5337 research outputs found
Sort by
DESAIN MEDIA PROMOSI WISATA DESA TARO DI GIANYAR-BALI
Desa Taro merupakan salah satu desa tertua di Bali dimana masyarakatnya telah menerapkan konsep
berkehidupan di Bali sejak awal. Desa Taro terkenal akan sejarah cerita perjalanan suci Rsi Markandya ke timur untuk
mencari pencerahan. Namun, walau dengan potensi alam dan sejarah yang ada di Desa Taro. Desa Taro masih belum
begitu dikenal dengan baik oleh wisatawan dan ingin meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Untuk mewujudkan
itu, maka dibutuhkan promosi dengan media yang tepat dan sesuai. Adapun masalah yang diangkat dalam kasus ini
seperti apa saja media yang tepat untuk promosi wisata Desa Taro serta bagaimana merancang media tersebut agar
efektif, komunikatif dan informatif. Tujuannya adalah membantu menaikkan citra Desa Taro agar lebih dikenal lebih
baik oleh wisatawan dan menaikkan jumlah kunjungan ke Desa Taro. Metode pengumpulan data dalam perancangan
media promosi ini adalah studi literatur, refrensi yang berasal dari hasil dokumentasi dan observasi lapangan. Dari
obervasi di Desa Taro, ditemukan bahwa kurangnya media promosi yang dapat menginformasikan tentang Desa Taro,
sejarah, potensi alam dan fitur wisata yang dimiliki Desa Taro. Konsep desain yang dipilih adalah Vintage. Media
terpilih untuk mensosialisasikan program ini adalah, pocket guide, poster, folder, x-banner, signboard, iklan media
sosial, iklan majalah, peta, tiket dan katalog karya.
Kata Kunci: Promosi, Desa Taro, Wisata, Media
PEER Review Jenis Ciptaan: TARI KEBESARAN PASCASARJANA UNIVERSIT AS W ARMADEWA "W ARMADEWA DURENG NEGARI" Pencipta Nama : Dr. Drs. A.A. Gede Raka, M.Si, Dr. I Nyoman Cerita, SST., MFA. dkk.
PEER Review Karya Tari Baris "Pangider Bhwuana" dalam rangka Upacara Piodalan di Desa Ubud, Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar
ASPEK SOSIOLOGIS PADA PROTAGONIS TOKOH FILM MENARUNG JIWANI
Sebuah kreativitas dapat menciptakan sebuah karya sastra oleh seorang
pengarang. Karya sastra dapat diartikan sebagai hasil ciptaan manusia
yang mengandung unsur keindahan di dalamnya. Sebuah film memiliki
nilai seninya sendiri, karena sebuah film merupakan gabungan dari
beberapa jenis seni. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan rasa
cinta generasi muda terhadap nilai budaya tradisional setiap daerah dan
mengetahui ciri khas dari daerah tersebut. Pada penelitian ini
menghasilkan penilaian aspek sosiologis terhadap tokoh film Menarung
Jiwani, dimana film ini menceritakan dua orang sahabat yang kembali
menemukan kerja sama dan kebersamaan dalam menarikan tarian
Barong.
Kata Kunci: Aspek sosiologis, Tokoh protagonis, Film, Bal
BUKU: Rekonstruksi Tari Legong Tombol dalam Karya Seni
Puji syukur dihaturkan kehadapan Ida Sang Hyang WidhiWasa/
Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat-Nya, buku karya seni
dengan judul “Rekonstruksi Tari Legong Tombol dalam Karya
Seni “ ini dapat terwujud sebelum batas waktu yang ditetapkan.
Dalam buku karya seni ini, dijelaskan tentang segala sesuatu yang
berkaitan dengan proses pewujudan karya sebagai salah satu
persyaratan dalam menempuh ujian Penciptaan Seni, S-3 Program
Doktor Institut Seni Indonesia Surakarta.
Buku karya seni ini tidak akan terwujud tanpa adanya restu dari
Tuhan Yang Maha Esa dan juga dukungan dari berbagai pihak, baik
moral maupun material. Untuk itu, hanya sejumput ucapan terima
kasih dari hati yang tulus yang dapat dipersembahkan kepada :
1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang telah
memberikan bantuan beasiswa BPPS (Beasiswa Pendidikan
Pascasarjana) kepada penulis selama menempuh pendidikan
program doktor di Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta selama
periode bulan September 2013 hingga bulan Desember 2015.
2. Rektor ISI Surakarta, Prof. Dr. Sri Rochana Widyastutieningrum,
S.Kar., M.Hum. atas perkenan dan keramahannya memberikan
kesempatan kuliah dan sekaligus sebagai penguji karya akhir
penulis.
3. Direktur Program Pascasarjana, Dr. Aton Rustandi Mulyana,
M.Sn., Kaprodi Program Studi Pengkajian dan Penciptaan Seni,
Dr. I Nyoman Murtana, S.Kar., M.Hum, yang telah memberikan
peluang dan pengarahan untuk mendapat ilmu semasa kuliah
di ISI Surakarta.
4. Terima kasih kepada Tim Promotor yang terdiri dari Prof. Dr.
Pande Made Sukerta, S.Kar., M.Si., selaku Promotor, Dr. dr.Ayu
Bulantrisna Djelantik, sebagai co-promotor 1, dan Prof. Dr. I
Wayan Rai S., M.A. sebagai co-promotor 2 atas dorongan, motivasi, dan bimbingannya yang penuh nuansa keakraban,
sehingga penulis merasa tidak segan-segan mengungkapkan
isi hati dan permasalahan yang dialami selama proses
perkuliahan hingga proses penciptaan karya berakhir.
5. Kepada Prof. Dr. T. Slamet Suparno, S.Kar., M.S. yang pada saat
penulis diterima sebagai mahasiswa Program Doktor pada
Program Studi Pengkajian dan Penciptaan Seni Institut Seni
Indonesia (ISI) Surakarta masih menjabat sebagai Rektor,
penulis menghaturkan terima kasih atas kesempatan kuliah
yang diberikan.
6. Kepada Prof. Dr. Nanik Sri Prihatini, S.Kar., M.Si. yang pada saat
penulis diterima sebagai mahasiswa Program Doktor pada
Program Studi Pengkajian dan Penciptaan Seni Institut Seni
Indonesia (ISI) Surakarta masih menjabat sebagai Kaprodi
Pengkajian dan Penciptaan Seni, penulis menghaturkan ucapan
terima kasih atas segala arahannya yang asangat membantu
penulis beradaptasi dengan lingkungan akademis perkuliahan
yang baru.
7. Rektor ISI Denpasar, Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.Skar., M.Hum.
beserta jajarannya, atas ijin belajar di ISI Surakarta, serta atas
dukungan moral, sarana, dan prasarana yang sangat berharga.
8. Kepada para dosen pengampu mata kuliah, yakni Prof. Dr. Sri
Hastanto, S.Kar., Prof. Pande Made Sukerta, S.Kar., M.Si., Prof. Dr.
Bakdi Sumanto, S.U. (alm.), Prof. Dr. Nanik Sri Prihatini, S.Kar.,
Prof. Dr. Santosa, S.Kar., M.A., M.Mus., Prof. Dr. Rustopo, S.Kar.,
M.S., Prof. Sardono W. Kusumo, Dr. Sugeng Nugroho, S.Kar.,
M.Sn., Dr. Bambang Sunarto, S.Kar., M.Sn., Prof. Dr. Edi
Sedyawati, serta Dr. dr. Med. Ayu Bulan Trisna Djelantikyang
telah memberi ilmu pengetahuan serta bimbingan dalam
menempuh seluruh mata kuliah dan ujian sehingga semua
persyaratan dalam menyelesaikan studi dapat dipenuhi.
9. Staf Administrasi Pascasarjana Pengkajian dan Penciptaan Seni
ISI Surakarta yang telah begitu bersahabat melayani dengan
baik, hal-hal yang terkait dengan administrasi perkuliaan.
10. Terima kasih pula penulis sampaikan kepada tim penguji, yaitu
Prof. Sardono W. Kusumo, Prof. Dr. Sri Rochana
Widyastutieningrum, S.Kar., M.Hum, Prof. Dr. Nanik Sri Prihatini, S.Kar., M.Si., Dr. Aton Rustandi Mulyana, M.Sn. yang telah
memberikan saran dan masukan demi kesempurnaan disertasi
karya seni ini. Semoga ilmu yang diberikan menjadi amal yang
baik dan kepadanya diberikan jalan yang terbaik oleh Tuhan
Yang Maha Esa.
11. Kepada Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Sukawati, I Gusti Ngurah
Serama Semadi, SSP., M.Si., yang telah sepenuh hati membantu
kelancaran ujian penulis dengan mengijinkan para murid serta
guru tabuh sebagai tim pendukung karya.
12. Kepada teman-teman seangkatan yang selalu baik, terbuka,
dan berkeluh kesah bersama, serta saling mendukung agar bisa
lulus bersama, seperti Bang Yusril, Sulaiman Juned, Dendy
Pratama, Suwito Kasandi, Johar Linda, Kadek Indra Wijaya, Decki
Awilukito, Agung Rahma Putra, Teguh Jaka Sudarmana, Tito
Satyobudi, Uri Christian Sakti Labeti. Tidak lupa doa penulis
kepada (alm.) Nedi Winusa yang telah mendahului kita
bersama, semoga engkau tenang di alam sana kawanku.
13. Keluarga tercinta yang selalu mendukung penulis untuk kuliah
yang berat ini. Pertama-tama untuk suami tercinta dr. Ida Bagus
Wiryanatha, M.Si. yang selalu setia menemani penulis dalam
kondisi apapun, baik dalam perkuliahan maupun berproses.
Anak-anakku tercinta, Gusde, Dayu Sasra, Dayu Hutri, kalian
adalah anak-anak yang baik. Kedewasaan kalian sangat ibu
rasakan dalam menempuh kuliah. Adinda Ida Ayu Mas dan
suami, Ida Bagus Swastika yang mampu menjadi penyangga
keluarga ketika penulis sedang berkonsentrasi kuliah.
14. Para pendukung karya yang penulis banggakan, para seniman
senior di Desa Banyuatis seperti Meme Gumbring, Meme Pintu,
keluarga Pak Suweca, Pak Terip, keluarga besar Manikan, I Gede
Yudi, Popo Danes, Melati Danes, serta masyarakat Desa
Banyuatis atas fasilitas serta dukungan sarana prasarana selama
di Banyuatis, I Ketut Budiyana selaku pembina penabuh Semara
Pagulingan dari SMKN 3 Sukawati, Gianyar yang membantu
kelancaran ujian, Sekaa Gong Desa Banyuatis, Keluarga besar
Pak Englan atas tempat pelaksanaan ujiannya, Sanggar Santi
Budaya koordinasi I Gusti Bagus Eka Prasetya dan istri atas
komitmen serta dukungan tenaga dan pemikirannya, Anak-anak penari Tari Legong di bawah koordinasi I Ketut Mulyadi
(Ucik) atas dukungan tenaga dan kreativitasnya.
15. Para donatur karya seperti Griya Santrian Hotel Grup, Aji Ida
Bagus Ketut Puja Erawan, Bapak I Wayan Subawa, dan semua
pihak yang telah membantu secara finansial.
16. Para asisten yang penulis banggakan seperti I Wayan Dalem,
Mega, Kadek Diah, Paramitha, Rika, dan Ade Cahyani, Era, Eni
Darmayani, Damayanti dan Putri atas semangat dan
komitmennya. Semoga kelak kalian menjadi pribadi yang
unggul di masyarakat.
17. Terima kasih secara khusus diucapkan kepada Pragina
Production selaku kru yang bertugas di bidang tata cahaya,
perekaman, foto dan audio yang telah bekerja maksimal dalam
mendukung karya ini, saudara Arif yang berperan besar dalam
penerjemahan petikan buku “Rikka and Rindji : Children of Bali”
yang digunakan dalam tulisan ini serta bantuannya dalam
pembuatan tayangan autobiografi I Wayan Rindi.
18. Mbah Putri selaku pemilik kos di Jl. Halilintar, RT. 3/RW. 11,
Jebres, Surakarta yang sangat familiar bagaikan ibu kandung
sendiri, para kolega dosen di ISI Denpasar serta berbagai pihak
yang tak bisa disebutkan satu persatu atas segala dukungan
moral, fasilitas, tenaga dan pikiran sehingga karya dan disertasi
ini dapat terwujud.
Akhirnya, tiada gading yang tak retak, tiada manusia yang sempurna
di dunia ini. Penulis pun menyadari bahwa selama menimba ilmu di
ISI Surakarta, ada pemikiran, perkataan, dan tindakan yang kurang
berkenan terhadap semua pihak. Untuk itu, agar tiada penghambat\ud
jalannya tali silaturahmi kita, ijinkanlah penulis mengajukan
permohonan maaf yang setulusnya. Semoga Tuhan Yang Maha Esa
selalu menunjukkan yang terbaik bagi kita semu
ANALISIS PENDEKATAN ERGONOMI TOTAL PADA REDESAIN SEPATU VOLI
Era globalisisi saat ini, industri sepatu olahraga dituntut untuk meningkatkan mutu produk agar
dapat bersaing untuk kelangsungan produksinya. Dalam upaya meningkatkan mutu produk sepatu
olahraga voli di dalam proses perancangan sebaiknya menggunakan pendekatan ergonomi total (PET).
Tujuan menggunakan PET di dalam proses Meredesain sepatu olahraga bertujuan untuk meminimalkan
dampak dari penggunaan desain produk tersebut. Setiap cabang olahraga membutuhkan fasilitas yang
nyaman untuk mendukung gerakan dalam berolahraga. Banyak desain sepatu olahraga voli beredar di
pasaran.. Walaupun demikian keluhan subjektif pada kaki terhadap pemakainya masih tergolong tinggi.
Ketidak nyamanan sepatuolahraga voli pada saat melakukan gerakan dalam berolahraga dapat
menyebabkan cedera pada kaki. Pada cabang olahraga voli yang memerlukan loncatan, sepatu yang dijual
di pasaran belum dapat mendukung sepenuhnya gerakan tersebut. Kondisi tersebu menandakan desaindesain
sepatu
olahraga
voli yang ada di pasaran belum menggunakan pendekatan ergonomi total (PET)
dalam meredesain. Untuk itu perlu dilakukan redesain sepatu voli dengan pendekatan ergonomi total
(PET), melalui SHIP dan TTG. Redesain sepatu voli dengan PET, melalui SHIP dan TTG diharapkan
mampu menghasilkan sepatu olahraga voli yang dapat memberikan kenyaman dan dapat menujang
performa atlet.
Kata kunci : redesain, sepatu voli, PET,SHIP,TTG, kenyamanan dan perform
Kartini Bhineka Nuswantara
Karya ini dipamerkan secara virtual kali ini dalam rangka Lomba/Chalenge Upcycling
memeriahkan kemerdekaan republik Indonesia yang ke 76 yang diadakan oleh
@temanjahitofficial dan @tokotiga_mesinjahit dengan Tema Merah Putih. Upcycling pakaian
lama serta kain perca adalah salah satu kegiatan yang sedang trend pada masa pandemic covid 19.
Selain dapat memanfaatkan waktu luang saat di rumah saja (Work From Home), dapat
meningkatkan produktivitas diri dan imunitas tubuh