PENS Repository
Not a member yet
1406 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI TEKNIK MOTION GRAPHICS PADA PEMBUATAN PROFIL MULTIMEDIA BROADCASTING
Proyek akhir ini dibuat untuk mempromosikan sebuah lembaga pendidikan, yaitu program studi Multimedia Broadcasting melalui video profil. Di dalam video profil ini berisi beberapa produk kegiatan perkuliahan, misalnya Web Development, di video ini akan digambarkan proses pembuatan website dari mulai pembuatan layout dan kemudian pemberian konten web. Teknik yang digunakan dalam pembuatan proyek akhir ini adalah motion graphics dengan menggunakan Choreograhing movement yaitu perubahan pada posisi, ukuran, sudut dan Tranform yaitu perubahan bentuk dari satu objek menjadi objek lain yang berbeda, dengan menitik beratkan pada proses pembuatan image menjadi bentuk 3D dan pembuatan tranformasi objek 3D. Hasil akhir dari proyek akhir ini adalah video profil yang menarik dengan menggunakan teknik motion graphics
PERHITUNGAN LINK BUDGET PADA KOMUNIKASI GSM DI DAERAH URBAN CLUSTER CENTRAL BUSINESS DISTRIC (CBD), RESIDENCES, DAN PERKANTORAN
Pada saat ini, kebutuhan terhadap komunikasi wireless sangat tinggi sehingga diperlukan suatu perencanaan jaringan komunikasi wireless. Dalam perencanaan sistem komunikasi wireless diperlukan perhitungan link budget yang merupakan perhitungan loss dari antena transmitter menuju receiver. Perhitungan link budget mempunyai peranan penting agar rancangan jaringan komunikasi dapat mencapai hasil yang optimum dan efisien baik dari segi kehandalan teknis maupun biaya.
Oleh karena itu pada proyek akhir ini telah dibuat sebuah software visualisasi perhitungan link budget dari provider GSM di daerah urban cluster CBD, Residences, dan Perkantoran. Data yang digunakan dalam perhitungan link budget GSM adalah data hasil pengukuran dengan metode drive test. Dari data tersebut dihitung nilai pathloss dan coverage area-nya. Untuk menghitung besar pathloss di daerah urban menggunakan model Okumura Hata sedangkan untuk menentukan coverage area menggunakan Two Ray Model.
Berdasarkan software perhitungan link budget yang telah dibuat, pada jarak 2 km; ht=30m; hr=1m; f=1875MHz diperoleh nilai pathloss pada cluster CBD sebesar 127.8dB, cluster residences sebesar 121.8dB, dan cluster perkantoran sebesar 119.9dB
APLIKASI HIERARCHICAL CLUSTERING PADA INTRUSION DETECTION SYSTEM BERBASIS SNORT
Salah satu upaya melindungi jaringan dari ancaman-ancaman hacker, cracker
dan security expert adalah dengan membangun Sistem Deteksi Intrusi atau Intrusion Detection
System (IDS) pada jaringan tersebut. Masalah muncul ketika serangan-serangan baru muncul
dalam waktu yang relatif cepat,sehingga seorang network administrator harus membuat signature
sendiri dan tetap update terhadap jenis-jenis serangan baru yang muncul.
Inilah yang melatarbelakangi Penelitian Proyek Akhir ini. Pada Penelitian Proyek Akhir
ini, akan dibuat suatu Intelligence Intrusion Detection System (IIDS) dimana Algoritma
Hierarchical Clustering menjadi kecerdasan buatan yang digunakan sebagai Pattern Recognition
dan diimplementasikan pada SNORT IDS. Hieararchical clustering diterapkan pada data training
untuk menentukan banyaknya kluster yang diinginkan. Selanjutnya dilakukan pelabelan kluster,
ada 3 label kluster, yaitu Normal, High Risk dan Critical. Metode Centroid Linkage digunakan
untuk pengujian data serangan baru. Output system digunakan untuk meng-update database rule
SNORT.
Tugas Akhir ini diharapkan akan membantu Administrator Jaringan untuk memonitor dan
mempelajari beberapa jenis serangan baru dari serangan jenis Port Scanning, Vulnerability
Scanning, Exploit, Buffer Over Flow, Exploit dan IP Spoofing yang belum ada pada rule sistem
IDS yang digunakan, dalam hal ini IDS berbasis SNORT, yang selanjutnya dapat dilakukan
antisipasi agar serangan-serangan tadi tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan pada
Network mereka.
Kata kunci : IDS, IIDS, SNORT, Hierarchical Clustering
PEMETAAN POSISI DAN SISTEM NAVIGASI MOBILE ROBOT DALAM RUANG MENGGUNAKAN SENSOR PERPINDAHAN JENIS OPTICAL LASER
Pesatnya perkembangan teknologi robot pada saat ini
memungkinkan seseorang untuk melakukan perkembangan teknologi ini. Saat ini perkembangan navigasi untuk mobile robot sangat berkembang pesat, antara lain adalah teknologi line tracer dan odometry dengan menggunakan rotary encoder. Semakin pesatnya teknologi membuat negara-negara berkembang khususnya Indonesia kalah bersaing dengan negara-negara maju lainnya dalam teknologi robot dan ajang-ajang perlombaan tingkat nasional.
Pada proyek akhir ini merancang sebuah sistem untuk membentuk sebuah sistem koordinat secara cepat dan pemetaan posisi robot dalam ruang. Titik pusat koordinat berada pada titik awal sebelum robot bergerak. Setiap kali robot bergerak perubahan nilai perpindahan terhadap sumbu x dan sumbu y akan diakumulasikan dengan data sebelumnya. Pengukuran akurasi heading pada robot dilakukan dengan
menempatkan dua titik sensor yang berbeda-beda pada badan robot yang dimaksudkan untuk mendapatkan posisi ideal untuk menekan kesalahan pembacaan heading.
Pemilihan yang tepat dalam penggunaan sensor akan berpengaruh terhadap hasil yang dicapai. Sensor jenis optical laser merupakan salah satu pilihan untuk mendapatkan hasil yang presisi dari perhitungan yang
digunakan. Pada sensor laser dapat digunakan sebagai pengganti dari rotary encoder di mana memiliki sensitivitas yang baik(persen error=7,4%) terhadap alas vinyl, karpet hijau, karpet abu-abu, dan multiplek hitam. Serta pada pencapaian target tidak terpaut jauh(selisih
persen error=1.4%) dengan penggunaan rotary encoder pada umumnya
Belajar Gamelan Jawa menggunakan Platform iOS
Gamelan adalah seperangkat alat musik dengan nada pentatonis, yang terdiri dari Kendang, Bonang, Bonang Penerus, Demung, Saron, Peking (Gamelan), Kenong & Kethuk, Slenthem, Gender, Gong, Gambang, Rebab, Siter,dan Suling. Gamelan Jawa dimainkan dalam sebuah pertunjukan musik tersendiri maupun sebagai pengiring tarian atau seni pertunjukan seperti wayang kulit dan ketoprak. Dalam perkembangan teknologi multimedia yang pesat saat ini, tidak tertutup kemungkinan keberadaan Gamelan Jawa sebagai instrumen musik tradisional Indonesia memudar. Untuk itu, perlu dilakukan pengimplementasian pada teknologi multimedia. Teknologi yang akan digunakan untuk implementasi instrumen Gamelan Jawa ini adalah teknologi layar sentuh pada iPhone, iPod Touch, dan iPad.
Pembuatan Aplikasi Musik Gamelan Jawa pada iPhone, iPod Touch, dan iPad merupakan pengimplementasian dari musik tradisional Gamelan Jawa untuk teknologi multimedia layar sentuh pada iPhone, iPod Touch, dan iPad. Untuk pembuatan aplikasi ini, digunakan bahasa pemrograman Objective-C dan akan ditekankan pada desain aplikasi, pemrograman, serta kesesuaian nada dengan instrumen asli. Konsep penggunaan dari aplikasi ini adalah dengan menggunakan sentuhan atau ketukan pada layar di nada tertentu untuk menghasilkan suatu bunyi pada alat musik yang dimainkan seperti pada gamelan asli. Untuk menambah segi interaktif pada aplikasi, ditambahkan sistem permainan dimana tugas dari pemain adalah mengiringi irama dari sebuah lagu dengan gamelan yang dapat dipilih.
Dari pembuatan Aplikasi ini diharapkan dapat dihasilkan aplikasi musik interaktif Gamelan Jawa pada iPhone, iPod Touch, dan iPad sehingga masyarakat dapat belajar dan memainkan simulasi Gamelan Jawa dengan menggunakan iPhone, iPod Touch, dan iPad.
Kata kunci: Aplikasi Interaktif, Multimedia, iPhone, Objective-C, Gamelan Jawa
PEMBUATAN STORYBOARD WIZARD UNTUK MATERI E-LEARNING
Dalam pembuatan sebuah film, animasi, motion graphic atau interactive media sequence, dan interaktif website dibutuhkan yang namanya storyboard. Storyboard membantu seseorang dalam mengorganisir suatu cerita dan detail isinya. Storyboard konvensional yang digunakan untuk materi e-Learning bisanya dibuat dengan menulis langsung pada template storyboard yang ada.
Proyek Akhir ini menitik beratkan pada pembuatan Storyboard Wizard untuk materi E-Learning dengan berbasis web, yang menggunakan bahasa pemrograman PHP, MySQL, JQuery, CSS, Apache, dll. User (pengguna) bisa membuat storyboard dengan mudah dan meng-edit storyboard-nya jika memang masih menginginkan perubahan dalam penataan storyboard-nya. Storyboard wizard ini di gunakan untuk memanage materi (Text, Graphic, Video, Real Picture ataupun Audio) yang akan ditampilkan dalam tiap halaman di web. Dengan adanya storyboard wizard ini programmer/designer bisa lebih mudah mengembangkan aplikasi/sistem E-Learning-nya.
Dari desain dan pembuatan tersebut dapat diketahui bahwa dibutuhkan fungsi drag and drop dari jQuery. Dan untuk mengaksesnya dibutuhkan browser yang mendukung plugin jQuery-nya. Selain itu dibutuhkan fungsi on delete cascading untuk men-delete multiple data pada database
ANALISA KINERJA ALAMOUTI-STBC PADA MC CDMA DENGAN MODULASI QPSK BERBASIS PERANGKAT LUNAK
Pada proyek akhir ini akan dibuat sebuah simulasi multicarrier CDMA dengan menggunakan penerapan teknik pengkodean kanal STBC. Pada umumnya multicarrier CDMA menggunakan informasi dan replika-replikanya yang akan diberikan pada masing-masing sub carriernya. Dengan menggunakan media wireless pada pengirimannya, dihasilkan gangguan berupa fading yang mengakibatkan pelemahan sinyal. Sehingga untuk menghilangkan pengaruh fading tersebut diterapkanlah sistem STBC. Sistem STBC atau space time block coding yang akan dibangun ini berdasarkan konsep alamouti menggunakan dua antena pemancar dan satu antena penerima serta konsep STBC dengan dua antena pemancar dan dua antena penerima.
Hasil yang diperoleh adalah kinerja STBC pada multicarier CDMA dengan dua antena pengirim dan dua antena penerima lebih baik 2 dB dibandingkan dengan kinerja STBC dengan dua antena pengirim dan satu antena penerima
SISTEM PENDETEKSI PENANDA POSISI KAKI SEBAGAI PENGGANTI JOYSTICK PADA DANCE – DANCE REVOLUTION GAME
Banyaknya interface yang digunakan untuk mendeteksi gerakan pemain pada suatu game, seperti keyboard dan joystick, membuat peneliti berinisiatif membuat sistem pengganti joystick/pad. Sistem yang akan dibuat menggunakan kamera sebagai penangkap gerakan penanda pada kaki, untuk selanjutnya diproses di OpenCV untuk melakukan segmentasi warna terhadap warna tersebut kemudian mencari nilai titik tengahnya dengan menggunakan metode Fuzzy C-Means clustering untuk mendapatkan pusat cluster dari obyek dan menentukan koordinat posisi obyek tersebut. Hasil akhirnya akan dikoneksikan dengan game dance buatan sendiri yang akan dimuat pada picture box sehingga bila pemain bergerak ke samping kiri kanan, depan belakang maupun bergerak secara diagonal, kamera dapat menangkap gerakan tersebut dan mendefinisikannya sebagai gerakan pengganti tombol, misalnya ke arah kiri, kanan, depan, belakang, atau arah diagonal dan memberikan skor pada pemain saat terjadi kesamaan arah gerakan kaki dan arah anak panah pada game. Secara garis besar, sistem dapat mendeteksi pergerakan kaki dan merelasikannya dengan game dance dan keakuratan sistem mendeteksi sampai menghasilkan output akhir berupa skor mencapai 100%, dengan kemampuan pemain untuk mengendalikan permainan dari percobaan yang telah dilakukan memiliki nilai keberhasilan yang beragam, yaitu 50% untuk Anez, 60% untuk Bagus, 70% untuk Reza dan 90% untuk Chabibi.
Kata kunci : Joystick, kamera, pendeteksi gerakan, Fuzzy C-Mean
Aplikasi Sistem Informasi Geografis untuk Pemantau Kondisi Jaringan Server Terdistribusi
Kemudahan suatu layanan telekomunikasi adalah pertimbangan utama bagi pengguna jasa telekomunikasi. Para pengguna dapat memanfaatkan teknologi yang sudah ada untuk mengembangkan berbagai aplikasi guna memudahkan pengguna dalam memenuhi kebutuhannya. Salah satu aplikasi yang dikembangkan adalah (SIG) SIstem Informasi Geografis yang merupakan bentuk layanan yang bereaksi aktif terhadap perubahan entitas posisi sehingga mampu mendeteksi letak objek dan memberikan layanan sesuai dengan letak objek tersebut.
Dalam tugas akhir dibuat suatu aplikasi yang dapat menampilkan peta dan menyampaikan informasi sarana umum yang diinginkan user berdasarkan posisinya dalam bentuk teks serta mengetahui posisi keberadaanya sekarang dan juga dapat memantau kondisi jaringan server terdistribusi. Aplikasi ini dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Javascript untuk menampilkan peta. Admin memilih server yang ingin dipantau keadaan jaringannya kemudian dilakukan proses pemantauan jaringan oleh protocol SNMP dan SSH melalui web.
Hasil dari pembuatan tugas akhir ini adalah terbentuknya sebuah sistem untuk meremote dan memonitoring server lain melalui web dan dilengkapi oleh pet