40799 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN DAN PENERAPAN MODEL OPTIMASI JUMLAH REPETISI PELATIHAN INDUSTRI BERBASIS BIAYA KUALITAS DAN KURVA BELAJAR
One of the prominent factors in an operation skill training is repetition of action. The number of repetition has to be determined in such a way so that the training can be cost-effective. This study proposes a mathematical model to determine the optimal number of repetition in an operation skill training by considering the cost. The model was developed based on the concept of cost of quality and the learning curve. In this model, the level of skill is measured based on how fast a trainee perform a certain operation. The model can also be used to estimate the cost of training and to design the training’s target. A case study in a twist drill manual-sharpening training program was conducted to show the implementation of the model. Based on the case study, it was found that the optimal number of repetition was 26 with 14 minutes target of operation time and $ 264 of training cost. This study provides an alternative solution to optimize the operation skill training by not only prioritizing the proficiency but also considering the cost-effectiveness aspect
PENGARUH EFIKASI DIRI TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS IV SD SEGUGUS RUJAKBELING TAHUN AJARAN 2018/2019
ABSTRACT Febriana Setyowati. THE EFFECT OF SELF-EFICACY ON MATHEMATICAL LEARNING OUTCOMES IN CLASS IV SD STUDENTS OF RUJAKBELING KECAMATAN KEBUMEN-KABUPATEN KEBUMEN ACADEMIC YEAR 2018/2019. Thesis, Teacher Training and Education Faculty, Sebelas Maret University, Surakarta. March 2019. This study aims to prove the presence or absence of a positive effect of self-efficacy on the mathematics learning outcomes of elementary school students in the Rujakbeling 2018/2019 class and the amount of self-efficacy contributions of elementary school students in the Rujakbeling class for the 2018/2019 academic year. The population of this study were all fourth grade students of elementary school as a group of Rujakbeling Kebumen Subdistrict, Kebumen District Academic Year 2018/2019 with a total of 151 students. The sample of this study was grade IV students in the Rujakbeling group with 110 students calculated using the Slovin formula and taken randomly using the proportionalate stratified random sampling technique. This study uses the post-facto method. Data collection was done by questionnaire technique to obtain data on variables of self-efficacy and test techniques to obtain data on student mathematics learning outcomes. Data analysis using simple linear regression test. The results of this study are as follows. First, self-efficacy has a positive and significant effect on the mathematics learning outcomes of class IV students in the Rujakbeling Group with the regression equation model Y = -3,054 + 0,185X which is statistically significant with tcount = 4,251 > t table = 1,982. Second, self-efficacy contributes 14.3% to the mathematics learning outcomes of fourth grade elementary school students, while the remaining 85.7% is influenced by other variables not discussed in this study, namely interest, talent, creativity, discipline, motivation and locus of control. Keywords: self efficacy, learning outcomes, mathematic
Hubungan Sosial Ekonomi,Pengetahuan dan Dukungan Keluarga dengan Kadar Gula Darah pada DM tipe 2
ABSTRACT Ratna Herawati Prabowo. S521408006. 2018. The Association between Social Economic Factors, Patient’s Knowledge , Family Support with Blood Sugar Level in Type 2 Diabetes Mellitus (DM) Patients.THESIS. Supervisor I: Dr.Eti Poncorini, dr.M.Pd. Supervisor II: Dr. Sugiarto, dr. Sp.PD- KEMD_FINASIM. Family Medicine Study Program. Post Graduate Program, Sebelas Maret University Surakarta. Background: Diabetes mellitus is a group of metabolic diseases characterized by hyperglycemia. According to the WHO, the incidence rate of DM has increased. This is due to a lack of knowledge for DM occurrence management and lifestyle changes. The purpose of this study is to analyze the association between social economic factors, patient’s knowledge and family support with the blood sugar level in type 2 DM patients at the Jebres sub-district health center Surakarta. Subjects and Methods: The study was conducted at Sibela health center and Ngoresan health center Surakarta, with research subjects as many as 100 DM patients. The research design was cross sectional approach with purposive sampling technique. The research instruments used were questionnaires and spectrophotometers. To analyze the association between social economic variables, patient’s knowledge and family support with blood sugar levels chi square test and logistic regression are used. Results: The results of the study were 88 people have low education, 12 people have high education. People with low income were 52 people, while those with high income were 48 people. Light activities at work were experienced by 52 people, while strenuous activities were experienced by 48 people.Less knowledge belongs to 34 people, while good knowledge belongs to 66. Less family support were 42 people, good support were 58 people. High blood sugar levels were found on 24 people, while low blood sugar levels were found on 76 people. The results of statistical tests using chi square were that therewas an association between patient’s knowledge (p = 0.001) and family support (p = 0, 017) with blood sugar levels, while the results of statistical tests of social economic factors were that there was no association between social economic factors(education, p = 0.176; income, p = 0.238; work activity, p = 0.488) with blood sugar levels. The results of the analysis with logistic regression showed that there was an association between knowledge (OR = 0.867; p = 0.001) and family support (OR = 0.997; p = 0.042) with blood sugar level in type 2 DM patients. Conclusion: There is a significant association between patient’s knowledge and family support with blood sugar level in patients with type 2 diabetes mellitus whereas there is no significant association between social economic factors with blood sugar level in patients with type 2 diabetes mellitus. Keywords: Social economic factors, knowledge, family support, blood sugar levels, type 2 DM patients
HUBUNGAN ANTARA PEMAHAMAN AKUNTANSI, KEPRIBADIAN, DAN PENGALAMAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI DENGAN PERENCANAAN KARIER BIDANG AKUNTANSI PADA SISWA PROGRAM KEAHLIAN AKUNTANSI DI SMK WIKARYA KARANGANYAR
ABSTRAK Tri Wulandari. HUBUNGAN ANTARA PEMAHAMAN AKUNTANSI, KEPRIBADIAN, DAN PENGALAMAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI DENGAN PERENCANAAN KARIER BIDANG AKUNTANSI PADA SISWA PROGRAM KEAHLIAN AKUNTANSI DI SMK WIKARYA KARANGANYAR. Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Desember 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hubungan antara pemahaman akuntansi dengan perencanaan karier bidang akuntansi siswa program keahlian akuntansi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Wikarya Karanganyar; (2) hubungan antara kepribadian dengan perencanaan karier bidang akuntansi siswa program keahlian akuntansi di SMK Wikarya Karanganyar; (3) hubungan antara pengalaman praktik kerja industri dengan perencanaan karier bidang akuntansi siswa program keahlian akuntansi di SMK Wikarya Karanganyar; (4) hubungan antara pemahaman akuntansi, kepribadian, dan pengalaman praktik kerja industri dengan perencanaan karier bidang akuntasi siswa program keahlian akuntansi di SMK Wikarya Karanganyar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI program keahlian akuntansi SMK Wikarya Karanganyar sebanyak 36 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tes dan kuesioner. Uji validitas dan reliabilitas instrumen dilakukan di SMK Taman Siswa Sukoharjo. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Data diolah dengan bantuan program pengolahan data SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pemahaman akuntansi dengan perencanaan karier bidang akuntansi pada siswa program keahlian akuntansi di SMK Wikarya Karanganyar yang ditunjukkan dengan nilai signifikansi uji t sebesar 0,008 (p < 0,05); (2) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kepribadian dengan perencanaan karier bidang akuntansi pada siswa program keahlian akuntansi di SMK Wikarya Karanganyar yang ditunjukkan dengan nilai signifikansi uji t sebesar 0,036 (p < 0,05); (3) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pengalaman praktik kerja industri dengan perencanaan karier bidang akuntansi pada siswa program keahlian akuntansi di SMK Wikarya Karanganyar yang ditunjukkan dengan nilai signifikansi uji t sebesar 0,014 (p < 0,05); (4) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pemahaman akuntansi, kepribadian, dan pengalaman praktik kerja industri dengan perencanaan karier bidang akuntasi pada siswa program keahlian akuntansi di SMK Wikarya Karanganyar yang ditunjukkan dengan persamaan garis regresi Y = 0,764 + 0,529 X1 + 0,324 X2 + 0,402 X3 yang signifikan secara statistik. Variabel didalam perencanaan karier bidang akuntansi ditentukan oleh pemahaman akuntansi, kepribadian dan pengalaman praktik kerja industri sebesar 46,50% sementara yang 53,50% ditentukan oleh faktor lain. Kata Kunci: pemahaman akuntansi, kepribadian, pengalaman kerja, perencanaan karier bidang akuntans
Analisis Upaya Hukum Kasasi Terhadap Putusan Judex Facti Menyatakan Surat Dakwaan Tidak Dapat Diterima Dalam Perkara Penganiayaan (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 289K/PID/2017)
Vanessa Surya Swastika Kurniawati. E0015411. ANALISIS UPAYA HUKUM KASASI TERHADAP PUTUSAN JUDEX FACTI MENYATAKAN SURAT DAKWAAN TIDAK DAPAT DITERIMA DALAM PERKARA PENGANIAYAAN (STUDI PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 289K/PID/2017). Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret. Penelitian ini bertujuan menganalisis isu hukum untuk mengetahui upaya hukum Kasasi oleh Penuntut Umum terhadap putusan Judex Facti menyatakan surat dakwaan tidak dapat diterima dalam perkara penganiayaan serta pertimbangan Mahkamah Agung dalam mengabulkan permohonan Kasasi. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian hukum normatif bersifat preskriptif dan terapan. Sumber bahan hukum yang digunakan yaitu bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Teknik pengumpulan sumber penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan/dokumen. Teknik analisis bahan hukum menggunakan metode silogisme dengan menggunakan pola berpikir deduktif, dari pengajuan premis mayor dan premis minor saling dihubungkan untuk ditarik konklusi. Hasil penelitian ini, telah diketahui bahwa upaya Kasasi Penuntut Umum atas dasar Judex Facti Pengadilan Negeri menyatakan surat dakwaan tidak dapat diterima telah sesuai dengan ketentuan Pasal 253 ayat (1) huruf a KUHAP Judex Facti telah salah menerapkan peraturan hukum atau menerapkan peraturan hukum tidak sebagaimana mestinya. Serta pertimbangan Judex Juris mengabulkan permohonan Kasasi Penuntut Umum dan membatalkan putusan Pengadilan Negeri Menggala Nomor 381/Pid.B/2016/PN.Mgl tanggal 23 Januari 2017, mengadili sendiri Terdakwa dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan dan dikenakan sanksi pidana penjara selama 2 (dua) bulan dengan masa penahanan yang telah dijalani dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan. Telah sesuai dengan ketentuan Pasal 255 ayat (1) jo Pasal 193 ayat (1) KUHAP. Kata Kunci: surat dakwaan tidak diterima, kasasi, penganiayaa
PENGARUH PENERAPAN MODEL COOPERATIVE PROBLEM BASED LEARNING (CPBL) DISERTAI SCAFFOLDING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR ILMIAH SISWA KELAS XI MIPA DI KAWASAN PESISIR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menguji pengaruh model pembelajaran Cooperative Problem Based Learning (CPBL) disertai Scaffolding terhadap kemampuan berpikir ilmiah siswa kelas XI di daerah pesisir, Daerah Istimewa Yogyakarta; (2) menguji pengaruh Kawasan pesisir terhadap kemampuan berpikir ilmiah siswa kelas XI MIPA; (3) mengetahui interaksi antara model pembelajaran CPBL disertai Scaffolding , dan kawasan pesisir terhadap kemampuan berpikir ilmiah siswa. Penelitian merupakan penelitian eksperimen (experimental research). Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IPA yaitu SMA Negeri 1 Panggang, SMA Negeri 1 Srandakan, dan SMA Negeri 1 Temon. Subyek penelitian kemudian dibagi menjadi kelas kontrol dan kelas eksperimen. Variabel bebas dari penelitian eksperimen ini yaitu model pembelajaran. Kelas Eksperimen menggunakan model pembelajaran CPBL disertai scaffolding, sedangkan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran ekspositori.. Variabel terikat penelitian ini yaitu kemampuan berpikir ilmiah. Desain penelitian menggunakan Posttest-only Control Design. Pengumpulan data menggunakan tes kemampuan berpikir ilmiah yang terdiri dari 25 item soal pilihan ganda yang mengandung aspek: inquiry, analisis, inferensi, dan argumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui uji prasyarat dan uji hipoTesis. Uji prasyarat berupa uji normalitas menggunakan uji Kolmogorov Smirnov dan uji homogenitas menggunakan uji Levene’s, sedangkan uji hipoTesis menggunakan uji anava dua jalur. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh model CPBL disertai scaffolding terhadap kemampuan berpikir ilmiah sebesar 0,036; 0,007 dan 0,00. Terdapat pengaruh kawasan pesisir terhadap kemampuan berpikir ilmiah siswa sebesar 0,017; 0,022 dan 0,000. Terdapat interaksi model CPBL disertai scaffolding dan kawasan pesisir I terhadap kemampuan berpikir ilmiah siswa sebesar 0,002. Tidak terdapat interaksi model CPBL disertai scaffolding dan kawasan pesisir II dan III terhadap kemampuan berpikir ilmiah siswa sebesar 0,352 dan 0,777. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Terdapat pengaruh CPBL disertai scaffolding terhadap kemampuan berpikir ilmiah siswa; 2) Terdapat pengaruh kawasan pesisir terhadap kemampuan berpikir ilmiah siswa; 3) Terdapat interaksi model CPBL disertai scaffolding dan kawasan pesisir I terhadap kemampuan berpikir ilmiah siswa I; 4) Tidak terdapat interaksi model CPBL disertai scaffolding dan kawasan pesisir II dan III terhadap kemampuan berpikir ilmiah siswa. Kata Kunci: Kemampuan berpikir ilmiah, model cooperative problem based learning (CPBL) disertai scaffolding
PELANGGARAN AD/ART SEBGAI PERBUATAN MELAWAN HUKUM DALAM PERSELISIHAN INTERNAL PARTAI POLITIK (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 375 K/Pdt.Sus-Parpol/2017)
Vania Dwitiya Cahyani. 2019. PELANGGARAN AD/ART SEBAGAI PERBUATAN MELAWAN HUKUM DALAM PERSELISIHAN INTERNAL PARTAI POLITIK (STUDI PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR: 375 K/PDT.SUS-PARPOL/2017). Penulisan Hukum (Skripsi) Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret. Penelitian ini mendeskripsikan dan mengkaji permasalahan mengenai pelanggaran AD/ART dalam perselisihan internal partai politik sebagai perbuatan melawan hukum dan sebagai kompetensi peradilan umum serta alasan Mahkamah Agung mengabulkan permohonan kasasi pada Putusan Mahkamah Agung Nomor 375 K/Pdt.Sus-Parpol/2017. Penulis dalam penelitian ini menggunakan penelitian hukum normatif bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus (case study). Jenis dan sumber bahan hukumnya yakni sumber bahan hukum primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan bahan hukum dengan cara studi pustaka. Pada hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa Tergugat Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat melakukan pelanggaran Pasal 12 Ayat (5) Kode Etik Partai Demokrat Tahun 2011 dan Pasal 14 Ayat (2) huruf a Anggaran Rumah Tangga Partai Demokrat Tahun 2015 yakni tidak melaksanakan putusan Mahkamah Partai Nomor 62/DPP-PHPU/2014 merupakan Perbuatan Melawan Hukum karena telah terbukti memenuhi unsur-unsur yang terdapat dalam Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan perkara perselisihan internal partai politik tersebut dapat diselesaikan di Peradilan Umum sesuai dengan Pasal 33 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik. Mahkamah Agung mengabulkan permohonan kasasi karena Tergugat telah terbukti melakukan Perbuatan Melawan Hukum (Onrechmatige Daad) dan dalam pertimbangan putusan telah memenuhi asas kepastian hukum. Kata Kunci: Pelanggaran AD/ART, Perbuatan Melawan Hukum, dan Pertimbangan Haki
STUDI KASUS TENTANG PERILAKU WARIA, FAKTOR PENYEBAB, DAMPAK DAN ALTERNATIF PENGOBATAN PADA SMK DI SURAKARTA TAHUN AJARAN 2018/2019
ABSTRAK Khunzaly Suryaningtyas. K3114029. STUDI KASUS TENTANG PERILAKU WARIA, FAKTOR PENYEBAB, DAMPAK DAN ALTERNATIF PENGOBATAN PADA SMK DI SURAKARTA TAHUN AJARAN 2018/2019. Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Januari 2019. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendiskripsikan perilaku waria. (2) mendiskripsikan faktor-penyebab waria tersebut berperilaku menyimpang. (3) mendiskripsikan dampak yang akan terjadi pada waria tersebut. (4) untuk mencari alternatif pencegahan pada waria tersebut. Penelitian dilakukan dengan metode studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah subjek primer (waria) dan subjek sekunder (guru BK dan teman subjek primer). Data dalam penelitian ini menggunakan data kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah informan, lokasi penelitian, dokumen. Teknik pengambilan subjek penelitian menggunakan teknik snowball sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara, dan studi kepustakaan atau dokumentasi. Teknik uji validitas data yang digunakan untuk menjamin keakuratan. Teknik uji validitas data yang digunakan yaitu triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis kualitatif interaktif. Simpulan dari penelitian ini yaitu (1) Semua perilaku yang terjadi pada waria sebenarnya hampir sama. Sama-sama berdandan, berpakaian layaknya seperti perempuan, dan memiliki sifat yang mudah tersinggung. (2) Faktor-faktor yang menyebabkan mereka menjadi seperti itu antara lain karena faktor intern (dari dalam diri, misalnya; keinginannya, hasratnya) dan faktor dari luar yaitu faktor keluarga (misalnya; kurangnya kasih sayang orangtua, pergaulan yang terlalu bebas, terlalu dimanja, kurangnya perhatian dan salah asuh), faktor lingkungan, faktor ekonomi. (3) Dampak yang akan terjadi yaitu gangguan psikisnya. (4) Alternatif pencegahan yang dapat dilakukan guru BK yaitu dengan pendekatan individual secara intensif dan terapi kognitif. Apabila masih tidak bisa, juga bisa alih tangan pada ahli psikolog dengan menggunakan terapi emotional healing. Kata Kunci: Perilaku Waria, Faktor Penyebab, Dampak, Alternatif Pengobatan
Impelentasi Model Pembelajaran Inkuiri dengan Pendekatan Kontekstual untuk Meningkatkan Prestasi Belajar dan Kesadaran Sejarah Siswa Kelas X IPS I SMA N 2 Boyolali Tahun Ajaran 2017/2018
The purpose of this research to improve student learning achievement about history lesson and the history awareness at X IPS I SMA Negeri 2 Boyolali by I,mplementing inquiry model with contextual approach. This study using a classroom action research method (CAR) during two cycles, which is each cycle consists of observing, planning, acting, and also reflecting. The subject of this study is student of X IPS I SMA Negeri 2 Boyolali. Sources of data for this study is from teachers, students, document, and learning process. Techniques of data collection are conducted using observation, test, survey, document, and interview. This study uses technique triangulation data and triangulation method to analize results of this study. Results of the study show that: 1) implementation of inquiry with contextual approach can improve students’ learning achievement of X IPS I grade of SMA Negeri 2 Boyolali. Results of students’ learning achievement through pre-cycles show that 12 students or 41% passed the target, then increase into 18 students or 62% in cycle I, and through cycle II increase into 23 students or 79%. This result has exceeded target of the study which is 75%. 2) implementation of inquiry with contextual approach can improve history awareness of students’ X IPS I grade of SMA Negeri 2 Boyolali. Results of history awareness students’ show about class average through pre-cycle is 65,24%, then increase 6% into 71,31% through cycle I, and in cycle II increase 6,48% into 77,79%. This result has exceeded target of the study which is 75%. Based results of this study, it can be concluded that teaching process of history by implementing inquiry with contextual approach can improve learning achievement and history awareness at X IPS I grade of SMA Negeri 2 Boyolali in academic year 2017/2018
PENGARUH AKTIVITAS SEPAKBOLA ADAPTIF TERHADAP PENINGKATAN KOORDINASI MATA DAN KAKI SISWA TUNAGRAHITA KELAS V SLB NEGERI SURAKARTA TAHUN AJARAN 2018/2019
This research aims to determine the effect of adaptive football activities on improving eye and foot coordination skills of chilldren with mental retardness at the 5th grade of SLB Negeri Surakarta in the academic year of 2018/2019. This research used an experimental method with a single subject or better known as SSR (Single Subject Research) with the A-B-A design, which starts with the measurement of Baseline 1 (A1) until the data is stable, and continued with the provision of Interventions (B), then the last measurement of Baseline 2 (A2). The subjects in this study were 2-grade mental retardness students. The method used to collect the data were performance tests in adaptive soccer activities (herding, kicking, and passing the ball). The data analysis technique used is descriptive statistical analysis, in conditions analysis, and between conditions analysis. The results analysis of this study shows the average score of each subject in three phases, namely, the baseline phase 1 (A1) subject D obtained a score of 15.6 and the subject S obtained a score of 17. In the intervention phase (B) subject D’s avarage score increased by 19.25 and subject S scored 21.5. At baseline phase 2 (A2) subject D obtained an average score of 26 and subject S 27. Based on the results of the research it can be concluded that adaptive soccer activity can influence the improvement of eye and foot coordination of children with mental retardness at 5th of SLB Negeri Surakarta in the academic year 2018/2019