Sebelas Maret University

Sebelas Maret Institutional Repository
Not a member yet
    40799 research outputs found

    PERAN HIDDEN CURRICULUM PEMBELAJARAN BERBASIS ALAM DALAM MEMBENTUK PERILAKU KERUANGAN PESERTA DIDIK SEKOLAH LANJUTAN-SEKOLAH ALAM BENGAWAN SOLO TAHUN AJARAN 2018/2019, KECAMATAN JUWIRING, KABUPATEN KLATEN (KAJIAN FENOMENOLOGIS)

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis: (1) kurikulum tertulis dan hidden curriculum pembelajaran berbasis alam di Sekolah Lanjutan-Sekolah Alam Bengawan; (2) peningkatan hasil belajar peserta didik pada materi manusia dan lingkungan dalam membentuk perilaku keruangan; (3) perilaku keruangan peserta didik Sekolah Lanjutan-Sekolah Alam Bengawan; (4) faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan perilaku keruangan di Sekolah Lanjutan-Sekolah Alam Bengawan. Penelitian ini menggunakan metode kombinasi (mixed methode) dengan Sequential Exploratory Design. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis Interpretative Fenomenologycal Analysis, analisis N-Gain, analisis Distribusi Frekuensi, dan analisis Interaktif. Berdasar analisis data, disimpulkan bahwa (1) Sekolah Lanjutan-Sekolah Alam Bengawan tidak memiliki kurikulum tertulis tetapi memiliki hidden curriculum dalam aspek tujuan pendirian sekolah, sistem pembelajaran kontekstual, manajemen pembelajaran humanistik, kemandirian belajar peserta didik; (2) terdapat N-Gain peningkatan hasil belajar pretest dengan posttest melalui model pembelajaran Head Number Together di kelas VII sebesar 0,387, kelas VIII 0,667 dan kelas IX sebesar 1; (3) perilaku keruangan peserta didik SL-SABS masuk kategori tinggi melalui model pembelajaran Technical Learning; (4) faktor yang mempengaruhi membentuk perilaku keruangan peserta didik berasal dari faktor internal yaitu pengalaman pribadi dan jenis kelamin, faktor eksternal lembaga sekolah berupa ideologi lingkungan guru dan profesionalisme guru, serta faktor non-lembaga sekolah yaitu dukungan orang tua dan media onlin

    Translating and Assessing Indonesian Folktales to Students from Japan, China, South Korea and Translating Brochure and Website Contents in the Union Institute of Language in Brisbane, Australia

    Full text link
    This final report is written based on the internship program at Union Institute of Language in Brisbane, Australia. It started from August 26 to September 18, 2018. The objective of this final report is to describe the activities during the internship at Union Institute of Language in Brisbane, Australia. The writer did two kinds of internship activities, those were main activities and secondary activities. The main activities were translating and assessing Indonesian folktales and presenting them to students from Japan, China, and South Korea as well as translating procedural documents such as the official brochure and website contents of Union Institute of Language from English to Bahasa Indonesia. The secondary activities were classes provided by UIL about how to do a presentation, write a resume, curriculum vitae and report, and prepare for a job interview. The writer also visited a variety of Australian business and education providers. There were some problems the writer faced during the process of this internship including bad internet connections, difficulties in managing assignments due to deadlines, the lack of photo editing ability, and finding equivalent words in translating documents from English to Indonesian. The strategies the writer applied to solve those difficulties were buying an Australian SIM card in order to have my own hotspot, continuing the task at home or on weekends, operating the easiest photo editing software, using online and offline dictionaries, searching explanations on journals or specific websites, and discussing the translation with internship partners and supervisor

    Studi Kasus Tentang Kemampuan Berpikir Komputasi Melalui Pembelajaran Robotika dengan Pendekatan Konstruktivisme Pada Mahasiswa Prodi PTIK UNS

    Full text link
    ABSTRAK Feri Ardiana Aristawati. K3514020. STUDI KASUS TENTANG KEMAMPUAN BERPIKIR KOMPUTASI MELALUI PEMBELAJARAN ROBOTIKA DENGAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME PADA MAHASISWA PRODI PTIK UNS. Skripsi. Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Desember 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pembelajaran robotika dengan pendekatan konstruktivisme dalam penelitian ini dan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan berpikir komputasi partisipan melalui pembelajaran robotika dengan pendekatan konstruktivisme. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data berasal dari 8 orang mahasiswa yang diambil dengan teknik purposive sampling dengan syarat partisipan sudah menyelesaikan mata kuliah pemrograman dasar. Data yang diambil berupa data observasi, wawancara dan dokumen algoritma serta pemrograman. Teknik uji validitas data dengan triangulasi dan dianalisis menggunakan analisis interaktif. Berdasarkan data yang diperoleh dari penelitian, dapat disimpulkan bahwa: 1) Prosedur pembelajaran robotika dengan pendekatan konstruktivisme yang dilakukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: a) melibatkan secara aktif partisipan dalam melakukan perancangan robot b) melakukan penulisan algoritma dan pemrograman blok dengan memanfaatkan pengetahuan tentang konsep pemrograman dasar c) melakukan pengujian pemrograman robot d) wawancara refleksi tentang keseluruhan pembelajaran 2) Kemampuan berpikir komputasi partisipan melalui pembelajaran robotika degan pendekatan konstruktivisme adalah sebagai berikut: a) 6 dari 8 partisipan membutuhkan waktu menggunakan kode yang relevan, b) 8 partisipan mampu mencapai kemampuan generalisasi dengan mengaitkan pembelajaran dengan pemanfaatan di dunia nyata, c) 5 dari 8 partisipan mampu mencapai kemampuan algoritma dengan menyusun algoritma permasalahan dan menerjemahkan ke dalam pemrograman blok, d) 7 dari 8 mampu mencapai kemamupuan modularitas dengan memanfatkan kode yang sudah ada untuk digunakan dalam permasalahan selanjutnya, e) 3 dari 8 partisipan mampu mencapai kemampuan dekomposisi dengan memecahkan persoalan perakitan dan algoritma menjadi bagian yang lebih kecil. yang lebih panjang untuk mencapai kemampuan abstraksi dengan cara Kata Kunci : Konstruktivisme, Robotika, Berpikir Komputasi, Computational Thinking, CT, Abstraksi, Dekomposisi, Generalisasi, Algoritma, Modularitas

    ANALISIS PRODUKTIVITAS DAN NILAI EKONOMI PENGGUNAAN DINDING BETON RINGAN INTERLOCKING H-BRICK BERBAHAN TAMBAH LIMBAH STYROFOAM KEMASAN MAKANAN DAN FLY ASH

    Full text link
    Semakin pesatnya pertumbuhan penduduk mengakibatkan tingginya kebutuhan rumah hunian yang berpengaruh pada tingginya kebutuhan material penyusun konstruksi rumah, termasuk material penyusun dinding. Banyaknya limbah yang tidak dapat didaur ulang, timbul sebuah pemikiran untuk memanfaatkan limbah styrofoam kemasan makanan fly ash sebagai bahan tambah pembuatan beton ringan berbentuk h-brick. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbandingan produktivitas beton ringan interlocking h-brick dengan bata merah dan beton ringan persegi, (2) perbandingan indeks produktivitas pemasangan dinding beton ringan interlocking h-brick dengan bata merah dan beton ringan persegi, dan (3) nilai ekonomi dinding beton ringan interlocking h-brick dengan bahan penyusun limbah styrofoam kemasan makanan dan fly ash. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Beton ringan interlocking h-brick dibuat dengan menambahkan 1% limbah styrofoam kemasan makanan dari berat total agregat dan 10% fly ash dari semen. Benda uji dibuat berbentuk h-brick dengan ukuran 40 cm x 20 cm x 10 cm dan dilakukan pengujian pemasangan dilapangan dengan durasi 10 menit. Pengujian dilakukan dengan membandingkan produktivitas pemasangan dinding beton ringan interlocking h-brick dengan dinding bata merah dan beton ringan persegi. Material bata merah dan beton ringan persegi diperoleh dari pasaran. Berdasarkan hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa, (1) produktivitas tertinggi pada proses pemasangan dinding beton ringan h-brick sebesar 141,68 m²/hari, beton ringan persegi 48,44 m²/hari dan bata merah 18,90 m²/hari, (2) indeks produktivitas pemasangan dinding tertinggi dinding bata merah yaitu 0,055 Orang Hari (OH), indeks produktivitas beton ringan persegi 0,021 OH, sedangkan pemasangan dinding beton ringan h-brick menempati indeks produktivitas terendah yakni 0,007 OH, (3) biaya tukang untuk pemasangan beton ringan h-brick seluas 1 m² adalah Rp. 145.857,80 lebih ekonomis dibandingkan dengan beton ringan persegi Rp. 152.029,64, dan pemasangan dinding bata merah Rp. 154.027,56. Kata kunci: Produktivitas, nilai ekonomi, beton ringan interlocking h-brick, styrofoam, fly ash

    Pengaruh Penerapan Kombinasi Model Problem Based Learning (PBL) Dan Think Pair Share (TPS) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Pembelajaran Akuntansi

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji ada tidaknya pengaruh penerapan kombinasi model Problem Based Learning dan Think Pair Share terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Akuntansi. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X, XI, dan XII program keahlian Akuntansi. Sampel yang terpilih adalah siswa kelas X Akuntansi 1 dan X Akuntansi 2 dengan teknik pengambilan sampel Cluster Sampling (Area Sampling). Pengumpulan data menggunakan tes. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial (uji prasyarat analisis dan uji hipotesis). Keabsahan data diperoleh melalui uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan penerapan kombinasi model Problem Based Learning (PBL) dan Think Pair Share (TPS) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa yang dibuktikan dengan perolehan nilai uji t = 16,333 (p = 0,000). Kata Kunci : Problem Based Learning, Think Pair Share, Kemampuan Berpikir Kritis

    Pengaruh Minat Membaca dan Kreativitas Belajar terhadap Pemahaman Akuntansi Keuangan Mahasiswa Pendidikan Akuntansi UNS

    Full text link
    Vika Apriliasari. PENGARUH MINAT MEMBACA DAN KREATIVITAS BELAJAR TERHADAP PEMAHAMAN AKUNTANSI KEUANGAN MAHASISWA PENDIDIKAN AKUNTANSI UNIVERSITAS SEBELAS MARET. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret. November 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya (1) pengaruh yang positif dan signifikan antara minat membaca terhadap pemahaman akuntansi keuangan mahasiswa Pendidikan Akuntansi UNS; (2) pengaruh yang positif dan signifikan antara kreativitas belajar terhadap pemahaman akuntansi keuangan mahasiswa Pendidikan Akuntansi UNS; (3) pengaruh yang positif dan signifikan antara minat membaca dan kreativitas belajar terhadap pemahaman akuntansi keuangan mahasiswa Pendidikan Akuntansi UNS. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Akuntansi UNS angkatan 2014, 2015, 2016 dan 2017 yaitu sebanyak 256 mahasiswa. Sampel yang terpilih dengan teknik pengambilan sampel proportional stratified random sampling yaitu sebanyak 156 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan tes. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan uji regresi linear berganda dengan taraf signifikansi 0,05 data yang diolah dengan bantuan program pengolahan data Statistical Product and Service Solution (SPSS) versi 24. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan antara minat membaca terhadap pemahaman akuntansi keuangan mahasiswa Pendidikan Akuntansi UNS. Hal ini ditunjukkan dengan nilai signifikansi pada uji t sebesar 0,001 (p < 0,05); (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kreativitas belajar terhadap pemahaman akuntansi keuangan mahasiswa Pendidikan Akuntansi UNS. Hal ini ditunjukkan dengan nilai signifikansi pada uji t sebesar 0,000 (p < 0,05); (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan antara minat membaca dan kreativitas belajar terhadap pemahaman akuntansi keuangan mahasiswa Pendidikan Akuntansi UNS. Hal ini ditunjukkan dengan nilai signifikansi pada uji F 0,000 (p < 0,05) Kata Kunci : Minat membaca, kreativitas belajar, pemahaman akuntansi keuanga

    PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE (PAP) BERBANTUAN MODUL KOMIK PADA MATA PELAJARAN MENGELOLA KAS KECIL KELAS XI AP 2 SMK KRISTEN 1 SURAKARTA

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan motivasi belajar mengelola kas kecil melalui penerapan model pembelajaran Picture and Picture berbantuan media pembelajaran modul komik. Jenis Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan selama dua siklus, dengan tiap siklus terdiri dari atas perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI Administrasi Perkantoran SMK Kristen 1 Surakarta yang berjumlah 18 siswa. Sumber data berasal dari informan, peristiwa, dan dokumen. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan angket. Analisis data menggunakan statistik deskriptif untuk data kuantitatif dan model interaktif untuk data kualitatif. Indikator kinerja peneliian untuk motivasi belajar ditetapkan sebesar 69%. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Picture and Picture berbantuan media pembelajaran modul komik dapat meningkatkan motivasi belajar mengelola kas kecil. Peningkatan motivasi belajar ditunjukkan dari persentase rata-rata indikator motivasi belajar pada siklus I dari hasil angket 73,32% dan observasi sebesar 71,94% , sedangkan pada siklus II dari hasil angket sebesar 85,16% dan observasi sebesar 84,45%

    PENGEMBANGAN SILABUS PEMBELAJARAN BERBASIS LINGKUNGAN PADA KURIKULUM 2013 UNTUK MENINGKATKAN SIKAP KEPEDULIAN LINGKUNGAN ALAM SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk; (1) mengetahui kebutuhan akan pengembangan syllabus berbasis lingkungan di sekolah dasar, (2) mengembangkan perangkat pembelajaran khususnya silabus berbasis lingkungan serta mengetahui tingkat kelayakannya, dan (3) mengukur keefektifan silabus pembelajaran berbasis lingkungan yang telah dikembangkan dalam meningkatkan sikap kepedulian lingkungan alam siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R & D). Prosedur pengembangan silabus dengan menggunakan desain pengembangan model ADDIE (analisis, design, developement, implementation, evaluation). Pada tahap Analisis peneliti melakuakn Studi awal, wawancara, observasi dan triangulasi data. Tahap Desain digunakan untuk merancang draf awal (prototype) yang diawali dengan pengumpulan KD dari berbagai muatan pembelajaran. Tahap pengembangan meliputi validasi para ahli kurikulum dan materi atau bahasa serta pengujian kelayakan silabus dengan berbagai pengujian Tahap evaluasi dilakukan dengan menguji keefektifan silabus pembelajaran berbasis lingkungan dalam meningkatkan sikap kepedulian lingkungan alam pada tema 8 “Daerah tempat tinggalku “ di sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelayakan silabus pembelajaran berbasis lingkungan sangat baik berdasarkan penilaian para ahli. Moyoritas ahli kurikulum menyatakan category baik (74,7%) sedangkan penilaian ahli materi juga menyatakan kategori baik (70,4 %). Silabus pembelajaran berbasis lingkungan yang dikembangkan terdiri dari 3 bagian yaitu 1) pendahuluan yang meliputi perihal tentang silabus , Kompetensi Dasar, Materi pokok kelas IV, Mekanisme dan langkah pengembangan silabus .2) Isi yang meliputi penjabaran dari silabus berbasis lingkungan dengan mengikuti sub tema – sub tema dalam tema 8 “ Daerah Tempat Tinggalku “.3) Penutup atau Lampiran yang berisi kata kerja operasional dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP ). Hasil uji keefektifan silabus pembelajaran berbasis lingkungan pada tema 8 menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar yan signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hasil uji coba silabus menggunakan uji t sample bebas diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen 51,20, yang mana lebih unggul daripada kelas kontrol (43.20) dengan nilai signifikasni (2-tailed) 0,024. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan silabus yang dimodifikasi dengan berbasis lingkungan lebih efektif meningkatkan hasil belajar serta meningkatkan sikap kepedulian lingkungan dibanding silabus yang disediakan pemerintah

    TINJAUAN YURIDIS TENTANG PERJANJIAN KERJASAMA KEMITRAAN (STUDI KASUS DI BROWNIES CINTA CABANG SRAGEN)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian pelaksanaan perjanjian kerjasama kemitraan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 1997 Tentang Kemitraan juncto Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2013 Tentang Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan mengetahui permasalahan yang timbul dalam pelaksanaan perjanjian kerjasama kemitraan Brownies Cinta Cabang Sragen beserta penyelesaiannya. Obyek penelitian kerjasama kemitraan dilakukan di Brownies Cinta Cabang Sragen. Penulisan hukum dalam penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian hukum empiris, yaitu penelitian yang berawal dari meneliti data sekunder, untuk kemudian dilanjutkan dengan penelitian terhadap data primer di lapangan, atau terhadap masyarakat. Hasil penelitian diketahui bahwa pelaksanaan perjanjian kerjasama kemitraan yang dilakukan oleh Brownies Cinta Cabang Sragen tidak memenuhi satu ketentuan dari isi perjanjian kemitraan yang telah ditetapkan di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2013, isi perjanjian kerjasama kemitraan Brownies Cinta Cabang Sragen hanya memuat kriteria kegiatan usaha, jangka waktu kontrak, dan penyelesaian perselisihan. Dalam perjanjian tidak adanya ketentuan mengenai bentuk pengembangan. Serta muncul kelemahan dalam isi surat perjanjian kerjasama kemitraan yaitu surat perjanjian kerjasama Brownies Cinta Cabang Sragen belum dalam bentuk akta otentik. Penyelesaian masalah tersebut dengan pihak pemilik Brownies Cinta dapat mengubah bentuk surat perjanjian kerjasama yang awalnya akta dibawah tangan menjadi akta otentik yang dibuat dihadapan pejabat yang berwenang misalnya Notaris, agar keabsahan akta perjanjian kerjasama dapat terjamin dan mengantisipasi apabila ada pihak yang mengingkari isi dari perjanjian tersebut. Kata Kunci : Brownies Cinta; Kemitraan; Usaha Mikro Kecil dan Menenga

    TANGGUNG JAWAB NOTARIS PEMEGANG PROTOKOL NOTARIS LAIN YANG BERUMUR 25 TAHUN ATAU LEBIH

    Full text link
    Tujuan penelitian dan penulisan tesis ini untuk mengetahui tanggung jawab Notaris pemegang Protokol terhadap Protokol Notaris yang berumur 25 (dua puluh lima) tahun atau lebih. Untuk mencapai tujuan tersebut maka dilakukan penelitian hukum normative. Jenis data yang digunakan adalah data Notaris sebagai pemegang protokol dalam Pasal 63 ayat (5) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris mencantumkan bahwa terhadap Protokol Notaris yang pada saat penyerahannya kepada Notaris pemegang Protokol berumur 25 (dua puluh lima) tahun atau lebih diserahkan kepada Majelis Pengawas Daerah. Berkaitan dengan ketentuan tersebut maka muncul permasalahan, apakah ketentuan tersebut wajib dilakukan oleh Notaris pemegang protokol, dan siapa yang berwenang dalam pengeluaran Grosse, Salinan maupun akta atas minuta dari protokol yang berumur 25 (dua puluh lima) tahun atau lebih tersebut. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh penulis, Penyerahan protokol Notaris yang berumur 25 (dua puluh lima) tahun kepada Majelis Pengawas Daerah tersebut sifatnya untuk menjadikan Protokol Notaris dapat disimpan di satu tempat yang aman dan dapat dipelihara dengan benar, karena berkaitan dengan Protokol Notaris tersebut adalah sebuah alat bukti otentik, dimana minuta akta yang disimpan dalam protokol Notaris tersebut bisa kapan saja dibutuhkan oleh pihak-pihak yang berkepentingan untuk dijadikan alat bukti, karena Notaris, Notaris pengganti dan Pejabat Sementara Notaris berkewajiban serta bertanggungjawab secara penuh terhadap setiap akta yang dibuatnya, meskipun Protokol Notaris telah diserahkan atau dipindahkan kepada pihak penyimpan Protokol Notaris. Terkait dengan kewenangan pengeluaran Grosse, Salinan dan Kutipan akta, maka tergantung terhadap Majelis Pengawas Daerah, karena berdasarkan Pasal 70 huruf e Undang-Undang Nomr 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris yaitu Majelis Pengawas Daerah berwenang menentukan tempat penyimpanan Protokol Notaris yang pada saat penyerahannya berumur 25 (dua puluh lima) tahun atau lebih. Maka apabila Protoko tersebut tetap disimpan oleh Notaris pemegang Protokol yang pertama, maka dialah yang berwenang mengeluarkan grosse, Salinan dan kutipan akta, namun jika Protokol Notaris tersebut disimpan di Kantor Majelis Pengawas Daerah maka yang berwenang adalah Majelis Pengawas Daerah. Berkaitan hal tersebut diatas maka sebaiknya perlu dibuat aturan yang lebih detail mengenai penyimpanan Protokol Notaris yang berumur 25 (dua puluh lima) tahun atau lebih dan pengeluaran grosse, salinan dan kutipan akta atas minuta akta dari Protokol Notaris yang berumur 25 (dua puluh lima) tahun atau lebih. Kata Kunci : Notaris, Protokol Notaris, Tanggung Jawa

    40,495

    full texts

    40,799

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Sebelas Maret Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇