5337 research outputs found
Sort by
TREN NEW NORMAL PADA INDUSTRI FAST FASHION DI INDONESIA : ADAPTASI FAST FASHION DI MASA PANDEMI
Industri fast fashion selalu mengembangkan produk fashion berdasarkan tren dengan harga yang terjangkau dalam
waktu singkat. Tren telah menjadi acuan industri fast fashion untuk memproduksi produk fashion demi menarik
perhatian konsumen. Namun sejak terjadinya pendemi covid-19 di tahun 2020, industri fashion khususnya fast
fashion terpuruk secara global yang berdampak terhadap penutupan sejumlah gerai fast fashion. Di era new normal
ini industri fast fashion mulai bangkit dengan menyuguhkan tren yang mengadaptasi pola hidup new normal
konsumen. The new beginning merupakan tren yang diusung di Indonesia sebagai acuan oleh desainer maupun
industri fashion untuk mengembangkan produk fashion. Untuk mengetahui respon masyarakat terhadap tren ini
maka dilakukan penelitian deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Penelitian deskriptif kuantitatif dilakukan dengan
menggunakan angket atau kuesioer. Metode ini digunakan untuk memperoleh data terkait tanggapan masyarakat
terhadap tren new normal pada industri fast fashion di Indonesia. Sedangkan penelitian deskriptif kualitatif
dilakukan dengan mengumpulkan dan menyusun data, analisis serta penafsiran fenomena. Terdapat beberapa hal
yang mempengaruhi tren fashion yang berkembang di era new normal yang perlu diperhatikan yakni siklus tren
untuk untuk memperkirakan kemungkinan konsumen menerima tren tersebut. Disamping itu keusangan terencana
yang tersirat dalam produk fashion perlu dipertimbangkan agar konsumen dapat menghindari perilaku konsumtif
dalam membeli produk fashion khususnya produk fast fashion.
Kata Kunci : Fast Fashion, Tren, New norma
Pelatihan Membuat Lamak Tamiang dan Tata Rias Mesanggul Bali
Mitra dalam pengabdian ini adalah WHDI desa Guwang yaitu kelompok wanita Hindu Dharma
Indonesia yang berada di desa Guwang kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar Bali. Tujuan dari program
pengabdian ini adalah ingin menyelesaikan permasalahan prioritas yang ditemukan pada WHDI Desa
Guwang di Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar yaitu anggota WHDI Desa Guwang belum memiliki
keterampilan membuat sarana upakara berupa Lamak dan Tamiang untuk keperluan upacara agama dan
adat, serta kebanyakan belum bisa merias wajah, menata dan merias rambut secara mandiri terutama untuk
acara kegiatan ke pura atau acara adat lainnya. Program pertama yang dilakukan adalah memberikan
pelatihan keterampilan membuat Lamak dan Tamiang kepada kelompok WHDI Desa Guwang, agar anggota
dan pengurus WHDI mampu dan terampil membuat Lamak dan Tamiang secara mandiri. Pelatihan ini
dilakukan secara terjadwal dan menghadirkan nara sumber/tenaga ahli yang memiliki kompetensi baik
dibidang ini. Program kedua dengan memberikan pelatihan tata rias wajah termasuk dalam tata rias rambut
(mesanggul Bali) untuk ke pura dan upacara adat di Bali. Metode pelaksanaannya, ceramah, pelatihan,
pendampingan dan evaluasi. Untuk memecahkan persoalan ini melibatkan dosen dari FSRD ISI Denpasar yang
memiliki kompetensi di bidang ini. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan dan
keterampilan anggota WHDI desa Guwang dalam membuat Lamak dan Tamiang sebagai sarana upakara
maupun sebagai sarana dekorasi dalam upacara adat dan agama Hindu. Anggota WHDI juga mampu merias
wajah dan mesanggul secara mandiri.
Kata Kunci : Lamak, Tamiang, Tata Rias, Mesanggul Bal
TURNITIN Purusadasanta Oratory: Transformation of Epos Sutasoma into Creation of Performing Arts
Buku: MENGGAMBAR WAYANG BALI
Seraya memanjatkan doa puji syukur kehadapan Tuhan Yang Maha Esa, Ida Sang
Hyang Widhi Wasa. Atas asung kerta wara nugrahaNya, Buku yang berjudul:
“Menggambar Wayang Bali”, telah berhasil diselesaikan.
Isi buku ini, mengulas tentamg pakem-pakem menggambar wayang Bali dan teknik
menggambar wayang Bali dari awal seketsa sampai diwarna dan siap dipajang. Tujuab
menggambar wayang Bali dibuat, untuk memudahkan para pemula yang ingin
menggambar wayang Bali.
Buku ini masih jauh dari kata sempurna, penulis, telah mencoba melakukan yang
terbaik, dan berusaha menyempurnakan buku ini.
Akhirnya dengan segala keterbatasan dan kerendahan hati, buku ini
dipersembahkan kepada para pembaca, semoga bermanfaat adanya, bagi kemajuan ilmu
pengetahuan, seni dan budaya. Yang ada di Indonesia khususnya di Bali
MENINGKATKAN KEMAMPUAN ORANG TUA DALAM POLA PENGASUHAN ANAK
Om Swastyastu,
Puji syukur kami panjatkan ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang
Maha Esa karena berkat Beliaulah, kami dapat menyelesaikan Laporan kegiatan Bina
Keluarga Balita Sandat Banjar Sakih, Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Kabupaten
Gianyar, Propinsi Bali Tahun 2021.
Dalam melaksanakan kegiatan Kelompok Bina Keluarga Balita ini, kami mendapat
bimbingan, dorongan serta bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu, dalam kesempatan ini
kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada:
1. Bapak Drs. Anak Agung Alit, selaku kepala Desa Guwang
2. Ibu Desak Putu Sukmawati, S.Pd, selaku PLKB Kecamatan Sukawati
3. Ibu Ni Wayan Widiasih, selaku pendamping Posyandu desa Guwang.
4. Tokoh-tokoh masyarakat dan rekan-rekan semua yang tidak dapat kami sebutkan satu
persatu, khususnya di Desa Guwang
Kami menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari sempurna, mengingat segala
keterbatasan yang kami miliki. Laporan Kegiatan ini hanya dapat memberikan informasi saja
secara umum terhadap pelaksanaan kegiatan yang dilakukan Kelompok BKB Sandat Banjar
Sakih, Desa Guwang, Kabupaten Gianyar. Kami mengharapkan masukan dan saran dari
pembaca demi kesempurnaan laporan dan kegiatan BKB Sandat.
Guwang, 30 Desember 2021
Penuli
LAPORAN KEGIATAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT: KEGIATAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT MENGGAMBAR WAYANG PADA KOBER PENAWASANGAN KEGIATAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT MENGGAMBAR WAYANG PADA KOBER PENAWASANGAN DI PURA DALEM DESA ADAT SERONGGA GIANYAR
Salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yang wajib dilakukan oleh dosen perguruan
tinggi sebagai tenaga pendidik adalah kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ( PKM )
sesuai dengan peraturan pemerintah no 37 tahun 2009 tentang dosen beban kerja pengabdian
kepada masyarakat yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi yang bersangkutan atau
melalui lembaga lain. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilakukan oleh dosendosen
prodi Kriya FSRD ISI Denpasar kali ini adalah ikut berpatisipasi dalam rangka
menyambut pujawali/piodalan dan memenuhi permohonan surat dari Jro Bendesa Adat
Serongga Gianyar tanggal 7 Desember 2021. Adapun isi surat tersebut menyebutkan bahwa
kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diberikan izin dan siap disambut dengan baik.
Adapun kegiatan ini dalam bentuk ngayah Menggambar wayang pada Kober Penawasangan
Pengambdian Kepada Masyarakat Digitalisasi dan Pembuatan Prasasti pratisentana I Dewa Wangun Sakti di Desa Gpuh Nusa Panida Klungkung
“Ruang Virtual di Antara Vibrasi Suci Kalpataru”
Sebagai mahluk Tuhan, manusia tidak bisa lepas dari eksistensi maupun esensi dari
Alam itu sendiri, namun ketika super ego menyelimuti jiwanya, dia tenggelam dalam gelapnya
materi, dan menjelma menunjukkan karakter tamak dan rakus pada dirinya.
Kalpataru memiliki arti khusus dalam mitologi masyarakat Indonesia sebagai pohon
ajaib (pohon kehidupan), yang menyimpan banyak misteri dan nilai filosofis serta
kemanfaatannya masih relevan bagi semesta, Namun demikian, di era millennial ini nilai luhur
tersebut semakin ditinggalkan karena terlena mengejar nilai-nilai progresifitas virtual yang
semu