11381 research outputs found
Sort by
PENGARUH PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DAN PEMAHAMAN RULES & REGULATIONS TERHADAP AUDIT JUDGMENT
M ROWI PRASETYA. Pengaruh Penggunaan Artificial Intelligence dan
Pemahaman Rules & Regulations Terhadap Audit Judgment. Fakultas Ekonomi,
Universitas Negeri Jakarta, 2024.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh antara
penggunaan Artificial Intelligence (AI) dan pemahaman rules & regulations
terhadap audit judgment auditor yang bekerja di Kantor Akuntan Publik wilayah
Jakarta Selatan. Penelitian ini menggunakan data primer dengan sampel yaitu
auditor yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik (KAP) yang berada di wilayah
Jakarta Selatan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah
convenience sampling dengan jumlah responden sebanyak 69 orang. Teknik analisis
data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji model pengukuran, uji model
struktural, dan uji hipotesis dengan menggunakan software Smart-PLS 4.1.
Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa (1)
penggunaan AI tidak memiliki pengaruh terhadap audit judgment. Hal ini
dikarenakan adopsi AI yang masih terbatas serta kepercayaan diri auditor terhadap
kemampuan dirinya sendiri. (2) Pemahaman rules & regulations memiliki pengaruh
positif dan signifikan terhadap audit judgment. Hal ini berarti semakin mendalam
pemahaman auditor terhadap rules & regulations, auditor dapat lebih responsif
terhadap perubahan aturan yang terus berkembang, sehingga mampu memberikan
penilaian yang sesuai dengan rules & regulations yang berlaku.
Kata Kunci: Penggunaan Artificial Intelligence, AI, pemahaman rules &
regulations, audit judgment, auditor judgmen
PENGARUH E-WOM, SOCIAL MEDIA MARKETING, ATTRACTIVENESS, DESTINATION IMAGE, DAN VISIT INTENTION TERHADAP VISIT DECISION KE TAMAN NASIONAL GUNUNG GEDE-PANGRANGO
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh e-wom, social media marketing,
attractiveness, destination image, dan visit intention terhadap visit decision ke taman
nasional gunung gede-pangrango. Teknik pengambilan sampel purposive sampling
dipilih dalam penelitian ini. Data dalam penelitian ini adalah 217 responden. Teknik
pengumpulan data menggunakan kuesioner onliene. Penelitian ini menggunakan
Aplikasi SPSS versi 20 dan SEM (Stuctural Equation Modeling)- AMOS versi 24
sebagai alat analisis. Hasil penelitian membuktikan variabel electronic word of mouth
memberikan pengaruh yang signifikan terhadap variabel visit decision 2) variabel
social media marketing memberikan pengaruh yang signifikan terhadap variabel visit
intention. 3) variabel visit intention. 4) variabel visit decision. 5) variabel visit intention
memberikan pengaruh yang signifikan terhadap variabel visit decision.
Kata kunci: e-Wom, Social Media Marketing, Attractiveness, Destination Image, Visit
Intention, Visit Decisio
ANALISIS PENGGUNAAN MOBILE BANKING DALAM MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DAN LOYALITAS NASABAH
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisis Penggunaan Mobile Banking
Dalam Meningkatkan Kepercayaan Dan Loyalitas Nasabah bank BRI di
Jabodetabek. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan
metode asosiatif (kausal). Jenis populasi dalam penelitian ini yaitu semuan nasabah
mobil banking BRI di Jabodetabek. Sampel berjumlah 180 nasabah didapat dari
jumlah item pernyataan dikali dengan 9. Menggunakan instrumen pengukuran skala
likert. Hasil penelitian menunjukan bahwa perceived risk (X1) berpengaruh positif
dan signifikan terhadap customer loyalty (Z), perceived of benefit (X2) tidak
berpengaruh signifikan terhadap customer loyalty (Z), pereceived risk (X1)
berpengaruh positif dan signifikan terhadap customer trust (Y), perceived of benefit
(X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap customer trust (Y), customer trust
(Y) berpengaruh positif signifikan terhadap customer loyalty (Z), Berdasarkan
model analisis jalur inner model, menunjukkan bahwa customer trust (Y) dapat
memediasi perceived risk (X1) terhadap customer loyalty (Z) dan customer trust (Y)
tidak dapat memediasi perceived of benefit (X2) terhadap customer loyalty (Z).
Kata Kunci: preceived risk, perceived of benefit, customer trust, customer loyalt
ANALISIS DETERMINAN PROPENSITY TO INDEBTEDNESS BERDASARKAN BEHAVIOUR BIASSES, EMOTIONS, CULTURE DAN MATERIALISM YANG DIMODERASI OLEH RELIGIUSITAS, FINANCIAL LITERACY DAN JOB SECURITY
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan Propensity to Indebtedness
pada ASN (Aparatur Sipil Negara) dan karyawan/wirausaha di Indonesia. Fokus
utama penelitian ini mencakup pengaruh biases perilaku keuangan, emosi, budaya,
dan materialisme terhadap kecenderungan berutang, serta bagaimana literasi
keuangan, rasa aman dalam pekerjaan (job security), dan religiusitas memoderasi
hubungan tersebut. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan
desain penelitian ex post facto yang didukung oleh survei kuesioner. Data primer
dikumpulkan melalui kuesioner daring menggunakan Google Form, dan sebanyak
400 responden dipilih secara acak sederhana (simple random sampling). Hasil
penelitian menunjukkan bahwa bias perilaku keuangan, seperti overconfidence dan
aversion regret, berpengaruh positif dan signifikan terhadap Propensity to
Indebtedness. Emosi dan budaya juga memiliki pengaruh signifikan, di mana
impulsivitas emosional dan budaya yang mendorong konsumsi memengaruhi
kecenderungan untuk berutang. Materialisme ditemukan memiliki pengaruh yang
kuat terhadap keputusan untuk berutang guna memenuhi kebutuhan gaya hidup
konsumtif. Selain itu, moderasi oleh literasi keuangan memperkuat hubungan
antara bias perilaku keuangan dan Propensity to Indebtedness, menunjukkan
bahwa pemahaman keuangan yang lebih baik dapat membantu individu membuat
keputusan yang lebih bijak. Job security juga memperkuat hubungan ini dengan
memberikan stabilitas emosional dan finansial. Di sisi lain, religiusitas terbukti
signifikan memoderasi dengan arah negatif pengaruh emosi dan materialisme
terhadap Propensity to Indebtedness, meskipun hasil ini masih membutuhkan
pendekatan praktis tambahan untuk memperkuat efeknya. Penelitian ini
memberikan kontribusi akademis dalam memperluas wawasan mengenai perilaku
keuangan dan pengelolaan utang, serta memberikan implikasi praktis bagi
pengembangan program edukasi keuangan yang efektif untuk meningkatkan
literasi keuangan di kalangan masyarakat Indonesia.
Kata Kunci: Bias Perilaku Keuangan, Emosi, Budaya, Materialisme, Literasi
Keuangan, Keamanan Pekerjaan, Religiusitas, Kecenderungan Berutan
PENGARUH PENGGUNAAN GADGET DAN PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR KOMPUTER AKUNTANSI DENGAN MOTIVASI BELAJAR SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA SISWA KELAS XI AKUNTANSI SMK NEGERI JAKARTA TIMUR
MUHAMMAD BACHRYAN IHSAN. Pengaruh Penggunaan Gadget dan
Perhatian Orang Tua Terhadap Hasil Belajar Komputer Akuntansi dengan
Motivasi Belajar Sebagai Variabel Moderasi Pada Siswa Kelas XI Akuntansi
SMK Negeri Jakarta Timur. Skripsi. Jakarta. Program Studi Pendidikan Ekonomi
Konsentrasi Pendidikan Akuntansi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas
Negeri Jakarta. 2025.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan gadget dan perhatian
orang tua terhadap hasil belajar komputer akuntansi siswa kelas XI Akuntansi SMK
Negeri di Jakarta Timur serta bagaimana motivasi belajar dapat berlaku sebagai
moderator dalam hubungan tersebut. Metode penelitian yang diberlakukan adalah
metode survei dengan pendekatan kuantitatif. Populasi terjangkau pada penelitian
ini merupakan siswa dan siswi kelas XI Akuntansi dari SMKN 46, SMKN 48, dan
SMKN 50 Jakarta. Sampel yang digunakan sebanyak 140 orang dengan
menggunakan teknik proportional random sampling. Penelitian ini menggunakan
analisis regresi moderasi. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa penggunaan
gadget berpengaruh secara negatif dan signifikan terhadap hasil belajar. Sedangkan
perhatian orang tua berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap hasil belajar.
Dalam menggunakan variabel moderasi terlihat motivasi belajar memoderasi secara
positif pengaruh penggunaan gadget terhadap hasil belajar. Sedangkan motivasi
belajar tidak memoderasi pengaruh antara perhatian orang tua terhadap hasil
belajar. Dengan demikian siswa dapat mempertimbangkan penggunaan gadget dan
orang tua dapat memberikan perhatian yang lebih kepada siswa agar hasil belajar
yang dicapai baik serta siswa dapat meningkatkan motivasi belajar agar tidak
kecanduan dalam penggunaan gadget.
Kata kunci: penggunaan gadget, perhatian orang tua, hasil belajar, motivasi
belaja
PENGARUH KOMPENSASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN DI BANK BTN PUSAT HARMONI
Tujuan penelitian ini diantaranya: 1) Untuk menguji secara empiris pengaruh
kompensasi terhadap kepuasan kerja karyawan pada karyawan Bank BTN Pusat
Harmoni, 2) Untuk menguji secara empiris pengaruh lingkungan kerja terhadap
kepuasan kerja karyawan pada karyawan Bank BTN Pusat Harmon, 3) Untuk
menguji pengaruh kompensasi dan lingkungan kerja memiliki pengaruh terhadap
kepuasan kerja karyawan pada karyawan Bank BTN Pusat Harmoni. Pengumpulan
data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dan data diolah menggunakan
perangkat lunak SPSS versi 25. Data diuji dengan analisis regresi linear berganda.
Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa kondisi kompensasi tergolong tinggi,
lingkungan kerja tergolong tinggi sementara kepuasan kerja tergolong sangat
tinggi. Selain itu, hasil uji data menunjukkan bahwa: 1) Kompensasi berpengaruh
positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, 2) Lingkungan kerja berpengaruh
positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, dan 3) Kompensasi dan lingkungan
kerja secara simultan berpengaruh terhadap kepuasan kerja.
Kata kunci: Kompensasi, Lingkungan Kerja, Kepuasan Kerj
PENGARUH SOCIAL MEDIA INFLUENCER CREDIBILITY DAN E-WOM TERHADAP PURCHASE INTENTION SKINCARE PRODUK LOKAL DI JABODETABEK MELALUI BRAND TRUST SEBAGAI VARIABEL MEDIASI
Siti Khairul Aini, 1707620064, Pengaruh Social Media Influencer Credibility
dan E-WOM terhadap Purchase Intention Skincare Produk Lokal di
Jabodetabek melalui Brand Trust sebagai Variabel Mediasi. Jakarta: Program
Studi S1 Pendidikan Bisnis, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri
Jakarta, 2025.
Penelitian ini meneliti dampak social media influencer credibility dan e-WOM
terhadap purchase intention skincare produk lokal di Jabodetabek, dengan brand
trust sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif
dengan melibatkan 300 responden yang merupakan konsumen skincare produk
lokal. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak AMOS versi 24 dan metode
SEM (Structural Equation Modeling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa social
media influencer credibility dan e-WOM secara signifikan mempengaruhi purchase
intention, dengan brand trust berperan sebagai mediator penting dalam hubungan
ini. Namun, pengaruh social media influencer credibility tidak langsung
mempengaruhi purchase intention. Studi ini berkontribusi pada pemahaman
strategi pemasaran di industri skincare, menekankan pentingnya membangun
kepercayaan melalui influencer yang kredibel dan e-WOM positif untuk
meningkatkan keterlibatan dan penjualan konsumen. Studi ini menyoroti peran
penting social media influencer credibility dan e-WOM dalam membentuk persepsi
dan perilaku konsumen di industri skincare. Dengan mempelajari interaksi antara
faktor-faktor ini, penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang dinamika
brand trust dan purchase intention.
Kata Kunci: brand trust, credibility, e-wom, purchase intention, skincare, social
media influencer
DAMPAK KOMPETENSI DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN MELALUI ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOUR SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PT. SUCOFINDO
Muhammad Alvin Rahadiyansyah: “Dampak Kompetensi dan Komitmen
Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Organizational Citizenship
Behaviour Sebagai Variabel Intervening pada PT. Sucofindo”. Skripsi,
Jakarta: Program Studi S1 Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas
Negeri Jakarta. Tim Pembimbing: Dr. Agung Wahyu Handaru, S.T., M.M. &
Dr. Christian Wiradendi Wolor, S.E., M.M.
Salah satu aset strategis perusahaan yang berperan penting untuk mencapai tujuan
dan keberlanjutan perusahaan adalah SDM. Kinerja karyawan menjadi elemen
krusial untuk menjaga keunggulan kompetitif di tengah persaingan industri yang
semakin ketat. Keberhasilan suatu perusahaan diukur melalui kinerja karyawan
seperti kualitas, kuantitas, ketepatan waktu, efektivitas, kemandirian, dan
komitmen yang dipengaruhi oleh kompetensi seperti pengetahuan, keahlian, dan
sikap, selain itu juga dipengaruhi oleh komitmen organisasi seperti komitmen
afektif, komitmen berkelanjutan, dan komitmen normatif, adapun OCB juga
berperan sebagai variabel intervening yang mempengaruhi kinerja karyawan yang
diukur melalui altruism, conscientiousness, sportsmanship, courtesy, dan civic
virtue. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompetensi dan
komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan melalui OCB sebagai variabel
intervening pada PT. Sucofindo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
adalah penelitian kuantitatif dimana pengumpulan data melalui penyebaran
kuesioner kepada 142 karyawan PT. Sucofindo. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa kompetensi tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan, komitmen
organisasi tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan, kompetensi berpengaruh
terhadap OCB, komitmen organisasi berpengaruh terhadap OCB, OCB tidak
berpengaruh terhadap kinerja karyawan, kompetensi tidak berpengaruh terhadap
kinerja karyawan melalui OCB sebagai variabel intervening, komitmen organisasi
tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan melalui OCB sebagai variabel
intervening. Hasil ini memberikan bukti nyata bahwa kompetensi, komitmen
organisasi, dan OCB berperan dalam konteks produktivitas kinerja karyawan. Hal
ini dapat menjadi dasar pengembangan strategi manajemen SDM di PT. Sucofindo.
Kata kunci: Kompetensi, Komitmen Organisasi, Organizational Citizenship
Behaviour, dan Kinerja Karyawan
PENGARUH ELECTRONIC WORD OF MOUTH (E-WOM) DAN INFLUENCER TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN MELALUI KEPERCAYAAN KONSUMEN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PRODUK FACE WASH TERLARIS DI SHOPEE
Shopee termasuk e-commerce aplikasi jual beli produk produk
kecantikan untuk para konsumen. Face wash menjadi salah satu produk
skincare yang paling sering dibeli di platform e-commerce seperti Shopee..
Ulasan - ulasan dalam e-WOM berasal dari konsumen biasa yang telah
menggunakan produk atau layanan, sementara influencers adalah individu
yang memengaruhi opini dan minat beli pengikut mereka. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui bagaimana Electronic Word of mouth (E-WOM)
dan influencer mempengaruhi minat beli konsumen, melalui kepercayaan
yang menjadi mediasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan
teknik pengambilan sampel non-probabilitas sampling, khususnya purposive
sampling, dengan total 102 responden yang merupakan pengguna aktif ecommerce Shopee di Jabodetabek. Data dikumpulkan menggunakan
kuesioner, dan analisis data dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak
Smart PLS versi 4. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Electronic Word
of mouth (E-WOM) dan influencer berpengaruh positif signifikan terhadap
minat beli dan kepercayaan konsumen.
Kata kunci : Electronic Word of mouth (E-WOM), influencer, minat beli dan
kepercayaa
DETERMINAN SELF–REGULATED LEARNING : PERAN LINGKUNGAN KELUARGA, FASILITAS BELAJAR, DAN MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN JAKARTA TIMUR
Pipit Sukmawardhani, 1709620010, Determinan Self-Regulated Learning:
Peran Lingkungan Keluarga, Fasilitas Belajar, dan Motivasi Belajar pada
Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Jakarta Timur: Program Studi S1
Pendidikan Administrasi Perkantoran, Fakultas Ekonomi dan Bisnis,
Universitas Negeri Jakarta, 2024.
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis pengaruh self-regulated
learning: peran lingkungan kelaurga, fasilitas belajar dan motivasi belajar pada
siswa sekolah menengah kejuruan. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa
kelas X dan XI Manajemen Perkantoran Jakarta Timur. Metode yang digunakan
dalam penelitian ini yakni metode kuantitatif. Pemilihan sampel dengan cara
proportional sampling, sehingga diperoleh populasi sebanyak 143 siswa dan
sampel sebanyak 105 siswa. Data yang terkumpul menggunakan penyebaran
kuesioner dengan 5 skala likert. Pengelolaan dan penganalisisan data
menggunakan Equation Model-Partial Least Square (SEM-PLS) dengan memakai
inner dan outer model berbantuan software SmartPLS 4.0. Hasil menunjukkan
bahwa: 1) terdapat pengaruh signifikan lingkungan keluarga terhadap motivasi
belajar; 2) terdapat pengaruh signifikan fasilitas belajar terhadap motivasi belajar;
3) terdapat pengaruh signifikan motivasi belajar terhadap self-regulated learning;
4) terdapat pengaruh signifikan lingkungan keluarga terhadap self-regulated
learning; 5) terdapat pengaruh signifikan fasilitas belajar terhadap self-regulated
learning; 6) terdapat pengaruh signifikan lingkungan keluarga melalui motivasi
belajar terhadap self-regulated learning; 7) terdapat pengaruh signifikan fasilitas
belajar melalui motivasi belajar terhadap self-regulated learning.
Kata kunci: Self-Regulated Learning, Lingkungan Keluarga, Fasilitas
Belajar, Motivasi Belaja