40799 research outputs found
Sort by
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH SISWA KELAS XI IPS 2 SMAN 1 KARANGANYAR TAHUN AJARAN 2017/2018
Jessyca Glory Wijaya. K4413038. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH SISWA KELAS XI IPS 2 SMAN 1 KARANGANYAR TAHUN AJARAN 2017/2018. Skripsi. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret Surakarta. Juli 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemandirian belajar siswa kelas XI IPS 2 SMAN 1 Karanganyar melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning dalam pembelajaran sejarah. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan teknik siklus. Pada setiap siklus terdiri dari urutan kegiatan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 2 SMAN 1 Karanganyar tahun ajaran 2017/2018. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi wawancara, observasi, dan angket. Teknik validitas data menggunakan teknik triangulasi meliputi triangulasi metode dan sumber. Data penelitian tindakan kelas ini meliputi data kualitatif dan data kuantitatif. Teknik analisis yang digunakan untuk menganalisis data kuantitatif menggunakan metode deskriptif komparatif yaitu dengan cara membandingkan hasil tindakan antar siklus. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan untuk menganalisis data kualitatif menggunakan model analisis interaktif Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa kelas XI IPS 2 SMAN 1 Karanganyar. Hal ini dibuktikan dari hasil pencapaian indikator kemandirian belajar siswa pada kategori sangat tinggi pada setiap siklusnya. Pada tahap prasiklus presentase pencapaian indikator siswa pada kategori sangat tinggi sebesar 50%, meningkat sebesar 13,89% sehingga menjadi 63,89% pada siklus I, dan meningkat lagi sebesar 16,67% sehingga menjadi 80,56% pada siklus II. Berdasarkan pencapaian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning dalam pembelajaran sejarah dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa kelas XI IPS 2 SMAN 1 Karanganyar tahun ajaran 2017/2018
ANALISIS KELAYAKAN ECOPRENEURSHIP INDUSTRI EKONOMI KREATIF DI KABUPATEN SRAGEN
FEASIBILITY ANALYSIS OF ECOPRENEURSHIP INDUSTRY OF CREATIVE ECONOMY IN SRAGEN RIZKY NUR AYUNINGTYAS PUTRI S421508022 ABSTRACT The purpose of this study was to determine the feasibility of environmental entrepreneurship (Ecopreneurship) based on financial assessment, based on an assessment of the strengths, weaknesses, opportunities, threats, and the most suitable strategies applied in Sragen. , and to find out the distribution of the location of environmental entrepreneurship businesses based on mapping of Geographic Information Systems. The data used are primary data with the sampling technique using random sampling techniques through interviews and questionnaires. The number of respondents was 37 respondents. The method of data analysis uses descriptive analysis, financial analysis, SWOT analysis, and spatial analysis of regional mapping using the Geographic Information System. The results showed that the environmental entrepreneurship effort in Sragen district was feasible to be developed financially with the overall revenue cost ratio of each ecopreneur worth> 1; Based on the SWOT analysis with an assessment of the strengths and weaknesses, the opportunities and threats of environmental entrepreneurship efforts in Sragen district are feasible to be developed with a strength-opportunity strategy; and the distribution of the Ecopreneurship location in Sragen based on spatial mapping of regions using the Geographic Information System was spread unevenly. Keywords: Ecopreneurship, Green Economy, Production Cost, SWO
Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Wisata Puncak Secokro (Desa Bakalan, Kecamatan Purwantoro, Wonogiri)
ABSTRAK Kurniawan Sulhan Fathoni. D0114071. 2019. PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN WISATA PUNCAK SECOKRO (Desa Bakalan, Kecamatan Purwantoro, Wonogiri). Skripsi. Program Studi Ilmu Administrasi Negara. Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Universitas Sebelas Maret. Surakarta Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang digalakkan oleh pemerintah. Dalam RPJMN sektor pariwisata menjadi salah satu dari 5 target utama pembangunan Nasional, yang diatur dalam UU nomor 10 tahun 2009 tentang kepariwisataan dan d PP Nomor 50 Tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional tahun 2010 – 2025. Partisipasi masyarakat menjadi kata kunci pada setiap program pengembangan pariwisata, seolah menjadi label baru yang harus melekat pada setiap rumusan kebijakan dan proyek pengembangan pariwisata. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat bagaimanakah partisipasi masyarakat serta faktor yang mempengaruhinya dalam pengembangan objek wisata Puncak Secokro. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Fokus penelitian ini untuk mengetahui bentuk partisipasi yang dilihat dengan teori Keith Davis, tahapan partisipasi dengan teori Cohen dan Uphof, dan faktor yang mempengaruhi dengan pendapat Margono. Pengumpulan data dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan validitas data menggunakan metode triangulasi sumber dan metode. Dalam penelitian ini masyarakat telah berpartisipasi aktif dengan menggunakan berbagai bentuk partisipasi. Namun masyarakat masih belum dapat berpartisipasi dalam tahap pengawasan dikarenakan belum adanya aturan pengelolaan objek wisata yang dapat diakses secara mudah. Masyarakat telah diberi kesempatan, memiliki kemampuan dan memiliki kemauan untuk berpartisipasi dalam pengembangan objek wisata Puncak Secokro ini meskipun secara terbatas. Kata kunci: Partisipasi masyarakat, Pariwisata, Puncak Secokr
ANALISIS TEORI PILIHAN RASIONAL JAMES S. COLEMAN TERHADAP RASIONALITAS ORANG TUA DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN JURUSAN KULIAH ANAK DI UNIVERSITAS SEBELAS MARET
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menjelaskan rasionalitas orang tua dalam pengambilan keputusan jurusan kuliah anak. Minat dan bakat dianggap aspek penting yang perlu diperhatikan dalam keputusan melanjutkan pendidikan, pada kenyataan nya keputusan orang tua lebih berpengaruh besar dalam pendidikan anak. Dalam konsep pengambilan keputusan terbagi menjadi rasional dan emosional, rasional yaitu mempertimbangkan semua alternatif dengan segala akibat dari pilihan yang diambilnya, menyusun segala akibat dan memperhatikan skala pilihan yang pasti dan memilih alternatif yang memberikan hasil maksimal. Maka untuk melihat pengambilan keputusan mengenai jurusan kuliah anak, akan dilihat rasionalitas orang tua dalam pengambilan keputusan tersebut. Informan dalam penelitian ini adalah empat pasang orang tua, memiliki anak yang berkuliah di Universitas Sebelas Maret (UNS) terdiri dari jurusan: Kedokteran, Ilmu Hukum, Ilmu komunikasi, Desain Gravis (FSRD). Informan dipilih dengan teknik pengambilan informan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan interaktif. Pengumpulan data dilaksanakan dengan wawancara dan observasi langsung. Triangulasi data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Data dianalisis dengan teori pilihan rasional James Coleman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasionalitas orang tua dalam pengambilan keputusan jurusan kuliah anak, yaitu (a) Langkah Melanjutkan Tujuan yang Telah Ditetapkan, (b) Kualifikasi dalam Menghadapi Persaingan Dunia Kerja, (c) Memperluas Relasi; Sedangkan (a) Pemilihan Jurusan Didasarkan Pada Rasionalitas Orang Tua, (b) Faktor Keluarga yang Bekerja dibidang yang sama, (c) Peluang Pekerjaan di Masa Depan, (c) Investasi Jangka Panjang, (d) Status Sosial
PENGARUH EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DAN NIAT MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI TERHADAP MINAT SISWA MENGIKUTI BIMBINGAN BELAJAR DI SMA NEGERI 3 SURAKARTA
ABSTRAK Mohamad Iqbal Nur Syamsi, K7614032, PENGARUH EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DAN NIAT MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI TERHADAP MINAT SISWA MENGIKUTI BIMBINGAN BELAJAR DI SMA NEGERI 3 SURAKARTA Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) mengetahui pengaruh efektifitas pembelajaran di sekolah dan niat masuk perguruan tinggi negeri terhadap minat siswa mengikuti bimbingan belajar di SMA Negeri 3 Surakarta; 2) mengetahui pengaruh efektivitas pembelajaran di sekolah terhadap minat siswa mengikuti bimbingan belajar di SMA Negeri 3 Surakarta. 3) mengetahui pengaruh niat masuk perguruan tinggi negeri terhadap minat siswa mengikuti bimbingan belajar di SMA Negeri 3 Surakarta. Penelitianaini dilaksanakan di SMA Negeri 3 Surakarta dan merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitianbini berjumlah 289 dan sampel berjumlah 75 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik kuesioner.bTeknik analisis data adalah analisis regresi linier berganda, uji F dan uji t serta koefisien determinasi. Berdasarkanuuji statistik diperoleh kesimpulan bahwa((1) hasil pengujian terdapat pengaruh antara efektivitas pembelajaran di sekolah dan niat masuk perguruan tinggi negeri terhadap minat siswa mengikuti bimbingan belajar di SMA Negeri 3 Surakarta dengan menggunakan program bantuSSPSS, diketahui besarnya Fstatistik = 15,205 > Ftabel = 3,12 dengan menggunkan signifikasi sebesar 0,000 ttabel = 1,993 maka Ho diterima dan Ha ditolak. Artinya tidak terdapat pengaruh negatif dan signifikan antara efektifitas pembelajaran di sekolah terhadap minat siswa mengikuti bimbingan belajar di SMA Negeri 3 Surakarta. (3) hasilppengujian diperoleh thitung = 3,243 > ttabel = 1,993, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat pengaruh positif dan signifikan antara niat masuk perguruan tinggi negeri terhadap minat siswa mengikuti bimbingan belajar di SMA Negeri 3 Surakarta. Kata kunci: Efektivitas pembelajaran, Niat masuk perguruan tinggi dan Minat bimbingan belaja
Sistem Deteksi Kantuk Menggunakan Jaringan Saraf Tiruan Backpropagation dengan Fitur Heart Rate Variability
Pada penelitian ini telah dibuat rancangan sistem deteksi kantuk dengan Jaringan Saraf Tiruan Backpropagation dengan fitur Heart Rate Variability. Sistem deteksi kantuk dirancang menggunakan JST Backpropagation yang diimplementasikan dengan perangkat lunak MATLAB. Tahapan pada penelitian ini yaitu persiapan data, persiapan perangkat lunak, pemilihan data, ekstraksi fitur, pelatihan JST dan pengujian JST. Tahapan pelatihan dilakukan dengan metode 5-fold Cross Validation. Dalam penelitian ini, dilakukan variasi panjang segmen yaitu 30 dan 60 detik. Selain itu, pada arsitektur JST dilakukan variasi fungsi aktivasi. Fungsi aktivasi yang digunakan yaitu sigmoid, tanh, dan gaussian. Hasil kinerja terbaik dari rancangan sistem deteksi kantuk ini diperoleh dengan pola masukan fitur SDNN, SDSD, pNN50 dan RMSSD dengan panjang segmen 30 detik menggunakan fungsi aktivasi sigmoid yaitu berupa akurasi sebesar 67,59%
Analisis Konsepsi Penistaan Agama Terhadap Penegakan Hukum Kasus Meliana
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengkaji permasalahan. Pertama apa yang dicakup dalam konsepsi penistaan agama. Kedua, bagaimana konsepsi penistaan agama terhadap penegakan hukum kasus Meliana yang mengeluhkan suara adzan di masjid yang merupakan Terdakwa dalam perkara penistaan agama dalam Putusan Pengadilan Negeri Medan Nomor: 1612/Pid.B/2018/PN.Mdn. Penelitian ini menggunakan pendekatan kasus dengan metode penelitian hukum normatif dan sifat penelitian preskriptif. Jenis dan sumber bahan hukum dalam penelitian ini meliputi bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Teknik pengumpulan bahan hukum yang digunakan adalah studi dokumen (studi kepustakaan). Selanjutnya teknis analisis bahan hukum yang digunakan dalam penelitian ini adalah adalah metode silogisme melalui pola berpikir deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak pidana/delik “menurut agama” dapat mencakup perbuatan-perbuatan yang menurut hukum merupakan tindak pidana dan dilihat dari sudut pandang agama juga merupakan perbuatan yang terlarang/tercela, atau perbuatan lainnya yang tidak merupakan tindak pidana menurut hukum yang berlaku tetapi apabila dilihat dari sudut pandang agama merupakan perbuatan yang terlarang/tercela. Tindak pidana/delik “terhadap agama” dan tindak pidana/delik “yang berhubungan dengan agama” yaitu delik-delik yang ditujukan terhadap agama dan yang berhubungan dengan agama atau terhadap kehidupan beragama. Penulis berpendapat bahwa putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan Nomor: 1612/Pid.B/2018/PN.Mdn kurang memperhatikan nilai-nilai keadilan dan alat bukti yang diajukan belum cukup kuat untuk membuktikan kesalahan Terdakwa Meliana. Kata Kunci: Penistaan Agama, Penegakan Hukum, Pasal 156a KUH
Prosedur Pengolahan SPT Tahunan di Seksi Pelayanan KPP Pratama Karanganyar
KPP Pratama Karanganyar merupakan sebuah instansi vertikal Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang bertanggung jawab langsung kepada DJP Jawa Tengah II yang memiliki tugas melaksanakan pelayanan, penyuluhan, pengawasan, dan penegakan mengenai pajak. Salah satu bidang pelayanan pajak adalah pengolahan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT Tahunan) di Seksi Pelayanan. Pengolahan SPT Tahunan di Seksi Pelayanan mengacu pada Standar Operasional Procedure (SOP) dari DJP Pusat, yaitu Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-01/PJ/2016 Tentang Petunjuk Teknis Cara Penerimaan dan Pengolahan Surat Pemberitahuan Tahunan. Prosedur pengolahan SPT Tahunan adalah rangkaian tahapan dari kegiatan yang meliputi: penerimaan, pengolahan lanjutan dan pengarsipan. Tujuan pengamatan ini adalah untuk mengetahui prosedur pengolahan SPT Tahunan di Seksi Pelayanan KPP Pratama Karanganyar. Jenis pengamatan yang digunakan adalah observasi berperan aktif, yaitu mengamati dengan indera mata serta turut aktif dalam kegiatan guna mendapatkan data yang berkaitan dengan topik prosedur pengolahan SPT Tahunan yang disampaikan secara manual oleh Wajib Pajak di KPP Pratama Karanganyar. Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil pengamatan di Seksi Pelayanan KPP Pratama Karanganyar, prosedur pengolahan SPT Tahunan di Seksi Pelayanan telah sesuai dan mengacu pada Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-01/PJ/2016 Tentang Petunjuk Teknis Cara Penerimaan dan Pengolahan Surat Pemberitahuan Tahunan yang meliputi penerimaan SPT Tahunan oleh satgas dan subbagian umum, penelitian SPT Tahunan oleh satgas, perekaman SPT Tahunan oleh satgas, pengolahan lanjutan SPT Tahunan oleh pelaksana seksi pelayanan, dan pengarsipan SPT Tahunan oleh petugas arsip seksi pelayanan. Kata kunci: Prosedur, Pengolahan, SPT Tahunan, Seksi Pelayanan
Penerapan Model Think Talk Write untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Puisi pada Siswa Kelas III SDN 1 Wonosari Tahun Ajaran 2018/2019
Tujuan penelitian ini yaitu: (1) mendeskripsikan penerapan model Think Talk Write untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi; (2) meningkatkan keterampilan menulis puisi melalui penerapan model Think Talk Write; (3) mendeskripsikan kendala dan solusi penerapan model Think Talk Write untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi pada siswa kelas III SDN 1 Wonosari. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) kolaboratif yang dilakukan selama tiga siklus. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SDN 1 Wonosari tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 25 siswa. Sumber data yang digunakan yaitu siswa dan guru. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerapan model Think Talk Write dilaksanakan dengan langkah-langkah yaitu: (a) penjelasan materi dari guru; (b) pembagian LKS kepada siswa; (c) pembuatan catatan kecil berdasarkan LKS yang didapatkan (Think); (d) pembagian kelompok siswa terdiri dari 3-5 orang; (e) diskusi kelompok membahas isi catatan (Talk); (f) pengonstruksian ide hasil diskusi dalam bentuk tulisan (Write); (g) presentasi kelompok; (h) refleksi dan kesimpulan; (2) penerapan model Think Talk Write dapat meningkatkan keterampilan menulis puisi pada siswa kelas III SD N 1 Wonosari tahun ajaran 2018/2019 yang diketahui dari adanya peningkatan persentase rata-rata hasil observasi guru pada siklus I sebesar 75,48%, siklus II sebesar 83,16%, dan siklus III sebesar 91,02%. Peningkatan persentase rata-rata hasil observasi siswa pada siklus I sebesar 71,31%, siklus II sebesar 81,68%, dan siklus III sebesar 89,11%. Persentase rata-rata ketuntasan keterampilan menulis siswa pada siklus I sebesar 52,00%, siklus II sebesar 74,00%, dan siklus III sebesar 88,00%; (3) kendala dalam penelitian ini yaitu: (a) masih sedikit siswa yang berani bertanya; (b) siswa yang lebih pintar mendominasi kegiatan diskusi; (c) siswa tidak fokus dalam memerhatikan penarikan kesimpulan; adapun solusi yang diberikan peneliti adalah (a) guru merangsang siswa untuk bertanya dengan cara memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada siswa terkait dengan materi pembelajaran; (b) memberi teguran untuk siswa yang tidak aktif dalam mengikuti kegiatan diskusi, memperjelas pembagian tugas di dalam kelompok, dan melakukan pergantian anggota kelompok; (c) memusatkan perhatian siswa ketika menyimpulkan hasil diskusi dan mendekati siswa yang tidak fokus secara langsung. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan model Think Talk Write dapat meningkatkan keterampilan menulis puisi pada siswa kelas III SDN 1 Wonosari tahun ajaran 2018/2019. Kata Kunci: think talk write, keterampilan menulis puis
Peningkatan Keaktifan Bertanya dan Hasil Belajar Tema Panas dan Perpindahannya melalui Model Inkuiri Terbimbing pada Siswa Kelas V SD Negeri 3 Wonosari Tahun ajaran 2018/2019
Tujuan penelitian ini yaitu: (1) mendeskripsikan penerapan model inkuiri terbimbing, (2) meningkatkan keaktifan bertanya tema Panas dan Perpindahannya, (3) meningkatkan hasil belajar tema Panas dan Perpindahannya, (4) mendeskripsikan kendala dan solusi penerapan model inkuiri terbimbing dalam meningkatkan keaktifan bertanya dan hasil belajar tema Panas dan Perpindahannya pada Siswa Kelas V SD Negeri 3 Wonosari. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) kolaboratif yang dilaksanakan dalam tiga siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Wonosari tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 25 siswa. Data yang digunakan berupa data kualitatif yaitu penerapan inkuiri terbimbing dan keaktifan bertanya, data kuantitatif yaitu tes hasil belajar dan jumlah siswa yang bertanya. Teknik pengumpulan yaitu dengan tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Analisis data kuantitatif dan kualitatif meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) model inkuiri terbimbing dapat meningkatkan keaktifan bertanya dan hasil belajar tema Panas dan Perpindahannya dengan langkah-langkah yaitu: (a) orientasi, (b) merumuskan masalah, (c) merumuskan hipotesis, (d) mengumpulkan data, (e) menguji hipotesis, (f) menyimpulkan; (2) model inkuiri terbimbing dapat meningkatkan keaktifan bertanya dilihat dari adanya peningkatan dengan rata-rata keaktifan bertanya pada siklus I yaitu 64,38%, siklus II meningkat menjadi 76,85%, dan siklus III meningkat menjadi 86,53%; (3) model inkuiri terbimbing mampu meningkatkan hasil belajar dilihat dari adanya peningkatan persentase ketuntasan siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia siklus I, II, dan III yaitu 72,0%, 82,0%, dan 92,0%. Peningkatan persentase hasil belajar IPA siklus I yaitu 74,0%, meningkat pada siklus II yaitu 86,0%, dan meningkat pada siklus III yaitu 94,0%; (4) kendala dalam penelitian ini yaitu: (a) siswa masih ragu dalam melakukan percobaan sehingga waktu yang dibutuhkan menjadi lebih lama; (b) siswa bergurau dan pasif ketika diskusi. Adapun solusi dari kendala yang ditemuai yaitu: (a) siswa dibimbing untuk mencermati langkah-langah percobaan yang sudah tersedia dan guru dapat mengelola waktu dengan baik; (b) siswa mendapat bimbingan dari guru supaya tidak bergurau dan aktif pada saat diskusi. Kesimpulan penelitian ini adalah model inkuiri terbimbing dapat meningkatkan keaktifan bertanya dan hasil belajar tema Panas dan Perpindahannya pada siswa kelas V SD Negeri 3 Wonosari tahun ajaran 2018/201