Repository Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang
Not a member yet
5701 research outputs found
Sort by
ANALISIS PENERAPAN APLIKASI PELATIHAN KARCO DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS AWAK KAPAL SEBELUM ON BOARD DI PT SCORPA PRANEDYA
Abstraksi - Pelatihan Karco merupakan program pelatihan
berbasis komputer yang baru diterapkan di PT Scorpa
Pranedya pada saat penulis melaksanakan penelitian.
Pelatihan ini adalah pelatihan komprehensif yang
dirancang untuk meningkatkan keterampilan teknis,
pengetahuan keselamatan, dan kompetensi operasional
awak kapal, namun dalam penerapan pelatihan ini penulis
menemukan beberapa masalah yang menyebabkan
pelatihan ini kurang efisien, masalah yang ditemukan
berupa awak kapal yang tidak memahami penggunaan
teknologi komputer, kurang menguasai bahasa inggris,
kurangnya fasilitas komputer yang komputer, kurang
menguasai bahasa inggris, terbatasnya fasilitas komputer
yang diberikan untuk pelatihan, terbatasnya waktu dan
kurangnya kesadaran dari kru kapal tentang pentingnya
pelatihan ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
bagaimana penerapan pelatihan Karco, serta kendala yang
dihadapi dalam penerapan pelatihan Karco dan bagaimana
upaya yang harus dilakukan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
untuk mendeskripsikan secara terperinci mengenai
permasalahan yang dihadapi PT Scorpa Pranedya dalam
penerapan pelatihan Karco. Teknik pengumpulan data yang
dilibatkan adalah observasi langsung, wawancara
mendalam dengan narasumber, dokumentasi terkait
program pelatihan, dan studi Pustaka. Lalu, analisis data
yang dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data,
dan penarikan kesimpulan. Selanjutnya penelitian ini
menggunakan Teknik triangulasi dalam menguji keabsahan
datanya.
Hasil penelitian ini menghasilkan bahwa Pelatihan
Karco adalah program berbasis komputer yang dirancang
untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja di
atas kapal, dengan modul dan konten beragam. Namun,
efisiensi pelatihan ini masih perlu ditingkatkan. Penelitian
menemukan tiga kendala utama: rendahnya kemampuan
teknologi informasi dan bahasa Inggris awak kapal,
terbatasnya jumlah PC pelatihan, dan kurangnya
pemahaman materi akibat kesadaran awak kapal serta
keterbatasan waktu
OPTIMALISASI PERSIAPAN RUANG MUAT PADA PERGANTIAN MUATAN DARI UNCONVERTED OIL KE MIXED XYLENE DI MT. YC IRIS
ABSTRAKSI
Arifin, Muhammad Syahrul. 2024. “Optimalisasi Persiapan Ruang Muat Pada
Pergantian Muatan Dari Unconverted Oil Ke Mixed Xylene Di MT. Yc
Iris”. Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi Nautika, Politeknik
Ilmu Pelayaran Semarang. Pembimbing I: Capt. Anugrah Nur Prasetyo.,
M.Si, Pembimbing II: Yozar Firdaus Amrullah, S.S., M.Hum.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya persiapan ruang muat pada
pergantian muatan di atas kapal yang kurang optimal. Hal ini terbukti pada saat
Surveyor melakukan tank inspection di atas kapal di Anchorage area Pelabuhan
Daesan, Korea Selatan pada 17 Januari 2023, 2 dari 12 tangki muatan dinyatakan
tidak lolos, sehingga kapal diharuskan melakukan pengulangan tank cleaning.
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja kendala-kendala saat
persiapan ruang muat pada pergantian muatan dari Unconverted Oil ke Mixed
Xylene di MT. Yc Iris, bagaimana prosedur pelaksanaan persiapan ruang muat pada
pergantian muatan dari Unconverted Oil ke Mixed Xylene di MT. Yc Iris, serta
upaya apa saja yang dilakukan kru kapal untuk mengatasi kendala-kendala dalam
pelaksanaan persiapan ruang muat pada pergantian muatan dari Unconverted Oil ke
Mixed Xylene di MT. Yc Iris.
Metode penelitian yang digunakan dalam penyusunan skripsi ini adalah
deskriptif kualitatif dengan menggunakan triangulasi (observasi, wawancara, dan
dokumentasi) dalam teknik pengumpulan data, serta menggunakan reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan dalam teknik analisis datanya.
Penelitian yang dilakukan mendapatkan hasil bahwa persiapan ruang muat
pada pergantian muatan di MT. Yc Iris belum sepenuhnya terlaksana secara
optimal. Kendala-kendala yang dijumpai antara lain dikarenakan kru deck kapal
baru belum sepenuhnya berpengalaman dan memahami prosedur pelaksanaan tank
cleaning, keterbatasan ketersediaan spare part di atas kapal, serta perlatan
pendukung tank cleaning yang sering mengalami kendala. Upaya yang dilakukan
kru kapal untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan melakukan
pengarahan dan pelatihan melaalui kegiatan safety meeting, perbaikan peralatan
yang bermasalah serta melakukan pengecekan ketersedian spare part dan meminta
spare part baru kepada perusahaa
ANALISIS DAMPAK INSTALASI BALLAST WATER TREATMENT SYSTEM PADA MT. NUSA MERDEKA MILIK PT BUANA LINTAS LAUTAN TBK
ABSTRAKSI
Ramadhani, Ayu Desintiya. 2024. “Analisa Dampak Instalasi Ballast water
treatment system Pada MT. Nusa Merdeka Milik PT Buana Lintas Lautan
Tbk Terhadap Operasional Kapal oleh PT Gemilang Bina Lintas Tirta selaku
Ship Management”. Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi Tata
Laksana Angkutan Laut dan Kepelabuhan, Politeknik Ilmu Pelayaran
Semarang, Pembimbing I: Kristin Anita Indriyani, S. ST., MM.,
Pembimbing II: Drs. Suharto, M.T.
Pada dunia perdagangan internasional, terdapat kewajiban aturan
pencegahan pencemaran yang diakibatkan pertukaran air ballast yang dicetuskan
IMO melalui MARPOL yang dikhususkan untuk kapal yang berlayar secara
internasional. Kapal milik PT Buana Lintas Lautan TBK yaitu MT. Nusa Merdeka
memasang Ballast water treatment system sebagai bentuk pematuhan aturan IMO.
Perusahaan pemilik dan perusahaan manajemen kapal perlu mengkaji dampak apa
saja yang ditimbulkan dan upaya apa saja yang diperlukan agar kapal dapat
mendapat keuntungan lebih pasca pemasangan BWTS. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan dari pemasangan BWTS dan
upaya yang dilakukan perusahaan dalam mengoptimalkan operasional MT. Nusa
Merdeka pasca pemasangan BWTS
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Untuk
mendapatkan data dalam penelitian ini, digunakan tiga teknik pengumpulan data
yaitu observasi, wawancara dan studi pustaka, yang kemudian data dianalisa
menggunakan teknik analisis SWOT. Data diperoleh melalui pengujian keabsahan
data menggunakan triangulasi sumber dan teknik.
Dampak yang ditimbulkan dari pemasangan BWTS pada MT. Nusa
Merdeka antara lain pematuhan aturan IMO dan ikut melaksanakan pencegahan
pencemaran yang diakibatkan pertukaran air ballast, diperlukannya penyesuaian
kembali budget cost dan actual cost karena pemasangan BWTS, peningkatan
peluang sewa kapal karena pemasangan BWTS dan meningkatnya kemungkinan
over budget yang diakibatkan kerusakan BWTS yang tidak dapat diprediksi. Upaya
yang dilakukan oleh PT Buana Lintas Lautan Tbk adalah pematuhan regulasi dalam
upaya perluasan pasar bisnis, menyewakan MT. Nusa Merdeka keluar negeri,
pemilik kapal perlu menentukan biaya sewa kapal agar dapat memenuhi biaya
operasional setelah pemasangan BWTS, penganggaran dan pendataan biaya yang
jelas untuk mencegah pengeluaran yang berlebih dan melakukan pelatihan untuk
crew dalam mengoperasikan dan perawatan pada BWT
ANALISIS MOTIVASI KERJA DALAM MENINGKATKAN KINERJA PADA KARYAWAN CREWING AGENCY DI PT. EQUINOX BAHARI UTAMA
ABSTRAKSI
Rizky, Eiffeline Fatika. 2024. “Analisis Motivasi Kerja Dalam Meningkatkan
Kinerja Pada Karyawan Crewing Agency di PT. Equinox Bahari Utama”. Skripsi.
Program Diploma IV, Program Studi Tata Laksana Angkutan Laut dan
Kepelabuhanan, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Dr. Andi
Prasetiawan, S.ST, M.M, Pembimbing II: Purwantono, S.Psi., M.Pd.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh motivasi terhadap
kinerja karyawan PT. Equinox Bahari Utama adalah perusahaan rekrutmen yang
menangani di bidang crewing agency. Mengingat kebutuhan kerja yang dinamis
dan tingkat ketelitian yang tinggi dalam pengawakan kapal, motivasi karyawan
dianggap sangat penting didalam industri. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan
untuk menegetahui bagaimana motivasi terhadap kinerja seluruh karyawan dan
mengetahui adakah kompensasi tambahan berupa bonus atau overtime bagi
karyawan lembur di kantor.
Metode penelitian yang digunakan adalah SWOT dan wawancara kepada
karyawan perusahaan crew PT. Equinox Bahari Utama yang bertujuan untuk
mengetahui motivasi dan kinerja karyawan. Teknik pengumpulan data yang
digunakan adalah dari observasi dan wawancara yang dilakukan saat melaksanakan
praktik darat di PT. Equinox Bahari Utama. Data primer ini berasal dari hasil
wawancara dan observasi saat penulis menjadi cadet praktik darat di PT. Equinox
Bahari Utama.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif antara motivasi dan
kinerja karyawan PT. Equinox Bahari Utama. Hal ini didapat dari nilai SWOT
IFAS sebesar 1,42 dan EFAS sebesar 0,79. Faktor motivasi seperti pengakuan,
tanggung jawab, peluang pengembangan, dan dukungan manajemen mempunyai
pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Studi ini menunjukkan betapa
pentingnya bagi perusahaan untuk menyediakan lingkungan kerja yang mendukung
motivasi karyawan guna meningkatkan produktivitas dan kualitas layanan.
Penelitian ini memberikan kontribusi untuk memahami faktor-faktor yang
mempengaruhi kinerja karyawan di industri crewing agency dan memberikan
rekomendasi bagi manajemen PT. Equinox Bahari Utama meningkatkan strategi
motivasi untuk mencapai tujuan perusahaan dengan lebih efektif
PENGARUH KINERJA KEAGENAN KAPAL TERHADAP KEDATANGAN KAPAL DI PT. BUANA LINTAS LAUTAN (BULL) CABANG BANTEN
ABSTRAKSI
Ayella, Amallia Decy. 2024. “Pengaruh Kinerja Keagenan Kapal terhadap
Kedatangan kapal di PT. Buana Lintas Lautan (BULL) Cabang
Banten”. Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi Tata Laksana
Angkutan Laut dan Kepelabuhan, Politeknik Ilmu Pelayaran
Semarang, Pembimbing I: Okvita Wahyuni, S.ST ., M.M,
Pembimbing II: Purwantono, S.Psi.M.Pd.
Peningkatan perdagangan baik dalam negeri maupun internasioanl telah
menyebabkan peningkatan jumlah barang dan kapal yang tiba di pelabuhan.
Industri pelayaran niaga yang berkembang pesat menuntut setiap perusahaan
pelayaran untuk memberikan layanan pelanggan yang lebih baik, termasuk
keagenan kapal yang efektif dan efisien. Peneliti mengkaji pengaruh kinerja
keagenan terhadap kedatangan kapal, mengingat adanya oenurunan frekuensi
kedatangan kapal yang diperkirakan akibat keterbatasan karyawan dan infrastruktur
operasional. Penelitian ini menunjukkan pentingnya peningkatan kualitas kinerja
keagenan dalam mendukung operasional pelabuhan dan pertumbuhan ekonomi.
Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode korelasi,
penelitian ini mengidentifikasi bahwa kinerja keagenan kapal secara signifikan
memengaruhi efisiensi kedatangan kapal. Kendala utama yang dihadapi termasuk
keterbatasan fasilitas dan infrastruktur, serta jumlah karyawan yang terbatas di
divisi operasional keagenan. Hasil analisis menunjukkan bahwa investasi dalam
peningkatan fasilitas, penambahan staf, dan pelatihan yang relevan dapat secara
positif mempengaruhi kinerja keagenan. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah
perlunya perusahaan untuk meningkatkan dukungan terhadap divisi keagenan
dengan menyediakan sumber daya yang memadai dan meningkatkan kualitas
layanan.
Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan positif
antara kedatangan kapal dengan kinerja keagenan kapal. Setiap penambahan satu
unit kedatangan kapal akan meningkatkan kinerja keagenan kapal. Dalam kinerja
keagenan kapal dapat dijelaskan oleh kedatangan kapal, sementara sisanya
dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam model ini. Jadi, peningkatan
frekuensi kedatangan kapal cenderung diikuti oleh peningkatan kinerja keagenan
kapal. Penting bagi PT. Buana Lintas Lautan (BULL) Cabang Banten untuk terus
meningkatkan kinerja keagenan kapal guna menjaga dan meningkatkan frekuensi
kedatangan kapal di masa mendatang
Pelaksanaan Pemuatan Crude Palm Oil (CPO) Di Pelindo Multi Terminal PTP Nonpetikemas Branch Tanjung Priok : Hambatan dan Upaya Penanganan
Abstrak - Proses pemuatan Crude Palm Oil (CPO)
memerlukan penanganan khusus karena sifatnya yang
mudah membeku disuhu yang rendah. Crude Palm Oil (CPO)
memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia,
terutama sebagai komoditas ekspor nonmigas dan
penyumbang devisa nonmigas bagi negara dan bahan dasar
pembuatan bahan bakar minyak, sabun, dan kosmetik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dalam
pelaksanaan pemuatan Crude Palm Oil (CPO),
mengidentifikasi hambatan dalam proses pemuatan Crude
Palm Oil (CPO) di pelabuhan dan upaya untuk mengatasi
hambatan-hambatan tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan
teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan
studi dokumentasi. Peneliti mewawancarai Supervisor
Lapangan Pelindo, Staff Operasional Pelindo, dan Staff
Perusahaan Bongkar Muat, serta melakukan observasi saat
proses pemuatan Crude Palm Oil (CPO) di Pelindo Multi
Terminal PTP Nonpetikemas Branch Tanjung Priok. Selain
itu, peneliti mengumpulkan data dokumentasi seperti Tally
Sheet, Daily Report, Labour Time, Dokumen Check List,
Statement of Fact, Time Sheet, dan data pemuatan lainnya
yang relevan. Data tersebut kemudian di analisis secara
kualitatif untuk menjawab masalah yang diteliti.
Pada penelitian ini proses pemuatan dilakukan dengan
menggunakan mesin pompa dari truk tangki menuju ke
kapal, setelah dilaksanakan pemuatan maka dilakukan
sounding muatan Crude Palm Oil (CPO). Terdapat beberapa
hambatan dalam proses pemuatan Crude Palm Oil (CPO) di
Pelindo Multi Terminal PTP Nonpetikemas Branch Tanjung
Priok. Hambatan tersebut meliputi kondisi cuaca buruk yang
menyebabkan suhu rendah, kerusakan pada mesin pompa
dan peralatan akibat penggunaan terus-menerus, serta
keterlambatan truk tangki karena jarak yang jauh dari
pabrik asal ke pelabuhan. Untuk mengatasi hambatan-
hambatan ini, beberapa upaya yang dilakukan antara lain
pemantauan kondisi cuaca sebelum kegiatan dimulai,
mempercepat proses pemuatan dengan perintah langsung
muat, melakukan pengecekan dan perawatan peralatan
secara berkala, dan pengadaan truk tangki tambahan
FAKTOR PENGHAMBAT JUMLAH KEDATANGAN DAN KEBERANGKATAN KAPAL YANG DIAGENI OLEH PT BAHARI LAJU ANUGERAH CABANG BUNATI
Abstraksi - Pengurusan dokumen kapal yang baik menjadi
acuan dari kualitas pelayanan keagenan kapal. Menurunnya
jumlah kedatangan dan keberangkatan kapal di PT Bahari
Laju Anugerah cabang Bunati menjadi penilaian terhadap
kualitas pelayanan yang diberikan kurang baik. Sehingga
jumlah kedatangan dan keberangkatan kapal menjadi
berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor
penghambat jumlah kedatangan dan keberangkatan kapal
dan untuk mengetahui cara mengatasi hambatan dalam
pelayanan kedatangan dan keberangkatan kapal di PT Bahari
Laju Anugerah cabang Bunati.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode
deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data didapatkan
dengan cara wawancara, observasi, dokumentasi dan studi
pustaka. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber
dan teknik. Teknik metode penelitian data menggunakan
metode kualitatif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor
penghambat kedatangan dan keberangkatan kapal yaitu
sarana dan prasarana kurang mendukung, kualitas karyawan
yang kurang memahami tugasnya, terbatasnya karyawan
operasional, jarak yang jauh dan waktu yang lama dari kantor
PT Bahari Laju Anugerah cabang Bunati menuju ke kantor
imigrasi, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan
(KSOP) kelas III Bunati, dan pelabuhan speedboat. Cara
mengatasi beberapa faktor penghambat kedatangan dan
keberangkatan kapal adalah menambah sarana dan
prasarana, memberikan pelatihan kepada karyawan secara
reguler, dan merekrut karyawan baru yang mempunyai
kemampuan dan keterampilan dalam pengelolaan dan
pengurusan keagenan kapal
EFEKTIFITAS PROSES PERGANTIAN AWAK KAPAL DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM ERP DI PT. SINARMAS LDA MARITIME.
ABSTRAKSI
Putri, Shalsabila Kresnarin. 2024. “Efektifitas Proses Pergantian Awak Kapal
Dengan Menggunakan Sistem ERP Di PT. Sinarmas LDA Maritime”.
Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi TALK, Politeknik Ilmu
Pelayaran Semarang, Pembimbing I : Okvita Wahyuni, S.ST., M.M.,
pembimbing II: Dr. Andy Wahyu Hermanto, MT
Hadirnya Revolusi Industri 4.0, akan bermunculan sejumlah teknologi yang
akan membantu perusahaan meningkatkan produktivitas manusia, mempercepat
tahapan kerja, dan menaikkan waktu kerja. PT. Sinarmas LDA Maritime telah
mengembangkan sebuah aplikasi bernama Enterprise Resource Planning (ERP)
yang dapat menunjang pekerjaan karyawannya. Aplikasi ini mengurangi beban
kerja karyawan dengan memanfaatkan layanan digital. Selama penelitian, peneliti
menjumpai masalah dalam sistem pergantian kru kapal. Kegagalan ini terjadi saat
proses perekrutan kru kapal baru yang tidak menggunakan sistem yang telah dibuat
atau ditetapkan oleh perusahaan. Dalam proses perekrutan ini, cara memasukkan
rincian awak kapal masih dilakukan melalui proses manual atau formulir kertas,
yang tentu memerlukan banyak waktu. Tujuan penelitian ini guna mengetahui
faktor penyebab dan dampak dari tidak efektifnya proses pergantian awak kapal
dengan menggunakan sistem ERP di PT. Sinarmas LDA Maritime.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik
analisis data pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan
kesimpulan. Dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan
dokumentasi. Responden pada penelitian ini adalah manager crewing PT. Sinarmas
LDA Maritime, staff crewing PT. Sinarmas LDA Maritime, dan Nakhoda KR.
Baruna Jaya III.
Penelitian ini menyatakan bahwa tidak efektifnya proses pergantian awak
kapal dengan menggunakan sistem ERP di PT. Sinarmas LDA Maritime
dikarenakan belum terbiasanya karyawan menggunakan aplikasi ERP sehingga
perekrutan masih menggunakan sistem manual dan kurangnya pemahaman
terhadap aplikasi ERP bagi calon awak kapal. Dampak dari tidak efektifnya proses
pergantian awak kapal dengan mengguanakan sistem aplikasi ERP di PT. Sinarmas
LDA Maritime adalah memerlukan waktu yang lama ketika proses penginputan
data dan meningkatnya resiko kesalahan dalam penginputan data kru. Untuk itu
perusahaan dapat mengadakan kegiatan sosialisasi terhadap pemahaman aplikasi
ERP secara rutin untuk karyawan dan awak kapal serta karyawan dapat melakukan
penerapan dan penggunaan aplikasi ERP secara berkala dan berkelanjutan
ANALISIS PENURUNAN PRODUKSI AIR TAWAR PADA FWG DI MV. PAN CLOVER
Abstrak - Kebutuhan akan air tawar sangatlah
penting, terutama untuk ketersediaan air tawar di atas kapal.
Produksi air tawar dengan pesawat bantu Fresh Water
Generator (FWG) setiap 24 jam dapat menghasilkan 20 ton.
Dikarenakan adanya permasalahan sehingga menyebabkan
terjadinya penurunan produksi air tawar. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis penyebab penurunan produksi
air tawar pada FWG. Metode penelitian yang digunakan
dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Dari hasil
penelitian, faktor penyebab penurunan produksi air tawar
pada FWG adalah kotornya plat evaporator dan rusaknya
plate gasket yang ada pada plat evaporator, sehingga proses
penguapan air laut tidak maksimal dan hal tersebut ditandai
dengan tidak sesuainya suhu outlet evaporator yang memiliki
nilai suhu yang tinggi