Repository Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang
Not a member yet
    5701 research outputs found

    ANALISIS PENANGANAN DEADFREIGHT PADA MV. PETRUS OLEH PT. INDO DHARMA TRANSPORTASI

    No full text
    Abstraksi-Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penyebab terjadinya deadfreight sehingga dapat dilakukan analisis berupa upaya penanganannya pada MV. PETRUS oleh PT Indo Dharma Transportasi. Berdasarkan fakta yang ditemukan bahwa Ship owner meminta pertanggung jawaban atas kekurangan muatan di MV. PETRUS. Penelitian ini disusun untuk mengetahui bagaimana faktor penyebab terjadinya deadfreight bongkar muat di MV. PETRUS dan upaya penanganan guna meminimalisir terjadinya deadfreight pada proses pemuatan batu bara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan saat melaksanakan praktik di PT Indo Dharma Transportasi cabang Satui pada saat MV. PETRUS berlabuh di Muara Satui Anchorage. Teknik analisis data yaitu dengan dilakukannya pengumpulan data, difokuskan pada reduksi data, dan dilakukan penyajian data dengan dideskripsikan dalam bentuk kalimat deskriptif. Setelah dilakukan analisis, hasil penelitian menunjukkan faktor penyebab dikeluarkan laporan deadfreight yaitu kurangnya koordinasi dan pengawasan saat bongkar muat, grab yang tidak tertutup dengan sempurna, dan cuaca buruk. Kemudian, upaya untuk mengurangi terjadinya deadfreight pada proses pemuatan batu bara yaitu dengan manajemen pengawasan yang efektif, dan memastikan koordinasi yang baik dengan pihak kapal ketika grab crane tidak tertutup rapat. Untuk itu, perlu adanya peningkatan pada koordinasi dan pengawasan saat proses bongkar muat terjadi, serta pengecekan kondisi grab sebelum dilakukan bongkar muat

    Penerapan Daily Report Shipment Analysis Guna Optimalisasi Pemakaian Bahan Bakar Alat Berat di PT Dianta Daya Embara

    No full text
    Abstrak - Penelitian ini dilakukan untuk mengoptimalisasi penerapan daily report shipment analysis terhadap bahan bakar sehingga dapat berjalan dengan lancar. Berdasarkan fakta yang ditemukan, terdapat ketidaksuaian laporan deck departement dimana pihak perusahaan mengklaim pemakaian fuel oil tidak selaras dengan standar operasional prosedur (SOP). Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui adanya tindak kecurangan pada penggunaan bahan bakar yang tidak dilaporkan pada perusahaan, dengan memonitoring perhitungan penggunaan bahan bakar yang diperoleh perusahaan guna mengurangi kerugiaan pada perusahaan, dan untuk mengetahui upaya meminimalisir kecurangan yang terjadi dengan penggunaan daily report shipment analysis. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yanng digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.yang dilakukan saat melaksanakan praktik di PT. Dianta Daya Embara cabang Bunati. Teknik analisis data yang digunakan yaitu dilakukannya pengumpulan data yang kemudian difokuskan melalui reduksi data, dan dideskripsikan dalam bentuk kalimat kualitatif. Dampak yang dialami oleh perusahaan apabila pelaksanaan pengawasan bahan bakar bakar di atas kapal tidak dilakukan dengan baik, maka biaya operasional akan naik, beberapa cara yang dilakukan dalam pengawasan pemakaian bahan bakar di atas kapal menggunakan daily report operasional Penggunaan daily report secara efektif dapat mengurangi risiko kecurangan di perusahaan dengan meningkatkan transparansi, mendeteksi pola tidak biasa, memperkuat akuntabilitas individu. Cara yang digunakaan dalam pengawasan daily report yaitu mengoreksi daily report yang diterima kapal dan mengecek kebenaran daily report operasional yang di laporkan. Dengan cara memantau aktivitas secara teratur, meningkatkan transparansi, mendorong kepatuhan dan akuntabilitas, serta memfasilitasi audit dan pemantauan. Untuk itu, perusahaan diperlukan adanya stock opname pemakaian bahan bakar, kalibrasi ulang, dengan mengintegrasi laporan analisis pengiriman harian

    OPTIMALISASI KUALITAS PELAYANAN PENUMPANG DI PELABUHAN TANJUNG PRIOK

    Get PDF
    ABSTRAK Aji, Dika Endah Putri. 2024. “Optimalisasi Kualitas Pelayanan Penumpang di Pelabuhan Tanjung Priok”. Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi Tata Laksana Angkutan Laut dan Kepelabuhan, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Sri Purwantini SE., S.Pd., MM, Pembimbing II: Ely Sulistyowati S.ST., M.M. Pelayanan penumpang merupakan kegiatan yang tidak terlepas dari adanya permasalahan dan kendala. Pelayanan penumpang di Pelabuhan Tanjung Priok seringkali menghadapi permasalahan seperti penumpukan barang non-bagasi dan keberadaan pengantar serta tenaga kerja bongkar muat (TKBM) yang masuk ke area terminal penumpang, yang mengakibatkan terganggunya proses pelayanan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas pelayanan penumpang dan upaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan penumpang di Pelabuhan Tanjung Priok. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan penumpang di Pelabuhan Tanjung Priok seringkali menghadapi permasalahan yaitu penumpukan barang non-bagasi dan keberadaan pengantar serta TKBM yang masuk ke area terminal penumpang yang mengakibatkan terganggunya proses pelayanan. Upaya peningkatan pelayanan penumpang telah dilakukan untuk tercapainya pelayanan yang optimal. Upaya tersebut diantaranya seperti membatasi akses pengantar ke area terminal untuk mengurangi kepadatan, meningkatkan manajemen penempatan barang non bagasi, mengaturk keberadaan porter atau TKBM, dan menambah jumlah staf atau karyawan untuk memastikan respon lebih cepat dan efisien serta memperketat pengawasan di area terminal penumpang

    Analisis Terjadinya Kebocoran Air Pendingin Pada Motor Diesel Main Engine Mesin 2 Tax Yanmar Ke Dalam Ruang Pembakaran di MV. Abusamah

    No full text
    Abstrak-Mesin induk merupakan mesin penggerak utama di kapal yang menjadi penggerak/pendorong kapal supaya kapal dapat berjalan maju atau mundur sesuai pengoperasian, dimana pada saat proses pembakaran akan terjadi panas di dinding ruang pembakaran (tutup silinder,bagian atas torak,bagian atas silinder,katup buang) dan sekitarnya. Untuk mencegah pengurangan kekuatan material dan perubahan bentuk termis maka bagian-bagian tersebut harus di dinginkan. Pendinginan adalah suatu sistem yang berfungsi untuk menyerap atau memindahkan panas, sebagai bahan pendingin yang sangat baik untuk menyerap panas yaitu air tawar. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Analisis kualitatif adalah penelitian yang menghasilkan prosedur analisis yang tidak menggunakan prosedur analisis statistic atau cara kualifikasi lainnya. penelitian kualitatif didasarkan pada upaya membangunn pandangan mereka yang di teliti yang rinci, dan dibentuk dengan kata-kata, gambaran holistic dan rumit. Faktor yang menyebabkan masuknya air pendingin ke dalam mesin induk di MV.Abusamah, bagaimana dampak terjadinya kebocoran air pendingin ke dalam mesin induk, upaya apa yang dilakukan untuk mengatasi masuknya air pendingin ke dalam mesin induk. Tujuan peneliti ini untuk mengetahui apa faktor penyebab masuknya air pendingin ke dalam ruang pembakaran pada mesin induk kapal dan upaya apa untuk mengatsi permasalahan pada masuknya air pendingin ke dalam ruang pembakaran mesin induk

    ANALISIS KEBOCORAN INTERCOOLER PADA MESIN INDUK DI MT. ANGGRAINI EXCELLENT

    No full text
    Abstrak- Intercooler mesin diesel adalah perangkat pendingin udara yang mendinginkan udara dari turbocharger mesin utama kapal, oleh karena itu intercooler memainkan peran penting, alat ini tidak hanya mendinginkan udara tetapi juga mengembunkannya, sehingga meningkatkan tenaga mesin. Pada 21 Maret 2023 pukul 00.30, saat kapal bersiap bersandar di dermaga interport, kru mesin melakukan prosedur one hour notic. Ketika melakukan turning gear sebelum blowdown mesin induk diesel, air asin terdeteksi keluar dari kran indikator silinder 1-6. Hal ini menandakan kemungkinan kebocoran pada intercooler mesin induk. Rumusan masalah penelitian ini adalah Faktor penyebab kebocoran intercooler, Dampak dari kebocoran intercooler, dan upaya untuk mencegah terjadinya kebocoran intercooler. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi faktor yang menyebabkan kebocoran intercooler, untuk mengevaluasi dampak yang ditimbulkan dari kebocoran intercooler, untuk mengevaluasi upaya yang dilakukan dalam mencegah kebocoran intercooler pada mesin induk di MT. Anggraini Excellent. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan SHEL untuk mempermudah dalam teknik analisis data. Metode pengumpulan data yang peneliti lakukan adalah dengan cara observasi, wawancara dan studi dokumentasi untuk memperkuat dalam analisis data. Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor penyebab kebocoran intercooler pada mesin induk di MT. Anggraini Excellent adalah terdapatnya banyak kotoran dari sisi udara dan air laut yang ikut terbawa kedalam intercooler yang menyebabkan buntu dan menaikkan tekanan aliran dalam pipa intercooler. dan jarangnya dilakukan perawatan pada komponen filter turbocharger dan tube pipa intercooler, dan tingginya tekanan pompa yang tidak sesuai manual book juga menjadi faktor penyebab terjadinya kebocoran intercooler. dampak yang ditimbulkan dari kebocoran intercooler adalah mesin tidak bertenaga dan suhu gas buang rendah, proses pembakaran tidak sempurna karena tercampur air, untuk mencegah faktor-faktor penyebab kebocoran intercooler pada mesin induk, upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan perawatan pada intercooler sesuai jadwal planned manintenenanc system, melakukan penambahan valve untuk mengatur tekanan air laut yang masuk kedalam intercooler main engine

    ANALISIS STRATEGI OPTIMALISASI KINERJA BOILER PADA KAPAL MV. NAVIGATOR ARIES

    Get PDF
    ABSTRAKSI Valerie, Edwin Hadrian. 2024. “Analisis Strategi Optimalisasi Kinerja Boiler Pada Kapal MV. Navigator Aries”. Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi Teknika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Dr. A Agus Tjahjono M.M, M.Mar.E., Pembimbing II: Pranyoto., S.Pi., M.AP. Ketel uap atau boiler adalah sebuah alat yang memiliki fungsi untuk menghasilkan uap panas, dimana memiliki dua bagian yang sangat penting yaitu dapur pemanasan yang mana pemanas didapat dari pembakaran bahan bakar di dalam ruang bakar, dan boiler proper yaitu sebuah alat yang mengubah air menjadi uap panas. Kegiatan operasional kapal dapat terhambat jika produksi uap panas tidak mencukupi seperti dikarenakan kurangnya perawatan atau sebab lain yang mengakibatkan gangguan pada pembakaran boiler. Berdasarkan temuan yang ditemukan oleh peneliti, boiler sering mengalami berbagai masalah dalam pengoperasiannya, seperti yang terjadi di kapal MV Navigator Aries pada tanggal 22 Juli 2023 saat proses manuver dipelabuhan Makassar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penyebab dan dampak jika terjadi kegagalan pembakaran pada boiler di kapal MV Navigator Aries, serta cara untuk mengoptimalkan pemeliharaan boiler. Penelitian ini menggunakan metode penelitian campuran (mix methods) dengan teknik analisis data SWOT dan SmartPLS. Penelitian ini menyatakan bahwa penyebab kegagalan pembakaran pada boiler yaitu kondisi suku cadang yang digunakan tidak memenuhi standar yang dibutuhkan sehingga mengakibatkan peningkatan kinerja operasional yang terbatas. Dampak dari hal terserbut dapat mengurangi produksi uap dan membuat kinerja operasional kapal terganggu. Untuk mencegah kegagalan pembakaran pada Boiler diperlukan perawatan rutin dan berkala terhadap Boiler. Dengan cara menerapkan metode SWOT, menunjukkan bahwa variabel spare part dengan kinerja operasional kapal menunjukkan variasi yang signifikan. Dengan cara menerapkan metode SmartPLS maka dapat diketahui bahwa variabel yang mempengaruhi kinerja boiler pada Kapal MV Navigator Aries adalah variabel suku cadang dan bahan bakar, adapun variabel yang dapat mempengaruhi kinerja operasional kapal pada MV. Navigator Aries adalah variabel bahan bakar

    Faktor yang Menyebabkan Ketidakoptimalan Kinerja MAC.

    No full text
    Abstraksi - Kapal adalah sebuah alat transportasi yang digunakan di laut yang bertujuan memindahkan barang atau penumpang dari satu lokasi ke lokasi lain. Agar kapal dapat menjalankan fungsi ini dengan efektif, diperlukan sebuah permesinan yang sangat memadai. Perusahaan pelayaran perlu mempunyai armada kapal handal dan selalu siap untuk menyediakan layanan transportasi laut kapan saja dan tepat waktu. Berdasarkan pengalaman peneliti, terdapat masalah pada permesin kompresor udara. Pada tanggal 4 Januari 2023, ketika kapal berada di Palembang, setelah proses pemuatan kargo selesai, ditemukan masalah dengan kompresor udara. Tekanan udara di dalam botol mengalami penurunan, sementara kompresor udara tetap beroperasi terus-menerus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penyebab ketidakoptimalan kinerja pada MAC di MT. Kirana Tritya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini menunjukkan bahwa penyebab ketidakoptimalan MAC adalah dipengaruhi oleh kualitas katup yang sesuai spesifikasi, kesesuaian Program PMS dengan manual book untuk menghindari kerusakan komponen akibat perawatan yang terlambat, pengoperasian sesuai SOP untuk mencegah kerusakan akibat kesalahan penggunaan, dan penggunaan minyak lumas yang sesuai spesifikasi untuk menjaga tekanan minyak yang tepat

    OPTIMALISASI PENTINGNYA PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN ENGINE LIFEBOAT DI MT. GAS NURI ARIZONA

    Get PDF
    ABSTRAKSI Yanottama, Satria. 2024. NIT: 572011237735 T, “Optimalisasi Pentingnya Perawatan dan Pemeliharaan Engine Lifeboat di MT. GAS NURI ARIZONA”, Program Studi Diploma IV, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Dr. Darul Prayogo, S.Pd, M.Pd. Pembimbing II: Ir. Fitri Kensiwi, M.Pd. Penelitian ini dilakukan selama menjalani praktek laut di MT. GAS HURI ARIZONA selama kurang lebih 12 bulan, pada 10 Agustus 2022 sampai 19 Agustus 2023. Pada 25 November 2022 dan 11 Februari 2023 dilakukan abandon ship drill di perairan pelabuhan cilegon. Lifeboat sempat mengalami kegagalan ketika melakukan start engine lifeboat dan ketika uji mesin keliling kapal engine lifeboat sempat mengalami mati dan sempat mengalami gagal saat mesin dihidupkan. Lifeboat merupakan alat penolong yang berbentuk perahu dan memiliki motor penggerak, serta dapat mengangkut lebih banyak daripada alat penolong lain yang ada di kapal. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor penyebab, dampak, dan upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kurang optimalnya perawatan dan pemeliharaan engine lifeboat. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif, triangulasi hasil dari observasi, wawancara dan studi pustaka. Dengan teknik analisis data SHEL dan USG, peneliti mengidentifikasi faktor penyebab, dampak dan upaya yang dilakukan terkait penyebab kurang optimalnya perawatan dan pemeliharaan terhadap engine lifeboat. Hasil yang didapat dari penelitian ini menunjukkan bahwa penyebab kurang optimalnya perawatan dan pemeliharaan engine lifeboat karena kurangnya perawatan pada Plan Maintenance System yang berdampak pada kinerja engine lifeboat sehingga tidak optimal, tidak adanya minyak pelumas mengakibatkan berkaratnya bagian engine lifeboat, cuaca buruk mengakibatkan tertundanya perawatan dan pemeliharaan terhadap engine lifeboat, serta kurangnya ketelitian dalam penanganan engine lifeboat menyebabkan kerusakan pada engine lifeboat karena perawatan yang kurang optimal. Upaya yang dapat dilakukan agar perawatan dan pemeliharaan engine lifeboat dapat berjalan dengan optimal adalah menerapkan Plan Maintenance System (PMS) sesuai dengan ketentuan dan panduan yang ada, melakukan pengecekan dan pelumasan engine lifeboat, membuat jadwal pengganti untuk perawatan ketika cuaca buruk, dan meningkatkan ketelitian penanganan terhadap kerusakan pada engine lifeboat

    PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI SIMKAPEL TERHADAP PENERBITAN SURAT LAUT DI SUBDIREKTORAT PENGUKURAN PENDAFTARAN DAN KEBANGSAAN KAPAL DIREKTORAT PERKAPALAN DAN KEPELAUTAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

    No full text
    Abstraksi - Aplikasi SIMKAPEL bertujuan untuk meningkatkan layanan dan efisiensi dalam industri pelayaran dengan menyediakan data sertifikasi kapal secara akurat. Hambatan yang muncul dalam proses pekerjaan menggunakan aplikasi berbasis web SIMKAPEL ditunjukkan dengan adanya penundaan pekerjaan yang terjadi karena terbatasnya besaran kapasitas dokumen yang mempengaruhi berjalannya proses penerbitan surat laut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi SIMKAPEL terhadap penerbitan surat laut oleh Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, Kementerian Perhubungan dan mempelajari upaya peningkatan penggunaan aplikasi SIMKAPEL terhadap penerbitan surat laut di Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, Kementerian Perhubungan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Sumber data yang peneliti peroleh dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan melalui google form. Penelitian ini menggunakan metode analisis SWOT dengan tabulasi matriks IFAS dan EFAS. Aplikasi SIMKAPEL telah berpengaruh untuk membantu mengoptimalkan operasional perusahaan dan menjadi aplikasi yang memudahkan para pengguna jasa dalam penerbitan surat laut di Subdirektorat Pengukuran Pendafatran dan Kebangsaan Kapal, Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, Kementerian Perhubungan.. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa letak perusahaan berada pada kuadran 1 yang berarti perusahaan memiliki kekuatan untuk melakukan pemanfaatan pada peluang sehingga kebijakan ini memberikan dukungan pada pertumbuhan perusahaan secara agresi

    ANALISIS KENDALA AGENT ON BOARD PADA SAAT PENYUSUNAN DOKUMEN MUAT DI KAPAL OLEH PT IDT TRANS AGENCY CABANG SATUI

    Get PDF
    ABSTRAKSI Arifin, Moh. Syamsul. 2024. “Analisis Kendala Agent on Board Pada Saat Penyusunan Dokumen Muat di Kapal oleh PT. IDT Trans Agency cabang Satui”. Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi Tatalaksana Angkutan Laut dan Kepelabuhanan, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I : Awel Suryadi, S.Si.T., M.Si, Pembimbing II : Dr. A Agus Tjahjono, M.M., M.Mar. E. Agent on board (AOB) bertugas untuk membuat dokumen muat selama di atas kepal sesuai dengan kondisi yang ada. Pada saat pembuatan dokumen muat, agent on board mengalami beberapa kendala yang dapat mempengaruhi kinerja seorang AOB di atas kapal. Apabila kendala ini tidak segera ditangani, maka tentu hal ini akan mengganggu operasional keagenan yang berdampak pada kepercayaan konsumen terhadap perusahaan menurun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembuatan dokumen muat, kendala yang dialami oleh para AOB pada saat pembuatan dokumen muat di atas kapal, dan upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dimana dalam pengumpulan datanya peneliti menggunakan metode observasi, wawancara, serta dokumentasi. Setelah data didapatkan kemudian data tersebut dianalisa dengan cara mereduksi data sesuai dengan tema penelitian, menyajikan dalam bentuk narasi dan tabel dan kemudian ditarik kesimpulan dari data tersebut. Untuk memastikan keabsahan data yang sudah diperoleh peneliti menggunakan metode triangulasi sumber data, metode, dan waktu. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa pembuatan dokumen SOF dibuat dengan mengisi kolom nama kapal, bendera kebangsaan, DWT dan GRT, tanggal pembuatan, nama Pelabuhan muat, kolom draft sebelum dan sesudah muat, rincian kegiatan, kolom tanda tangan shipper, agent dan nakhoda kapal. Kemudian dalam pembuatan dokumen cargo manifest dan mate’s receipt dibuat dengan mengacu pada dokumen bill of lading karena lembar kerja yang terdapat pada dokumen tersebut sama dengan lembar kerja pada dokumen bill of lading. Dan untuk membuat dokumen stowage plan dibuat dengan mengisi lembar kerja yang berisikan nama kapal, bendera kebangsaan, DWT dan GRT kapal serta jumlah cargo yang dimuat pada tiap palka kapal. Dalam pembuatannya AOB mengalami kendala sehingga dapat menghambat proses pembuatan dokumen muat. Kendala tersebut terbagi menjadi 2 faktor yakni faktor internal dan eksternal. Kendala internal dapat berupa agent on board kurang berkompeten, belum mahir berbahasa Inggris, dan kurang paham pengoperasian komputer. Sedangkan faktor eksternal dapat berupa ruang akomodasi tidak memadai, peralatan kerja tidak mendukung, miskomunikasi dengan kru, sinyal lemah, dan terdapat revisi B/L. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala internal yaitu dengan memberikan kualifikasi perekrutan calon agent on board, memberikan training tentang keagenan dan pengoperasian komputer, serta harus mampu berkomunikasi dengan bahasa Inggris. Dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala eksternal diantaranya agent on board meminta ruang akomodasi yang layak, mengecek peralatan kerja sebelum bekerja, mengecek kembali saat proses finishing, membawa peralatan pendukung sinyal, dan segera memperbarui dokumen muat apabila terdapat revisi pada B/L

    3,148

    full texts

    5,701

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇