40799 research outputs found
Sort by
REKONTRUKSI MODEL HUKUM PENCEGAHAN KECURANGAN (FRAUD) DALAM PENYELENGGARAAN SISTEM ASURANSI KESEHATAN NASIONAL DI INDONESIA
ABSTRACT DARA PUSTIKA SUKMA. T311508005. THE MODEL LAW THE PREVENTION OF FRAUD IN THE NATIONAL HEALTH INSURANCE SYSTEM IN INDONESIA. Promoter: Prof. Dr. Adi Sulistiyono, Sh., MH., Co Promoter: Dr. Tresno Novianto, Widodo. Sh., MHum. Dissertation. The Program Doctor Of Law Faculty Of Law Sebelas Maret University Surakarta. The purpose of this Dissertation is to find out and analyze: (1) why is there a diversion or Fraud in the National Health insurance system. (2) how the Model Law in preventing Irregularities or Fraud in the National Health insurance system. The methods used in the research of this thesis are non doctrinal or empirical research, using the concept of the fifth law, namely the law is the manifestation of the symbolic meanings of social actors as it looks in the interactions between them. This research is the research of Prescriptive, i.e. to know, review, and assess whether there is a suboptimal handling of Fraud in the National Health insurance system in Indonesia and get advice about What to do to resolve a problem that occurs in the Organization of the national health insurance system. The results showed that (1) in general the potential-potential Fraud health care increasingly appear to be in Indonesia. This potential appears and can be progressively expanded in general due to pressure from the new financing system prevailing in Indonesia, there is a chance because of the minimal scrutiny, and there is a justification when performing this action. In Indonesia the potential Fraud from a group of clinicians may appear due to; underpaid medical personnel, there is an imbalance between health service systems and health care burden, the service provider has not given adequate incentives, medical equipment supply shortages, inefficiency in the system, lack of transparency in health facilities, and cultural factors; (2) the Model Law in the prevention of fraud in the Organization of the national health insurance system is the sanctions made to crack down on the perpetrators of the Fraud. Based Permenkes 36 Years 2015 Number of prevention of Fraud (Fraud) in National health coverage on a National Social Security System (SJSN), a party is entitled to give the sanctions was the Minister, head of the provincial health Office, and head of Department Health District/City. The recommended sanctions in Permenkes is the administrative sanction in the form of: an oral reprimand; a written reprimand; and/or commands return loss due to Cheating JKN to the wronged. The results of this research are expected to give insights into the description of potential Fraud health care services to the parties responsible for the eradication of Fraud attempts such as the Ministry of health, District Health Office/city, ranks the Board of Directors of hospitals, the Agency and the Council of pengaws hospitals, Health professional organizations, BPJS, Association of health facilities, to local governments. These findings are also expected to bring various stakeholders that Fraud Crackdown must run in cycles, ranging from the development of consciousness – reporting – detection – investigations – sanctions – the development of consciousness. More parties is expected to mutually cooperate in health insurance Fraud Crackdown in Indonesia. Keywords: Prevention, Fraud, National Health Insuranc
Efektivitas Teknik Contingency Contracting untuk Mengurangi Perilaku Agresif Verbal Peserta Didik SMK Batik 2 Surakarta Tahun Ajaran 2018/2019
Basysyasy Muthi. K3114000. THE EFFECTIVITY OF CONTINGENCY CONTRACTING TECHNIQUE TO REDUCE VERBAL AGGRESSIVE BEHAVIOR IN XI CLASS STUDENTS AT BATIK VOCATIONAL HIGH SCHOOL 2 SURAKARTA 2018/2019 ACADEMIC YEAR. Thesis, Teacher Training and Education Faculty of Sebelas Maret University Surakarta, January 2019. The aim of this study was to examine the effectiveness of self contingency contracting techniques to reduce verbal aggressive behavior in XI class students at Batik Vocational High School 2 Surakarta in the academic year of 2018/2019. This study was using an experimental method, namely a single case experimental design with a design plan of A-B. The subjects in this study were two male students of XI class Surakarta Batik Vocational High School 2 Surakarta. Data collection techniques in this study used interviews and observation guidelines for verbal aggressive behavior and frequency observation sheets. The data analysis used in this study were split middle technique and clinical analysis, namely subjective evaluation methods by significant other. The results of the statistical analysis with the split middle technique method have a level of change in the intervention condition compared to the baseline phase. The results of the split-middle analysis data show the change in slope on the RRF subject 1.24 and the change in level 2. While the MRA subject with the baseline shows a change in slope of 1.28 and a change in the level of 2.16. These results are also supported by the results of clinical analysis by a significant other who explained that verbal aggressive behavior of research subjects experienced a change that is decreasing. This is evidenced by the efforts of the two subjects who try to reduce the frequency of verbal aggressive behavior. Then it can be concluded that the contingency contracting technique is effective for reducing verbal aggressive behavior of students of class XI of Batik 2 Surakarta Vocational High School 2018/2019. Based on these results, it is expected that further researchers can create media for contingency contracting techniques using development research designs. Keywords: contingency contracting, verbal aggressive, split middle techniqu
Pengaruh Ekstrak Daun Kenikir (Cosmos caudatus Kunth.) terhadap Histopatologi Otot Jantung Tikus Putih (Rattus norvegicus) Model Diabetes Melitus Tipe II
Taufik Ridwan Hadi Kusuma, NIM: G0015222, 2018. Pengaruh Ekstrak Daun Kenikir (Cosmos caudatus Kunth.) Terhadap Histopatologi Otot Jantung Tikus Putih (Rattus norvegicus) Model Diabetes Melitus Tipe II. Skripsi. Fakultas Kedokteran. Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu penyakit tidak menular atau non-communicable diseases (NCDs) yang saat ini menyita banyak perhatian. Berdasarkan WHO tahun 2014, sebanyak 422 juta jiwa di dunia menderita diabetes melitus. Ekstrak daun kenikir (Cosmos caudatus Kunth.) berpotensi sebagai antioksidan yang dapat mengurangi kerusakan oksidatif otot jantung pada diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh ekstrak daun kenikir (Cosmos caudatus Kunth.) terhadap histopatologi otot jantung tikus putih (Rattus norvegicus) model diabetes melitus tipe II. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain eksperimental laboratorik. Subjek penelitian berupa tikus putih jantan, galur Wistar, usia 2-3 bulan, dan berat badan 200-250 gram. Sampel berjumlah 24 ekor tikus putih yang dibagi secara random ke dalam 4 kelompok (KKN, KK-, KP1, dan KP2), masing-masing kelompok terdiri dari 6 ekor. Pengamatan terhadap preparat dilakukan untuk melihat tingkat kerusakan sel otot jantung dengan menggunakan mikroskop cahaya. Data hasil penelitian dianalisis dengan uji One-Way Anova dan dilanjutkan dengan uji Post-Hoc Multiple Comparisons (α= 0,05). Hasil penelitian: Rerata persentase sel otot jantung normal terbanyak terdapat pada KKN dan yang terkecil terdapat pada KK-. Rerata persentase sel otot jantung normal meningkat pada KP1 dan KP2 dibandingkan dengan KK-. Uji One Way Anova menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan di antara empat kelompok perlakuan (p=<0,05). Uji Post-Hoc Multipe Comparisons menunjukkan perbedaan yang signifikan di antara semua pasangan kelompok (p=<0,05), kecuali pasangan kelompok KP1 dan KP2. Simpulan: Ekstrak daun kenikir (Cosmos caudatus Kunth.) dapat memperbaiki gambaran histopatologi otot jantung dengan mengurangi jumlah sel yang rusak pada otot jantung tikus putih (Rattus norvegicus) model diabetes melitus tipe II. Kata Kunci: Ekstrak daun kenikir, jantung, tikus putih, histopatologi otot jantung
PERTIMBANGAN MAHKAMAH AGUNG MEMUTUS PERMOHONAN KASASI PENUNTUT UMUM BERDASARKAN ALASAN JUDEX FACTIE TIDAK MEMPERTIMBANGKAN DENGAN BENAR UNSUR MEMPERKAYA DIRI SENDIRI ATAU ORANG LAIN ATAU KORPORASI DALAM PERKARA KORUPSI (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor: 787 K/Pid.Sus/2016)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan pengajuan kasasi Penuntut Umum dengan alasan judex factie tidak mempertimbangkan dengan benar unsur memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi serta pertimbangan Mahkamah Agung dalam mengabulkan permohonan kasasi Penuntut Umum dengan alasan judex factie tidak mempertimbangkan dengan benar unsur memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi dalam perkara korupsi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif. Sumber bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder, dengan cara studi pustaka/dokumen, teknik analisis bahan hukum menggunakan metode silogisme dan interpretasi dengan menggunakan pola berpikir deduktif, dari pengajuan premis mayor dan premis minor saling dihubungkan untuk ditarik konklusi. Hasil penelitian ini, telah diketahui bahwa pengajuan kasasi Penuntut Umum dengan alasan judex factie tidak mempertimbangkan dengan benar unsur memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi dalam perkara korupsi sudah sesuai dengan Pasal 253 ayat (1) huruf a KUHAP Judex Factie telah salah menerapkan hukum, atau menerapkan hukum tidak sebagaimana mestinya. Serta pertimbangan Mahkamah Agung dalam mengabulkan permohonan kasasi Penuntut Umum dengan alasan judex factie tidak mempertimbangkan dengan benar unsur memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi dalam perkara korupsi alasan telah sesuai dengan Pasal 256 KUHAP, maka dalam putusannya hakim mengabulkan permohonan kasasi Penuntut Umum, membatalkan Putusan Pengadilan Tinggi Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Tinggi Bandung, mengadili sendiri Terdakwa terbukti bersalah melakukan Tindak Pidana “Korupsi secara bersama-sama”, menjatuhkan pidana selama 5 tahun dan denda sebesar Rp200.000.000,00 apa bila denda tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan, serta menjatuhkan pidana tambahan untuk membayar uang pengganti sebesar Rp131.875.000,00. Dikompensasi dengan uang yang sudah dibayar Terdakwa sebesar Rp65.000.000,00. Kata Kunci: Kasasi, Judex Factie, Penuntut Umum, Mahkamah Agung, Korupsi
TOKSISITAS EKSTRAK BIJI MAHONI TERHADAP ULAT PLUTELLA XYLOSTELLA PADA DAUN KUBIS
Plutella xylostella is one of cabbage main pests. Botanical insecticides as alternative of chemical insecticides need to be expand, one of them is mahogany seed extract. Mahogany seed exctract contains saponin and flavonoid as reported mortal to P. xylostella. The aims of this study are to know the effective concentration of mahogany seed extract to manage P. xylostella different larva instar and to know LC50 value of mahogany seed extract to P. xylostella. This research used completely randomized experimental design (CRD). Two factors used were mahogany seed exctract concentrations (0 gL-1, 5 gL-1, 10 gL-1, 20 gL-1, and 40 gL-1) and larva instar (first and third instar). Each treatment repeated four times. The results showed that percentage of larva mortality first instar higher than third instar. Concentration 20 gL-1 of mahogany seed exctract effective to kill first instar larva, and concentration 40 gL-1 effective for third instar. Percentage of pupa mortality highest in concentration 10 gL-1 for first instar and concentration 40 gL-1 for third instar larva. Eating ability that higher in third instar was decreased. LC50 for first instar larva was 2,6 gL-1 and third instar was 13,7 gL-1, meaned that mahogany seed extract more toxic to first instar than third instar larva.
Keywords: botanical insecticide, mortality, lethal concentratio
Penerapan Teknik Make A Match dengan Multimedia dalam Peningkatan Pembelajaran IPS tentang Perjuangan Melawan Penjajahan Belanda dan Jepang pada Siswa Kelas V di SDN 2 Kedawung Tahun Ajaran 2018/2019
ABSTRACT Eka Fajriatul Janah. The Implementation of Make A Match Technique With Multimedia in Improving Social Science Learning about the Struggle against Dutch and Japanese Colonialism in Grade V Students of SDN 2 Kedawung in Academic Year 2018/2019. Thesis, Teacher Training and Education Faculty, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, February 2019. This study aimed: (1) to describe the steps in applying the technique of make a match with multimedia, (2) to improve social science learning about the struggle against Dutch and Japanese colonialism through the technique of make a match with multimedia, (3) to describe the obstacles and solutions to the application of make a match technique with multimedia in improving social science learning for fifth grade students of SDN 2 Kedawung. This research is a collaborative classroom action research (CAR) conducted in three cycles. Each cycle consists of planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of this study were fifth grade students of SDN 2 Kedawung in Academic Year 2018/2019, totalling 18 students. The data used were in the form of qualitative data, namely the application of make a match technique with multimedia and quantitative data, namely attitude assessment and learning outcomes tests in social science subject. Data collection techniques used observation, interviews, and tests. Data validity used the techniques and sources of manipulation. Analysis of qualitative and quantitative data included data reduction, data presentation, and conclusion. The results showed that: (1) the application of the technique of make a match with multimedia in improving social science learning about the struggle against Dutch and Japanese colonialism was carried out by the following steps: (a) submission material with multimedia, (b) grouping students with multimedia, (c) card distribution, (d) notification, (e) card pair search, (f) presentation with multimedia, (g) confirmation; (2) the application of the technique of make a match with multimedia could improve social science learning about the struggle against Dutch and Japanese colonialism of fifth grade students of SDN 2 Kedawung in Academic Year 2018/2019 as evidenced by the average percentage of assessment of students’ attitudes in the first cycle was 66.68%, in cycle II was 80.56%, and in cycle III was 90.28%. The percentage of students’ learning outcomes completed in the first cycle was 57.36%, in cycle II was 78.68%, and in the third cycle was 91.67%; (3) the obstacles in this study were: (a) there were still some students who have not dared to ask, (b) students are difficult to condition so the class situation becomes noisy. Therefore, the solutions provided are: (a) giving stimuli and motivation to students to be confident to ask questions, (b) condition the class well and giving sanctions in the form of questions in accordance with the learning material. The conclusion of this study is that the application of the technique of making a match with multimedia could improve social studies learning about the struggle against Dutch and Japanese colonialism of fifth grade students of SDN 2 Kedawung in Academic Year 2018/2019. Keywords: make a match, multimedia, social science learnin
MENELISIK AKAR PEMIKIRAN ASAS IN DUBIO PRO NATURA DALAM PENEGAKAN HUKUM
ABSTRAK Meda Desi Kartikasari. 2018. E0015247. MENELISIK AKAR PEMIKIRAN ASAS IN DUBIO PRO NATURA DALAM PENEGAKAN HUKUM. Penulisan Hukum (Skripsi). Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret. Belajar dari kasus mandalawangi, ternyata hakim berpandangan sangat pro terhadap lingkungan. Hal inilah yang kemudian disebut-sebut sebagai implementasi asas in dubio pro natura. Berkenaan dengan hal ini maka penelitian ini bertujuan untuk menelisik lebih dalam akar pemikiran dari asas in dubio pro natura. Untuk memperoleh hasil dari penelitian tersebut disusun dengan penelitian normatif atau doktrinal menggunakan bahan-bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder yang dianalisis dengan teknik analisis silogisme deduktif. Adapun hasil penelitian menyikapi bahwa masalah kerusakan lingkungan hidup merupakan krisis lingkungan yang mengancam masa depan umat manusia, oleh karenanya perlu dilakukan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Penelolaan Lingkungan Hidup merupakan langkah kebijakan peraturan terkini untuk penegakan hukum lingkungan hidup, dalam sistem penegakan hukum lingkungan dikenal suatu asas yang diterapkan oleh hakim yakni asas in dubio pro natura, yang merupakan turunan dari konsep precautionary principle. Berdasarkan kajian yang dilakukan, asas in dubio pro natura tersebut merupakan asas yang berintertekstual dengan asas in dubio pro reo, pemikiran biosentrisme, pemikiran ekosentrisme, pemikiran hukum progresif, deep ecology dan sekaligus menjadi pembantah atau antitesis atas pemikiran antrophosentrisme maupun shallow ecology. Kata kunci: Asas In Dubio Pro Natura, Lingkungan Hidup
Eksperimentasi Model Pembelajaran SAVI (Somatic Auditory Visualization Intellectually) Melalui Metode Eksperimen dan Demonstrasi pada Materi Usaha dan Energi Kelas X MIPA Ditinjau dari Kemampuan Berpikir Kritis Siswa
Meritania Yusman. EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN SAVI (SOMATIC AUDITORY VISUALIZATION INTELLECTUALLY) MELALUI METODE EKSPERIMEN DAN DEMONSTRASI PADA MATERI USAHA DAN ENERGI KELAS X MIPA DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA. Skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Januari, 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak: 1) Perbedaan pengaruh antara penggunaan model pembelajaran SAVI melalui metode eksperimen dan metode demonstrasi terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa; 2) Perbedaan pengaruh antara kemampuan berpikir kritis siswa kategori tinggi dan rendah terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa; 3) Interaksi antara pengaruh penggunaan model pembelajaran SAVI dan kemampuan berpikir kritis siswa terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2 x 2. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMAN 1 Sukoharjo. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Jumlah anggota sampel kelas eksperimen adalah 34 siswa, sedangkan jumlah anggota sampel kelas control adalah 36 siswa. Pengumpulan data dilaksanakan dengan teknik tes dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji ANAVA dua jalan dengan frekuensi sel tak sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara penggunaan metode pembelajaran secara eksperimen dan demonstrasi terhadap kemampuan kognitif siswa. Nilai Fobservasi yaitu 0,086 Ftabel dengan taraf signifikansi 0,05, yaitu 3.98. Kemampuan kognitif siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis tinggi lebih baik daripada siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis rendah; 3) Tidak ada interaksi antara pengaruh penggunaan metode pembelajaran dan kemampuan berpikir kritis siswa terhadap kemampuan kognitif siswa. Nilai Fobservasi yaitu 0,7919 < Ftabel dengan taraf signifikansi 0,05, yaitu 3.98) Kata Kunci: SAVI, metode pembelajaran, kemampuan berpikir kritis, kemampuan kogniti
Pengaruh Budaya Organisasi, Kepemimpinan dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Organisasi Laboratorium
ABSTRAK Reshy Revanda Sahervian. K7614043. PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, KEPEMIMPINAN, DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA ORGANISASI MINI MARKET TANIA TAHUN 2018. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Desember, 2018. Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) mengetahui dan menguji pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja organisasi Mini Market Tania 2) mengetahui dan menguji pengaruh kepemimpinan mterhadap kinerja organisasi Mini Market Tania 3) mengetahui dan menguji pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja organisasi Mini Market Tania 4) mengetahui dan menguji pengaruh budaya organisasi, kepemimpinan dan disiplin kerja terhadap kinerja organisasi Mini Market Tania. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi penelitian adalah mahasiswa Pendidikan Ekonomi angkatan 2016. Teknik pengambilan sampel adalah Sampling Jenuh. Jumlah sampel adalah 53 responden. Teknik pengumpulan data adalah dokumentasi dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan persamaan regresi berganda sebesar Y = 7,246 + 0,247 X1 + 0,305 X2 + 0,464 X3. Koefisien regresi bernilai positif artinya budaya organisasi berpengaruh positif terhadap kinerja organisasi, kepemimpinan berpengaruh positif terhadap kinerja organisasi dan disiplin kerja berpengaruh positif terhadap kinerja organisasi. Hal ini berarti apabila budaya organisasi, kepemimpinan dan disiplin kerja meningkat, maka diikuti dengan meningkatnya kinerja organisasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan (1) budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi ditunjukkan dengan nilai probabilitas 0,05) (3) disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi di tunjukkan dengan nilai probabilitas < 0,05 (0,000 < 0,50) dan nilai Adjusted R square sebesar 0,762%. Hal ini menunjukkan bahwa 76,2% kinerja organisasi dipengaruhi oleh budaya organisasi, kepemimpinan, dan disiplin kerja, sedangkan sisanya sebesar 23,8% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian. Kata kunci: budaya organisasi, kepemimpinan, disiplin kerja dan kinerja organisasi ABSTRACT Reshy Revanda Sahervian. K7614043. THE INFLUENCE OF ORGANIZATION CULTURE, LEADERSHIP AND WORK DISCIPLINE TOWARD THE ORGANIZATIONAL PERFORMANCE OF ECONOMIC EDUCATION LABORATORY MINI MARKET TANIA IN 2018. Thesis, Surakarta: The Faculty of Teacher Training and Education of Universitas Sebelas Maret Surakarta, October 2018. The aims of this research are: 1) to determine the influence of organization culture toward the performance organization of economic education laboratory mini market tania in 2018 2) to determine the influence of leadership toward the performance organization of economic education laboratory mini market tania in 2018 3) the influence of work discipline toward the performance organization of economic education laboratory mini market tania in 2018 and 4) to determine the influence of organization culture, leadership and work discipline toward the performance organization of economic education laboratory mini market tania in 2018. This research is a quantitative research. The population of the research was student of 2016 economic education. The sampling technique used was Saturation Sampling. The number of samples was 53 respondents. The data collection methods used were questionnaire and documentation. The data analysis technique used was multiple linear regression. The result of the research shows that the equity of the multiple regression is Y Y = 7,246 + 0,247 X1 + 0,305 X2 + 0,464 X3. The regression coefficient is positive which means that the organization culture is positively toward the performance organization, leadership is positively toward the performance organization and work discipline toward the performance organization. It means that the better the organization culture, the leadership and the work discipline is, the higher the performance organization achievement will be. Based on the result of the research, it can be concluded that: (1) the cultural organization is positively and significantly influential toward the performance organization which is shown by the probability value of < 0.05 (0.000 < 0.05), (2) the leadership is positively and significantly influential toward the performance organization which is shown by the probability value of < 0.05 (0.003 < 0.05), (3) the work discipline is positively and significantly influential toward the performance organization which is shown by the probability value of < 0.05 (0.000 < 0.05) and Adjusted R square value of 0,762%. It is shown that 76,2% of the performance organization is influenced by the organization culture, the leadership and the work discipline, while the rest which is 23,8% is influenced by other factors not mentioned in this research. Keywords: the organization culture, the leadership and the work discipline and performance organizatio
ANALISIS BIAYA MANFAAT SOSIAL PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SAMPAH GEDE BAGE DENGAN MENGGUNAKAN BERBAGAI SKENARIO EFISIENSI AIR POLLUTION CONTROL
RINGKASAN Sapto Prajogo, T631108010, Analisis Biaya Manfaat Sosial Pada Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Gede Bage Dengan Menggunakan Berbagai Skenario Efisiensi Air Pollution Control. Disertasi. Program Doktoral Ilmu Lingkungan, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Tim promotor: Prof. Ir. Ari Handono Ramelan, M.Sc., (Hons)., Ph.D. (Promotor), Dr. Evi Gravitiani, SE., M.Si.(Co Promotor I), Prof. Dr. Hartono, dr. M.Si. (Co Promotor II). Fakta yang terlihat sehari-hari menunjukkan bahwa umumnya sampah-sampah domestik, baik dari bahan organik maupun non-organik dibuang begitu saja dalam suatu bak sampah, dan kemudian melalui berbagai cara transportasi, sampah berpindah tempat mulai dari tempat sampah di rumah sampai ke tempat pembuangan sementara dan diteruskan sampai ke tempat pembuangan akhir. Sampah-sampah tersebut sebenarnya tidak akan menjadi masalah selama daya tampung alami lingkungan mencukupi. Masalahnya, kondisi dan situasi perkotaan yang padat penduduk dan sempit lahan, produksi sampah setiap hari melampaui daya tampung lingkungan, dan sarana penanganan dan pengolahan yang ada tidak mampu mengatasi dengan cepat. Kota Bandung mengambil langkah kebijakan untuk membangun sistem pengolahan sampah dan sekaligus menghasilkan energi listrik. Pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) yang membakar langsung sampah dan memanfaatkan energi yang dihasilkan untuk menghasilkan energi listrik. PLTSa ini dilengkapi dengan peralatan Air Pollution Control, bila dioperasikan dengan baik, maka Air Pollution Control dipastikan memiliki efisiensi yang tinggi, polutan beracun dapat dikendalikan. Sebagai upaya mengevaluasi kebijakan Pemerintah Bandung tersebut, maka dilakukan penelitian Analisis Biaya Manfaat Sosial Pada Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Gede Bage. Konsep dasar analisa biaya manfaat sosial ini adalah menghitung biaya di internal proyek dan biaya yang ditanggung lingkungan atau biaya eksternalitas, selain itu menghitung manfaat yang didapatkan proyek dan manfaat yang didapatkan lingkungan. Hasil perhitungan tersebut dimanfaatkan untuk menganalisa kelayakan proyek. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan perubahan efisiensi Air Pollution Control terhadap komponen biaya eksternalitas, serta hubungan perubahan efisiensi Air Pollution Control terhadap tingkat kelayakan pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah. Rancangan penelitian, dalam penelitian ini memiliki variabel bebas berupa efisiensi air pollution control. Efisiensi Air Pollution Control adalah jumlah polutan yang berhasil dikendalikan dibagi potensi polutan yang dibangkitkan. Satuan dinyatakan dengan persen. nilai dari efisiensi Air Pollution Control tersebut direncanakan pada nilai 0%, 25%, 50%, 75%, 90% dan 99%. Penelitian ini memiliki variabel terikat berupa biaya eksternalitas dan tingkat kelayakan proyek. Biaya eksternalitas ini bersifat merugikan, adalah tersebarnya kontaminan ke lingkungan yang menyebabkan gangguan terhadap kesehatan lingkungan. Analisis Tingkat kelayakan proyek pada dasarnya adalah menganalisis efisiensi suatu proyek. Biaya eksternalitas yang merugikan dihitung berdasarkan, perkiraan jumlah penduduk yang sakit karena paparan polutan yang tersebar ke lingkungan, dan selanjutnya dikalikan dengan biaya berobat karena sakit tersebut. Perhitungan jumlah polutan yang tersebar ke lingkungan, dihitung mulai dari menentukan 10 polutan penting (Cr, Cd, As, CDD/CDF, Hg, Pb, SO2, HCl, PM dan NOx), menghitung laju polutan yang diemisikan lewat cerobong, memperkirakan sebaran di 16 penjuru mata angin, dan 45 titik tinjau per arah angin. Perhitungan sebaran polutan ini menggunakan metoda dispersi atmosfer. Hasil perhitungan dapat dibuat peta isopleth. Peta isopleth tersebut dihamparkan (overlay) ke peta tematik yang memiliki informasi demografi. Selanjutnya dari dosis polutan yang diisap penduduk di kawasan tertentu akan dapat diperkirakan responnya. Perkiraan dosis-respon terhadap 10 kontaminan (karsinogen dan non karsinogen) diasumsikan dengan komposisi jumlah yang sama dan disebarkan secara kontinyu selama selama 25 tahun. Perhitungan biaya eksternalitas tersebut diulang sesuai dosis kontaminan pada saat nilai nilai efisiensi air pollution control sebesar 25%, 50%, 75%, 90% dan 99%. Masing-masing nilai efisiensi Air Pollution Control dengan proyeksi selama 25 tahun akan dapat dihitung biaya eksternalitas karena beroperasinya PLTSa. Kelengkapan data yang lain dapat dilakukan pengujian BCR, NPV dan IRR. Selanjutnya dilakukan analisa regresi. Dari variabel-variabel yang telah berhasil dihitung, dilakukan pengujian untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara variabel efisiensi Air Pollution Control terhadap variabel nilai biaya eksternalitas, dan terhadap tingkat kelayakan proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat erat, antara efisiensi Air Pollution Control terhadap biaya eksternalitas. Terdapat hubungan yang sangat erat antara efisiensi Air Pollution Control terhadap tingkat kelayakan proyek. Keywords: waste to energy, Social Benefit Cost Analysis, efficiency, air pollution control, externality, feasibilit