final lashing pada MV. Pan Optimum serta langkah untuk mengatasi permasalahan pada proses final lashing. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data pada penelitian ini diperoleh dari data primer dan data sekunder dengan melakukan wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka kepada informan yang berpengalaman dan terlibat langsung dalam proses penelitian. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis fishbone diagram yang berfungsi untuk mengidentifikasi dan menganalisis penyebab dari suatu permasalahan. Tahapan analisis data dapat dilakukan dengan mengelompokkan penyebab permasalahan yang ada lalu mengelompokkannya ke dalam faktor-faktor seperti Man, Method, Machine, dan Material. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, hambatan yang terjadi dalam pelaksanaan final lashing pada MV. Pan Optimum antara lain yaitu kelalaian penempatan material lashing serta tidak adanya pembagian tugas kepada awak kapal sebelum pelaksanaan final lashing dilakukan. Permasalahan tersebut berdampak pada pelaksanaan final lashing yang sangat lama serta melebihi waktu yang diberikan pihak pelabuhan dan kurang optimalnya kinerja awak kapal karena terjadi kebingungan pada saat pelaksanaan final lashing. Dengan demikian, awak kapal MV. Pan Optimum melakukan upaya dengan mengaitkan foot wire dan lashing chain ke stanchion kapal sebelum stanchion didirikan, melakukan pembagian tugas kepada semua awak kapal yang terlibat pelaksanaan final lashing, dan melakukan safety meeting

    ANALISIS TINGGINYA TEMPERATUR GAS BUANG GUNA MENJAGA PERFORMA MAIN ENGINE DI MT.GAS DREAM

    Get PDF
    ABSTRAKSI HARDITA, M.THIRAFI. NIT : 572011227657 T, 2024, “Analisis Tingginya Temperatur Gas Buang Guna Menjaga Performa Main Engine di MT.Gas Dream”.Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi Teknika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I : Dr. Darul Prayogo, M.Pd., Pembimbing II : Awel Suryadi, S.ST., M.SI. Exhaust valve merupakan tempat gas buang yang berfungsi untuk membuang gas hasil pembakaran yang terjadi di dalam silinder. Pada saat perjalanan dari Anyer menuju ke Thailand tepatnya di selat galasa mengalami alarm tingginya temperatur pada cylinder no.2 main engine, hal ini mengakibatkan main engine mengalami slow down yang akhirnya mengalami shut down. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab tingginya temperatur gas buang guna menjaga performa main engine, mengetahui dampak dari tingginya temperatur gas buang guna menjaga performa main engine, dan untuk mengetahui upaya untuk mengatasi tingginya temperatur gas buang guna menjaga performa main engine. Dalam penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif dengan metode pendekatan fishbone digunakan untuk objek yang akan diamati dideskripsikan dengan teori yang diperoleh dari berbagai sumber mengenai bahan yang digunakan, serta upaya dikapal melalui observasi serta pemeliharaan dan perbaikan secara langsung pada sistem pendingin main engine guna memperlancar operasional kapal. Hasil dari penelitian ini mengetahui faktor penyebab dari tingginya temperatur gas buang, Karena tersumbat lubang fresh water cooling seat valve, yang disebabkan adanya endapan lumpur dan kotoran serpihan karat yang menumpuk pada lubang fresh water cooling seat valve, Dampak yang di sebabkan dari faktor penyebab yaitu tingginya temperatur gas buang. Upaya yang dilakukan yaitu dengan membersihkan lubang fresh water cooling seat valve, melakukan perawatan terhadap air, dan pembersihan pada pipa, hal tersebut bertujuan agar terjadinya sistem pendinginan secara maksimal dan temperatur gas buang dalam keadaan normal

    ANALISIS PUTUSNYA LIFEBOAT WIRE DI MT. MARITIM KHATULISTIWA

    Get PDF

    Terjadinya Black Out pada Diesel Generator di KM. Logistik Nusantara 1

    Get PDF
    Abstrak - Auxiliary engine atau diesel generator merupakan mesin pendukung yang menyediakan pasokan listrik di kapal untuk memenuhi berbagai kebutuhan, seperti penerangan, pompa, sistem kemudi, navigasi, dan peralatan lainnya. Sebagian besar kapal niaga modern mengandalkan diesel generator sebagai sumber utama energi listrik, yang beroperasi dengan mengubah energi mekanik dari proses pembakaran internal menjadi energi listrik. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor penyebab, dampak dari terjadinya black out pada diesel generator di KM. Logistik Nusantara 1, serta langkah-langkah untuk mengatasi masalahnya. Metode penelitiannya adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis data RCA (Root Cause Analysis) 5 why. Hasil penelitian menyatakan bahwa penyebab blackout pada diesel generator KM. Logistik Nusantara 1, yaitu kotoran pada nozzle injector dan kerusakan pada gasket cylinder head, yang berdampak pada gangguan operasional mesin dan risiko kerusakan lebih lanjut. Solusi yang disarankan meliputi perawatan rutin, pembersihan dan penggantian nozzle injector, pemeriksaan kualitas bahan bakar, serta penggantian gasket cylinder head

    ANALISIS TERJADINYA OVERSTOWAGE PADA MV. EVER OUTDO DI PELABUHAN KEELUNG TAIWAN

    Get PDF
    ABSTRAK Wijaya, Pandu Sucipto. 2024. “Analisis Terjadinya Overstowage Pada MV. Ever Outdo di Pelabuhan Keelung Taiwan”, Program Studi Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Capt. Suherman., M.Si., M.Mar., Pembimbing II: Dr.Ali Muktar Sitompul, M.T., M.Mar.E Kapal kontainer adalah jenis kapal yang dirancang untuk mengangkut muatan dalam bentuk kontainer, yang disusun secara efisien di ruang kargo maupun di atas geladak. Penelitian ini dilakukan pada kapal MV. Ever Outdo pada saat proses bongkar muat dipelabuhan Keelung Taiwan. Kapal ini menghadapi masalah overstowage selama proses pemuatan, dimana ditemukan 12 kontainer yang tidak sesuai dengan bayplan awal kapal, yang disebabkan oleh keterlambatan penerimaan hasil bayplan terbaru yang mengakibatkan keterlambatan jadwal keberangkatan kapal dan peningkatan biaya operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor- faktor penyebab overstowage serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi penyebab overstowage pada MV Ever Outdo di Pelabuhan Keelung, Taiwan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis masalah overstowage pada kapal MV. Ever Outdo di Pelabuhan Keelung, Taiwan. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara terstruktur dengan Nakhoda, Chief Officer, Third Officer, dan Foreman, serta dokumentasi berupa gambar dan tulisan. Sumber data primer diperoleh dari responden di lapangan, sedangkan data sekunder berasal dari buku, jurnal, dan dokumen pendukung. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data menggunakan diagram fishbone, serta penarikan kesimpulan. Pengujian keabsahan data dilakukan dengan triangulasi untuk memastikan konsistensi dan validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa overstowage pada MV. Ever Outdo disebabkan oleh kesalahan ship planner dalam menyusun bayplan, kurangnya komunikasi antara pihak terkait, keterlambatan penerimaan bayplan, kurangnya pengawasan selama pemuatan, serta keterbatasan waktu operasional pelabuhan. Upaya mengatasinya mencakup memastikan koreksi bayplan sebelum dikirimkan, memperbaiki koneksi internet, meningkatkan pengawasan dan briefing rutin, memastikan perubahan muatan disetujui semua pihak, serta menyesuaikan jadwal keberangkatan kapal dengan persiapan yang matang. Kesimpulannya, penyebab overstowage pada MV. Ever Outdo meliputi ketidaktelitian dalam menyusun bayplan, kurangnya komunikasi antara pihak terkait, lemahnya pengawasan, dan keterbatasan waktu operasional pelabuhan. Upaya mengatasi masalah tersebut meliputi perbaikan koreksi bayplan, briefing rutin, pengawasan yang lebih ketat, dan koordinasi yang lebih baik antar pihak

    ANALISIS LAMANYA PENANGANAN PEMBONGKARAN MUATANCRUDE PALM OIL DI MT GIAT ARMADA 01

    Get PDF
    ABSTRAKSI Ramadhani, Ferryawan. NIT. 572011137890 N, 2024, “Analisis Lamanya Penanganan Pembongkaran Muatan Crude palm oil di MT Giat Armada 01”, Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Capt. Dian Kurnianing Sari.,SSiT.,MM, Pembimbing II: Fatimah, S.Pd., M.Pd. Crude palm oil adalah minyak nabati yang belum diolah. Proses pembongkaran muatan crude palm oil normalnya membutuhkan waktu berkisar antara 10–15 jam, namun saat observasi ditemukan lebih lamanya proses penanganan pembongkaran muatan crude palm oil di MT. Giat Armada 01 yang membutuhkan waktu sekitar 16-20 jam. Sehingga pada penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan lamanya pembongkaran muatan crude palm oil, mengetahui dampak yang terjadi jika lamanya penanganan pembongkaran muatan crude palm oil, dan mengetahui upaya yang dilakukan dalam menanggulangi lamanya penanganan pembongkaran muatan crude palm oil di kapal MT Giat Armada 01. Penelitian ini dilaksanakan di atas kapal MT Giat Armada 01 dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Untuk memastikan keabsahan data, penelitian ini menerapkan metode triangulasi data melalui tiga teknik utama: observasi, wawancara, dan pengumpulan dokumentasi. Selanjutnya, data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis diagram tulang ikan (fishbone diagram), yang dapat membantu dalam mengidentifikasi dan memetakan berbagai faktor penyebab kejadian yang diteliti. Berdasarkan hasil dari penelitian ini faktor yang menyebabkan lamanya penanganan pembongkaran muatan crude palm oil di kapal MT Giat Armada 01 adalah muatan yang membeku, dan adanya kebocoran pada pompa hidrolik. Dampak dari penyebab lamanya penanganan pembongkaran muatan crude palm oil di kapal MT Giat Armada 01 adalah pompa tidak dapat menghisap muatan crude palm oil yang membeku dan valve atau katup tidak dapat membuka. Upaya yang dilakukan dalam mengatasi penyebab lamanya penanganan pembongkaran muatan crude palm oil di kapal MT Giat Armada 01 adalah dengan cara pemanasan atau steam pada tangki dan pengelasan pada pipa hidrolik yang bocor

    ANALISIS PROSES PENURUNAN PRODUKSI AIRTAWAR PADA FRESH WATER GENERATOR DI MT. HANYU AZALEA

    Get PDF
    ABSTRAKSI Tahtayana, Adib. 2024. “Analisis proses penurunan produksi air tawar pada fresh water generator di MT. Hanyu Azalea”. Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi Tatalaksana Angkutan Laut dan Kepelabuhan, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Didik Dwi Suharso, S.Si.T., M.Pd., Pembimbing II: Mohammad Sapta Heriyawan,S.Kom., Penggunaan fresh water generator dalam kapal adalah krusial untuk memenuhi kebutuhan air tawar, yang dihasilkan melalui proses destilasi air laut. Mesin ini mengubah air laut menjadi air tawar dengan memanaskan air laut dalam evaporator hingga menguap, lalu mengembun kembali menjadi cairan dalam kondensor. Air tawar yang dihasilkan dipisahkan dari garam dan zat-zat lain, lalu digunakan untuk pendinginan mesin dan komponen, serta untuk pembersihan dan pelumasan. Produksi yang stabil dan berkualitas dari fresh water generator sangat penting untuk memastikan keberlanjutan operasi kapal. Tujuan penulisan ini adalah (1) Mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi produksi air tawar pada fresh water generator, (2) Mengetahui proses menurunnya produksi air tawar pada fresh water generator, (3) Mengetahui cara mempertahankan produksi air tawar pada fresh water generator di MT. Hanyu Azalea. Penelitian kualitatif mendeskripsikan dan menjelaskan fenomena dengan menggunakan peneliti sebagai instrumen utama. Data dikumpulkan melalui triangulasi untuk analisis induktif, menekankan pentingnya konteks daripada generalisasi. Teori tidak mengarahkan pengumpulan data; sebaliknya, data lapangan digunakan untuk membuat hipotesis atau teori. Metodologi kualitatif menghasilkan data deskriptif tentang perilaku manusia dalam konteks alami, bertujuan untuk menemukan hal-hal baru. Penelitian pada fresh water generator di MT. Hanyu Azalea menunjukkan bahwa kerusakan pada packing pelat evaporator, tekanan rendah pada ejector supply pump, kesalahan dalam pengoperasian, dan akumulasi kerak pada pelat evaporator adalah penyebab utama penurunan produksi air tawar. Perbaikan dan pemeliharaan rutin diperlukan untuk memastikan kinerja optimal mesin dan pasokan air tawar yang memadai untuk kapal. Saran untuk masinis: lakukan perbaikan rutin dan pemeliharaan pada fresh water generator, termasuk memperbaiki packing pelat evaporator, memastikan tekanan ejector pump optimal, dan mengurangi penumpukan kerak pada pelat evaporator. Pastikan juga untuk mengganti filter udara dan memantau efisiensi pompa secara teratur untuk menjaga produksi air tawar optimal

    ANALISIS TERJADINYA OVERFLOW PADA HFO PURIFIER NO.1 GUNA PEMENUHAN BAHAN BAKAR BERSIH DI TANGKI SERVICE MT. BULL FLORES

    Get PDF
    ABSTRAKSI Sadewa, Bagus. 2024. “Analisis terjadinya Overflow pada HFO Purifier No.1 guna pemenuhan bahan bakar bersih di tangki service MT. Bull Flores”. Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi Teknika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Dr. Ali Muktar Sitompul M.T., M.Mar.E., pembimbing II: Mohammad Sapta Heriyawan, S.Kom., M.Si. HFO Purifier mengalami overflow merupakan kejadian lubernya bahan bakar saat purifier sedang berjalan. Berdasarkan pengalaman peneliti selama melaksanakan praktik laut pada saat Anchorage di Singapura pada tanggal 20 Juni 2023, terjadi alarm Oil Low Pressure pada HFO Purifier No. 1, HFO Purifier mengalami getaran dan dengan kondisi bahan bakar yang mengalami overflow sehingga peneliti dengan segera tombol emergency stop di tekan. Setelah itu HFO Purifier dialihakan ke HFO Purifier No. 2 agar tangki service dapat terisi lagi, hal ini dapat mengganggu proses pengisian tangki service. Tujuan penelitian ini guna mengetahui penyebab overflow pada HFO Purifier No.1, serta untuk mencari solusi bagaimana mengatasi penyebab overflow pada HFO purifier No.1.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis data RCA (Root Cause Analysis) 5 why guna memperoleh hasil akar penyebab dari penelitian yang dilakukan. Dengan itu peneliti dapat lebih mudah menemukan akar masalah dari adanya overflow pada HFO Purifier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor yang meyebabkan terjadinya overflow pada HFO Purifier No. 1 adalah rusaknya atau ausnya main seal ring, dampak ausnya main seal ring pada HFO (Heavy Fuel Oil) purifier, yaitu jarak antara bowl hood dengan sliding bowl bottom kurang dari 1 mm, karena keausan tersebut yang membuat seal ring berlubang dan terdapat celah diantara bowl hood dan sliding bowl bottom, karena adanya celah tersebut yang membuat bahan bakar lolos dan luber saat proses purifikasi berlangsung, karena luber dan lolosnya bahan bakar melalui bowl hood dan sliding bowl bottom dan keluar melalui sluge yang membuat pressure outlet pada HFO Purifier menurun, dan terjadinya overflow pada HFO Purifier. Upaya untuk mengatasi seal ring yang aus dengan menggantinya dengan spare baru

    3,148

    full texts

    5,701

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇