Repository Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang
Not a member yet
5701 research outputs found
Sort by
ANALISIS KINERJA BONGKAR MUAT CURAH KERING DI DERMAGA 5 TERMINAL UMUM PT. PELINDO REGIONAL II BANTEN
Abstrak- Waktu bongkar muat, kapasitas
pemanfaatan, dan efisiensi operasional, dapat mengukur
kinerja pelayanan dermaga saat ini. Metode-metode di atas
dapat digunakan untuk melakukan kajian ilmiah yang
bertujuan untuk mengevaluasi kinerja pelayanan di dermaga
5 terminal umum PT. Pelindo Regional II Banten dalam
jangka waktu yang ditetapkan dan untuk memperkirakan
kebutuhan masa depan.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data
diperoleh melalui observasi, wawancara dan studi
dokumentasi.
Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan
lamanya proses bongkar muat untuk kategori general cargo
dan curah kering domestik tersebut yaitu Besar dan
perbedaan muatan (volume) pada general cargo dan curah
kering di dermaga 5 pada tahun 2022 dan Tingginya waktu
yang terbuang percuma (idle time) pada dermaga 5.Untuk
meningkatkan nilai tersebut perlu dilakukan perencanaan
pemakaian alat yang lebih baik Kinerja dermaga 5 tahun 2022
Pelabuhan Banten menunjukan nilai T/G/H pada kapal
domestik masih ada yang belum memenuhi standar ketentuan
dan perlu adanya optimalisasi untuk meningkatkan nilai
tersebut. Upaya peningkatan yang dapat dilakukan adalah
dengan mengendalikan peralatan bongkar muat dan jumlah
gang, sedangkan besarnya volume dapat berubah-ubah
menyesuaikan dengan besarnya kapal yang masuk
OPTIMALISASI PENERAPAN COMMISSIONING KAPAL FLOATING CRANE DI AREA TRANSHIPMENT PT BERAU COAL SITE BERAU
ABSTRAK
Muzakki, Muhammad Akmal. 2024. “Optimalisasi Penerapan Commissioning
Kapal Floating Crane di Area Transhipment PT Berau Coal Site Berau”.
Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi Tatalaksana Angkutan Laut &
Kepelabuhan, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang. Pembimbing I: Fajar
Transelasi, S.Tr., M.AP., Pembimbing II: Riyadini Utari, M.Si.
unit,
Commissioning adalah pemeriksaan dan pengujian peralatan, mesin,
kendaraan/
infrastruktur
dan
fasilitas
lainnya,
sebelum
dioperasikan/digunakan di area operasional. PT Berau Coal, menggunakan kapal
Floating Crane untuk melakukan pemindahan muatan batu bara di area
transhipment dengan menerapkan sistem commissioning atau uji kelayakan kapal
secara berkala untuk memastikan kelancaran operasional dan mengurangi risiko
kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kriteria pelaksanaan uji
kelayakan kapal floating crane di area transhipment PT Berau Coal, faktor penting
dilakukannya kegiatan commissioning kapal, dan mengetahui upaya meningkatkan
penerapan uji kelayakan yang dilakukan agar optimal dan dinyatakan layak
beroperasi.
Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif
deskriptif dengan sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data
menggunakan gabungan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik Analisis
data menggunakan teori Miles & Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria pelaksanaan uji kelayakan kapal
dilakukan berdasarkan standar penggunaan marine device dan checklist
pemeriksaan yang diterbitkan oleh PT Berau Coal. Selanjutnya, faktor penting
dilakukannya commissioning kapal floating crane mengacu sesuai SOP PT Berau
Coal tentang izin kelayakan operasi kendaraan/unit dengan nomor dokumen P
CMP-08. Terakhir, upaya penerapan uji kelayakan, perlu dilakukan pra
commissioning internal dan pemenuhan timeframe untuk persiapan commissioning
kapal agar optimal
ANALISIS BOOM CRANE YANG PATAH PADA SAAT PROSES MEMUAT di MV. HABCO CARINA
ABSTRAKSI
Kahfi, Resa Rahardian. 2024. “ANALISIS BOOM CRANE YANG
PATAH PADA SAAT PROSES MEMUAT di MV. HABCO CARINA”. Skripsi.
Program Diploma IV, Program Studi Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran
Semarang, Pembimbing I: Dr. Capt. Akhmad Ndori, S.ST., M.M., M.Mar,
Pembimbing II: Aryanti Fitrianingsih, S.T., M.T.
Dalam industri pelayaran, proses bongkar muat memegang peranan sangat
penting. Proses ini melibatkan pengangkutan dan pembongkaran barang di
pelabuhan asal dan tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis patahnya
Boom Crane di MV. HABCO CARINA pada saat muat. Data primer dari penelitian
ini berasal dari hasil wawancara dan observasi selama praktek di MV. HABCO
CARINA.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif
deskriptif dan fishbone diagram untuk menganalisis faktor yang menyebabkan
masalah. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dari observasi yang
dilakukan di MV. HABCO CARINA, dengan proses wawancara oleh crew disertai
dokumentasi selama proses berlangsung. Dalam melaksanakan penelitian,
narasumber yang terlibat adalah Chief Officer, Second Officer dan A/B MV.
HABCO CARINA.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Faktor utama yang menyebabkan
patahnya boom crane di MV. HABCO CARINA adalah rusaknya motor crane
nomor 2. Usia crane yang sudah berumur dan kurangnya keterampilan operator
crane saat mengoperasikan crane di kondisi lingkungan dan cuaca pada saat proses
muat dalam kondisi yang buruk. Dampak dari patahnya boom crane terhadap
kegiatan bongkar muat di MV. HABCO CARINA adalah terhambatnya proses
muat. Dampak lainnya adalah beban kerja crew menjadi lebih berat dikarenakan
harus memperbaiki crane yang patah dengan cepat agar proses muat dapat berjalan
kembali. Upaya penanganan yang dilakukan terhadap patahnya boom crane di MV.
HABCO CARINA yaitu, melakukan perawatan crane secara menyeluruh dan
berkala dengan tujuan motor crane dan komponen crane lainnya tetap dalam
kondisi baik dan siap digunakan untuk operasional. Selain itu, tujuan dari perawatan
tersebut untuk mengetahui secara dini sehingga dapat dilakukan perbaikan untuk
mengantisipasi kerusakan dan dampak yang lebih fatal. Dengan ini kejadian
patahnya boom crane tidak terjadi di kemudian hari dan proses muat dapat berjalan
dengan lancar dan efisien
ANALISIS RUSAKNYA CRANKPIN BEARING PADA MOTOR DIESEL GENERATOR MV. LUMOSO HAWARI
ABTRAKSI
Ahmad Ahlan Niam, 2024, NIT: 572011217596 T, “Analisis Rusaknya Crankpin
Bearing Motor Diesel Generator MV. Lumoso Hawari”, skripsi Program
Studi Teknika, Program Diploma IV, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang,
Pembimbing I: H. Mustholiq, M.M, M.Mar.E, Pembimbing II: Dr. Iskandar,
S.H., M.T.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh terjadinya penurunan kinerja pada mesin
generator yang disebabkan crankpin yang rusak, sehingga menyebabkan suara
dentuman yang keras atau disebut dengan knocking, crankpin adalah bagian yang
terdapat di dalam carter dan bagian penting dari sebuah connecting rod yang
berfungsi sebagai lapisan atau bantalan dari gerakan bertekanan piston.
Rumusan masalah dari penelitian ini adalah faktor apa yang menyebabkan
rusaknya crankpin bearing, apa dampak yang ditimbulkan, dan upaya yang
dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan
metode deskriptif kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dokumentasi,
dan studi Pustaka serta mengggunakan metode fishbone analysis.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor- faktor yang menyebabkan
rusaknya crankpin bearing pada motor diesel generator adalah kecepatan putaran
rpm yang tidak tetap, LO cooler yang tidak bekerja dengan optimal, serta terjadi
perbedaan ukuran pada crankshaft. Dampak yang terjadi yaitu timbulnya dentuman
dan suara bising pada crankpin bearing, menurunnya kinerja motor diesel generator
karena kompresi yang rendah, serta terjadi keausan pada crankshaft. Supaya
crankpin bearing dapat bekerja maksimal, maka dibutuhkan upaya untuk mencegah
hal tersebut terjadi kembali antara lain dengan dilakukan pengoptimalan pada
pengecekan crankpin secara berkala sesuai running hours, juga penambahan
minyak lumas secara rutin dan dilakukan pengontrolan setiap jam jaga agar tidak
terjadi penurunan viscosity pada minyak lumas
TERKENDALANYA BONGKAR MUAT BATUBARA KARENA PUTUSNYA WIRE GRAB MV GOLDEN CATHRINE
ABSTRAKSI
Kristiawan, Wijanarko Cahyo 2024.” Terkendalanya Bongkar Muat Batubara
Karena Putusnya Wire Grab MV Golden Cathrine”, Skripsi. Program
Diploma IV, Program Studi Tatalaksana Angkutan Laut dan Kepelabuhan,
Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Pembimbing II:
Indonesia telah menjelma sebagai salah satu produsen dan eksportir
terbesar batubara dunia, dengan Sumatera, Kalimantan Selatan, dan
Kalimantan Timur sebagai wilayah utama penghasilnya. Perusahaan seperti
PT Bukit Asam dan PT Mustika Indah Permai (MIP) aktif dalam
pertambangan batubara di Palembang. Batubara mendukung pembangkit
listrik dan menyumbang besar terhadap devisa negara, dengan kebijakan
Domestic Market Obligation (DMO) mewajibkan sebagian produksi untuk
Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Transportasi batubara
menggunakan kapal curah, dengan PT Riandy Fiesta Samudera Agency
sebagai agen pengiriman.
Meskipun demikian, proses pemuatan dengan crane sering
terhambat oleh putusnya wire grab. Penelitian skripsi akan memfokuskan
pada permasalahan ini dengan menggunakan metode kualitatif. Data akan
dikumpulkan melalui wawancara dengan narasumber di MV Golden
Cathrine seperti Shipper On Board, Foreman, Chief Officer, dan Master MV
Golden Cathrine. Observasi langsung akan dilakukan oleh peneliti sebagai
agent on board, sedangkan data sekunder akan digunakan untuk melengkapi
informasi.
Insiden putusnya wire grab di MV Golden Cathrine pada 30 Juli
2022 menghentikan proses bongkar muat batubara, disebabkan oleh kondisi
wire grab yang usang, faktor alam seperti korosi, dan keterlambatan
pengiriman spare part baru. Penggantian wire grab lama dengan spare part
baru dilakukan setelah diskusi stowage plan antara berbagai pihak terkait.
Dampaknya termasuk penambahan biaya operasional bagi perusahaan
bongkar muat dan agent, serta penundaan proses bongkar muat yang
merugikan shipper dan buyer. Perawatan rutin dan kerjasama antarpihak
terlibat menjadi kunci dalam mencegah dan menangani insiden serupa di
masa depan
Kegagalan Pengoperasian Grab Bucket di MV. Lumoso Alam
Abstrak -
Transportasi laut sangat penting dalam
perdagangan dunia salah satu transportasinya adalah kapal
curah. Kapal curah sendiri mengangkut berbagai muatan
padat. Dalam pengoperasiannya yaitu saat proses bongkar
muat kapal curah bergantung pada grab bucket untuk
mengambil dan membokar muatan dari kapal ke dermaga
atau sebaliknya. Grab bucket adalah pesawat bantu yang
digunakan unuk mengambil dan membongkar muatan dari
kapal ke dermaga. Karena MV. Lumoso Alam mengangkut
batu bara dan nikel maka diperlukan grab bucket dengan
kondisi baik dan maksimal.
Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah (1) Faktor
apakah yang menyebabkan kegagalan pengoperasian grab
bucket?, (2) Dampak apa yang ditimbulkan akibat kegagalan
pengoperasian grab bucket?, (3) Bagaimana upaya yang
dilakukan untuk mencegah atau memperbaiki kegagalan
pengoperasian grab bucket?. Dalam penelitian ini
menggunakan metode kualitatif. Sumber data yang diperoleh
dari pengumpulan data primer dan sekunder. Teknik
pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara,
dokumentasi dan studi Pustaka. Teknik analisis data yang
digunakan dalam penelitian ini adalah metode SHEL.
Pengujian keabsahan data dengan metode tringulasi.
Hasil
penelitian
menyatakan bahwa penyebab
kegagalan pengoperasian grab bucket adalah kerusakan pada
lifting cylinder dibagian o-ring piston dan piston tergores serta
linier yang mengalami keretakan, umur grab bucket yang
sudah tua, rusaknya axial piston pump, tidak tersedianya
spare part yang baru serta korosi pada konstruksi grab
bucket. Dampak kegagalan pengoperasian grab bucket saat
proses bongkar muat dapat mengakibatkan terhambatnya
proses bongkar muat yang sudah terjadwalkan, kerugian
finansial bagi Perusahaan serta kerugian waktu untuk
perbaikan grab bucket. Tindakan yang dilakukan untuk
mengatasi terjadinya kegagalan pengoperasian grab bucket
saat proses bongkar muat adalah dengan melakukanidentifikasi kerusakan, melakukan peggantian komponen
grab bucket yang rusak, penggantian oil hydraulic dengan
yang
baru, perbaikan komponen, perawatan serta
pengecekan secara berkala, pemberian sosialisasi dan bekal
ilmu kepada crew kapal, memaksimalkan maintenance pada
grab bucket
ANALISIS KERUSAKAN IMPELLER POMPA SENTRIFUGAL PENDINGIN DIESEL GENERATOR DI MV SPIL RATNA
ABSTRAKSI
Septiawan, Firhan.2024. “Analisis Kerusakan Impeller Pompa Sentrifugal
Pendingin Diesel generator Di MV. Spil Ratna” Program Diploma IV, Program
Studi Teknika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Dr. Muh
Harliman Saleh, M.Pd Pembimbing II: Ely Sulistiowati, S,ST.,M.M.
Pompa sentrifugal merupakan komponen penting dalam sistem pendinginan
diesel generator di kapal MV. Spil Ratna. Kerusakan pada Impeller pompa
dapat mengganggu operasi normal generator yang berpotensi menyebabkan
kerusakan lebih serius bahkan kegagalan total. Oleh karena itu, penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis kerusakan impeller pompa sentrifugal tersebut.
Metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini yaitu kualitatif. Sumber
data yang di dapatkan melalui pengumpulan data primer dan sekunder. Teknik
analisis data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan
studi pustaka. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu
metode Miles dan Huberman. Metode triangulasi digunakan untuk menguji
keabsahan data.
Hasil penelitian menunjukan bahwa kerusakan impeller disebabkan oleh
korosi, bahan sparepart yang tidak sesuai, PMS tidak berjalan dengan baik.
Dampak kerusakan impeller adalah penurunan kinerja pompa, pengoperasian
dengan kondisi impeller rusak dapat mengakibatkan kerusakan komponen
lainnya. Penanganan kerusakan Impeller adalah penggantian komponen
impeller dengan bahan yang sesuai dengan manual book, membersihkan tabung
sea chest dari kotoran dan menerapkan plan maintenance system (PMS) dengan
baik dan benar
ANALISIS BERCAMPURNYA MINYAK LUMAS ROCKER ARM DENGAN BAHAN BAKAR PADA AUXILIARY ENGINE DAIHATSU 6DL-20 DI MV. LADY CEDROS
ABSTRAKSI
Zai, Marianus Malyuditius. 2024. “Analisis bercampurnya minyak lumas rocker
arm dengan bahan bakar pada auxiliary engine Daihatsu 6DL-20 di MV.
Lady Cedros”. Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi Teknika,
Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Dr. Ali Muktar
Sitompul M.T, M.Mar.E., pembimbing II: Manungku Trinata Pramudhita,
S.Si.T., M.Pd.
Auxiliary engine merupakan mesin bantu yang digunakan untuk menghasilkan
energi listrik pada sebuah kapal. Salah satu faktor yang mendukung auxiliary
engine berjalan dengan lancar adalah pelumasan. Pelumasan rocker arm pada
auxiliary engine jenis Daihatsu 6DL-20 terpisah dengan pelumasan utama. Pada
tanggal 20 Januari 2023, MV. Lady Cedros mengalami insiden yang melibatkan
auxiliary engine nomor 2, dimana minyak lumas rocker arm terindikasi
bercampur dengan bahan bakar pada saat pengoperasian.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa yang menyebabkan
minyak lumas rocker arm bercampur dengan bahan bakar, dampak yang
diakibatkan oleh penyebab masalah, serta upaya apa yang dilakukan dalam
mengatasi permasalahan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini
adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dalam bentuk data
sekunder dan primer dengan teknik pengumpulan melalui observasi, wawancara,
dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan RCA (Root Cause Analysis)
dengan metode 5 why untuk akar permasalahan.
Dalam penelitian ini diketahui bahwa bercampurnya minyak lumas rocker
arm dengan bahan bakar pada auxiliary engine Daihatsu 6DL-20 disebabkan oleh
inlet connector yang kendur, dan o-ring pada bagian eye bolt injektor rusak.
Dampak yang diakibatkan oleh penyebab dari permasalahan ini adalah munculnya
celah yang meloloskan bahan bakar pada bagian inlet connector, serta o-ring pada
eye bolt injektor tidak mampu menahan tekanan bahan bakar. Upaya yang
dilakukan dalam mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan mengencangkan
inlet connector yang kendur serta mengganti o-ring yang rusak pada bagian eye
bolt injektor. Sebaiknya dilakukan pengecekan kembali setelah mengaplikasikan
injektor serta memperhatikan komponen injektor yang sudah tidak layak pakai
agar dilakukan pergantian untuk mencegah terjadinya permasalahan serupa
UPAYA PENINGKATAN PENERAPAN STANDAR OPRASIONAL PROSEDUR BONGKAR MUAT DI KAPAL MT. ORACLE
Abstraksi -Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan
meningkatkan penerapan standar operasional prosedur
bongkar muat di kapal mt. Oracle, sebuah kapal tanker
berbendera Singapura milik perusahaan pelayaran Hong
Lam Marine Singapura. Transportasi laut, khususnya
pengangkutan minyak bumi, memainkan peran vital dalam
ekonomi global, dan pengoperasian kapal tanker
memerlukan ketelitian, keahlian, dan kerjasama yang baik.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif.
Melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian
ini upaya peningkatan penerapan standar operasional
prosedur bongkar muat di kapal MT. Oracle .
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan
perhatian lebih terhadap pelatihan dan pengawasan
terhadap Anak Buah Kapal (ABK) agar dapat
meningkatkan penerapan standar operasional prosedur
bongkar muat. Implikasi penelitian ini mencakup manfaat
akademis dalam memperkaya pengetahuan, serta manfaat
praktis bagi perusahaan pelayaran dalam merekrut dan
melatih ABK dengan lebih selektif