Repository Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang
Not a member yet
5701 research outputs found
Sort by
ANALISIS PENANGANAN DEADFREIGHT PADA MV. PETRUS OLEH PT. INDO DHARMA TRANSPORTASI
Abstraksi-Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui
penyebab terjadinya deadfreight sehingga dapat dilakukan
analisis berupa upaya penanganannya pada MV. PETRUS
oleh PT Indo Dharma Transportasi. Berdasarkan fakta yang
ditemukan bahwa Ship owner meminta pertanggung jawaban
atas kekurangan muatan di MV. PETRUS. Penelitian ini
disusun untuk mengetahui bagaimana faktor penyebab
terjadinya deadfreight bongkar muat di MV. PETRUS dan
upaya penanganan guna meminimalisir terjadinya deadfreight
pada proses pemuatan batu bara. Penelitian ini merupakan
penelitian deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif.
Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi,
wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan saat
melaksanakan praktik di PT Indo Dharma Transportasi
cabang Satui pada saat MV. PETRUS berlabuh di Muara Satui
Anchorage. Teknik analisis data yaitu dengan dilakukannya
pengumpulan data, difokuskan pada reduksi data, dan
dilakukan penyajian data dengan dideskripsikan dalam
bentuk kalimat deskriptif. Setelah dilakukan analisis, hasil
penelitian menunjukkan faktor penyebab dikeluarkan laporan
deadfreight yaitu kurangnya koordinasi dan pengawasan saat
bongkar muat, grab yang tidak tertutup dengan sempurna, dan
cuaca buruk. Kemudian, upaya untuk mengurangi terjadinya
deadfreight pada proses pemuatan batu bara yaitu dengan
manajemen pengawasan yang efektif, dan memastikan
koordinasi yang baik dengan pihak kapal ketika grab crane
tidak tertutup rapat. Untuk itu, perlu adanya peningkatan
pada koordinasi dan pengawasan saat proses bongkar muat
terjadi, serta pengecekan kondisi grab sebelum dilakukan
bongkar muat
Penerapan Daily Report Shipment Analysis Guna Optimalisasi Pemakaian Bahan Bakar Alat Berat di PT Dianta Daya Embara
Abstrak - Penelitian ini dilakukan untuk
mengoptimalisasi penerapan daily report shipment analysis
terhadap bahan bakar sehingga dapat berjalan dengan
lancar. Berdasarkan fakta yang ditemukan, terdapat
ketidaksuaian laporan deck departement dimana pihak
perusahaan mengklaim pemakaian fuel oil tidak selaras
dengan standar operasional prosedur (SOP). Tujuan dari
penelitian ini yaitu mengetahui adanya tindak kecurangan
pada penggunaan bahan bakar yang tidak dilaporkan pada
perusahaan, dengan memonitoring perhitungan penggunaan
bahan bakar yang diperoleh perusahaan guna mengurangi
kerugiaan pada perusahaan, dan untuk mengetahui upaya
meminimalisir kecurangan yang terjadi dengan penggunaan
daily report shipment analysis.
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan
menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan
data yanng digunakan adalah observasi, wawancara, dan
dokumentasi.yang dilakukan saat melaksanakan praktik di
PT. Dianta Daya Embara cabang Bunati. Teknik analisis
data yang digunakan yaitu dilakukannya pengumpulan data
yang kemudian difokuskan melalui reduksi data, dan
dideskripsikan dalam bentuk kalimat kualitatif.
Dampak yang dialami oleh perusahaan apabila
pelaksanaan pengawasan bahan bakar bakar di atas kapal
tidak dilakukan dengan baik, maka biaya operasional akan
naik, beberapa cara yang dilakukan dalam pengawasan
pemakaian bahan bakar di atas kapal menggunakan daily
report operasional Penggunaan daily report secara efektif
dapat mengurangi risiko kecurangan di perusahaan dengan
meningkatkan transparansi, mendeteksi pola tidak biasa,
memperkuat akuntabilitas individu. Cara yang digunakaan
dalam pengawasan daily report yaitu mengoreksi daily
report yang diterima kapal dan mengecek kebenaran daily
report operasional yang di laporkan. Dengan cara memantau
aktivitas secara teratur, meningkatkan transparansi,
mendorong kepatuhan dan akuntabilitas, serta memfasilitasi
audit dan pemantauan. Untuk itu, perusahaan diperlukan
adanya stock opname pemakaian bahan bakar, kalibrasi
ulang, dengan mengintegrasi laporan analisis pengiriman
harian
OPTIMALISASI KUALITAS PELAYANAN PENUMPANG DI PELABUHAN TANJUNG PRIOK
ABSTRAK
Aji, Dika Endah Putri. 2024. “Optimalisasi Kualitas Pelayanan Penumpang di
Pelabuhan Tanjung Priok”. Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi
Tata Laksana Angkutan Laut dan Kepelabuhan, Politeknik Ilmu Pelayaran
Semarang, Pembimbing I: Sri Purwantini SE., S.Pd., MM, Pembimbing II:
Ely Sulistyowati S.ST., M.M.
Pelayanan penumpang merupakan kegiatan yang tidak terlepas dari adanya
permasalahan dan kendala. Pelayanan penumpang di Pelabuhan Tanjung Priok
seringkali menghadapi permasalahan seperti penumpukan barang non-bagasi dan
keberadaan pengantar serta tenaga kerja bongkar muat (TKBM) yang masuk ke area
terminal penumpang, yang mengakibatkan terganggunya proses pelayanan.Tujuan
penelitian ini untuk mengetahui kualitas pelayanan penumpang dan upaya dalam
meningkatkan kualitas pelayanan penumpang di Pelabuhan Tanjung Priok.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik
pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan data dianalisis
secara deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan penumpang di
Pelabuhan Tanjung Priok seringkali menghadapi permasalahan yaitu penumpukan
barang non-bagasi dan keberadaan pengantar serta TKBM yang masuk ke area
terminal penumpang yang mengakibatkan terganggunya proses pelayanan. Upaya
peningkatan pelayanan penumpang telah dilakukan untuk tercapainya pelayanan
yang optimal. Upaya tersebut diantaranya seperti membatasi akses pengantar ke
area terminal untuk mengurangi kepadatan, meningkatkan manajemen penempatan
barang non bagasi, mengaturk keberadaan porter atau TKBM, dan menambah
jumlah staf atau karyawan untuk memastikan respon lebih cepat dan efisien serta
memperketat pengawasan di area terminal penumpang
Analisis Terjadinya Kebocoran Air Pendingin Pada Motor Diesel Main Engine Mesin 2 Tax Yanmar Ke Dalam Ruang Pembakaran di MV. Abusamah
Abstrak-Mesin induk merupakan mesin penggerak
utama di kapal yang menjadi penggerak/pendorong kapal
supaya kapal dapat berjalan maju atau mundur sesuai
pengoperasian, dimana pada saat proses pembakaran akan
terjadi panas di dinding ruang pembakaran (tutup
silinder,bagian atas torak,bagian atas silinder,katup buang)
dan sekitarnya. Untuk mencegah pengurangan kekuatan
material dan perubahan bentuk termis maka bagian-bagian
tersebut harus di dinginkan. Pendinginan adalah suatu sistem
yang berfungsi untuk menyerap atau memindahkan panas,
sebagai bahan pendingin yang sangat baik untuk menyerap
panas yaitu air tawar.
Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif
deskriptif. Analisis kualitatif adalah penelitian yang
menghasilkan prosedur analisis yang tidak menggunakan
prosedur analisis statistic atau cara kualifikasi lainnya.
penelitian kualitatif didasarkan pada upaya membangunn
pandangan mereka yang di teliti yang rinci, dan dibentuk
dengan kata-kata, gambaran holistic dan rumit.
Faktor yang menyebabkan masuknya air pendingin ke
dalam mesin induk di MV.Abusamah, bagaimana dampak
terjadinya kebocoran air pendingin ke dalam mesin induk,
upaya apa yang dilakukan untuk mengatasi masuknya air
pendingin ke dalam mesin induk.
Tujuan peneliti ini untuk mengetahui apa faktor
penyebab masuknya air pendingin ke dalam ruang
pembakaran pada mesin induk kapal dan upaya apa untuk
mengatsi permasalahan pada masuknya air pendingin ke
dalam ruang pembakaran mesin induk
ANALISIS KEBOCORAN INTERCOOLER PADA MESIN INDUK DI MT. ANGGRAINI EXCELLENT
Abstrak- Intercooler mesin diesel adalah perangkat
pendingin udara yang mendinginkan udara dari turbocharger
mesin utama kapal, oleh karena itu intercooler memainkan
peran penting, alat ini tidak hanya mendinginkan udara
tetapi juga mengembunkannya, sehingga meningkatkan
tenaga mesin. Pada 21 Maret 2023 pukul 00.30, saat kapal
bersiap bersandar di dermaga interport, kru mesin melakukan
prosedur one hour notic. Ketika melakukan turning gear
sebelum blowdown mesin induk diesel, air asin terdeteksi
keluar dari kran indikator silinder 1-6. Hal ini menandakan
kemungkinan kebocoran pada intercooler mesin induk.
Rumusan masalah penelitian ini adalah Faktor penyebab
kebocoran intercooler, Dampak dari kebocoran intercooler,
dan upaya untuk mencegah terjadinya kebocoran intercooler.
Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi faktor yang
menyebabkan kebocoran intercooler, untuk mengevaluasi
dampak yang ditimbulkan dari kebocoran intercooler, untuk
mengevaluasi upaya yang dilakukan dalam mencegah
kebocoran intercooler pada mesin induk di MT. Anggraini
Excellent. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif
dengan menggunakan pendekatan SHEL untuk
mempermudah dalam teknik analisis data. Metode
pengumpulan data yang peneliti lakukan adalah dengan cara
observasi, wawancara dan studi dokumentasi untuk
memperkuat dalam analisis data.
Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor penyebab
kebocoran intercooler pada mesin induk di MT. Anggraini
Excellent adalah terdapatnya banyak kotoran dari sisi udara
dan air laut yang ikut terbawa kedalam intercooler yang
menyebabkan buntu dan menaikkan tekanan aliran dalam
pipa intercooler. dan jarangnya dilakukan perawatan pada
komponen filter turbocharger dan tube pipa intercooler, dan
tingginya tekanan pompa yang tidak sesuai manual book juga
menjadi faktor penyebab terjadinya kebocoran intercooler.
dampak yang ditimbulkan dari kebocoran intercooler adalah
mesin tidak bertenaga dan suhu gas buang rendah, proses
pembakaran tidak sempurna karena tercampur air, untuk
mencegah faktor-faktor penyebab kebocoran intercooler pada
mesin induk, upaya yang dilakukan adalah dengan
melakukan perawatan pada intercooler sesuai jadwal planned
manintenenanc system, melakukan penambahan valve untuk
mengatur tekanan air laut yang masuk kedalam intercooler
main engine
ANALISIS STRATEGI OPTIMALISASI KINERJA BOILER PADA KAPAL MV. NAVIGATOR ARIES
ABSTRAKSI
Valerie, Edwin Hadrian. 2024. “Analisis Strategi Optimalisasi Kinerja Boiler
Pada Kapal MV. Navigator Aries”. Skripsi. Program Diploma IV, Program
Studi Teknika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Dr. A
Agus Tjahjono M.M, M.Mar.E., Pembimbing II: Pranyoto., S.Pi., M.AP.
Ketel uap atau boiler adalah sebuah alat yang memiliki fungsi untuk menghasilkan
uap panas, dimana memiliki dua bagian yang sangat penting yaitu dapur pemanasan
yang mana pemanas didapat dari pembakaran bahan bakar di dalam ruang bakar,
dan boiler proper yaitu sebuah alat yang mengubah air menjadi uap panas. Kegiatan
operasional kapal dapat terhambat jika produksi uap panas tidak mencukupi seperti
dikarenakan kurangnya perawatan atau sebab lain yang mengakibatkan gangguan
pada pembakaran boiler. Berdasarkan temuan yang ditemukan oleh peneliti, boiler
sering mengalami berbagai masalah dalam pengoperasiannya, seperti yang terjadi
di kapal MV Navigator Aries pada tanggal 22 Juli 2023 saat proses manuver
dipelabuhan Makassar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penyebab dan
dampak jika terjadi kegagalan pembakaran pada boiler di kapal MV Navigator
Aries, serta cara untuk mengoptimalkan pemeliharaan boiler. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian campuran (mix methods) dengan teknik analisis
data SWOT dan SmartPLS. Penelitian ini menyatakan bahwa penyebab kegagalan
pembakaran pada boiler yaitu kondisi suku cadang yang digunakan tidak memenuhi
standar yang dibutuhkan sehingga mengakibatkan peningkatan kinerja operasional
yang terbatas. Dampak dari hal terserbut dapat mengurangi produksi uap dan
membuat kinerja operasional kapal terganggu. Untuk mencegah kegagalan
pembakaran pada Boiler diperlukan perawatan rutin dan berkala terhadap Boiler.
Dengan cara menerapkan metode SWOT, menunjukkan bahwa variabel spare part
dengan kinerja operasional kapal menunjukkan variasi yang signifikan. Dengan
cara menerapkan metode SmartPLS maka dapat diketahui bahwa variabel yang
mempengaruhi kinerja boiler pada Kapal MV Navigator Aries adalah variabel suku
cadang dan bahan bakar, adapun variabel yang dapat mempengaruhi kinerja
operasional kapal pada MV. Navigator Aries adalah variabel bahan bakar
Faktor yang Menyebabkan Ketidakoptimalan Kinerja MAC.
Abstraksi - Kapal adalah sebuah alat transportasi
yang digunakan di laut yang bertujuan memindahkan
barang atau penumpang dari satu lokasi ke lokasi lain.
Agar kapal dapat menjalankan fungsi ini dengan efektif,
diperlukan sebuah permesinan yang sangat memadai.
Perusahaan pelayaran perlu mempunyai armada kapal
handal dan selalu siap untuk menyediakan layanan
transportasi laut kapan saja dan tepat waktu.
Berdasarkan pengalaman peneliti, terdapat masalah
pada permesin kompresor udara. Pada tanggal 4
Januari 2023, ketika kapal berada di Palembang, setelah
proses pemuatan kargo selesai, ditemukan masalah
dengan kompresor udara. Tekanan udara di dalam
botol mengalami penurunan, sementara kompresor
udara tetap beroperasi terus-menerus. Tujuan penelitian
ini untuk mengetahui penyebab ketidakoptimalan kinerja
pada MAC di MT. Kirana Tritya. Penelitian ini menggunakan
metode kualitatif. Penelitian ini menunjukkan bahwa
penyebab ketidakoptimalan MAC adalah dipengaruhi oleh
kualitas katup yang sesuai spesifikasi, kesesuaian Program
PMS dengan manual book untuk menghindari kerusakan
komponen akibat perawatan yang terlambat, pengoperasian
sesuai SOP untuk mencegah kerusakan akibat kesalahan
penggunaan, dan penggunaan minyak lumas yang sesuai
spesifikasi untuk menjaga tekanan minyak yang tepat
OPTIMALISASI PENTINGNYA PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN ENGINE LIFEBOAT DI MT. GAS NURI ARIZONA
ABSTRAKSI
Yanottama, Satria. 2024. NIT: 572011237735 T, “Optimalisasi Pentingnya
Perawatan dan Pemeliharaan Engine Lifeboat di MT. GAS NURI
ARIZONA”, Program Studi Diploma IV, Politeknik Ilmu Pelayaran
Semarang, Pembimbing I: Dr. Darul Prayogo, S.Pd, M.Pd. Pembimbing
II: Ir. Fitri Kensiwi, M.Pd.
Penelitian ini dilakukan selama menjalani praktek laut di MT. GAS
HURI ARIZONA selama kurang lebih 12 bulan, pada 10 Agustus 2022 sampai 19
Agustus 2023. Pada 25 November 2022 dan 11 Februari 2023 dilakukan abandon
ship drill di perairan pelabuhan cilegon. Lifeboat sempat mengalami kegagalan
ketika melakukan start engine lifeboat dan ketika uji mesin keliling kapal engine
lifeboat sempat mengalami mati dan sempat mengalami gagal saat mesin
dihidupkan. Lifeboat merupakan alat penolong yang berbentuk perahu dan
memiliki motor penggerak, serta dapat mengangkut lebih banyak daripada alat
penolong lain yang ada di kapal. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk
mengetahui faktor penyebab, dampak, dan upaya yang dapat dilakukan untuk
mengatasi kurang optimalnya perawatan dan pemeliharaan engine lifeboat.
Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif, triangulasi hasil dari
observasi, wawancara dan studi pustaka. Dengan teknik analisis data SHEL dan
USG, peneliti mengidentifikasi faktor penyebab, dampak dan upaya yang dilakukan
terkait penyebab kurang optimalnya perawatan dan pemeliharaan terhadap engine
lifeboat.
Hasil yang didapat dari penelitian ini menunjukkan bahwa penyebab
kurang optimalnya perawatan dan pemeliharaan engine lifeboat karena kurangnya
perawatan pada Plan Maintenance System yang berdampak pada kinerja engine
lifeboat sehingga tidak optimal, tidak adanya minyak pelumas mengakibatkan
berkaratnya bagian engine lifeboat, cuaca buruk mengakibatkan tertundanya
perawatan dan pemeliharaan terhadap engine lifeboat, serta kurangnya ketelitian
dalam penanganan engine lifeboat menyebabkan kerusakan pada engine lifeboat
karena perawatan yang kurang optimal. Upaya yang dapat dilakukan agar
perawatan dan pemeliharaan engine lifeboat dapat berjalan dengan optimal adalah
menerapkan Plan Maintenance System (PMS) sesuai dengan ketentuan dan
panduan yang ada, melakukan pengecekan dan pelumasan engine lifeboat,
membuat jadwal pengganti untuk perawatan ketika cuaca buruk, dan meningkatkan
ketelitian penanganan terhadap kerusakan pada engine lifeboat
PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI SIMKAPEL TERHADAP PENERBITAN SURAT LAUT DI SUBDIREKTORAT PENGUKURAN PENDAFTARAN DAN KEBANGSAAN KAPAL DIREKTORAT PERKAPALAN DAN KEPELAUTAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN
Abstraksi - Aplikasi SIMKAPEL bertujuan untuk
meningkatkan layanan dan efisiensi dalam industri pelayaran
dengan menyediakan data sertifikasi kapal secara akurat.
Hambatan yang muncul dalam proses pekerjaan
menggunakan aplikasi berbasis web SIMKAPEL ditunjukkan
dengan adanya penundaan pekerjaan yang terjadi karena
terbatasnya besaran kapasitas dokumen yang mempengaruhi
berjalannya proses penerbitan surat laut. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan
aplikasi SIMKAPEL terhadap penerbitan surat laut oleh
Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, Kementerian
Perhubungan dan mempelajari upaya peningkatan
penggunaan aplikasi SIMKAPEL terhadap penerbitan surat
laut di Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, Kementerian
Perhubungan.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif.
Sumber data yang peneliti peroleh dengan menggunakan
kuesioner yang disebarkan melalui google form. Penelitian ini
menggunakan metode analisis SWOT dengan tabulasi matriks
IFAS dan EFAS.
Aplikasi SIMKAPEL telah berpengaruh untuk membantu
mengoptimalkan operasional perusahaan dan menjadi aplikasi
yang memudahkan para pengguna jasa dalam penerbitan
surat laut di Subdirektorat Pengukuran Pendafatran dan
Kebangsaan Kapal, Direktorat Perkapalan dan Kepelautan,
Kementerian Perhubungan.. Hasil analisis SWOT
menunjukkan bahwa letak perusahaan berada pada kuadran
1 yang berarti perusahaan memiliki kekuatan untuk
melakukan pemanfaatan pada peluang sehingga kebijakan ini
memberikan dukungan pada pertumbuhan perusahaan secara
agresi
ANALISIS KENDALA AGENT ON BOARD PADA SAAT PENYUSUNAN DOKUMEN MUAT DI KAPAL OLEH PT IDT TRANS AGENCY CABANG SATUI
ABSTRAKSI
Arifin, Moh. Syamsul. 2024. “Analisis Kendala Agent on Board Pada Saat
Penyusunan Dokumen Muat di Kapal oleh PT. IDT Trans Agency cabang
Satui”. Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi Tatalaksana Angkutan
Laut dan Kepelabuhanan, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang,
Pembimbing I : Awel Suryadi, S.Si.T., M.Si, Pembimbing II : Dr. A Agus
Tjahjono, M.M., M.Mar. E.
Agent on board (AOB) bertugas untuk membuat dokumen muat selama di
atas kepal sesuai dengan kondisi yang ada. Pada saat pembuatan dokumen muat,
agent on board mengalami beberapa kendala yang dapat mempengaruhi kinerja
seorang AOB di atas kapal. Apabila kendala ini tidak segera ditangani, maka tentu
hal ini akan mengganggu operasional keagenan yang berdampak pada kepercayaan
konsumen terhadap perusahaan menurun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui proses pembuatan dokumen muat, kendala yang dialami oleh para AOB
pada saat pembuatan dokumen muat di atas kapal, dan upaya yang dapat dilakukan
untuk mengatasi kendala tersebut.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif
deskriptif dimana dalam pengumpulan datanya peneliti menggunakan metode
observasi, wawancara, serta dokumentasi. Setelah data didapatkan kemudian data
tersebut dianalisa dengan cara mereduksi data sesuai dengan tema penelitian,
menyajikan dalam bentuk narasi dan tabel dan kemudian ditarik kesimpulan dari
data tersebut. Untuk memastikan keabsahan data yang sudah diperoleh peneliti
menggunakan metode triangulasi sumber data, metode, dan waktu.
Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa pembuatan dokumen SOF dibuat
dengan mengisi kolom nama kapal, bendera kebangsaan, DWT dan GRT, tanggal
pembuatan, nama Pelabuhan muat, kolom draft sebelum dan sesudah muat, rincian
kegiatan, kolom tanda tangan shipper, agent dan nakhoda kapal. Kemudian dalam
pembuatan dokumen cargo manifest dan mate’s receipt dibuat dengan mengacu
pada dokumen bill of lading karena lembar kerja yang terdapat pada dokumen
tersebut sama dengan lembar kerja pada dokumen bill of lading. Dan untuk
membuat dokumen stowage plan dibuat dengan mengisi lembar kerja yang
berisikan nama kapal, bendera kebangsaan, DWT dan GRT kapal serta jumlah cargo
yang dimuat pada tiap palka kapal. Dalam pembuatannya AOB mengalami kendala
sehingga dapat menghambat proses pembuatan dokumen muat. Kendala tersebut
terbagi menjadi 2 faktor yakni faktor internal dan eksternal. Kendala internal dapat
berupa agent on board kurang berkompeten, belum mahir berbahasa Inggris, dan
kurang paham pengoperasian komputer. Sedangkan faktor eksternal dapat berupa
ruang akomodasi tidak memadai, peralatan kerja tidak mendukung, miskomunikasi
dengan kru, sinyal lemah, dan terdapat revisi B/L. Upaya yang dapat dilakukan
untuk mengatasi kendala internal yaitu dengan memberikan kualifikasi perekrutan
calon agent on board, memberikan training tentang keagenan dan pengoperasian
komputer, serta harus mampu berkomunikasi dengan bahasa Inggris. Dan upaya
yang dilakukan untuk mengatasi kendala eksternal diantaranya agent on board meminta ruang akomodasi yang layak, mengecek peralatan kerja sebelum bekerja,
mengecek kembali saat proses finishing, membawa peralatan pendukung sinyal,
dan segera memperbarui dokumen muat apabila terdapat revisi pada B/L