PENS Repository
Not a member yet
1406 research outputs found
Sort by
OPTIMASI PENJADWALAN MATA KULIAH DI JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA PENS DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA PARTICLE SWARM OPTIMIZATION (PSO)
In university, the schedulling is one important thing in teching and learning, because all activities of lecturers and students rely on existing schedule, so it must be prepared and repaired at the beginning of academic year, so will not interfere with learning and teaching activities among lecturers and students. To solve this problem , this final project used Particle Swarm Optimization (PSO) Algorithm to optimizing the class schedule. Because the PSO algoritm has the tools that are reliable with and simple to used. This final project aims to create a computing system for replacing manual scheduling, and the expected of final result is can regulate lectures�s hours teaching and also schedule of students.thus avoiding any clashes schedule. Keywords : Particle Swarm Optization, PSO, schedullin
DESAIN SISTEM KONTROL AUTO PILOT MENGGUNAKAN GPS PADA KAPAL
GPS represents an appliance navigation which can be used to know or determine the position of an object desired or controlled. In its applying, system GPS more common public used in the field of shipping which can assist in course of work in the ship, specially in system drive theship. This final project will be made by a control systems applied at the ship drive that is auto control systems of pilot using system GPS ( Global Positioning System ). This control systems is designed with the electrical system of control exploiting microcontroller and GPS as its control media. With the input data coming from GPS and microcontroller will sending to driver to move the drive and ship propeller untill to receiving location. Data used at program of GPS this is a setting data and realtime data where setting data is location data target of ship desist and realtime date ship position date which in fact. If the date south latitude and east longitude coordinate date that is sent is different from the GPS satellite date set then the ship will continue to move forward towards the desired destination coordinates. And if date south latitude and east longitude coordinate date that is sent to GPS satellites together with the date set then the ship will stop in accordance with the desired coordinates. With accuracy up to 72.5%. These systems still have the effect of natural and environmental conditions so that the operation needs to consider the natural conditions and environment. Keyword : autopilot, GPS, microcontroller, shi
TEKNIK FOTOGRAFI MAKRO UNTUK SERANGGA
Perkembangan dunia fotografi belakangan ini semakin pesat seiring dengan semakin terjangkaunya harga kamera DSLR,tetapi tidak banyak fotografer pemula yang mengetahui tentang bidang-bidang fotografi itu sebagai contoh fotografi arsitektur, fotografi still life, dan fotografi makro dan lainnya. Salah satu bidang fotografi yang cukup unik adalah fotografi makro dimana fotografi makro adalah teknik mengambil foto objek kecil dengan detail yang tampak jelas.
Fotografi makro bukan hanya sekedar menggunakan lensa makro namun ada teknik-teknik yang harus dipelajari antara lain teknik pengambilan foto dan teknik pencahayaan yang baik. Referensi untuk mempelajai teknik tersebut masih jarang dan kurang lengkap terlebih lagi untuk portfolio yang mempelajari untuk teknik foto makro. Portfolio tersebut akan menerangkan mulai dasar teknik foto makro hingga ke tingkat yang lebih profesional. Selain itu juga dibahas tentang teknik pencahayaan fotografi makro yang sedikit berbeda dengan teknik pencahayaan fotografi lainnya.
Tujuan dari dibuatnya portfolio ini diharapkan akan membantu fotografer yang ingin memperdalam teknik fotografi makro dan tata pencahayaannya dan dapat juga untuk meningkatkan nilai jual suatu foto makro
RANCANG BANGUN SISTEM LAYANAN ANTRIAN RUMAH SAKIT BERBASIS JAVA
ABSTRAK - Saat ini, masih banyak instansi / perusahaan yang belum memanfaatkan teknologi untuk memberikan kemudahan bagi para pemakainya. Kesadaran masyarakat tentang keteraturan dan ketertiban juga masih jauh dari sempurna. Hidup antri dapat diterapkan di lingkungan instansi / perusahaan seperti rumah sakit yang memiliki banyak pasien. Banyak pasien yang merasa tidak mendapatkan pelayanan yang baik sebab sistem antrian yang masih konvensional.
Pada tugas akhir telah dibuat sistem antrian yang baik dan efektif sehingga memberikan kemudahan bagi pasien. Simulasi antrian menggunakan bahasa pemrograman java, dimana sistem yang akan dibuat meliputi sistem registrasi,mesin pencetak nomor antrian,mesin antrian serta sms gateway.
Dari hasil pengujian terlihat bahwa sistem antrian yang dibuat sudah berhasil dengan baik, dimana rata-rata waktu eksekusi yang dibutuhkan untuk registrasi sebesar 51.16 detik. Sedangkan rata - rata waktu eksekusi untuk mendapat nomor antrian via java lebih cepat 46.42 detik dibandingkan via sms dan rata - rata waktu yang diperlukan untuk koneksi server ke printer adalah 1 menit 27.47 detik. Dari hasil survey pada karyawan rumah sakit dan pasien rumah sakit dapat dikatakan bahwa sistem antrian pada rumah sakit berbasis JAVA memiliki penilaian dengan kategori bermanfaat. Hal ini dapat dilihat dari hasil persentase sebesar 85 % karyawan rumah sakit dan 90 % pasien rumah sakit menyatakan sistem antrian ini bermanfaat
Pembuatan Software Aplikasi Gerakan Animasi Manusia Menggunakan Tangan
Perkembangan teknologi citra sekarang ini sangat pesat dan canggih. Seiring dengan meningkatnya teknologi grafik dan meningkatnya hardware untuk mempercepat proses kecepatan visualisasi yang sangat tinggi. Apalagi perkembangan teknologi citra di luar negeri sudah sangat pesat sekali. Sedangkan di Indonesia teknologi citra masih kurang berkembang pesat. Permasalahannya teknologi citra di Indonesia belum begitu banyak yang mengembangkannya. Tetapi sebenarnya hasil dari teknologi citra banyak yang menggemari dan banyak manfaatnya. Untuk sedikit mengatasi permasalahan tersebut kami membuat dan mengembangkan teknologi citra yaitu sebuah software aplikasi gerakan animasi manusia menggunakan tangan. Mungkin suatu saat nanti software ini banyak yang menyukainya dan mengembangkannya lagi.
Proyek akhir ini bertujuan untuk membuat software aplikasi animasi manusia dimana animasi tersebut bisa bergerak dengan menangkap gerakan tangan yang tertangkap oleh webcam.
Dari pembuatan Aplikasi ini diharapkan dapat dihasilkan aplikasi yang interaktif. Dari data hasil percobaan tangan dapat terdeteksi dengan cukup baik pada intensitas cahaya 640 lx pada kondisi cahaya ruang pada siang hari dengan jarak 100 cm
Analisa Kinerja Kode Konvolusi pada Sistem Parallel Interference Cancellation Multi Pengguna aktif Detection CDMA dengan Modulasi Quadrature Phase Shift Keying Berbasis Perangkat Lunak
In this final project, analysis will be done on the performance of convolutional codes on the system Parallel Interference Cancellation Multiuser Detection CDMA using QPSK modulation. Convolutional code encoder is used at the transmitter side with a rate 1/3 and the decoder at the receiver side using the Viterbi algorithm. The results of
the BER curve of the function of SNR Performance with convolutional code in the PIC system is better than 7
dB without convolutional code for 10-3 BER value. For the PIC MUD system stage 3 5 dB better than the stage 2 and 3 dB compared to stage 1. The use of convolutional code with rate 1/3 better 4 dB than the rate of ½. Application of the active users 12 is better than 16 users because more and more users then the value of the required SNR increases.
Key words: Convolution Code, PIC, BER, QPS
ANALISA KINERJA ALAMOUTI CODES PADA SISTEM SUCCESIVE INTERFERENCE CANCELLATION MULTIUSER DETECTION CDMA DENGAN MODULASI BPSK BERBASIS PERANGKAT LUNAK
Pada proyek akhir ini dilakukan analisa kinerja Alamouti code pada sistem successive inetrferance cancellation (SIC) Multiuser Detection (MUD) CDMA dengan modulasi BPSK. Kinerja dari sistem berupa kurva nilai BER sebagai fungsi Eb/No.
Dari hasil simulasi menunjukan kinerja Alamouti code 2Tx–2Rx lebih baik 3,337 dB daripada 2Tx –1Rx, dan 2Tx–1Rx lebih baik 7,75 dB dibandingkan tanpa Alamouti code pada SIC. Untuk Alamouti code 2Tx-2Rx stage 3 memiliki kinerja sistem lebih baik 7,637 dB daripada stage 1 dan untuk Alamouti code 2Tx-1Rx stage 3 kinerja sistemnya lebih baik 7,779 dB dibandingkan stage 1. Alamouti code 2Tx–2Rx dengan 4 pengguna lebih baik 8,894 dB dibandingkan20 pengguna dan 2Tx–1Rx dengan 4 pengguna lebih baik 9,143 dB dibandingkan 20 pengguna. Alamouti code 2Tx–2Rx dengan chip 127 lebih baik 4,695 dB dibandingkan chip 31 dan Alamouti code 2Tx–1Rx pada SIC dengan chip 127 lebih baik 5,53 dB dibandingkan chip 31.
Kata kunci : successive interference cancellation, alamouti code, BER
TEXT PRE-PROCESSING PADA TEXT TO SPEECH SYNTHESIS SYSTEM UNTUK PENUTUR BERBAHASA INDONESIA
Perkembangan teknologi telekomunikasi yang sangat pesat
dihasilkan berbagai produk teknologi telekomunikasi yang sangat
beragam. Produk telekomunikasi yang dihasilkan dari waktu ke waktu
merupakan produk yang lebih efektif dan efisien dalam hal penggunaan
dan pemeliharaan, baik secara teknis maupun biaya.
Proyek akhir ini bertujuan untuk mengkonversikan penulisan
teks pada PC atau laptop menjadi output suara sesuai dengan teks yang
dituliskan. Pembuatan ini dilakukan dengan menggunakan metode
synthesis system yang terdiri dari tiga proses yaitu text pre processing,
pembangkitan prosody dan proses concatenation.
Pembuatan perangkat lunak ini didahului dengan perancangan
sistem aplikasi, kemudian rancangan tersebut diimplementasikan dengan
text to speech synthesis system yang terdiri dari proses text pre
processing, pembangkitan prosody, dan proses concatenation. Setelah
diimplementasikan, perangkat lunak ini diuji coba sesuai dengan
spesifikasi kebutuhan dan kemampuan yang dimiliki yaitu melakukan
pengkonversian dari masukan kata atau kalimat ke bentuk representasi
diphone yang kemudian diphone-diphone tersebut akan disambungkan
(concatenation) untuk menjadi suara seperti teks yang diinputkan.
Dengan demikian aplikasi perangkat lunak ini dapat digunakan untuk
membantu para tuna netra agar dapat membaca berita dari internet
ataupun membaca email.
Hasil dari proyek akhir ini adalah bahwa pada proses text preprocessing
telah dapat mengkonversikan masukan yang berupa angka,
akronim, kata atau kalimat ke bentuk representasi diphone.
Kata Kunci : diphone, text pre processing, prosody, concatenation
ANALISA KINERJA ROUTING PROTOKOL PADA JARINGAN SENSOR NIRKABEL DENGAN METODE GRADIENT BASED APPROACH
Jaringan Sensor Nirkabel terdiri atas sejumlah besar sensor node yang bebas. Setiap node memiliki kemampuan untuk mengirim, menerima dan mendeteksi. Sensor node juga di lengkapi dengan peralatan pemrosesan data, penyimpanan data sementara atau memory, peralatan komunikasi dan power supply atau baterai. Dalam aplikasi WSN, sensor node harus mempunyai dimensi yang sangat kecil, sehingga sensor node mempunyai keterbatasan baik dalam processor, memory atau wireless.
Pada proyek akhir ini telah dibangun sebuah simulasi pengiriman data (routing) menggunakan Gradient Based Approach sebagai algoritma rute pengiriman data. Pendekatan secara gradient tidak menggunakan jarak yang absolut sebagai parameternya, tetapi dengan menggunakan jarak relatif. Beberapa parameter yang digunakan adalah perhitungan Hop, konsumsi energi, dan sisa energi pada sensor.
Hasil yang diproses pada proyek akhir ini adalah membuat sebuah jalur routing yang cepat dan efisien serta perencanaan konfigurasi sistem agar transmisi informasi dapat berlangsung dengan baik dan optimal dengan menggunakan metode Gradient-based routing. Pada proyek akhir ini diketahui pengiriman 100bit data dalam satu rute (dari sumber ke sink) yang membututuhkan energy rata-rata sebesar 287420,5 nJ
ANALISA INTERFERENSI ELEKTROMAGNETIK PADA PROPAGASI WI-FI INDOOR
Information and communication technologies evolve rapidly. One
is with Wi-Fi technology, particularly Internet technology developments
that are accessed Wireless (Wireless network). Designed for IEEE
802.11b to cover large area, up to a diameter of 100 meters, and
connect 100 of computers that operate on four data rate Different ie 1,
2; 5.5; and 11 Mbps. This condition is risky interference when Wi-Fi
technology and Bluetooth are used concurrently. This is because both
technologies are equally operate in 2.4 GHz frequency band.
At the end of this project has been carried out measurements to see
the influence of interference Bluetooth against several parameters Wi-Fi
IEEE 802.11b which is indicated by throughput based on the changes
data rate. Based on the throughput can be obtained value delay and
jitter.
The results obtained were the presence of Bluetooth Wi-fi influence
is expressed by throughput which influence the throughput is the
throughput value decreases with increasing distance between the
transmitter (Tx) and receiver (Rx) is the smallest value of throughput on
the conditions Non Line Of Sight (NLOS) with Bluetooth 0.5 meters
presence of interference against receiver laptop is 0.262 Mbps, and the
biggest throughput value when the condition Line Of Sight (LOS)
without the bluetooth is 6.107 Mbps. Throughput values obtained from
the jitter and delay and delay jitter is the largest in NLOS conditions
when there is interference at a distance of 0.5 meters bluetooth to laptop
recipients are 3.0534 s and 2.7481 s.
Keyword: wireless, QCheck, throughput, Bluetooth, jitter, dela