Sebelas Maret University

Sebelas Maret Institutional Repository
Not a member yet
    40799 research outputs found

    Upaya Pendisiplinan Siswa Sebagai Perwujudan Sekolah Ramah Anak di SMP Negeri 3 Surakarta

    Get PDF
    ABSTRAK Nadia Hana Christiningsih. K8414035. UPAYA PENDISIPLINAN SISWA DALAM MEWUJUDKAN SEKOLAH RAMAH ANAK DI SMPN 3 SURAKARTA. Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, September 2018. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis bentuk-bentuk pendisiplinan yang dilakukan sekolah dalam mewujudkan sekolah ramah anak; (2) menjelaskan mekanisme pembentukan tubuh yang taat di sekolah. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 3 Surakarta dengan menggunakan metode penelitian kualitatif serta melalui pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian berasal dari observasi yaitu implikasi pelaksanaan pendisiplinan oleh guru BK, wawancara dan dokumentasi yang diambil dari buku catatan serta rekapan ijin siswa meninggalkan sekolah. Wawancara dilakukan dengan informan yang terpilih yaitu 3 siswa kelas VII, 3 siswa kelas VIII, 2 siswa kelas IX dan 2 orang guru. Subjek penelitian ditetapkan mengguakan teknik purposive sampling. Teknik uji validitas data dalam penelitian ini dilakukan melalui proses triangulasi data dan triangulasi metode, serta teknik analisis data yang digunakan berpedoman pada model interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bentuk-bentuk pendisiplinan yang dilakukan di SMPN 3 Surakarta adalah pemberian sanksi, pengawasan oleh sekolah serta pengawasan melalui kerjasama dengan orangtua siswa. Sanksi yang diberikan oleh sekolah berupa sanksi poin dan razia telepon genggam. Kemudian pengawasan siswa yang dilakukan oleh sekolah meliputi pemasangan CCTV, pemusatan pintu keluar dan masuk, penerapan surat ijin, dan penyediaan telepon genggam sekolah serta pengawasan dengan kerjasama dengan orangtua dilakukan melalui pembentukan grup paguyuban kelas Analisis pembentukan tubuh yang taat menggunakan teori disiplin dan hukuman Michel Foucault menunjukkan adanya relasi kuasa-pengetahuan yang mengikat dan menguasai siswa tampak dari adanya aturan serta tata tertib yang menjadi standar kehidupan disekolah, adaya konsekuensi berupa sanksi poin dan razia telepon genggam membuat siswa tunduk terhadap aturan yang berlaku. Pengawasan melalui CCTV, pemusatan pintu keluar dan masuk, penerapan surat ijin, pembentukan grup paguyuban serta penyediaan telepon genggam mewujudkan sistem panopticon di dalam sekolah yang berfungsi untuk mengawasi apa saja yang dilakukan oleh siswa dan memastikan mereka taat dengan tidak melanggar tata tertib yang ada di sekolah. Kata kunci: pendisiplinan, Foucault, panoptikon, sekolah ramah ana

    Peningkatan Keterampilan Bereksperimen Pesawat Sederhana Melalui Teknik Pembelajaran Two Stay Two Stray ( Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa Kelas V SD N Bumi 1 No.67 Surakarta Tahun Ajaran 2017/2018)

    Get PDF
    Septia Ratna Nurlita Devi, PENINGKATAN KETERAMPILAN BEREKSPERIMEN PESAWAT SEDERHANA MELALUI TEKNIK PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY (TSTS) (Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa Kelas V SD Negeri Bumi 1 No.67 Surakarta Tahun Ajaran 2017/2018). Skripsi, Surakarta, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Agustus 2018. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bereksperimen pesawat sederhana melalui teknik pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) siswa kelas V SD Negeri Bumi 1 No. 67 Surakarta. Proses penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus masing-masing siklus terdiri dari 2 pertemuan. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu: Perencanaan tindakan; Pelaksanaan Tindakan; observasi; dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: Teknik observasi; wawancara; tes; dan dokumentasi. Untuk menguji validitas data, peneliti menggunakan validitas isi dan triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif dengan beberapa komponen, yaitu: penyediaan data; reduksi data dan penarikan kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian, dapat dilihat peningkatan keterampilan bereksperimen pesawat sederhana siswa pada siklus I, siklus II, dan siklus III. Peningkatan keterampilan bereksperimen pesawat sederhana dapat dibuktikan melalui hasil perolehan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan pada setiap siklusnya. Pada pra tindakan rata-rata pada observasi keterampilan bereksperimen pesawat sederhana sebesar 2,47 dengan persentase ketuntasan sebesar 26,7%. Pada siklus I rata-rata pada observasi keterampilan bereksperimen pesawat sederhana sebesar 2,96 dengan persentase ketuntasan sebesar 43,33%. Pada siklus II rata-rata pada observasi keterampilan bereksperimen pesawat sederhana sebesar 3,42 dengan persentase ketuntasan sebesar 3,47%. Pada siklus III rata-rata pada observasi keterampilan bereksperimen pesawat sederhana sebesar 3,47 dengan persentase ketuntasan sebesar 88,46%. Berdasarkan pemaparan hasil observasi dapat disimpulkan bahwa teknik pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) dapat meningkatkan keterampilan bereksperimen pesawat sederhana. Kata kunci: Teknik Pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS), Keterampilan Bereksperimen Pesawat Sederhana

    Kekerasan verbal dalam komentar pengguna facebook pada pemberitaan mengenai tragedi paris

    Get PDF
    Bersamaan dengan besarnya penggunaan Facebook, kekerasan verbal ikut muncul dalam interaksi antar penggunanya, terutama terkait dengan isu yang dinilai kontroversial. Penelitian ini bertujuan menjelaskan bentuk dan makna kekerasan verbal yang dilakukan oleh para pengguna Facebook di dalam komentar menanggapi pemberitaan mengenai Tragedi Paris. Data lingual berupa ujaran yang mengandung kekerasan verbal diambil dari komentar para pengguna dalam menanggapi pemberitaan perihal tragedi Paris yang dikirim oleh sejumlah portal berita berbahasa Indonesia melalui layanan laman penggemar (fans pages). Diambil sejumlah komentar yang terdapat pada laman penggemar empat portal berita Indonesia terpilih, yakni Detik.com, Kompas.com, Liputan6.com dan Tribunnews.com. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif dengan melibatkan kerangka analisis wacana pendekatan historis. Hasilnya menunjukkan bahwa para pengguna Facebook mengungkapkan kekerasan verbal berbentuk kata, frasa, klausa, kalimat dan wacana melalui pilihan strategi referensial, predikasional dan argumentasi. Ditunjukkan pula makna-makna yang meliputi (1) pelaku perilaku buruk, (2) pelaku tindakan jahat, (3) keadaan buruk, (4) identitas sosial, (5) pengasingan dari identitas sosial, (6) kekurangan mental, (7) tindakan jahat, (8) perilaku buruk, (9) kekurangan fisik, (10) karakter jahat, (11) sikap buruk, dan (12) ancaman. Kekerasan verbal mencerminkan irasionalitas karena memuat serangan terhadap pribadi lawan bicara daripada upaya untuk membangun argumentasi secara utuh

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAM GAMES TOURNAMENT) UNTUK MENINGKATAN HASIL BELAJAR UNDER BASKET SHOOT PERMAINAN BOLABASKET PADA PESERTA DIDIK KELAS XII IPA 4 SMA NEGERI KEBAKKRAMAT KARANGANYAR TAHUN AJARAN 2018/2019

    Get PDF
    ABSTRAK Erni Setyorini. K4614039. “PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAM GAMES TOURNAMENT) UNTUK MENINGKATAN HASIL BELAJAR UNDER BASKET SHOOT PERMAINAN BOLABASKET PADA PESERTA DIDIK KELAS XII IPA 4 SMA NEGERI KEBAKKRAMAT KARANGANYAR TAHUN AJARAN 2018/2019”. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, September 2018. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar under basket shoot permainan bolabasket pada peserta didik kelas XII IPA 4 SMA Negeri Kebakkramat Karanganyar tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dilakukan dalam dua siklus, dan setiap siklusnya terdiri dari 2 kali pertemuan. Subjek adalah peserta didik kelas XII IPA 4 SMA Negeri Kebakkramat Karanganyar berjumlah 36 peserta didik yang terdiri dari 10 peserta didik putra 26 peserta didik putri. Sumber data dari penelitian ini berasal dari peserta didik, peneliti dan guru. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi, wawancara, penilaian dan dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik triangulasi data. Analisis data menggunakan teknik analisis deskripsi kualitatif dengan tekhnik persentase untuk melihat kecenderungan yang terjadi dalam kegiatan pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh sebagai berikut : pada prasiklus aspek pengetahuan peserta didik yang tuntas adalah 17 peserta didik atau 47%, sedangkan pada aspek keterampilan peserta didik yang tuntas adalah 19 peserta didik atau 53%, pada siklus I aspek pengetahuan peserta didik yang tuntas adalah 28 peserta didik atau 78%, dan pada aspek keterampilan peserta didik yang tuntas adalah 25 peserta didik atau 70%, sedangkan pada siklus II pada aspek pengetahuan peserta didik yang tuntas adalah 31 peserta didik atau 86%, dan pada aspek keterampilan peserta didik yang tuntas adalah 30 peserta didik atau 83% sedangkan 6 peserta didik lainnya belum tuntas. Simpulan dari penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran TGT (Team Games Tournament) dapat meningkatkan hasil belajar under basket shoot pada peserta didik kelas XII IPA 4 SMA Negeri Kebakkramat Tahun Ajaran 2018/2019. Kata Kunci: Hasil Belajar, Under Basket Shoot, Penerapan Model Pembelajaran TGT (Team Games Tournament)

    HUBUNGAN ANTARA KOORDINASI MATA-TANGAN, POWER LENGAN, DAN PANJANG LENGAN TERHADAP KEMAMPUAN SERVIS PADA ATLET JUNIOR DIBAWAH USIA 18 TAHUN CLUN DI SUKOHARJO

    Get PDF
    ABSTRACT Unika Septian Sutarno. THE CORRELATION OF HAND-EYE, ARM POWER, AND LONG ARM CORDINATION TOWARD THE ABILITY OF SERVICE AT JUNIOR ATLET UNDER 18 YEARS OLD IN SUKOHARJO. Skrisi, Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. September 2018 The aim of this research is (1) to know whether there is a correlation between hand eye coordination towards service ability in junior athletes under the age of 18 years old club in Sukoharjo, (2) to know whether there is a correlation between arm power towards service ability result at junior athlete under age 18 year club in Sukoharjo, (3) to know whether there is a correlation between long long arm towards service outcomes in junior athletes under the age of 18 clubs in Sukoharjo. (4) Hand eye, arm power and long arm coordination towards service outcome results in junior athletes under the age of 18 clubs in Sukoharjo. This research uses descriptive method with correlation study. Samples from this study were 15 junior athletes under the age of 18 years of clubs in Sukoharjo. The sampling technique is using purposive sampling that is sampling based on certain objectives and considerations. The service result data are obtained from test and measurement from Hewitt, then the data are analyzed by using computer program SPSS 17.0 Version. The results showed that there was a correlation between hand eye coordination towards service ability of 0.561 and giving relative contribution of 19.83% and effective contribution of 14.87%. There is a correlation between arm power towards service ability result of 0.765 and giving relative contribution of 39,68% and effective contribution of 29,76%. There is a correlation between long arm towards service ability result of 0.645 and giving relative contribution of 25.93% and effective contribution of 19.45%. There is a correlation between hand-eye coordination, arm power and long arm on the results of service capability of 0812 and provide an effective contribution of 81.20%. The magnitude of the F value between hand eye coordination, arm power, and long arm towards tennis service (Y) is 15,804. Keywords: hand eye coordination, arm power, long arm, service abilit

    Penerapan Model Pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) berbantuan media Flashcard untuk Meningkatkan Keterampilan Berhitung Perkalian (Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa Kelas II SD Negeri Karangasem II Surakarta Tahun Ajaran 2017/2018)

    Get PDF
    ABSTRAK Oka Tamaraningtyas. K7114125. Penerapan Model Pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) berbantuan media Flashcard untuk Meningkatkan Keterampilan Berhitung Perkalian (Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa Kelas II SD Negeri Karangasem II Surakarta Tahun Ajaran 2017/2018). Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Oktober 2018. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berhitung perkalian dengan menerapkan model pembelajaran Team Assisted Individualization berbantuan media flashcard pada siswa kelas II SD Negeri Karangasem II Kota Surakarta tahun ajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus dan terdiri atas tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah peneliti dan 31 siswa kelas II salah satu SD di Kota Surakarta tahun ajaran 2017/2018. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Validitas data yang digunakan adalah validitas isi, triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukan ketuntasan klasikal mengalami peningkatan mulai dari 16,06% pada pratindakan, menjadi 24,19% pada siklus I, meningkat kembali menjadi 75,81% pada siklus II, dan meningkat kembali menjadi 90,32% pada siklus III. Masih terdapat 9,68% (2 siswa) yang masih memperoleh nilai <75 dikarenakan siswa tersebut lamban dan kesulitan menghitung. Sebagai tindak lanjut kedua siswa tersebut akan diberikan bimbingan lebih lanjut dari guru. Penilaian aktivitas siswa dan penilaian kinerja guru juga mengalami peningkatan. Berdasarkan data yang telah diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran Team Assisted Individualization berbantuan media flashcard dapat meningkatkan keterampilan berhitung perkalian pada siswa kelas II SD Negeri Karangasem II Surakarta tahun ajaran 2017/2018. Kata kunci: model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI), Flashcard, keterampilan berhitung, perkalian ABSTRACT Oka Tamaraningtyas. K7114125.The Implementation of Team Assisted Individualization (TAI) Learning Model assisted by Flashcard to Improve multiplication counting skills (Classroom Action Research of The Student in Grade II of State Primary School Karangasem II Surakarta in the Academic Year of 2017/2018). Skripsi. Surakarta: Teacher Training and Education Faculty, Sebelas Maret University, October 2018. The purpose of this research is to improve multiplication counting skills by applying Team Assisted Individualization learning model assisted by Flashcard in the second grade students of an State Elementary School in Surakarta city at the academic year 2017/2018. The research is an action classroom research which was run for three cycles. Each cycle consisted of four phases, there were planning, acting, observing, and reflecting. The subjects of this research are the teacher and the 31 students in Grade II of State Primary School Karangasem II Surakarta in the Academic Year of 2017/2018. The data collection techniques were used observation, interview, test, and documentation. The data analysis technique was used interactive analysis. The data validation techniques were used content validity, source triangulation, and techique triangulation. The results showed the classical completeness has increased, from 16,06% in pretest, 24,19% on cycle I, 75,81% on cycle II, and then 90.32% on cycle III. However, 9,68% (3 students) still earned the score <75 due to their constraint in Mathematic especially in numeracy skill. As a follow up, they were given a more guidance by the teacher. The result of the assessment of study activity and teacher performance appraisal also increase. The conclusion above is Team Assisted Individualization learning model assisted by flashcard were able to improve multiplication counting skills for students in Grade II of State Primary School Karangasem II Surakarta in the Academic Year of 2017/2018. Key Word : Team Assisted Individualization (TAI) learning model, Flashcard, multiplication counting skills

    persepsi pemangku kebijakan atas implementasi konsep green home ditinjau dari aspek konservasi air pada peraturan daerah tentang pendirian bangunan rumah tinggal di indonesia

    Get PDF
    ABSTRAK Midia Rahma. K1514046. PERSEPSI PEMANGKU KEBIJAKAN ATAS IMPLEMENTASI KONSEP GREEN HOME DITINJAU DARI ASPEK KONSERVASI AIR PADA PERATURAN DAERAH TENTANG PENDIRIAN RUMAH TINGGAL DI INDONESIA. Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas sebelas Maret Surakarta, Januari 2019 Mendirikan sebuah gedung/rumah tinggal memerlukan izin dari pemerintah daerah yang disebut IMB (izin mendirikan bangunan). Di setiap wilayah memiliki peraturan yang berbeda dalam mengatur masalah pendirian bangunan yang menyesuaikan dengan kondisi geografisnya. Dalam peraturan tersebut memuat syarat-syarat perencanaan dan perancangan bangunan layak huni, dimana salah satu aspeknya konservasi air. Masyarakat sebagai konsumen dan pelaku pembangunan selayaknya memiliki pengetahuan tentang pendirian rumah tinggal. Untuk itu diperlukan upaya menambah pengetahuan masyarakat terkait perlunya membangun rumah ramah lingkungan atau green home, terutama dalam hal konservasi air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi konsep green home terkait konservasi air pada peraturan daerah tentang pendirian rumah tinggal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data adalah pemangku kebijakan dari Dinas Cipta Karya, Dinas Lingkungan Hidup dan Developer tiga Kota yaitu DKI Jakarta, Bandung dan Surakarta. Waktu pelaksanaan penelitian mulai Agustus sampai Oktober 2018. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, narasumber diambil dari instansi pemerintah masing-masing berjumlah satu sampai tiga narasumber. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, kuisioner, dokumen dan observasi. Validitas menggunakan triangulasi data. Analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemerintah hanya terfokus kepada implementasi konsep green building pada bangunan gedung, belum merambah kedalam lingkup rumah tinggal. Perlunya meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat tentang konsep green home. Sangat direkomendasikan konsep green home terkait aspek konservasi air disisipkan kedalam bahan ajar mata kuliah teknik lingkungan di institusi pendidikan tingkat tinggi, sebagai salah satu wujud upaya sosialisasi. Kata kunci: peraturan daerah, pemangku kebijakan, green home, konservasi air,   ABSTRACT Midia Rahma. K1514046. THE STAKEHOLDERS’ PERCEPTIONS TOWARD GREEN HOME CONCEPT IMPLEMENTATION BASED ON WATER CONSERVATION ASPECT IN REGIONAL GOVERNMENT REGULATION CONCERNING RESIDENTIAL BUILDING IN INDONESIA. Thesis, Surakarta: Faculty of Teacher Training and Education of Universitas Sebelas Maret, January 2019. To construct a building/residence, it requires permits of regional government known as construction permits (IMB). Each region has different regulation in terms of regulating building construction depending on its geographical condition. The regulation covers lifetable building planning and designing requirements, including water conservation aspect. People as the consumers and construction actors had better have a knowledge regarding residence building. Therefore, it is necessary to broaden people’s knowledge in terms of the importance of building an eco-friendly home or “green home”, especially related to water conservation. The research aimed to identify green home concept implementation related to water conservation in regional government regulation concerning residential building. The research belongs to a qualitative research by case study approach. Data sources were the stakeholders of the Dinas Cipta Karya, Dinas Lingkungan Hidup, and developers of three cities which were DKI Jakarta, Bandung, and Surakarta. The research was conducted starting from August to October 2018. This sampling technique used was purposive sampling. About one to three informants were gathered from each government institution. The techniques to collect data were interviews, questionnaires, document study, and observation. Data triangulation was employed for validity testing. Data analysis used was interactive analysis. According to the results, it can be concluded that the government merely focused on the implementation of green building concept on building construction, which does not include the residential construction. It is necessary to broaden people’s knowledge about the concept of a green home. It is highly recommended that the green home concept related to water conservation is included in learning material of environmental engineering subject in the higher education institution as one of the effort manifestations. Keywords: regional government regulation, stakeholder, green home, water conservatio

    ANALISIS PENCAPAIAN KETERAMPILAN ABAD 21 MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN CONTRUCTIVIST DENGAN TEKNOLOGI KENDARAAN TANPA PENGEMUDI (DRIVERLESS VEHICLE) BERBASIS ARDUINO

    Get PDF
    Azinudin Achzab. ANALISIS PENCAPAIAN KETERAMPILAN ABAD 21 MENGGUNAKAN TEKNOLOGI ROBOT KENDARAAN BERBASIS ARDUINO. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Desember, 2018. Kegiatan pembelajaran terpusat pada guru, dengan penyampaian informasi secara lisan melalui ceramah, menyebabkan siswa menjadi pasif. Pendekatan tersebut tidak dapat menjawab tantangan era ekonomi global (diantaranya era komunikasi terbuka dan ketatnya kompetisi) dalam proses edukasi dan kurang melengkapi siswa dengan keterampilan abad 21 yang dibutuhkan. Robot di bidang pendidikan telah muncul sebagai salah satu agen kegiatan pembelajaran yang menawarkan manfaat baru bagi pendidikan di semua tingkat khususnya pada pendidikan vokasional dimana peserta didik disiapkan untuk memiliki keterampilan abad 21 saat memasuki dunia kerja. Penelitian ini dilakukan di Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer dengan populasi mahasiswa yang memiliki ketertarikan pada kendaraan tanpa awak (driverless vehicle), dengan menggunakan case study model jenis dan jumlah populasi dibatasi dengan ketat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode campuran atau mixed-method dengan strategi rancangan konvergen sehingga data yang dikumpulkan dan dianalisa oleh peneliti adalah data campuran atau data kuantitatif dan data kualitatif namun analisa dilakukan terpisah, metode ini dipilih untuk memperkuat hasil penelitian terhadap rumusan masalah. Hasil analisa meneliti 4 aspek keterampilan abad 21 yang menjadi batasan penelitian atau biasa disebut Four 4C’s, data kualitatif pada aspek kreativitas dan komunikasi dan analisa data kuantitatif pada aspek critical thinking dan kolaborasi menunjukan bahwa seluruh partisipan penelitian terbantu dalam mencapai keterampilan abad 21 dengan pembelajaran constructivist dengan mobil tanpa awak (driverless vehicle) berbasis arduino. Kata kunci: Four 4C’s, driverless vehicle, konstruktivism

    PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN KECEPATAN FUTSAL PADA EKTRAKURIKULER FUTSAL SMA N 5 SURAKARTA

    Get PDF
    Dikko Purnomo. PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN KECEPATAN (SPEED) OLAHRAGA FUTSAL PADA EKSTRAKULIKULER FUTSAL SMA NEGERI 5 SURAKARTA, Skripsi. Surakarta : Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Desember 2018. Tujuan Penelitian adalah untuk menghasilkan produk “latihan kecepatan (speed) pada olahraga futsal” yang dapat digunakan di ektrakurikuler futsal SMA N 5 Surakarta. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah “metode penelitian pengembangan, (Research and Development)”. Langkah-langkah penelitian ini mengadaptasi dari Sugiyono yang didaptasi menjadi 7 langkah. Evaluasi ahli ditinjau oleh 3 ahli, Uji coba kecil dilakukan terhadap 10 siswa, uji coba besar dilakukan terhadap 15 siswa. Instrument yang digunakan adalah lembar penilaian dan angket penilaian. Data hasil evaluasi berbentuk dekriptif kualitatif dan kuantitaif presentase. Hasil penelitian menunjukan model latihan kecepatan (speed) olahraga futsal layak digunakan di ektrakurikuler futsal SMA N 5 Surakarta. Hal ini ditunjukan dari beberapa penilaian yang telah dilakukan oleh 2 ahli akademis futsal, ahli fisik, uji coba kelompok kecil dan uji coba keompok besar. Hasil akhir penilaian produk dari para ahli menunjukan bahwa produk dapat di uji cobakan pada kelompok dengan rata-rata presentase 80%, hasil akhir uji coba kelompok kecil menunjukan model dapat di lanjutkan pada uji coba lebih luas dengan presentase 87.28%, hasil akhir uji coba kelompok besar menunjukan model dapat di gunakan di ektrakurikuler futsal SMA N 5 Surakarta dengan presentase 84.04%. sehingga produk model latihan kecepatan (speed) dapat digunakan di ektrakurikuler SMA N 5 Surakarta. Kata Kunci: futsal, latihan kecepatan, penelitian pengembanga

    HUBUNGAN PERSEPSI GURU TENTANG KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, MOTIVASI DAN IKLIM KERJA DENGAN KINERJA GURU EKONOMI SMA SE-KABUPATEN KARANGANYAR

    Get PDF
    Marheni Dharyadi Siwi. 2019. Hubungan Persepsi Guru tentang Kepemimpinan Kepala Sekolah, Motivasi dan Iklim Kerja dengan Kinerja Guru Ekonomi SMA Se-Kabupaten Karanganyar. Tesis. Pembimbing: Prof. Dr. Siswandari,M.Stats. Ko Pembimbing: Prof. Drs. Gunarhadi, M.A., Ph.D. Program Studi Magister Pendidikan Ekonomi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui hubungan antara persepsi guru tentang kepemimpinan kepala sekolah dengan kinerja guru ekonomi SMA se-Kabupaten Karanganyar, 2) mengetahui hubungan antara persepsi guru tentang motivasi dengan kinerja guru ekonomi SMA se-Kabupaten Karanganyar, 3) mengetahui hubungan antara persepsi guru tentang iklim kerja dengan kinerja guru ekonomi SMA se-Kabupaten Karanganyar, 4) mengetahui hubungan antara persepsi guru tentang kepemimpinan kepala sekolah, motivasi dan iklim kerja secara bersama-sama dengan kinerja guru ekonomi SMA se-Kabupaten Karanganyar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru SMA di Kabupaten Karanganyar yang berjumlah 38 dan sekaligus dijadikan sampel. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan angket. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kepemimpinan berhubungan positif dan signifikan terhadap kinerja guru ekonomi dengan koefisien 0,322 dan nilai t hitung 2,172 dengan tingkat signifikansi 0,037. Hal ini berarti bahwa semakin baik peran pimpinan maka kinerja guru ekonomi semakin baik. Motivasi berhubungan positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan koefisien 0,403 sedangkan nilai t hitung 2,347 dengan tingkat signifikansi 0,025. Hal ini berarti bahwa semakin baik motivasi kerja guru maka kinerja guru akan semakin baik. Iklim kerja berhubungan positif dan signifikan terhadap kinerja guru ekonomi dengan koefisien 0,452 dan nilai t hitung 2,271 serta tingkat signifikansi 0,030. Hal ini berarti semakin baik iklim kerja di sekolah maka kinerja guru ekonomi akan semakin baik. Sedangkan secara simultan kepemimpinan kepala sekolah, motivasi dan iklim kerja bersama sama berpengaruh pada kinerja guru. Hal ini dibuktikan dengan hasil nilai Fhitung sebesar 10,455 yang lebih besar dari Ftabel 3,27 dan R2 = 0,480. Variasi yang terjadi pada kinerja guru ekonomi sebesar 48% dapat dijelaskan oleh peran variabel kepemimpinan kepala sekolah, motivasi dan iklim kerja, sedangkan sisanya 52% dijelaskan oleh variabel lain di luar model. Model hubungan dari keempat variabel penelitian ini adalah Y = 2,295 + 0,322X1 + 0,403X2 + 0,452X3 Kata Kunci : Kepemimpinan Kepala Sekolah, Motivasi, Iklim Kerja, Kinerja

    40,495

    full texts

    40,799

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Sebelas Maret Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇