Repository Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang
Not a member yet
5701 research outputs found
Sort by
PENGARUH CREW EVALUATION REPORT DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP REPLACEMENT CREW DI PT JASINDO DUTA SEGARA
Abstraksi - Dalam menentukan crew dalam replacement crew diperlukan crew evaluation report yang
berisikan hasil evaluasi terhadap kinerja awak kapal. Namun kurangnya pengakuan dan penghargaan membuat
awak kapal merasa kurang dihargai, sehingga menurunkan motivasi kerja. Mengakibatkan hasil evaluasi kerja
dibawah standar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh crew evaluation report dan motivasi kerja
terhadap replacement crew di PT Jasindo Duta Segara
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif korelasi, dengan pengumpulan data melalui
kuesioner yang disebarkan kepada 30 responden yang merupakan awak kapal perusahaan. Data dianalisis
menggunakan program SPSS versi 25, dengan fokus pada uji regresi linier berganda.
Hasil analisis menunjukkan nilai R Square sebesar 0,367, yang mengindikasikan bahwa 36,7% variabilitas
replacement crew dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Uji F memperlihatkan nilai signifikan sebesar
0,002, menunjukkan adanya pengaruh positif yang signifikan dari crew evaluation report dan motivasi kerja
terhadap replacement crew. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa peningkatan penilaian kinerja awak
kapal dan motivasi kerja yang tinggi berkontribusi terhadap keputusan replacement crew dalam perusahaan.
Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan sumber daya manusia di
PT Jasindo Duta Segara dan perusahaan sejenis
STRATEGI PEMUATAN BATU BARA DI KAPAL CURAH NON CRANE SEBAGAI UPAYA MENGURANGI BROKEN SPACE DI DALAM PALKA MV AMANAH MOROWALI AMC
Analisis Peningkatan Suhu Gas Buang No. 6 Yang Mengakibatkan Terganggunya Operasional Pada Mesin Induk AHTS OPS Aora
Mesin Induk adalah mesin utama pada kapal
mencakup seluruh sistem permesinan yang berfungsi sebagai
penggerak utama kapal. Pada penelitian ini terdapat
permasalahan mengenai tingginya temperatur gas buang pada
mesin induk, yaitu sebessar 500°C. Sedangkan tekanan
normal yang dianjurkan adalah sebesar 310-470°C. Penelitian
ini
bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab,
dampak serta upaya untuk mengatasi tingginya temperatur
gas buang pada mesin induk. Metode penelitian yang
digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan
data melalui observasi, dokumentasi, wawancara, dan studi
pustaka. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah
fishbone diagram analysis. Kesimpulan dari penelitian ini
temperatur gas buang yang tinggi disebabkan oleh kebocoran
pada exhaust valve seat dan penyumbatan pada saluran jacket
cooling water Sehingga dampak yang ditimbulkan adalah
exhaust valve seat yang mengalami keausan. Upaya
penanganan yang dilakukan terhadap tingginya temperatur
gas buang pada mesin induk ini adalah dengan membersihkan
saluran jacket cooling water dan mengganti exhaust valve seat pada mesin induk
MITIGASI PENYEBAB KECELAKAAN KERJA DI KAMAR MESIN PADA MV. TANTO SUKSES
Abstrak- Pentingnya pelayaran di Indonesia sebagai
pengangkut barang antar pulau hingga antar benua.
Keselamatan kerja di kapal, khususnya di kamar mesin
sangatlah krusial. Kecelakaan kerja pada MV. Tanto Sukses
menunjukkan perlunya penerapan standar keselamatan dan
pelatihan bagi kru. Kecelakaan tersebut terjadi akibat
kelalaian Oiler saat melakukan perawatan pompa, yang
mengakibatkan cedera serius. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan
kerja di kamar mesin MV. Tanto Sukses, dan untuk
mengetahui
upaya mengatasi penyebab terjadinya
kecelakaan kerja di kamar mesin MV. Tanto Sukses.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan
metode pengumpulan data melalui observasi langsung,
wawancara, dan studi literatur. Dari hasil penelitian yang
dilakukan penyebab terjadinya kecelakaan kerja di kamar
mesin MV. Tanto Sukses adalah faktor Unsafe Acts atau
kondisi tidak aman, dan Unsafe Conditions atau kondisi kerja
tidak aman. Faktor Unsafe Acts dalam penelitian ini meliputi
tidak menggunakan alat pelindung diri (APD). Sedangkan faktor
Unsafe Conditions meliputi takel yang sudah tidak layak
digunakan. Upaya mengatasi penyebab terjadinya kecelakaan
kerja di kamar mesin MV. Tanto Sukses meliputi
meningkatkan kesadaran dalam penggunaan APD melalui
teguran dan sanksi apabila tidak menggunakan, dan
memastikan peralatan yang dipergunakan layak pakai
ANALISIS KERUSAKAN PIPA HIDROLIK PADA HATCH COVER (STUDI KASUS DALAM PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN KAPAL MV. HIJAU SEGAR)
ABSTRAKSI
Huda, Salsabil Dzulfikar N. 2024. "Analisis Kerusakan Pipa Hidrolik pada Hatch
Cover ( Studi Kasus dalam Perawatan dan Pemeliharaan Kapal MV. Hijau
Segar )". Skripsi Progam Diploma IV, Progam Studi Teknika, Politeknik
Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Didik Dwi Suharso, S.SiT, M.Pd,
Pembimbing II: Pritha Kurniasih, M.Sc.
Saat MV. Hijau Segar sandar di Terminal Nilam Surabaya Jawa Timur, kegiatan
bongkar muatan pada palka 1, 2, 4 berjalan lancar. Pada saat bongkar muatan
palka nomor 3 tidak bisa dibuka sehingga kegiatan terganggu dan
membutuhkan waktu perbaikan sehingga berdampak pada tertundanya waktu
keberangkatan kapal.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terganggunya operasional
kapal yang dipengaruhi faktor lingkungan dan faktor perawatan. Dengan
metode studi kasus dalam penelitian kualitatif diperoleh data hasil dari
observasi pipa hidrolik hatch cover, wawancara dengan engineer, manual book
folding hatch cover MacGregor™, kejadian turunnya tekanan hidrolik, dampak
tidak terbukanya hatch cover palka nomor 3, dan penanganan kebocoran pipa
hidrolik. Data-data tersebut diolah dengan teknik triangulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab kerusakan pipa hidrolik pada
hatch cover dari faktor lingkungan adalah korosi oleh air laut, ketegangan
mekanis, suhu dari cuaca yang ekstrem serta paparan sinar matahari langsung
dan faktor perawatan adalah tidak menjaga sistem pendingin hidrolik
temperatur mencapai 38oC, penggantian pipa dengan jenis material yang
berbeda, kurangnya pelatihan dan pengetahuan crew dalam pengoperasian
hidrolik hatch cover. Dampak kerusakan pipa hidrolik terhadap operasional
kapal adalah tidak bisa dibukanya hatch cover palka nomor 3, keterlambatan
jadwal kapal, penghentian operasional, meningkatkan biaya perbaikan, resiko
kerusakan muatan, dan reputasi perusahaan. Saran dari peneliti yaitu
melakukan perawatan rutin pada hidrolik hatch cover, pemantauan dan
inspeksi sebelum dan sesudah pengoperasian hidrolik hatch cover, penggantian
material pipa stanless steel dan melakukan pelatihan pengetahuan crew tentang
perawatan hidrolik hatch cover
OPTIMALISASI MENURUNNYA PERFOMA HEUI PUMP PADA AUXILLIARY ENGINE CATERPILLAR TYPE C-9 DI MV. MERATUS KAHAYAN
ABSTRAKSI
Thofani, Muhammad Adif Zundar, 2024. “Optimalisasi Menurunnya Perfoma
Heui Pump Pada Auxilliary Engine Caterpillar Type C-9 Di Mv. Meratus Kahayan”.
Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi Teknika, Politeknik Ilmu Pelayaran
Semarang. Pembimbing I: Dr. Darul Prayoga, M.Pd Pembimbing II: Kresno
Yuntoro, S.ST, M.M.
Salah satu komponen yang memiliki peran penting dalam sistem
pemompaan bahan bakar pada mesin diesel yaitu Heui Pump (hydraulic electronic
unit injector pump) dan injektor, fungsi dari pompa ini adalah sebagai alat
memompa bahan bakar dengan tekanan tinggi ke unit injektor. Pada penelitian ini
peneliti merumuskan masalah penelitian meliputi apakah factor yang menyebabkan
menurunnya peforma heui pump auxiliary engine? Dampak apakah yang terjadi
jika menurunnya peforma heui pumpu auxiliary engine? Serta bagaimana upaya
yang dilakukan agar heui pump auxiliary engine bekerja optimal?
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan
menggunakan metode analisis FISHBONE dengan wawancara kru kapal khususnya
masinis sebagai sumber primer dan manual book Auxiliary Engine Caterpillar type
c-9 sebagai sumber sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan metode
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data kualitatif menggunakan
teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Penelitian ini
dilaksanakan dan bertempat di MV. Meratus Kahayan sebagai tempat peneliti
melaksanakan praktik laut selama 12 bulan.
Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa faktor penurunan performa
HEUI pump pada auxiliary engine Caterpillar type C-9 di kapal MV. Meratus
Kahayan terjadi karena kurangnya rutinitas perawatan dan perbaikan pada pompa,
ketidaksesuaian terhadap prosedur Planned Maintenance System (PMS), kendala
pasokan spare part, dan kurangnya kepedulian serta pengetahuan dari perwira dan
kru mesin. Dampaknya termasuk kekurangan daya listrik selama pengangkutan
muatan reefer container dan manuver kapal yang membutuhkan tegangan listrik
tinggi. Upaya perbaikan mencakup penerapan PMS sesuai manual book,
memprioritaskan permintaan spare part untuk komponen auxiliary engine,
pemantauan running hours untuk optimalisasi kinerja, dan peningkatan kesadaran
perawatan melalui komunikasi dan edukasi dari chief engineer kepada perwira dan
kru mesin
ANALISIS TERJADINYA KEBAKARAN DI KM. CIREMA
ABSTRAK
Rosyadi, Imron, 2024, NIT: 561911127097 N, “Analisis Terjadinya Kebakaran Di KM. Ciremai”, Program Diploma IV, Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing l : Capt. Karolus Geleuk Sengadji,M.M dan Pembimbing ll : Retno
Hariyanti, S.PD.,M.M. Kapal merupakan sarana transportasi yang vital dalam pengangkutan
barang dan penumpang di perairan. Keamanan kapal menjadi aspek kritis yang
harus dijaga, termasuk dalam menghadapi potensi bahaya kebakaran. Faktor yang
melatarbelakangi terjadinya kebakaran kapal akibat kelalaian awak kapal saat
melakukan penggantian alat keselamatan, khususnya life jacket. Pada kapal
penumpang untuk mengevaluasi penyebab kebakaran yang terkait dengan
kelalaian dalam proses penggantian alat keselamatan. Upaya pencegahan dan
penanggulangan yang dilakukan kru kapal sesuai dengan Standar Operasional
Prosedur
Metode penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini bersifat kualitatif. Sumber data utama berasal dari data primer dan data sekunder. Proses
pengumpulan data melibatkan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun
teknik analisis data melibatkan langkah-langkah seperti pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Metode triangulasi digunakan sebagai pendekatan tambahan untuk memastikan
validitas dan keandalan hasil analisis. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor yang menyebabkan terjadinya
kebakaran di kapal KM. Ciremai adalah kelalaian anak buah kapal saat
penggantian tali lampu life jacket dengan korek api dan mengakibatkan kebakaran
kapal yang berada di deck 2. Upaya pencegahan yang dilakukan adalah harus
sering dilakukan latihan-latihan pemadaman api (fire drill) di atas kapal. Pemahaman tentang muster list di karenakan sangat penting untuk memastikan
bahwa awak kapal tahu persis apa yang harus dilakukan dalam situasi darurat dan
dapat berkoordinasi dengan baik untuk memastikan keselamatan semua orang di
kapal. Upaya penanggulangan yang dilakukan yaitu diusahakan untuk tetap
tenang dan tidak panik jika terjadi kebakaran di kapal dan untuk menanggulangi
kebakaran berikutnya yaitu dengan melakukan evaluasi pelatihan kebakara
OPTIMALISASI KERJA FUEL PUMP PADA DIESEL GENERATOR DI MV. APL JEDDAH
ABSTRAKSI
Arifin, Yusup 561911227306 T, 2024, “Optimalisasi Kerja Fuel Pump pada
Diesel Generator di MV APL Jeddah”, Program Diploma IV, Program Studi
Teknika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Dosen Pembimbing I : Dr.
F. Pambudi Widiatmaka, S.T, M.T Pembimbing II : Capt. Anugrah Nur
Prasetyo,M.Si,. M.Mar.
Fuel Pump adalah sebuah komponen pada mesin Diesel generator yang
berfungsi sebagai komponen pendorong bahan bakar bertekanan tinggi menuju
nozzle untuk dikabutkan diruang bakar. Fuel pump bekerja dengan memanfaatkan
dorongan dari camshaft oleh putaran mesin yang diteruskan hingga plunger akan
mendorong bahan bakar dengan tekanan tinggi. Penurunan performa fuel pump
menyebabkan pada proses kerja dari diesel generator menjadi terganggu hingga
daya outputnya tidak mencapai proses kerja yang diharapkan.
Jenis metode penelitian yang digunakan peneliti dalam melakukan
penyusunan skripsi ini menggunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan metode
pendekatan SHEL karena peneliti menganggap lebih kompleks dalam pembahasan.
Metode pengumpulan data menggunakan Triangulasi yaitu obervasi, wawancara
dan studi dokumentasi untuk memperkuat analisis olah data. Tujuan dari penelitian
ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab tidak optimalnya kerja fuel pump pada
diesel generator, dampak yang ditimbulkan dari tidak optimalnya keraj fuel pump
pada diesel generator serta upaya yang dilakukan untuk mengoptimalkan kerja fuel
pump pada diesel generator di MV. APL Jeddah.
Hasil dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan ada beberapa
faktor penyebab tidak optimalnya kerja fuel pump pada diesel generator di MV
APL Jeddah antara lain secara fisik terlihat kondisi fuel pump mengalamai
kebocoran yang disebabkan seal didalam fuel pump yang sudah mengeras dan
kurang presisi karena tidak dilakukannya perawatan. Plunger yang aus
menyebabkan tekanan tekanan bahan bakar menuju nozzle menurun. Kualitas
bahan bakar yang kurang baik juga berpengaruh terhadap kerja fuel pump. Dampak
yang terjadi berupa pembakaran yang kurang maksimal dan menghasilkan daya
mesin kurang baik. Upaya yang dilakukan untuk mengoptimalkan kerja fuel pump
yaitu dengan melakukan overhoule dan melakukan penggantian part yang sudah
mengalami kerusakan/jam kerjanya melewati batas standart. Membersihklan filter
bahan bakar secara berkala waktu agar bahan bakar yang menuju fuel pump dalam
keadaan benar-benar bersih
STRATEGI OPTIMALISASI KINERJA PENDINGIN AIR TAWAR PADA MESIN INDUK DI MT. SUCCESS VICTORY XXXIV
ABSTRAKSI
Putra, Vandy Suko Yulian, 2024, NIT. 561911227281 T, “Strategi Optimalisasi
Kinerja Pendingin Air Tawar Mesin Induk Kapal MT. SUCCES VICTORY
XXXIV”, Skripsi, Program Diploma IV, Program Studi Teknika, Politeknik Ilmu
Pelayaran Semarang, Pembimbing I : Dr. A agus Tjahjono, M. M., M. Mar. E.,
Pembimbing II : Capt. Karolus G Sengadji, M. M., M. H.
Pengoperasian mesin yang melebihi jam kerja, proses perpindahan panas pada
FWC yang tidak maksimal, serta lingkungan laut yang tidak stabil dapat
menyebabkan tersumbatnya saluran pada mesin dan mengakibatkan kenaikan
suhu pada pendingin air tawar, permasalahan ini perlu adanya solusi yang relevan,
sehingga permasalahan dapat diatasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian
kualitatif dengan memanfaatkan metode SWOT dan AHP, penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis permasalahan dan menentukan solusi terkait kenaikan suhu
pada pendingin air tawar terhadap mesin induk kapal MT. SUCCES VICTORY
XXXIV. Dalam metode SWOT peneliti mengumpulkan data menggunakan
kuisioner dengan responden sebanyak 73 taruna dari populasi sebanyak 83 taruna
semester VII PIP Semarang, dan dalam metode AHP peneliti menggunakan
kuisioner dengan 3 responden ahli mesin. Sehingga mendapat hasil penelitian
sebagai berikut : 1) mengetahui penyebab kenaikan suhu pada pendingin air
tawar, yaitu tidak berfungsinya Zink Anode menyebabkan saluran tersumbat, yang
mana fungsi dari komponen ini adalah mengurangi korosi yang dapat
menghambat pendingin air tawar, 2) penentuan keputusan metode SWOT
memberikan solusi dengan melakukan pengecekan dan perawatan mesin secara
berkala, serta melakukan komunikasi yang baik dengan tim, 3) hasil perhitungan
dengan metode AHP menunjukan, prioritas pertama pada kriteria adalah Fresh
Water Tube dengan nilai 0,273, kemudian alternatif solusi yang diberikan untuk
mengatasi permasalahan ini yaitu dengan strategi Renew. Pada perhitungan global
priority menunjukkan hasil bahwa, nilai strategi Renew sebesar 0,494
ANALISIS PENYEBAB PATAHNYA SHAFT IDLE GEAR L.O PUMP AUXILLARY ENGINE PADA KM. ARMADA SERASI
Abstrak- Shaft idle gear pada L.O pump dapat patah karena
beberapa faktor, termasuk kelelahan material akibat
tegangan dan beban berulang-ulang selama operasi. Beban
berlebihan, seperti tekanan sistem yang terlalu tinggi atau
kelebihan viskositas oli, juga dapat menyebabkan patahnya
shaft idle gear. Kelelahan, kontaminasi, keausan, atau
kegagalan sistem pelumas juga dapat berkontribusi pada
kerusakan gear tersebut. Penelitian ini ingin mengetahui
penyebab patahnya shaft idle L.O gear pump pada auxillary
engine pada KM. Armada Serasi dan upaya yang dilakukan
untuk mengatasi patahnya shaft idle L.O gear pump pada
auxilillary engine KM. Armada Serasi.
Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini
adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data
menggunakan gabungan observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Teknik Analisis data kualitatis menggunakan
metode SHEL (Software, Hardware, Environment, Liveware).
Penelitian ini dilaksanakan dan bertempat di KM. Armada
Serasi sebagai tempat peneliti melaksanakan praktik laut
selama 12 bulan.
Dari hasil analisis data yang dilakukan patahnya shaft L.O
gear pump auxillary engine di KM. Armada Serasi
disebabkan oleh bushing aus dan longgarnya woodruff key
shaft driven gear. Upaya yang dilakukan mengganti bushing
yang aus dengan komponen yang baik, dan mengganti
woodruff key shaft driven gear dengan komponen yang baik.
Saran yang peneliti berikan meliputi pengecekan pada
bushing setiap tiga bulan sekali, untuk mencegah terjadinya
aus pada bushing yang menyebabkan patahnya shaft idle
gear L.O pump dan mengencangkan baut woodruff key shaft
driven gear sesuai dengan torsi yang sudah ditentukan agar
baut tidak longgar