5337 research outputs found
Sort by
PEMBELAJARAN TARI MAHABAJRA PADA EKSTRAKURIKULER DI SMK DWIJENDRA DENPASAR
Tari Mahabajra sebagai materi wajib tari pada ekstrakurikuler di SMK Dwijendra Denpasar
dikarenakan tari Mahabajra merupakan tari kebesaran sebagai bentuk lambang dan identitas dari Yayasan
Dwijendra. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan tentang karakteristik tari Mahabajra, proses
pembelajaran tari Mahabajra pada kegiatan ekstrakurikuler tari, serta implikasi pembelajaran tari
Mahabajra. Hasil penelitian ini bermanfaat sebagai referensi bagi pembaca atau peneliti dalam ilmu
pengetahuan guna menambah pemahaman tentang proses pembelajaran dalam sehari-hari serta dapat
digunakan sebagai panduan khusus untuk pembelajaran tari Mahabajra baik bagi sekolah, guru, pembina
tari dan peserta didik.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tiga aspek pem-bahasan yakni:
karakteristik tari, proses pembelajaran, dan implikasi proses pembelajaran. Dalam teknik pengumpulan
data yang digunakan adalah dengan observasi (pengamatan), interview (wawancara), dokumentasi, dan
studi kepustakaan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori belajar, teori estetika, teori
pembelajaran, dan teori tari Bali. Sumber data penelitian ini diperoleh dari data di lapangan berupa data
primer dan data sekunder dari buku-buku atau studi kepustakaan lainnya.
Tari Mahabajra merupakan tari kreasi baru kakebyaran yang diiringi oleh satu barungan gamelan
gong kebyar yang diciptakan oleh I Wayan Dibia pada tahun 2010 bersama komposer I Ketut Suanditha.
Tari ini melukiskan keagungan dan kesaktian Dhang Hyang Dwijendra. Proses pembelajaran tari
Mahabajra menggunakan empat tahap yaitu: tahap persiapan, tahap penyampaian, tahap latihan, dan tahap
penampilan. Penelitian ini sangat berimplikasi terhadap guru, sekolah, peserta didik dan ekstrakurikuler di
SMK Dwijendra Denpasar.
Kata Kunci: Pembelajaran, Tari Mahabajra, Ekstrakurikuler, SMK Dwijendra
APLIKASI MULTIMEDIA INTERAKTIF TARI PANJI SEMIRANG BERBASIS ANDROID DI SANGGAR KUNTI SRAYA, DESA ABUAN, KABUPATEN BANGLI
Multimedia interaktif memanfaatkan komputer untuk menggabungkan
beberapa unsur media seperti, teks, gambar, audio, video, dan animasi yang
dikemas menjadi sebuah file digital penggunanya memungkinkan untuk
dilakukan navigasi, berinteraksi, berkreasi, dan berkomunikasi. Tari Panji
Semirang (cerita panji dari Jawa Timur) sebagai materi mmultimedia interaktif
mengisahkan romantika, kehidupan dan peperangan. Galuh Candrakirana
penggambaran Panji Semirang yang menyamar sebagai seorang lelaki
mengembara untuk mencari kekasihnya Raden Panji Inu Kertapati. Tarian
tunggal putra halus ini atau bebancihan, diciptakan I Nyoman Kaler tahun
1942 dan ditarikan oleh penari putri.
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research
and Development (R&D) yang merancang dan mengemas materi tari Panji
Semirang secara inovatif dan kreatif ke dalam sebuah aplikasi multimedia
interaktif. Selanjutnya validasi aplikasi multimedia interaktif tari Panji
Semirang ini melalui uji ahli, guru tari dan uji perorangan serta uji kelompok
kecil. Data yang diperoleh berupa data kuantitatif dianalisis dengan
menggunakan penyekoran, sedangkan data yang diperoleh berupa komentar
dan saran dianalisis secara kualitatif.
Aplikasi multimedia interaktif ini memiliki lima menu utama yaitu,materi,
galeri, tata rias & busana, kuis dan profil. Isi dalam semua menu tersebut
membahas tentang sejarah, fungsi, karakteristik, iringan, dokumentasi, video
dan soal-soal yang berkaitan dengan tari Panji Semirang. Setelah aplikasi
multimedia interaktif rampung, selanjutnya dilakukan uji ahli isi (ahli tari), ahli
media dan guru seni tari. Hasil uji ahli menunjukkan bahwa aplikasi
multimedia interaktif tari Panji Semirang ini sangat layak dan tidak perlu
direvisi. Selanjutnya aplikasi tersebut di uji coba pada sanggota sanggar
Kunti Sraya. Hasil validasi uji perorangan dan kelompok kecil menunjukkan
bahwa aplikasi multimedia interaktif tari Panji Semirang sangat layak,
sehingga karya baru dan originalitasnya layak untuk didaftarkan HKI-nya baru
kemudian dapat dikomsumsi oleh publik.
Kata Kunci: Tari, Panji Semirang, Aplikasi, multimedia interaktif dan Android
PEER Review SENI PERTUNJUKAN WAYANG WONG INOVATIF CUPU MANIK ASTAGINA (Naskah Drama/Pertunjukan)
Turnitin “THE APPRECIATION OF THE INNOVATIVE WAYANG WONG PERFORMING ARTS THROUGH DIGITAL MEDIA
TURNITIN Ideological Struggle behind the Marginalization of Contemporary Dance in the Bali Arts Festival
ENSIKLOPEDIA Seni Lukis Klasik Seni Ukir Tekstik di Bali
Penulis memanjatkan puja dan puji syukur ke hadapan Tuhan
Yang Maha Esa, karena atas tuntunan-Nya, buku ini dapat dicetak
dan diselesaikan sebagai hasil dari penelitian. Buku ini, merupakan
luaran dari Penelitian Dasar Unggulan Perguruan Tinngi (PDUPT)
berjudul Penyusunan Ensiklopedia Bidang Seni Lukis Klasik, Seni
Ukir, dan Tekstil di Bali, yang dibiayai oleh DIPA PNBP Institut Seni
Indonesia Denpasar Tahun 2021 sesuai dengan Surat Perjanjian
Penugasan Pelaksanaan PDUPT ISI Denpasar Nomor :
359/IT.5.3/PG/2021, tanggal 15 Juni 2021.
Buku ini merangkum leksikon khas yang digunakan oleh
seniman/pengerajin seni lukis klasik wayang Kamasan, seni ukir, dan
tekstil di Bali. istilah-istilah seni lukis klasik wayang Kamasan, seni
ukir, dan tekstil di Bali. Peristilahan (leksikon) merupakan salah satu
kekayaan kultural Bali sebagai pengetahuan kesenirupaan. Leksikon
tersebut terdiri dari tiga katagori, yakni alat dan bahan, proses
pembuatan, dan estetika juga memiliki dua katagori fungsi yakni
sebagai pemberian nama dan sebagai proses pembuatan. Begitu juga
pada ragam penggambaran/motif memiliki nilai budaya berdemensi
vertikal (religi dan kepercayaan) serta nilai budaya berdemensi
horisontal meliputi nilai tradisi, nilai perasaan dan kedamaian,
berorientasi alam, nilai kesejahteraan, dan nilai sosial.
Disadari bahwa karya tulis dan penelitian ini masih sangat jauh
dari sempurna dan di sana-sini terdapat berbagai kekurangan. Hal ini
tidak lepas dari keterbatasan pengetahuan dan kurangnya
pengalaman penulis, baik secara teori maupun literatur yang
digunakan. Untuk itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada
pihak-pihak yang telah membantu, membimbing, dan memberikan
arahan demi kelancaran penyelesaian buku ini. Pada kesempatan ini
perkenankan penulis menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa
hormat yang setulus-tulusnya kepada pihak-pihak berikut.
Bapak Prof. Dr. I Wayan Adnyana., S.Sn., M.Sn, selaku rektor
Institut Seni Indonesia Denpasar; Dr. A.A. Gde. Bagus Udayana,
S.Sn, M.Si selaku Dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia Denpasar atas dukungan moral, sarana, dan prasarana
yang sangat berharga; Dr. Ni Made Arshiniwati, SST., M.Si selaku
Ketua LP2MPP ISI Denpasar, yang telah memberikan arahan,
tuntunan, dan memfasilitasi proses penelitian. Semua narasumber
yang telah memberikan informasi penting hingga penelitian ilmiah
ini dapat diselesaikan dengan baik.
Denpasar, 6 September 2021
Penuli