40799 research outputs found
Sort by
Penerapan Pendekatan Saintifik dengan Multimedia untuk Meningkatkan Pembelajrn IPS Tema Panas dan Perpindahannya di Kelas V SD Negeri 1 Kutoasari Tahun Ajaran 2018/2019
ABSTRACT Mutiara Anggun Puspitasari. The Application of Scientific Approach with Multimedia to Improve Social Science Learning on the Theme of Heat and and its Displacement in Grade V Students of SD Negeri 1 Kutosari in Academic Year 2018/2019. Thesis, Teacher Training and Education Faculty, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, March 2019. This study aimed: (1) to describe the steps in applying scientific approach with multimedia to improve social science learning on the theme of heat and its displacement, (2) to improve social science learning on the theme of heat and its displacement, and (3) to describe the constraints and solutions to the application of scientific approaches with multimedia in order to improve social science learning the theme of heat and its displacement. This research is a collaborative Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles. Each cycle consists of planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of this study were teachers and fifth grade students of SD Negeri 1 Kutosari, totalling 36 students. Data used were in the form of qualitative and quantitative data. Data collection techniques used observation, interviews, documentation and tests. Data validity used technical triangulation and source triangulation. Data analysis included data reduction, data presentation, and conclusion. The results of this study indicated that (1) the scientific approach with multimedia to enhance social science learning on the theme of heat and its displacement in Grade V students of SD Negeri 1 Kutosari in Academic Year 2018/2019 was carried out by the following steps: (a) observing multimedia, (b) asking based on multimedia, (c) collecting information from multimedia, (d) reasoning/processing information, (e) communicating; (2) the application of the scientific approach with multimedia could improve social science learning on the theme of heat and its displacement in the fifth grade students of SD Negeri 1 Kutosari as evidenced by an increase in the average percentage of activeness attitudes of 86.9% in the first cycle, 89.7% in the second cycle, and an increase in the average percentage of students’ completeness from 87.03% in the first cycle to 92.53% in the second cycle; (3) the obstacles that occurred included: (a) students had difficulty in making conclusion, (b) the teacher gave less reprimand, (c) the teachers did not motivate students, (d) students’ responses were not appropriate, (e) limited learning time, (f) students’ sentences were not quite right. The solutions provided include: (a) teachers guide students to draw conclusions, (b) teachers give reprimands, (c) teachers motivate students, (d) teachers explain how to respond, (e) teachers give effective timing, and (f) teachers guide students to compose response sentences. Therefore, it can be concluded that the application of a scientific approach with multimedia could improve social science learning on the theme of heat and its displacement in the fifth grade students of SD Negeri 1 Kutosari in Academic Year 2018/20019. Keywords: scientific approach, multimedia, heat and its displacemen
Pengaruh Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional, dan Kecerdasan Spiritual terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran Ekonomi pada Peserta Didik Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Bulu Tahun Ajaran 2017/2018
Rizky Sulastyaningrum. K7614046. THE INFLUENCE OF INTELLIGENCE QUOTIENT, EMOTIONAL QUOTIENT, AND SPIRITUAL QUOTIENT TOWARD THE LEARNING ACHIEVEMENT OF ECONOMICS SUBJECT IN CLASS XI SOCIAL SCIENCE PROGRAMS OF SMA NEGERI 1 BULU IN THE ACADEMIC YEAR 2017/2018. Thesis, Surakarta: The Faculty of Teacher Training and Education of Sebelas Maret University, December 2018. The aims of this research are: 1) to determine the influence of intelligence quotient toward the learning achievement of economics in class XI of SMA Negeri 1 Bulu, 2) to determine the influence of emotional quotient toward the learning achievement of economics in class XI of SMA Negeri 1 Bulu, 3) to determine the influence of spiritual quotient toward the learning achievement of economics in class XI of SMA Negeri 1 Bulu, and 4) to determine simultaneous the influence of intelligence quotient, emotional quotient, and spiritual quotient toward the learning achievement of economics in class XI of SMA Negeri 1 Bulu. This research is a quantitive research. The population of the research was class XI in SMA Negeri 1 Bulu in the academic year 2017/2018 as many as 4 classes with a total 151 students. The sampling technique used was probability random sampling. The number of samples was 110 respondents. The data collection methods use were documentation, test, and questionnaire. The data analysis technique used was multiple linier regression. The result of the research shows that the equity of the multiple regression is Y = 37.909 + 1.612 X1 + 0.123 X2 + 0.107 X3. The regression coefficient is positive which means that intelligence quotient, emotional quotient, and spiritual quotient is positively and significantly influential toward the learning achievement of the students. It means that the higher intelligence quotient, emotional quotient, and spiritual quotient is the higher the student’s learning achievement will be. Based on the result of the research, it can be conclude that: (1) intelligence quotient is positively and significantly influential toward the learning achievement of the students which is shown by the probability value of <0,05 (0.000<0.005), (2) emotional quotient is positively and significantly influential toward the learning achievement of the students which is shown by the probability value of <0,05 (0.044<0.005), (3) spiritual quotient is positively and significantly influential toward the learning achievement of the students which is shown by the probability value of <0,05 (0.046<0.005), and (4) intelligence quotient, emotional quotient, and spiritual quotient is positively and significantly influential toward the learning achievement of the students which is shown by the probability value of <0,05 (0.000<0.005). Adjusted R Square value is 78%, it shown that 78% of the learning achievement of the students is influenced by intelligence quotient, emotional quotient, and spiritual quotient, while the rest which is 22% is influenced by other factors not mentioned in this research. Keywords: intelligence quotient, emotional quotient, spiritual quotient, learning achievement
Pengaruh Variasi Lebar Bilah Bambu Terhadap Keruntuhan Geser Balok Bambu Laminasi Dengan Susunan Bilah Vertikal Sebagai Suplemen Bahan Ajar Konstruksi Bambu
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui sifat-sifat fisika dan mekanika bambu petung, yaitu kadar air, kerapatan, kuat tarik sejajar serat, kuat tekan sejajar serat, kuat lentur, kuat geser dan modulus elastisitas terhadap kelas kuat kayu. (2) Mengetahui pengaruh variasi lebar bilah bambu (10 mm, 15 mm, 20 mm) dengan susunan vertikal terhadap modulus elastisitas (MOE), kuat lentur (MOR) dan tegangan geser (τ) bambu laminasi. (3) Mengetahui nilai optimal variasi lebar bilah bambu dengan susunan vertikal terhadap modulus elastisitas (MOE), kuat lentur (MOR) dan tegangan geser (τ) bambu laminasi. (4) Mengetahui nilai optimal variasi lebar bilah bambu dengan susunan vertikal modulus elastisitas (MOE), kuat lentur (MOR) dan tegangan geser (τ) bambu laminasi terhadap kelas kuat kayu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen dan teknik analisis data menggunakan analisis regresi sederhana. Variabel yang mempengaruhi dalam penelitian ini adalah (1) variabel bebas / independen : variasi lebar bilah bambu (10 mm, 15 mm, 20 mm) dengan susunan vertikal. (2) variabel terikat / dependen : modulus elastisitas, kuat lentur dan tegangan geser. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa, (1) sifat fisika dan mekanika bambu petung termasuk dalam kelas kuat kayu II. (2) penggunaan variasi lebar bilah bambu (10 mm, 15 mm, 20 mm) dengan susunan vertikal berpengaruh terhadap nilai modulus elastisitas (MOE), kuat lentur (MOR) dan tegangan geser (τ). (3) Nilai optimal modulus elastisitas (MOE) menggunakan variasi lebar bilah bambu 10 mm sebesar 6492,60 MPa. Nilai optimal kuat lentur (MOR) menggunakan variasi lebar bilah bambu 15 mm sebesar 69,44 Mpa. Nilai optimal tegangan geser (τ) menggunakan variasi lebar bilah bambu 15 mm sebesar 6,94 Mpa. (4) Nilai optimal variasi lebar bilah bambu dengan susunan vertikal modulus elastisitas (MOE), kuat lentur (MOR) dan tegangan geser (τ) bambu laminasi termasuk dalam kelas kuat kayu III
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Komputer pada Mata Pelajaran Konstruksi Beton Bertulang
Tujuan penelitian: (1) mengetahui prosedur pengembangan media pembelajaran berbasis komputer pada mata pelajaran konstruksi beton bertulang; (2) mengetahui kelayakan pengembangan media pembelajaran berbasis komputer pada mata pelajaran konstruksi beton bertulang. Metode penelitian ini menggunakan penelitian dan pengembangan dengan model Borg dan Gall dimana pengembangan media pembelajaran menggunakan Microsoft Excel 2013. Subjek penelitian yaitu siswa kelas XI TKBB SMK Negeri 2 Surakarta tahun pelajaran 2017/2018. Instrumen penelitian ini yaitu media pembelajaran yang dikonsultasikan kepada para ahli melalui alpha test, selain itu ada Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), soal pretest, dan posttest yang digunakan pada beta test dan uji skala kecil. Uji validitas instrumen dilakukan dengan konsultasi. Pengolahan hasil alpha test, beta test, dan uji skala kecil dilakukan dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian: (1) prosedur pengembangan berpedoman pada model Borg dan Gall, namun sampai pada tahap ketiga yaitu pengembangan produk awal dari 10 tahap yang ada; (2) berdasarkan hasil akhir alpha test rata-rata persentase kelayakan media sebesar 85,67% (kategori layak). Berdasarkan hasil uji skala kecil menunjukkan terdapat perubahan persentase siswa lulus sebesar 22,22%, dari 48,15% pada nilai mentah KD 3.2 menjadi 70,37% setelah menggunakan media pembelajaran. Sehingga media pembelajaran layak dan dapat diterapkan dalam pembelajaran konstruksi beton bertulang KD 3.3
Pengaruh Penggunaan Model Teams Games Tournament (TGT) dan Model Pembelajaran Konvensional Terhadap Hasil Belajar Sejarah Ditinjau dari Minat Belajar pada Siswa Kelas XI IPS MAN 1 Surakarta Tahun Pelajaran 2017/2018
The research aimed to examine whether or not there was (1) a difference influence of TGT model and conventional model towards history learning outcomes; (2) a difference influence of TGT model and conventional model towards history learning outcomes in groups of students with high learning interest; (3) a difference influence of TGT model and conventional model towards history learning outcomes in groups of students with low learning interest; (4) the interaction between learning model and student’s learning interest towards history learning outcomes in the 11th grade students of IPS MAN 1 Surakarta. The population of this research was 11th grade students of IPS MAN 1 Surakarta. XI IPS 1 and XI IPS 5 class were selected as the sample through simple random sampling. The research used experimental method with 2x2 factorial design. Data were collected by means of test for the data of history learning outcomes and questionnaire for student’s learning interest data. Those data were analyzed with two-way anava test with different content of cell, followed with double comparison of Scheffe method level of significance 0,05. The result showed that (1) there were significance differences between TGT and conventional model towards history learning outcomes (Fhitung=38,24 > F0,05;2;64=4,00). The students taught with TGT had better history learning outcomes than who were taught with conventional model; (2) there were significance differences between TGT and conventional model towards history learning outcomes in groups of students with high learning interest (Fhitung=69,37 > F0,05;2;64=4,00). TGT gave a better influence than conventional model towards history learning outcomes in groups of students with high learning interest. (3) there were significance differences between TGT and conventional model towards history learning outcomes in groups of students with low learning interest (Fhitung=15,95 > F0,05;2;64=4,00). TGT gave a better influence than conventional model towards history learning outcomes in groups of students with low learning interest. (4) there was interaction between learning model and student’s learning interest towards history learning outcomes (Fhitung=4,735> F0,05;2;64 = 3,14). Keywords: Teams Games Tournament (TGT), conventional, learning interest, history learning outcome
Kualitas Organoleptik Telur Ayam yang Mendapat Pakan dengan Kombinasi Suplementasi Tepung Purslane (Portulaca oleraceae) dan Vitamin E
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kombinasi suplementasi tepung purslane (Portulaca oleraceae) sebagai sumber asam lemak omega-3 dan vitamin E dalam pakan ayam petelur terhadap kualitas organoleptik telur rebus. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan November 2017 di Dukuh Dondong, Sambirejo, Jumantono, Karanganyar dan Laboratorium Industri Pengolahan Hasil Ternak Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Bahan penelitian ini menggunakan telur dari hasil ayam petelur cokelat Lohmann brown sebanyak 125 ekor yang diberi perlakuan pakan berbasis jagung dan kedelai dengan sumber energi 45,493%, protein kasar 17,724%, lemak kasar 6,108% dengan kombinasi suplementasi tepung purslane 0 (P0), 5 (P1), 5 (P2), 10 (P3) dan 10% (P4) dan level vitamin E 0,023 dan 0,045%. Sampel telur diambil untuk uji organoleptik pada hari ke-29 masa pemeliharaan. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa suplementasi tepung purslane sampai 10% tidak memberikan pengaruh terhadap aroma, warna, tekstur, rasa, aftertaste, cita rasa, off-flavour telur rebus (p>0,05). Hasil uji hedonik juga menunjukkan bahwa suplementasi tepung purslane tidak memberikan pengaruh (p>0,05) terhadap aroma, warna, tekstur, rasa, cita rasa dan overall. Kesimpulan penelitian ini adalah telur yang mendapatkan suplementasi tepung purslane sampai level 10% dan vitamin E 0,045% tidak memberikan pengaruh negatif terhadap kualitas organoleptik telur. Kata kunci: portulaca oleraceae, vitamin E, kuning telur, organoleptik ORGANOLEPTIC QUALITY OF CHICKEN EGGS WHO GET FEED WITH COMBINATION OF PURSLANE MEAL SUPPLEMENTATION (Portulaca oleraceae) AND VITAMIN E Najidah Hakim Fauziah H0514070 ABSTRACT This study aims to evaluate the effect of combination purslane meal supplementation (Portulaca oleraceae) as a source of omega-3 fatty acids and vitamin E in laying chicken feed to organoleptic quality of boiled eggs. This research was conducted from March to November 2017 at Dondong, Sambirejo, Jumantono, Karanganyar and Animal Production Processing Laboratory of Animal Husbandry Program, Faculty of Agriculture, Sebelas Maret University Surakarta. This research material uses eggs from Lohmann brown as much as 125 heads treated with corn and soybean based feed with energy source 45,493%, crude protein 17,724%, coarse fat 6,108% with combination of purslane meal suplementation 0 (P0), 5 (P1), 5 (P2), 10 (P3) and 10% (P4) and vitamin E levels of 0.023 and 0.045%. The egg sample was taken for organoleptic test on the 29th day of maintenance period. The result of descriptive analysis showed that supplementation of purslane meal up to 10% did not give effect to aroma, colour, texture, taste, aftertaste, flavour, off-flavour boiled egg (p> 0,05). The results of the hedonic test also showed that purslane meal supplementation had no effect (p> 0.05) on aroma, colour, texture, flavour, taste and overall. The conclusion of this research is eggs that get purslane meal suplementation to level 10% and vitamin E 0,045% did not give negative effect to organoleptic quality of boiled eggs. Keywords: Portulaca oleraceae, vitamin E, egg yolk, organolepti
PENGEMBANGAN BUKU TEKS APRESIASI PUISI BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER PADA MATA KULIAH APRESIASI PUISI DI PRODI S-1 PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA PERGURUAN TINGGI DI JAWA TENGAH DAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (DIY)
The article aims to: (1) explore the current features of poetry appreciation textbook utilized by a number of Higher Education institutions in Central Java and Special Region of Yogyakarta; (2) explore the lecturers and students’ requirements for poetry appreciation textbook in a number of Higher Education institutions in Central Java and Special Region of Yogyakarta; (3) develop a poetry appreciation textbook with the implementation of character education values in a number of Higher Education institutions in Central Java and Special Region of Yogyakarta; and (4) reveal the effectiveness of character education-based poetry appreciation textbook in a number of Higher Education institutions in Central Java and Special Region of Yogyakarta. The study deployed Borg and Gall’s procedure which was modified into three stages, including: (1) preliminary study (exploration); (2) model development; and (3) experiment. The preliminary study (exploration) covered the analysis to the previous poetry appreciation textbook’ features based on the lecturers and students’ need analysis for the implementation of character education in the poetry appreciation textbook. The development stage included (a) draft design, (b) FGD, (c) expert judgment, (d) limited experiment, and (e) wide-range experiment. Meanwhile, the experiment deployed One-Way ANOVA formula. The findings revealed that: (1) six Higher Education institutions involved in the study utilized the poetry appreciation textbook with no character education implementation feature; (2) the lecturers and students urgently required character education-based poetry appreciation textbook; (3) a gradual development was deployed in arranging the poetry appreciation textbook, which included draft designing, FGD, expert judgment, limited experiment, and wide-range experiment. The previous draft earned a number of recommendations from the academicians at the FGD. Meanwhile, the expert judgment produced a contextual draft of the poetry appreciation textbook. The limited experiment revealed that the character education-based poetry appreciation textbook contained easy-to-understand features as the material source for the lectures. Meanwhile, the wide-range experiment showed that the Non-Independent Sample T-Test produced Tcalc = 11.496 with Sig = 0.000 < 0.05. The calculation implied that character education-based textbook was appropriate for the Higher Education level; (4) The F-Test proved the effectiveness of the character education-based poetry appreciation textbook, as Fcalc = 3.763 with Sig = 0.0001 < 0.0
Perlindungan Hukum Pencipta Karya Sinematografi terhadap Pelanggaran Hak Cipta Melalui Situs Streaming dan Unduh Gratis di Era Revolusi Industri 4.0
Penelitian ini bertujuan mengkaji permasalahan, pertama mengenai status kepemilikan karya sinematografi di internet, mengingat bahwa semakin banyaknya penggunaan internet yang menimbulkan adanya kepemilikan virtual bagi pihak yang mengunggah data atau dokumen elektronik ke internet. Kedua terkait dengan perlindungan hukum yang diberikan kepada pencipta karya sinematografi terhadap terjadinya pelanggaran hak cipta di era revolusi industri 4.0, mengingat pelanggaran ini telah bergeser ke dunia maya dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi yang berkembang pesat. Penelitian ini merupakan penelitian normatif dengan pendekatan undangundang. Sumber bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Teknik pengumpulan data yang dilakukan peneliti adalah studi kepustakaan dengan menggunakan metode deduktif.. Hasil penelitian menunjukan bahwa status kepemilikan karya sinematografi di internet tetaplah ada pada diri pencipta atau pemegang hak cipta. Meskipun karya tersebut telah ditransmisikan dan didistribusikan ke suatu laman oleh orang lain tidak lantas menjadikannya menjadi milik orang yang mengunggah karya tersebut, karena apa yang dilakukannya adalah perbuatan yang tanpa hak dan melanggar hak pencipta. Pemanfaatan internet yang semakin besar di era revolusi industri, menuntut adanya perkembangan perlindungan hukum yang responsif terhadap fenomena ini. Perlindungan hukum yang diberikan pemerintah melalui UndangUndang Hak Cipta secara keseluruhan telah sesuai dengan perkembangan revolusi industri 4.0, tetapi masih terdapat beberapa hal yang belum jelas dan perlu disempurnakan
Perspektif Indonesia untuk Keselamatan Pelayaran di Selat Malaka dan Singapura berdasarkan Cooperative Mechanism
Selat Malaka dan Singapura merupakan salah satu selat yang penting untuk pelayaran dan perdagangan internasional yang dilalui kurang lebih 60.000 kapal setiap tahunnya. Dengan lalu lintasnya yang padat dan kondisi geografis yang sempit, dangkal dan berkelok-kelok menjadikan selat rentan terhadap risiko terjadinya kecelakaan sehingga perlunya negara pantai untuk mengelola keselamatan pelayaran di Selat Malaka dan Singapura. Indonesia yang merupakan salah satu negara pantai memiliki kewajiban dan tanggung jawab dalam menjaga keselamatan jalur pelayaran, dengan harapan keselamatan pada jalur pelayaran di Selat Malaka dan Singapura dapat diwujudkan secara berkelanjutan. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui arti penting Selat Malaka dan Singapura bagi Indonesia serta untuk mengetahui seberapa jauh keterlibatan dan peran Indonesia sebagai upaya dalam rangka turut serta menjaga keselamatan pelayaran di Selat Malaka dan Singapura melalui Cooperative Mechanism. Pada penelitian ini, penulis menggunakan teori liberalisme dan konsep kerjasama internasional. Penelitian ini juga menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif melibatkan empat proses, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer yang diperoleh melalui wawancara dan data sekunder berupa studi pustaka. Hasil temuan dari penelitian ini adalah bahwa upaya Indonesia menjaga keselamatan pelayaran di Selat Malaka dan Singapura melalui Cooperative Mechanism adalah melalui inisiatif proyek-proyek untuk penggantian dan pemeliharaan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran di Selat Malaka dan Singapura, penggantian Sarana Bantu Navigasi Pelayaran yang rusak karena bencana tsunami tahun 2014 dan studi cetak biru perkembangan masa depan keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan laut di Selat Malaka dan Singapura dan juga menjelaskan penurunan kecelakaan laut di Selat Malaka dan Singapura
Pengaruh Profesionalisme Guru Bersertifikasi terhadap Hasil Belajar Peserta Didik di SDN se-Dabin IV Kecamatan Kebumen Tahun Ajaran 2018/2019
ABSTRAK Ashlihatul Istiqomah Arrobiah. K7115029. PENGARUH PROFESIONALISME GURU BERSERTIFIKASI TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DI SDN SE-DABIN IV KECAMATAN KEBUMEN TAHUN AJARAN 2018/2019. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Maret 2019. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan ada tidaknya pengaruh antara profesionalisme guru bersertifikasi terhadap hasil belajar peserta didik di SDN seDabin IV Kecamatan Kebumen tahun ajaran 2018/2019. Populasi pada penelitian ini yaitu semua peserta didik kelas V SDN se-Dabin IV Kecamatan Kebumen yang diajar oleh guru bersertifikasi dan menggunakan Kurikulum Tematik pada tahun ajaran 2018/2019 sebanyak 225. Sampel pada penelitian ini yaitu 138 peserta didik kelas V pada 4 SDN dari 8 SDN di Dabin IV Kecamatan Kebumen yang diambil secara acak dengan teknik pengambilan cluster random sampling menggunakan bantuan aplikasi SPSS versi 18. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan metode penelitian correlational (korelasi). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan tes. Angket digunakan untuk pengumpulan data penelitian pada variabel bebas yaitu profesionalisme guru bersertifikasi sedangkan tes digunakan untuk mengumpulkan data pada variabel terikat yaitu hasil belajar IPS. Analisis data menggunakan aplikasi SPSS versi 18. Analisis data yang digunakan yaitu uji korelasi sederhana, regresi sederhana dan sumbangan efektif (SE) dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara profesionalisme guru bersertifikasi terhadap hasil belajar dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai koefisien regresi sebesar 0,195, artinya terdapat pengaruh yang positif antara profesionalisme guru bersertifikasi dan hasil belajar peserta didik kelas V yang menunjukkan semakin tinggi profesionalisme guru bersertifikasi maka semakin tinggi pula hasil belajarnya, begitupun sebaliknya. Nilai korelasi sebesar 0,835 yang berarti korelasi antara kedua variabel sangat kuat. Nilai sumbangan efektif variabel profesionalisme guru bersertifikasi terhadap hasil belajar yaitu 62% dan sisanya 38% dipengaruhi oleh faktor lain. Dengan demikian hipotesis alternatif (H1) diterima. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara profesionalisme guru bersertifikasi dan terhadap hasil belajar peserta didik di SDN se-Dabin IV Kecamatan Kebumen tahun ajaran 2018/2019. Guru lebih aktif untuk mengikuti dan mencari kegiatan untuk mengasah soft skill agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik sehingga hasil belajar peserta didik meningkat dan kualitas pendidikan semakin membaik. Kata Kunci: profesionalisme guru, sertifikasi guru, hasil belaja