PENS Repository
Not a member yet
    1406 research outputs found

    PROTOTIPE DETEKTOR KUALITAS CEMENTING PADA PENGEBORAN TAHAP CLOSE HOLE MENGGUNAKAN SENSOR ULTRASONIK

    No full text
    In the drilling process, there are several phases: open hole and close hole. Open hole stage is drilled to create holes and then measured in three-dimensional shape of land. While the close hole stage is a reservoir that have been made, coated with concrete is known cementing. In this final project will discuss the form of wall surface of cementing (close holes). This system uses ultrasonic sensors with 42 KHz of frequency as a detector layer of concrete walls, a rotary sensor for measuring the depth of the hole drilling and facilities of the microcontroller as the main controller circuit. Data from scanning is data pulses to be processed by a microcontroller, and then it is sent to the computer by serial communications and display in three dimensions. To display the form of a layer of concrete walls in three dimensions, the y-axis is assumed as the depth of well. As for the x-axis and z-axis are sought by the formula geometry obtained from the combination of TOF ultrasonic and servo angle. The expectation target is to know the shape of the surface layer of concrete from the reservoir is detected by the ultrasonic sensors. Surfer is software used to display three-dimensional surface layer of concrete

    SINKRONISASI DAN PENGAMANAN MODUL GENERATOR LAB-TST BERBASIS PLC(HARDWARE)

    No full text
    ABSTRACT Synchronization generator in the distribution of electric energy currently required to obtain greater power. Some problems arise when we want a generator that we built to be synchronized to another generator, which is common voltage, frequency, there is no difference in phase angle and phase sequence. One solution to these problems is the use of the synchronizer that can automatically synchronize the generator to another generator, especially in lab-TST. At the end of the project is used PLC (Zelio) as the main control and detection parameters are needed, namely the frequency, voltage and phase difference. The use of sensors that can detect the parameters of synchronous as well as additional controller can be arranged into a system that is reliable and helps the synchronization process that previously were manual. In testing each section not found a big problem. Voltage sensors provide a linear current value of the voltage measurement 0-400 v. Frequency of sensor readings also has a linear value starting 41-59 Hz. But problems arise when the system integration and testing of synchronous. The results of this synchronization a first contactor relay ON state, second contactor relay ON state when the voltage parameters at 380 V, frequency at 50 Hz, the same phase sequence, and there is no phase angle difference between the two generators. Keywords: synchronal parameters, controllers, sensors

    RANCANG BANGUN MINIATUR PENGATURAN DAN MONITORING PENGISIAN MINYAK PELUMAS MENUJU MULTI-BANKER BERBASIS PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER (Sub Judul : Pemrograman PLC Omron CS1W)

    No full text
    ABSTRAK Proses pengolahan minyak mentah menjadi berbagai macam hasil pengolahan seperti: minyak tanah, premium, dan minyak pelumas telah banyak dijalankan oleh industry. Minyak pelumas yang telah diolah akan ditampung terlebih dahulu dibanker penampungan minyak sementara, sebelum didistribusikan ke wilayah-wilayah di Indonesia Perencanaan dan pembuatan proyek akhir ini bertujuan untuk membuat suatu system pengaturan dan monitoring pengisian minyak pelumas hasil pengolahan menuju multi-banker, dimana pengaturan aliran minyak pelumas dari tanki sumber dialirkan melalui jaringan pipa oleh pompa yang telah dikopel dengan motor induksi 3 fasa. Kecepatan putaran motor induksi 3 fasa diatur oleh inverter 3 fasa yang telah diprogram oleh PLC Omron CS1W. Pada perencanaan yang dibuat dipasang beberapa sensor dan actuator seperti : sensor level, oil meter, solenoid valve. Hasil dari proses pengisian minyak pelumas menuju multi-banker yang telah di program oleh PLC Omron CS1W kemudian ditampilkan dengan menggunakan display Human Machine Interface (HMI). Kata Kunci : Pemrograman PLC Omron CS1

    Robot Cartesian 3 Sumbu (X,Y,Z) Untuk Aplikasi Pengambilan dan Penempatan Benda Kerja

    No full text
    Labiartorium Otomasi Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel), sejak didirikannya telah difasilitasi dengan sebuah robot cartesian merk Festo, Namun, robot ini hanya memiliki 2 sumbu (X,Y) dan tidak dapat beroperasi lagi dikarenakan kedua sensor jarak sumbu X,Y dan kontrol PLC yang digunakannya mengalami kerusakan. Untuk itu, perlu dilakukan tindakan perbaikan terhadap robot. Perbaikan robot dimaksudkan untuk mengoperasikan kembali robot cartesian tersebut sebagai bahan ajar praktikum. Agar pemanfaatannya dapat lebih maksimal untuk para mahasiswa, pada robot yang diperbaiki dilakukan modifikasi dengan tujuan agar robot dapat berkgerak secara 3 sumbu(X,Y,Z) untuk melakukan aplikasi pengambilan dan penempatan benda kerja. Adapaun peralatan yang dibutuhkan untuk modifikasi tersebut antara lain menggunakan sebuah double acting cylinder sebagai sumbu z, dengan vacuum gripper pada ujungnya untuk mencekam benda kerja, 2 buah reed switches sebagai sensor sumbu z, 3 buah sensor benda kerja, yaitu sensor optik, sensor kapasitif, dan sensor induktif, untuk proses pemilihan benda kerja agar dapar ditempatkan sesuai stasiunnya masing-masing. Untuk konrtol PLC diganti dengan IC Mikrokontroler ATMega 16L, menggunakan bahasa pemrograman CodeVisionAVR. Begitu juga sensor jarak sumbu X, Y diganti dengan sensor sumbu yang baru. Sebagai hasil pengujian dengan metode On-Off yang dilakukan, didapat bahwa robot dapat melakukan fungsi aplikasi pengambilan dan penempatan benda sesuai stasiunnya masing-masing dengan baik walaupun untuk posisi koordinat yang dicapai masih terdapat error dengan kisaran +1-+3(mm) untuk sumbu X dan +3 - +5 (mm) untuk sumbu

    Sistem Identifikasi Smartcard-RFID dan Pengenalan Tanda Tangan Menggunakan Metode Backpropagation Dengan Kohonen Sebagai Pembanding

    No full text
    Kunci pintu sudah diciptakan sejak lama untuk menjaga keamanan ruangan. Namun seiring dengan perkembangan teknologi, terdapat beberapa alternative kunci pintu antara lain kunci manual, digital, magnetic dan kunci dengan smartcard-RFID yang akan dibahas dalam paper ini. Sistem keamanan pada paper ini akan mengganti kunci konvensional dengan teknologi smartcard-RFID untuk masuk kedalam rumah melalui pengenalan pola tanda tangan menggunakan metode jaringan saraf tiruan. Pola berupa tanda tangan yang dituliskan adalah dengan menggunakan pentablet .Jaringan saraf tiruan metode pembelajaran backpropagation dan kohonen dapat digunakan untuk mengenali tanda tangan. Dengan menggunakan jaringan saraf tiruan backpropagation hasil yang diperoleh lebih baik dibandingkan dengan kohonen dimana hasil yang diperoleh diatas rata-rata 75%

    Redesigning More Resilent Sahana System For Disaster Information In Indonesia

    No full text
    This application is a disaster information system in Indonesia using Sahana platform that has many unique features of the integration Sahana disaster with some applications that have been built independently in the previous year of mudflow in Sidoarjo, Solo in Bojonegoro Flood, and Forest Fires in Kalimantan. Addition, this application provides a virtual feature class that is learning GIS and Sahana, complete with an online test and the results. Since the system is web-based, then use the appropriate technology that is MapServer as web server, php, html, and javascript as a system builder and PostgreSQL for data storage. To improve the security of these applications also added SSL and Mod Security. SSL to secure data line and mod security to prevent attacks SQL Injection and Cross Site Scripting. Two of these securities will keep the system from attack, so the important data such as victims of disasters, infrastructure and map safe. With this integration, these applications into a complete information system, safely and in accordance with local conditions of each disaster. Keywords : Disaster Management, Sahana, Virtual Class, Integration System

    Analisa Performansi Call Center PT. Indosat, Tbk Dengan Menggunakan Formula Erlang C

    No full text
    Antrian panggilan yang masuk pada suatu call center merupakan hal yang sulit dihindari karena berkaitan dengan tingkat aktivitas pelanggan. Oleh karena itu, diperlukan pengukuran performansi call center untuk mengetahui seberapa bagus kinerja dari call center tersebut. Pada penelitian ini dilakukan analisa performansi dari call center PT.Indosat, Tbk yang ditinjau dari beberapa aspek yaitu rata-rata trafik harian, service level, jumlah agent minimum, probabilitas delay dan rata-rata delay setiap panggilan. Perhitungan probabilitas delay dan rata-rata delay menggunakan Formula Erlang C. Dari hasil penelitian terlihat bahwa untuk penilaian performansi yang ditinjau dari beberapa perhitungan, pada tahun 2008 kondisi Service Level lebih baik dibandingkan dengan tahun 2009 dimana nilainya sebesar 84.8% dan tahun 2009 sebesar 82.82%. Bila ditinjau dari perhitungan probabilitas delay (P>0) dan rata-rata delay setiap panggilan (T`), kinerja call center PT. Indosat, Tbk pada tahun 2009 lebih baik dari pada tahun 2008. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata probabilitas delay tahun 2008 sebesar 14.6% dan pada tahun 2009 sebesar 4.001%, sedangkan nilai rata-rata delay setiap panggilan tahun 2008 sebesar 61.2 second dan tahun 2009 sebesar 16.2 second

    manajemen internet content dan integrasi aplikasi email untuk mendukung enterprise information portal eksekutif

    No full text
    The development of internet technology has resulting a rapid explosion of information either from internal or external significantly, so we need a software that can provide information easily, quickly and effectively. The software must be able to manage and control valuable information needed by the executive persons, because executive persons can not escape from needing information, especially strategic information. EIP applications are expected to accomplish the needs of executives and makes it easy for the user. The presence of EIP applications are expected to fulfill the executives needs of external information. This application is also expected to have the ability to collaborate with the e-mail wich is integrated within so that this portal could be the communication media for the executive user

    VIRTUAL TOUR PENS-ITS

    No full text
    Abstrak Virtual tour telah banyak digunakan untuk memperkenalkan bangunan yang memang digunakan untuk kepentingan umum atau komersial misalnya seperti apartment atau bangunan perkantora.sedangkan untuk bangunan yang ditujukan sebagai sarana pendidikan belum banyak dikembang dan di PENS sendiri belum tersedia.selama ini penyampaian informasi kampus oleh PENS masih terbatas dalam bentuk brosur atau webpage yang menyediakan list fasilitas dan gambar ruangan.dengan aplikasi ini user tidak hanya melihat gambar namun dapat menjalankan aplikasi dengan inputan keyboard,selain itu juga dapat mengetahui informasi lebih banyak terutama pada ruang laboratorium dan ruangan lainnya yang menunjang pembelajaran.Aplikasi ini menggunakan VRML agar dapat di buka di browser dan berbasis web untuk informasi agar dapat diakses dengan mudah Kata Kunci:Virtual tour,VRM

    Penyelesaian Permainan Rubik's Cube Dengan Metode Algoritma Genetika

    No full text
    Rubik’s Cube merupakan permainan kubus berukuran 3x3 yang paling populer di dunia saat ini. Tiap sisi kubus memiliki enam warna yang berbeda dan tiap sisi dapat diputar sebanyak 90o dan 180o. Sehingga rubik’s cube memiliki 43,252,003,274,489,856,000 kombinasi warna. Banyak cara dan algoritma yang ditemukan oleh beberapa pakar / peneliti untuk menyelesaikan permainan ini termasuk dengan algoritma genetika. Dalam proyek akhir ini, solusi direpresentasikan sebagai langkah – langkah untuk menyelesaikan rubik’s cube. Dibutuhkan beberapa komponen dalam algoritma genetika yaitu fungsi fitness, seleksi dan operasi genetika yaitu crossover dan mutasi. Dan adanya pengoptimalan move sequence dapat menghasilkan solusi yang optimal karena dapat menghilangkan gen – gen yang redundant. Optimal yang dimaksud adalah jumlah langkah yang dibutuhkan untuk menyelesaikan rubik’s cube sedikit mungkin. Dan setelah ditemukan solusi, maka solusi akan disimulasikan dalam bentuk rubik’s cube tiga dimensi. Berdasarkan hasil uji coba pembangkitan random populasi awal mempengaruhi waktu dan generasi yang dicapai dalam menemukan hasil akhir. Contoh untuk jumlah scramble = 5 waktu yang dibutuhkan lebih cepat dan generasi yang didapat kurang dari 100 generasi dibanding jumlah scramble = 15 dan 30. Dan hasil perbandingan membuktikan bahwa algoritma genetika dapat menemukan solusi yang lebih baik yaitu tidak lebih dari 25 langkah dibandingkan dengan algoritma pemula yang biasanya digunakan oleh manusia untuk menyelesaikan rubik’s cube

    1,129

    full texts

    1,406

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    PENS Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇