Institut Seni Indonesia Denpasar

ISI Denpasar | Institutional Repository
Not a member yet
    5337 research outputs found

    INTERPRETASI DAMPAK SITUASI PANDEMI TERHADAP PERILAKU MANUSIA DALAM MENJALANI KEHIDUPAN

    Get PDF
    Jurnal ini berisi uraian tentang penciptaan seni lukis dengan mengambil tema “Interpretasi Dampak Situasi Pandemi Terhadap Perilaku Manusia Dalam Menjalani Kehidupan”. Saya memberikan makna untuk memvisualkannya dengan bentuk-bentuk interpretasi dari dampak kebingungan di dalam situasi pandemi yang nantinya menciptakan sebuah karya seni lukis beraliran surealis. Pada masa pandemi ini, manusia mengalami kebingungan akan kelanjutan hidupnya, maka dari itu, pada skripsi ini saya melakukan penelitian dengan metode kualitatif yang berisikan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk menyeimbangkan metode penelitian tersebut, dalam skripsi ini juga menggunakan metode penciptaan yang diciptakan oleh Graham Wallas yaitu, persiapan, pengeraman, ilham, dan pengujian. Dalam penggarapannya, saya merumuskan beberapa hal yang pertama, memvisualkan Dampak Pandemi Terhadap Perilaku Manusia menjadi karya seni lukis, kedua adalah menyampaikan pesan dari Dampak Pandemi Terhadap Perilaku Manusia melalui karya yang diciptakan, ketiga adalah megungkapkan unsur-unsur keunikan dari Dampak Pandemi Terhadap Perilaku Manusia. Dari hasil penelitian di atas, maka tercipta enam karya seni lukis yang berjudul. (a) tersugesti, (b) agitasi, (c) menggali pasir, (d) dekapan, (e) ansietas, (f) jalan menuju terang. Keenam judul tersebut dapat di tinjau dari aspek ide dan aspek visual, yang bertujuan menyampaikan sekaligus menggambarkan bagaimana dampak perasaan bingung pada situasi pandemi terhadap kejiwaan manusia. Kata Kunci: Interpretasi, perasaan bingung, kehidupan manusia, pandemi

    SURAT PENCATATAN CIPTAAN Tari (Sendra Tari): Tari Rejang Sutri Witala

    Get PDF

    TURNITIN Neo Nolin “Genre” New Music

    Get PDF

    SULAWESI’S LUXURIOUS TREE: PERANCANGAN ANALOGI POHON EBONI DALAM BUSANA BERGAYA EDGY

    Get PDF
    Artikel ini dilatar belakangi berdasarkan tema besar yaitu Diversity of Indonesia yang mewajibkan mahasiswa dapat mengekspresikan idenya dengan mengeksplorasi arsitektur, flora fauna endemik, kuliner dan sosio culture. Penulis memilih konsep flora endemik Indonesia yaitu Pohon Eboni sebagai ide penciptaan busana yang diwujudkan kedalam busana ready to wear, ready to wear deluxe, dan Semi Couture dengan koleksi busana ”Sulawesi’s Luxurious Tree”. Pohon eboni (Diospyros Celebica Bakh) merupakan pohon endemik yang hidupnya berkelompok di Sulawesi dan sebagai identitas provinsi Sulawesi Tengah. Pohon eboni dikenal dengan kayu hitam bergaris karena memiliki serat kayu berwarna hitam dengan garis-garis coklat kemerahan. Pohon eboni divisualisasikan berdasarkan kata kunci kayu hitam bergaris, daun eboni, bulat telur, rindang, lurus dan edgy. Kata kunci kayu hitam bergaris divisualisaikan menggunakan motif kayu hitam bergaris, daun eboni divisualisasikan bentuk dan warna, bulat telur divisualisasikan bentuk bulat telur, rindang divisualisasikan banyak daun, lurus divisualisasikan dengan beberapa bagian yang menggunakan siluet lurus, edgy divisualisasikan dengan style atau gaya berbusana yang tergolong out of the box yang didominasi dengan warna hitam atau gelap. Pada penciptaan ini mengunakan gaya ungkap analogi serta menggunakan tahapan Frangipani yang terdiri dari sepuluh tahapan. Hasil penciptaan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan referensi akademis khususnya pada bidang fashion mengenai analogi pohon eboni yang diimplementasikan ke dalam karya busana. Kata Kunci: Sulawesi’s Luxurious Tree, Analogi, Pohon Eboni, busana edg

    “THE BEAUTY OF COCK’S COMB FLOWER” STUDI KASUS BUSANA SEMI HAUTE COUTURE DAN DELUXE DI BUTIK LUH JAUM

    Get PDF
    Celosia cristata atau cockscomb adalah yang biasa kita kenal sebagai tanaman jengger ayam, atau biasa disebut coral celosia karena bentuk seperti batu karang. Sedangkan celosia plume atau celosia plumosa adalah jenis celosia yang bunganya seperti batang tegak, sekilas bunganya berbentuk mirip cemara kecil namun berwarna. Penciptaan karya busana ready to wear deluxe dan semi haute couture ini ditujukan untuk mewujudkan busana wanita feminine dengan bunga jengger ayam sebagai ide penciptaan dan dilaksanakan bersamaan dengan program Magang/Praktik Kerja MBKM di butik Luh Jaum. Bunga jengger ayam diimplementasikan dengan teori analogi dan kata kunci terpilih yaitu: Ruffle, Runcing, Tekstur, Berurat, Benang Sari. Metode penciptaan yang digunakan yaitu terdiri dari delapan tahapan penciptaan “Frangipani”Desain Fashion dari Dr. Tjok Istri Ratna Cora Sudharsana, tahun 2016 meliputi design brief, research and sourching, design development, sample, prototype, dummy, final cellection, promoting, branding sale, production business. Hasil penciptaan ini diharapkan dapat menambah kepustakaan khususnya dibidang fashion dengan teori analogi bunga jengger ayam yang diimplementasikan ke dalam wujud busana feminine. Kata Kunci : Bunga Jengger Ayam, feminine, ready to wear, Semi Haute Coutur

    TUARA PATUH : KARAKTER WAYANG KLUPAK TIYING PADA BUSANA EXCOTIC DRAMATIC

    Get PDF
    Wayang Klupak Tiying merupakan salah satu tradisi yang terdapat di Desa Batubulan, Gianyar, Bali yang cukup jarang diketahui oleh masyarakat pada umumnya, metafora dari karakter wayang Merdah dan Tualen pada tradisi wayang klupak tiying menjadi inspirasi utama pada karya penciptaan ini. Karakter wayang Merdah dan Tualen yang dipenuhi dengan kesederhanaan dan ketulusan untuk membimbing atau menuntun agar tidak terjadi bala pada diri setelah kecelakaan merupakan makna dari penggunaan sarana wayang klupak tiying pada upacara pengulapan yang tergolong sederhana.Dalam proses penciptaan busana pria dan wanita ini melalui 8 tahapan penciptaan "FRANGIPANI” TheSecret Steps of Art Fashion (Tahapan-Tahapan Rahasia dari Seni Fashion) oleh Ratna Cora. Tahapan tersebut ialah (design brief), riset dan sumber (research and sourching), pengembangan desain (design development), prototypes, sample and contraction, koleksi akhir (final collection), promosi, pemasaran, brand dan penjualan (promotion), marketing, (branding and sale), produksi (production) dan juga bisnis (business). Hasil akhir penciptaan ini berupa busana pria ready to wear, busana wanita ready to wear deluxe dan busana wanita Couture. Melalui penciptaan karya dalam bidang fashion ini, diharapkan kebudayaan lokal khususnya tradisi pengulapan wayang klupak tiying dengan unsur budaya dan tradisi semakin diketahui dan menjadi media penambah ilmu pengetahuan bagi masyarakat luas. Kata kunci : Wayang Klupak Tiying, Metafora, Busana, Frangipan

    4,402

    full texts

    5,337

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    ISI Denpasar | Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇