5337 research outputs found
Sort by
PEER Review Analisis Strategi Kreatifpada Iklan Bank Bjb Versi "ANTI PANIK DENGAN BJB DIGf' Tahun 2020
PERANCANGAN VIDEO IKLAN LAYANAN MASYARAKAT DAN MEDIA PENDUKUNG SEBAGAI SARANA SOSIALISASI PENGOLAHAN SAMPAH BERBASIS SUMBER DI DESA TEMESI
Pemerintah Provinsi Bali telah menerbitkan Peraturan Gubernur Bali Nomer 47 Tahun
2019 Tentang Pengolahan Sampah Berbasis Sumber, dalam upaya memperbaiki kondisi
lingkungan pulau Dewata serta mengurangi penumpukan sampah yang ada di Tempat
Pembuangan Akhir (TPA). Namun di Kabupaten Gianyar, masih sedikit daerah yang
melaksanakan Pengolahan Sampah Berbasis Sumber, sehingga dampak yang terjadi adalah
semakin banyak penumpukan sampah di TPA Temesi, dikarenakan kapasitas sampah yang
masuk setiap harinya lebih banyak daripada yang diolah oleh pihak Yayasan Pengolahan
Sampah Desa Temesi. Kepala Desa Temesi dan Ketua Yayasan Pengolahan Sampah Desa
Temesi berkeinginan agar masyarakat Desa Temesi melaksanakan Pengolahan Sampah
Berbasis Sumber secara lebih insentif sehingga dapat memberikan contoh bagi seluruh desa
dan kecamatan di Kabupaten Gianyar serta dapat mengurangi panumpukan sampah di TPA
Temesi.
Seperti yang kita ketahui menyampaikan informasi dan edukasi terhadap masyarakat agar
menarik dan segar, salah satunya melalui desain komunikasi visual, Metode penelitian yang
digunakan diantarnya adalah Metode Observasi, Metode Wawancara, Metode Dokumentasi,
Metode Kepustakaan. Yang kemudian akan di analisis menggunakan metode analisis data
Kualitatif. Sehingga mendapatkan kesimpulan penulis sebagai seorang desainer memberikan
solusi yaitu dengan membuat media sosialisasi yang efektif, terjangkau, dan diantaranya Video
Iklan Layanan Masyarakat serta beberapa media pendukung seperti Iklan Sosial Media,
Thumbnail Video, Baliho dan Karung Sampah. Dengan konsep “Palemahan” yang
menekankan gaya penyampaian Slice Of Life diharapkan desain mampu memberikan
pemahaman kepada masyarakat Desa Temesi
Kata kunci: Video iklan layanan masyarakat, Media pendukung, sosialisasi, sampah,
pengolahan sampah berbasis sumbe
Bali-Kang : Transformasi Cerita Rakyat kedalam Garapan Musik
Berawal dari cerita masyarakyat yang cukup terkenal di Bali, menceritakan tentang
kisah cinta Kang Cing Wie dengan Raja Bali. Cerita ini sangat menginspirasi penata, penata
mengangkat garapan ini dengan Judul “Bali–Kang” dimana kata Bali diambil dari baginda
Raja yang menguasai jagad bali, dan kata Kang itu sebenarnya diambil dari nama istri beliau
yang bernama Kang Cing Wie. Namun, Bali-Kang juga merupakan pisahan kata dari
Kerajaan yang bernama “Dalem Balingkang” (Nyoman argawa, 2018 : 45 ) Dari kisah
perjalanan hidup Baginda Raja Jaya Pangus dan Kang Cing Wie penata mencoba
menuangkannya ke dalam garapan musik yang terinspirasi dari musik film. Menurut
Brownrigg (2003: 23) karakteristik musik film dipengaruhi oleh genre (tema) film. Dalam
proses pembuatan tugas akhir ini, penata tertarik untuk membuat sebuah garapan musik
dengan style musik ilustrasi dengan mengangkat kisah cinta Baginda Raja Jaya Pangus
Harkajalancana dan Paduka Sri Cacangkaja Cihna (Kang Cing Wie) di Dalem Balingkang.
Pada karya ini penata akan mengadopsi elemen-elemen musik dari musik minimalis.
Kata Kunci: Balingkang, Musik Film, Komposisi Musik
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR PERMAINAN GAMELAN BUMBUNG GEBYOG DI SMP NEGERI 1 NEGARA KABUPATEN JEMBRANA
Gamelan Bumbung Gebyog merupakan kesenian khas Kabupaten Jembrana Bali termasuk
jenis alat musik idiophone. Istilah Bumbung Gebyog terdiri dari dua suku kata yaitu bumbung dan
gebyog. Kata bumbung adalah bambu yang terdiri dari satu atau beberapa ruas yang pada ujungnya
dipotong sedemikian rupa, sehingga berlubang dan pada pangkalnya dibiarkan tertutup.
Sedangkan suara yang ditimbulkan oleh instrumen bumbung yang dihentakkan secara bersamaan
itu disebut gebyog.
Tujuan penelitian ini (1) mendeskripsikan proses pembuatan video pembelajaran teknik
dasar permainan gamelan Bumbung Gebyog; (2) mendeskripsikan hasil validasi ahli materi, ahli
media, dan guru seni karawitan terhadap video pembelajaran teknik dasar permainan gamelan
Bumbung Gebyog; (3) mendeskripsikan hasil uji coba perorangan terhadap video pembelajaran
teknik dasar permainan gamelan Bumbung Gebyog; (4) mendeskripsikan hasil uji coba kelompok
kecil terhadap video pembelajaran teknik dasar permainan gamelan Bumbung Gebyog.
Penelitian ini berpendekatan penelitian pengembangan atau research and development.
Metode pengumpulan datanya digunakan angket dan wawancara. Teknik analisis datanya
digunakan kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif dianalisis dengan penyekoran dan data berupa
komentar, saran dianalisis secara kualitatif.
Penelitian ini menghasilkan (1) video pembelajaran teknik dasar permainan gamelan
Bumbung Gebyog; (2) hasil validasi dari uji ahli terhadap video pembelajaran teknik dasar
permainan gamelan Bumbung Gebyog ada dalam kategori sangat layak; (3) hasil tanggapan
peserta didik melalui uji coba perorangan terhadap video pembelajaran teknik dasar permainan
gamelan Bumbung Gebyog ada dalam kategori sangat layak; (4) hasil uji coba kelompok kecil
terhadap video pembelajaran teknik dasar permainan gamelan Bumbung Gebyog ada dalam
kategori sangat layak.
Kata Kunci: Video, pembelajaran, teknik, permainan, dan bumbung gebyo
DESAIN INTERIOR PUSAT MUSIK UNDERGROUND DI JALAN GATOT SUBROTO TABANAN BALI
Penelitian ini bertujuan untuk membahas pusat musik yang di khususkan untuk musik
underground serta mengatasi masalah kebisingan yang ditimbulkan terhadap lingkungan
sekitar, dimana Pusat Musik Underground ini di tunjukan bukan hanya untuk pertunjukan sajan
namun untuk pendidikan, informasi dan aplikasi musikal lainnya dengan tujuan untuk
mengembangkan apresiasi masyarakat terhadap musik khususnya musik underground. Dengan
menerapkan konsep esensi berupa baleganjur bebatelan yang mengambil hakekat dari
permasalahan atau hal yang mendasar dan yang paling penting untuk mendesain. Penerapan
konsep ini akan dapat mengatasi permasalahan yang terjadi karena sesuai dengan karakter dari
musik underground tersebut sehingga pengguna ruang dapat dengan maksimal melakukan
kegiatan didalam ruangan tampa harus mengganggu lingkungan sekitar.
Kata kunci : Pusat, Musik Underground, Lingkungan, Esens
SEPEDA FIXIE DALAM FOTOGRAFI STILL LIFE
Berolahraga dan yang paling diminati pada masa pandemi COVID – 19 ini adalah bersepeda. sepeda yang
paling digemari salah satunya adalah sepeda fixie. Sepeda fixie merupakan sepeda yang penuh warna dan berkesan
modern dan minimalis menjadi alasan utama penggemar sepeda fixie di kalangan anak muda maupun kalangan orang
tua, mengenai Sepeda Fixie Dalam Fotografi Still Life, Sumber tinjauan ini meliputi referensi dari sumber tertulis
sebagai pedoman berkarya, sumber referensi tertulis adalah obeservasi dan dokumentasi yang ada kegunaan dengan
pencipta. Mengeksplorasi sepeda fixie dengan menggunakan lampu halogen dan permainan komposisi untuk
menghasilkan karya yang unik Terciptanya karya foto dari sepeda fixie dalam fotografi still life tersebut agar terlihat
menarik dan juga dapat dipahami pesan yang ada dalam foto kepada para penikmat seni maupun masyarakat.
Kata Kunci: Sepeda Fixie, Fotografi, Still Lif
APLIKASI VIDEO TARI ANOMAN DALAM KONTEKS DRAMATARI WAYANG WONG BALE BATUR KAMASAN DI SANGGAR KANAKA ART BERBASIS WEBSITE
Pengembangan media pembelajaran seni dramatari Wayang Wong ini atas dasar gagasan
pengembangan teknologi dan seni. Aplikasi web-site, yaitu program yang berjalan di lingkungan webserver,
yang eksekusinya dilakukan berdasarkan permintaan dikirim oleh klien/web-browser. Melalui modal link
website mempermudah mempresentasikan video tari Anoman dalam konteks Dramatari Wayang Wong Pura
Bale Batur. Dramatari Wayang Wong Pura Bale Batur mengisahkan cerita Ramayana dengan tetap
menampilkan tokoh Anoman yang memiliki peran penting dan menarik sebagai sumber cerita. Tokoh
Anoman dipilih, karena memiliki karakter rasa tanggung jawab yang besar terhadap berbagai tugas yang
diembannya dari Sang Rama. Aplikasi berbasis website ini dapat dijadikan sebagai sumber bacaan, upaya
pelestarian dan pendokumentasian terhadap Wayang Wong Pura Bale Batur Kamasan.
Penelitian ini berpendekatan research and development, bertujuan (1) mendeskripsikan proses
pembuatan aplikasi video tari Anoman berbasis website; (2) mendeskripsikan hasil validasi uji ahli seni tari,
ahli media dan guru seni tari; (3) mendeskripsikan hasil uji coba perorangan; (4) mendeskripsikan hasil uji
coba kelompok kecil. Teknik pengumpulan datanya adalah kuesioner dan wawancara. Teknik analisis data
digunakan kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif dianalisis dengan penyekoran dan data berupa komentar,
saran dianalisis secara kualitatif.
Hasil penelitian adalah (1) berupa aplikasi video tari Anoman berbasis website mencakup sejarah,
nilai pendidikan, fungsi, ragam gerak, struktur pertunjukan, tata rias dan busana serta cara mengenakan
busana tokoh Anoman; (2) hasil validasi dari uji ahli tari, ahli video dan guru tari menyatakan bahwa video
tari Anoman berbasis website masuk dalam kategori sangat layak; (3) hasil uji coba perorangan menunjukkan
aplikasi video termasuk kategori sangat layak; (4) hasil uji coba kelompok kecil menunjukkan aplikasi video
ada dalam kategori sangat layak. Ini berarti video tari Anoman berbasis website bisa dipublikasikan melalui
link website sebagai media pembelajaran tari.
Kata Kunci: Apliksi, website, Anoman dan wayang won