PENS Repository
Not a member yet
    1406 research outputs found

    PENGURANGAN HARMONISA PADA BEBAN KONVERTER 6 PULSA DENGAN FILTER AKTIF (INJEKSI RIPPLE DC)

    No full text
    Dewasa ini dalam aplikasi pengontrolan motor maupun beban lainnya di Industri banyak sekali digunakan konverter daya. Pemakaian beban non-linier seperti konverter daya tersebut menyebabkan timbulnya harmonisa pada sistem. Harmonisa dapat menyebabkan bentuk gelombang menjadi tidak sinusoidal terutama arus masukan. Kandungan harmonisa yang melebihi batas dapat menyebabkan dampak negatif dan kualitas daya rendah seperti turunnya faktor daya sistem sehingga kandungan harmonisa harus dikurangi. Meskipun kandungan harmonisa arus masukan bisa dikurangi tetapi ada peningkatan magnitude arus masukan yang cukup signifikan. Pada penelitian ini dirancang sebuah filter aktif yang mampu mengurangi kadar harmonisa pada sistem akibat penggunaan beban konverter 6 pulsa. Dengan menginjeksikan dc ripple, memanfatkan keluaran konverter 6 pulsa yang dihubungkan ke penyearah terkontrol. Dari hasil yang telah dilakukan besar kandungan harmonisa sebelum diberikan arus injeksi dc ripple pada masukan sebesar 27,6% kemudian setelah diberikan injeksi turun menjadi 13,4% dengan bentuk gelombang arus input mendekati sinusoidal. Kata Kunci : Harmonisa, Filter Akitf, Injeksi rippl

    Monitoring Kereta Api Berbasis GIS

    No full text
    GIS (Geographic Information System) adalah sebuah sistem informasi berbasis pemetaan dan geografi. System ini sering dipakai sebagai monitoring suatu benda, baik yang bergerak maupun tidak, dan banyak yang menggunakan system ini dalam proyek akhir, salah satunya adalah proyek akhir [1], proyek akhir tersebut memiliki kekurangan dibagian peta, pada bagian tersebut tampilan pada peta masih belum lengkap dan juga masih belum bisa menampilkan secara real-tim, oleh karena itu, pada proyek akhir ini dibuat sebuah sistem informasi posisi kereta api berbasis GIS, sistem ini memberikan informasi tentang posisi kereta api secara real-tim , dengan fasilitas lain berupa informasi nama masinis yang sedang bertugas, kecepatan, dan koordinat kereta. Sistem ini juga dilengkapi dengan peringatan kepada masisnis jika ada kereta lain didepanya, peringatanya berupa pesan singkat atau SMS. dengan adanya SMS tersebut diharapkan dapat mengurangi kecelakaan kereta api, Sedangkan pada sisi GIS, posisi kereta api akan ditampilkan kedalam bentuk peta yang diambil dari google map. pada google map terdapat fitur API, API sendiri adalah Application Programming Interface yang mempunyai banyak fitur, salah satunya adalah MAP API, dengan fitur tersebut kita dapat mengakses google map kedalam berbagai aplikasi. Dari hasil pemetaan data koordinat yang dikirimkan oleh kereta. Hasil pemetaan posisi tersebut tepat berada pada rel, dan ada beberapa koordinat yang sedikit menyimpang. Penyimpangan tersebut juga tidak terlalu jauh yaitu sekitar 4-5 meter dari titik sebenarnya. Kata kunci : GIS, kereta api, Monitoring

    PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN DE LORENZO PROCESS CONTROL DENGAN METODE JARINGAN SYARAF TIRUAN (JST) YANG BERBASIS OPENSOURCE

    No full text
    Sistem kontrol memiliki tujuan untuk mengendalikan sesuatu sehingga sesuai atau mendekati dengan nilai parameter referensi yang diberikan. Seperti pada modul De Lorenzo yang telah menggunakan kontrol PID analog sebagai kontroler. Modul tersebut memiliki 4 sensor yaitu sensor level, sensor aliran air, sensor suhu dan sensor tekanan yang masing-masingnya dapat di atur oleh kontroler PID. Karena pentingnya kontrol cerdas dalam sistem yang tidak linear maka dalam Proyek Akhir (PA) ini ditambahkan kontroler yaitu dengan metode Jaringan Saraf Tiruan (JST). Metode JST ini yang akan dibandingkan dengan PID yang telah ada pada modul De Lorenzo. Parameter yang akan diatur adalah ketinggian air, kecepatan air dan suhu air. Dengan ini diharapkan nantinya mahasiswa dapat memahami tentang kontrol cerdas menggunakan JST dan membandingkan dengan PID. Dari hasil pengujian, PID konvensional dapat diandalkan untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Tetapi PID bekerja maksimal jika mendapatkan Kp, Ki, dan Kd yang tepat. Metode JST backpropagation online, memiliki respon lebih lambat dibanding dengan PID dikarenakan JST melakukan pembelajaran bersamaan dengan proses kontrolnya (online). Dalam kontrol aliran air, PID dengan Kp, Ki, Kd tertentu dengan target aliran 60 L/h menghasilkan rise time = 2.4 detik dan overshoot = 1 L/h. Sedangkan dengan kontrol JST 1 lapis hidden layer dan 5 neuron, rise time lebih lambat yaitu 4.7 detik dengan overshoot = 1.5 L/h. Kata kunci: JST, PID, rise time, overshoot

    VISUALISASI BENCANA LUMPUR LAPINDO MENGGUNAKAN JAVA APPLET

    No full text
    Sistem Informasi Geografis adalah system informasi yang digunakan untuk memasukkan, menyimpan, memanggil kembali, mengolah, menganalisa, dan menghasilkan data bereferensi geografis atau geospasial untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu perencanaan. Dengan menggunakan SIG maka diharapkan akan lebih mudah untukk mengetahui kondisi dari bencana lumpur lapindo dalam bentuk 3D dimana diharapkan dapat memberikan nilai lebih dari tampilannya yaitu berupa tampilan yang atraktif serta mendapatkan informasi kondisi yang sesungguhnya dengan disertai data ketinggian. Pada proyek akhir ini, kami membuat suatu Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis web yang berbentuk 3D tentang informasi kodisi dari lumpur lapindo yang ada di kota Sidoarjo. Data geografis yang dipakai adalah data yang berformat SHP, format yang sudah dipakai dan mudah dalam pembuatannya untuk menyimpan infomasi geografis yang telah dibuat sebelumnya dengan menambahkan data ketinggian dari lumpur lapindo. System ini berjalan pada Java Applet sehingga dapat diakses lewat browser serta teknologi grafis yang dipakai adalah Java3D API merupakan teknologi terbaru dan canggih untuk membuat suatu bentuk 3D. Kata Kunci : Sistem Informasi Geografis, lumpur sidoarjo, peta dampak, Applet, Java3D

    Tracking arah gerakan telunjuk jari berbasis webcam menggunakan Metode Optical Flow

    No full text
    Teknik interaksi berbasis visi komputer menjadi kandidat Teknik Interaksi yang bersifat alami. Teknik ini tidak membutuhkan kontak langsung pengguna dengan peralatan input, melainkan komputer menangkap gerakan pengguna melalui kamera video dan menginterpretasikannya. Gerakan digunakan manusia ataupun hewan untuk mengenali suatu obyek dari suatu latar yang tidak teratur. Dalam aplikasi pencitraan, gerakan muncul dari perpindahan tempat antara sistem pendeteksi dan lingkungan yang sedang dilihat, seperti aplikasi robotika, navigasi otomatis, dan analisis lingkungan dinamis. Salah satu gerakan dari tubuh manusia yang sering digunakan sebagai alat komunikasi adalah gerakan tangan. Pada tugas akhir ini dilakukan penelitian deteksi gerakan dengan melakukan tracking arah gerakan telunjuk jari berbasis webcam menggunakan metode optical flow. Tracking dilakukan terhadap marker warna merah yang terpasang pada ujung telunjuk jari. Kata Kunci: Teknik interaksi, Tracking arah gerakan Telunjuk Jari, Metode Optical Flow

    Rancang Bangun Smart Vehicle untuk Mendeteksi dini Kecelakaan dan Keadaan Darurat

    No full text
    Research in Smart Vehicle System has been developed recently. Smart vehicle system has a lot of its application nowadays like automatic vehicle locator, long distance power car control, car park sensor, road human detection, and also GPS navigation etc. The weakness of those systems are, there weren’t no notification system that will call medic and police if a car crash or emergency occur which is very helpful to save people. Therefore this final project was proposed due to completing the Smart Vehicle application from the previous research. Based on the tests and the results, this tools can detect car deceleration during ‘sudden brake’ test from 40km/hour and 60km/hour until stop with the maximum acceleration result at 1,0g for 40km/hour to stop and 1,31g for 60km/hour to stop. On the crash test the result was average on 8g, this was because of the accelerometer range limitation. The accelerometer can only measure acceleration for +/-6g as its best accuration. Based on those data, if the decelerations are above 6g then the vehicle is stated as ‘crash’. The system that have been built was complete its desire contribution to detect car crash by the rapid deceleration from accelerometer sensor with boundaries of measurement range at +/-6g. the emergency condition initiated by the driver by pressing push button and then the latitude and longitude will be send to the monitoring server. Keywords : Crash Detection, Accelerometer, GPS, SMS Gateway, Bluetooth Serial Port Profil

    RANCANG BANGUN SISTIM ENKRIPSI PENGIRIMAN INFORMASI MENGGUNAKAN ALGORITMA KRIPTOGRAFI KLASIK

    No full text
    In today's competitive environment, enabling people to communicate and exchange information / data remotely. Between cities, countries and between continents is not an obstacle anymore in the communication and data exchange. Along with that the demand for securities (security) to the confidentiality of information exchanged on the rise. Therefore it is developing branch of science that studies on ways of data security or cryptography known. Just as a data security system created at the end of this project, the encryption process to be advocates in him. In the process of encryption there is a process by which data is encrypted in the form of random letters, and the process is called the plaintext-ciphertext. While on the side of the receiver will experience a process description, in which random data is converted to actual data or can be called with the ciphertext-plaintext. By using the method vigenere cipher, then the need for a key to obtain a ciphertext. Where the lock is determined by the length of the plaintext letters are entered. The result of this study issending data through the client to the server with encryption system so that the data to the server will be directly encoded. On the server, the encrypted data will be converted into the plaintext back through the process description Key : cryptography, algorithms, C programming, vigenere cipher, socket programmin

    PERANCANGAN KOMUNIKASI DATA TERINTEGRASI PADA PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER VIA CONTOLLER LINK NETWORK DAN ETHERNET DEVICE

    No full text
    Dalam dunia industri terdapat banyak proses yang bermacam-macam dan rumit serta membutuhkan input maupun output yang relatif banyak. Sebagian besar industri menggunakan PLC (Programmable Logic Controller) sebagai sistem kontrol. PLC ini memiliki banyak keunggulan diantaranya adalah mudah dalam penyesuain di berbagai sistem yang ada pada industri .Serta memiliki kemudahan fasilitas komunikasi antar device-device standar industri. PLC memiliki tipe bermacam-macam serta memiliki spesifikasi atau keunggulan berbeda sesuai dengan tipenya, hal ini memungkinkan dalam suatu industri terdapat dua PLC atau lebih. PLC tersebut dapat bekerja secara efektif dan efisien apabila dilakukan proses integrasi.. Salah satu komunikasi antar PLC yang saling terintegrasi tersebut dapat digunakan media Ethernet dan Controller Link Network, serta touchscreen sebagai display yang dapat meremote PLC tersebut secara lokal maupun pada jaringan yang berbeda. Untuk mengatur komunikasi antar PLC diperlukan sebuah protokol agar komunikasi data dapat berjalan dengan baik. Salah satu protokol yang dapat digunakan adalah FINS protokol. Untuk PLC Omron CS1G-H dan Omron CJ1M serta Omron CS1H-H sangat mendukung protokol ini. Protokol FINS merupakan protokol yang populer pada PLC OMRON, untuk menghubungkan dan memonitor status dari device-device yang terhubung dalam suatu jaringan berbasis Ethernet. Selain terhubung dengan Ethernet, PLC Omron juga dapat dihubungkan dengan media komunikasi bernama Controller Link Network atau biasa disebut CLK. Controller Link ini merupakan salah satu media yang hanya dimiliki oleh PLC Omron serta mendukung FINS protokol. Kata Kunci : PLC, Komunikasi Ethernet, Controller Link, FINS Protokol

    Rancang Bangun Electrical System pada Speed Bump Pembangkit Daya

    Get PDF
    ABSTRAK Energy harvesters, pencarian energi alternatif dari sumber energi yang mempunyai potensi namun sering diabaikan. Kebutuhan energi yang berbanding lurus dengan peningkatan eksponensial populasi umat manusia membuat manusia secara cepat harus beralih menuju sumber energi alternatif terbarukan. Riset Energy Harvesters Speed Bump, yang dilakukan oleh tim riset laboratorium desain, jurusan S1 Teknik Mesin Institut Teknologi Sepuluh Nopember dibawah bimbingan Dr Eng Harus Laksana Guntur, S.T.,M.Eng merupakan terobosan pemikiran bijak menghadapi krisis energi global yang menjadi isu panas. Pembangkitan energi listrik yang dihasilkan oleh speed bump pembangkit daya, salah satu produk tim riset laboratorium desain, mempunyai output karakteristik generator listrik yang fluktuaktif dan diskontinyu selain memang energi bangkitannya kecil, sehingga membuatnya sulit teregulasi dan disimpan. Maka dari itu diperlukan sistem penyimpanan energi listrik yang bisa meregulasi karakteristik output dari generator listrik, supaya bisa disimpan. IC LTC3588, dari Linear Technology merupakan generasi IC harvester yang didalamnya terintegrasi sistem switching mode buck converter, membuat IC ini menjadi pilihan yang tepat untuk meregulasi tegangan fluktuaktif dengan efisiensi tinggi sebagaimana karakterstik sistem switching power supply yang mampu meregulasi tegangan input tanpa adanya panas yang terbuang seperti pada regulator linier lainnya. Proyek akhir ini menghasilkan rangkaian sistem elektrik yang bisa meregulasi tegangan, meskipun hasilnya masih belum akurat sesuai dengan yang diharapkan. Dan masih butuh pengembangan lebih lanjut agar rancang bangun sistem elektrikal ini bisa benar-benar efektif digunakan sebagai media penyimpan energi dari sumber energi alternatif. Kata kunci : speed bump, generator pembangkit daya, IC LTC 3588, regulator, sistem elektrikal, sistem charge ABSTRACT Energy Harvesters, searching for alternative energy from energy sources that potentially but often overlooked. Energy demands is directly propotional with the exponential human race population. Its make human should quick to switch to alternative renewable energy sources. Energy Harvester Speed Bump research, conducted by a team of design research laboratory, Departement of Mechanical Engineering Sepuluh Nopember Institute of Technology under the guidance of Dr. Eng Harus Laksana Guntur, S.T., M.Eng is a breakthrough wisely ideas facing the global energy crisis wich became a hot issue. Generating electricity produced by energy harvesters speed bump, one of the products design team research laboratory, have fluctuactiv and discontinuous characteristic besides have small energy harvested, making it difficult to regulated and stored. Therefore its required electricity energy storages systems that can regulate the output characteristic of power generator, so it can be stored. LTC3588 from Linear Technology is a energy harvester device wich includes integrated switching mode buck regulator system, making this IC be the right choice to regulate the fluctuactiv voltage that have high efficiency switching power supply system that able to regulate the input voltage without waste heat as the others linear regulators. The final project produced a circuit of electrical systems that can regulate the voltage, although the results are still not accurate as expected. And still need further development in order for this design of electrical systems can be really effective used asa energy storage media of alternative energy sources. Keywords: speed bump, power generator, IC LTC3588, regulators, electrical system, system charg

    RANCANG BANGUN JEMURAN OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLER

    No full text
    ABSTRAK Saat ini penerapan sensor untuk memudahkan pekerjaan manusia semakin meningkat. Penulis mencoba untuk membuat suatu penerapan sensor tersebut. Salah satunya ialah penggunaan sensor yang di aplikasikan pada jemuran pakaian. Sensor yang dipakai adalah sensor hujan , sensor kelembaban , sensor panas , dan sensor cahaya. Sensor-sensor ini akan dikombinasikan untuk menyensing keadaan udara yang akan memberikan informasi pada mikrokontroler. Mikrokontroler akan menerima sinyal dari sensor tersebut , lalu memberikan perintah pada aktuator. Perintah yang diberikan untuk aktuator tergantung dari sinyal yang diberikan oleh mikrokontroler. Perintah tersebut dapat berisi tentang perintah maju (Clockwise) atau mundur (Counter Clockwise) untuk menggulung rel jemuran. Relay akan mengerakkan motor DC untuk berputar maju atau mundur. Arah putaran motor DC di tentukan oleh perintah langsung dari Mikrokontroler. Mikrokontroler sebagai otak untuk memerintah, sangat di andalkan agar tidak salah dalam menjalankan motor DC. Disini motor DC yang di pakai bertegangan 24 Volt. Jemuran mampu untuk bergerak sejauh kurang lebih 1,5 m. Tujuannya adalah motor dapat menggulung rel jemuran, agar baju atau jemuran tidak menjadi basah karena kehujanan. Sebagai plan, motor DC harus memiliki keandalan untuk mengikuti perintah Mikrokontroler , agar tujuan dapat dipenuhi. Target yang diharapkan penulis adalah mampu menekan penggunaan efisiensi waktu yang dibutuhkan pengguna hingga 50% dari waktu penjemuran tanpa menggunakan alat ini. Respon dari sensor cahaya terhadap plan adalah 5 detik setelah hujan turun atau mendung datang. Namun, hasil yang diperoleh untuk efisiensi waktu penggunaan hanya dicapai oleh 27% saja, sedangkan respon dari sensor cahaya disediakan mampu terpenuhi. Tapi pembacaan pada mikrokontroler ini masih belum stabil karena drop tegangan dari supplai sensor. Kata kunci : motor DC , sensor cahaya , sensor kelembaban , sensor panas dan sensor huja

    1,129

    full texts

    1,406

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    PENS Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇