40799 research outputs found
Sort by
ASUHAN KEBIDANAN TERINTEGRASI PADA NY D UMUR 24 TAHUN DI WILAYAH UPT PUSKESMAS MANAHAN SURAKARTA
Scope: In Community Health Center of Manahan, the coverage of Antenatal Visit 4 was 97.7 %; the coverage of delivery attended by health workers reached 93.6 %; the coverage of postpartum was 93.6 %; the coverage of Neonatal Care Visit 1 was 98.3 %; and the coverage of active family planning program was 77.2 %. The integrated midwifery care was extended to Mrs. D aged 24 years old, G1P0A0 with the gestational age of 37+4 weeks, single alive fetus, normal intrauterine delivery, fetus in transverse lie, right shoulder, and cephalic presentation. The continuity of care (COC) extended to Mrs. D aimed at improving the maternal and neonatal health and reducing the maternal and neonatal mortality rates. Implementation: During the antenatal care, Mrs. D was given Fe tablets. In the delivery period, she was exposed to 60 steps of normal delivery care. She also received postpartum, and her infant was also exposed to neonatal care. In the family planning program care, counseling on contraceptive selection and breastfeeding was also extended to the mother. Evaluation: The COC from gestational to family planning program periods went on normally, and the mother chose IUD contraceptive for her family planning program. Conclusion and Recommendation: The COC extended to Mrs. D started from antenatal, delivery, postpartum, and neonatal to family planning program periods without any obstacles. The client is expected to preserve her good self-care and infant care, and keep breastfeeding her infant. Keywords: Mother, infant, midwifery care, integrate
Peningkatan Kecerdasan Kinestetik melalui Gymnastic Activities pada Anak Kelompok B TK Pelita 1 Mudal Boyolali
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan kinestetik melalui gymnastic activities pada anak kelompok B TK Pelita 1 Mudal Boyolali tahun ajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang tiap siklusnya terdiri dari dua kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan dan pengamatan, serta refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B1 TK Pelita 1 Mudal Boyolali tahun ajaran 2018/2019 dengan jumlah 14 anak, yang terdiri dari 6 anak perempuan dan 8 anak laki-laki. Sumber data dalam penelitian ini adalah anak dan guru. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dengan cara unjuk kerja, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik uji validitas data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa melalui gymnastic activities, anak dapat meloncat sejauh 1 meter sebagai turunan dari aspek kelenturan, melompat setinggi 40cm sebagai turunan dari aspek keseimbangan, dan berlari secara zig-zag sebagai turunan dari aspek kelincahan. Hal tersebut membuktikan bahwa gymnastic activities dapat meningkatkan kecerdasan kinestetik anak kelompok B TK Pelita 1 Mudal Boyolali. Keseluruhan peningkatan persentase ketuntasan kecerdasan kinestetik anak secara klasikal setelah diterapkan gymnastic activities adalah sebesar 35,71%. Berdasarkan uraian tersebut maka dapat ditarik kesimpulan bahwa melalui gymnastic activities dapat meningkatkan kecerdasan kinestetik anak kelompok B TK Pelita 1 Mudal Boyolali tahun ajaran 2018/2019. Temuan lain dari penerapan gymnastic activities adalah adanya peningkatan pada aspek sosial emosional anak. Kata Kunci: kecerdasan kinestetik, gymnastic activities, anak usia dini ABSTRACT Oku Kurniatul Sodhiqoh. K8115046. IMPROVEMENT OF KINESTHETIC INTELLIGENCE THROUGH GYMNASTIC ACTIVITIES IN GROUP B STUDENTS OF TK PELITA 1 MUDAL BOYOLALI. Thesis, Surakarta: Teacher Training and Education Faculty, Sebelas Maret University, May 2019. This class action research (CAR) aimed to improve kinesthetic intelligence through gymnastic activities in the child group B TK Pelita 1 Mudal Boyolali academic year 2018/2019. The research was conducted in two cycles that each cycle consisted of two meet. Each cycle consists of planned, implementation and observation, as well as reflected. The subject of this research was a child group B1 TK Pelita 1 Mudal Boyolali academic year 2018/2019 with the amount 14 children, consisted of 6 girls and 8 boys. The data sources in this research were children and teachers. Work performance, observation, interview, and documentation was used in this research. The data validity test technique used is source triangulation and triangulation technique. The results of this class action research showd that through gymnastic activities,children can jump as far as 1 meter as a derivative of the flexibility aspect, hop as high as 40cm as a derivative of the balance aspect, and zig-zag run as derivative from the agility aspect. That case proves that gymnastic activities can improve the children kinesthetic intelligence of the group B TK Pelita 1 Mudal Boyolali. The overall increase in the classical percentage of children kinesthetic intelligence after applying gymnastic activities is 35.71%. Based on the explanation, it can be concluded that through gymnastic activities can improve the kinesthetic intelligence of the child group B TK Pelita 1 Mudal Boyolali academic year 2018/2019. Anotrher finding after applying gymnastic activities is can improve the social emotional aspects of children. Keywords: kinesthetic intelligence, gymnastic activities, early childhoo
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN VIZUALIZATION, AUDITORY, KINESTETIC (VAK) PADA PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN METODE PEMBELAJARAN PROYEK DAN EKSPERIMEN DITINJAU DARI TIPE KEPRIBADIAN KELAS X SMA NEGERI 1 GEMOLONG PADA MATERI GERAK HARMONIS SEDERHANA
Utoro Romadhon. K2315060. PENERAPAN PEMBELAJARAN VIZUALIZATION, AUDITORY, KINESTETIC (VAK) PADA PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN METODE PEMBELAJARAN PROYEK DAN EKSPERIMEN DITINJAU DARI TIPE KEPRIBADIAN KELAS X SMA NEGERI 1 GEMOLONG PADA MATERI GERAK HARMONIS SEDERHANA. Skripsi. Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret. May 2019. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidak ada : 1)perbedaan pengaruh penggunaan model VAK (Vizualization, Auditory, Kinestetic) melalui metode proyek dan eksperimen terhadap kemampuan pengetahuan peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Gemolong pada materi Gerak Harmonis Sederhana, 2) perbedaan pengaruh antara personality type peserta didik kategori sanguinis, melankolis, plegmatis, dan koleris terhadap kemampuan pengetahuan peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Gemolong pada materi Gerak Harmonis Sederhana, dan 3) interaksi antara pengaruh penerapan model VAK (Vizualization, Auditory, Kinestetic) dan personality type peserta didik terhadap kemampuan pengetahuan peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Gemolong pada materi Gerak Harmonik Sederhana. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2x4. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIA SMA Negeri 1 Gemolong Tahun Pelajaran 2018/2019. Sampel diambil dengan teknik cluster random sampling. Terambil dua kelas yakni kelas X MIA 1 berjumlah 36 siswa sebagai kelas kontrol dan kelas X MIA 2 berjumlah 35 siswa sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi untuk memperoleh data yang berupa nilai Ulangan Harian Semester 1, teknik tes untuk data kemampuan pengetahuan, dan tes kepribadian. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan uji anava dua jalan dengan frekuensi sel tak sama, kemudian dilanjutkan dengan uji komparasi ganda menggunakan metode Scheffe dengan taraf signifikansi 0,05. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : 1)Ada perbedaan pengaruh antara penggunaan model pembelajaran VAK (Vizualization, Auditory, Kinestetic) melalui metode proyek dan eksperimen terhadap kemampuan pengetahuan kelas X SMA Negeri 1 Gemolong tahun ajaran 2018/2019 pada materi Gerak Harmonis Sederhana (FAobservasi = 5,562 > Ftabel = F0,05;1;63 = 3,99). 2) Ada perbedaan pengaruh antara tipe kepribadian kategori sanguinis, melankolis, plegmatis, dan koleris terhadap kemampuan pengetahuan kelas X SMA Negeri 1 Gemolong tahun ajaran 2018/2019 pada materi Gerak Harmonis Sederhana (FBobservasi = 6,655 > Ftabel = F0,05;3;63 = 2,75). 3) Tidak ada pengaruh interaksi antara penggunaan model pembelajaran VAK (Vizualization, Auditory, Kinestetic) melalui metode proyek dan eksperimen dengan tipe kepribadian kategori sanguinis, melankolis, plegmatis, dan koleris terhadap kemampuan pengetahuan kelas X SMA Negeri 1 Gemolong tahun ajaran 2018/2019 pada materi Gerak Harmonis Sederhana (FAB observasi = 1,211 < Ftabel = F0,05;3;63 = 2,75)
Paparan Asap Rokok Lingkungan Rumah Tangga dan Risiko Asma Eksaserbasi pada Anak
Sutaryono, T731408003, Paparan Asap Rokok Lingkungan Rumah Tangga dan Risiko Asma Eksaserbasi pada Anak, Disertasi Program Doktor Ilmu Lingkungan Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta, Pembimbing : Prof. Dr. dr. Hartono, M.Si (Promotor), dr. Ari Probandari, MPH, Ph.D (Co Promotor 1), Dr. Prabang Setyono, M.Si (Co Promotor 2). Asap rokok lingkungan atau Environment Tobacco Smoke (ETS) mengandung berbagai senyawa kimia sebagai sumber pencemaran udara yang menyebabkan gangguan kesehatan. Senyawa kimia utama asap rokok antara lain Partikel Matter (PM), Polycyclic Aromatik Hidrokarbon (PAH), Carbon Monoksida (CO) dan Nikotin. Nikotin dalam bentuk partikel akan mengendap dan menempel pada debu rumah maupun permukaan barang lainnya. Anggota keluarga khususnya anak-anak potensi terpapar oleh asap rokok lingkungan karena banyak menghabiskan waktunya di dalam rumah. Nikotin dari asap rokok lingkungan dapat terhirup melalui saluran pernapasan dan masuk ke peredaran darah. Pada proses metabolisme terdapat gen CYP2A6 yang merubah nikotin menjadi cotinine. Polutan ini berikatan dengan antibodi IgE yang melekat pada sel mast dan berdegranulasi mengeluarkan mediator inflamasi pada saluran napas yang menyebabkan serangan asma. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) menganalisis hubungan residu nikotin pada debu rumah dengan konsentrasi urin cotinine, 2) menganalisis hubungan residu nikotin pada debu rumah dengan risiko asma eksaserbasi pada anak, 3) menganalisis hubungan konsentrasi urin cotinine dengan dengan risiko asma eksaserbasi pada anak, 4) menyusun model faktor risiko yang mempengaruhi asma eksaserbasi anak. Lokasi penelitian berdasarkan tempat tinggal pasien asma di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat (BBKPM) Surakarta, RSUD Moewardi Surakarta dan Balai Kesehatan Paru Masyarakat (Balkesmas) Klaten. Jenis penelitian observasional analitik dengan rancangan kohort dengan rentang waktu pengamatan selama 12 minggu. Sampel penelitian berjumlah 114 anak dengan kriteria anak penderita asma usia 12-18 tahun dan tidak merokok. Sampel dikelompok menjadi 2 kelompok yaitu kelompok dengan paparan asap rokok dirumah dan kelompok tanpa paparan asap rokok dirumah. Variabel bebas penelitian terdiri dari residu nikotin pada debu dan urin cotinine sedangkan variabel terikat adalah waktu terjadinya serangan asma eksaserbasi. Faktor risiko lain yang diteliti diantaranya lingkungan fisik rumah, perilaku, demografi dan sosial ekonomi. Pengumpulan debu nikotin dari rumah menggunakan vacum cleaner kemudian dilakukan pemeriksaan dengan spektrofotometri Gas Chromatograph (GC), pemeriksaan urin cotinine menggunakan ELISA kit, pengukuran pencahayaan menggunakan luxmeter, suhu ruangan dengan termometer ruangan dan kelembaban diukur dengan higrometer. Untuk mengetahui gejala asma eksaserbasi menggunakan Asthma Control Test (ACT). Penelitian ini juga dilakukan self reported melalui wawancara menggunakan lembar observasi untuk mengetahui karakteristik rumah sehat, perilaku merokok, demografi, dan sosial ekonomi responden. Analisis data menggunakan Regresi Linier dan Survival analysis dengan metode Kaplan Meier dan cox regression untuk mengestimasi Hazard Ratio (HR) dengan bantuan program SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Ada hubungan yang positif dengan kekuatan korelasi yang kuat antara keberadaan residu nikotin debu rumah terhadap konsentrasi urin cotinine yang dibuktikan dengan nilai korelasi r : 0,764 dan p=0,001 (<0,05), maka temuan penelitian adalah peningkatan nikotin pada debu rumah menaikkan konsentrasi urin cotinine. 2) Residu nikotin pada debu rumah mempunyai risiko terhadap asma eksaserbasi (HR = 1,5 95% CI 0.924 – 2.460), namun secara statistik tidak bermakna (p=0,100). Kurva median survival menunjukkan kelompok anak yang terpapar nikotin pada debu rumah tinggi mengalami serangan asma eksaserbasi lebih cepat yaitu pada minggu ke 9 bila dibandingkan anak yang terpapar kadar nikotin rendah pada minggu ke 11. Berdasarkan penilaian risiko temuan penelitian adalah paparan nikotin pada debu rumah meningkatkan risiko terhadap serangan asma eksaserbasi sebesar 1,5 kali. 3) Ada hubungan yang bermakna antara konsentrasi urin cotinine terhadap serangan asma eksaserbasi pada anak dengan diketahui uji log rank p = 0,010 (<0,05). Anak dengan konsentrasi cotinine tinggi mempunyai risiko terhadap serangan asma eksaserbasi (HR = 2,01 95% CI 1.142 – 3.536). Median survival untuk kelompok anak yang mempunyai konsentrasi cotinine diatas 15 ng/ml mengalami serangan asma eksaserbasi pada minggu ke-9 sedangkan kelompok anak dengan konsentrasi cotinine dibawah 15 ng/ml mengalami serangan asma eksaserbasi diatas minggu ke-12. Temuan dalam penelitian yaitu anak yang mempunyai cotinine tinggi mengalami risiko 2 kali terhadap serangan asma eksaserbasi. 4) Analisis multivariat dari semua variabel yang mempunyai model terbaik terhadap risiko serangan asma eksaserbasi adalah cotinine (HR=1,878 ; 95% CI 1,063-3,317) dan alergi (HR=1,701; 95% CI 1,007-2,874). Berdasarkan analisis semua faktor risiko temuan dalam penelitian adalah model akhir yang berpengaruh terhadap serangan asma eksaserbasi selain cotinine adalah riwayat alergi. Kata Kunci : Asap rokok lingkungan, emisi, nikotin, cotinine, asma eksaserb
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Anak yang Memiliki Gangguan Emosi dan Perilaku di Pusat Terapi Ceria Centre Madiun tahun 2019
ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua terhadap kemandirian anak yang memiliki gangguan emosi dan perilaku di Pusat Terapi Ceria Centre Madiun tahun 2019. Subjek dalam penelitian ini adalah anak dengan gangguan emosi dan perilaku, orang tua, dan terapis. Teknik pengumpulan data menggunakan ibservasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan reduksi data, displai data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua yang diterapkan kepada kelima belas subjek yaitu pola asuh otoritatif dan menuruti. Dengan pola asuh otoritatif yang diterapkan orang tua, 8 subjek memiliki kemandirian yang baik dan 4 subjek memiliki kemandirian rendah. Sedangkan dengan pola asuh menuruti yang diterapkan orang tua, 2 subjek memiliki kemandirian baik dan 1 subjek memiliki kemandirian rendah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan pola asuh orang tua dengan kemandirian anak yang memiliki gangguan emosi dan perilaku di pusat terapi Ceria Centre Madiun tahun 2019. Kata kunci : pola asuh orang tua, kemandirian, anak yang memiliki gangguan emosi dan perilak
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING DENGAN MEDIA MANIPULATIF UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH VOLUME BANGUN RUANG (KUBUS DAN BALOK) (Penelitian Tindakan Kelas pada Peserta didik kelas V SDN Tegalrejo No.98 Surakarta Tahun Ajaran 2018/2019)
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah volume bangun ruang (kubus dan balok) peerta didik kelas V SDN Tegalrejo No. 98 Surakarta melalui penerapan model discovery learning dengan media manipulatif. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus dimana masing-masing siklus terdiri empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, obbservasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 siklus dengan setiap siklus dilaksanakan sebanyak 3 pertemuan. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V yang berjumlah 22 peserta didik dan guru kelas V SDN Tegalrejo No. 98 Surakarta tahun ajaran 2018/ 2019. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Validitas data yang digunakan yaitu, triangulasi sumber, serta triangulasi teknik. Data yang diperoleh dalam penelitian tindakan kelas ini dianalisis menggunakan teknik analisis statistik diskriptif dan analisis interaktif model Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan keterampilan pemecahan masalah peserta didik pada setiap aspeknya dan terjadi peningkatan ketuntasan klasikal pada pratindakan sebesar 0%, pada siklus I meningkat menjadi 5%, dan pada siklus II meningkat menjadi 82%. Pada siklus II masih terdapat empat peserta didik yang belum terampil, dikarenakan peserta didik tersebut kesulitan daalam mata pelajaran matematika dan kurang teliti. Tindak lanjut yang dilakukan pada keempat peserta didik adalah akan diberikan remidial dan bimbingan oleh guru, penilaian hasil kinerja guru dan aktivitas peserta didik terjadi pningkatan selama tindakan dilakukan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan model discovery learning dengan media manipulatif dapat meningkatkan keterampilan pemecahan masalah volume bangun ruang (kubus dan balok) pada peserta didik kelas V SDN Tegalrejo No. 98 Surakarta tahun ajaran 2018/2019. Kata Kunci: Discovery Learning, Media Manipulatif, Keterampilan pemecahan masala
Kajian Stilistika dan Nilai Moral Kumpulan Puisi Namaku Sita Karya Sapardi Djoko Damono serta Relevansinya sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia di SMA
ABSTRACT Meiria Pramestia. K1215032. STILISTICS STUDY AND MORAL VALUE OF NAMAKU SITA POETRY COLLECTION BY SAPARDI DJOKO DAMONO AND ITS RELEASE AS INDONESIAN TEACHING MATERIALS AT THE SENIOR HIGH SCHOOL. Thesis, Surakarta: Teacher Training and Education Faculty Eleven University March, June 2019. This research aims to describe (1) the type of word choice; (2) type of language style; (3) type of image; (4) forms of moral value; and (5) the relevance of the findings of a collection of poems by Namaku Sita by Sapardi Djoko Damono as teaching materials for Indonesian in high school. This type of research is qualitative research with a stylistic approach. The data sources of this research are documents of the choice of words, styles of language, images, and moral values in a collection of poems by Namaku Sita by Sapardi Djoko Damono, as well as informants. Data collection techniques used are interviews and document analysis. The researcher uses triangulation theory and data sources as a validity test for data. The research finding are. First, the most dominant diction is meaning diction, connotation, so that the words in the poem are full of symbols so that they add to the aesthetics of poetry. These things cause a collection of poems Namaku Sita, including the type of prismatic. Second, the dominant majors are used, namely the repetition magazine. The reason the authors use this repetition magazine is to create more real effects of ideas and emotions. Third, the dominant use of images is visual imagery, because the author is known as a poet who often packs his poems symbolically. Fourth, the dominant form of moral value is the aspect of doing right. This is related to the current teenage association which is no longer based on moral values. Fifth, the findings of a collection of poems by Namaku Sita by Sapardi Djoko Damono are relevant and can be used as Indonesian Language teaching materials in high school, especially class X in KD 3.17 about analyzing poetry building elements according to the material / content, presentation, and linguistic criteria. Keywords: stylistics, moral values, poetry, Indonesian teaching material
PENGGUNAAN MEDIA STICK FIGURE BERBASIS PERMAINAN PAPAN EDUKATIF UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS AKSARA JAWA NGLEGENA (Penelitian Tindakan Kelas pada Peserta Didik Kelas III SD Negeri 2 Selodoko Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali Tahun Ajaran 2018/2019)
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis aksara Jawa nglegena melalui penggunaan media Stick Figure berbasis permainan papan edukatif pada peserta didik kelas III SD Negeri 2 Selodoko Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali tahun ajaran 2018/2019. Bentuk penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahapan yaitu meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah guru kelas III dan peserta didik kelas III SD Negeri 2 Selodoko yang berjumlah 24 peserta didik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dokumentasi, dan tes. Uji validitas data menggunakan validitas isi, triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis komparatif dan analisis interaktif menurut Miles dan Huberman yang terdiri atas empat tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan perolehan hasil penelitian, terjadi peningkatan pada rata-rata aspek keterampilan menulis aksara Jawa nglegena yang meliputi empat aspek diantaranya ketepatan bentuk dan jumlah kaki, kesesuaian ukuran, kelengkapan dan nggandul garis. Peningkatan skor rata-rata keempat aspek tersebut dapat dilihat dari pratindakan dengan perolehan skor 2,09 meningkat hingga 2,48 pada tindakan siklus 1 kemudian mengalami peningkatan pula pada tindakan siklus 2 dengan perolehan skor 3,26. Perolehan rata-rata aspek berpengaruh terhadap nilai aspek keterampilan menulis aksara Jawa nglegena yang dapat dilihat berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimal (≥ 75) pada uji pratindakan diperoleh hasil rata-rata kelas mencapai 52,75 dengan ketuntasan klasikal yang didapatkan sebesar 16,67%. Peningkatan nilai rata-rata kelas terjadi pada siklus 1 menjadi 61,46 dengan ketuntasan klasikal yang didapatkan sebesar 54,17% kemudian meningkat pula pada siklus 2 dengan nilai rata-rata yang diperoleh mencapai 81,17 dengan ketuntasan klasikal yang didapatkan sebesar 87,50%. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Stick Figure berbasis permainan papan edukatif dapat meningkatkan keterampilan menulis aksara Jawa nglegena pada peserta didik kelas III SD Negeri 2 Selodoko Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali Tahun Ajaran 2018/2019. Kata Kunci : media Stick Figure berbasis permainan papan edukatif, keterampilan menulis aksara Jawa nglegena, sekolah dasa
EVALUASI PENERAPAN PROFORMA INVOICE SEBAGAI DOKUMEN PENGGANTI SALES CONTRACT PADA CV PALEM CRAFT
Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan proforma invoice sebagai dokumen pengganti sales contract pada CV Palem Craft Jogja. Penulis mengevaluasi keuntungan dan kerugian dari proforma invoice bagi CV Palem Craft. Selain itu penulis juga mengidentifikasi strategi yang digunakan perusahaan untuk meminimalkan kerugian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode komparatif dengan membandingkan perbedaan prinsip penggunaan sales contract dengan proforma invoice dan metode deskriptif untuk mengevaluasi keuntungan dan kerugian proforma invoice serta untuk mengidentifikasi strategi yang digunakan CV Palem Craft untuk meminimalkan kerugian. Data yang digunakan penulis berupa data primer berupa wawancara, dokumen proforma invoice, dan daftar kasus yang dialami CV Palem Craft, sedangkan data sekundernya berupa jurnal, artikel dan tugas akhir yang berkaitan dengan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan proforma invoice sebagai dokumen pengganti sales contract masih rentan mengakibatkan kerugian. Perusahaan hanya menerapkan asas kepercayaan dari buyer tanpa adanya perjanjian yang mengikat sebelumnya. Faktor biaya besar yang melibatkan pihak ketiga dan prosesnya yang rumit menjadi alasan CV Palem Craft menghindari penggunaan sales contract
Pembuatan Alat Ekstraktor-Evaporator Zat Warna Alami Skala UMKM
Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni yang tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia. Perkembangan batik yang diakui oleh UNESCO telah merambah di seluruh Nusantara dan menjadi karya budaya yang mewakili identitas Indonesia di mata dunia. Pada tanggal 2 Oktober 2009, UNESCO menetapkan batik Indonesia sebagai salah satu warisan budaya tak benda (The Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity). Industri batik Indonesia dinilai telah menguasai pasar dunia sehingga mampu menjadi penggerak bagi perekonomian nasional. Meningkatnya peminat batik harus diiringi dengan kemajuan teknologi dalam peralatan proses pembuatan batik. Ramadhani dan Ratna, 2018 telah membuat alat ekstraktor-evaporator dengan kapasitas 15 L, yang dapat memproduksi zat warna alami sebanyak 18 L/hari, dan menghasilkan kain batik sebanyak 6 kain/hari. Namun, kapasitas alat tersebut masih kurang jika diterapkan dalam skala UMKM. Untuk itu, pada tugas akhir ini dirancang alat ekstraktor-evaporator zat warna alami yang dapat diaplikasikan oleh UMKM Kelompok Sanggar Batik Mekar Canting, Kampung Laut binaan PT. Pertamina RU IV Cilacap. Alat ekstraktor-evaporator zat warna alami yang dibuat terdiri atas tiga bagian utama. Bagian pertama adalah tangki dengan volume 25 L berbahan dasar Stainless Steel (SS) 304 dengan diameter 25 cm dan tinggi 50 cm. Bagian kedua adalah pengaduk yang terbuat dari Stainless Steel dengan diameter 7,5 cm berfungsi untuk mengaduk bahan saat proses ekstraksi berlangsung dan memperbesar kontak antara bahan dengan pelarut menjadi semakin besar. Pengaduk digerakkan oleh motor ¼ HP dengan sistem transmisi pulley. Pulley terbuat dari bahan baja dengan pulley pengaduk berdiameter 35 cm, dan pulley motor berdiameter 9 cm. Panjang belt 235 cm terbuat dari bahan karet. Bagian ketiga adalah rangka alat yang terbuat dari besi dengan dimensi total 80 cm x 40 cm x 100 cm berfungsi sebagai penyangga tangki ekstraktor-evaporator dan rangkaian pengaduk. Hasil pengujian alat ekstraktor-evaporator menghasilkan konsentrat zat warna alami kulit kayu tingi sebanyak 5 L, buah mangrove sebanyak 6,2 L, dan pelepah pisang sebanyak 8,5 L. Kebutuhan gas LPG masing-masing bahan sebesar 0,31 kg, 0,305 kg, dan 0,345 kg. Kondisi operasi dengan suhu 98oC dan tekanan 1,03 bar. Biaya investasi yang dikeluarkan untuk produksi kain batik dengan menggunakan alat ekstraktor-evaporator sebesar Rp. 490.182.400,00, depresiasi alat sebesar Rp. 4.087,27/ hari, harga jual produk sebesar Rp. 250.000/ kain batik, maka didapatkan keuntungan penjualan kain batik sebesar Rp. 795.104,13/ hari dengan produksi kain batik 8 kain/ hari dan BEP sebesar 56,75%