11381 research outputs found
Sort by
ANALISIS BUDAYA ORGANISASI PADA PT KERETA COMMUTER INDONESIA
Anisa Nabila Putri, 2024. Analisis Budaya Organisasi Pada PT Kereta
Commuter Indonesia. Program Studi D-4 Administrasi Perkantoran Digital,
Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Jakarta.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis budaya organisasi serta kendala
dan tantangan budaya organisasi yang terjadi pada PT Kereta Commuter Indonesia.
PT Kereta Commuter Indonesia merupakan sebuah perusahaan yang beroperasi
pada sektor transportasi publik khususnya layanan kereta komuter di wilayah
Jabodetabek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kualitatif
berupa metode observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Budaya
organisasi yang diterapkan pada PT Kereta Commuter Indonesia berupa AKHLAK
yang mencakup Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Hasil dari penelitian ini yaitu dengan diterapkannya AKHLAK banyak perubahanperubahan positif yang terjadi pada PT Kereta Commuter Indonesia.
Kesimpulannya yaitu meski terdapat beberapa kendala serta tantangan yang terjadi,
PT Kereta Commuter Indonesia akan selalu berusaha untuk melakukan evaluasi
agar kedepannya bisa lebih baik.
Kata kunci: Budaya Organisasi, Penerapan, Kendala
ANALISIS PENERAPAN DEALER MANAGEMENT SYSTEM (DMS) PADA PT X
Diza Izallia Ananda Putri Kudu, 2023. Analisis Penerapan Dealer
Management System pada PT X. Program Studi D-4 Administrasi
Perkantoran Digital, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Jakarta.
Dealer Management System (DMS) merupakan sistem informasi manajemen
yang sangat berguna untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas administrasi
perusahaan otomotif. Pada perkembangan teknologi di dalam industri otomotif
saat ini, upaya untuk menerapkan sistem digitalisasi di sebuah industri bisnis terus
dilakukan dan dikembangkan. Penerapan Dealer Management System (DMS)
menggambarkan perubahan proses kerja yang modern dengan menerapkan
perkembangan teknologi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penerapan
Dealer Management System (DMS) pada PT X. Penelitian ini merupakan
penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang
digunakan, yaitu melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi
kepustakaan. Selama penggunaannya, Dealer Management System (DMS) di PT
X sudah cukup efektif dalam mendukung fungsi perencanaan, pengambilan
keputusan, dan pengendalian. Penerapan Dealer Management System (DMS) pada
PT X telah memberikan manfaat dari berbagai aspek operasional, sehingga dapat
meningkatkan efisiensi dan produktivitas.
Kata kunci: Dealer Management System, Administrasi, Digitalisas
ANALISIS WORK-LIFE BALANCE PADA KARYAWAN PT XYZ
Happyta Falestiana, 1703520002. Analisis Work-Life Balance Pada Karyawan
PT XYZ. Program Studi D4 Administrasi Perkantoran Digital. Fakultas
Ekonomi, Universitas Negeri Jakarta.
Penelitian ini dilakukan pada salah satu perusahaan yang bergerak di bidang jasa
dan beroperasi di wilayah Jakarta Timur yang disebut sebagai PT XYZ dengan
tujuan untuk memahami wok-life balance karyawan karena dengan adanya\ud
penerapan sistem work-life balance yang di kelola oleh perusahaan. Dalam
penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan
studi kasus. Pada proses pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan
wawancara terhadap lima informan, yang terdiri dari dua informan kunci dan tiga
informan pendukung yang berasal dari berbagai divisi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa karyawan mampu mengelola keseimbangan waktu yang
mereka miliki atau work-life balance karyawan sudah tercapai, namun masih
terdapat pembagian beban kerja yang kurang merata pada salah satu divisi.
Penelitian ini memberikan wawasan mengenai pentingnya work-life balance
karyawan yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan.
Kata Kunci : Work-life Balance, Keseimbangan Waktu, Karyawa
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PENGGUNA APLIKASI INDRIVE DI DKI JAKARTA
ABSTRAK
Ashyfa Rahma: “Analisis Tingkat Kepuasan Pengguna Aplikasi inDrive di DKI
Jakarta”. Skripsi, Jakarta: Program Studi Pemasaran Digital, Fakultas Ekonomi,
Universitas Negeri Jakarta. Tim Pembimbing: Ika Febrilia, SE, M.M dan Dewi
Agustin Pratama Sari, S.E, M.S.M
Perusahaan ojek online inDrive harus memahami layanan yang perlu difokuskan untuk
meningkatkan kepuasan pengguna guna memenuhi kepuasan pengguna. Tujuan dari
penulisan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kepuasan pengguna pada
aplikasi inDrive. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode kuesioner
yang didistribusikan secara online melalui platform media sosial seperti WhatsApp,
Instagram, X, dan Facebook. Objek yang diambil dalam penelitian ini adalah
responden yang pernah menggunakan aplikasi inDrive dalam kurun waktu minimal 3
bulan, bertempat tinggal di DKI Jakarta, dan berusia diatas 17 tahun. Sampel yang
digunakan dalam penelitian ini berjumlah 130 responden. Penelitian ini menggunakan
software SPSS versi 27 dan menggunakan teknik analisis data analisis deskriptif, uji
validitas dengan metode EFA, uji reliabilitas, uji mean, uji standar deviasi dan uji T
untuk melakukan analisis dan pengolahan data penelitian. Implikasi pemasaran dalam
penelitian ini memberikan panduan berharga bagi pengembang aplikasi dalam
meningkatkan kualitas layanan mereka secara lebih terarah dan berbasis data. Dengan
berfokus memperbaiki antarmuka pengguna, manajemen informasi sistem, dan
integrasi dengan layanan transportasi yang lebih luas untuk mempertahankan dan
meningkatkan kepuasan pengguna aplikasi inDrive. Adapun hasil yang didapatkan
pada penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas pengguna aplikasi inDrive merasa
puas dengan layanan yang diberikan. Faktor-faktor seperti kemudahan penggunaan,
keandalan sistem, dan kualitas layanan berkontribusi signifikan terhadap tingkat
kepuasan pengguna. Berdasarkan temuan ini, penelitian memberikan rekomendasi
kepada pengembang aplikasi inDrive untuk terus meningkatkan fitur dan keandalan
aplikasi serta memberikan pelatihan kepada pengemudi untuk memastikan pelayanan
yang lebih baik kepada pengguna.
Kata Kunci: Kepuasan Pengguna, Aplikasi inDrive, Transportasi online, DKI Jakarta,
kualitas layanan, Tingkat Kepuasan Pengguna
PENGARUH WORK FROM HOME TERHADAP EMPLOYEE PERFORMANCE DENGAN WORK FAMILY CONFLICT DAN HAPPINESS SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA PEGAWAI DPRD DKI JAKARTA
Asel Putrida, 2024; Pengaruh Work From Home terhadap Employee
Performance dengan Work Family Conflict dan Happiness sebagai Variabel
Mediasi pada Pegawai DPRD DKI Jakarta. Skripsi, Jakarta: Konsentrasi
Sumber Daya Manusia, Program Studi S1 Manajemen, Fakultas Ekonomi,
Universitas Negeri Jakarta. Tim Pembimbing: Dr. Budi Santoso, M.M. & Dr.
Agung Wahyu Handaru, S.T., M.M.
Penelitian ini melakukan analisis work from home terhadap employee performance
dengan work family conflict dan happiness sebagai variabel mediasi pada pegawai
DPRD DKI Jakarta sehingga menemukan kerangka konseptual dan empirik
employee performance di DPRD DKI Jakarta. Penelitian ini termasuk jenis
penelitian kuantitatif dikarenakan menganalisis data secara numerikal, hipotesis
yang telah ditetapkan diuji melalui analisis data kuantitatif atau statis, metode
pengumpulan data adalah angket menggunakan Google Form dengan hipotesis
yang diuji menggunakan software SmartPLS 4.0. Dalam menentukan sampel pada
penelitian menggunakan rumus slovin yang didapatkan hasil 135 sampel.
Pengujian hipotesis menggunakan data hasil jawaban kuisioner dari 135 pegawai
dengan populasi 200 orang pada DPRD DKI Jakarta. Responden yang dibagi
menjadi laki-laki 63 orang dan wanita 72 orang. Hasil uji hipotesis didapatkan
hasil bahwa work from home memiliki pengaruh langsung positif signifikan
terhadap variabel work family conflict, happiness, dan employee performance.
Happiness dan work from home memilki pengaruh langsung positif signifikan
terhadap employee performace pegawai. Happiness memediasi pengaruh tidak
langsung antara work from home terdahap employee performace pada pegawai
DPRD DKI Jakarta. Pegawai memang mengalami masalah dalam
menyeimbangkan antara pekerjaan dan keluarga ketika penerapan work from
home dilakukan. Tetapi employee performance pegawai dapat terjaga dengan
baik, walaupun pegawai mengalami berbagai kesusahan ketika penerapan work
from home pegawai dapat berinteraksi dengan keluarga lebih intens dari biasanya
sehingga happiness meningkat ketika penerapan work from home.
Kata Kunci: Work From Home, Work Family Conflict, Happiness, Employee
Performanc
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT PENGGUNAAN ULANG PAYLATER PADA GENERASI Z DAN GENERASI MILENIAL
Nafiza Puspa Ayuningtyas Hapsari. Analisis Faktor-Faktor yang
Mempengaruhi Minat Penggunaan Ulang Paylater pada Generasi Z dan
Generasi Milenial. Jakarta: Program Studi Pendidikan Bisnis, Fakultas
Ekonomi, Universitas Negeri Jakarta
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor-Faktor yang mempengaruhi minat
penggunaan ulang paylater pada generasi Z dan generasi milenial. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik purposive sampling sebagai teknik
pengambilan sampel dan menggunakan rumus cochran sehingga dibutuhkan 138
responden menggunakan metode Partial Least Square (PLS). Kajian teori pada
penelitian ini diantaranya teori TAM, Intention to Reuse, Perceived Risk, dan
Financial technology. Variabel dalam penelitian ini diantaranya adalah Perceived
Usefulness (X1), Perceived Ease of Use (X2), Perceived Risk (X3), Financial
Technology (X4), Attitude Toward Behaviour (Z) dan Intention to Reuse (Y).
Populasi penelitian ini adalah generasi Z dan generasi milenial yang berada di
sekitar wilayah JABODETABEK. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara
perceived usefulness terhadap attitude toward using. Terdapat pengaruh positif dan
signifikan terhadap attitude toward using. Terdapat pengaruh positif dan signifikan
percevied risk dan attitude toward using. Terdapat pengaruh positif tidak signifikan
antara financial literacy dan attitude toward using. Terdapat pengaruh positif dan
signifikan antara perceived usefulness dan attitude toward using. Terdapat pengaruh
positif dan signifikan antara perceived ease of use dan intention to reuse. Terdapat
pengaruh positif dan signifikan terhadap perceived risk dan intention to reuse
paylater, Terdapat pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap financial literacy
dan intention to reuse melalui attitude toward using. Terdapat pengaruh negatif
tidak signifikan terhadap perceived usefulness dan intention to reuse melalui
attitude toward using.
Kata Kunci: TAM, Shopee paylater, Intention to reuse, Perceived risk, Financial
Literac
Analisis Penggunaan Shopee Affiliate Program dengan Pendekatan Technology Acceptance Model (TAM), Perceived Trust dan Perceived Risk (Studi Kasus Seller Shopee Affiliate)
ABSTRAK
Yunus Saputra; “Analisis Penggunaan Shopee Affiliate Program dengan
Pendekatan Technology Acceptance Model (TAM), Perceived Trust dan
Perceived Risk pada studi kasus Seller Shopee affiliate di DKI Jakarta” Skripsi,
Jakarta: Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri
Jakarta. Tim pembimbing: Andi Muhammad Sadat, SE., M.Si., Ph.D dan
Rahmi, S.E., M.S.M
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh: 1) Perceived Usefulness
terhadap Behavior Intention to Use. 2) Perceived Ease of Use terhadap Attitude
towards Using. 3) Attitude towards Using terhadap Behavior Intention to Use. 4)
Perceived Usefulness terhadap Attitude towards Using. 5) Perceived Ease of Use
terhadap Behavior Intention to Use . 6) Perceived Trust terhadap Behavior Intention
to Use. 7) Perceived Risk terhadap Behavior Intention to Use. 8) Perceived Trust
terhadap Attitude towards Using. 9) Perceived Risk terhadap Attitude towards
Using. Metode pengumpulan data menggunakan survei dengan instrumen berupa
kuesioner yang disebarkan secara online. Teknik pengambilan sampel yang
digunakan dalam penelitian ini adalah teknik non-probability sampling. Responden
adalah mereka yang pernah melalukan transaksi sebanyak tiga kali dalam tiga bulan
terakhir pada Shopee affiliate. Sebanyak 400 responden dilibatkan, data dianalisis
dengan menggunakan SEM-PLS 4. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, Perceived Trust, Perceived Risk, dan
Attitude towards Using memiliki pengaruh positif terhadap Behavior Intention to
Use. Selanjutnya, Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use dan Perceived Trust
memiliki pengaruh positif terhadap Attitude towards Using. Sedangkan, Perceived
Risk tidak memiliki pengaruh terhadap Attitude towards Using.
Kata Kunci: Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, Perceived Trust,
Perceived Risk, Attitude towards Using, Behavior Intention to Us
PERBEDAAN HASIL BELAJAR DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA ANTARA MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KONVENSIONAL DI SMK NEGERI 16 JAKARTA
ALFI LUTFIYANI, Perbedaan Hasil Belajar dan Kemandirian Belajar Siswa
antara Model Pembelajaran Flipped Classroom dengan Model Pembelajaran
Konvensional di SMK Negeri 16 Jakarta. Skripsi Program Studi S1 Pendidikan
Administrasi Perkantoran. Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Jakarta, 2024.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa antara
model pembelajaran flipped classroom dengan model pembelajaran konvensional,
untuk mengetahui perbedaan kemandirian belajar siswa antara model pembelajaran
flipped classroom dengan model pembelajaran konvensional, untuk mengetahui
perbedaan hasil belajar siswa antara kemandirian belajar tinggi dengan kemandirian
belajar rendah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu quasi experiment
dengan desain penelitian non-equivalent control group design. Populasi dalam
penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MPLB dengan jumlah keseluruhan 72
siswa dimana kelas X MPLB 1 sebanyak 36 siswa sebagai kelas eksperimen dan
kelas X MPLB 2 sebanyak 36 siswa sebagai kelas kontrol. Hasil belajar peserta
didik diukur menggunakan pretest dan posttest hasil belajar, sedangkan
kemandirian belajar diukur menggunakan kuesioner dengan skala Likert. Uji
hipotesis hasil belajar dan kemandirian belajar menggunakan SPSS versi 26. Uji
hipotesis hasil belajar dengan paired samples t-test diperoleh antara nilai pretest
dan nilai posttest pada kelas eksperimen maupun kelas kontrol mengalami
peningkatan sedangkan hasil independent sample t-test pada nilai posttest
menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen lebih tinggi
dibandingkan kelas kontrol. Uji hipotesis kuesioner kemandirian belajar dengan
independent sample t-test menunjukkan tingkat kemandirian belajar pada kelas
eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Uji hipotesis hasil belajar
dengan kemandirian kategori tinggi dan rendah menggunakan independent sample
t-test menunjukkan bahwa hasil belajar dengan kategori tinggi pada kemandirian
belajar lebih tinggi dibandingkan dengan kemandirian belajar dengan kategori
rendah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar
dan kemandirian belajar siswa antara model pembelajaran flipped classroom
dengan model pembelajaran konvensional di SMK Negeri 16 Jakarta.
Kata Kunci: Hasil Belajar, Kemandirian Belajar, Model Pembelajaran Flipped
Classroom, Model Pembelajaran Konvensiona
FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN: KUALITAS PRODUK, KUALITAS PELAYANAN, KEPERCAYAAN DAN KEPUASAN KONSUMEN PADA PRODUK SNEAKERS DI SHOPEE LIVE VIDEO SHOPPING
RIDHA ALFIA ZACHRA. Faktor yang Memengaruhi Keputusan Pembelian:
Kualitas Produk, Kualitas Pelayanan, Kepercayaan dan Kepuasan Konsumen pada
Produk Sneakers di Shopee Live Video Shopping. Program Studi Pendidikan Bisnis,
Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Jakarta.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor yang memengaruhi keputusan
pembelian pada produk sneakers di Shopee live video shopping. Faktor yang
menjadi kajian dalam penelitian ini yaitu kualitas produk, kualitas pelayanan,
kepercayaan, dan kepuasan konsumen. Penelitian ini dilakukan di wilayah Jakarta.
Poupulasi yang digunakan adalah pengguna Shopee di wilayah Jakarta. Metode
yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan data primer
dengan skala likert sebagai alat ukur. Pengambilan sampel dalam penelitian ini
menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling sebanyak 200
responden (final sample). Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan
Structural Equation Model (SEM) dengan menggunakan software IBM SPSS 26
dan AMOS 23. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa kualitas produk tidak
berpengaruh terhadap kepuasan konsmen namun berpengaruh positif dan signifikan
terhadap keputusan pembelian. Kualitas pelayanan berpengaruh positif dan
signifikan terhadap kepuasan konsumen. Selanjutnya kepercayaan berpengaruh
positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen namun tidak berpengaruh
terhadap keputusan pembelian. Hasil penelitian ini juga menunjukan kepuasan
konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian.
Kata Kunci: Kualitas Produk, Kualitas Pelayanan, Kepercayaan, Keputusan
Pembelian, Kepuasan Konsumen, Sneakers, Shopee, Live Video Shopping
PERAN MODERASI PROFITABILITAS DAN UKURAN PERUSAHAAN PADA PENGUNGKAPAN ENVIRONMENTAL, SOCIAL, AND GOVERNANCE (ESG) TERHADAP NILAI PERUSAHAAN
Nafilah Alfa Rahmah. Peran Moderasi Profitabilitas dan Ukuran Perusahaan pada
Pengungkapan Environmental, Social, and Governance (ESG) terhadap Nilai
Perusahaan. Universitas Negeri Jakarta. 2024.
Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh pengungkapan ESG terhadap
nilai perusahaan dengan profitabilitas dan ukuran perusahaan sebagai faktor
moderasi. Jumlah observasi penelitian ini adalah 54 observasi yang berasal dari 27
perusahaan pada 2 titik pengamatan waktu yaitu Januari 2023 sampai dengan April
2024, sehingga data penelitian ini merupakan balanced panel data dengan kriteria
perusahaan yang konsisten masuk dalam indeks IDX ESG Leaders selama periode
tersebut. Data penelitian ini adalah data sekunder yang diambil dari lampiran
pengumuman skor ESG oleh Bursa Efek Indonesia dan laporan keuangan
perusahaan yang diolah dengan metode moderated regression analysis
menggunakan software EViews. Variabel nilai perusahaan pada penelitian ini
diukur dengan menggunakan dua proksi yaitu Tobin’s Q dan PBV sebagai uji
ketahanan. Lebih lanjut, hasil dari penelitian ini adalah pengungkapan ESG
memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, baik yang diukur dengan
Tobin’s Q maupun PBV. Kemudian, faktor moderasi profitabilitas dan ukuran
perusahaan keduanya memoderasi hubungan pengungkapan ESG terhadap nilai
perusahaan. Implikasi dari hasil ini menegaskan pentingnya transparansi praktik
bisnis yang berkelanjutan. Selain itu, perusahaan yang lebih besar dan lebih
menguntungkan dapat memaksimalkan manfaat dari pengungkapan ESG untuk
menciptakan nilai perusahaan. Implikasi ini mendorong para pemangku
kepentingan untuk saling bersinergi dalam mengoptimalkan dan memperhatikan
strategi ESG, sekaligus mempertimbangkan kondisi finansial serta skala
operasional perusahaan dalam upaya memperkuat nilai perusahaan. Penelitian
selanjutnya direkomendasikan untuk memperluas sampel dan periode pengamatan,
menambahkan variabel lain yang memengaruhi nilai perusahaan, atau menganalisis
tanpa menggunakan transformasi data.
Kata Kunci: Nilai Perusahaan, Pengungkapan ESG, Profitabilitas, Ukuran
Perusahaa