Suska Journal of Mathematics Education
Not a member yet
95 research outputs found
Sort by
Profil Kreativitas Siswa dalam Menyelesaikan Soal Segitiga dan Segiempat Ditinjau dari Gender
ABSTRAK. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan : (1) Tingkat berpikir kreatif siswa MTs. pada konsep bangun datar yang berjenis kelamin laki-laki, (2) Tingkat berpikir kreatif siswa MTs. pada konsep bangun datar yang berjenis kelamin perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, dimana subjek diambil menggunakan teknik purposif sampling. Subjek penelitian ini berjumlah 6 siswa dengan rincian 3 siswa laki-laki dan 3 siswa perempuan. Pada penelitian ini menggunakan teknik analisis data trianggulasi sumber yaitu reduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah : (1) Tingkat berpikir kreatif siswa MTs pada konsep bangun datar yang berjenis kelamin perempuan (kreatif) (2) Tingkat berpikir kreatif siswa MTs pada konsep bangun datar yang berjenis kelamin laki-laki (tidak kreatif
KUALITAS HASIL BELAJAR STATISTIKA SISWA MTs YANG DIBELAJARKAN DENGAN PENDEKATAN PROBLEM POSING
High and low acquisition of students' mathematics learning outcomes is influenced by internal and external factors. External factors of concern are related learning approaches so students are easy to learn mathematics. There is a tendency for the role of students to be more passive and teachers to be more active in the process of learning mathematics. This condition results in low acquisition of mathematics learning outcomes. One alternative solution is to teach students through the problem posing approach, so as to contribute to the involvement of students in learning mathematics. The purpose of this study was to find out: (1) statistics learning outcomes of students taught through the problem posing approach were higher than those taught through direct learning approaches and (2) student responses after the statistical learning process with a problem posing approach. This study uses a quasi-experimental study with a control group only design post test design. The population is students of MTsS Darul Hikmah Aceh Besar grade VIII and the sample was total sampling. Data were collected by statistical learning outcomes and response questionnaires. Data analysis techniques used t test for test data and response questionnaire data through analysis of average score criteria. Based on the results of the analysis of the test data obtained that tcount >ttable is 2,45 > 1,70. From the results of the questionnaire data the average score was 3.29. It was concluded that the statistical learning outcomes of students taught through the problem posing approach were higher than those taught through direct learning approaches. And the student response questionnaire after the statistical learning process with the problem posing approach in the very positive categor
Pengaruh Penerapan Metode Pembelajaran Kelompok Buzz terhadap Kemampuan Komunikasi Matematika Siswa
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menguji apakah terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematika antara siswa yang belajar menggunakan metode pembelajaran kelompok buzz dengan siswa yang belajar menggunakan metode konvensional. Jenis Penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperimental Design. Desain yang digunakan adalah Pretest-Postest Control Group Design. Hasil penelitian menunjukan bahwa perbedaan rata-rata menggunakan uji t pada a=0,05 diperoleh thitung = 2,22 dan ttabel = 2,00 sehingga thitung< ttabel tidak terpenuhi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematika antara siswa yang belajar menggunakan metode pembelajaran kelompok buzz dengan siswa yang belajar menggunakan metode konvensional.Kata kunci: Pembelajaran Matematika, Metode Pembelajaran Kelompok Buzz, Komunikasi Matematika
VALIDITAS PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS PENEMUAN TERBIMBING
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas perangkat pembelajaran matematika berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) berbasis penemuan terbimbing pada materi teorema pythagoras untuk peserta didik kelas VIII SMP. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Ampek Angkek Sumatera Barat. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model Plomp. Data uji validitas tersebut diperoleh dari hasil validasi oleh para ahli dengan menggunakan instrumen lembar uji validitas berupa angket. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan skala Likert. Hasil uji validitas untuk RPP matematika berbasis penemuan terbimbing secara keseluruhan memperoleh nilai kevalidan yaitu 3,44 dengan kategori sangat valid, dan untuk LKPD berbasis penemuan terbimbing secara keseluruhan memperoleh nilai kevalidan yaitu 3,59 dengan kategori sangat vali
Penerapan Pembelajaran Berkarakter Islami Pada Program PPL Mahasiswa Pendidikan Matematika Unissula Semarang
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat keefektifan dari penerapan pembelajaran berkarakter Islami dalam pelaksanaan PPL, sebagai bekal kompetensi calon guru pada mahasiswa pendidikan matematika Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kombinasi kuantitatif dan kualitatif dengan pendekatan concurrent embedded dimana metode kuantitatif sebagai metode primer. Hasil penelitian menunjukkan tingkat keefektifan terpenuhi oleh unsur: (1) Kompetensi pedagogik dan profesional mahasiswa pendidikan matematika dalam program PPL di sekolah mitra mencapai kategori baik yaitu rata-rata skor 78,39, (2) Terdapat pengaruh aktivitas pembelajaran mahasiswa PPL dan minat siswa terhadap hasil belajar matematika siswa dalam pembelajaran berkarakter Islami dengan persamaan regresi ganda = 36,907 + 0,200X1 + 0,634X2, yang bersifat linier. Besarnya kontribusi aktivitas dan minat siswa terhadap hasil belajar ditunjukkan dari nilai R square (indeks determinasi) sebesar 0,416 atau 41,6%, artinya aktivitas mahasiswa PPL dan minat siswa mempengaruhi hasil belajar sebesar 41,6%, sedangkan sebesar 58,4% dipengaruhi oleh ada variabel lain, dan (3) Hasil belajar matematika siswa melalui pembelajaran berkarakter Islami mencapai 76,52 yang berarti lebih baik daripada hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika tidak berkarakter Islami hanya mencapai 70,29. Aktivitas pelaksanaan pembelajaran matematika berkarakter Islami yang dilaksanakan mahasiswa PPL sudah memenuhi standard yang ditetapkan oleh program studi. Sedangkan minat siswa terhadap pembelajaran matematika berkarakter Islami juga tingg
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 75 UJUNGPERO KECAMATAN SABBANGPARU KABUPATEN WAJO
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil belajar matematika dengan penerapan pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together siswa Kelas V SD Negeri 75 Ujungpero Kecamatan Sabbangparu Kabupaten Wajo. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi yang selanjutnya tahap-tahap tersebut dirangkai pada siklus yang dilaksnakan pada siklus I dan siklus II. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 75 Ujungpero Kecamatan Sabbangparu Kabupaten Wajo Tahun ajaran 2015/2016 sebanyak 10 orang yang terdiri atas 7 perempuan dan 3 laki-laki, jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan data kualitatif yang terdiri dari : hasil belajar dan angket observasi yang dikumpulkan dengan cara pemberian tes kepada siswa dan data tentang situasi pembelajaran saat pelaksanaan tindakan diperoleh melalui format observasi dengan teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif tipe NHT cocok diterapkan pada siswa kelas V SD Negeri 75 Ujungpero Kecamatan Sabbangparu Kabupaten Wajo. Hal tersebut dapat dilihat dari meningkatnya hasil belajar siswa setelah diadakan pengembangan pembelajaran kooperatif tipe NHT, Hasil belajar yang diperoleh dari tes akhir siklus, pada akhir siklus I dengan skor rata-rata 64,50 dari skor ideal 100 dengan standar deviasi 14,03, sedangkan pada akhir siklus II dengan skor rata-rata 80 dari skor ideal 100 dengan standar deviasi 9,13, dan terjadi perubahan sikap siswa selama proses pembelajaran sesuai dengan hasil observasi yaitu dengan adanya penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan rasa percaya diri siswa untuk bertanya baik kepada guru maupun kepada temannya tentang materi yang tidak dimengerti serta dapat meningkatkan kehadiran siswa
Analisis Kesalahan Konten Matematika pada Buku Siswa Tematik Sekolah Dasar Kelas V Semester I Kurikulum 2013
Penelitian ini adalah penelitian tentang analisis kesalahan konten matematika pada buku Tematik SD Kelas V Semester I yang memuat 5 tema. Kesalahan konten matematika dalam hal ini adalah kesalahan berdasarkan pengungkapan objek matematika, yaitu fakta, konsep, prinsip, dan keterampilan. Analisis kesalahan ini bertujuan untuk memeriksa isi dokumen secara objektif dan sistematis. Hasil analisis kesalahan diharapkan bisa digunakan untuk memperbaiki konten matematika pada Buku Siswa Tematik SD Kelas V Semester I Kurikulum 2013 yang diterbitkan oleh Kemdikbud pada tahun 2014. Dari hasil penelitian didapatkan 3 kesalahan objek fakta, 4 kesalahan objek konsep, 3 kesalahan objek prinsip. Tidak ditemukan kesalahan terkait objek keterampilan. Oleh karena itu, disarankan bagi guru dan siswa yang menggunakan buku tersebut dapat menggunakan hasil penelitian ini sebagai solusi perbaikan. Kemudian, diharapkan hasil penelitian ini akan memberikan sumbangsih dalam perbaikan konten matematika pada Buku Siswa Tematik SD Kelas V Semester I yang diterbitkan oleh Kemdikbud
DESAIN MATERI BANGUN DATAR MENGGUNAKAN ORIGAMI BERKONTEKS TANGRAM DI SD KELAS II
ABSTRACT. The study aims to improve the ability of mathematical communication in recognizing, grouping various types of flat wake. The subjects of the study were elementary school students Class IIA in SD Negeri 43 Palembang amounted to 27 people. Data collection is done through observation sheets, interviews, tests, documentation, and field notes. The research method used is a research design consisting of three stages: First stage, preliminary design / preparing for the experiment; The second stage, design experiment consisting of pilot and teaching experiment. The third stage, retrospective analysis. This study develops a series of activities and strategies that learners do on a flat wake material. The results of this study in the form of learning trajectory (learning path) in each activity are: First activity, learners recognize various shapes and characteristics of wake up flat with conventional way. Then, on the second activity, learners can recognize the types and characteristics of the wake up trained by using the model match a make. Furthermore, the third activity, enhances its mathematical communication ability by using origang tangram context.
Keywords : Design research, mathematical communication, make a match, origam
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Teknik Kancing Gemerincing terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas XI SMK Telekomunikasi Peterongan Jombang
A learning model that applied last year is not necessarily able to successfully applied in this year or in subsequent years. Similarly, learning models applied this year, may not work in the next year. To that end, the teacher must really know the development of students' thinking ability and readiness of cooperative learning techniques based karakteristiknya.Model studs jingling a learning model that can be used for learning can be managed in accordance with its intended purpose. The purpose of this research is to knowing any or no a dump of cooperative learning using talking chips technique of study result the students of Math. Based on result of research, the mean of experiment class is obtain 86 and the mean of experiment class is obtain 71,07. Based test of hipotesis get sig = 0,000, so sig < that mean Horefused dan H1 recived. Conclusion that any effect of cooperative learning using talking chips technique of study result the students of Math in statistica materia
Profil Kemampuan Koneksi Matematis Mahasiswa dalam Menyelesaikan Masalah pada Mata Kuliah Kalkulus 1 ditinjau berdasarkan Gaya Kognitif
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan koneksi matematis mahasiswa dalam menyelesaikan masalah pada mata kuliah kalkulus 1 ditinjau berdasarkan gaya kognitif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan subjek penelitian adalah mahasiswa pendidikan matematika FKIP UIR yang sudah lulus mata kuliah kalkulus 1. Instrumen pengumpulan data terdiri dari lembar tes tertulis, lembar tes GEFT dan lembar pedoman wawancara. Analisis data dilakukan dengan menganalisis data tertulis wawancara yang kemudian selanjutnya dilakukan triangulasi metode untuk mendapatkan data subjek penelitian yang valid. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa profil kemampuan koneksi matematis mahasiswa yang mempunyai gaya kongitif Field Independent, Field Medium, dan Field Dependent sudah mampu mengkoneksikan konsep matematika dengan konsep disiplin ilmu lainnya. Mahasiswa yang bergaya kognitif Field Independent, Field Medium, dan Field Dependent belum memiliki kemampuan untuk mengkoneksikan konsep matematika dengan konsep matematika serta belum mampu mengkoneksikan konsep matematika dengan permasalahan sehari-hari