Sebelas Maret University

Sebelas Maret Institutional Repository
Not a member yet
    40799 research outputs found

    Hubungan antara Penyesuaian Diri dan Dukungan Teman Sebaya dengan Motivasi Berprestasi Siswa Kelas X IPS SMA N 1 Karanganyar

    Get PDF
    Uut Agustin. K8414054. HUBUNGAN ANTARA PENYESUAIAN DIRI DAN DUKUNGAN TEMAN SEBAYA DENGAN MOTIVASI BERPRESTASI SISWA KELAS X IPS SMA N 1 KARANGANYAR. Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Oktober 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Hubungan antara penyesuaian diri dengan motivasi berprestasi siswa kelas X IPS SMA N 1 Karanganyar. (2) Hubungan antara dukungan teman sebaya dengan motivasi berprestasi siswa kelas X IPS SMA N 1 Karanganyar. (3) Hubungan antara penyesuaian diri dan dukungan teman sebaya dengan motivasi berprestasi siswa kelas X IPS SMA N 1 Karanganyar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IPS di SMA N 1 Karanganyar sebanyak 140 siswa. Sampel diambil dengan menggunakan teknik random sampling tipe pengundian pengembalian sebanyak 50 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis statistik dengan teknik regresi ganda. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Hipotesis “Terdapat hubungan positif yang signifikan antara penyesuaian diri dengan motivasi berprestasi siswa kelas X IPS SMA N 1 Karanganyar” diterima. Hal tersebut dapat dilihat berdasarkan hasil penghitungan uji korelasi diperoleh rx1y = 0,986 dan nilai ρ = 0,000. (2) Hipotesis “Terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan teman sebaya dengan motivasi berprestasi siswa kelas X IPS SMA N 1 Karanganyar” diterima. Hal tersebut dapat dilihat berdasarkan hasil penghitungan uji korelasi diperoleh hasil rx2y = 0,994 dan ρ = 0,000. (3) Hipotesis “Terdapat hubungan positif yang signifikan antara penyesuaian diri dan dukungan teman sebaya dengan motivasi berprestasi siswa kelas X IPS SMA N 1 Karanganyar” diterima. Hal tersebut dapat dilihat berdasarkan hasil penghitungan uji korelasi ry(1,2) = 0,995 dan nilai ρ = 0,000. Kata kunci : Penyesuaian Diri, Dukungan Teman Sebaya, dan Motivasi Berprestas

    Pengaruh Pembelajaran Kewirausahaan dan Bimbingan Karir terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa Pendidikan Ekonomi di Universitas Sebelas Maret pada Era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)

    Get PDF
    ABSTRAK Ulfa Lufiana. K7413165. PENGARUH PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN DAN BIMBINGAN KARIR TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI DI UNIVERSITAS SEBELAS MARET PADA ERA MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA). Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, 24 Oktober 2018. Penelitian ini dilakukan guna mengetahui ada atau tidaknya: (1) pengaruh pembelajaran Kewirausahaan terhadap minat berwirausaha mahasiswa FKIP program studi Pendidikan Ekonomi di Universitas Sebelas Maret Surakarta pada era MEA, (2) pengaruh pembelajaran Bimbingan Karir terhadap minat berwirausaha mahasiswa FKIP program studi Pendidikan Ekonomi di Universitas Sebelas Maret Surakarta pada era MEA, dan (3) pengaruh pembelajaran Kewirausahaan dan Bimbingan Karir terhadap minat berwirausaha mahasiswa FKIP program studi Pendidikan Ekonomi di Universitas Sebelas Maret Surakarta pada era MEA. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian adalah seluruh mahasiswa Pendidikan Ekonomi angkatan 2014 Universitas Sebelas Maret Surakarta berjumlah 57 mahasiswa. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan teknik kuesioner untuk mengetahui pembelajaran Kewirausahaan dan Bimbingan Karir dalam menumbuhkan minat berwirausaha pada era MEA. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan pembelajaran Kewirausahaan terhadap minat berwirausaha mahasiswa Pendidikan Ekonomi pada era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dengan nilai kontribusi parsial sebesar 37,33%, (2) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan pembelajaran Bimbingan Karir terhadap minat berwirausaha mahasiswa Pendidikan Ekonomi pada era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dengan nilai kontribusi parsial sebesar 11,49%, dan (3) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan pembelajaran Kewirausahaan dan pembelajaran Bimbingan Karir secara bersama-sama terhadap minat berwirausaha mahasiswa Pendidikan Ekonomi pada era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dengan nilai kontribusi simultan sebesar 43,5%. Kata Kunci: Pembelajaran Kewirausahaan, Pembelajaran Bimbingan Karir, dan Minat Berwirausaha pada era MEA

    Efektivitas Penggunaan Media Boneka Jari Terhadap Kejujuran Anak

    Get PDF
    Anisa Rizki Zamrani, K8114006. EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA BONEKA JARI TERHADAP KEJUJURAN ANAK. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret, Desember 2018 Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penggunaan media boneka jari terhadap kejujuran anak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Experimental Design dengan design Nonequivalent Control Group Design. Populasi dan sampel penelitian ini sejumlah 26 anak kelompok B usia 5-6 tahun di TK Kemala Bhayangkari 55 Surakarta dan TK Islam Bakti IX Surakarta.teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh. Validitas instrumen menggunakna validitas konstrak. Data dikumpukan dengan observasi untuk mengukur kejujuran anak. Analisis data menggunakan t-test dengan SPSS 20 for windows. Hasil analisis data pada uji independent sample t-test menunjukkan ratarata pretest pada kelompok eksperimen 21,69 dan rata-rata posttest kelompok eksperimen 25,00 sedangkan nilai rata-rata kelompok kontrol dari 21,15 pada saat pretest meningkat menjadi 23,15 pada saat posttest. Analisis data menunjukkan bahwa nilai signifikansi 0,002 dimana dasar pengambilan keputusan jika nilai signifikansi ρ > 0,05. Hasil analisis data menunjukkan terdapat efektivitas penggunaan media boneka jari terhadap kejujuran anak. Kata kunci : boneka jari, kejujuran anak, anak usia 5-6 tahu

    Perbedaan Prestasi Belajar Ditinjau dari Tipe Kepribadian Siswa Kelas IV SDN se-Kecamatan Kebumen

    Get PDF
    ABSTRAK Hani Oktavia Kurnianingsih. PERBEDAAN PRESTASI BELAJAR DITINJAU DARI TIPE KEPRIBADIAN SISWA KELAS IV SDN SEKECAMATAN KEBUMEN. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Februari 2019. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan tipe kepribadian yang memberikan pengaruh lebih baik terhadap prestasi belajar siswa kelas IV SDN se-Kecamatan Kebumen tahun 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian komparasi. Populasi yang digunakan adalah seluruh siswa kelas IV SDN se-Kecamatan Kebumen yang sudah menggunakan Kurikulum 2013 pada tahun 2017/2018 yang berjumlah 1345 siswa dari 47 sekolah dasar. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV di sebelas SDN se-Kecamatan Kebumen yang dipilih secara acak dengan teknik pengambilan sampel cluster random sampling dengan bantuan aplikasi Statistical Product and Serice Solution (SPSS) versi 21. Pengumpulan data dilaksanakan dengan teknik angket untuk data tipe kepribadian siswa dan teknik dokumentasi untuk data prestasi belajar siswa. Analisis data menggunakan uji independent sample t test dengan taraf signifikansi 0,05 (5 %). Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara prestasi belajar siswa yang berkepribadian introvert dan prestasi belajar siswa yang berkepribadian extrovert (nilai Sig. 0,000 t tabel (1,9674)) serta tipe kepribadian introvert memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap prestasi belajar siswa kelas IV SDN se-Kecamatan Kebumen tahun 2017/2018 (rata-rata prestasi belajar siswa introvert yaitu 81,60 dan rata-rata prestasi belajar siswa extrovert yaitu 78,91). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara prestasi belajar siswa yang berkepribadian introvert dan prestasi belajar siswa yang berkepribadian extrovert serta tipe kepribadian introvert memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap prestasi belajar siswa kelas IV SDN se-Kecamatan Kebumen tahun 2017/2018. Kata Kunci: tipe kepribadian introvert, extrovert, prestasi belajar ABSTRACT Hani Oktavia Kurnianingsih. THE DIFFERENCES OF LEARNING ACHIEVEMENTS ARE REVIEWED FROM THE TYPE OF PERSONALITY OF THE FOURTH GRADE STUDENTS OF ELEMENTARY SCHOOLS IN KEBUMEN SUB-DISTRICT. Thesis, Teacher Training and Education Faculty, Universitas Sebelas Maret Surakarta. February 2019. This research aimed to find a personality type that gives a better influence on the learning achievement of the fourth grade students of elementary schools in Kebumen sub-district in Academic Year 2017/2018. This research is a quantitative research with comparative method. The population in this research included all fourth grade students of elementary schools in Kebumen sub-district which had used 2013 Curriculum in Academic Year 2017/2018 totalling 1345 students from 47 elementary schools. The samples of this research were fourth grade students in eleven elementary schools in Kebumen sub-district randomly selected with cluster random sampling technique with the help application of Statistical Product and Serice Solution (SPSS) version 21. The data were collected by questionnaire technique to collect data of student personality type and by using document to collect data of students’ learning achievement. Data were analyzed by using independent sample t test with significance level of 0.05 (5 %). The results of this research indicated that there were significant differences between the learning achievements of introvert students and the learning achievements of extrovert students (Sig. 0.000 t table (1.9674)) and introvert personality type had a better influence on the learning achievement of the fourth grade students of elementary schools in Kebumen sub-district in Academic Year 2017/2018 (the average learning achievements of introvert students was 81.60 and the average learning achievements of extrovert students was 78.91). Based on the results of this research, it can be concluded that there were significant differences between the learning achievements of introvert students and the learning achievements of students who have extrovert personality and introvert personality types showed a better influence on the learning achievements of the fourth grade students of elementary schools in Kebumen sub-district in Academic Year 2017/2018. Keywords: introvert, extrovert personality type, learning achievemen

    Needs Analysis of English for Airport Check-in Staff

    Get PDF
    ABSTRACT Initiating research studies about English for airlines especially ground handling and evaluation about English skill among airport check in staff which are very few, this study is aimed at: (1) investigating English needed by airport check-in staff; (2) finding out how English for airlines in a training center prepares the students to be able to communicate using English; and (3) revealing training gaps between what is taught and what is needed in workplace. This need analysis study employs qualitative approach. This research takes place in two primary sites: an airlines training center in Surakarta, and in an international airport in the same city from October to November 2018. Data are collected through observation, interview, interview by phone, group discussion, and document analysis. Data are analyzed using qualitative data analysis model by Creswell (2013) including data preparation, reading, coding, interrelating, and interpreting. Data are also supported by phone interview with ten other check-in staff from different airports in Indonesia. The results of this study show some facts. First, airport check in staff need English for communicating with passengers in doing these following tasks: 1) greeting, 2) checking travel documents, 3) baggage profiling, 4) dealing with passengers’ seats 5) asking passenger’s health condition, 6) giving flight information, 7) handing boarding documents, 8) giving information about airport and its facilities, 9) directing passengers for the next point, 10) closing conversation. From ten competencies, it is found that the staff still have problems in English communication in some aspects, mainly: listening process, explaining, and negotiating. Second, English for airlines purposes in the related training center has not taught all those ten aforementioned tasks in the classroom. Therefore, this study contributes ideas for curriculum and material development, also initiates further research about English communication skills among employees working in companies involving English as tool of communication. Keywords: needs analysis, check-in, airport staff, English for Airlines

    Analisis Penataan Ruang Kantor Dinas Pendidikan Surakarta dalam Mencapai Efisiensi Kerja Pegawai(Studi Kasus di Kantor Dinas Pendidikan Surakarta Tahun 2018)

    Get PDF
    ABSTRAK Mutiah. K7514041. ANALISIS PENATAAN RUANG KANTOR DINAS PENDIDIKAN SURAKARTA DALAM MENCAPAI EFISIENSI KERJA PEGAWAI (Studi Kasus di Kantor Dinas Pendidikan Surakarta Tahun 2018). Skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Januari 2019. Tujuan penelitian ini adalah (1) Kondisi penataan ruang kantor Dinas Pendidikan Kota Surakarta, (2) hambatan-hambatan yang dihadapi dalam penataan ruang kantor di Dinas Pendidikan Kota Surakarta dalam mencapai efisiensi kerja pegawai, (3) solusi apa yang dapat dilaksanakan dan digunakan untuk menyelesaikan hambatan-hambatan tata ruang kantor Dinas Pendidikan Kota Surakarta untuk mencapai efisiensi kerja pegawai. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data yang digunakan adalah informan, tempat dan peristiwa, serta arsip atau dokumen. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik uji validitas data yang digunakan adalah trianggulasi sumber dan trianggulasi metode. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa (1) Kantor Dinas Pendidikan Surakarta masih menghadapi beberapa masalah tata ruang kantor, seperti tidak ada sekat untuk ruang Kepala Subbagian, dokumen yang tidak tertata dengan baik; (2) Hambatan yang dihadapi Dinas Pendidikan Surakarta dalam hal tata letak kantor, seperti dalam mengatur meja kerja; kurangnya ruang untuk penyimpanan arsip dan furnitur tambahan yang tidak terpakai, sehingga itu bisa mengurangi kenyamanan karyawan; (3) Dalam hal mengatasi hambatan yang ada, kantor Dinas Pendidikan Surakarta telah melakukan beberapa upaya seperti: mengusulkan untuk pengadaan barang (filling cabinet dan arsip rak); mengurangi meja kerja yang tidak terpakai dan mengatur ulang meja kerja, sehingga dapat meningkatkan kenyamana kerja pegawai; (4) Dalam hal menentukan tata letak kantor terbuka, memasang pembatas antara pimpinan dan bawahan belum dilakukan, akan tetapi pencahayaan, sirkulasi udara, keamanan, kebersihan dan keindahan, kantor Dinas Pendidikan Surakarta sudah memberikan kenyamanan bagi pegawai. Kata kunci: penataan ruang kantor, dinas pendidikan surakarta, efisiensi kerja pegawa

    Kekuatan Buku Letter C Sebagai Alat Pembuktian Dalam Pendaftaran Jual Beli Hak Atas Tanah

    Get PDF
    Rinto Nur Utomo. S351602039. Kekuatan Buku Letter C Sebagai Alat Pembuktian Dalam Pendaftaran Jual Beli Hak Atas Tanag. Tahun 2018. Program Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penulisan hukum ihni meneliti tentang: (1) Keabsahan jual beli hak atas tanah berdasarkan buku letter C. (2) Kekuatan buku letter C sebagai alat pembuktian dalam pendaftaran jual beli hak atas tanah. penelitian hukum ini dalam penelitian ini menggunakan metode normatif, dengan menggunakan pendekatan penelitian Perundang-undangan dan konseptual. sumber bahan hukum ini meliputi bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Teknik pengumpulan bahan hukum menggunakan studi pustaka. Beberapa fakta hukum dimintakan klasifikasi kepada Pejabat dari Kantor Pertanahan Kabupaten Sleman, Kantor Kelurahan Sendang Tirto, Kantor PPAT dan Pengadilan Negeri Kabupaten Sleman. Teknik analisis menggunakan metode deduksi silogisme deduksi dan interprestasi. Tujuan penelitian inib adalah memberikan preskripsi mengenai, (1) Keabsahan jual beli hak atas tanah berdasarkan buku letter C. (2) Kekuatan buku letter C sebagai alat pembuktian dalam pendaftaran jual beli hak atas tanah. Penulisan hukum iniu memberikan saran kepada: (1) Pihak pembeli untuk dapat berhati-hati terhadap keberadaan letter C dalam melakukan jual beli hak atas tanah. (2) Kepada pihak perbankkan diperlukan keberadaannnya dalam hal pemberian kredit yang dapat membantu masalah keuangan tetapi sebaiknya pencairan kredit tersebut dilakukan tidak sepenuhnya melainkan mungkin hanya 1/3 (satu per tiga) dari nilai plafon kredit dikarenakan belum selesainya jual beli hak atas tanah. Kata kunci: Buku Letter C, Alat Bukti, Pendaftaran Jual Beli Hak Atas Tanah

    Identifikasi Miskonsepsi Pada Materi Asam Basa Menggunakan Tes Diagnostik Two-Tier Dengan Model Mental Pada Siswa Kelas XII MIPA SMA N 1 Sragen Tahun Ajaran 2018/2019

    Get PDF
    ABSTRAK Didik Mukti Nugroho. K3314013. IDENTIFIKASI MISKONSEPSI PADA MATERI ASAM BASA MENGGUNAKAN TES DIAGNOSTIK TWO-TIER DENGAN MODEL MENTAL PADA SISWA KELAS XII MIPA SMA N 1 SRAGEN TAHUN AJARAN 2018/2019. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kimia Universitas Sebelas Maret Surakarta, Januari 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mendiagnosis siswa yang mengalami miskonsepsi dalam materi pokok asam basa dan mengidentifikasi miskonsepsi yang terjadi dalam konsep asam basa pada siswa kelas XII MIPA SMA N 1 Sragen tahun ajaran 2018/2019. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Sampel dalam penelitian terdiri dari 62 siswa. Data penelitian tentang miskonsepsi diperoleh dari tes diagnostik miskonsepsi two tier dengan opened reasoning dan model mental. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa sebanyak 49% dari 62 siswa SMA kelas XII di SMA Negeri Sragen mengalami miskonsepsi pada materi Asam Basa pada sub-konsep yang berbeda-beda. Sedangkan siswa yang paham konsep sebesar 8% dari 62 siswa. Selain itu, juga terdapat 19 % siswa yang paham sebagian. Siswa yang menebak dalam jawaban tes diagnostik ada 20% sedangkan 2% siswa mengalami eror saat menjawab dan 2% siswa tidak paham konsep asam basa. Hasil identifikasi mengenai letak miskonsepsi yang dialami oleh siswa kelas XII di SMA Negeri 1 Sragen pada tiap sub konsep dalam materi Asam Basa dari yang tertinggi adalah sebagai berikut: 1) Pada sub konsep sifat elektrolit dan nonelektrolit pada larutan asam basa yaitu sebesar 90,32%. 2) Pada sub konsep larutan asam dan basa yaitu sebesar 75,81%. 3) Pada sub konsep asam kuat dan asam lemah.yaitu sebesar 66,13%. 4) Pada sub konsep reaksi netralisasi yaitu sebesar 48,79%. 5) Pada sub konsep kekuatan asam basa yaitu sebesar 31,45%. 6) Pada sub konsep perkembangan teori asam basa yaitu sebesar 14,52%. Kata kunci : Miskonsepsi, Asam dan Basa, Model Mental, Two tie

    IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG NOMOR 2 TAHUN 2011 TENTANG PERUBAHAN UNDANG-UNDANG NOMOR 2 TAHUN 2008 TENTANG PARTAI POLITIK TERKAIT KADERISASI POLITIK OLEH PARTAI POLITIK ( PERBANDINGAN KADERISASI POLITIK ANTARA PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN DAN PARTAI GERAKAN INDONESIA RAYA DI KOTA SURAKARTA)

    Get PDF
    ABSTRAK Mardon Widiyanto. 2014. E0014251. IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG NOMOR 2 TAHUN 2011 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 2 TAHUN 2008 TENTANG PARTAI POLITIK TERKAIT KADERISASI POLITIK OLEH PARTAI POLITIK (PERBANDINGAN KADERISASI POLITIK ANTARA PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN DAN PARTAI GERAKAN INDONESIA RAYA DI KOTA SURAKARTA”. Penulisan Hukum (Skripsi). Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret. Penelitian ini mengkaji permasalahan yang pertama, bagaimana pengaturan kaderisasi politik di Undang-Undang Nomor 2 tahun 2011 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 Tentang Partai Politik berkaitan dengan Kaderisasi Politik oleh Partai Politik, yang kedua bagaimana implementasi Undang-Undang Nomor 2 tahun 2011 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 2 tahun 2008 tentang partai politik terkait kaderisasi politik oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) di Kota Surakarta, yang ketiga apa saja hambatan yang ddalam implementasi kaderisasi politik oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) di Surakarta. Penelitian ini adalah penelitian hukum normatif-empiris. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan hukum, pendekatan kasus, dan pendekatan perbandingan. Tipe data sekunder meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi literatur dan studi lapangan, instrumen penelitian dalam bentuk undang-undang yang berkaitan dengan perbandingan regenerasi politik antara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (GENRINDRA) di Surakarta. Hasil penelitian yang pertama, dari pengaturan-pengaturan sebelumnya, pengaturan mengenai kaderisasi politik tidak diatur secara tertulis dan mulai Undang-Undang ini diatur pengaturan kaderisasi politik walaupun tidak secara terperinci. Perbedaan dalam meimplementasikan pengaturan tersebut, terkait Kaderisasi Politik tersebut. tidak ada hambatan yang dialami dalam pelaksanaan kaderisasi politik. Namun, secara umum disetiap partai pasti akan mengalami kendala-kendala yang sering kali menghambat kinerja partai dalam melakukan kaderisasi. yang pertama kemampuan daya tangkap masyarakat yang beragam, yang kedua pola pikir masyarakat hanya terfokus pada kesejahteraan, yang ketiga kemampuan komunikasi kader yang berbeda-beda berdampak pada hasil yang berbeda-beda pula, yang keempat kesibukan para kader di luar kegiatan partai juga terkadang menghambat proses pelaksanaan kegiatan pendidikan kader Kata Kunci : Partai Politik, Kaderisasi Politi

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANALISIS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI KONSEP MOL KELAS X SMA NEGERI 1 BOYOLALI TAHUN AJARAN 2017/2018.

    Get PDF
    =ABSTRAK Reti Prabaraita Nurisah. K3314045. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANALISIS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI KONSEP MOL KELAS X SMA NEGERI 1 BOYOLALI TAHUN AJARAN 2017/2018. Skripsi. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret. Desember 2018. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan : (1) kemampuan analisis kemampuan analisis siswa pada materi konsep mol kelas X SMA Negeri 1 Boyolali Tahun Ajaran 2017/2018 dengan penerapan model pembelajaran Discovery Learning berbantuan Lembar Kerja Siswa (LKS) dan (2) prestasi belajar siswa pada materi konsep mol kelas X SMA Negeri 1 Boyolali Tahun Ajaran 2017/2018 dengan penerapan model pembelajaran Discovery Learning berbantuan LKS. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklusnya terdapat empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA 1 SMA Negeri 1 Boyolali tahun ajaran 2017/2018. Data yang diperoleh berupa kemampuan analisis dan prestasi belajar (aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan). Sumber data adalah guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan tes dan nontes, selanjutnya data dianalisis secara deskriptif kualitatif Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Penerapan model pembelajaran Discovery Learning berbantuan LKS dapat meningkatkan kemampuan analisis siswa pada materi konsep mol kelas X SMA Negeri 1 Boyolali Tahun Ajaran 2017/2018 dengan persentase capaian kemampuan analisis siswa meningkat dari 0% pada siklus I menjadi 75% pada siklus II dan telah mencapai target yaitu 60% dan (2) Penerapan model pembelajaran Discovery Learning berbantuan LKS dapat meningkatkan prestasi belajar kimia siswa pada materi konsep mol kelas X SMA Negeri 1 Boyolali Tahun Ajaran 2017/2018. Prestasi belajar aspek pengetahuan meningkat dari 7% pada siklus I menjadi 75% pada siklus II dan telah mencapai target yaitu 60%. Prestasi belajar aspek sikap pada siklus I sudah mencapai target sebesar 100% sehingga tidak dilanjutkan pada siklus II, sedangkan prestasi belajar aspek keterampilan pada siklus I sudah mencapai target pula yaitu 100% sehingga tidak dilanjutkan pada siklus II, dimana prestasi belajar aspek sikap dan keterampilan memiliki target capaian sebesar 70%. Kata Kunci: Penelitian Tindakan Kelas, Discovery Learning, Kemampuan Analisis, Prestasi Belajar, Konsep Mol

    40,495

    full texts

    40,799

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Sebelas Maret Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇