PENS Repository
Not a member yet
    1406 research outputs found

    Two Wheels Balancing Line Tracer Robot Using Fuzzy Logic Control

    No full text
    Sekarang ini sudah ada alat transportasi yang menggunakan dua roda yang di kendalikan oleh satu orang (segway). Proyek akhir ini juga akan membuat alat yang sama dalam hal prinsip kerjanya, namun dengan ukuran yang berbeda. Alat ini juga nantinya dibuat agar dapat mengikuti garis sambil menyeimbangkan bodi robot agar tidak terjatuh. Kedua roda robot di hubungkan dengan motor DC sebagai pemberi gaya. Gaya yang diberikan motor sesuai dengan arah titik jatuhnya bodi robot. Sistem kontrol yang diterapkan pada tugas akhir ini adalah fuzzy logic control. Tujuan pembuatan proyek akhir ini selain untuk pembelajaran tentang keseimbangan, juga merupakan penerapan metode fuzzy logic untuk sistem yang labil. Permasalahan yang ada disini adalah bagaimana membuat robot tetap stabil pada titik 90°. Permasalahan juga muncul ketika robot dapat mengikuti garis sambil mengatur keseimbangan. Sensor yang digunakan untuk mendeteksi kemiringan robot terhadap bumi adalah accelerometer Hitachi H48C 3-Axis Accelerometer Module. Dengan sistem kontrol fuzzy logic robot mampu menjaga keseimbangan sambil mengikuti garis. Kemampuan robot mengikuti garis hanya pada garis lurus dan belokan yang berupa radius

    Optimasi Dimensi Mekanik Menggunakan Metode Algoritma Genetika Dan Sistem Pergerakan Robot iSRo G2

    No full text
    Robot Autonomous Multiplatform di disain untuk negara yang secara geografis rawan terhadap bencana gempa bumi dan tsunami, termasuk Indonesia. Disaat terjadi bencana korban yang berjatuhan harus segera mungkin mendapat pertolongan dan perawatan untuk menghindari jumlah kematian yang lebih besar. Oleh karena itu robot yang dapat bergerak mencari dan menemukan letak korban dan dapat bermanuver diantara reruntuhan akibat bencana, sangat diperlukan untuk membantu tugas dari Tim SAR. Dalam penelitian ini dikembangkan sebuah prototipe SAR robot dengan sistem gerak beroda yang dapat diaplikasikan sebagai robot pencari korban bencana alam ataupun korban reruntuhan gedung. Robot yang diberi nama iSRo Generasi 2 atau G2 bertugas untuk mencari letak keberadaan korban di dalam reruntuhan gedung yang sulit untuk dijangkau oleh manusia sehingga dapat memudahkan tim penyelamat untuk mengetahui keberadaan korban. Bentuk robot ini menyerupai tank, dan memiliki delapan roda yang dihubungkan dengan timing belt sistem mekanika robot ini memiliki sepuluh derajat kebebasan yang didesain agar mampu melewati beberapa medan, diantaranya medan reruntuhan yang tidak beraturan, medan anak tangga, medan turunan yang mempunyai kemiringan, medan tanjakan dan juga medan yang bercelah-celah. Perhitungan optimasi dimensi lingkungan dilakukan melalui sebuah metode yang terstruktur Algoritma Genetika. Robot ini memiliki persepsi gerak untuk mencapai titik tujuan sesuai dengan lintasan yang telah direncanakan. Robot ini menggunakan motor dc sebagai aktuatornya, ultrasonic range finder, magnetic compass, CO2 sensor dan thermals sensor sebagai sensor-sensornya. Robot juga dikendalikan dari jarak jauh dengan joystick dan juga dapat bergerak secara autonoumus, untuk visualisasinya menggunakan wireless camera yang dikomunikasikan melalui perangkat komputer

    Sistem Pengenalan Wajah Pada Mesin Absensi Mahasiswa Menggunakan Metode PCA Dan DTW

    No full text
    Penerapan mesin absensi kehadiran di PENS sudah dilakukan beberapa tahun lalu, namun masih menggunakan smart card, sehingga belum efektif dan akurat dalam pengambilan data. Untuk itu dicoba untuk melakukan penelitian dengan menggabungkan mesin absensi menggunakan pengenalan wajah. Pengenalan wajah dalam penelitian ini menggunakan sebuah webcam untuk menangkap suatu citra kondisi ruangan pada waktu tertentu yang kemudian diidentifikasi wajah yang ada. Beberapa metode yang digunakan dalam penelitian disini adalah ekstraksi fitur akan menggunakan metode PCA atau Eigenface. Sedangkan untuk pengambilan keputusan, digunakan metode Dynamic Times Wrapping ( DTW ) dan Euclidean Distance. Pengujian menggunakan 90 data training dan 45 data uji. Kontribusi yang digunakan mulai dari 2 hingga 10 kontribusi PCA. Dari hasil pengujian, tingkat keberhasilan pengenalan menggunakan DTW sebesar 20% dan 40% hingga 82% untuk euclidean distance. Pada sistem ini, digunakan parameter jarak un\tuk mengukur tingkat keakurasiannya. Jarak yang digunakan adalah 50cm, 100cm, dan 150cm. Adapun Hasil pengenalan yang diperoleh dari masing-masing jarak tersebut adalah 40%, 10%, dan 10%. Sedangkan apabila menggunakan metode pengenalan euclidean distance, didapakan hasil dari masing-masing tersebut adalah 80%, 70%, dan 40%

    Pengendalian Posisi Mobile Robot Menggunakan Metode Neural Network dengan Umpan Balik Kamera Pemosisian Global

    No full text
    Pengembangan teknik otomasi pergerakan robot untuk dapat beroperasi di dunia nyata sudah menjadi bahan penelitian bagi pengembangan mobile robot di dunia saat ini. Untuk dapat mencapai suatu posisi yang diinginkan dari posisi awal, mobile robot membutuhkan suatu sistem navigasi yang dapat mengarahkan mobile robot tersebut ke posisi yang diinginkan. Untuk itu peneliti membuat sistem pengendali robot menggunakan metode neural network dengan menggunakan umpan balik kamera. Kamera berfungsi sebagai pemantau pergerakan robot yang nantinya akan diumpan balikkan ke dalam PC untuk mengetahui jalur yang harus ditempuh oleh robot dan posisi robot. Neural network digunakan untuk kontrol posisi pergerakan robot, fase learning neural network dilakukan secara offline (didalam PC) sedangkan fase mapping (penggunaan) dilakukan pada mikrokontroler yang terdapat pada robot. Data yang akan diajarkan dalam proses learning adalah data error sudut dan nilai PWM motor kanan dan PWM motor kiri. Persen keberhasilan dalam pengenalan data yang diajarkan adalah 95%. Sedangkan persen keberhasilan untuk pengontrolan robot menggunakan metode neural network backpropagation adalah 70%

    Alat Bantu Monitoring Rate Jantung, Suhu Tubuh dan Kontrol Tetesan Infus Pada Ruang Perawatan Rumah Sakit

    No full text
    Dunia ilmu kedokteran yang semakin maju pada akhir dasawarsa ini telah melahirkan sebuah alat yang disebut electrocardiograph (ECG). Alat ini berfungsi menampilkan sinyal detak jantung manusia. Sinyal yang dihasilkan berupa sinyal analog, sinyal ini dihasilkan oleh kontraksi otot jantung yang terbaca oleh sensor. Program sistem monitoring rate jantung, suhu tubuh dan kontrol tetesan infus pada ruang perawatan rumah sakit ini dibuat dengan menggunakan Visual Basic 6.0 sebagai interface dan Microsoft Access 2003 sebagai database. Selain itu sebagai masukan data yang akan diolah datanya oleh Visual Basic 6.0 diperlukan hardware sensor electrocardiograph (ECG), sensor suhu dan sensor infus. Sebagai tambahan juga disertakan laporan atau report yang memudahkan para dokter atau tenaga medis dalam membuat keputusan. Dengan program ini para dokter atau tenaga medis akan lebih mudah dalam memonitor para pasiennya dengan tepat. Pada tahap pengujian, program ini bisa menampilkan data sesuai data yang dikeluarkan oleh perangkat keras. Pada program ini nilai yang ditampilkan untuk electrocardiograph (ECG) dalam satuan BPM, untuk sensor suhu dalam satuan celcius dan untuk kontrol tetesan infus adalah jumlah tetesan dalam satu menit

    Perbandingan Priority Queueing (PQ) dan Fair Queueing (FQ) pada 802.11e EDCA untuk Meningkatkan Performansi QoS VoIP over WLAN

    No full text
    IEEE 802.11e didesain untuk kebutuhan QoS pada aplikasi realtime seperti VoIP dan Video streaming. Parameter-parameter layer 2 MAC 802.11e EDCA memungkinkan Wireless Router atau Access Point (AP) memprioritaskan pengiriman frame trafik VoIP daripada frame trafik tidak realtime salah satunya FTP. Akibatnya trafik selain VoIP menjadi menderita akibat mekanisme antrian Priority Queueing (PQ) yang terdapat pada 802.11e EDCA. Teknik antrian Fair Queueing (FQ) dengan variannya Core Stateless Fair Queueing (CSFQ) memberikan kesempatan yang sama pada setiap antrian. Paper ini menyajikan perbandingan antara teknik antrian PQ dan CSFQ untuk dibandingkan hasil pengukuran QoS latency, paket hilang, dan throughput dengan beban trafik yang heterogen yaitu trafik VoIP dan FTP. Pengujian dilakukan dengan menggunakan Network Simulator- 2.34 (NS-2.34) dengan hasil latency CSFQ lebih baik daripada PQ dengan nilai 9 ms dan 52 ms untuk 6 pengguna VoIP atau 3 peer komunikasi. Sedangkan untuk paket hilang dan throughput PQ menunjukkan hasil yang lebih baik daripada CSFQ walaupun pengguna VoIP aktif dinaikkan sampai 20 pengguna atau 10 peer komunikasi

    SISTEM PENGELOLAAN DISTRIBUSI DAN MONITORING SURAT MENYURAT DI BRI SYARIAH SURABAYA

    No full text
    Every organization or bank have an activity of correspondency comprise to inbox, outbox or disposition to the other staff. This activity handled by secretary. Secretary in this case still use paper for save the data of letters. Of course, it can be causing lose of document and searching the data can take along time. So the technology need to applied for evolved the effectiveness of correspondency and make the task of human easier. That�s way the existence of this web-based technology using PHP Code Igniter as programming language, and MySQL as the database that become an information system that can be monitored and report the activity of correspondency inter branch of office. So the task of secretary before do by manual way, now it can be more systematis and efficient. Keyword : PHP Code Igniter, MYSQL, Highchart Librar

    Pemodelan Tempratur Ruang pada Prototipe Mesin Pengering Gabah Elektronik (MPGE)

    No full text
    Pemodelan Tempratur Ruang pada Prototipe Mesin Pengering Gabah Elektronik (MPGE

    Pengaturan Gerak dan Keseimbangan Robot Line Tracer Dua Roda menggunakan PID Controller

    Get PDF
    Pengaturan gerak dan keseimbangan robot line tracer dua roda sebenarnya merupakan gabungan antara konsep keseimbangan robot beroda dua dan konsep robot pengikut garis. Tujuan utama dari penelitian ini adalah menjaga robot dalam keadaan tegak lurus dan dapat bergerak mengikuti garis pandu dengan tetap mempertahankan keseimbangannya. Dalam penelitian ini digunakan accelerometer sensor yang mempresentasikan sudut elevasi terhadap bumi dan sensor garis menggunakan pasangan LED dan foto dioda. Permasalahan mempertahankan keseimbangan telah dapat diselesaikan dengan menerapkan algoritma pengontrol PID dengan tuning nilai konstanta, dan permasalahan bergerak mengikuti garis telah dapat diselesaikan dengan metode lookup table. Permasalahan yang timbul adalah pada saat penggabungan kedua konsep, berjalan mengikuti garis dengan tetap mempertahankan keseimbangannya belum dapat tercapai dengan sempurna. Robot hanya dapat mengikuti garis sekitar 5 detik. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengaturan keseimbangan robot roda dua dapat dengan cepat tercapai selama mekanik robotnya stabil. Keseimbangan akan sulit terpenuhi jika bagian atas robot dibebani benda berat

    SISTEM INFORMASI HERITAGE KOTA SURABAYA BERBASIS WAP

    No full text
    Dengan berkembangnya teknologi informasi saat ini membuat banyak kemudahan. Selain dapat memberikan banyak informasi dengan cepat. Pada proyek akhir kali ini kami akan membuat program yang dapat memberikan informasi dalam bentuk tampilan Wap agar pengguna dapat memperoleh informasi secara jelas tentang legenda suatu daerah dan posisi letak daerah tersebut. Dalam proyek akhir kali ini kami akan membuat � Sistem Informasi Heritage Kota Surabaya Berbasis WAP�. Diharapkan dengan dibuatnya proyek akhir ini dapat memberikan suatu informasi secara detail tentang wisata di kota Surabaya. Teknologi WAP adalah merupakan ilmu yang bisa memenuhi kebutuhan pengguna dalam mengakses informasi tentang pelayanan umum yang ada dikota Surabaya melalui media mobile, memanfaatkan gprs sebagai layanan internet pada mobile tersebut agar bisa mengakses system ini dengan mudah. Dengan teknologi ini masyarakat dapat dengan mudah dan setiap saat dapat mencari informasi sejarah dikota Surabaya dengan hanya menggunakan Handphone yang terdapat fasilitas internet dimanapun berada dengan cepat. Dari latar belakang inilah penulis yang juga merupakan masyarakat kota Surabaya ingin membantu masyarakat umumnya dalam mendapatkan informasi sejarah yang dapat diakses secara online melalui media mobile. Dengan demikian akan sangat membantu management kota yang ingin menunjukkan ataupun membuat layanan yang baru agar dapat dengan mudah dan cepat diketahui masyarakat. Kata Kunci : WAP (Wireless Application Protocol)

    1,129

    full texts

    1,406

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    PENS Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇