11381 research outputs found
Sort by
PENGARUH PRAKTIK KERJA LAPANGAN, MOTIVASI KERJA DAN PENGUASAAN SOFT SKILL TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA KELAS XII DI SMK NEGERI 6 JAKARTA
Ishar Fahriati 1709620036, Pengaruh Praktik kerja lapangan, Motivasi kerja,
dan Soft skill Terhadap Kesiapan kerja Siswa Kelas XII di SMK Negeri 6
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Jakarta, 2025
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh praktik kerja lapangan,
motivasi kerja, dan soft skill terhadap kesiapan kerja. Populasi dalam penelitian ini
adalah siswa kelas XII SMKN 6 Jakarta yang berjumlah 248 orang. Dengan
menggunakan rumus Slovin dan tingkat toleransi kesalahan sebesar 5%, diperoleh
sampel sebanyak 153 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji F dan uji
T digunakan untuk pengujian hipotesis. F hitung adalah 40.216 > 2.665 menurut
perbandingan F-hitung dan F-tabel pada tabel ANOVA. Hal ini mengindikasikan
bahwa keempat hipotesis saling mempengaruhi satu sama lain secara bersamaan.
Temuan dari uji-t untuk soft skill 3.362 > 1.976, motivasi kerja 3.133 > 1.976, dan
praktik kerja lapangan 6.049 > 1.976. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan
metode survei, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang disusun dalam
format Google Form menggunakan skala Likert 1-5. Data yang diperoleh diolah
menggunakan aplikasi statistik Statistical Product and Service Solutions (SPSS)
versi 26. Adapun koefisien determinasi menunjukkan bahwa ketiga variabel
tersebut berkontribusi sebesar 44,7% terhadap kesiapan kerja, sementara sisanya
dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang belum diteliti. Penelitian mendatang dapat
membahas kesiapan kerja dengan menambahkan variabel lain yang berpengaruh.
Kata Kunci: Praktik kerja lapangan, Motivasi kerja, Soft skill, Kesiapan kerj
PENGARUH FLEXIBLE WORKING ARRANGEMENTS DAN WORK-LIFE BALANCE TERHADAP JOB SATISFACTION PADA KARYAWAN SWASTA DI JABODETABEK
Seiring dengan perubahan pola kerja pasca-pandemi, penerapan FWA semakin
populer, memungkinkan karyawan memiliki fleksibilitas dalam waktu dan lokasi
kerja. Selain itu, WLB menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepuasan kerja
dan kesejahteraan karyawan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif
dengan teknik survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada 165 responden
karyawan swasta yang menerapkan sistem kerja fleksibel. Analisis data dilakukan
menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh variabel independen
terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Flexible Working
Arrangements berpengaruh positif dan signifikan terhadap Job Satisfaction.
Demikian pula, Work-Life Balance memiliki pengaruh positif dan signifikan
terhadap kepuasan kerja. Artinya, semakin fleksibel sistem kerja yang diterapkan
dan semakin baik keseimbangan kehidupan kerja karyawan, maka semakin tinggi
tingkat kepuasan kerja mereka. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya
kebijakan kerja fleksibel dan dukungan terhadap keseimbangan kerja-kehidupan
dalam meningkatkan kepuasan kerja. Perusahaan disarankan untuk
mempertahankan atau mengembangkan kebijakan yang lebih adaptif guna
meningkatkan retensi dan produktivitas karyawan.
Kata kunci: Flexible Working Arrangements, Work-Life Balance, Job Satisfaction,
Karyawan Swasta, Jabodetabek
PENGARUH PRAKTIK KEWIRAUSAHAAN DAN EKSPEKTASI PENDAPATAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA SISWA SMK NEGERI 62 JAKARTA
Abdullah Azzam, 1709621006, Pengaruh Praktik Kewirausahaan dan Ekspektasi
Pendapatan Terhadap Minat Berwirausaha Siswa SMK Negeri 62 Jakarta.
Skripsi Jakarta: Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran. Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Jakarta. Juli 2025
Indonesia masih memiliki tingkat pengangguran yang tinggi. Sekolah Menengah
Kejuruan menjadi pengangguran terbuka tertinggi berdasarkan pendidikan.
Masalah pengangguran dapat diatasi dengan cara salah satunya yaitu berwirausaha.
Untuk itu perlu adanya praktik kewirausahaan dan ekspektasi pendapatan dalam
rangka meningkatkan minat berwirausaha. Penelitian ini mengkaji ketiga variabel
tersebut untuk mengetahui kontribusi praktik kewirausahaan dan ekspektasi
pendapatan dalam meningkatkan minat berwirausaha. Penelitian ini menggunakan
metode kuantitatif dengan data primer yang dikumpulkan melalui survei daring.
Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner daring berbantuan Google Formulir,
yang menggunakan skala Likert. Penelitian ini melibatkan 188 siswa sebagai
sampel, dipilih menggunakan teknik proportional random sampling berdasarkan
tabel Taro Yamane. Data dianalisis dengan perangkat lunak Smart PLS, hasilnya
menunjukkan bahwa praktik kewirausahaan berpengaruh langsung yang positif dan
signifikan terhadap ekspektasi pendapatan, praktik kewirausahaan berpengaruh
langsung yang positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha, ekspektasi
pendapataana berpengaruh langsung yang positif dan signifikan terhadap minat
berwirausaha, dan praktik kewirausahaan melalui ekspektasi pendapatan
berpengaruh secara tidak langsung terhadap minat berwirausaha.
Kata Kunci: Praktik Kewirausahaan, Ekspektasi Pendapatan, Minat Berwirausah
PENGARUH EFIKASI DIRI DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MANAJEMEN PERKANTORAN SMK NEGERI 44 JAKARTA DENGAN MOTIVASI BELAJAR SEBAGAI VARIABEL MEDIASI
Muhamad Fathir Harsya Ruyani, 1709621048. Pengaruh Efikasi Diri dan
Lingkungan Belajar Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik SMK Negeri 44
Jakarta Dengan Motivasi Belajar Sebagai Variabel Mediasi. Skripsi Jakarta:
Program Studi S1 Pendidikan Administrasi Perkantoran, Fakultas Ekonomi dan
Bisnis, Universitas Negeri Jakarta, Juli 2025
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Efikasi Diri dan
Lingkungan Belajar Terhadap Hasil Belajar Melalui Motivasi Belajar Sebagai
Variabel Mediasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah
metode survei dengan pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah
siswa SMK Negeri 44 Jakarta berjumlah 175 siswa. Teknik pengambilan sampel
menggunakan teknik sampel jenuh / total sampling dimana semua anggota populasi
digunakan sebagai sampel sehingga sampel dalam penelitian ini berjumlah 175
siswa. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan SEM
PLS (Structural Equation Modeling - Partial Least Squares) yang dihitung
menggunakan software SmartPLS 4.0. Kemudian teknik analisis data yang
digunakan dalam penelitian ini terdiri dari analisis model pengukuran, analisis
model struktural, dan pengujian hipotesis pengaruh langsung dan tidak langsung.
Hasil dari penelitian ini adalah bahwa terdapat pengaruh langsung yang positif dan
signifikan antara (1) Efikasi Diri Terhadap Hasil Belajar (2) Lingkungan Belajar
Terhadap Hasil. Sedangkan tidak terdapat pengaruh langsung dan tidak langsung
yang positif dan signifikan antara (3) Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar, (4)
Efikasi Diri Terhadap Hasil Belajar Melalui Motivasi Belajar, (5) Lingkungan
Belajar Terhadap Hasil Belajar Melalui Motivasi Belajar.
Kata Kunci: Efikasi Diri, Hasil Belajar, Lingkungan Belajar, Motivasi Belaja
“PENGARUH TRAINING & DEVELOPMENT DAN EMPOWERMENT TERHADAP EMPLOYEE RETENTION MELALUI JOB SATISFACTION SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PERUSAHAAN XYZ
Studi ini didorong oleh tingkat pergantian karyawan sebuah perusahaan konsultan
yang lebih dari 10% selama empat tahun terakhir (2020-2024). Retensi karyawan
merupakan salah satu prioritas utama perusahaan untuk memastikan stabilitas staf
dan mengurangi pergantian karyawan. Tujuan studi ini adalah untuk mengkaji
bagaimana pelatihan dan pengembangan, pemberdayaan, dan kepuasan kerja
memengaruhi retensi karyawan di perusahaan konsultan. Survei kuantitatif
dilakukan dengan menggunakan sampel 104 pekerja di perusahaan konsultan.
Pendekatan analisis data yang digunakan untuk mengevaluasi asumsi adalah
Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS). Studi ini
menemukan bahwa pelatihan dan pengembangan memiliki pengaruh positif namun
dapat diabaikan terhadap retensi karyawan, tetapi pemberdayaan dan kepuasan
kerja memiliki pengaruh positif dan substansial terhadap retensi karyawan. Namun,
ketika kebahagiaan kerja diperhitungkan, pelatihan dan pengembangan, serta
pemberdayaan, memiliki dampak positif dan substansial terhadap retensi karyawan.
Studi ini memberikan kontribusi penting bagi strategi retensi karyawan bagi
perusahaan konsultan, serta memberikan dampak praktis untuk mempertahankan
karyawan di dalam organisasi.
Kata kunci: Employee Retention, Training & Development, Empowerment, Job
Satisfaction, Consulting Compan
ANALISIS PENGELOLAAN ARSIP KEPESERTAAN INAKTIF PADA BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS) KETENAGAKERJAAN JAKARTA RAWAMANGUN
DEVERIN DWI PURWANTI.2025.1703521052.Analisis Pengelolaan Arsip
Kepesertaan Inaktif Pada BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Rawamangun.
Program Studi D4 Administrasi Perkantoran Digital, Fakultas Ekonomi dan
Bisnis, Universitas Negeri Jakarta.
Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pengelolaan arsip
kepesertaan inaktif yang baik untuk menunjang kelancaran pelayanan administrasi,
mengingat arsip kepesertaan inaktif masih memiliki nilai guna terutama sebagai
bukti klaim dan audit kepesertaan. Penelitian ini memiliki tujuan (1) Mengetahui
asas pengorganisasian arsip kepesertaan inaktif pada BPJS Ketenagakerjaan Jakarta
Rawamangun. (2) Mengetahui sistem filing/penyimpanan arsip kepesertaan inaktif
pada BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Rawamangun. (3) Mengetahui peran
arsiparis/petugas arsip pada BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Rawamangun. (4)
Mengetahui hambatan dan solusi yang dilakukan dalam pengelolaan arsip
kepesertaan inaktif pada BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Rawamangun.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan
kualitatif, melalui teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil dari
penelitian ini (1) Asas yang digunakan oleh BPJS Ketenagakerjaan Jakarta
Rawamangun adalah asas gabungan, karena penyimpanan arsip aktif dan arsip
inaktif dilakukan secara terpisah, arsip aktif berada pada ruangan kepesertaan
sedangkan arsip inaktif berada pada ruang arsip. (2) BPJS Ketenagakerjaan
menerapkan sistem numerik dengan mengurutkan Nomor Pendaftaran Perusahaan
(NPP) dari yang terkecil sampai yang terbesar sehingga memudahkan penemuan
kembali arsip saat diperlukan. (3) Peran dari arsiparis sangat dibutuhkan namun
pada BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Rawamangun terjadi perampingan struktir
organisasi sehingga menyebabkan ketiadaan tenaga arsiparis didalamnya. (4)
Pengelolaan arsip masih dihadapkan pada beberapa kendala, seperti keterbatasan
ruang penyimpanan, masih dilakukannya proses secara manual, serta kurangnya
tenaga kerja dengan kompetensi khusus di bidang kearsipan.
BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jakarta Rawamangun juga telah berupaya
mengatasi kendala tersebut dengan melakukan digitalisasi arsip kepesertaan,
meskipun implementasinya belum sepenuhnya terintegrasi dalam sistem
pengelolaan arsip elektronik yang memadai. Kesimpulan dari penelitian ini adalah
diperlukan peningkatan kapasitas SDM kearsipan, optimalisasi ruang dan sarana
penyimpanan, serta pengembangan sistem digital terintegrasi guna mewujudkan
pengelolaan arsip kepesertaan inaktif yang lebih efektif dan efisien.
Kata Kunci: pengelolaan arsip, arsip kepesertaan inaktif, bpjs ketenagakerjaan
RANCANGAN PEDOMAN AKUNTANSI DAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PENERIMAAN DAN PENGELUARAN KAS PADA TAMAN KANAK-KANAK CAHAYA MUTIARA
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk merancang Pedoman Akuntansi
dan Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait penerimaan dan pengeluaran kas
pada Taman Kanak-Kanak (TK) Cahaya Mutiara. TK Cahaya Mutiara yang
menjadi objek penelitian ini merupakan lembaga pendidikan di bidang anak yang
berlokasi di wilayah Jakarta Pusat. Dalam rangka mencapai tujuan penelitian ini
maka peneliti menerapkan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus serta
model pengembangan ADDIE yang berfokus pada tiga tahapan awal, yakni tahap
Analysis, Design, dan Development. Teknik analisis datanya terdiri dari reduksi
data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan.
Penelitian ini menghasilkan suatu buku Pedoman Akuntansi dan SOP terkait
penerimaan dan pengeluaran kas pada TK Cahaya Mutiara. Buku Pedoman
Akuntansi ini memuat panduan bagi entitas dalam melakukan pencatatan
keuangannya, meliputi definisi, pengakuan, pengukuran, penyajian, pengungkapan
atas akun aset, liabilitas, penerimaan, dan pengeluaran kas entitas, daftar akun,
ilustrasi penjurnalan, serta format penjurnalan secara digital. Sementara itu, buku
SOP memuat berbagai langkah kerja terkait proses penerimaan yang berasal dari
SPP murid, pendaftaran murid baru, dan dana bantuan dari Pemerintah, serta
pengeluaran kas yang selaras dengan konsep pengendalian internal. Hasil produk
ini juga telah disosialisasikan dan dievaluasi oleh pihak sekolah, yang di mana hasil
evaluasinya menunjukkan bahwa buku Pedoman Akuntansi serta SOP penerimaan
dan pengeluaran kas TK Cahaya Mutiara sudah informatif, tampilannya menarik,
serta dapat diaplikasikan ke depannya oleh entitas.
Penelitian ini merekomendasikan bagi TK untuk mulai menggunakan buku
Pedoman Akuntansi dan SOP guna meningkatkan pengelolaan keuangannya
menjadi lebih baik. Bagi penelitian selanjutnya, diharapkan dapat melakukan
implementasi dalam jangka waktu tertentu, evaluasi, bahkan penyempurnaan
produk sehingga produk yang sudah ada menjadi sempurna selaras dengan
kebutuhan dan kapabilitas entitas. Selain itu, diharapkan juga dapat melibatkan
pandangan dari pihak eksternal dan dapat berfokus pada pembuatan laporan
keuangan organisasi.
Kata Kunci: Penerimaan Kas, Pengeluaran Kas, Pedoman Akuntansi, Standar
Operasional Prosedur (SOP), TK Cahaya Mutiar
RANCANGAN PENGENDALIAN INTERNAL MELALUI MANAJEMEN RISIKO BERBASIS ISO 31000 DALAM PENGADAAN BARANG DAN JASA DI BADAN PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN BAHASA
RANIA AZ ZAHRA. Rancangan Pengendalian Internal melalui Manajemen
Risiko berbasis ISO 31000 dalam Pengadaan Barang dan Jasa di Badan
Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Skripsi, Fakultas Ekonomi, Universitas
Negeri Jakarta, 2025.
Penelitian ini bertujuan untuk merancang kerangka pengendalian internal melalui
manajemen risiko berbasis ISO 31000 dalam pengadaan barang dan jasa di Badan
Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Penelitian ini membahas permasalahan
terkait lemahnya penerapan pengendalian internal dan kurangnya mitigasi risiko
dalam proses pengadaan, dengan variabel yang meliputi pengendalian internal,
manajemen risiko, serta pengadaan barang dan jasa. Metode penelitian yang
digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, menggunakan teknik
purposive sampling untuk memilih tiga informan dari unit pengadaan dan keuangan
yang relevan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dokumentasi, dan
observasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun sistem pengendalian
internal di Badan Bahasa telah mengacu pada komponen-komponen pengendalian
internal berbasis COSO, tetapi masih terdapat sejumlah area yang dapat
ditingkatkan, seperti pada aspek penilaian risiko dan aktivitas pengendalian.
Beberapa isu yang teridentifikasi antara lain ketidakakuratan dalam penyusunan
kebutuhan, spesifikasi teknis yang tidak jelas, serta gangguan pada sistem SPSE.
Oleh karena itu, penelitian ini mengusulkan rancangan pengendalian internal yang
terintegrasi berdasarkan kerangka COSO, yang diperkuat dengan prinsip-prinsip
manajemen risiko ISO 31000, guna meningkatkan efisiensi, akuntabilitas, dan
mitigasi risiko dalam proses pengadaan. Implikasi dari penelitian ini adalah
penerapan manajemen risiko yang terstruktur dan terintegrasi ke dalam kerangka
pengendalian internal dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan tata
kelola pengadaan barang dan jasa di sektor publik. Selain itu, pendekatan ini
mendorong terciptanya budaya sadar risiko di lingkungan organisasi, yang
berorientasi pada pencegahan, bukan sekadar reaksi terhadap permasalahan yang
telah terjadi. Dengan demikian, hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi
acuan strategis bagi instansi pemerintah lainnya dalam memperkuat pengendalian
internal melalui pendekatan risiko berbasis ISO 31000.
Kata kunci: Pengendalian Internal, ISO 31000, Pengadaan, Sektor Publik,
Manajemen Risik
ANALISIS EFEKTIVITAS PENERBITAN SURAT PERMINTAAN PENJELASAN ATAS DATA DAN/ATAU KETERANGAN (SP2DK) DALAM MENINGKATKAN PENERIMAAN PAJAK DI KPP PRATAMA DEPOK CIMANGGIS
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas Surat Permintaan
Penjelasan atas Data dan/atau Keterangan (SP2DK) dalam meningkatkan
penerimaan pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Depok Cimanggis
periode tahun 2019-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan
data primer dan sekunder. Analisis yang dilakukan dalam penelitian ini adalah
analisis tingkat efektivitas SP2DK, kontribusi SP2DK, dan analisis kendala yang
dihadapi serta strategi yang digunakan KPP Pratama Depok Cimanggis dalam
meningkatkan penerimaan pajak melalui SP2DK. Hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa pelaksanaan SP2DK di KPP Pratama Depok Cimanggis selama enam tahun
terakhir tergolong belum efektif, dengan kontribusi yang masih rendah terhadap
total penerimaan pajak. Berbagai kendala seperti validitas data, perubahan kondisi
wajib pajak, dan sikap tidak kooperatif menjadi hambatan utama. Meski demikian,
strategi adaptif seperti kerja sama lingkungan, fasilitasi pembayaran, dan
pengalihan proses ke pemeriksaan telah diterapkan untuk mengoptimalkan
pengawasan dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan SP2DK. Hasil penelitian ini
menjadi rekomendasi bagi KPP Pratama Depok Cimanggis untuk mengoptimalkan
efektivitas SP2DK, mengingat penelitian ini masih menunjukan kriteria tidak
efektif.
Kata Kunci: Efektivitas, Kontribusi, KPP Pratama Depok Cimanggis, Penerimaan
Pajak, SP2D
PENGARUH USER INTERFACE, PERCEIVED EASE OF USE, SERVICE SPEED, TRANSACTION SECURITY, DAN PERSONALIZATION PADA SELF SERVICE TECHNOLOGY (SST) TERHADAP CUSTOMER SATISFACTION DENGAN AGE SEBAGAI VARIABEL MODERASI (STUDI KASUS: MCDONALD'S PEMUDA)
Muhammad Fikri Alamsyah, Pengaruh User interface, Perceived Ease of Use,
Service Speed, Transaction Security, dan Personalization pada Self Service
Technology (SST) terhadap Customer Satisfaction dengan Age sebagai Variabel
Moderasi (Studi Kasus: McDonald’s Pemuda), Skripsi, Jakarta, Fakultas
Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Jakarta, 2025
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh User interface, Perceived
Ease of Use, Service Speed, Transaction Security, dan Personalization dalam
penggunaan Self-Service Technology di McDonald's Pemuda, dengan Age sebagai
variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan
populasi target berupa pelanggan McDonald's Pemuda berusia 17–65 tahun yang
telah menggunakan Self-Service Technology minimal satu kali. Sampel penelitian
diambil menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode purposive
sampling, yang menghasilkan 252 responden yang memenuhi kriteria tertentu.
Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan secara daring
melalui Google Form dan secara luring. Skala pengukuran yang digunakan adalah
skala Likert dengan enam tingkat. Penelitian ini menganalisis 47 indikator
menggunakan metode SEM-PLS, sebuah teknik statistik untuk menguji dan
mengevaluasi model hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
User interface, Perceived Ease of Use, Service Speed, Transaction Security, dan
Personalization memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Customer
Satisfaction. Namun, variabel moderasi Age hanya memberikan pengaruh moderasi
pada beberapa hubungan antara variabel independen dan dependen, sedangkan
beberapa lainnya tidak signifikan. Dari total 11 hipotesis yang diajukan, sebagian
besar diterima, dengan catatan terdapat perbedaan efek moderasi Age terhadap
hubungan variabel.
Kata Kunci: Self Service Technology, User interface, Perceived Ease of Use,
Service Speed, Transaction Security, Personalization, Customer Satisfaction, Ag